Chapter 36
Disclaimer : Naruto [Masashi Kishimoto]
One Piece [Eiichiro Oda]
Created by : Kurosaki D Jasmine
Rated : M
Warning : Typo (s), Miss Typo (s), ABAL, TIDAK SESUAI ALUR, GAJE DLL OOC, OC, Alternative Universe and Etc.
Don't like, Don't read ..
Ide ini dihasilkan oleh imajinasi otak Author sendiri, jadi harap maklum jika masih banyak kesalahan
Xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx
Pakaian yang menyatu dengan jubahnya, yang berwarna merah sepenuhnya dengan garis-garis miring dan celana hitam panjang yang warnanya sangat kelam, dan juga pedang yang panjangnya 120 Cm, dengan 2 bilah, bilah kiri berwarna hitam kelam dan kanan merah darah, Evolyed Menma
"Kheh, kekuatanmu tidak lain hanya berasal dari senjatamu! Kau tidak lebih dari bocah lemah yang licik"
"Yeah, aku memang bocah lemah yang licik! Kekuatanku yang sekarang sangat berbeda dengan diriku yang dulu, aku sangatlah jauh lemah bila dibandingkan dengan diriku yang dulu! Tapi memanfaatkan semua potensi bukannya itu merupakan pemikiran dari setiap makhluk bukan?"
Srung Druank
Menma menebas secara horizontal setelah tiba-tiba berada disamping kiri Big Mom, tapi Big Mom menahannya dengan perisai dengan respon yang cepat juga
BLAAARRRR SRUNGGGG
Tanah yang disamping mereka hancur karena angin dari benturan mereka
Sunny Go Place
Mereka semua melotot tidak percaya dan membuka mulutnya lebar-lebar dengan wajah yang pucat melihat dampak dari satu kali benturan Menma dan Big Mom yang menghancurkan tanah disamping mereka yang panjangnya lebih dari 1,3 Km dalam sekejap
"Mereka bukan Manusia!"Bege berkata dengan berkeringat dingin
Saele, Shunsui, dan Serin Vs Perospero, Smootie, dan Bavarin Place
"Aku belum pernah melihat Mama seperti itu!"Perospero melihat Big Mom dan Menma yang saling berbenturan dengan tidak percaya
"Sama kami juga tidak pernah melihat Senchou menggunakan kekuatan itu!"Shunsui berpendapat sama dengan Perospero
"Pengkhianat Saele, berani sekali kau menampakan wajahmu pada ku! Setelah kau berkhianat pada kami"Smootie melihat Saele yang tertawa dengan ringannya, Saele menggunakan kemeja warna hitam polos tanpa lengan dan dibuka 2 kancing atas beserta celana panjang semata kaki
"Hmm, kalian tidak pernah mencoba untuk menyelamatkanku di Imple Down, jadi wajar jika aku berkhianat untuk selamat bukan, lagipula menjadi licik dan jahat itu bajak laut sekali! Dan juga O'noshi tidak Senchou yang menyelamatkanku, jadi hal yang wajar jika aku bergabung dan membantunya bukan?! Dan juga si Senchou itu memanggil secara tiba-tiba membuatku tidak bisa berdandan dulu"Saele berkata dengan perempatan siku-siku didahinya
"Itu sudah biasa Saele-san! Lagipula jika kau ikut saat itu, mungkin akan lebih gawat lagi! Senchou menantang Tuhan yang berada disana dan kita semua hampir mati gara-gara serangan jantung karena itu, jadi daripada yang itu, hal ini mungkin bisa dibilang biasa"
"Nampaknya sangat berat! Untung saja aku bergabung setelah kalian keluar dari dunia lain itu!"Saele berkata dengan sweatdrop
'Salah satu dari Jendral manisan yang dulu, dia bukan lawan yang bisa dianggap enteng, walau ia adalah keturunan dari manusia biasa dan mama, kekuatannya diakui oleh mama sendiri walau banyak orang yang tidak suka dengannya karena garis keturunannya yang manusia normal dan mama, walau aku tidak mengerti kenapa mama membuat orang itu menjadi suaminya waktu itu?!'Bavarin melihat Saele dengan teliti
"Ada apa Bavarin, melihatku seperti itu? Bukannya kalian itu ingin aku pergi! Sekarang aku sudah pergi dari kalian, tapi kalian menunjukan kemarahan padaku, apa itu kasih sayang dari seorang saudara, atau kasing sayang pada benda yang tidak bisa kalian manfaatkan?!"Saele berkata dengan ringannya dan mata yang lembut
'Wanita yang mengerikan! Tunggu dulu sifat tenang dan cara berpikirnya! Apa jangan-jangan ia juga anaknya Senchou? Dia mungkin memiliki rambut orange-nya tapi dia tidak memiliki ciri-ciri fisik yang sama seperti Senchou tapi kekuatannya yang menjadi pertanyaan? Ia cukup kuat tidak atau bahkan sangat kuat jika dibandingkan dengan manusia normal, tapi umurnya lebih tua dari Senchou, jadi itu tidak mungkin!'Shunsui membatin dengan berkeringat dingin membayangkan kemungkinan itu
Trink
"Kita cukupkan saja bicaranya! Peros, Bavarin, aku akan melawan Saele apa kalian keberatan?"
"Tidak, silahkan saja"Perospero membalas dengan menyeringai dan Bavarin mengangguk
"Mantan Jendral manisan melawan Jendral manisan, akan jadi seperti apa pertarungan mereka berdua ya?"Shunsui berkata dengan penasaran
"Mana yang akan kau lawan Shun-kun?"
"Hmm, Perospero dia merupakan yang termahal setelah Smootie bukan, jadi apa kamu keberatan Serin-chan?"
"Tidak, kalau begitu aku akan melawan Bavarin"
Kensei, Toshirou, dan Hinagiku Vs Rices, Cracker, dan Fruts
Kensei kini melihat eksekutif Big Mom dengan menyeringai
"Nampaknya kau sedang senang Kensei"Toshirou melihat Kensei dengan sebelah mata
"Yeah, karena sudah lama tidak bertarung! Ditambah lagi lawanku sekarang adalah eksekutif dari Yonkou, bagaimana bisa aku tidak bersemangat"
"Kru O'noshi, menurut berita dan harga buronan, mereka menghilang selama 9 tahun ini tidak menunjukan diri lagi pada dunia kecuali saat perang di Marineford, dan juga harga buronan mereka semua dibawah 300 juta kecuali Senjyuumaru, Pendekar pedang darah, dan Megami, sepertinya mereka tidak sehebat O'noshi atau setidaknya mendekatinya"Laki-laki berambut merah muda dengan armor dibawah dan pakaian atas terbuka menampilkan ototnya yang atletis
"Jangan terlalu meremehkan begitu Rices, bisa-bisa kau kalah nanti! Walau begitu mereka tetap kru O'noshi, pasti ada sesuatu hal yang membuat O'noshi merekrut mereka"Cracker menyandarkan pedangnya di punggungnya dengan tersenyum
"Yang Cracker-niisan katakan itu benar Rices"
"Berisik, lebih baik kita hadapi saja mereka"Rices membalas dengan kesal
Dhuar
Mereka bertiga menghindari serangan tadi
"Rupanya kalian bisa menghindarinya juga"Kensei berkata dengan menyeringai senang
"Mana mungkin serangan seperti itu bisa mengenai kami, Bocah!"Rices membalas dengan menyeringai juga
"Dasar, dia tidak berubah, lalu apa kau yang menjadi lawanku?"Toushirou melihat Fruts, yang merupakan seorang wanita berambut biru muda dikepang 2, dan celana hotpants dengan kemeja terbuka yang menampilkan branya, lalu tangannya yang lebih panjang dari manusia normal
"Apa kau keberatan?"
"Tidak"
"Khakhakha sepertinya aku akan bersenang-senang setelah menang melawanmu"Cracker melihat Hinagiku dengan menyeringai senang
"Yeah, tenang saja jika kau menang akan kupuaskan dirimu sampai kau benar-benar puas"Hinagiku membalas dengan tersenyum perkataan Cracker
"Aku suka wanita ini, dia mengerti sekali! Akan kubuat kau merasa nyaman denganku"Cracker melihat Hinagiku dengan menyeringai
Medaka, Rojurou dan Juushirou Vs Tretorie, Yenarts and Cumbs
"Medaka-san, apa kau kesulitan saat menemani Senchou?"Juushirou bertanya pada Medaka dengan tersenyum
"Tidak terlalu, yah memang ada beberapa kendala dan hal yang membuatku kesal! Tapi kita kesampingkan dulu hal itu, sekarang ini ada musuh didepan kita"Medaka melihat kedua perempuan dan satu laki-laki yang tangannya panjang dengan jas biru cerah
"Hyohohoho jadi Megami no Medaka yang dikatakan memiliki kekuatan setingkat O'noshi, mau menjadi bawahannya, betapa bodohnya wanita itu"Perempuan yang mempunyai paras cantik dengan kulit coklat dan pakaian yang diatasnya hanya memakai bra yang diselimuti kemeja dan celana se mata kaki
"Hmm wanita bodoh yang Cuma bisa tertawa dengan kerasnya!"
Ctak
Perempatan siku-siku di wanita itu muncul dengan wajah yang kesal
"Sudah-sudah, ini juga salahmu karena mengejeknya! Lagipula kau tidak seharusnya meremehkannya! Kalau tidak salah ia mengalahkan salah satu dari jendral manisan hanya dengan sekali serang 8 tahun yang lalu!"Perempuan yang memiliki surai biru cerah dan gaun sutra yang ia kenakan, dan juga telinganya yang runcing
"Apa dia seorang Elf?"Juushirou melihat dengan tidak percaya
"Elf, tidak mungkin, aku bukanlah keturunan peri, aku hanyalah keturunan dari ras telinga panjang, tapi aku sedikit berbeda dengan yang lain"
"Kenapa kalian mau mengikuti O'noshi?"
