Setelah semua penumpang sudah dievakuasi oleh polisi kecuali cewek pincang itu akhirnya Maurice duduk-duduk di dekat stasiun itu dengan cewek pincang yang tadi
" Kau tidak pulang ? Orang tuamu mengkhawatirkanmu disana " kata Maurice
Cewek pincang itu hanya bisa tertunduk saja , matanya mulai berkaca-kaca
" Ada apa ? " Tanya Maurice
" Kakak Ishak … dia " Kata cewek itu
" Dia tidak apa-apa , aku kenal dia dan dia itu kuat " kata Maurice
" Oh ya ngomong-ngomong orangtuamu kemana ? Mereka seharusnya menjemputmu secepatnya " kata Maurice
Cewek itu tiba-tiba tertunduk dan mulai menangis , Maurice mendadak merasa bersalah …
" Orang … hiks … tuaku sudah … pergi … sekarang aku … sendirian saja " kata cewek itu diselingi dengan isakan tangisnya
" Jadi … kamu … " Kata Maurice yang merasa bersalah
Sementara itu Patrick keluar dari stasiun dan menghampiri sebuah mobil polisi , dari mobil polisi itu keluar Ishak yang wajahnya ditutupi oleh perban
" Sepertinya luka di wajahku akan menimbulkan bekas yang mengerikan , aku perlu topeng sekarang " kata Ishak
" Sudah kuduga kau bisa bertahan juga , masinis keretanya sudah dibunuh duluan tadi jadinya aku yang mengendalikan keretanya . Sekarang kita ada di distrik Carstenz " kata Patrick
" Tak kusangka kau hebat dalam mengurus hal itu , sekarang aku perlu bertemu dengan cewek yang tadi " Kata Ishak sambil melangkah ke Stasiun
Balik lagi ke dalam stasiun …
" Aku minta maaf karena telah membuatmu teringat hal buruk itu lagi , ngomong-ngomong kamu tahu Ishak itu darimana ? " kata Maurice
" Dari ayahku , dia menceritakan tentang kadet Ishak yang memberontak terhadap pasukannya sendiri " Kata cewek itu
" Apakah ayahmu itu bekerja sebagai Jungle Raiders ? " Tanya Maurice
" Tentu saja , kakakku adalah rekannya . Dia ikut memberontak bersama Ishak " kata cewek itu
" Jadi kamu itu … Erina Hanazawa ? " Kata Maurice yang terkejut
" Benar kak , aku ini Erina " Kata cewek pincang yang dipanggil Erina itu
" Hey Ishak , kau masih ingat dengan Yato ? Adiknya ada disini " Kata Maurice
" Aku tak percaya dia ada di sini . Terakhir kali aku dengar namanya itu saat …. " Kata Ishak yang datang
" Dia menceritakan tentang kehancuran keluarganya , orang tuanya sudah bercerai dan ibunya mendapat hak asuh adiknya , dia merasa dipisahkan dan semenjak itu dia selalu murung . Dia ingin sekali bertemu dengan adiknnya yang tersayang . Setelah dia menceritakan tentang kehancuran keluarganya tiba-tiba datanglah serbuan mendadak , kami berhasil mengusirnya tapi dia gagal bertahan hidup … " Lanjut Ishak dengan nada sedih
" Erina yang malang " kata Patrick
" Maaf sebelumnya , aku adalah Maurice Yagowe dan aku adalah pemimpin dari pemberontak Botsweni , sekarang semua rekan Ishak sudah gugur dan hanya tersisa aku , Ishak dan Patrick " Kata Maurice
" Aku adalah Patrick Sheere , sebenarnya aku adalah pembawa acara petualang di TV dan Tour Guide untuk turis , semenjak tragedi peluru nyasar yang merenggut nyawa ayahku aku mulai bertemu dengan Ishak dan terlibat dalam konflik berdarah di Botsweni . Mungkin kau pernah melihatku di TV " Kata Patrick
" Ada apa dengan kakimu itu ? Apakah kamu pernah mengalami kecelakaan ? " Tanya Patrick
" Ini karena kecelakaan kak " jawab Erina
" Ngomong-ngomong kami sedang mencari rumahnya Roland Abysmal , apa kau tahu jalan ke rumahnya ? " Tanya Maurice
" Rumahnya ada di jalan komodo 7 , Eastern Carstenz … Dari Northern Carstenz ke Eastern Carstenz memerlukan waktu 30 menit dalam jalan kaki " Jawab Erina
" Bakalan lama lagi nih " kata Ishak
" Itu dia van kita " Patrick berlari meninggalkan mereka dan keluar
" Untung sudah dikosongkan semua senjatanya , tidak ada yang bisa disita dari kita . " kata Ishak ikutan keluar
" Selamat tinggal Erina , semoga kita ketemu lagi " kata Maurice ikutan keluar juga
Sementara itu di rumahnya Roland ….
