Dark Uzumaki Naruto
Saya author baru jadi kalau ada kekurangan mohon di maklumi. Dan ini fic pertamaku.
.
Author : dark namikaze vengeance 6661
.
Rated : T (mungin T semi M untuk kekerasannya dan pembunuhannya)
.
Pair : Naruto x (?)
.
Warning : berantakan,gak jelas,OOC,alur kecepetan(maybe),typo(maybe)DLL.
.
TERIMA KASIH KEPADA AUTHOR-AUTHOR DAN PADA PARA PEMBACA YANG MEMBERI SARAN & RnR.
Targetku sekarang adalah menjadikan fic ini mempunyai reviews diatas 3000.
Do'akan yah minna.
Aku akan usahakan setiap chapternya tidak membosankan.
Balasan Reviews :
YamiNoMadara226 :
Sugoiii...sprti biasa fic ini bgus * two Thumbs * Apakah Madara & nAruto Akan Kembali Bergabung Melawan 4 Hokage ? Dan Sasuke bergabung dengan Akatsuki ? Atau Itachi Bergabung Dengan Aliansi ? Gimana Thor Perbedaan Kekuatan Madara Dan Naruto ? Madara dan Naruto pastinya tidak akan menjadi sekutu kembali. soal Sasuke bergabung menjadi akatsuki nampaknya belum pasti karena belum tentu Naruto setuju dan Itachi bergabung ke aliansi sepertinya tidak. Perbedaan kekuatan Madara dan Naruto, mereka berdua memiliki kelemahan dan kelebihan masing-masing jadi agak susah siapa yang lebih hebat.
kukuhpratama048 :
Author ap kyuubi etar di ambil oleh madara? Bisa saja itu terjadi, hehe.
Tsukuyomi Lucifer Namikaze :
Ficnya semakin lama semakin KEREN, mau tanya thor apa nanti Kyuubi akan di ambil dari tubuh Naruto ? sama seperti pertanyaan di atas barusan, Kyuubi bisa saja di ambil dari tubuh Naruto. dan kemungkinannya 60%.
Dark Namikaze Ryu :
Yeah, akhir nya ada kepastian kalo Dark-san mau buat fic Xover Naruto DxD apalagi kata Dark-san anda suka dengan Akeno, dan akhir nya ada juga yang ngaku suka dengan Akeno-Hime selain saya, jadi terharu saya hehe, maaf kan saya Dark-san maklum saya ini suka dengan Akeno-Hime, kembali ke topik, apakah Naruto dan Akatsuki akan berpihak ke aliansi shinobi jika sudah mengetahui isi dari gulungan pemberian Ninato atau tidak? Haha ternyata anda juga suka dengan akeno yah. Naruto memang sudah tahu tentang isi dari gulungan yang diberikan Minato karena sudah membaca isinya, akan tetapi hanya Naruto saja yang mengetahui bahkan anggotanya tidak tahu.
Pain Tendou :
Disini kekuatan naruto setara uchiha madara ya? Atau mungikin setingkat diatasnya, coz kan Naruto punya EMSRinneganmokutonkyuubi dll... Bener gak? Bisa dikatakan setara, akan tetapi di manga aslinya Madara terus menunjukan kekuatan baru yang belum pernah diketahui.
ryan0897 :
Apa Naruto nanti bergabung sama aliansi Shinobi , kayak Sasuke Di Manga ? soal itu kita lihat saja nanti, hehe.
.5473894 :
Sebaiknya pertanyaan yg sa5 diringas jadi 1,jadi tdk bertele2 paham? Baik.
:
apa nanti sasuke ikut bantu akatsuki atau aliansi sinobi,,, keputusan itu berada di tangan Sasuke, kalau ia menjadi shinobi aliansi berarti melawan kakaknya kembali.
Aldho Rikudou Sennin :
WOW makin lama makin keren thor fict nya... apa 4 hokage bertemu Madara dan akatsuki ? dan apa Naruto sadar setelah bertemu 4 hokage ? tentu saja pasti bertemu karena mereka 4 akan ke tempat pertarungan Naruto dan Madara. Soal Naruto sadar atau tidak sadar kita lihat saja nanti hehe.
'S :
alurnya sama seprti canon? Tidak, aku tidak akan menyamakan fic ini dengan canon karena pasti akan membosankan.
:
sip,,,keren,,apa nanti ke 4 Hokage akan melawan Madara dan Akatsuki? Sip tentu saja bro.
Hayati Azkiya :
Oh,ya mau nanya, hachibi nanti membantu bijuu yang lain nggak :D? mungkin akan membantu karena Bijuu juga tidak setuju kalau harus menyatu dan menjadi Juubi.
m. :
dilihat dari chapter ini, aliansi lebih pro naruto, bener gak? Tidak, mereka semua masih menganggap Naruto musuh terbesar mereka semua.
Reinzhu Namikaze :
Gimana tu reaksi naruto pas ketemu yondaime lagi ? Apa naruto bakalan jadi baik lagi trus ngebantu aliansi buat kalahin madara ? kita lihat saja nanti saat 4 hokage sampai di medan perang.
Uzumaki LOVE Hyuga :
apakah yg aan di lakukan naruto kalau bertemu ayahnya dan apakah naruto sudah mengenal orangtuanya? Mungkin akan bersikap biasa karena sedang dalam peperangan, dan Naruto sudah mengenal kedua orang tuanya baik Minato maupun Kushina.
Blukang Blarak :
Terus kan orochi udah mau bantu jiraiya, apa dia bakalan nge-hentiin kabuto? Orochimaru tidak tahu menahu kalau Kabuto merupakan dalang dalam peperang ini.
Sanshiro Ashakura :
Pertanyaanku kapan puncaknya perang akan terjadi yah.. seperti klimaksz... gtu.. apa pda saat mendekat ke akhir cerita FF ini? Setelah 4 hokage datang dan disana sepertinya akan menjadi puncak peperangan karena ketiga kubu sama kuat, aliansi juga sudah diperkuat dengan adanya edo tensei 4 hokage.
yap.. itu saja dark-san yg ane bilang dan Jangan pernah merasa gagal dalam melakukan sesuatu, karena kegagalan adalah hal yang biasa bangkit dan terus bangkit lakukan yang kita bisa, jadi jangan pernah merasa gagal akan sebuah kehidupan yang telah terjadi ! :) hikz, aku sangat terharu dengan kata-kata mutiara anda. Kau seperti sebuah motivator yang menambah rasa semangatku. Aku ucapkan banyak terima kasih.
Name yuusuf :
apa itachi akan mengunakan izanami ke kabuto? Kita lihat saja nanti, tapi sedang kuusahakan agar tak menggunakan Izanami karena konsekuensinya adalah kebutaan.
antoni yamada :
kalau boleh tau apakah minato akan melawan naruto? yap, itu benar.
Ryouta Kyou :
jadi author-chan 4 hokage ET bakalan lawan Naruto atau Madara? Kedua-duanya, mereka berempat akan melawan kubu Madara dan Kubu akatsuki. Karena kubu Naruto juga ingin menguasai dunia tapi bukan seperti Madara.
laode senju :
ada yang aku mau tanyakan kan itu madara pada saat dikalahkan oleh naruto mulai meregenerasi knp pada saat it narut tidak menyegalnya ? Naruto tidak akan gegabah mendekati Madara karena salah sedikit saja Madara akan mengambil Kyuubi ditubuhnya.
yami uzumaki :
min bkanya naruto punya samaheda tapi kok gk di pakai ,,,,,,,,,,,,,,,,,,kpan samaheda ya di pakai...? haha, maaf author suka lupa kalau Naruto punya Samehada.
Dark syamryady gqwrsbgbgpsgrnbsgfy :
Apakh neruto akan bertemu dengan ET minato dan bertarung, dan juga apakah ET madara dan ET hashirama akan betarung? Dan tolong dong kushina di ET ama orochimaru agar kushina bisa menyadarkan naruto! ya, mereka akan bertarung di medan perang. Soa Kushina kita lihat saja nanti hehe.
Dark syamryady :
Apa orochimaru juga ikut membantu aliansi shinobi bertarung di medan perang? Tentu saja, Orochimaru akan membantu aliansi shinobi.
Lutfi Hakim :
saya mau nanya apa bijuu yg ada dlm tubuh gara dan utakata akan diambil ama madara dan tobi? Bisa saja itu terjadi, dan tak hanya mereka berdua Naruto dan Killer Bee juga bisa diambil Bijuunya.
Dark Revan :
wah perang nya makin menegangkan,apakah nanti obito akan membangkitkan jubi...? tentu saja hehe.
Dark Yami :
oh ya habis ff ini apakah akan membuat ff naruto x dxd high school...? klu iya buat juga narutonya jd dark soal nya jarang naruto nya jd jahat di ff tersebut... biar menarik! Haha do'akan saja agar itu bisa terjadi minna kalau author ingin membuat ff Naruto x DxD. Terima kasih atas masukannya tentang ff nanti.
selamet. .9 :
keempat kage telah dibangkitkan! makin seru saja.
thor, apa konan sudah tahu kelemahannya jutsu tobi kayak dianimenya? kalau iya apa dia akan memberitahu naruto? di chapter ini akan terjawab hehe.
