Saya mengucapkan maaf yang sebesar-besarnya pada dia atas hujatan kasar yang saya berikan. Mengapa saya melakukan hal yang disebut flame itu? Itu semua karena saya IRI pada 'dia' yang bisa membuat karya yang bagus. Iya, saya iri. Saya tetangga dan kebetulan satu sekolah dengan 'dia'. Haha, maaf, curcol tak penting. Saya tahu bahwa sebenarnya hal yang saya lakukan ini SALAH BESAR. Kalian bisa memberikan cetak tebal, miring, bahkan garis bawah untuk menekankan kata 'SALAH BESAR' tersebut (haha, lagi-lagi curcol tak penting), namun pada awalnya saya hanya iseng sekaligus sengaja membuat 'dia' putus dengan yang namanya 'karya tulis-menulis'. Dan, saya ketagihan dan menflame dia serta memberi hujatan kasar lewat PM. Dan saya tidak tahu kalau hal ini memancing amarah author lain. Sekali lagi, maaf. Jujur, saya muak melihat teman-temannya yang selalu memujinya dalam tulis menulis, sementara sya? Saya sering diejek, dihina, bahkan saya tak dihargai. Saya IRI BESAR sama 'dia'. Sungguh! Namun, kini saya menyadari, bahwa saya bisa mengungguli 'dia' dengan mengembangkan bakat saya sendiri, bukan dengan membuat semangat orang lain turun. Ah, betapa bodohnya saya. Sekali lagi, saya ucapkan maaf kepada semua orang yang marah atas tindakan saya. Saya berjanji tidak akan mengulanginya lagi. Jika kalian tidak memaafkan saya, tak apa, saya tahu saya salah besar. Sekedar memberitahu, ada satu akun lagi yang menflame fc 'dia', namun akun itu bukan punya saya. Sungguh. Saya melihatnya di kotak review 'dia'. Pennamenya ini. Dan flamenya pada 'dia' : ini. Tapi anehnya akun ini memfavoritkan 'dia' dan salah satu karya fiksinya! Bukankah ia aneh? Mungkin pikiran kalian : Cih, bilang orang aneh, tapi dia sendiri lebih aneh!. Oke, saya tahu itu. Sekali lagi saya tekankan. Akun itu BUKAN milik saya! Saya sudah bertobat! Sekian dan terima kasih |