" Sepertinya aku merasakan ada sesuatu yang mencurigakan dengan klanku , siapakah keempat orang yang masuk ke klanku ini " Kata Roland yang duduk di depan laptopnya
Roland kemudian mengambil HP di kantongnya dan menelpon seseorang
" Yo Bernard … siapakah keempat orang yang masuk sembarangan ke dalam klanku " kata Roland
" Ada tiga orang dari Black Rose ? " Kata Roland kebingungan
" Huh … Timmy v2.0 lagi . Untuk referensi penyelidikan mereka aku tambahkan penyelidikanku sendiri , ada yang aneh dari Staf Brad sekarang , aku mendapatkan pengaduan tentang kecurangan dalam kompetensi dari Clan Sebelah dan dugaan penggunaan program illegal "
" Kalian sedang war shotgun 5vs5 ? Kau sudah memasukkan orang tanpa ijin ke dalam klanku dan kau memulai war tanpa ijinku ? " Roland mulai kesel
" Hmmm … Aku bisa maafkan itu , Sangar1st adalah Guild kotor … Menangkan war itu , kalau kalian kalah sebaiknya kalian bisa menghubungiku beserta Brad juga … kita akan war All Weapon" Kata Roland
" Semoga beruntung " kata Roland sambil menutup pembicaraan itu
" Sepertinya aku punya perasaan buruk kalau klanku akan kalah , huh lupakan saja , aku akan menghancurkan bocah-bocah bau tengik di Publik Server " Kata Roland sambil masuk ke server Publik
Di layar laptop Roland yang bermerek RAZOR itu terlihat sebuah char PB Evolution yang Full Cash , karakternya menggunakan karakter robot dengan HP 120 dan tambahan Mega HP
" Hehehe … ThunnieMadafaka beraksi " Roland mulai nyengir
Pertandingan pertama dimulai di Burning Hall , saat pertandingan baru dimulai dia menyelinap ke lantai bawah yang dipenuhi oleh rak buku , dengan senjata OA-93 Gold miliknya dia menyergap musuh yang tidak menyadari keberadaannya , kepalanya pecah berhamburan beserta isinya yang mental karena tengkoraknya sudah ditembus oleh pelurunya
Setelah itu dia masuk ke dalam markas musuh dan mengobrak-abriknya , Emyneechan ( dia lagi ) yang tidak menyadari keberadaannya tersungkur jatuh dengan punggungnya yang bolong karena ditembus peluru
" Woohoo … Robot dan OA-93 mantap anjeng " Kata Roland
ThunnieMadafaka kemudian bergerak ke lantai atas di markas musuhnya , disana ia menemukan 2 Sniper musuh yang sedang beradu , tanpa ba-bi-bu lagi dia mengeluarkan Dual OA-93 dan memberondongkannya kepada dua Sniper itu
Sebelum kedua Sniper itu menembakkan pelurunya ke arah Thunnie mereka sudah roboh duluan karena berondongan peluru OA-93 yang sangat mematikan itu
" Sepertinya aku merasakan sesuatu yang buruk lagi " Kata Roland
Thunnie melihat musuhnya menyerbu ke lantai tiga lagi , dia kemudian memecahkan kepalanya lagi … Setelah itu dia membuang senjatanya dan mengeluarkan sebuah pengering rambut .. dia melemparkan pengering rambut itu ke kepala musuhnya dan pengering rambut itu mengenai wajah musuhnya
" CHAIN HEADSHOT ! "
" Hahahaha ! Cacad semuanya bocah-bocah cacad ! Udah bocah , cacad , miskin lagi ampas semuanya " Kata Roland yang makin bersemangat
Thunnie mengambil lagi OA-93 miliknya ( yang udah dibalikin ke single ) dan menyerbu musuhnya ,