SPECIAL THANKS BUAT : Akira no Rinnegan, namikaze loco, bayux666, monkey D nico, m. , Hadinamikaze, DarkYami Kugamawa, Naru-kun93, Vin'DieseL No Giza, Amaterasu, Nyuga totong, Uchiha dant57, oni, Namikaze wahyu, yami uzumaki namikaze, Aryif VL, Hana 'Meida' Namikaze, Kazekage Golief Saputra , kun-cici naru, Naru-kun93. Yasashi-kun,El bany blueblack,Naminamifrid ,Hana 'Meida' Namikaze ,AndiBhayangkara,Guest,krama69,Tatank no Kitsune gilbert. , ,Kurogane Namikaze Dragneel,anggraxl, asimafandi4, BlackRose783, hime koyuki 099, KouraFukiishi, Uzumaki-Namikaze Serizawa,derycutes, thedy76, narufanart232, Yasashi-kun, , 2nd princhass, Tsuki Nigatsu No KinyoubiNatsu, Niizuma Eiji, semitsuka sakurai, uzumaki reverend, samsulae29, kukuhpratama048, AnnisaIP, Yondaime Namikaze Fadil, uzuuchi007, Neko Twins Kagamine, Namikaze Sholkhan, serifal-chan, REDCAS, Mchsyafii, .549, Tatank no Kitsune, Agung Moelyana, Uzumaki Karuki, , , icimarukazuki, uchiha saba'I, Red devils, riski, , Astro O'connor, Namikaze yoyo, Name sanji, Roi Uzumaki, .376, uzumakiato, inkgrice, nara naruto, leontujuhempat, Uzumaki-Namikaze Serizawa, .39566, WTBIXyeL427, munawirucyiha, , Tuxedo Putih, , selamet. .9, dan masih banyak lagi (maaf gk ketulisin karena banyak banget) dan semua yang telah mereviews pokoknya.
Aku ucapkan terima kasih banyak untuk semua pembaca dan yang telah mengikuti fic ini dari chapter pertama. Aku sangat senang sekali . karena, tak menyangka fic pertama buatanku akan banyak yang suka.
Semuanya terima kasih. .
.
.
.
Semoga chapter ini sepadan untuk yang sudah menunggu dan tentunya kalian semua puas. Kalau di chapter ini ada yang ingin di tanyakan review atau PM ,ok.
.
.
Maafkan Author karena baru update sekarang hehe. #garuk-garuk belakang kepala.
Semoga terhibur
..
RnR MINNA.
.
.
.
CHAPTER 37
.
.
.
.
.
Di kuil kuno di tengah hutan.
Keempat Hokage tengah berdiri dan dihadapan mereka sudah berdiri Jiraiya bersama Orochimaru.
"Kakak, apa benar kita harus kemedan perang sekarang?" Tanya Tobirama pada Hashirama.
"ya, kita tak punya pilihan Tobirama. Kau bukannya tadi mendengar kalau Madara sudah dibangkitkan? Kau pasti tahu sifat Madara." Jawab Hashirama.
"kau benar kakak. Kita harus cepat-cepat ke medan perang atau Madara akan semakin mengamuk di medan perang." Ucap Tobirama.
"Orochimaru, bebaskan segelmu agar kami berempat dapat bergerak!" perintah Hiruzen.
"sabarlah, Sandaime." ucap Orochimaru dengan nada datar.
"Orochimaru, cepat!" ucap Tobirama dengan kedua lengan yang dilipat didepan dada. Orochimaru yang mendengar itu hanya tersenyum tipis.
BRAKK
"cepat Orochimaru, aku tidak akan membiarkanmu mengendalikanku terlalu lama dengan edo tensei…aku yang menciptakan jutsu ini dan seharusnya kau tidak menggunakannya." Tanah yang dipijak Tobirama langsung retak seketika.
"sialan kau! kau berada di pihak mana?! Ini tidak akan membantu, Kakak aku pergi duluan!" ucap Tobirama.
DEG
"aku tidak bisa bergerak!" ucap Tobirama saat tubuhnya tidak bisa bergerak. Hahirama tersenyum melihat kejadian tersebut.
"Sarutobi…kau berhasil mendidik shinobi yang handal." Puji Hashirama.
"suatu kehormatan bagiku di puji oleh dewa shinobi." Ucap Orochimaru.
"kau telah meningkatkan kekuatan segel menggunakan sel-sel ku…dan Tobirama kau makin payah!" ucap Hashirama.
BRAKK
Orochimaru dapat merasakan chakra yang besar keluar dari tubuh Tobirama.
"Tobirama!" ucap Hashirama sambil menatap tajam kearah Tobirama. "…hentikan hal bodoh seperti itu, kau hanya akan menghancurkan tempat ini. Adikku, kau tak perlu mengeluarkan chakra terlalu banyak."
"hn baiklah." Chakra Tobirama berangsur-angsur normal kembali seperti biasa.
"w-wow!" Minato cukup kagum saat melihat hal barusan.
'Hashirama-sama, sifatnya kadang-kadang konyol tetapi bisa sangat tegas seperti barusan.' batin Minato.
"Orochimaru, hentikan! Kita harus cepat-cepat pergi kemedan perang." Ucap Jiraiya.
"ya, aku hanya ingin tahu saja kekuatan para Hokage setelah lama tak bertarung." Kata Orochimaru.
"tsk, kau ini." Jiraiya hanya menggelengkan kepalanya melihat sifat Orochimaru yang tak berubah.
TAP TAP TAP TAP
Para hokage dan Orochimaru bersama Jiraiya berjalan menuju keluar kuil tersebut.
SRETT
"hmm…sudah lama sekali aku tak menghirup udara segar dari pepohonan di hutan." Ucap Hashirama saat berada diluar kuil tersebut.
"hah kau ini selalu seperti itu, Kakak." Tobirama hanya memasang wajah stoicnya melihat sifat kakaknya yang terkadang tegas bahkan menyeramkan tetapi sesekali suka berbuat hal konyol.
"pertarungan pertama setelah waktu yang lama…aku harus tetap focus!" gumam Hiruzen.
'Madara…kali ini aku akan mengalahkanmu!' batin Tobirama.
"baiklah mari kita pergi! Para aliansi shinobi pasti sedang dalam keadaan kesusahan saat ini!" ucap Jiraiya.
'akhirnya aku akan bertemu anakku..aku harus menyelesaikan semua hal yang belum bisa kulakukan sebagai seorang ayah.' Batin Minato.
'aku tahu kalau ini tak bijaksana…tapi aku penasaran ingin bertemu teman lamaku!' batin Hashirama.
.
.
.
.
.
.
Di medan perang
Naruto berdiri memandang tajam kearah Tobi dengan jubah akatsuki yang sudah sedikit compang-camping akibat terkena Bijuudama tadi.
"Naruto-kun, lukamu masih belum sembuh sempurna." Ucap Konan.
"tak apa, lukaku akan sembuh dengan secara sendirinya." Jawab Naruto tanpa mengalihkan pandangannya dari Tobi.
"rasengan." "rasengan."
Tobi mengalihkan pandangannya kearah kiri dan kanan tubuhnya, ia bisa melihat dua bunshin Naruto yang berusaha menyerang dirinya dari kedua sisi menggunakan rasengan.
"bodoh!"
SYUTT
Kedua bunshin tersebut langsung menembus tubuh Tobi, akan tetapi Tobi sedikit terkejut saat dari atas tubuhnya sudah ada Naruto yang sudah siap dengan rasengan hitam ditangan kanannya.
"Dai Rasen-" "uchiha gaeshi."
DHUARRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRR
POFF
Bunshin yang akan menyerang Tobi langsung menghilang saat Madara menyerangnya menggunakan gunbai. Kepulan asap muncul akibat jutsu barusan, Tobi yang melihat itu hanya tenang-tenang saja.
ZWUSHHHH
Tiba-tiba kepulan asap tersebut menghilang dan ia dapat melihat Gaara dan Utakata yang sudah siap menyerangnya.
SYUTT
Utakata langsung menusukan kunai dari arah belakang akan tetapi tubuh Utakata langsung menembus tubuh Tobi.
"MATI KAU!" Tobi dapat melihat dengan jelas Gaara mengayunkan tangannya yang sudah berubah menjadi lengan Shukaku.
DHUAGHHHHHHHHHHHHHHH TRAKKK
Topeng Tobi seketika hancur saat terkena pukulan dari Gaara dan tubuhnyapun langsung terpental kebelakang.
BRUKK
Naruto yang melihat tubuh Tobi yang tergeletak ditanah langsung menghilang dalam sekejap.
ZWUSHHH
Tobi dapat melihat Naruto yang sudah ada diatasnya. Naruto membuat sebuah dari chakra hitam yang sudah dikelilingi seperti cincin berwarna putih.
"Rasenringu."
Naruto langsung melemparkan rasengan tersebut kearah Tobi yang sedang tergeletak ditanah.
TAP
Tobi melirik kearah samping dan ia dapat melihat Madara yang sudah berdiri disampingnya sambil memegang gunbai.
BLARRRRRRR
Rasengan Naruto perlahan menghilang saat Madara menahannya dengan Gunbai.
