Author : HOREEEE LAST CHAPTER! Author berharap semoga endingnya berkenan! Hiks...Sroooot *ngelap ingus*.
Pein : Jorok lu! *menyingkir dari author*.
Author : Author seneng, bahagia dan lega! Menulis fic ini penuh perjuangan dan author sempat tersendat beberapa kali, tapi yah berkat dukungan dari yang reviews author jadi semangat lagi! Dan Selain itu...Ada satu lagu yang membuat author bisa ngeboost semangat author dan menulis dengan cepat dari chapter 24-tamat.
Deidara : Lagu apa emangnya, un?
Author : Lagu MERUTOOO ALIAS MELT! Original song-nya sih dinyanyiin sama vocaloid, cuma author suka yang versi Nico-Nico singersnya, lagu itu bikin author bersemangat dan bahagia setiap menulis fic!. Tentu saja support dari yang reviews tetap nomor satu! Arigatou!.
Lee : Hooo, jadi itu rahasia kekuatanmu? Baiklah akan ku contoh!
Author : Yap, semoga yang membaca berkenan dengan chapter terakhir ini, dan maaf kalau isinya kebanyakan lirik lagu hohohoho.
Warning : T rate.
Pairing : AkatsukiXOC.
Disclaimer : Akatsuki bukan punya author tapi Masashi Kishimoto.
Akatsuki Masuk Sekolah
Last Chapter
(Akatsuki Graduation!)
Pagi itu tampak semua murid sedang gelisah, menunggu dengan tegang tak terkecuali para akatsuki yang ikut-ikutan tegang.
"Aduh…Aduh…Aduh…" Kisame dari tadi bolak-balik kayak ayunan, dia tegang, berdebar-debar.
"Bisa diem gak sih lu!" omel Pein geplak pala sang ikan hiu biar diem.
"Jadi mules gua, kelamaan nunggu!" samber Zetsu yang akhirnya ngacir ke WC.
"Ck, payah!" desis Pein geleng-geleng.
"Halah, kayak lo sendiri gak tegang aja!" samber Konan nyindir Pein.
"Tau lu! Liat noh, mata lo sampe ada lingkar hitamnya, nyaingin Ryuuzaki-sensei!" kata Itachi nunjuk-nunjuk lingkar hitam dimata Pein.
"Reseh lu!" Pein dengan cepat membuang mukanya (buang pada tempatnya ya Pein!).
"Kalian semua tak bisa diam saja!" komen Kakuzu sok santai, padahal sih dia juga sama tegangnya kayak yang lain.
"Ngomong lo!" timpal Konan sambil nyumpel kertas kemulut Kakuzu.
"Mau kemana lu?" tanya Kisame ngeliat Kakuzu yang sepertinya sih mau ke toilet lagi *sweatdrop*.
"Ke toilet" jawabnya singkat dan langsung pergi ke bawah.
"Parah, padahal dia sendiri juga lebih tegang dari kita!" cibir Pein.
.
"Pagi anak-anak!" sapa Tsunade yang akhirnya datang juga.
"PAGI-SENSEI!" balas murid-muridnya dengan semangat.
"Ayo semuanya masuk kelas!" perintah Tsunade sambil membawa setumpuk buku raport.
"Pagi anak-anak…" sapa Ryuuzaki yang juga sudah datang, dia datang khas dengan gayanya sambil membawa buku raport milik para murid.
"Masuk oi!" kata Naruto sambil teriak, manggil temen-temennya yang lagi pada duduk di pojokan.
.
"Silahkan duduk dimanapun yang kalian suka" kata Ryuuzaki sambil nongkrong diatas meja guru dan meletakkan buku-buku raport.
"Saya akan membagikan raport ini pada kalian semua sesuai urutan nama" kata Ryuuzaki dengan nada suara horror dan mulai membagikan.
~o0o~
.
"Sebelumnya saya mau ucapkan selamat pada Neji yang kembali meraih peringkat kesatu!" kata Tsunade bangga, murid lain memberi selamat pada Neji.
"Gila, si Neji keren amat!" bisik Kisame ngiri ck ck ck.
"Disusul Itachi uchiha yang menempati peringkat kedua!" kata Tsunade sambil memanggil nama Itachi. Itachi maju diiringi tatapan takjub dari Pein dan kawan-kawan, gak sangka temen mereka yang sableng ini bisa meraih posisi kedua setelah Neji.
