Author has written 1 story for 16 Life. Chapter 1 "haah" Helaan nafasku yang kedelapan puluh kali ini terasa lebih panjang dari yang ketujuh puluh sembilan helaan nafasku sebelumny Sampai sampai pak mamat, sopirku melirikku dengan mata belony yang sedikit sipit itu dari kaca spion mobil audi yang dikendarainy. "kenapa non? Hela nafas terus dari tadi?" Tanya pak mamat dengan suara cemprengny, "gak papa pak, emang hela nafas itu salah satu dari hobi saya sekarang pak" Jawabku malas "oooo enggak lagi yah non, hobinya itu nakutin non farah temen non yang takut hewan itu yh?" "enggak lagi pak, udah kapok saya, farahny nangis kemaren, saya takutin pakai ayam, haha" Jawabku sambil tertawa karena mengingat kejadian kemarin. Oh iya kita belum sempat kenalan, (salahin authornya tuh bikin cerita abal abal), namaku Lolita Rama Adiko, Adiko?? Yah aku anak kedua dari mama dan papaku, ibu hani dan bapak anto, keluarga bangsawan palembang zaman now. Kenapa zaman now? Karena seluruh tradisi di keluarga ini di upgrade menjadi yang lebih modern, seperti perjodohan yang ku alami, aku yang baru memasuki umur 13 tahun harus rela di jodohin dengan seorang Alfad Mahendra Abraham, temanku dari SD sampai SMP kelas 2 ini, jadi karena keluarga bsngsawan Adiko ini telah di upgrade menjadi yang lebih modren bukan berarti perjodohan itu dihilangkan malah menjadi lebih ditekankan, anak yang berumur 12/13 harus tinggal berdua bersama pasangan perjodohanny. Mereka tidak boleh bertemu kedua orang tua masing masing, kecuali ada hal penting dan mendesak sampai umur mereka 17 tahun, karena di umur itulah mereka di nikahkan. Tetapi mereka boleh bertemu dengan kakak atau adik mereka yang pastinya terkena atau akan terkena perjodohan ini juga. Huuuuuhhhh. "non, udah sampai, mari turun" Kata pak mamat sambil turun dari mobil. Rumah ini adalah rumahku dengan alfad sekarang. Terlihat mobil alfad telah terpakir di halaman rumah di sebelah mobil papa dan mama. "assalamualaikum" ucapku ketika ku masuki rumah, "waalaikumsalam" balas mereka serempak "nah karena lita udah nyampe jadi langsung aja yah, lita sama alfad akan tinggal disini bertujuh bersama pak mamat supir lita, bik inem art dari rumah mama yang dipindahin kesini, mang arip supir alfad, pak harno satpam, adek alfad dan kalian berdua, kalian gak boleh main kerumah kami parang orang tua sampai umur kalian 17 tahun, dan itu berarti 4 tahun dari sekarang, tetapi kalian boleh bertemu dengan saudara sepupu kalian, segala uang saku, belanja bulanan, sekolah, les, dll, akan kami transfer ke rekening kalian, kalian gak usah mikirin tentang gaji seluruh pembantu disini itu tetap akan jadi urusan kami, tetapi untuk masalah belanja bulanan, itu kami tugaskan pada kalian, jadi jangan suruh bik inem, dan selebihnya terserah kalian" "dan untuk lita urus alfad kaya mama urus kamu sama papa kamu ya, dan urus liza kaya mama urus dina waktu itu ya" (dina adek sepupu aku, yang waktu itu dititip di mama, dan dari situ aku juga bisa ngrurus bayi yang baru lahir ataupun yang udah besar kaya liza ini, hebatkan aku) Setelah berceramah sekitar setengah jam papa dan mama ku pulang tanpa memeluk atau menangis di hadapanku (emang kenapa? Yh kan kita bakal berpisah 4 tahun loh, itu bukan waktu