" CHAIN KILLER "
" CHAIN KILLER "
" CHAIN KILLER "
" HEADSHOT "
" CHAIN HEADSHOT "
Akhirnya peluru OA-93 milik Thunnie habis juga , dia terpaksa memakai pistolnya
" Untung sudah beli HK-45 " Kata Roland
" CHAIN HEADSHOT "
" CHAIN HEADSHOT "
" CHAIN KILLER "
Pertandingan berjalan tidak seimbang , tim biru ( musuhnya Roland ) kesulitan mengimbangi alur tempur dari tim merah ( timnya Roland ) , Roland yang mundur dan mengambil AUG A3 temannya yang jatuh kembali maju menyerbu lagi … Killing Spree milik Roland yang sangat tidak manusiawi itu terus berlanjut . Chat memanas ketika salah satu musuh Roland mengeluarkan tuduhan kalau Roland menggunakan program illegal … Sebelumnya chat memang sudah panas karena amukan bocah itu
Roland berada di posisi Top Frag dengan kill 47-0 dan untuk yang penasaran dengan Emyneechan … Emy ada di posisi paling bawah ( beban ) dengan 2-40 ( 50% kematian Emy di pertandingan itu disebabkan oleh OA-93 milik Roland dan 5% lagi karena pistolnya , Emyneechan sering sekali mati kena OA-93 dan di pertandingan sebelumnya dia udah jadi korbannya OA-93 LordSkullz AKA Gary ) … Setelah itu Roland melihat HP karakter miliknya tinggal 40 saja ( dari 148 )
Ketika dia asik menghancurkan musuhnya tiba-tiba dia keluar dari pertandingan itu dan balik ke layar utamanya …
" Anda telah dikeluarkan dari pertandingan karena Tingkah buruk "
" Sistem bodoh seharusnya menendang bocah sialan itu , tingkahnya buruk sungguhan " kata Roland
Dia kemudian merasakan HP-nya bergetar lagi , Roland mengambil HP itu dan melihat sebuah panggilan
" Bernard lagi " Kata Roland sambil menjawab panggilan itu
" Kalah dalam war itu ? " Kata Roland terkejut
" Aku maklumi itu , aku sebenarnya punya perasaan buruk tentang itu apalagi Clan kita bukanlah Clan Shotgun dan Teddy sudah pensi juga , dia adalah Pro Shotgun kesayangan kita " kata Roland
" Mereka masih menantang kita lagi ? Baik , aku akan turun ke lokasi secepatnya " Kata Roland
Dia kemudian memasuki Server Clan dan hadir di room itu bersama Johnny , Gary , Brad dan Pierre ( Noel jadi Backup sedangkan Terry jadi OP warnet )
Author Notes
Chapter fic ini diketik di Microsoft word , agak nggak nyaman juga kalau diketik di HP yg layarnya kecil
Karakter robot adalah sebutan untuk karakter yang memiliki kecepatan lebih daripada karakter biasa dan lebih kuat . Selain " Karakter robot " ada juga " Karakter Badak "
Pengering rambut adalah senjata Melee yang didapat dari bonus Cyberindo , pengering rambut bisa dilempar max 5 kali
RAZOR itu plesetan dari Razer
ThunnieMadafaka adalah plesetan OC punya author sebelah yang inisialnya TS , pangkatnya Major kutip 2 dengan Spek Full Cash , senengnya mampir di room tanpa rules di server Public
Emy rada-rada cacad dalam main PB dan sering banget mati karena OA-93 . Chapter sebelumnya dia udah dibantai sama Gary dan sekarang dia dibantai Roland … Nama cowoknya diplesetin + Dikill pake (Robot + OA-93 + FC) = Ultimate Insulting