"Kalian sendiri bagaimana, Big Mom juga sama-sama kejam bukan"
"Memang benar jika mama juga hampir sama dengan O'noshi akan kekejammannya, tapi mama lebih manusiawi dan mau mengampuni seseorang"Pria itu membalas dengan tegas
"Katakuri tidak ada disini! Membosankan, tidak ada yang kuat diantara mereka"Medaka melihat mereka dengan sebelah mata
"Bukannya Senchou sudah memperingatkan untuk tidak terlalu sombong, Medaka-chan?"Rojurou berkata dengan tersenyum pada Medaka yang memutar matanya bosan
"Memang benar, tapi bukannya akan lebih kejam jika aku melawan mereka dan memperlihatkan jarak kekuatan yang jauh"
Trank
Medaka menahan serangan dari lelaki yang memakai jas itu
"Tretoire, jadi kau sudah mulai haus darah dan ingin melawanku! Baiklah"Medaka meliha lelaki a.k.a Tretoire yang melihat Medaka dengan mata yang haus dan seringai lebar
"Hmm, padahal aku berniat mengambil yang laki-laki, karena tidak mau melawan perempuan"Rojurou bisa-bisanya ia mengeluh ditengah pertempuran
Sring Blaar
Rojurou tertekan kebawah oleh wanita yang memiliki telinga elf itu
"Apa kau sedang meremehkanku?"Wanita itu berkata dengan tersenyum walau gelagatnya berbeda
"Lihat kau membuatnya marah, Rojurou!"Juushirou menunjuk wanita itu dengan tampang marah juga
"Kenapa kau juga ikutan marah?"Rojurou melihat Juushirou dengan tidak percaya akan tindakan temannya itu"Namun kekuatan dari Yenarts, putri ke 19 Big Mom memang hebat juga"Rojurou mencabut pedang dan cambuk emasnya dengan tersenyum
"Jadi kau lawanku"Wanita yang memiliki kulit tan dengan surai kuning melihat Juushirou dengan tersenyum
"Putri ke-21 Cumbs, sepertinya aku mendapat lawan yang hebat"Juushirou melihat Cumbs dengan berkeringat dingin
Jimbei, Retsu dan Kisuke Vs Corm, Meylo, dan Croco
"Ini gawat, putri-ke 5 Corm, Putra-3 Meylo dan Putri ke-17 Croco, mereka bukanlah lawan yang bisa dianggap enteng"Jimbei melihat 2 wanita dan 1 pria ini dengan intens
"Ahahahaha kau benar sekali Jimbei-san, mereka semua adalah orang-orang yang kuat-kuat, kita tidak mungkin bisa menang melawan mereka jika langsung dan tidak akan punya kesempatan menang sama sekali!"
"Itu hanya terjadi padamu Kisuke!"
"Oh Retsu-san masih bisa tenang dan juga prilakumu seperti biasa, kau terlihat senang melihat mereka!"
"Karena sudah cukup lama tidak bertarung!"
"Maniak bertarung"Jimbei bergumam dengan sweatdrop
"Tapi Kisuke bukannya dikepalamu itu sudah ada rencana-rencana licik yang menjengkelkan"Kisuke tersenyum dengan perkataan Retsu
"Terima kasih atas pujiannya!"
"Itu ejekkan!"Retsu menolak perkataan Kisuke tentang dirinya yang memujinya tadi
"Kenapa mereka malah bertengkar?"Jimbei bergumam dengan memegang kepalanya
Shiro, Erina dan Souma Vs Oven, Grydu, and Xyuien
"Erina-chan, kita berada di kondisi yang buruk!"Souma berkata dengan berkeringat dingin melihat musuh didepannya
"Ya ampun, kemana Souma-kun yang kukenal, yang selalu keras kepala dan bersemangat"Erina membalas dengan mengibaskan rambutnya
"Wah putri Senchou, benar-benar angkuh seperti Senchou!"Shiro melihat Erina dengan tersenyum
"Angkuh? O'noshi? Bukannya dia itu baik, rendah hati, lembut, ramah dan tidak membual akan dirinya"Souma berkata dengan heran
"Ahahaha baru kali ini aku mendengar perkataan itu dari orang lain selain rekan-rekanku!"Shiro tertawa kecil mendengar perkataan Souma tadi
"Tapi yang Souma-kun itu benar, dan juga bukannya kau ini kru Otou-sama, kenapa kau bisa berkata seperti itu?"
"Yah, karena ia menantang Dewa dengan beraninya tanpa mempedulikan apapun dan berpikir akan menang, bukannya itu sangat angkuh!"Shiro berkata dengan tersenyum
"Menantang Dewa! Apa maksudnya?"
"Hoi-hoi jangan mengabaikan kami! Tapi tidak kusangka aku akan melihat putri dari O'noshi yang menjadi topic utama di Koran bersama dengan aliansi Mugiwara"Lelaki yang tingginya 5 meter dan tubuh atletis yang menonjol dengan rambut panjang sampai kaki, kemeja yang dibuka menampilkan tubuhnya dan celana panjang
"Kau benar Grydu, aku sempat ingin melihat putri O'noshi dan memasukannya kedalam peliharaanku tersayang-Yeyyy"Lelaki pendek yang Cuma 1 meter dengan pakaian yang pas buatnya
"Xyuien jangan meremehkannya! Walau ia masih muda, ia bisa mendapatkan gelar Admiral di usia muda melebihi Zephr, itu membuktikan jika ia bukanlah wanita biasa! Pasti ia sejenis monster yang sama dengan O'noshi!"Oven berkata melihat Erina dengan tajam
"Monster"Souma berkata dengan datar dan berjalan kehadapan Oven"Sepertinya kau sangat ingin mati, mengatai Erina-chan monster!"Souma berkata dengan datar pada Oven
"Berdasarkan informasi, kau adalah Risutry Souma, teman masa kecil putri O'noshi dan selalu menemaninya saat masih kecil sampai besar"Oven melihat kebawah karena Souma lebih pendek darinya
"Sepertinya Oven-san, akan dihadapi oleh Risutry!"Shiro melihatnya dengan memegang kepalanya
"Souma-kun menanglah! Jika kalah kau tidak akan kumaafkan!"Erina berkata
"Baik-baik, tuan putri!"Souma memunculkan sesuatu dari tangannya, pisau pendek, Knife
Shutara dan Naruto Vs Dseyta, Hgfus and Yakiyd
"Ya ampun, kondisi kita kurang menguntungkan!"Naruto berkata dengan berkeringat dingin tapi dengan wajah yang tersenyum
"Jangan berkata seperti itu, kau sendiri yang menyuruh Anisa untuk tidak ikut! Karena itulah kita tidak diuntungkan, lagipula Anisa memiliki kekuatan Support yang bagus, jadi kenapa kau melarangnya?"
"Telat kata-katamu tadi, memang benar Anisa memiliki kemampuan yang hebat tapi memangnya sehebat apa? Itulah yang kupertanyakan, jadi jika aku tidak mengetahui hal itu, aku tidak bisa membiarkannya ikut bertarung!"
"Perhatian sekali, tidak seperti Senchou yang tidak peduli dengan hal itu dan mengajak siapapun yang ingin ikut tanpa peduli dengan resikonya!"Shutara melihat Naruto dengan tersenyum
"Pasti sulit sekali, aku jadi tidak tahu siapa yang lebih baik antara Luffy dan Menma-nii lagi?!"Naruto berkata dengan sweatdrop pada dirinya sendiri
"Begitulah, tapi jika menurutku Luffy-kun masih lebih baik dari Senchou"
Trank
Shutara membelokan tembakan peluru yang mengarah ke dahinya
"Sepertinya kalian bosan mendengarkan obrolan kami!"Shutara membuat tangan-tangan disekitarnya dengan tersenyum dingin
"Tentu saja!"Lelaki yang tingginya 3 meter dengan tubuh penuh otot dan rambut ungu yang gelap dengan pakaian gladiator menjawab Shutara dengan tersenyum
Thung Dhuar
Ketiga Eksekutif Big Mom melompat mundur menghindari tembakan meriam yang akan mengenai mereka
"Kuharap kalian tidak melupakanku!"Bege berkata dengan tersenyum meledek dan memegang meriam
"Capone Gang Bege, orang yang suka memburu kepala orang penting! Nampaknya Senchou juga akan diincar olehnya, tapi dia tidak akan mati semudah itu juga"Shutara berkata dengan tenangnya
"Bege, mengapa membantu kita?"Naruto menopang dagunya heran dengan tindakan Bege
"Entahlah, tapi sepertinya ia bukanlah orang yang bisa dipercaya, jadi hati-hati Naruto-kun"Shutara berkata dengan manisnya
"Jangan berkata dengan nada manis, itu membuatku merinding!"Naruto membalas dengan sweatdrop-rianya
Kapal Sunny go
Di kapal terdapat Nami, Chopper, Brook, Robin, Hancock, Carrot, yang diam dikapal, untuk menjaga kapal jika ada suatu kendala
"Ini benar-benar tidak bisa dipercaya!"Chopper melihat pertarungan Big Mom dan Menma, yang dimana mereka berdua tidak terluka sedikitpun walau sudah lama bertarung
"Memangnya ada apa Chopper, apa ada sesuatu yang aneh dari mereka berdua?"Nami bertanya dengan bingung melihat Chopper yang terkejut
"Mereka berdua, sudah beradu dengan kekuatan yang luar biasa dan pasti akan menerima damage walau sedikit, tapi tubuh mereka tidak terluka sedikitpun, dan juga tadi aku melihat setiap kali mereka terluka, tubuh mereka akan menyembuhkan diri dengan sangat cepat! Belum lagi senjata yang mereka berdua gunakan, mengeluarkan hawa membunuh yang sangat-sangat kuat"Chopper menjawab dengan tubuh yang gemetar dan berkeringat
"Apa mereka berdua abadi?"Brook berkata dengan tidak percaya juga
"Tidak, itu hanyalah sebatas regenerasi, pasti ada batas untuk melakukan regenerasi, dan juga pasti ada resiko dalam penggunaan regenerasi"Robin berkata dengan tenangnya melihat pertarungan Menma dan Big Mom
"Benar Robin, tapi justru itulah yang kutakutkan, sampai saat ini belum ada orang yang menemukan obat untuk mempercepat regenerasi, dan juga setiap makhluk hidup memiliki regenerasi yang kecepatannya berbeda, namun jika kecepatan regenerasinya dipaksa, maka akan menimbulkan rasa sakit yang luar biasa, ditambah lagi umurnya akan berkurang karena mengganti organ yang lama dengan yang baru, apa mereka berdua berniat mati disini?"Chopper mengeluarkan pendapatnya dengan serius
"Menurutku tidak begitu Chopper-san! Lihat saja raut wajah mereka berdua, yang satu sangat marah dan yang satu sangat senang, jadi pasti mereka berdua tidak berniat mati disini Yohohohoho"Brook melihat raut wajah Big Mom yang sangat marah dan Menma yang senang
"Apanya yang lucu, justru raut wajah mereka berdua itu menyeramkan!"Nami berkacak pinggang dengan perkataan Brook
Big Mom Vs Menma
Mereka berdua berdiri saling menatap dengan jarak yang hanya terpaut 14 meter, tubuh mereka berdua bersih tanpa luka kecuali debu yang menempel dibaju mereka
"Kecepatan regenerasimu menyamai kecepatan regenerasiku juga, sepertinya jika melakukan penelitian pada tubuhmu akan membuatku bisa menjadi Raja Bajak laut dengan cepat!"Big Mom melihat Menma dengan menyeringai
"Itu hanya akan terjadi, jika kau bisa mengalahkanku! Tapi jika aku mengalahkanmu aku akan menjadi Yonkou, walaupun rasanya aku seperti sudah diakui sebagai Yonkou sih!"