yang sebentar, ya sudahlah biarkan ) "nah untuk alfad jaga lita sama liza baik baik yh" kata papa heri, papany alfad lalu memberikan liza yang tertidur kepadaku, dan melenggang pergi. Tinggallah kami bertiga di ruang tengah ini, "mau kemana kamu?" tanyaku pada alfad yang berjalan menaiki tangga "kamar, ngantuk" "eh ikut, alfad tunggu aku gak tau kamarku dimana" ya aku harus ikutlah selain gak tau kamarku dimana aku ini penakut, ditinggal SENDIRIAN dibawah, mana berani aku:v "ya udah ayo, cepet lita, kunci pintunya" "iya iya" kataku, dan tak sampai satu menit aku telah berdiri dibelakang alfad yang menatap ku kesal. "eh al, kamarnya dikunci semua cuma satu yang gak dikunci, gimana nih?" tanyaku panik kepada alfad "yah kan emang kita tidur sekamar, terserah kamu mau terima apa enggak, yang jelas aku ngantuk dan gak akan tidur di sofa ataupun lantai, aku mau tidur di kasur, dan aku gak nerima ocehan kamu yang lebay kaya di wattpad, yang tau bahwa harus tidur di 1 kamar, udah tidur tidur aja kali, capekkan gendong liza terus," katany yang sangat panjang, mau tak mau aku harus rela tidur 1 kamar sama alfad, lagi pula dia benar aku capek gendong liza terus Terlihat diruangan yang bernuansa serba putih itu sebuah pintu yang terhubung dengan kamar bayi Tanpa pikir panjang lita pun langsung membaringkan liza di dalam baby boxny, memutar lagu klasik dengan volume yang pas, dan mematikan lampu menyisakan lampu tidur yang indah. "loh alfad ganti baju dulu kali, baru tidur" "gak ah, sumpah aku ngantuk banget, mana besok sekolah lagi, udah tidur aja sih, ribet banget" katanya sambil membelakangi aku menghadap kaca, dari pantulan kaca itu aku bisa tahu kalau mukany memang nunjukin kalau dia itu capek dan ngantuk. "ya sdh, selamat malam" "hm" balasny singkat (Ih ni cowok kok cuek amat sih balesny, tadi aja cerewetny minta ampun, lah sekarang, udahlah lita biarin, ngapain juga kamu peduli dia aja gak peduli sama kamu) batin lita bersorak. Tak lama kemudian setelah mencuci muka, tangan, kaki, dan mensikat gigi, litapun ikut berbaring disebelah pembatas dan menghadap ke dinding dan terbang ke alam mimpi. 05.00 am Nit... Nit... Nit... * suara alarm itu pun terasa sangat sangat kencang di telinga lita, walau hanya suara yang tidak seberapa besarnypun lita tetap akan terbangun, karena lita tidak termasuk kedalam tidur kebo seperti alfad. Lihat saja bentukny sekarang terlentang dengan bantal guling yang jatuh kebawah lantai, selimut yang hanya menutupi sebelah kaki, dan iler yang membasahi bantal dan seprei membentuk pulau kalimantan, lita yakin alfad selalu bermimpi yang tidak tidak sampai sampai tidur nyenyak seperti itu, kalau terjadi gampa bumi ataupun gunung meletus dan tsunami lita lebih memilih menyelamatkan liza dan meninggalkan alfad kalau alfad tertidur seperti ini. "al bangun, udah jam 5, masih mau sekolah nih" kata lita sambil mencoba untuk membangunkan alfad "bentar pa, alfad capek, alfad tidur 15 menit lagi deh" racau alfad tak jelas "pa?? Ehh ini aku lita kali, sembarangan, ayo subuh dulu," enak aja dia manggil aku pa, emang mukaku kayak bapak bapak apa, kumis aja aku gak punya, muka mirip kendall jenner gini, dikira bapak bapak aduh* batin lita curhat. Tapi walaupun gini gini alfad ini