"Lalu peringkat ketiga adalah…Sai!". Sai maju sambil senyum-senyum gila gak jelas. Yah bocah yang satu ini emang udah biasa memakan peringkat kedua atau ketiga.
"Peringkat keempat diraih oleh Rei!" murid lain mangap semua, bocah dableg yang terlalu santai ini bisa mendapat juara keempat, benar-benar keajaiban!.
"Rei, elu dipanggil tuh!" kata Pein yang gemes, soalnya bocah ini malah asik baca komik ck ck ck.
"Rei, kamu mau diambil gak ini raportnya!" Tsunade emosi langsung ngelempar buku raport milik Rei ke kepala sang empunya.
"Oh, ini buku saya ya?" Rei sukses dikeplak Pein.
"Peringkat kelima…Walaupun saya malas menyebutnya tapi apa boleh buat, peringkat kelima diraih Kakuzu!" kali ini murid lain sukses cengo gak percaya.
"Gu-gua peringkat kelima! CIHUYYYY!" Kakuzu maju sambil dadah-dadahan plus nangis Bombay, persis kayak acara pemilihan orang pelit sedunia.
~o0o~
.
"Sebelumnya saya akan memanggil peringkat satu dulu sampai lima" kata Ryuuzaki, membuat semua murid berdebar.
"Peringkat pertama…Tahun ini diraih Mayumi Nakahara!" kata Ryuuzaki memanggil gadis kecil tersebut.
"Peringkat kedua…Nara Shikamaru!" Shika maju dengan malas. Sebenernya sih Perolehan nilai dia dan Mayumi itu sama, hanya saja Shikamaru dianggap terlalu malas, makanya peringkat dia dibawah Mayumi.
"Peringkat ketiga…Ada Sasori!" Sasori gak percaya, anak lain juga kagak (author juga gak percaya! *Ditendang Sasori*).
"Sa-saya sensei?" tanya Sasori gak percaya.
"Iya, kamu peringkat tiga, mau diambil atau saya kemot raport kamu?" ancem Ryuuzaki siap-siap mau ngulum buku raport milik Sasori.
"Jangan sensei!" teriak Sasori histeris dan langsung menyelamatkan sang raport.
"Peringkat empat…Gaara!" kata Ryuuzaki meminta Gaara maju, kedua Suna bersaudara itu mendapat peringkat secara berurutan.
"Lalu…Peringkat lima, walaupun saya tidak percaya kamu menggeser posisi Sasuke…Maju Hidan!" kata Ryuuzaki salut, anak lain takjub, Sasuke pundung gak terima.
"Gak mungkin sensei! Masa saya turun peringkat!" Sasuke protes lebay.
"Saya bosan liat kamu soalnya" jawab Ryuuzaki seenaknya, Sasuke langsung nyiapin chidori.
"Ah, nilai kamu beda tipis sama Hidan, Hidan menang disatu pelajaran, matekmatika" kali ini Ryuuzaki serius menjelaskan, takut di chidori.
"Cih…" Sasuke mendelik kesal. Apa boleh buat, Hidan terlanjur sakti soal berhitung berkat ketularan sama Kakuzu.
Intinya semua murid lulus, gak ada yang tinggal kelas. Setelah guru mereka keluar, para murid langsung salam-salaman, peluk-pelukan, bahkan sampe tangis-tangisan (lebay sekale!).
~o0o~
.
"AKATSUKI LULUS SEMUA OI!" Pein berteriak norak sambil pamerin hasil raport dia, yang bisa dibilang lumayan lah walaupun gak meraih peringkat.
"Tapi gue sedih, lo semua kan lulus dan keluar dari sekolah ini dong, un!" samber Deidara dengan mata berkaca-kaca, nilai dia juga gak jelek, lumayan lah buat seekor mahkluk abal kayak dia.
"Kalau begitu kita gak ketemu lagi dong!" timpal Kisame langsung mewek.
"HUEEEEEEEE!" akatsuki nangis alay di tengah kerumunan orang banyak sambil pelukan.
"Senpai…Kan kita masih bisa ketemu di markas kan?" kata Tobi dengan jeniusnya, bikin akatsuki berenti peluk-pelukan.
"Iya juga ya! Najis gue tadi meluk elo!" kata Sasori yang langsung melepas pelukannya tadi ke Zetsu.
"Eh, liat yang isi acara yuk!" kata Konan sambil narik yang lainnya buat nonton.
Akatsuki langsung menghampiri keramaian, disana udah banyak anak-anak yang mau ngisi acara perpisahan.
