Urban Legend
Flowers
From Japan
.
Winner
.::.
.
.
Kim Jinwoo mendapat sebuah undangan seminggu yang lalu.
Itu adalah sebuah undangan reuni SMA. Masa sekolah yang sangat dirindukannya. Jinwoo tidak tahu mengapa ia begitu senang dengan undangan itu, sampai-sampai Jinwoo memikirkan pakaian yang pantas untuk ia kenakan. Namun, tentu saja, ia harus memakai pakaian saat mereka bertemu untuk yang terkahir kalinya. Pakaian itu akan meningkatkan memori.
Sudah satu tahun mereka meninggalkan sekolah tercinta. Dan dengan reuni ini, Jinwoo berharap bisa mengobati rindu mereka.
Pada hari ini, Jinwoo datang ke tempat reuni. Disana ramai, hampir seluruhnya datang. Tapi Jinwoo segera menghampiri tiga teman baiknya; Seungyoon, Seunghoon dan Minho. Seungyoon adalah si badut kelas bersuara emas. Jinwoo mengakui suaranya yang bagus dan lelucon bodohnya yang sering membuatnya terpingkal-pingkal. Lalu Seunghoon, si jenius yang selalu menjelaskan kepadanya tentang apapun. Dan terakhir adalah Minho, yang dikagumi oleh para gadis karena kharismanya. Dia juga dikenal sebagai seorang rapper dalam sebuah band kegiatan sekolah.
Ini semua terasa menyenangkan saat mereka menceritakan kegiatan-kegitan mereka dahulu. Banyak sekali yang bisa diceritakan selama mereka tidak bertemu. Lalu pembicaraan tersambung pada darmawisata mereka. Jinwoo sempat jujur pada ketiganya bahwa sampai sekarang ia masih membenci Nam Taehyun, salah satu teman baik mereka. Padahal Jinwoo paling dekat dengan Taehyun. Mereka saling berbagi cerita. Taehyun juga sering menginap di rumahnya pada saat itu. Tapi rasa benci muncul karena Taehyun menolak untuk mengikuti darmawisata, bahkan saat Jinwoo memohon kalau itu bisa saja menjadi perjalanan mereka terakhir untuk bersama. Jinwoo menyadari bahwa mereka semua harus terpisah setelah lulus nanti. Tapi Taehyun tetap tidak datang, dengan alasan sakit, bahkan setelah darmawisata.
"Bus yang kita naiki hebat sekali ya?" celetuk Seungyoon.
Jinwoo meliriknya, agak malas jika membicarakan hal ini.
"Ya, apa kalian ingat saat Seungyoon membuat lelucon tentang ban meledak?" seru Seunghoon sambil tertawa pada Seungyoon.
"Dan tentang jurang!" Minho menambahkan.
Lalu mereka terbahak seolah hal itu benar-benar menarik untuk diingat.
Jinwoo ingin mengalihkan pembicaraan, tidak sampai ia melihat Taehyun. Mood-nya mendadak turun, begitupula dengan tiga lainnya. Tapi⦠tunggu! Mengapa ada Taehyun disini?
Semua yang sebelumnya menikmati reuni tiba-tiba diam membeku.
Taehyun berjalan di antara mereka sambil meletakkan bunga satu-per-satu di tempat duduk setiap orang. Lalu ia berjalan ke arah Jinwoo dan membuatnya menjerit.
"Kau tak ada bersama kami saat itu! Kau tak seharusnya ada di sini!"
.
.
.
.
HALOOOOOOOOOOOOOWWW
Apakah ada yang tidak mengerti dengan UL ini? Mwohohohoo
Silahkan tinggalkan cuap-cuap anda semua di kolom review, ara?
Hanya ingin memebritahu lagi, setiap kamis saya hanya post ff horror, mystery atau supernatural ne? :3
KAMSAHAMNIDAAAAAAAAAA
Love, Yuri Masochist
Review?