sholeh banget, gak pernah ninggalin sholat 5 waktu, terkadang dia juga sholat tahajud jikalau dia sedang bergadang nonton bola, dia ini memang bukan tahfiz qur'an tetapi dia ini masterny adzan, suarany merdu banget sumpah. Terbukti ketika lita bilang subuh dia langsung duduk walaupun matanya masih merem, kemudian dia kekamar mandi lalu berganti baju koko. "lita, ayo subuh, belum subuh kan? Imamman aja, aku tunggu di ruang sholat ya" Katany ketika dia melihat aku sedang bermain bersama liza, karena ternyata liza sudah bangun. "ya udah ayo, aku juga udah ambil wudhu, emang sengaja tadi sebelum bangunin kamu, ambil air wudhu dulu," kataku sambil mengikutiny naik kelantai tiga, yang kami yakini disana ruang sholatny. Setelah melaksanakan sholat subuh lita langsung menyuruh alfad untuk bersiap siap mandi, menyusun buku dan berseragam sekolah. Selagi alfad bersiap siap litapun memandikan liza di kamar mandi yang ada di kamar liza dan memakaikanny baju dan setelah itu dia menaruh liza di dalam baby boxny dengan beberapa mainan. Setelah itu lita dengan bergegas bersiap siap untuk berangkat sekolah juga, tetapi sepertinya si alfad ini emang hewan, selain kebo, dia ini juga siput, lama banget mandiny, kala sama lita yang udah mandi di kamar mandi liza, pakai baju seragam, nyiapin seragamny alfad, nyusun bukuny sama alfad, dan sudah siap untuk turun kebawah bersama liza. "al, lama banget sih, jangan tidur lagi, 10 menit lagi jam 6 loh, cepet aku sama liza ke bawah duluan ya" teriak lita dari luar "iya, tungguin tapi, berangkat bareng aja, minta mang arip panasin mobil aku" Balas teriak alfad dari dalam kamar mandi. "bi inem, ini lizany udah lita mandiin, bibi belum masak sarapan kan, gak usah masak bik, lita bikin roti bakar aja, bibi tolong bilangin sama mang arip tolong panasin mobilny alfad, lita berangkat bareng sama alfad" suruhku halus pada bi inem. Setelah sarapanku dan alfad jadi aku langsung duduk di meja dan memakan sarapanku, memang sederhana sih hanya roti gandum bakar, telur orak arik, 1 slice keju, dan segelas susu, setidakny itu cukup mengganjal perut kami berdua sampai jam istirahat. Memangsih sekolah kami masuk jam setengah 8, tetapi seluruh murid diwajibkan telah sampai di sekolah pukul setengah 7 ataupun jam 7, tetapi berhubung rumah kami ada di daerah pusri, dan sekolah kami di bukit kecil, kemungkinan menghabiskan waktu 30 menit diperjalananpun terjadi. Dan ini sudah hampir jam setengah 7, dan alfad belum turun juga. Ku langkahkan kakiku kearah tangga dan bersiap siap untuk meneriakkan suara ku yang merdu ketika ku lihat alfad sedang berjalan atau bisa dibilang berlari menuruni tangga dengan wajah yang panik, tahu juga dia kalau kita telat. Dengan cepat ku masukkan sarapan alfad ke dalam kotak bekal, dan bi inem memasukkan susu ke dalam botol, lalu memasuki mobil range rover alfad, tak lupa juga dengan si lelet alfad yang mengekor di belakang. "nih makan, lama banget sih, ngapain sih dikamar mandi, aku tuh ya, pikir kamu itu ketiduran di dalam kamar mandi, kamu itu ya, kita kan harus dateng jam setengah 7 atau setidakny jam 7, dan sekarang bisa dipastikan bahwa kita telat setengah jam, dan pasti di skors sampai jam pelaran ke 4 oleh pak ripto tersayang, dan mungkin saja