"Ah, ada yayang Saki!" kata Itachi senyum-senyum liat Saki udah mengenakan pakaian maid model kucingnya yang berwarna hitam-putih.
"Kok gue sendiri sih yang pake baju warna pink!" kata Aoi yang agak risih memakai pakaian warna pink.
"Urusan kostum tanya aja sama Konan, tuh orangnya!" kata Haruru sambil nunjuk Konan yang lagi melambai-lambaikan tangan ke atas panggung.
"Udah cuek aja, lo cantik kok pake baju pink!" samber Yurina bikin Aoi ge'er.
"Kalian ke belakang panggung dulu!" kata Shizune selaku MC acara.
"Baiklah para murid Konoha yang sudah hadir, hari ini adalah acara perpisahan kelas tiga, dan ada beberapa teman-teman dari berbagai kelas yang mau mengisi acara, acara pembuka dibawakan oleh lima orang cewek cantik yang menamai diri mereka CUTE GALS! Mari kita saksikan!.
Dari balik tirai keluar Yurina, Nazuka, Haruru, Saki dan Aoi yang memakai pakaian maid kucing warna hitam-putih, kecuali Aoi yang mengenakan warna pink. Anak cowok matanya langsung melotot, ItaSasoDeiZetsu langsung mimisan ditempat ck ck ck, gimana dengan Hidan? Mukanya udah merah padam, rambutnya ngikut jadi merah liat Aoi pake baju pink menggoda seperti itu.
~o0o~
.
Begitu terdengar alunan musik, CUTE GALS! Mulai beraksi, di atas panggung.
The red tea on the table is left cooled
The sunset of melancholy is excess time
How long you are going to leave me here for?
No, I don't want that
(Haruru nyanyi bagian ini sambil mengerling nakal ke penonton, Zetsu langsung teriak-teriak norak bilang "Cewek gua tuh!").
How many times do I have to repeat myself?
Not enough, as if I have to repeat it endlessly
I thought I told you I hate waiting?
Whatever, let me punish you
(Nazuka nyanyi sambil melirik Sasori, bagian ini kayanya pengalaman dia banget yang dulu nungguin Sasori buat mengungkapkan perasaan ke dia lama ampe butek!).
Don't look at me with those eyes
I always give you a reward don't I?
If you understand give me a kiss right now
You'll understand if you don't want to be an abandoned cat right? Good kitty
(Kali ini giliran Saki yang nyanyi, rupanya Saki sama Itachi, pasangan yang paling pertama jadian tapi sama sekali belom pernah merasakan first kiss, ck ck ck, Itachi langsung blushing pas liat Saki memberikan kecupan jarak jauh ke Itachi).
Sing and dance, Amore mio, wag your tail
If you want to be embraced by this graceful flower
Stronger, Amore mio, ring your bell
Now dance
(Nyanyi bareng-bareng sambil dance ala kucing).
You're fine as long as you're comfortable right?
Like a sleeping cat rolling on its back
The bottle went empty some time ago
Refill it quickly
(Yurina maju setengah malu-malu sambil menatap Deidara yang ikutan malu-malu).
Stop acting cold towards me and teasing me
If you were in my position it wouldn't work
If you understand then hug me right now
You understand that tonight shall be drunk with love right? Good kitty
(Aoi yang nyanyi dan kayanya apa yang dia nyanyiin itu apa yang lagi dia rasain).
Sing and dance, Amore mio, wag your tail
If you want to be my Prince charming
More painfully, Amore mio, shout your throat dry
Now spoil me
(Semuanya bentuk formasi ala SNSD).
You haven't cried since yesterday
Will I be all alone tomorrow again?
So let me hear your cries
I'm not lonely... although its a lie...
(Saki ajak Itachi yang berdiri paling depan buat naik panggung, Itachi langsung ikutan nari-nari norak).
It seems I've fallen into a dream some time ago
Being looked at gently by those amber eyes
(Haruru pasang muka menggoda sambil liat Zetsu yang akhirnya gak kuat langsung ambruk, dan anak cowok lain di belakang Zetsu ikutan pingsan).
Thinking about it, you were the only one that was always here for me
Giving the empty me love and warmth, good kitty
(Aoi nyanyi sambil ingat-ingat beberapa kejadian yang dia alamin sama Hidan terutama pas di UKS).