"Angkuh juga dirimu"
Trank
Menma menahan ayunan Big Mom, pedang Big Mom sangat besar, bahkan Menma hanya setengah ukuran dari bilahnya, tapi begitu putih sehingga orang lain akan terpesona melihatnya
"Kecepatan pemulihan pedang dan perisainya merepotkan, aku jadi tidak bisa menghancurkan senjatanya"Menma berkata dengan melihat senjata Big Mom
Srash
Big Mom menebas bagian tubuh kiri Menma vertical
Srush
Benda hitam muncul pada luka Menma dan menghilangkan lukanya dalam sekejap
Crash
Luka horizontal diperut Big Mom terlihat dengan jelas, tapi benda warna putih atau bisa dibilang jiwa memulihkan dan mengembalikan kondisi Big Mom seperti tidak ada luka
Trank Dhuar
Tanah yang mereka pijak hancur gara-gara bentrokan mereka berdua
Sunny go Place
"Mereka berdua benar-benar tidak peduli dengan sekeliling"Nami melihat Big Mom dan Menma yang bertarung habis-habisan dengan tersenyum getir
Trank
"Kurasa kalian juga tidak akan diam"Brook menghadang serangan tusukan yang menuju kepala Nami dari orang-orang yang muncul dikapal
"Kau pikir kami ini siapa?"
"Kru Big Mom yang tersisa! Kupikir mereka sudah musnah saat Nii-san menembak menggunakan Uranus"Hancock melihat mereka dengan datar
"Kaizoku Jotei, tidak disangka setelah keluar dari angkatan laut bisa melihatnya disini"
"Jauhkan pandangan menjijikanmu itu padaku"
Dhuak krak
Hancock menendang leher orang itu yang langsung berubah menjadi batu
"Uwo apa yang terjadi dengan lehernya"Chopper terkejut melihat perubahan pada leher orang yang ditendang Hancock
"Berdasarkan berita, siapapun yang bertemu dengan bajak laut Kuja akan dikutuk menjadi batu, yah jadi jika ditendang olehnya juga akan kena kutuknya"Robin masih bisa bicara dengan poker facenya
"Menakutkan"Chopper dan Brook berteriak dengan kompak
Naruto Vs Dseyta
Naruto kini tengah berhadapan dengan Dseyta yang berada didepannya dan jarak yang memisahkan sekitar 10 meter, Bege dan Shutara berpindah ke lokasi lain
"Kalau tidak salah, ada yang menyebutkan jika kau ini adik dari O'noshi"
"Yeah, aku adiknya, apa kau memiliki masalah?"
"Tidak, aku hanya heran saja, mengapa kau mau menjadi adiknya?"
"Seharusnya aku yang bilang begitu, mengapa kau masih mau mengikuti orang seperti Big Mom?"
"Mama adalah orang yang kukagumi jadi itu hal yang wajar bukan"
"Sama"
Trank
Naruto menahan tebasan yang menuju lehernya dengan menyeringai, tapi Dseyta tidak berhenti sampai disana, ia langsung menyiapkan tendangan yang mengarah pinggang Naruto, yang langsung diantisipasi dengan loncatan
Tink Dhuak
Dseyta terpukul kebelakang oleh tendangan Naruto yang mengenai lehernya
"Cara bertarung yang cukup licik"
"Tidak ada kata licik dalam pertarungan bajak laut"
"Benar juga"Naruto berlari kedepan dimana Dseyta tengah bersiap dengan kipas yang tajam
Shunsui Vs Perospero
Shunsui kini tengah bertahan dengan kedua pedangnya, ia terus menahan serangan gempuran dari Perospero yang terus menggunakan permen untuk menyerang dan menghancurkan tanah sehingga ia hilang pijakannya
"Aku rasa harga buronan dengan kemampuannya benar-benar sama"Shunsui berlari menghindari serangan Perospero
"Ada apa, apa hanya segini kemampuan dari kru O'noshi?"Perospero berkata dengan menyeringai melihat Shunsui yang terus berlari menghindari serangannya
"Ahahaha, ternyata melawanmu tidak bisa setengah-setengah"
"Katen Kyoukotsu"Kedua pedang yang dipegang Shunsui berubah berntuk menjadi pedang lain (Tahulah)
"Pedang Kurashha, pedang yang memiliki kemampuan misterius sama halnya dengan buah iblis, sampai sekarang tidak ada yang tahu bagaimana cara membuat pedang itu, konon dikatakan pedang itu memiliki kekuatan yang setara dengan senjata kuno yang hampir menghancurkan dunia"Perospero menatap tajam pedang itu
"Oh ternyata kau sudah tahu! Tapi pedang ini hanyalah duplikat atau clon dari pedang Kurashha yang asli"
"Apa kau ingin berkata, jika pedang itu tiruan yang hampir menyamai yang asli?"
"Begitulah"
"Sepertinya mengalahkan kalian akan bisa membuat kami mendapatkan keuntungan yang cukup besar"Perospero berkata dengan menyeringai senang
"Percaya diri sekali"
Tslb
Serangan Shunsui ditahan oleh permen cair yang menggenggam pedangnya
"Bushogoma"
Wushhhh
Cairan permen itu menghilang dengan Perospero yang melompat mundur
"Ternyata begitu, walau pedang itu sangat kuat, tapi itu tetaplah sebuah senjata"
'Dia hanya tidak kuat, tapi juga pintar, dia menganalisa semua hal yang kulakukan, walau dia arogan dia sama sekali tidak meremehkanku! Ini akan sulit'Shunsui membatin dengan serius melihat Perospero
Serin Vs Bavarin
Serin berada disituasi yang sulit, karena sekarang ini ia tengah terjepit oleh benda kuning gelap yang tembus pandang
Srak Srak
Serin menghancurkan benda kuning yang menjepitnya tadi dengan tombak perak dan tombak yang dulu dibelikan Menma
"Kemampuan yang menjijikan dan menjengkelkan!"Serin mendecih dengan kesal
"Apa kau tidak suka dengan selaiku?"Bavarin melihat Serin dengan menyeringai
"Begitulah"
Srink
Tombak Serin ditahan oleh benda kuning yang merupakan selai dan membentuk kapak yang dipegang Bavarin
Trank Dhuar
Serangan Bavarin dibelokan ketanah yang hancur seketika ketika serangan Bavarin mendarat
'Kekuatan fisiknya kuat, tidak hanya itu kekuatannya juga tidak bisa diabaikan, tapi jika Senchou yang melawannya dia pasti berkata, incar 1 titik secara terus menerus dan hancurkan'Serin tersenyum dengan apa yang dipikirkannya
"Apa ada hal yang lucu?"