TAP
Naruto sedikit gusar saat serangannya dapat ditahan dengan mudahnya ditahan oleh Madara.
"Bijuudama!"
Salah satu Bijuudama langsung melesat kearah Naruto, mata Naruto berputar menjadi mata rinnegan miliknya.
"SHINRA TENSEI!"
DHUAGHHHHHHHHHHHHHH
Bijuudama itu langsung terpental kearah Madara dan Tobi, Madara yang melihat itu hanya tersenyum mengejek.
"tsk, dasar bocah!"
DHUAGHHHHH BLARRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRR
"ARGHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHH."
"UARGHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHH."
Madara membelokan Bijuudama yang mengarah kepadanya dengan dua tangan besar yang tiba-tiba saja muncul dan Bijuudama tersebut langsung mengarah kearah Aliansi shinobi.
Aliansi shinobi yang berada paling belakang langsung terkena Bijuudama dan tewas seketika. Aliansi shinobi cukup banyak yang tewas akibat serangan barusan.
Madara lalu mengambil pedang yang tergeletak di tanah sedangka Tobi kembali bangun tepat dibelakang tubuh Madara.
"jadi begitukah wajah Tobi yang asli." Gumam Gaara.
"selama aku menjadi anggota akatsuki, aku baru melihat wajahnya." Gumam Konan.
'sial, ternyata dia sudah sedikit tahu kapan aku memadat. Tak ku sangka akan ada orang yang bisa menghancurkan topengku.' Batin Tobi.
"kenapa kau jadi tidak focus seperti barusan, Obito?" Tanya Madara.
"aku juga tidak menyangka mereka dapat menghancurkan topengku dengan mudah." Jawab Tobi atau Obito.
"apa yang sedang menganggu pikiranmu itu? jangan sampai pikiranmu itu menganggu rencana kita yang sudah kita idamkan sejak lama." Ucap Madara.
"hmm aku mengerti." Naruto yang mendengar percakapan yang ia dapat dengar menaikan sebelah alisnya.
'Uchiha Madara juga mengetahui rencana dari Tobi…ada hubungan apa mereka? Kalau dilihat dari wajah Tobi tidak terlalu tua, dan Madara hidup di jaman Hokage pertama. Apa yang sebenarnya terjadi diantara mereka?' batin Naruto.
"bagaimana keadaan mereka semua?" Tanya Utakata.
"aku memerlukan waktu yang cukup lama untuk memulihkan keadaan mereka semua, karena luka yang diderita mereka semua bisa dibilang parah bahkan sangat parah." Jawab Karin. Naruto lalu mengalihkan pandangannya kebelakang kearah para anggotanya.
"bawa semua yang terluka menjauh dari medan perang. Nyawa mereka harus kita selamatkan, karena kita semua adalah keluarga! aku tak ingin ada diantara kalian yang tewas dimedan perang!" perintah Naruto.
"tapi Naruto-kun.." "jangan khawatirkan aku. Utakata dan Gaara akan membantuku bertarung. Aku lebih baik mati dari pada kalian semua yang mati. Kalian semua adalah orang yang berharga bagiku!" potong Naruto.
"Konan-chan, kau juga sudah bisa menggunakan ninjutsu mediskan?" Tanya Naruto.
"y-ya, walaupun aku masih sangat pemula!"
"bantu Hinata-chan, Haku-chan, Karin-chan untuk membawa yang terluka ketempat yang sangat jauh dari medan perang. Apapun yang terjadi disini, jangan pernah kesini. Kalian semua harus mengobati yang terluka!" ucap Naruto.
"ta-tapi.." "Haku-chan, yang dikatakan Naruto benar. Sekarang cepat pergi dari sini!" potong Utakata.
"Gaara-kun.." "dengarkan saja perintah Naruto, Karin-chan . yang dikatakan Naruto benar Karin, kalian semua harus selamat. Dari awal, seorang Jinchuuriki harus bersiap mati setiap waktu karena banyak yang ingin kekuatan Bijuu yang ada didalam tubuh kita!"
"cepat pergi!"
"B-baik."
ZWUSHHH
Keempat kunoichi tersebut langsung menghilang dalam kepulan asap putih sambil membawa anggota akatsuki yang terluka.
TAP TAP TAP
Gaara dan Utakata langsung berdiri di samping Naruto. pandangan mereka bertiga langsung tertuju pada Tobi dan Madara.
"apapun caranya, kita harus memenangkan pertempuran ini. Kita sudah sejauh ini jadi tak ada kata kalah." Gumam Naruto dan dijawab anggukan kepala Utakata bersama Gaara.
"kita mulai saja sekarang, Tobi!" perintah Madara sambil melirik kearah Tobi.
"Tapi Madara, Kyuubi dan Bijuu lainnya belum tertangkap?" Tanya Tobi.
"Ichibi, Rokubi, Hachibi dan Kyuubi akan menyusul nanti. Kita harus memulainya agar cepat terwujud dunia yang kita impikan selama ini."
"baik!"
ZWUSHHH
Tobi langsung melompat kebelakang dan ia berdiri diatas patung Gedo Mazo.
"apa yang akan dia lakukan?" Tanya Mifune.
"entahlah, tetapi aku merasakan firasat buruk!" jawab Darui.
"A-APA ITU?!" salah satu shinobi Nampak sangat kaget saat dari mulut GedoMazo muncul cahaya merah dan tak berapa lama muncul rantai-rantai yang mengarah pada Bijuu-Bijuu.
GREBBB GREBBB GREBBB
Satu persatu tubuh Bijuu itu terlilit rantai tersebut dan sedetik kemudian para Bijuu itu tertarik kearah Gedo Mazo dengan cepat.
"apa yang akan dia lakukan?!" Tanya Utakata.
SYUTTTTTT
Para Bijuu itupun langsung masuk kedalam mulut patung GedoMazo tersebut, sedangkan para aliansi hanya diam saat melihat kejadian yang baru terjadi.
ZWUSHHH TAP
Obito langsung berdiri dihadapan patung Gedo Mazo, ia lalu membuat handseal.
POFF
Tiba-tiba disampingnya sudah berada sebuah benda berbentuk Guci besar dan sebuah botol.
" apa yang berada didalam sana?!" Tanya Madara.
"didalamnya sudah ada Kinkaku dan Ginkaku, walaupun Kyuubi belum tertangkap tetapi Kinkaku dan Ginkaku mempunyai chakra Kyuubi. Dan di patung Gedo Mazo tersebut juga sudah ada chakra Hachibi walaupun hanya sedikit. Tetapi Ichibi dan Rokubi aku belum mendapatkannya." Jawab Tobi.
"tak apa, lakukan saja Tobi. Kita harus membangkitkan Juubi walaupun dalam bentuk tidak sempurna karena tidak punya chakra Ichibi dan Rokubi!" perintah Madara. Shinobi-shinobi yang mendengar percakapan barusan Nampak membulatkan mata tak percaya.
"Ju-Juubi.."
"Ju-juu..Bi..APAKAH KAU SUDAH GILA AKAN MENGGABUNGKAN KESEMBILAN BIJUU DAN MEMBANGKITKAN JUUBI?" Mifune Nampak sangat kesal mendengar Madara yang akan membangkitkan Juubi.
"itulah tujuanku. Akan ku jelaskan sedikit tentang rencaku. Aku akan membangkitkan Juubi dan menggunakan Mugen Tsyukuyomi tak terbatas yang disalurkan kebulan untuk mengontrol semua yang ada di didunia ini dan untuk membuat dunia baru, dimana tak ada harapan palsu dan tak ada yang namanya rasa putus asa." Ucap Madara dengan datarnya.
"itu berarti…akhir dari dunia!" gumam Darui.
"TAK ADA DUNIA YANG SEPERTI ITU, APA KAU SUDAH KEHILANGAN AKAL SEHATMU?!" salah satu shinobi langsung berlari dengan pedang ditangannya.
"o-oy bodoh.." "KAU SEHARUSNYA SUDAH MATI DAN JANGAN IKUT CAMPUR DENGAN DUNIA INI LAGI!" Madara yang mendengar itu hanya tersenyum tipis.
SYUTTT TRAKKK TRANKK
"ughhhhhh."
Salah satu shinobi itu mengayunkan pedangnya berusaha menebas tubuh Madara, akan tetapi dengan mudahnya Madara menghindar dan mematahkan lengan shinobi tersebut.
SYUTTTT JRASHHH
"arghhhhhhhhhhhhh…"
Madara langsung memutuskan lengan shinobi tersebut saat berusaha menghantamkan tinjunya.
"mana semangatmu yang tadi? Orang yang sepertimu yang harusnya mati." ejek Madara.
JRASHHHH
Madara langsung menusukan pedang yang ia pegang tepat didada shinobi tadi, tubuh Shinobi itu langsung terangkat keudara dengan pedang Madara yang menembus tubuhnya.
"uhukk…terkutuk kau!" darah segar keluar dari mulut shinobi tadi dan tak berapa lama shinobi itupun tewas.
BRUKK
Madara langsung membuang mayat tersebut.
"ucapaan tadi benar kalau tak ada dunia yang seperti itu, akan tetapi aku akan membuatnya dengan rencana mata bulanku." Ucap Madara.
"itu gila!" geram Ino.