kita disuruh bantuin guru yang ada di kantor selama kita di skors" omel ku panjang kali lebar kepada alfad "ya elah, enakkan kita di skors dari pada belajar, hari ini tuh ya, jadwal pak rady sama anak cucuny, setelah itu jadwalny mis maliani, kan gak enak banget mana pak rady ngajar cepet banget lagi, dan mis maliani yang kerjaannya ngoceh aja kan panas nih kuping" Emang bener sih perkataan si alfad, pak rady itu kalau ngajar pasti bawa anak cucuny, nama anak cucuny ni ya aljabar, garis singgung, bangun datar, bangung ruang dan masih banyak lagi sangking banyaknya, semua muridnya gak ada yang hapal namany. Dan mis maliani, wali kelas 8.3 firdaus class, kelasny si alfad, ngajar mapel ips, tapi itungan mtk nya gak kalah jago dari pak rady, kerjaan ny ngomel, dan mukany tuh gak pernah senyum, kemana mana bawa mistar panjang 50 cm, sekalinya senyum semua siswa dan siswi akan bergidik ngeri, kaki nyut nyuttan lemes gak jelas, tangan dingin, mulut bengkok meringis mata ingin menangis, dan sudah dipastikan kelas banjir keringat. "bener sih, tapi gak boleh gitu loh, gak baik ngomongin guru dari belakang yang baikny itu ngomongin guru dari depan, haha" "ehhh itu mah sama aja, lebih sadis malah," "eh tapi al, semua orang disekolah gak tau kalau aku itu keluarga adiko, dan gimana juga kalau mereka mau kerja kelompok kerumah, dan misalnya ada apa apa gimana?" "tenang yang cuma tau kamu adiko cuma aku kok, dan kalau disekolah kita jangan pakai bahasa indo, pakai bahasa palembang aja, jadi gak ada yang aneh, kalau mau kerja kelompok kerumah gak papa kok, asalkan jangan ajak ke kamar kita nanti ajak aja ke kamarny bibi haha, pokony kalau disekolah kita kaya temen aja, kamu kalau ada apa apa bilang sama aku, chat aku lh minimal kalau dikelas, oke? Dan satu lagi gak ada rahasia rahasian, deal? " " okelah, deal" Sesampainy kami di sekolah kami langsung diskors sampai jam pelajaran ke 4 oleh pak ripto tersayang, guru bp yang paling kejam sepanjang masa. Dan benar sekali ucapan lita yang tadi, sekarang mereka berdua ditugaskan oleh pak ripto untuk menemui pak kemas, kepala sekolah sd azaria, memang betul aku sekolah di yayasan azaria, ya sekolah yang telah mendapatkan penghargaan sekolah terbaik di indonesia karena fasilotasny yang sangat lengkap, lapangan bola outdoor, lapangan basket yang menjadi 1 dengan lapangan bola voli, tenis dan futsal indoor, kolam reang, taman hijau, taman bermain, lahan parkir yang sangat luas, wi-fi gratis tetapi hanya di perbolehkan untuk siswa SMP SMA dan guru saja, ruang osis tersendiri untuk SMP SMA, ruang musik, uks, ruang bahasa, lab komputer, lab sains, aula, lapangan upacara, kebun hidroponik dan tempat perkembang biakan jamur, dll . Di palembang sekolah ini hanya ada 1 terdiri dari SD, SMP, SMA, sedangkan untuk PAUD dan TK berada di daerah Polygon, dan untuk universitasny hanya ada di kairo, mesir. Nah dulunya nih si lita ini kelas 1 sampai kelas 3 ny sekolah di SD azaria ini. Lalu pindah ke SD Kartina di dekat rumah yang gak kalah keren sama SD Azaria, bisa dibilang versi ke-2 dari azaria tapi gak islami islami gitu, karena azaria ini kan sekolahny swasta bertema islami, jadi ada kegiatan kegiatan islaminy gitu seperti sholat 2 waktu, dzuhur dan ashar, lalh sholat