"Tidak ada, hanya sedang kepikiran sesuatu saja
"Busho"Serin melapisi kedua tombaknya dengan haki
Sung Tank
Bavarin menahan tusukan Serin dengan perisai selainya, wajahnya menyeringai melihat Serin
Tank
Serin melanjutkan serangan keduanya mengincar tempat yang sama
"Kau mengincar titik yang sama untuk menghancurkan perisaiku ya"
"Heh ternyata kau tahu ya"
Tank
Serin dipukul muncur oleh Bavarin menggunakan kapaknya yang besar
Saele Vs Smootie
Trank Trink DHuar Blaar
Saele dan Smootie saling menyerang dengan kecepatan yang tidak bisa ditangkap manusia normal
Dhuar
Saele melompat mundur menghindari serangan Smootie yang langsung menghancurkan tanah
"Pengkhianat, berani sekali kau menghindari seranganku!"Smootie berkata dengan kesal
"Jika tidak menghindari aku pasti terluka serius, apa kau ini bodoh?"Saele sweatdrop sendiri dengan perkataan Smootie yang seakan menyuruhnya untuk mati'Tapi mau bagaimanapun juga, pengendalian emosinya memang benar-benar hebat, walau kepalanya sangat kesal dan marah padaku, tiap gerakannya benar-benar tenang dan teratur'Saele membatin dengan serius akan Smootie yang berada dihadapannya saat ini
Dhuar Sret
Smootie menancapkan pedangnya, menghancurkan kue-kue yang akan menusuk dirinya, tapi paha kirinya tergores terkena serangan Saele
"Haki observasimu benar-benar hebat, tapi masih dibawah Katakuri yang bisa melihat masa depan sekilas"
"Aku tidak ingin dipuji oleh seorang pengkhianat!"Smootie membalas dengan wajah yang kesal
Bllaar
Saele menahan serangan Smootie yang mengarah tepat pada kepalanya
"Jangan marah terus begitu! Lagipula kalian sendiri yang membuatku berkhianat!"Saele membalas dengan santainya akan ucapan Smootie
"Omong kosong"
Blaaarrrr
Saele berjalan kesamping sedikit menghindari serangan Smootie yang hanya beberapa senti lagi akan mengenainya
"Sepertinya dia benar-benar berniat membunuhku!"Saele berkata dengan tenang
Toushirou Vs Fruts
Blar Blar Blar
Toushirou berlari menghindari serangan Fruts yang berasal dari pohon-pohon yang menghasilkan buah aneh yang memiliki kekuatan seperti meriam
'Apa-apaan dengan pohon dan buah itu? Itu seperti meriam kapal perang saja'Toushirou membatin dengan kesal akan keadaannya yang terus bertahan karena tidak bisa menyerang balik akibat kecepatan serangan Fruts yang terus datang secara terus-menerus tanpa henti
DHuar
Toushirou terkena buah itu, tapi tubuhnya tetap berdiri dengan muka yang terlihat baik-baik saja dan juga pakaiannya robek akibat ledakan tadi
"Tidak ada pilihan"
"Hyourinmaru"
Wush Srut
Buah-buah yang datang pada Toushirou semuanya membeku
"Hmm, apa itu pedang Kurashha yang dirumorkan memiliki kekuatan yang sama dengan senjata kuno?"Fruts melihat tersenyum tertarik
"Ini hanya replica, tapi kekuatannya juga benar-benar berbeda jika dibandingkan dengan milik Senchou"
"Walaupun barang tiruan ada kemungkinan bisa mengalahkan yang asli bukan"
"Yah, tidak ada teori mutlak yang mengatakan jika tiruan tidak bisa mengalahkan yang asli"
Srung
Buah yang meluncur dengan cepat kearah Toushirou, tapi ia tetap diam dengan wajah yang datar
Swush
Semua buah itu membeku diudara, tapi Fruts tersenyum melihatnya
Dhuar
Toushirou kembali terkena ledakan karena tidak menyangka akan ada ledakan pada serangan tadi
"Ya ampun, rupanya kau ini hampir mirip dengan Senchou dibagian liciknya"Toushirou berjalan dari balik asap dengan santai
"Hm, jadi kau membekukan seluruh buah bom yang ledakan dalam sekejap, hebat juga pedang itu, tapi kemampuannya aku sudah tahu, memanipulasi es, bukan menciptakan, namun kekuatanmu itu masih berada dibawah Aokiji, dan juga tubuhmu juga tidak bisa berubah menjadi es bukan"
"Aku mengira kalian akan bersikap sombong dan meremehkan kami, tapi yang terjadi sebaliknya!"
"Tentu saja bukan, memangnya siapa yang mau meremehkan kru O'noshi, walau ada kemungkinan mereka lemah, tapi kemungkinan mereka kuat lebih besar"
"Aku anggap sebagai pujian"
Krak
Tanah yang dipijak Toushirou mengeluarkan uap
DHuar Dhuar bLaar
Kensei Vs Rices
Trank Trank
Kensei menangkis peluru-peluru Rices yang seperti tidak ada habisnya
'Sebenarnya ia memiliki berapa banyak peluru? Jika kuitung ini hampir 3000 kali ia menembak secara tidak berhenti'Kensei bertahan dengan wajah kesal
"Ada apa wajahmu terlihat kesal begitu?"
"Tentu saja bukan, karena kau tidak melawanku secara langsung"
"Kalau begitu"
Tank Dhuar
Kensei tertekan kebawah oleh benda putih pucat yang menghantam langsung pedangnya
'Benda apa ini? Kenapa terlihat tidak asing?'Kensei melihat benda yang menekannya dengan heran
"Sepertinya kau sudah tahu benda apa yang sedang menekanmu bukan?"
"Entahlah, tapi terlihat tidak asing bagiku"Kensei menjawab sembari menahan benda putih yang mirip tombak 3 bilah
"Tentu saja tidak asing, karena itu adalah beras! Lebih tepatnya beras yang dipadatkan sampai melebihi batas, jadi tidak bisa dimakan!"Rices menjawab dengan tersenyum akan respon Kensei yang terkejut
"MUBAZIR BANGET!"Kensei berteriak dengan terkejut
"Ada apa dengannya?"Rices sweatdrop sendiri dengan balasan Kensei yang tidak sesuai dugaannya
Blaar Trank Trank Blaar
Kensei berlari dengan kencang menghalau semua serangan Rices dengan cepat
"Benari sekali, kau memperlakukan beras seperti itu!"Kensei berteriak dengan keras saat berlari menuju Rices yang masih tenang
"Sepertinya kau sangat menghargai makanan"Rices berkata dengan heran akan Kensei yang tidak sesuai dugaannya saat pertama kali melihatnya
Druak
Rices membalas pukulan Kensei dengan tangan kirinya
Brak
Kensei mengangkat kakinya menghadang serangan yang menuju pinggangnya, tidak berhenti sampai disitu Rices mengarahkan tinjunya ke ulu hati Kensei, tapi di blok oleh siku Kensei
Tap
Mereka berdua mundur karena gerakan mereka berdua ter-blok satu sama lain
"Kupikir kau hanya bisa menggunakan beras sebagai senjatamu, tapi lumayan juga gerakanmu itu!"Kensei berkata dengan seringai yang menempel diwajahnya
"Kupikir kau akan menggunakan knife-mu, tapi ternyata kau menggunakan pukulanmu, ternyata ini menjadi pertarungan antara lelaki"
"Tenang saja, aku tidak seperti Senchou dan yang lainnya, aku tidak terlalu suka pakai senjata selain pukulanku"
"Heh"
Trak Brak Druak Bruak Buagh
Kensei dan Rices berbenturan dengan saling memukul, wajah mereka berdua terlihat senang sekali akan pertarungan ini
Hinagiku Vs Cracker
Hinagiku dan Cracker masih berdiam diri tidak bergerak dari tempatnya, Hinagiku dengan sabit besarnya yang ia pegang disamping kiri dan Cracker dengan prajurit biskuitnya
"Oh Kau seperti dewa kematian yang akan mengambil nyawaku saja"Cracker melihat sabit itu dengan menyeringai
"Pendapat orang setelah melihat sabitku, memang selalu seperti itu! Tapi apa kau bisa menahan seranganku?"
"Oh, muka tenang dan ucapan yang sombong sekali"Cracker masih menyeringai dengan balasan Hinagiku
Trak Trak
Hinagiku berlari dengan sabit yang sekarang disisi kanannya
Krak
Hinagiku menyabet leher ksatria biscuit yang berada didepan Cracker, lehernya hanya retak tidak terpotong 'Keras sekali, aku tidak bisa memotongnya dengan sekali serangan!'Hinagiku melihat leher yang retak itu dengan poker face
"Kemana ucapanmu yang bilang bisa menghancurkan pertahananku dengan sekali serang"Cracker membalikan kata-kata Hinagiku tadi padanya dengan menyeringai
"Seperti yang diharapkan dari jendral manisan Big Mom, kau kuat seperti dugaanku, jadi aku tidak akan menahan diri"
"Sakura no Mai"Sabit Hinagiku terselimuti udara dan menampilkan sabitnya yang tidak banyak berubah kecuali pada batang dan bilah tajamnya terdapat gambar lingkaran merah muda
"Pedang Kurashha, jadi kru O'noshi juga memilikinya! Pedang yang tidak bisa ditiru, sepertinya itu tidak berlaku bagi O'noshi! Tapi kau bilang tidak akan menahan diri, sepertinya kau sangat meremehkanku!"
"Kenapa kau berpikir aku tidak bisa mengalahkanmu?"
"Kau juga kenapa?"
Trank
"Kurasa berbicara terlalu lama, tidak akan berarti apa-apa!"Hinagiku mengangkat sabitnya menahan 3 gempuran ksatria biscuit Cracker, ngomong-ngomong Cracker membuat 100 lebih
"Benar juga"
Trink Trank Srang Sriang
Hinagiku dengan lincah menyabet para ksatria biscuit, tapi kali ini ada yang aneh, sabitnya hanya menembus tidak merusak bagian fisik
"Cih sabit yang menjengkelkan"Cracker yang mengetahui apa yang terjadi pada ksatria biskuitnya, mendecih kesal
Srung
Hinagiku tiba-tiba berada disamping kiri Cracker dengan sabit yang siap memenggal kepala Cracker
Swush Blaaar
"Kemampuan untuk mengubah fungsi, jadi itu kekuatan pedang Kurashha-mu! Kemampuanmu hampir mirip dengan mama yang tidak melukai fisik, tapi masih bisa ditahan dengan haki"Cracker menahan serangan Hinagiku yang sebentar lagi mengenai lehernya menggunakan pedangnya
"Benarkah?"Cracker menundukan kepalanya menghindari sabit yang tiba-tiba melewati pedangnya
"Jadi dia juga bisa mengubah fungsi pedangku yang menjadi menahan menjadi membuka, wanita yang mengerikan"
"Ara, bukannya kau ingin bersenang-senang denganku jika kau menang, jadi kenapa kau mengataiku wanita mengerikan?"