"keinginan yang sangat bodoh!" ucap Kiba sambil mengepalkan tangannya.
"jadi itulah alasan kenapa akatsuki dulu selalu mencari Bijuu, mereka ingin membangkitkan Juubi." Gumam Shino.
"jadi inilah alasan kenapa kubu Naruto menjadikan kubu Madara sebagai musuh, tujuan mereka berbeda." Ucap Shikakamaru. Sedangkan Naruto, Gaara, dan Utakata memandang gusar kearah Madara dan Tobi.
'sial, Gaara apapun caranya kau jangan sampai kalah. Bisa gawat kalau Juubi bangkit.' Ucap Shukaku.
'si Madara sialan itu, ingin menyatukan kesembilan Bijuu dan membangkitkan Juubi.' Geram Kurama.
Mereka bertiga dapat melihat, Guci besar dan botol tersebut langsung dimasukan kedalam mulut patung Gedo Mazo tersebut.
"GWAHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHH!"
BRAKKKK
Tanah yang disekeliling GedoMazo langsung terapung keudara mengitari Patung Gedo Mazo tersebut.
"saksikan dan rasakanlah dengan kulit kalian, akhir dari dunia ini!"
"KAMI TAK AKAN MEMBIARKAN HAL ITU TERJADI!"
TAP TAP TAP
Para aliansi shinobi langsung berlari dipimpin oleh ketiga ketuanya yaitu Mifune, Darui dan Kitsuchi. Madara hanya berdiri dengan senyum angkuh miliknya dan menatap merendahkan pada shinobi-shinobi yang tengah berlari kearahnya.
TIK TIK TIK TIK
Hujanpun mulai turun yang awalnya hanya gerimis menjadi hujan yang besar, akan tetapi para shinobi masih terus berlari kearah Madara dengan senjata mereka masing-masing. Para shinobi tersebut langsung membuat handseal.
"Fūton: Shinkū Taigyoku."
"Doton: Doryūsō." "Doton: Doryūsō."
"Katon : Daiendan."
"Katon : Goukakyu no jutsu."
"Doton : Doryu Taiga."
"Suiton: Suiryuudan no Jutsu."
"Ranton: Reizā Sākasu."
"Suiton: Teppoudama no Jutsu."
Serangan tersebut langsung melesat secara bersamaan kearah Madara yang tengah berdiri dengan angkuhnya.
JLEBB
Madara memandang kebawah dan tanah yang dipijak Madara langsung berubah menjadi lumpur hisap.
JLEBB JLEBB
Dari kedua sisi muncul tanah yang runcing yang langsung menusuk tubuh Madara. Para aliansi shinobi yang melihat itu tersenyum puas.
BRAKKK
Tanah yang tadi menusuk tubuh Madara hancur saat susanoo Madara sudah menyelimuti tubuh Madara. Madara menatap datar serangan aliansi shinobi yang mengarah kearahnya.
"Uchiha Gaeshi!"
DHUARRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRR BLARRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRR
"UARGHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHH."
"UGHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHH."
Serangan barusan langsung beradu dengan serangan Madara, para shinobi yang terkena serangan tersebut langsung terpental dan tewas. Perlahan susano Madara menghilang saat melihat aliansi shinobi yang jaraknya sudah dengannya. Ia menyimpan Gunbai dan Pedang dipunggungnya, Madarapun langsung membuat handseal.
"Katon: Gōka Mekkyaku."
Madara langsung menyemburkan api dengan jangkauan yang sangat luar kearah pada shinobi didepannya.
"buat dinding!" perintah Mifune.
"baik!"
"Suiton: Suijinheki." "Suiton: Suijinheki." "Suiton: Suijinheki." "Suiton: Suijinheki."
Para shinobi berelemen air tersebut langsung membuat dinding air untuk menahan serangan Madara.
BLARRRRRRRRRRRR
Madara menatap datar saat serangannya barusan dapat ditahan oleh para shinobi, Madara langsung berlari kearah para aliansi shinobi dengan Gunbai dan pedang dikedua tangannya saat asap tebal muncul akibat kejadian barusan.
JRASHHH JRASHHH JRASHHH
Madara dengan mudahnya membunuh satu persatu shinobi aliansi yang Nampak tak bisa melihat karena beegitu tebalnya asap tersebut. Naruto, Gaara dan Utakata yang melihat Madara tengah bertarung didalam kepulan asap tebal langsung berlari kearah Tobi yang berdiri didepan patung Gedo Mazo.
"kita serang Tobi dalam dua serangan sekaligus, karena kelemahannya disana. Kalian menyerang Tobi, aku akan menghancurkan patung tersebut." Ucap Naruto.
ZWUSHHH
Utakata dan Naruto langsung menghilang menggunakan shunsin mereka masing-masing, sedangkan Gaara berdiri disana sambil menatap kearah Tobi.
"Saikō Zettai Kōgeki: Shukaku no Hoko."
Di tangan Gaara sudah siap tombak yang terbuat dari pasir yang sudah dikeraskan.
WUSHHH
Gaara langsung melemparkan tombak pasir tersebut kearah Tobi.
SYUTTT ZWUSHH GREBB
Tombak tersebut seperti perkiraan Gaara menembus tubuh Tobi, akan tetapi tiba-tiba Utakata langsung berada dibelakang tubuh Tobi sambil memegang tombak Gaara.
"tak akan kubiarkan!"
DHUAGHHHHHHH
Tobi langsung menendang tubuh Utakata dan setelah itu ia kembali membuat handseal.
"Katon: Bakufuu Ranbu."
Serangan tersebut langsung bergerak dengan cepat kearah Utakata.
"Protective Bubble Dome."
BLARRRRRRRRRRRRRR
Serangan Tobipun dapat ditahan oleh Utakata. Utakata melirik kearah udara dan ia dapat melihat Naruto yang sudah berada diatas tubuh Tobi. Naruto lalu memberi isyarat kepada Utakata, Utakata hanya menganggukan kepalanya tanda ia paham. Iapun kembali membuat handseal.
"Mizudeppō no Jutsu."
Utakata langsung menembakan air dari telunjuknya dengan kecepatan yang sangat tinggi kearah Tobi.
SYUTTT GREBBB
Serangan Utakata hanya menembus tubuh Obito tersebut akan tetapi sedetik kemudian pasir Gaara langsung menahan pergerakan tubuhnya.
"Odama Rasengan."
Tobi mengalihkan pandangannya keatas dan ia dengan jelasnya melihat Naruto dengan sebuah rasengan ditangannya sudah siap menyerangnya.
"tak akan semudah itu." gumam Tobi.
DHUARRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRR TAP
Naruto langsung berdiri didekat tempat ledakan tersebut, akan tetapi ia tak melihat tubuh Tobi disana. Naruto mengedarkan pandangannya kesegala arah untuk mencari Tobi.
'tidak ada…mungkinkah..!' batin Naruto.
Naruto langsung mengalihkan pandangannya keatas dan ia dapat melihat Tobi yang berdiri diatas batu yang tengah mengapung mengitari Patung Gedo Mazo.
SYUTTTTT
Seketika muncul tiga fuma shuriken berukuran raksasa yang langsung mengarah kearah Naruto, Utakata, Gaara dengan kecepatan yang sangat tinggi, Mata Naruto yang sudah menjadi Rinnegan hanya mengadahkan tangannya.
"shinra tensei!"
"suna no tate!"
BLARRRRRRRRRRRRRRRRR
Kedua fuma shuriken raksasa yang mengarah kearah Utakata dan Gaara dapat ditahan dengan pasir milik Gaara. Sedangkan Fuma shuriken raksasa yang melesat kearah Naruto langsung terpental jauh.
'itu hanya pengalihan!' batin Tobi.
Kembali muncul sebuah tombak-tombak yang terbuat dari besi yang langsung melesat kearah Naruto.
'tsk, aku terkecoh!' batin Naruto.
JLEBBBB POFF
Tobi hanya berdecih tidak saat serangannya bukan mengenai Naruto akan tetapi bunshin Naruto.
Tobi sedikit terkejut saat Naruto bersama dua bunshinnya sudah siap menyerangnya, kedua bunshin Naruto tengah memegang Rasenshuriken dan rasenringu ditangan mereka. Sedangkan Naruto yang berada didalam duplikat kepala Kyuubi langsung mengumpulkan chakra untuk membuat Bijuudama.
'serangan sebanyak itu..tak mungkin diarahkan padaku..akan tetapi..Gedo Mazo.' Batin Tobi.
"GWARGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGHHHHHHHHH." Raungan patun Gedo Mazo semakin terdengar jelas.
"Rasenringu." "Rasenshuriken." "Bijuudama!"
"Uchiha Kaenjin."
SYUTTTTTTTTTTTT DHUARRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRR
Ledakan yang sangat besarpun terjadi, Naruto sedikit memandang tak percaya kalau serangannya hanya membuat patung GedoMazo mundur beberapa langkah dan patung tersebut sudah dilindungi oleh api merah.
'sial, apa itu?' batin Naruto.
"tsk! Dinding api yang mengelilingi tubuh patung Gedo Mazo tersebut membuat serangan Naruto tak sedahsyat perkiraanku." Gumam Gaara.