Sing and dance, Amore mio, wag your tail
If you want to be embraced by this graceful flower
Stronger, Amore mio, ring your bell
Now dance
Tonight we dance, dance the cat's dance
We shall step lightly and with dignity
You're really bad at dancing you know
But even that part of you is cute
(Song : Cat's dance, by : Hatsune miku) Hehehe, silahkan dengerin lagunya mungkin bisa membayangkan.
Lagu selesai Haruru cs membungkuk memberi ucapan terima kasih, mereka dapet teprok tangan kenceng banget, sampe pada teriak-teriak "WE LOVE YOU CUTE GALS!" yang langsung kena death glare dari ItaSasoDeiZetsu.
Acara berikutnya giliran band LIAR (Naruto, Sasuke, Kiba dan Lee).
Band ini seperti biasa membawakan lagu yang energik dan semangat. Mereka muncul dengan baju tuxedo formal.
LIAR, bawain lagu Liberty-Partynya Kuroshitsuji. Kiba sama Naruto nyanyi saling bergantian dengan penuh semangat, sampe lompat-lompat. Yang nonton ikutan lompat-lompat kayak kodok manggil hujan, dan akhirnya setelah LIAR nyanyi, sebagian penonton terpaksa dikarantina, karena lompatnya pada gak mau berenti ck ck ck.
~o0o~
.
Acara demi acara sudah dibawakan dan waktu Shizune selaku MC mau nutup acara tiba-tiba Pein maju.
"Ah, ternyata masih ada satu lagi acara dari Akatsuki!" kata Shizune sambil wanti-wanti semoga pas akatsuki manggung penontonnya selamat semua.
Kisame naik panggung sambil bawa-bawa gitar, bareng Zetsu yang pertama kalinya tampil tanpa Venusflytrapnya (silahkan bayangin sendiri, Haruru aja sampe tersepona*noel-noel Haruru yang bengong*)dia juga megang gitar, Tobi yang menunjukkan kemampuannya sebagai penabuh kentongan*dilempar lollipop*, maksudnya drummer. Itachi, Pein, Hidan, Sasori, Konan udah pegang mic masing-masing, lalu Deidara dan Kakuzu? Kakuzu as always malah jualan minuman, Deidara dilarang nyanyi demi lancarnya pertunjukkan acara (dia kan gak beres, kebanyakan pake 'un', terpaksa dia mingkem dipojokan jadi cheerleaders pake pom-pom).
.
Na na na…Na na na na…Na na na…Na na na na! Pein mulai mengeluarkan suara sumbangnya *author dilempar mic*, suara merdunya maksud author! (walau gak rela ngomong 'merdu').
I wake up in the morning
And immediately I start to think of you
(Sasori mulai line pertama sambil nunjuk Nazuka, bikin cewek itu merah padam).
I decided to cut my bangs
Just to hear you say, "What happened?"
(Disambung Itachi sambil pamerin rambutnya yang pendek lalu melempar senyum ke Saki).
A pink skirt, and a flower barette
And it's time to go
I'm looking super cute today!
(Konan nyanyi dan keliatannya rada nyindir Aoi yang pake baju pink, bikin Aoi mau gak mau bersembunyi dibalik Sora).
Melt - I'm about to melt
I can't tell you that I like you... but...
Melt - I can't let our eyes meet
I'm not into love and all that
But I do... like you
(Giliran Hidan yang nyanyi, dan tanpa terduga dia memberikan mawar merah ke Aoi. Aoi yang reflek langsung menerima bunga tersebut dengan wajah bersemu).
Tapi mendadak akatsuki berenti main musiknya.
"Cewek yang pake baju maid pink dan lagi pegang bunga naik ke panggung dong!" kata Konan secara mendadak, bikin Aoi kaget termasuk Hidan yang gak tau apa-apa.
"Udah naik aja!" kata Sora menyemangati adiknya, mau gak mau Aoi naik ke panggung dengan hati berdebar.
"Aoi, teman kita Hidan punya sesuatu yang mau dia kasih ke elo!" kata Pein sambil memberikan sebuah kado yang ukurannya lumayan besar kepada Aoi.
"Itu kan punya gua! Lu tau dari mana?" tanya Hidan gak percaya, si Pein bisa tau kado yang niatnya mau dia kasih ke Aoi habis acara nanti.
"Dari partner elu lah!" jawab Pein sambil nunjuk Kakuzu yang lagi ganti profesi jadi tukang es krim.
'Kakuzu sialan!' umpat Hidan dalam hati.