"Heh Benar juga"
Medaka Vs Tretoire
Trink Sring
Medaka menyayatkan pedangnya dipunggung pedang Tretoire dengan anggun namun Tretoire menenggakan kepalanya, menghindari serangan Medaka yang akan memotong lehernya, Medaka menghindari serangan tombak Tretoire yang mengarah kepalanya
Buak
Tretoire menyilangkan pedang dan tombaknya menahan tendangan Medaka
"Hebat sekali, seperti yang diharapkan dari tangan kanan O'noshi"Tretoire berkata dengan senyum yang mengembang di wajahnya
"Jangan banyak bicara, kau juga belum menunjukan seluruh kemampuanmu"Medaka berlari kearah Tretoire yang masih diam, Medaka menghentikan larinya dan melihat Tretoire
"Hebat sekali, kamu bisa menyadari jebakanku"Tretoire tersenyum melihat Medaka yang berada jauh didepannya, sekitar 12 meter
"Tidak seperti Menma, aku menguasai dengan baik haki Kenbonshoku dan juga aku bisa melihat sekilas dari masa depan, jadi wajar jika aku bisa menghindarinya bukan"
"Kemampuan yang sama dengan kak Katakuri, ini akan sulit"
Brak Dhuar
Medaka melompat mundur menghindari pijakannya yang tadi tiba-tiba meledak
"Rupanya kau bisa membuat jebakan dalam sekejap"
"Jangan Tanya jika kau sudah tahu jawabannya!"
Blar Blaar Trank Tip
Medaka melompat menghindari jebakan ledakan, dan menahan senjata-senjata yang akan menusuknya, lalu berdiri diatas senjata-senjata itu
"Permainan pedangmu, caramu menghindar, menyerang dan bertahan, benar-benar anggun seperti seorang dewi saja, kurasa aku tahu kenapa kau dijuluki Megami?!"
Brak Trap
Medaka meloncat dari atas senjata itu menuju Tretoire dengan cepat
Sung
Batu-batu, senjata, dan juga pohon yang tiba-tiba muncul dari bawah tanah menghalangi jalur lompatan Medaka
Sung Suing
Tapi Medaka memotongnya dengan lembut dan cepat, membuat bekas potongannya halus seperti dipoles
Trink
Medaka menghalau tusukan Tretoire yang mengarah matanya
Trank
Medaka juga menghantamkan tombak yang dipegang Tretoire kebawah oleh knife yang disimpannya
"Kenapa kau tidak menggunakan Sharinganmu? Apa kau meremehkanku?"Tretoire melihat wajah Medaka yang cukup dekat dengan dengannya dengan tersenyum
"Hanya ingin mencoba saja, apa kekuatanku lebih hebat dengan Sharingan atau tanpa Sharingan? Tapi nampaknya kekuatanku tidak jauh berbeda saat menggunakan Sharingan atau tidak, yang berbeda hanya saat aku mengenakan armor Susano'O-ku saja"
"Begitukah"
Tank
Tretoire mementalkan pedang Medaka keatas
Sleb
Ulu hati Tretoire tertusuk oleh knife Medaka dalam sekejap
"Gerakanmu memang sudah bagus, yang kurang hanya kau terlalu lambat dan kurang kuat saja"
"Sial, kau kuat sekali"Tretoire berkata dengan mata yang setengah terbuka
Bruk
Tubuhnya ambruk dan jatuh ketanah
"Mereka lama juga"Medaka melihat teman-temannya yang tengah melawan kru Big Mom yang lain dengan datar
"Kau tanpa ampun seperti biasa Medaka"Shutara berjalan dengan santai pada Medaka yang tengah melihat kearah lain
"Kau bahkan lebih tanpa ampun, mengalahkan musuhmu dalam 1 kali serangan, tanpa membuat mereka mencoba menyerang lebih dulu"
"Ara, bukannya itu lebih baik, daripada dirimu yang membuat musuhmu merasa bisa mengalahkanmu, lalu mengalahkannya begitu saja"
"Berdebat denganmu tidak akan ada habisnya, lalu ada apa kau kesini?"
"Hanya mengunjungi rekanku yang sudah selesai bertarung, apa alasan itu cukup?"
"Hah, baiklah, tapi jarang juga Retsu belum selesai, apa lawannya cukup kuat sampai bisa menghadangnya?!"
"Mungkin saja"
Retsu Vs Corm
Retsu kini tengah bertahan dari serangan Corm yang tidak ada habisnya, terus-menerus datang tanpa henti
"Hahh, mengapa lawanku ini type jarak jauh?"Retsu mengeluh kesah dengan lawannya sekarang ini yang bertarung dari jarak jauh
"Ada apa, apa cuman segini kemampuan pendekar pedang darah?"Corm berkata dengan menyeringai senang melihat Retsu yang terus-menerus bertahan
"Seharusnya aku yang berkata, apa kau cuman bisa bertarung dari jarak jauh? Atau top eksekutif Big Mom semuanya lemah"
"Apa katamu?"Corm tersulut emosi oleh perkataan Retsu yang menghina dirinya, Corm segera melesat dengan cepat pada Retsu yang diam
Srash
Tubuh Corm tertebas saat berada dekat dengan Retsu
"Bagaimana bisa?"Corm memegang lukanya dengan wajah tidak percaya
"Karena kau cukup dekat denganku, aku bisa menebasmu dengan mudah! Lagipula sejak awal jika kau tetap dari jarak jauh, kau akan diuntungkan, walaupun itu tidak akan merubah aku yang menang sih"
"Angkuh sekali"
Bruk
"Tapi tidak ada sebelumnya yang bisa membuatku kerepotan seperti ini dulu, jadi kau harus berbangga dengan hal itu"
Juushirou Vs Cumbs
Trunk Trunk
Juushirou terus mementalkan kekuatan buah iblis Cumbs dengan mudah
"Kemampuan yang merepotkan"
Trank
Juushirou menahan serangan Cumbs dengan pedangnya
Trink
Cumbs membalikan pedangnya dan menghantakannya balik dengan cepat, tapi masih bisa diantisipasi oleh Juushirou dengan cepat dan tepat
"Kemampuanmu memang menjengkelkan, tapi…."
Srash
Juushirou tertebas dari bahu kiri sampai perut kanan
"Tubuhmu tidak terlalu terlatih"Cumbs melihat Juushirou yang memegangi lukanya, darah mengalir dari luka Juushirou
Trank Dhuar
Cumbs menahan serangan dari belakangnya dengan cepat, tapi ia tertekan kebawah oleh kekuatan lawannya
"Pendekar pedang darah, sepertinya kau tidak cukup kuat untuk melawanku, sampai kau menyerang dari belakang"
"Sadari tempatmu, sampah!"
Blar
Cumbs terlempar kebelakang dengan cepat
Sruk
Cumbs berhenti dengan kasar pada tanah
"Retsu, mengapa kau kesini?"Juushirou bertanya pada Retsu, padahal dirinya sedang terluka
"Bagaimana bisa aku mengabaikan lelaki yang aku sukai bukan?!"Retsu membalas dengan lembut perkataan Juushirou, lalu ia berjalan ketempat Juushirou terluka parah
"Sembuhlah"Luka yang dialami Juushirou sedikit demi sedikit mulai kembali, dan
Trank Srunk
Proses penyembuhan Retsu terganggu, yang membuat penyembuhannya tidak selesai, tapi kondisi Juushirou sudah lebih baik daripada yang tadi
"Tidak ada kata curang dalam pertarungan bajak laut"
"Yeah, kau memang benar, dan juga jika kau melukainya aku harus menganggapnya wajar karena aku melakukan hal yang sama pada saudaramu, tapi entah kenapa aku tidak bisa menerimanya?!"Retsu berdiri dengan wajah yang datar melihat Cumbs yang melihat balik Retsu dengan menyeringai
Srink
Retsu menebaskan pedangnya dengan kuat, tapi Cumbs bisa menahannya dengan baik
Srush
Darah menyembuh keluar dari lengan Cumbs yang memegang pedang, namun tiba-tiba darahnya membeku dan kembali seperti semula
"Jelly"Retsu melihat darah Cumbs yang kembali seperti semula dengan datar
"Benar, aku adalah manusia jelly, dan kekuatanku juga sudah mencapai Awakening, jadi aku bisa mengembalikan kondisi tubuhku seperti semula dengan memanfaatkan property benda disekitarku"
"Kau yakin memberitahuku"
"Tanpa aku beritahu pun, kau sudah tahu dengan sekali lihat bukan!"
"Benar juga, Juushirou cepat menjauhlah dari sini"
"Baiklah"Juushirou berlari dari area pertarungan Retsu dengan Cumbs
Rojurou Vs Yenarts
Srung Srung Set
Rojurou dipukul mundur oleh Yenarts, kekuatannya tidak cocok dengan Yenarts, dengan kata lain musuh terburuk bagi Yenarts
"Ini gawat, kemampuannya sama menyebalkannya dengan milik Juushirou"Rojurou berlari mundur akan kejaran Yenarts yang melihatnya dengan tajam, sangat waspada dan berhati-hati akan Rojurou
Sret
Srekk
Rojurou menekankan kakinya ketanah merasakan sesuatu yang licin
"Ini bukan semua kemampuanmu bukan! Aku tahu itu, lebih baik kau segera serius atau kau akan mati"Yenarts bersiap dengan knife-nya
"Ini benar-benar gawat"
Jimbei Vs Meylo
Craus Cruas
Air berceceran dimana-mana, setiap kali Jimbei menembakan airnya Meylo selalu menghindarinya
Buagh Dhuag
Jimbei memukul wajah Meylo namun disaat yang bersamaan Meylo juga menendang perut Jimbei membuatnya terseret beberapa senti
"Dia benar-benar kuat dan hebat"Jimbei melihat Meylo dengan serius, Meylo juga melihat Jimbei dengan sama
Sung Sung Sung
Meylo menembakan anak panah pada Jimbei dengan cepat
"Uchimizu"
Cruas Craus Craus
Jimbei menyerang 3 anak panah itu dengan cepat
"Jimbei-san, jika saja kau tidak berkhianat keadaan ini tidak akan terjadi, dan Mugiwara no Luffy pasti sudah tertangkap dari tadi"
"Di dunia bajak laut, pengkhianatan merupakan hal yang wajar bukan!"