'sial! Untung saja masih tepat waktu. Bisa fatal kalau serangan barusan mengenai Gedo Mazo.' Batin Naruto.
ZWUSHHH TAP
Naruto, Gaara dan Utakata langsung melompat cukup jauh kebelakang. Tobipun berdiri didepan patung Gedo Mazo seperti tadi.
"kita butuh rencana, Naruto!" ucap Gaara.
"ya, Naruto. kita harus cepat-cepat mengalahkannya sebelum kita semua kelelahan." Tambah Utakata.
"aku sedang memikirkannya." Jawab Naruto sambil menutup kedua matanya untuk mencari cara yang tepat.
DHUARRRR DHUARRRR DHUARRRRR DHUARRRRR
Gaara, Utakata langsung mengalihkan pandangannya kearah asal suara tersebut dan ia melihat Madara dengan susano yang menyelimuti tubuhnya membunuh dengan mudahnya para aliansi shinobi menggunakan susano miliknya.
"RASAKAN INI, BAKAYARO KONOYARO!"
DHUAGHHHHHHHHHHHHHH
Tubuh Madara langsung terpental saat ia terkena pukulan yang begitu kuat, Gaara bersama Utakata dapat melihat dengan jelas Hachibi sudah berdiri ditengah-tengah pasukan aliansi.
"jangan meremehkan kami, Bakayaro konoyaro." Ucap Hachibi. Gaara, Utakata memandang dua orang yang berada diatas kepala Hachibi.
"Kakashi no sharingan dan Guy si monster hijau dari konoha." Gumam Utakata.
"Kakashi, kau sedang melihat apa?!" Tanya Guy pada Kakashi yang berada disampingnya. Kakashi tak menjawab pertanyaan Guy barusan dan ia mengikuti arah pandang Kakashi. Guy membulatkan matanya saat melihat kearah Tobi.
"ini..tak mungkin…apa dia…Obito?" gumam Kakashi.
"akan tetapi bukannya dia telah mati.." tambah Guy.
Obito yang merasa sedang diperhatikan oleh seseorang langsung mengalihkan pandangannya dan ia dapat melihat Kakashi bersama Guy yang sedang melihat kearahnya dari atas kepala Hachibi.
BRUKK
Kakashi dan Guy langsung mengalihkan pandangannya dan mereka berdua melihat Madara yang sudah berdiri kembali seperti biasa dengan susano miliknya.
"Hachibi, heh? Pukulanmu cukup kuat juga." Ucap Madara dengan wajah datarnya. "…akan tetapi, sekarang aku akan mengambilmu untuk rencana mata bulanku, Hachibi. Bersiaplah!"
.
.
.
.
.
.
Uchiha Itachi dan Uchiha Sasuke memandang kearah Kabuto yang nampaknya sedang asik dengan bilahnya.
"tak ku sangka kalian berdua menjadi akrab seperti sekarang. Sasuke, bukankah kau sangat membenci Itachi? Bukannya kau ingin membunuh Itachi karena telah membantai seluruh Clan Uchiha?" Tanya Kabuto.
"tsk, kau tidak tahu apapun tentang Kakakku Itachi. Jadi jaga ucapanmu!" ucap Sasuke.
"asal kalian berdu tahu saja, semua rencana ini adalah rencana leluhur clan kalian yaitu Uchiha Madara. Aku mengetahui ini dari Tobi. Uchiha Madara, dia membenci dunia shinobi ini. Dia juga yang ingin sekali mewujudkan rencana mata bulan."
"rencana mata bulan?" Tanya Sasuke.
"sebuah rencana untuk menyebarkan genjutsu sangat kuat ke seluruh dunia menggunakan Juubi. Untuk itu kami membutuhkan Kyuubi di tubuh Naruto dan Bijuu-Bijuu yang masih belum tertangkap." Jawab Kabuto.
"jadi inikah alasan kalian untuk memulai Perang dunia shinobi keempat?"
"kau benar, Sasuke. Saat pertama peperangan kami memanfaatkan akatsuki untuk menghabiskan para aliansi shinobi, dan agar Naruto bersama Gaara, Utakata kelelahan. Setelah itu kami mengambil Bijuu didalam tubuh mereka. Akan tetapi tak seperti yang kami kira, kekuatan akatsuki sangat diluar batas yang kami kira." Ucap Kabuto sambil membetulkan letak kecamatanya.
"kami semua memang sudah curiga pada Kabuto dan Tobi dari awal. saat kami semua mengetahui rencana mereka, Kami semua menjadi musuh dan aku langsung menuju kemari, awalnya Naruto tidak membiarkanku pergi sendiri akan tetapi akhirnya aku dapat pergi. Aku harus menghentikan jutsu menjijikan ini." Ucap Itachi. Kabutopun langsung berdiri sambil menghadap kearah kearah duo Uchiha itu.
"tapi kau lihat, karena ingin menghentikan jutsu ini kalian berdua menjadi akrab seperti ini. Aku mengharapkan sedikit rasa terima kasih." Jawab Kabuto sambil menyeringai.
"aku tak suka saat kau memaksa jiwa yang telah damai dialam sana dipanggil kembali ke dunia ini untuk berperang. Kau terus menyebarkan kesedihan dan kebencian yang seharusnya tidak terjadi lagi."
"nah..aku sedikit terkejut saat seseorang yang telah membantai seluruh clan Uchiha memiliki hati yang begitu lembut, hingga memikirkan sebegitu detailnya." Ucap Kabuto.
"cih, hentikan omongan busukmu itu ular bajingan. SUDAH KU BILANG KAU TIDAK TAHU APAPUN TENTANG KAKAKKU, ITACHI. JADI DIAMLAH!" Ucap Sasuke, setelah itu Sasuke langsung membuat handseal.
"chidori." Sasuke langsung berlari kearah Kabuto dengan Chidori ditangan kirinya.
"susano!"
GREBB
Seketika dari tubuh Itachi muncul lengan besar yang langsung membawa Sasuke ke sisinya.
"jangan termakan amarah Sasuke dan Jangan dengarkan ucapan Kabuto. " ucap Itachi.
"cih!" Sasuke hanya berdecih tidak suka sambil menatap tajam kearah Kabuto dengan sharingan yang sudah aktif.
"aku tidak tahu apa yang terjadi diantara kalian sehingga kalian berdua sangat akrab seperti ini. Bahkan aku tak merasakan kebencian Sasuke pada Itachi." Gumam Kabuto.
"kami berdua akan membunuhmu, Kabuto."
"oh nampaknya kalian berdua akan mengeroyokku? Sangat menarik!" seketika ditubuh Kabuto langsung muncul ular-ular putih yang sangat banyak sekali. Sasuke mengambil beberapa shuriken dari tas ninja miliknya, ia langsung melemparkan shuriken tersebut lalu membuat handseal.
"Katon: Hōsenka Tsumabeni."
Shuriken-shuriken yang sudah dilapisi oleh api tersebut melesat kearah Sasuke.
"Shuriken Kagebunshin no jutsu."
TRANKK TRANKK TRANKK TRANKK
Sasuke langsung mengalihkan pandangannya kearah Itachi saat serangannya yang baru saja akan mengenai Kabuto ditahan oleh Itachi.
"kenapa kau menahan seranganku, Itachi?" Tanya Sasuke pada Itachi.
"aku akan menjelaskannya nanti, sekarang kita akan mengalahkannya tapi jangan sampai membunuhnya. Kalau kau membunuh pengguna edo tensei, jutsunya tidak akan pernah bisa dilepaskan. Kita akan menggiring dia ke Tsukoyomiku. Setelah itu kita akan membuatnya mengatakan cara untuk menghentikan jutsunya. Dan saat ku sudah tahu jawabannya akan kuhancurkan jutsunya." Jawab Itachi, Kabuto hanya menyeringai sambil membetulkan letak kaca matanya.
"seorang pemalu sepertiku tidak berani menatap mata orang lain!" ucap Kabuto sambil menutupi matanya dengan jubah miliknya dan seketika muncul ular-ular yang mengelilingi tubuh Kabuto.
"untuk menghindari genjutsu kami, huh?" gumam Sasuke.
"dilihat dari gerakan mereka, ular-ular itu merasakan dengan tepat dimana kita berada." Ucap Itachi. Kabuto lalu membuat handseal. Tiba-tiba ular yang tadi berukuran sedang menjadi besar dengan cepat.
'ular-ular itu semakin besar!' batin Sasuke.
"apa daerah ini memberinya keuntungan?" gumam Itachi saat melihat ular-ular tersebut menjadi besar.
SYUTTTTTT BLARRRRRR
Itachi dan Sasuke langsung melompat saat ular-ular berukuran besar itu berusahan memakan mereka berdua. Ular-ular itu terus mengikuti gerakan Itachi dan Sasuke.
Sasuke yang melihat uar-ular itu menuju kearahnya langsung mengambil pedang miliknya.
"Chidorigatana."
Sasuke langsung mengalirkan chidori kepedangnya.
JRASHHH JRASHHH JRASHHH JRASHH
Sasuke memotong-motong ular-ular besar tersebut dengan mudahnya menggunakan pedang miliknya yang sudah dialiri chidori.