"Kasih dong hadiahnya!" samber Sasori nyuruh Hidan ngasih kadonya itu ke Aoi.
"Buat lu!" kata Hidan canggung sambil ngasih hadiah tersebut ke Aoi.
"Makasih…" jawab Aoi bingung, kaku, malu ck ck ck.
"Buka dong!" samber Haruru yang udah ikutan naik keatas panggung bareng Nazuka, Yurina, Saki, dan Mayumi.
.
"Ini…" Aoi kaget begitu melihat isi kadonya berupa kue sutorobeerii cokoroatoo bertuliskan 'Aishiteru Aoi'.
"AWWWW SO SWEEEEEET!" samber yang lainnya sengaja kenceng-kenceng, muka Hidan kembali merah.
"Hidan…Elo nembak gue?" tanya Aoi setengah kaget, setengahnya lagi girang ck ck ck.
"Iya, tapi kalo gak mau kuenya bisa gua kasih ke orang lain!" kata Hidan mendadak jadi ciut nyalinya.
"Tapi…Gue kira lo sama Sora…".
"Gua masih normal kali Aoi! Masa gue mau sama Sora? Abang lu itu ngasih gua tes bikin kue buat elu" akhirnya terungkap sudah ternyata itu ujian dari Sora buat Hidan kalau cowok itu beneran serius suka sama adeknya.
"Gue juga ogah!" samber Sora sambil geleng-geleng kepala.
"Lalu…Hubungan lo sama Anko-sensei?" tanya Aoi masih gak percaya, mengingat Hidan sempet deket sama Anko-sensei.
"Itu…Gua cuma minta tips dari Anko-sensei gimana caranya mendekati cewek galak, secara lu sama Anko-sensei kan galaknya nyaingin singa! Makanya Gua deket sama Anko-sensei…Meski awalnya gua sempet dibanting sih sama dia gara-gara nyebut dia mirip singa…" jawab Hidan curcol mengingat perjuangan dia cari info dari Anko-sensei.
"Tapi…Tapi sejak kapan lo suka sama gue?".
"Waktu…Lu nginep dimarkas…Waktu main truth and dare, sebenernya sih waktu itu gua pengen bilang elu manis, cuma gua gak berani bilang" jawab Hidan sambil garuk-garuk pala dan malingin muka dari Aoi.
'Hehehe, Hidan ternyata kalau lagi suka sama seseorang malah malingin muka gak berani liat orang yang dia suka' batin Aoi merasa lucu sendiri dan baru ngerti keanehan sikap Hidan ke dia.
"Jangan ketawa! Jadi intinya lu terima gua apa gak?" tanya Hidan dengan muka merah dan berusaha menahan hasrat buat membantai teman-temannya yang sekarang asik ketawa cekikikan.
"Iya, gue mau kok jadi cewek lo!" balas Aoi cepet sambil memeluk cowok yang ada di depannya itu.
"HOREEEEEEE!" sorak yang lainnya.
"Lanjut nyanyinya!" kata Pein yang kembali menyanyikan lagu yang mereka bawakan tadi dengan semangat.
Song : Meruuto (Melt band version) By : Nico Nico.
THE END.
Author : Huwaaaaa TAMAT! Maaf kalau aneh ceritanya, huhuhuhu I still hope you all enjoy my last chapter.
Pein : Gue enjoy kok, soalnya gue gak kena siksa lagi kan.
Author : Jiah...Makasih pokoknya buat yang ngikutin fic ini sampe tamat dan masih terus me-reviews cerita gaje author, maaf kalau author banyak kesalahan terutama dalam hal typos, maaf juga bila ada request yang gak sempet author bikin. Tapi author lega fic ini bisa author tamatin tanpa adanya pending.
ItaSasoDei : Curang, giliran kita di pending lama (un)! *Protes sambil manyun*.
Author : Author makasih buat akatsuki yang mau author nistain kekekekeke. Dan makasih buat para OC yang mau mampir dific author!.
Pein : Terus abis ini lo mau ngapain?.
Author : Bikin lagi dong! Yang mau request pairing dicerita author selanjutnya PM aja, tapi no OC dulu. Akhir kata author ucapkan HONTOU NI DOUMO ARIGATOU GOZAIMASHITA! See ya in my next fic (maybe).
(PS : Pas bikin last chapter ini author dengerin lagu Merutoo hehehehe).
Akatsuki : Kita juga pamit! Bai-bai!.
HAPPY READ ^^v.