"Yeah, tapi tidak ada ampun bagi seorang pengkhianat"
Trak Dak
Jimbei menangkis tebasan Meylo dengan memegang tangan Meylo, tapi Meylo tidak diam saja, ia langsung menyerang dengan kaki kirinya dan ditahan dengan punggung tangan Jimbei
Kisuke Vs Croco
Tank Tink Srink Srank
Kisuke dan Croco berbenturan dengan cepat, bahkan tidak bisa dilihat dengan mata orang biasa kecepatan mereka berdua
"Hebat juga kau bisa mengimbangiku, padahal kau tadi kesulitan menghindari seranganku!"Croco berkata dengan tersenyum senang pada Kisuke yang menundukan kepalanya
"Terima kasih atas pujiannya!"
DHuar
Drak
Kisuke menahan sikutan Croco yang mengincar wajahnya dengan telapak tangannya
Dak
Croco mengangkat tangannya menghalangi tendangan Kisuke yang mengincar pinggangnya
Tap
Karena berada dalam situasi yang membuat mereka tidak bisa bergerak, mereka memutuskan untuk mundur 'Gerakannya makin lama, makin tajam'Croco membatin dengan serius akan gerakan Kisuke yang terus meningkat
"Ada apa, gerakanmu daritadi terus melambat?"Kisuke bertanya dengan heran pada Croco yang memiringkan kepalanya bingung
"Apa kau sedang meremehkanku?"
"Tidak juga"Croco membulatkan matanya terkejut, mendengar suara Kisuke sudah berada dibelakangnya'Apa yang terjadi? Kenapa aku merasa tubuhku sangat lambat merespon?'
Dhak
Kisuke memukul tengkuk Croco yang membuatnya terjatuh
"Kau pikir bisa mengalahkanku hanya dengan itu"Croco berdiri lagi dengan kaki yang gemetaran
"Mungkin kau tidak sadar, tapi aku sudah menanamkan obat yang membuat kerja otakmu melambat, yah walau efeknya akan hilang dalam 2 jam-an, tapi itu waktu yang lama dalam pertarungan, mungkin ini sedikit kasar tapi mohon maaf"
Buagh
Kisuke memukul perut Croco yang membuatnya pingsan
"Kau sangat lembut pada wanita Kisuke!"
"Tentu saja bukan, Yoruichi-san, kenapa kau bicara aneh seperti itu?"
"Tidak juga, aku hanya heran kenapa orang yang sopan dan memiliki etika ksatria, bisa menjadi pengkhianat bersamaku"
"Entahlah, aku juga ingin tahu!"
"Benar juga, tapi yang membuatku paling penasaran adalah masa lalu Senchou, kau sadar tentang itu bukan"
"Yeah, walau dia sudah menceritakan masa lalunya, namun entah kenapa aku merasa jika masa lalu itu hanya sebagian kecil, ia seperti menyimpan rahasia besar yang tidak ingin kita ketahui!"
"Tapi kita tidak bisa memaksa Senchou, yah saat kita paksa ia malah bicara melantur, jadi sulit untuk mengetahuinya"
"Yeah, itulah yang menjadi penghalangnya"
"Tapi mari kita berkumpul dulu dengan yang lain"
"Yeah"Kisuke dan Yoruichi berjalan dengan tenangnya, padahal ada pertarungan besar yang sangat terasa pada tempat mereka
Erina Vs Xyuien
Sung Dhuar Dhuar Dhuar
Xyuien berlari menghindari setiap senjata yang terjun mengincar dirinya
Wush DHuar
Xyuien bergerak dengan depat menghindari senjata yang terus-menerus mengincarnya
"Apa kau cuman bisa berlari?"
"Lalu apa kau cuman bisa melempar tanpa menggunakannya?"
"Ingin mencoba"Erina menghentikan hujan senjatanya dan
Trank
Erina menahan serangan Xyuien yang menggunakan pelindung tangan, karena ia menyerang dengan lengan
Srink Sret
Paha Xyuien terseret oleh pedang Erina yang membuatnya tersayat
"Sepertinya kau berbeda dengan O'noshi yang hanya bisa menggunakan teknik pedang sederhana"
"Hehh ternyata kalian mempunyai informasi cukup banyak tentang Otou-sama"
Dhuar
"Tentu saja bukan, karena ia merupakan ancaman"Xyuien menekan Erina kebawah dengan pukulannya
Blar Tap
Erina tertekan kebawah, dan langsung mundur dengan cepat
"Kelemahanmu ada pada senjatamu sendiri! Kau tidak bisa menggerakkannya sesuai kehendakmu bukan"
"Ketahuan, yeah aku tidak terlalu bisa menggunakan Excalibur dengan benar, sepertinya aku lebih cocok dengan pedang biasa"Erina menghilangkan pedangnya dan membuat pedang baru yang lebih sederhana
Trank Trink Dhuar Trank
Erina bergerak jauh lebih lincah daripada yang tadi, namun Xyuien tidak kesulitan menghadapi Erina yang jauh lebih baik dari yang tadi
Tap
Xyuien menangkap pedang Erina dengan kedua tangannya, tapi Erina membuat pedang lain ditangan kirinya, namun Xyuien tiarap kebelakang menghindari tebasan Erina yang akan memotong lehernya
Trink
Xyuien melemparkan pedang Erina keatas
Srink
"Kemampuan berpedangmu memang lebih hebat jika dibandingkan O'noshi, tapi kau bukanlah pendekar pedang! Yang akan terus memegang pedangmu sampai akhir"
"Kau benar, aku bukanlah pendekar pedang melainkan petarung"Erina kembali membuat pedang, tapi kali ini knife, Xyuien cukup kesulitan dengan serangan Erina yang polanya terus berubah-ubah'Wanita ini bisa merubah pola serangannya dalam sekejap, dia benar-benar monster'Xyuien membatin dengan terkejut akan Erina yang bisa mengimbanginya dalam pertarungan jarak dekat
"Apa hanya ini saja, setelah kau berkata aku cuman bisa melempar senjata padamu?"Erina bertanya dengan berkacak pinggang pada Xyuien yang melihatnya kesal
"Jangan sombong dulu, monster! Kau hanyalah monster tanpa pengalaman, ada kemungkinan untuk bisa mengalahkanmu"Xyuien membalas dengan datar perkataan Erina yang membuatnya kesal
"Maaf kemungkinan itu sudah lenyap sekarang"Erina mengangkat tangannya keatas, Xyuien melihat keatas dimana puluhan meteor tercipta dilangit yang akan jatuh, dan yang lebih buruk lagi jatuhnya akan ke lokasi ia bertarung saat ini
"Apa kau gila gadis monster? Kau juga akan terkena!"Xyuien berteriak dengan tubuh berkeringat
"Kau pikir aku wanita bodoh yang akan terkena serangan sendiri tanpa berpikir!"Erina membalas dengan datar dan menurunkan tangannya
Dhuar DHuar Dhuar Dhuar DHuar Dhuar
"ARRRGGGGGHHHHH"Xyuien menjerit dengan keras, karena ia tidak terlalu bisa menangkis meteor itu
"Dasar banyak bicara, kau tadi bilang bisa mengalahkanku bukan!"
"Guuh…. Wanita… brengsek!"Xyuien berkata dengan terbaring dan kata-kata yang terpenggal karena sebegitu parahnya luka yang dialaminya
Souma Vs Oven
Blaar Suushhhh
Souma melompat menghindari tanah yang memanas
"Bukannya kau ingin menghajarku karena menghina wanita monster itu"
"Provokasi murahan"Souma berlari dari tanah disekitar Oven yang memanas dengan panas yang mencapai 1200 derajat celcius
Sressshhh
Tanah yang dipanaskan oleh Oven berhenti dihadapan Souma dengan tanah yang mendidih
"Freeze"
Swussshhhh
Tanah yang dipanaskan Oven membeku dan seketika esnya mencair
"Kekuatanmu bukanlah 2 buah iblis atau lebih, tapi imajinasimu bukan! Kau berimajinasi jika tanah yang berada didepanmu adalah padang es, tapi panasku mencairkan padang es yang kau bayangkan itu"
"Baru kali ini ada orang yang bisa mengetahui kemampuanku tanpa kuberitahu!"
"Tentu saja, kemampuanmu itu seperti kau memakan lebih dari 2 buah iblis, tapi sebenarnya kau hanya memakan 1 buah iblis yang memiliki kekuatan bermacam-macam, dan itu adalah imajinasi, itupun berdasarkan tebakanku"
"Kalau begitu bagaimana dengan ini"
Sruah
Langit yang bersuara seperti terbuka mengalihkan perhatian Oven
"Ohh, tidak kusangka kau juga bisa mengimajinasikan meteor! Tapi itu memakan cukup banyak staminamu bukan"Oven melihat Souma yang berkeringat karena lelah
"Bukan masalah, jika aku bisa mengalahkanmu"
"Sombong sekali"Oven meninjukan kedua tangannya yang mulai bersinar terang
"HEATTTTT PUNCH"Oven memukul dari tanah pada meteor yang memiliki diameter 129 meter
Dhuar
Pukulan Oven menahan meteor itu dilangit, dan bisa dibilang meteor itu mulai terdorong kebelakang dengan bagian-bagiannya yang mulai hancur akibat panas dari Oven dan panas dari meteor yang diimajinasikan Souma
BLAAAARRRR
Trung
Puing-puing meteor itu bertebaran kemana-mana, seperti bintang jatuh
"Sepertinya ia juga masuk kedalam monster menyebalkan yang harus dikalahkan dengan kekuatan penuh"Souma melihat Oven dengan datar
"Jangan meremehkanku Bocah! Kau mungkin memiliki kemampuan yang hebat, tapi pengetahuan selalu mengalahkan kekuatan!"
"Lalu kau berpikir aku tidak memiliki pengetahuan itu?!"
"Entahlah, kenapa tidak kita buktikan saja?"
Shiro Vs Grydu
Dor Dor Dor
Shiro berlari sembari menembak Grydu yang mengejarnya dengan gigih
"Oi-oi apa-apaan denganmu? Terus saja berlari seperti itu, apa kau berniat bertarung?"