"jangan terlalu kasar, Sasuke. Ingat kita tidak akan membunuhnya…" ucap Itachi, Sasuke yang nampaknya tidak mendengar ucapan Itachi langsung melemparkan pedang miliknya kearah Kabuto yang sedang berdiri dengan wajah yang tertutupi jubah miliknya.
JLEBBBB TRAKK
Pedang tersebut langsung menembusu dada Kabuto dan langsung menancap di dinding gua tersebut. Jubah Kabuto seketika terbuka dan ternyata didalamnya bukan Kabuto hanya ada ular-ular.
"kau tidak perlu semalu itu. pertama kau sembunyikan wajahmu dan sekarang seluruh tubuhmu? " gumam Sasuke sambil mengedarkan pandangannya kesegala arah. Itachi juga sedang mengedarkan pandangannya untuk menemukan Kabuto.
"kalian berdua terlalu meremehkanku.." ucap Kabuto yang ucapannya menggema di dalam gua tersebut.
"hati-hati Sasuke, dia bisa datang dari mana saja." Ucap Itachi.
"aku takkan terkalahkan, aku sudah berlatih di ryuchidou untuk mencari kekuatan yang aku impikan dari dahulu. "
"ryuchidou? Tidak mungkin?" Tanya Itachi Nampak tak percaya.
"ya, aku menemukannya. Sebuah tempat yang sama legendarisnya dengan Myobokuzan dan shikkotsurin. Aku pergi kesana, dan berlatih dibawah bimbingan sennin ular putih. Sekarang aku sudah bisa menggunakan sennin mode. Aku sudah melebihi kemampuan seniorku, Orochimaru."
BRUKK
Itachi dan Sasuke langsung mengalihkan pandangannya saat dari mulut salah satu ular mengeluarkan tubuh Kabuto.
"sudah kuduga kau menggunakan kekuatan sennin mode." Gumam Itachi.
"Orochimaru? Siapa dia?" Tanya Sasuke.
"dia dulunya adalah anggota akatsuki tetapi keluar saat kalah dariku karena ingin mengalahkanku. Tanda kutukan yang berada ditengkukmu itu adalah dari Orochimaru." Jawab Itachi.
"hn ular yang menjijikan!" ucap Sasuke.
"sekarang aku bukanlah lagi seekor ular,tetapi sekarang aku seekor naga!"
WUSHHH
Seketika muncul hembusan angin yang kuat dari arah Kabuto, Kabuto lalu membuat handseal.
"Senpô: Hakugeki no Jutsu."
Kabuto Memuntahkan Naga putih berbentuk cairan yang membawa bola hitam di tangannya. Lalu naga tersebut berputar dan akhirnya bola hitam tersebut meledak dan menyebabkan cahaya yang sangat terang dan Suara bising yang Luar Biasa.
"arghhhhh…telingaku!" rintih Sasuke saat suara bising yang membuat telinganya sakit.
'sial! Ini jutsu yang menggunakan cahaya dan suara…untuk mengganggu penglihatan dan pendengaran sebuah jutsu yang menyebabkan udara berisolasi untuk melumpuhkan indra dan menghentikan gerakan.' Batin Itachi.
ZWUSHH
Itachi dapat melihat Kabuto tengah berlari kearah mereka berdua.
'hanya aku yang bisa bergerak leluasa seperti ini disaat seperti ini dalam sennin mode. Pertama aku akan membunuh Itachi, dia otak serangannya.' Batin Kabuto.
TRAKK
Kabuto mengambil pedang Sasuke yang tertancap di dinding gua, ia terus belari kearah Itachi.
"selamat tinggal Itachi!"
Kabuto langsung mengayunkan pedang yang dipengangnya kearah Itachi yang sedang kesakitan akibat suara bising yang dihasilkan dari jutsu Kabuto.
SYUTTTT TRANKKK
Pedang Sasuke tersebut langsung terlempar kebelakang saat tubuh Itachi yang secara tiba-tiba sudah diselimuti oleh susano miliknya. Perlahan jutsu Kabutopun mulai menghilang.
"Itachi, aku sangat salut kepadamu karena kau bisa tahu keberadaanku walaupun disaat seperti tadi. Kau benar-benar ninja yang sangat hebat!" puji Kabuto.
"terima kasih atas pujianmu itu." ucap datar Itachi.
"yang membedakanmu dari seluruh clan Uchiha adalah kau memiliki mata yang sangat hebat , kau memiliki kemampuan untuk masuk dan membaca hati seseorang. Dan menggunakan apa yang kau pelajari dalam pertempuran. " ucap Kabuto.
TAP
Sasuke seketika berdiri di samping Itachi yang tengah memandang kearah Kabuto yang jaraknya lumayan jauh dari mereka berdua.
"nampaknya akan sangat sulit." Gumam Sasuke.
"ingat Sasuke, jangan lukai titik vital. " ucap Itachi.
"aku tahu!"
"ayo!"
ZWUSHHHHH
Kedua mata Sasuke dan Itachi langsung berputar menjadi mangekyo sharingan, sedetik kemudian mereka berdua langsung mengeluarkan susano milik mereka masing-masing. Susano Itachi sudah siap dengan pedang dan cermin yata, sedangkan susano Sasuke sudah siap dengan panahnya.
"kita mulai!" Itachi langsung berlari kearah Kabuto dengan tubuh yang sudah dilapisi oleh susano miliknya meninggalkan Sasuke yang berdiri dibelakang.
"Yasaka no Magatama."
Itachi langsung melemparkan Yasaka no Magatama kearah Kabuto.
BLARRR BLARRR BLARRR BLARRR
Kabuto langsung melompat berdiri diatas gua tersebut untuk menghindari serangan Itachi, Sasuke yang melihat itu langsung mengarahkan susano miliknya.
"sekarang tak akan meleset."
SYUTTTTT JLEBBBBBBBBBBBB
Sasuke Nampak tak percaya saat panah susanoo miliknya tak berhasil mengenai tubuh Kabuto akan tetapi hanya mengenai ular Kabuto. Tubuh Kabuto langsung menggelantung diatas langit-langit gua, Kabuto sedang berusaha mengambil pedang yang berada dibawahnya.
"Kakak, dia akan mengambil pedang dan memotong ularnya untuk melarikan diri!"
Itachi langsung berlari kearah Kabuto sedangkan Susano miliknya sudah menghilang entah kemana.
TRAKK JLEBBB
Kabuto tersenyum lebar saat ia berhasil menusuk tubuh Itachi tepat didadanya menggunakan pedang Sasuke yang tadi tergeletak ditanah. Kabuto langsung melihat kearah wajah Itachi.
DEG
Kabuto terkejut saat Itachi membuka matanya dan memperlihatkan mata eternal mangekyo sharingan Itachi yang tengah berputar.
'sensasi aneh apa ini?' batin Kabuto.
"uhuk.." Itachi memuntahkan darah segar dari dalam mulutnya.
BLARR TRANKK
Tubuh Itachi seketika langsung berubah menjadi puluhan burung gagak, Kabuto langsung menutup matanya saat burung-burung gagak dalam jumlah yang sangat banyak menghalangi pandangannya.
SYUTTT JLEBBB
Kabuto langsung melompat saat seseorang memotong ular miliknya, burung-burung gagak itupun perlahan-lahan bersatu dan tak berapa lama menjadi tubuh Itachi kembali. ular Kabutopun yang tadinya sudah terbelah dua kembali menyatu seperti semula.
ZWUSHHH TAP
"pandanganmu masih mengabur, Sasuke?" Tanya Itachi pada Sasuke yang sudah berada disampingnya kembali.
"sepertinya masih sedikit agak mengabur." Jawab Sasuke yang sudah menggunakan mata biasa tak menggunakan mata sharingannya.
"Itachi, aku ingin bertanya sesuatu padamu." Ucap Kabuto yang tengah berdiri sambil memandang kearah Itachi dan Sasuke.
"hn?"
"apa kau tak ingin menghancurkan konoha?"
"apa maksud pertanyaanmu itu, Kabuto?" Tanya balik Sasuke.
"kau tahu Sasuke, desa konoha hanya memanfaatkan kita berdua. Kami bekerja untuk desa konoha menjadi mata-mata tapi apa balasan yang kami terima, cercaan, hinaan dan yang lainnya. Aku dan Kakakmu selalu berusaha melakukan apapun untuk kebaikan desa konoha, tapi lagi-lagi yang kami dapatkan hanya kehinaan. Apa yang pernah dilakukan konoha untuk kita? Tak ada. Mereka seolah tak peduli dengan kita berdua." Jawab Kabuto.
"itu tidak benar." Bantah Sasuke.
"kau tidak tahu dunia kami, Sasuke. Kau tidak tahu penderitaan yang kita berdua lewati, nyawa adalah taruhannya. Aku mengharapkan sedikit rasa terima kasih dari desa konoha untuk apa yang telah dilakukan olehku, tapi mana? Bukan rasa terima kasih yang aku terima tapi malah sebaliknya. Aku hanya ingin sedikit dihargai dan dianggap ada!" ucap Kabuto. "….tapi itu semua tak PERNAH TERJADI!"
"Senpô: Muki Tensei."
"susano."
TRANKKK
Itachi langsung menyelimuti tubuh Sasuke dengan susano miliknya saat langit-langit gua yang runcing berusaha menusuk tubuh Sasuke.
TAP TAP TAP
Kabuto langsung berlari kearah Itachi, Itachi yang melihat Kabuto tengah berlari kearahnya langsung membuat handseal.
"Katon: Gōkakyū no Jutsu."
Itachi langsung menembakan bola api berukuran besar kearah Kabuto, Kabuto yang melihat itu tak tinggal diam. Iapun membuat handseal.
"Jirôbô Doton: Doroku Gaeshi."
BLARRRRRRRR
Kabuto berhasil menahan serangan Itachi dengan cukup mudahnya.
DHUARRRRRRRR
Kabuto langsung melompat saat dinding dihadapannya hancur dan ia dapat melihat tangan besar berwana merah dari tubuh Itachi yang menghancurkannya.
SYUTTTTTT BLARRRRRRRR
Sasuke kembali mendecih tidak suka saat panah susano miliknya tidak berhasil mengenai tubuh Kabuto.
"ughhh pandangan mataku masih mengabur." Ucap Sasuke sambil memegangi matanya dan susano miliknya secara perlahan menghilang. Kabuto tersenyum tipis melihat itu dan ia langsung bergerak kearah Sasuke.
'aku akan membereskannya terlebih dahulu!' batin Kabuto.
Itachi yang melihat Kabuto berlari kearah Sasuke yang Nampak sedang mengalami kesakitan dimatanya.
"tak akan kubiarkan!"
GREBB
Tangan besar yang keluar dari tubuh Itachi langsung menggenggam tubuh Kabuto sehingga tak bisa bergerak. Akan tetapi tiba-tiba tubuh Kabuto mencair seperti air.
'mencair?' batin Itachi.
Sedetik kemudian tubuh Kabuto kembali seperti semula. Itachi yang melihat itu langsung berlari kearah Kabuto sambil menutup sebelah matanya. Kabuto yang sudah menggenggam kunai ditangan kanannya semakin tersenyum lebar saat Sasuke yang sedang kesakitan sambil memegangi kedua matanya.
"MATI KAU!"
"amaterasu!"
WUSHHHH
Kabuto terkejut saat tubuh Sasuke seketika sudah dikelilingi oleh amaterasu. Ia hampir saja terbakar oleh api hitam abadi tersebut.
'sial, untung saja keberuntung masih menyertaiku.' Batin Kabuto.
Kabuto dapat melihat Itachi yang sudah berada didekat Sasuke.
"jangan dulu menggunakan mangekyo sharingan, Sasuke." Saran Itachi. "kau diam saja disini, aku yang akan mengurus Kabuto."
"aku tak akan membiarkan itu terjadi, Itachi." Ucap Sasuke sambil memandang tajam kearah Itachi. Itachi dapat melihat bekas darah dari kedua mata Sasuke.
"aku tak ingin kau terbunuh Sasuke. Aku tak akan memaafkan diriku karena tak behasil menempati janji pada orang tua kita." Ucap Itachi.
"kau meremehkaku, Itachi. Dengan mata sharingan biasapun aku tak selemah yang kau kira." Bantah Sasuke.
"hn, kau memang keras kepala, terserah kau saja Sasuke. Tapi berhati-hatilah!"
.
.
.
.
.
Kembali ke medan perang.
Hachibi memandang gusar kearah Madara.
"Kakashi, Guy kalian hentikan orang yang berada didepan patung Gedo Mazo yang mengamuk tersebut. Cepat!" perintah Hachibi.
"baik!"
SYUTTT TAP
Kakashi dan Guy langsung melompat dari kepala Hachibi dan mendarat dengan mulus diatas tanah. mereka berdua langsung berlari kearah Obito yang tengah berdiri didepan patung Gedo Mazo.
TAP
Kakashi dan Guy berhenti lumayan jauh dari Obito.
"Hatake Kakashi dan Maito Guy." Ucap Obito saat melihat mereka berdua.
"tak salah lagi suara itu…Obito…apa itu kau benar..Obito Uchiha?" Tanya Kakashi dengan wajah terkejut.
"kalau memang itu kau, Obito. Tapi bukannya kau sudah lama tewas?"
"hmm nampaknya kau masih mengingatku sampai sekarang, Kakashi." Jawab Obito.
"tapi kalau kau Obito yang asli, kenapa kau masih bisa hidup setelah insiden itu?" Tanya Kakashi.
"itu tak penting lagi, Kakashi. Sekarang aku sudah tak peduli akan hal itu, yang penting rencana mata bulanku berhasil. Aku sudah muak dengan dunia yang penuh kebohongan dan keputusasaan ini."
"tapi kalau kau selamat, kenapa kau tidak kembali ke konoha?"
"sudah kukatakan, Hatake Kakashi atau boleh ku bilang dengan sebutanmu Kakashi no sharingan, aku selamat atau tidak itu sudah tak penting lagi. Tapi jika kau ingin tahu..jika kau benar-benar ingin tahu alasannya…itu karena kau telah membiarkan Rin…mati!" jawab Obito sambil memandang tajam kearah Kakashi. "…santai saja, jangan berwajah seperti itu, Kakashi."
"kau menyalahkanku?" Tanya Kakashi.
"hm sudahlah, aku sudah tak tertarik pada urusan dunia yang sebentar lagi akan hancur." Ucap Obito.
"Grrrr…sialan kau Obito." Geram Guy.
"bulletbubble."
SYUTTTT TRAKK
Guy dan Kakashi yang akan berlari kegetkan saat mereka berdua hampir saja terkena serangan dari orang lain.
"jangan ganggu urusan kami, dia adalah musuh kami. Kalian berdua jangan ikut campur atau kalian akan mati!" ucap Gaara dengan nada datarnya.
"seharusnya kalian yang tak ikut campur!" ucap Guy.
"Kakashi, Guy aku akan membereskan kalian berdua setelah aku mengalahkan mereka bertiga." Ucap Obito sambil memandang kearah Naruto, Guy dan Utakata.
"tsk, dia meremehkan kita!" Utakata sedikit tak suka saat Obito meremehkannya.
TAP
Seketika Utakata masuk kedalam Bijuu mode miliknya, tubuhnyapun sudah diselimuti chakra berwarna biru. Utakata langsung berlari kearah Obito. Obito yang melihat itu langsung membuat handseal.
"Katon: Bakufuu Ranbu."
Jutsu berelemen katon tersebut langsung berputar kearah Utakata dengan cepat.
BLARRRR
Jutsu Obito barusan dapat ditahan oleh pasir yang berada didepan tubuh Utakata. Obito hanya tersenyum licik melihat itu, tak berapa lama dari mata mangekyo sharingan miliknya keluar besi tajam dengan rantai yang lansung melesat kearah Utakata.
'Rokubi, kau yang pertama!' batin Obito.
SYUTTTTT JRASHHHH GREBB
Besi yang tajam tersebut dapat ditahan oleh kedua tangan Utakata.
"sesuai rencana. Gaara sekarang giliran kita!" gumam Naruto, Narutopun langsung membuat handseal.
"Crystal Release: Growing Crystal Thorns."
Tak berapa lama dari dalam tanah muncul duri-duri dari Kristal yang runcing bergerak kearah Obito dengan cepat.
"bodoh!" gumam Obito sambil tersenyum mengejek.
Serangan Naruto hanya menembus tubuh Obito, Obito lalu mengalihkan pandangannya kearah Naruto akan tetapi ia tak melihat Gaara berada disana.
ZWUSHHH TAP GREBB
Obito langsung membalikan badannya dan ia langsung menahan kedua lengan Gaara yang berusaha menusukan pedang Naruto kepadanya.
"rencana murahan itu tak akan mempan lagi padaku, dasar bodoh. mari kita ke dimensi Kamui, Sabaku no Gaara." Naruto dengan cepat membuat handseal saat Gaara yang akan dihisap oleh Obito.
"doton : chokajugan no jutsu!"
ZWUSHHH
Naruto langsung menghilang dengan kecepatan tingginya.
WUSHHH TAP
Obito menatap tak percaya saat tiba-tiba Naruto berada didepannya yang sedang menghisap tubuh Gaara untuk dibawa di dimensi Kamui.
DHUAGHHHHHHHHHHHHHHH TRAKKKKKKK
"uhukk…." Kakashi dan Guy menataptak percya saat Naruto menghantamkan tinjunya kearah Dada Obito hingga keudara. Obito langsung memuntahkan darah segar dari dalam mulutnya.
"Bijuudama!"
Obito kembali dikagetkan saat Utakata menembakan Bijuudama kearahnya.
DHUARRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRR
Madara melirik kearah belakang dan ia melihat ledakan besar diudara.
"sepertinya berhasil, Naruto!" ucap Gaara saat melihat ledakan besar dilangit.
WUSHHH
Utakata sudah berdiri disamping Naruto dan Gaara, Bijuu mode miliknyapun sudah lenyap entah kemana.
"hn nampaknya kau sudah bisa membuat Bijuudama saat menggunakan Bijuu Mode." Ucap Naruto.
"di butuhkan sedikit latihan untuk membuat Bijuudama saat dalam mode tersebut, tapi untung saja berhasil!" kata Utakata.