"Berisik, ini caraku bertarung"
Dhuar
Shiro melompat mundur, menghindari pukulan Grydu yang menghancurkan tanah dengan mudah, tidak sampai disitu Grydu mengayunkan kaki kirinya menuju pinggul Shiro, yang langsung diantisipasi dengan tiarap kebelakang
Dor
Grydu menenggakkan kepalanya keatas menghindari peluru Shiro yang akan menembus bawah tengkoraknya
Dhuak Srek Srek
Shiro terseret kebekalang oleh pukulan Grydu yang diblok menggunakan kedua tangannya
"Kupikir kau Cuma bisa bertarung sambil berlari, ternyata kau bisa bertarung seperti itu juga"
"Yah itu juga nekat"
Blaar
Grydu melompat ke utara menghindari serangan dari timur yang mendadak
"Brengsek, apa maksudmu mengganggu pertarunganku?"Grydu melihat Shutara yang berjalan dengan tenang padanya, raut wajah Grydu sangat kesal dan marah pada Shutara
"Tidak ada kata curang dalam pertarungan bajak laut, yang ada hanya pertarungan sampai mati! Jika kau tidak memiliki keyakinan itu, kau gagal menjadi bajak laut!"Shutara membalas dengan tenangnya pada Grydu yang wajahnya memerah
"Shutara-san, kenapa kau kesini?"Shiro bertanya dengan terkejut melihat Shutara
"Bosan"Shiro langsung jawdrop mendengar jawaban Shutara yang simple sekali
Trank Blaar
Tanah yang berada dibelakang Shutara hancur, menahan serangan Grydu dari belakang
"Jangan terburu-buru begitu, mari kita ngobrol dulu! Aku sekarang sedang senggang dan tidak punya kegiatan!"
"Memangnya kau pikir aku sudi berbicara denganmu?"
"Begitukah, sayang sekali"Shutara Nampak kecewa dengan jawaban Grydu tadi
Buagh Sleb
Shutara memukul tepat diperutnya oleh tangan yang kirinya dan membuat tangan yang langsung menusuk keperutnya, lalu menendangnya sampai ia terlempar cukup jauh
"Entah kenapa, aku merasa seperti aku ini sangat lemah?!"Shiro jawdrop + sweatdrop melihat Shutara mengalahkan Grydu dengan mudahnya
"Jangan merasa begitu Shiro, aku bisa mengalahkannya dengan mudah karena kau sudah melemahkannya tadi"
"Jangan bohong, Shutara-san"
"Ahahahaaha"
Bege Vs Hgfus
Dhuar Blaar Dor Dor
Bege mengeluarkan berbagai senjata dari dalam tubuhnya untuk menyerang Hgfus yang berjalan dengan santai menghindari semua serangan
"Salah satu dari generasi terburuk, ternyata reputasimu memang benar"
"Memangnya kau pikir aku ini siapa?"
Blaar Blaar
Bege menyeringai senang dengan Hgfus yang masih berjalan santai menghindari semua serangannya
"Kena kau"
Truunnggg Blaaarr
Lima titik yang membentuk seperti bintang dengan Hgfus ditengahnya, menciptakan ledakan besar yang menelannya
"Lumayan, senjata penanda yang hanya aktif saat tanda-tanda nya berkontraksi, ini termasuk senjata langka yang jumlahnya sedikit"Hgfus berkata dengan kedua tangan terbakar oleh serangan tadi
"Cih, tubuhnya benar-benar keras!"
"Kurasa kau salah paham tentang sesuatu, tapi tak apalah"Hgfus memejamkan matanya dengan mengangkat gadanya keatas
Swung
Bege membulatkan matanya, merasakan Hgfus berada disamping kirinya dengan gada yang siap menghantam tubuhnya
Buagh
Bege terkena telah diperut yang membuatnya terpelanting ke barat dengan kuat
"Jadi kau menghindari ledakan tadi bukan karena tubuhmu keras, melainkan kau menghancurkan ledakan itu dan mengorbankan kedua lenganmu yang terkena ledakan"
"Begitulah"
Kondisi Bege kurang bagus, setelah terkena serangan kritikal diperutnya, yang bahkan akan membuat manusia tidak normal sekalipun akan pingsan karena luka yang didapatkan juga sangatlah besar kerusakannya
Theung
Bege menahan serangan gada Hgfus yang mematikan, tapi knife yang digunakan Bege bergetar dengan gadanya, Hgfus segera melompat mundur mengetahui senjata apa itu
"Senjata yang bisa menghancurkan segala senjata, gelombang elektromagnetik yang menghancurkan setiap susunan benda yang disentuhnya, tidak kusangka kau juga memiliki barang yang sangat langka seperti itu"
"Kheh, kau pikir aku tidak kartu as untuk menghadapimu, lagipula kau sudah tahu bukan, apa yang akan terjadi jika senjata ini bersentuhan langsung dengan manusia?"
"Yeah, seluruh susunan yang disentuhnya akan rusak, dengan kata lain kelumpuhan fatal"
Dor Dor Dor
Hgfus berlari menghindari tembakan yang berasal dari lengan Bege
Krak
Bege menodongkan pistolnya tepat pada Hgfus yang tiba-tiba berada disampingnya
Dor Crash
Bege memegang lengannya yang remuk dan darah yang mengalir dari tangannya
"Kecepatannya benar-benar menjengkelkan!"
"Sepertinya kau tidak terlalu hebat"
"Bicara saja sesukamu"
Sring Cruash
Punggung Hgfus terluka oleh sebuah serangan tiba-tiba yang tidak bisa ia periksa
"Gu"
'Siapa yang menyerangnya?'Bege melihat sekitar dengan intens, mencoba melihat siapa yang menyerang Hgfus tapi tidak ada yang ada yang hanya garis pada tanah yang kedalam dan sangat panjang
Tap
Trink Dhuar
Dseyta tiba-tiba muncul dengan perutnya yang tertebas dan menahan serangan Naruto yang menuju dirinya, tapi ia membelokan serangan Naruto yang menghasilkan tebasan yang memanjang ketanah yang sangat panjang
'Ternyata bocah Uchiha itu memang sebuah ancaman!'Bege melihat Naruto dengan waspada
"Apa aku mengganggu pertarungan kalian?"
"Yeah, sangat mengganggu"Hgfus menjawab dengan kesal dan marah, melihat dirinya bisa diserang semudah itu, apalagi terserang oleh serangan nyasar
Swung Tring
Naruto mengahalangi bagian tusukan pedang dengan punggung pedangnya, tusukan Hgfus mengarah tepat pada matanya, tidak sampai disitu Hgfus kembali menghilang dan menyerang secara acak, dimana Naruto terluka dibeberapa bagian, karena tidak bisa memprediksi dengan tepat
'Kecepatannya benar-benar menjengkelkan!'Naruto membatin dengan kesal akan melihat dirinya saat ini yang diserang habis-habisan
Trak Crash
Naruto memegang pedang Hgfus yang hendak menembus jantungnya, lalu menusuk pada ulu hatinya
"Gah"Hgfus memuntahkan darah dari mulutnya dengan jumlah yang banyak
Sring Trink
Naruto menahan berbagai serangan dari Dseyta yang cepat dan kuat
"Heaven's Knight"
Blaaar
Tubuh Naruto diselimuti oleh armor hitam yang menutupi tubuhnya, walaupun armornya seperti berat, sebenarnya armor itu hanya seberat 1 pon dan ditambah dengan kemampuan EMS Naruto yang bisa mengendalikan dan menambahkan atribut membuatnya makin hebat
Srang Dhuar
Senjata Dseyta langsung hancur seketika saat menyentuh pedang Naruto
"Senjata yang menjengkelkan"Dseyta mencabut palu dipinggangnya dan
Blaaar
Naruto tertekan kebawah oleh Dseyta yang menekannya dengan palu miliknya
"Kekuatanmu jauh berbeda saat kau menggunakan pedang dan palu, apa karena perbedaan teknik mendalam antara pedang dan palu?"
"Karena kau sudah tahu, tidak ada gunanya menyembunyikannya! Benar sekali, teknik milikku saat menggunakan palu lebih sempurna daripada teknik pedangku, dan kau adalah kebalikanku bukan"
"Mungkin saja"
Sring DHuak Blaar
Dseyta terlempar hanya dengan sekali tendangan Naruto dan langsung menghantam tanah dengan keras, sampai menciptakan kawah berdiameter 4 meter dan Dseyta sebagai pusatnya
"Kekuatanmu meningkat sekali, sejak kau mengenakan armor itu!"Dseyta mengusap darah disudurt bibirnya dengan menyeringai
"Jangan Tanya jika sudah tahu!"Naruto melesat dengan cepat pada Dseyta yang masih duduk dikawah
Brak Dhuk Dret Dhuar Dhuar
Naruto terhantam oleh palu dari bawahnya dengan cepat dan langsung dihantam lagi oleh palu Dseyta yang membuatnya terlempar dengan kuat dan membuat kawah yang berdiameter 5 meter
"Sialan"Naruto mengusap darah disudut bibirnya dengan kesal, armornya juga rusak dibagian perut dan punggung tapi langsung pulih
"Kekuatanmu cukup banyak terkuras hanya dengan memperbaiki armormu bukan"
"Kenapa tidak kau buktikan sendiri?"
"Benar juga"
Trung
Getaran yang menggema ditempat ini menggetarkan tempat lain dengan keras, mereka berdua menyeringai senang melihat satu sama lain
TRUNNGGGG
Pilar cahaya yang membumbung kelangit mengalihkan perhatian Naruto dan Dseyta
"Apa itu?"Mereka berdua melihat pilar cahaya itu dengan serius, bukan hanya ada 1 tapi 4 ditempat yang berbeda sekaligus
Krunnggggg
Dan juga tiba-tiba langit menjadi gelap, lebih gelap dari sebelumnya, memang benar jika sedang malam tapi kegelapan ini menutupi kegelapan dengan kegelapan yang membuat semuanya hampir tampak hitam
Perospero Place
"Apa ini?"Perospero melihat perubahan yang terjadi pada Shunsui dan lingkungan sekitar yang berubah
"Ada apa, aku sedang mengeluarkan kekuatan penuhku untuk melawanmu tahu! Jadi jangan bertingkah seperti itu"
"Hmm jadi ini ulahmu, dan juga ada hal yang ingin kucoba!"