SYUTTT TAP
Naruto, Gaara, Utakata, Kakashi dan Guy Nampak tak percaya saat melihat Obito yang tiba-tiba saja berdiri cukup jauh dari mereka.
BRUKK
" .uhukk." Obito langsung terduduk ditanah sambil memegangi dadanya, Ia terus terbatuk mengeluarkan darah segar dari dalam mulutnya.
'sial tulang-tulang didalam tubuhku patah, sialan si Naruto itu. hanya dengan satu pukulan tulang-tulangku sampai patah seperti ini…ughhh.' Batin Obito.
"seperti yang kau kira, Naruto." gumam Gaara sambil memandang kearah Obito.
"bagaimana kau bisa tahu kelemahan kekuatan dia dengan cepat Naruto?" Tanya Utakata.
"hn sebenarnya aku hanya berspekulasi tadi, aku berpikir kalau ia menyerap sesuatu tubuhnya pasti sedang memadat. Saat Tobi akan menghisap Gaara tubuhnya memadat dan aku memanfaatkan saat itu untuk menyerang Tobi. Aku juga sudah memperkirakan saat kau menembakan Bijuudama tadi, itu tidak akan berhasil karena ia akan menghilang menggunakan Jikkukan ninjutsu miliknya akan tetapi ia sedikit terlambat dan ia sedikit terkena serangan di bagian lengan kanannya. Walaupun Bijuudama Utakata tak berhasil membunuhnya, seranganku telah mematahkan tulang rusuk dan dadanya." Jawab Naruto.
"Renzoku Bijūdama."
Naruto, Utakata dan Gaara mengalihkan pandangannya dan ia melihat Hachibi menembakan Bijuudama secara beruntun kearah Madara. Madara yang sudah siap dengan susano miliknya hanya diam.
DHUARRRRRRR DHUARRRRRR DHUARRRRRRRRR DHUARRRRRRRR
Madara membelokan arah Bijuudama-Bijuudama tersebut dan salah satu Bijuudama mengarah kearah Naruto.
TAP
Naruto langsung masuk kedalam Bijuu mode miliknya dan memandang datar kearah Bijuudama yang sedang bergerak kearahnya.
SYUTTTT BLARRRR DHUARRRRRRRR
Ekor Kurama yang terbuat dari chakra langsung melemparkan Bijuudama tersebut ketempat lain. Gaara dan Utakata dapat melihat para aliansi shinobi yang tengah melawan Bunshin Madara.
SYUTTT TAP
3 bunshin Madara langsung berdiri tak jauh dari hadapan Naruto.
"sudah cukup main-mainnya, kau kira kami ninja rendahan yang hanya bisa melawan Bunshin Hah?!" geram Kitsuchi. Madara hanya bisa tersenyum tipis mendengar perkataan barusan.
"di mataku, kalian semua hanyalah shinobi lemah. Tapi kalau kalian tetap memaksa, aku akan menunjukan perbedaan kekuatan kita."
Para aliansi shinobi mundur beberapa langkah saat bunshin-bunshin Madara mengeluarkan chakra Biru dan lama kelamaan chakra Biru tersebut berubah menjadi susano yang lengkap dengan kaki beserta tangan dan kepala.
"bahkan bunshinnya pun bisa menggunakan susano?" Tanya Shikamaru sedikit tak percaya.
"jadi inikah kekuatan sang leluhur clan Uchiha?"
Naruto, Utakata, dan Gaara memandang datar ketiga susano yang berada dihadapannya.
TAP
Utakata dan Gaara langsung masuk kedalam Bijuu Mode milik mereka masing-masing. Ketiga susano itupun langsung mengayunkan pedang mereka kearah mereka bertiga.
BLARRRRRRRRR
ketiga serangan itu dapat ditahan dengan mudahnya oleh mereka bertiga menggunakan kedua lengan buatan yang terbuat dari chakra. Akan tetapi mereka bertiga sedikit terkejut saat ditangan kiri ketiga susano itu muncul katana.
DHUARRRRRRRRRRRRRRRRRR
Naruto, Utakata dan Gaara langsung melompat kebelakang saat ketiga susano itu mengayunkan katana miliknya.
Gaara langsung mengarahkan pasir besi miliknya kearah ketiga susanoo tersebut. Sedangkan Naruto dan Utakata tengah mengumpulkan chakra merah dan hitam untuk membuat Bijuudama.
"hn siap?" Tanya Gaara.
"kita berdua tengah menggabungkan kedua Bijuudama milik kami, jadi beri kita sedikit waktu." Ucap Utakata.
BRAK BRAK BRAK
Ketiga susano itu berjalan mendekat kearah Gaara, Naruto dan Utakata. Utakata dan Naruto sudah siap menembakan Bijuudama yang sangat besar.
"iron sand release : iron sand tsunami."
Gaara langsung membuat tsunami dari pasir besi.
BLARRRRRRRR
Ketiga susano tersebut langsung terbawa oleh tsunami pasir besi Gaara.
"Bijuudama!"
SYUTTTTT DHUARRRRRRRRRRRRRRRRRRRRR
Ledakan yang sangat besarpun terjadi dan membuat lubang yang sangat besar.
"sial, ternyata masih tersisa 1 susano." Ucap Gaara saat melihat masih tersisa 1 susano. Naruto langsung melesat kearah susano tersebut dan dengan cepat kedua matanya berubah menjadi rinnegan.
"shinra tensei!"
DHUAGHHHHHHHHHHHHHHH
Susano itupun langsung terpental saat terkena serangan barusan, Naruto lalu melompat keudara.
"shurado!"
SYUTTTT DHUARRR DHUARRR DHUARRR
Misil dan rudal dengan tepat mengenai susano tersebut sehingga menciptakan asap yang cukup tebal. Naruto kembali membuat handseal.
"doton : chokajuugan no jutsu!"
Naruto langsung melesat kearah susano bunshin Madara yang berada dibawahnya.
DHUAGGHHHHHHHHH BRAKKKKK
Susano bunshin Madarapun hancur seketika saat Naruto menghantamkan tinjunya dengan kuat. Madara melirik kearah asal suara barusan dan ia dapat melihat ketiga bunshinnya yang menggunakan susano telah menghilang.
'si bocah ingusan itu tak boleh diremehkan.' Batin Madara.
"uhuk…uhuk…uhuk." Madara langsung mengalihkan pandangannya kearah Obito yang sedang memegangi dadanya sambil terbatuk mengeluarkan darah segar.
'tsk, bocah itu.' batin Madara.
Kakashi dan Guy berdiri tak jauh dari hadapan Obito, Obito melirik kearah mereka berdua dengan seringai diwajahnya.
"tsk, kau kira aku akan tewas hanya dengan serangan tadi. Bagaimanapun rencana mata bulan harus berhasil!" ucap Obito sambil berdiri kembali seperti biasa.
"kenapa kau ingin sekali mewujudkan rencanamu tersebut, Obito?" Tanya Kakashi.
"sudah kukatakan di dunia ini sudah terlalu banyak kebohongan, keputusasaan, penyeselan…aku sudah muak dengan dunia ini dan berencana membuat dunia yang tak memberi harapan palsu, tak perlu lagi ada penyeselan dan keputusasaan….dengan terbunuhnya Rin sudah menandakan sebetapa kejamnya dan pahitnya hidup di dunia busuk ini. Kami berdua akan membangkitkan Juubi dan menyalurkan genjutsu ke bulan dan mengontrol semua mahluk di dunia ini."
"kami tak akan membiarkan itu terjadi, walaupun kau dulu bagian dari kami dan teman kami. Kita berdua akan menghentikanmu agar rencana bodohmu itu tidak terjadi!" ucap Guy.
'Rin…' batin Kakashi.
GREBBB
Susano Madara langsung terlilit oleh tentakel Hachibi.
"aku akan segera menyegelmu, Yo bakayaro konoyaro." Ucap Killer Bee. Madara hanya memasang wajah datar dengan kedua lengan yang dilipatkan didada, ia lalu menutup kedua matanya.
"sudah kukatakan kalian bukan tandinganku, akan ku perlihatkan sedikit dari kekuatanku pada kalian semua.!"
JRASHHHHHHH
Tentakel Hachibi langsung terlepas dari Madara saat susano Madara menghilang. Hachibi memandang heran saat melihat Madara menutup matanya sambil melipat kedua lengannya didada.
"segel dia!"
SYUTTTT
Tubuh Madara perlahan langsung dililit oleh tim penyegel.
JRASHHHHHH BRAKKK WUSHHHH
Para aliansi shinobi dan akatsuki memandang tak percaya saat Madara mengeluarkan susano miliknya akan tetapi susano yang sekarang memiliki ukuran yang sangat besar.
"ini..wujud sempurna susano'o milikku!"
.
.
.
.
.
.
.
.
TBC
HOREEEE AKHIRNYA CHAPTER TERBARUNYA UPDATE JUGA.
BAGAIMANA DENGAN CHAPTER INI? MEMBOSANKAN? ATAU TIDAK?
Semoga chapter ini tidak mengecewakan minna.
Yang ingin bertanya atau apalah Reviews dan kalau tidak PM saja.
Yang penting RnR yah minna.
Tunggu chapter selanjutnya minna.
JAA