Fruts Place
Fruts melihat pada Toushirou yang dirinya diselimuti es dengan sayap es dipunggungnya dan perubahan suhu ditempatnya
"Lima Evolyed sekaligus memang akan membuat keributan yang besar ya"Toushirou berkomentar dengan datar
"Sepertinya yang kau sebut Evolyed itu adalah tingkat selanjutnya dari pedang Kurashha"
"Yeah, pedang Kurashha memiliki 2 tingkatan, yang pertama pelepasan biasa dan yang kedua Evolyed, tingkat pertama namanya belum kami tahu atau Senchou sendiri tidak tahu, tapi jika tingkatan kedua ia mengetahui namanya dan untuk mengeluarkan Evolyed ini benar-benar membutuhkan usaha keras"
"Kheh"
Cracker Place
Cracker melihat dengan tubuh yang bergetar secara tiba-tiba karena suasana ditempat ini berubah secara drastic, dan juga Hinagiku yang ada didepannya memang tidak terlalu berubah saat ia mengucapkan Evolyed, yang berubah hanya sabitnya saja yang berubah menjadi sangat hitam pekat dan aura disekitar Hinagiku juga menjadi hitam pekat
"Ada apa Cracker-san, apa kau ketakutan?"
"Rasa takut adalah rasa yang dimiliki setiap manusia, dan juga itu merupakan insting dari setiap makhluk hidup, jadi aku tidak terlalu tahu menyebut ini rasa takut atau pikiranku saja yang sedang kacau
"Perkataan yang masuk akal"
Yenarts Place
"Apa-apaan ini?"Yenarts tidak percaya dengan apa yang dilihatnya sekarang ini, ia tengah terperangkap dalam sebuah tempat dengan orang yang hanya terbentuk dari perban"Ini sebuah ilusi, rasanya tidak terlalu nyata"
"Benar, ini adalah ilusi, tapi ilusi ini lebih baik tidak kau remehkan"Rojurou melihat Yenarts dengan menyeringai
"Tidak ada pilihan"
Crash
Yenarts menusuk kedua telinganya oleh jari telunjuknya sampai darah mengalir dari kedua telinganya
Sleb Crash
Rojurou tertunduk kebawah dengan perut berlubang, matanya tidak percaya melihat ia dikalahkan begitu saja oleh musuh
"Ilusimu memang hebat, tidak bisa dikatakan sangat hebat tapi kelemahannya juga sangat terlihat, daritadi kau terus menggunakan suara saat menyerangku jadi sumber ilusi-mu adalah suara, jika aku melenyapkan suara itu, ilusimu juga pasti akan lenyap, walaupun itu adalah taruhan besar sih"
"Kau benar-benar mirip dengan orang yang menjadi kaptenku"Rojurou berkata dengan kesakitan
"Selamat tingga-"
Slash
Bruk
Kepala Yenarts jatuh kebawah begitupun dengan tubuhnya
"Jangan lengah disaat keadaan apapun bocah, dalam medan perang suatu perubahan kecil dalam situasi akan memberikanmu kesempatan besar, walaupun sudah tidak ada artinya memberitahu pada sebuah mayat bukan"Medaka menatap datar tubuh Yenarts yang terbaring dengan kepala terpenggal
"Kamu benar-benar tidak berperasaan saat dalam pertempuran ya Medaka-san"
"Berisik, kau membuatku seperti seorang penjahat bukan"
"Memang benar bukan"
"Diamlah"
"Dasar Tsundere"
Saele Place
"Pilar cahaya apa itu tadi?"Smootie melihat pilar cahaya tadi dengan serius
"Nampaknya mereka sudah menggunakan kekuatan sesungguhnya dari pedang Kurashha"
"Hm, dilihat dari lagak bicaramu kau sepertinya memiliki pedang itu juga"
"Jangan bicara yang tidak-tidak, aku mana mungkin memilinya"
"Jangan berbohong, kau itu memiliki nama yang sama dan darah keturunan yang sama dengan O'noshi, kau juga seorang Kurosaki D sama seperti O'noshi dan pahlawan angkatan laut Naruto itu"
"Itu hanyalah sebuah nama, tidak lebih! Karena aku memiliki nama yang sama, itu tidak menjanjikan aku akan memiliki kekuatan yang sama"
"Masuk akal juga"
Cumbs
Srash
"Ini sudah 32 kali aku merobek perutmu, 36 kali memotong lenganmu, 12 kali memenggal kepalamu, dan 34 kali memotong kakimu, kau pasti sudah dalam batas karena terus menggunakan kekuatanmu untuk penyembuhan"Retsu berkata setelah menebas perut Cumbs yang kembali seperti semula, kondisi Cumbs memang terlihat baik, tapi wajah Cumbs terlihat pucat dan berkeringat
"Rupanya kau memang benar-benar monster! Berdasarkan informasi dulu, kau dikalahkan Saele dengan mudahnya, tapi lihat sekarang, aku jadi ingin tahu apa informasi itu benar atau tidak?"
"Benar kok, aku memang dulu dikalahkan oleh Saele, tapi yah setiap orang pasti berkembang bukan"
"Benar juga"
Srash
Retsu memotong dari pinggir leher kanan sampai bawah perut
"Sepertinya kau sudah kehabisan stamina"Retsu melihat Cumbs yang tidak beregenerasi seperti tadi hanya menyarungkan pedangnya dan berjalan pergi
Rices
Dhuar Dhuar Dhuar
Rices terus menghindari pukulan Kensei yang akan meledakkan sesuatu jika menyentuhnya
"Evolyedmu itu tidak terlalu istimewa ya"
"Memangnya kenapa?"
DHuar
Rices menghindar dengan mudahnya serangan Kensei
"Pukulanmu yang menghasilkan ledakan itu hampir sama dengan kekuatan buah iblis yang bisa menghasilkan ledakan, karena itu aku bilang tidak terlalu istimewa"
"Kalau begitu kenapa kau tidak mencoba mengalahkannya"
Bavarin Place
Trink DHuar
"Sepertinya pertarungan ini tidak ada kemajuan ya"
"Begitulah"Serin membalas dengan santai perkataan Bavarin
Tank
Mereka berdua mundur dan hanya berjarak 5 meter
"Kenapa kau tidak mencoba menggunakan pedang Kurashha-mu juga?"
"Maaf ya, aku ini tidak memiliki pedang Kurashha seperti mereka, jadi tidak mungkin aku bisa menggunakannya karena aku juga tidak cocok"
"Jadi adalah masalah kecocokan dalam pedang Kurashha"
Greeetttt
Tanah yang merupakan tempat pertarungan Bavarin dan Serin berubah menjadi perak mengkilat
"Awakening, rupanya kau memiliki sesuatu yang hebat juga ya"
"Terima kasih atas pujiannya"
Souma Vs Oven Place
Buagh Dhuak
Souma dan Oven bertarung hanya dengan menggunakan tinju mereka, terlihat wajah mereka berdua sama-sama bonyok walau Souma lebih banyak terluka daripada Oven
"Tidak kusangka kau juga bisa bertarung dengan tangan kosong"Oven berkata dengan tersenyum
"Sepertinya aku kelihatan seperti orang yang tidak berdaya tanpa kekuatan buah iblisku"Souma juga menanggapi dengan tersenyum perkataan Oven
Buagh Dhuag Drak Brak
Mereka berdua bertukar tinju dengan senangnya
Menma Vs Big Mom
Trank DHuar Braakkkkk
Satu benturan diantara mereka menghasilkan daya penghancur yang sangat kuat, yang menghancurkan area yang menjadi tempat mereka bertarung
Truunnggggg
Big Mom menahan tusukan Menma yang mengarah pada tengah perisainya, pada area yang sama lagi
Blaaarr
Menma terpental kebelakang tanpa bisa menembus perisai itu
"Ini tidak akan ada akhirnya jika terus seperti ini"Menma berkata dengan santai
"Ada apa O'noshi, apa kau sudah kelelahan karena terus-menerus menyembuhkan lukamu dari seranganku?"
"Salah satunya itu, tapi lebih baik jika aku menggunakan kekuatan yang kugunakan untuk mengalahkan Steven"
"Maksudmu kekuatan yang bisa membatalkan apapun itu! Kau pikir aku tidak tahu tentang kemampuan menjengkelkan itu, tapi akibatnya besar bukan, jika tidak kau pasti sudah menggunakannya dari tadi"
"Yeah, itu akan menggunakan seluruh kekuatanku hanya dengan sekali menggunakannya"
"Tidak kusangka kau jujur juga"
"Kau sudah mengetahui seberapa besar resikonya jadi tidak ada untungnya lagi menyembunyikannya"
"Begitu, namun apa kau berpikir aku akan terkena serangan itu?"
"Sepertinya tidak, dengan masih ada kedua senjata menjengkelkan yang terbuat dari jiwa itu"
"Kalau begitu, mulai sekarang adalah pertarungan yang sebenarnya"
Trung Dhaur Blaar Srink Swaaurr
Area yang menjadi tempat bertarung hancur dengan berantakan hanya karena mereka berbentrokan, dan beradu serangan dengan cepat dan kuat yang menghempaskan dan menghancurkan apapun yang ada disekeliling mereka
==================TO BE COUNTINUED=====================
Ya saya sungguh minta maaf karena updatenya lama banget, alasannya bukan karena banyak kegiatan atau halangan, tapi bagian top eksekutif Big Mom ini sulit mengimajinasikannya, jadi saya butuh usaha keras untuk bisa mengimajinasikannya, dan tolong hargai usaha saya dengan Fav, Foll dan Review