duha, mabit, dll. Nah di SD kartina itu alfad dan lita ketemu sempet beberapa kali sekelas, tapi gak terlalu deket. Balik lagi ke lita. "masuk.." "assalamualaikum, permisi pak" "waalaikumsalam, oh lita alfad, mari masuk, ayo duduk, bapak langsung aja ya, karena kalian telat dan pak ripto lagi ada rapat bersama semua guru, jadi hukuman kalian bapak ambil alih, nah kalian tolong awasi dan bantu acara perlombaan yang sedang dilakukan untuk anak kelas 6 dan 5 bersama para orang tua, dan lita tolong kamu siapkan kotak p3k untuk jaga jaga takutnya ada anak yang tidak kuat, mengerti? " " Baik pak" Jawab keduany berbarengan "nah silakan kalau begitu" "baik pak" Sesampainya mereka di aula gedung SD, mereka bertemu dengan afar dan wila, sahabat masing masing dari mereka. Afar adalah sahabat alfad sekaligus waketos di sekolah sedangkan wila sahabat lita dan bendahara osis, dan FYI alfad adalah ketos disekolah dan lita adalah sekretaris osis di sekolah, dan si afar sama wila ini keluarga mereka sahabatan banget, jadi ya hubungan mereka berempat ini seperti terikat dengan benang merah. "lah kamu beduo ngapo disini?" tanya afar kepada alfad dan lita "kami keno skors smpe jam 4, lah kamu?? Ngapoi?? Keno skors jugo e?" tanya alfad kepada afar dan wila "dak do, kami nih disuruh emang dari kemaren, kan kato bapak itu nak nyuruh kamu tapi kato bapak itu kamu beduo dk pulok deket, nk bebala lagi ado" kata wila " yo sdh gara gara kito lah disini, payolah laksanoke tugas" kata lita " nah mak ini be ye, lita smo alfad beduo di area kanan nah aku smo wila di area kiri, kito jago jago bae, nah lita kau kn bawak kotak p3k nah jadi kau pasang tanda pengenal kau, sdh itu siap siap, nah tugas kito disini cuma bantu bantu bae, smo jago keamanan wkwkwk jadilah dk belajar" kata afar diiringi acungan jempol dri mereka. "nah adik adik sekalian, sepertinya kita kedatangan tamu nih, ayo kaka yang cewek yang cowok di ujung maju kedepan" Kata MC di depan panggung yang mereka sering panggil sebagai mis lia , mis ini terkenal karena umurnya masih muda dan cantik jelita. Kebetulan sekali mis lia ini kenal dengan mereka ber-4 karena pernah mendiskusikan acara bersama dengan anggota osis dari smp sma dan guru perwakilan sd. "nah ayo kakak kakak perkenalkan diri kalian" "hai nama saya lolita, panggil aja lita, dari kelas 8.2 darusalam class" "halo oom tante, adek adek, sir dan ms ms yang cantik, nama saya wilia, bisa juga dipanggil wila biar mudah, saya sekelas sama lita" "hai semua saya afar, panggil aja afar, dari kelas 83, firdaus class" "alfad, sekelas sama afar" Ampun dikit banget sih alfad ngomong. "nah kalian ngapain disini?" tanya mis lia "kami suka relawan dari smp azaria untuk membantu jalannya acara lomba ini dengan aman, dan kami siap untuk ditugaska apapun tugasny" jawab alfad tegas, sehingga banyak orang tua yang seperti terpana dengan alfad, apalagi alfad itu ganteng, dan kelihatan banget karismany walaupun umurnya baru 14 tahun. "terimakasih kepada kakak kakak sekalian, sekarang afar dan wila boleh kembali ketempat kalian, dan alfad dan lita dimohon untuk mengikuti acara lomba selanjutnya, dan nati afar sama wila juga, oke?" "oke mis" kata mereka ber-4 serempak "nah baiklah selanjutnya untuk peserta lomba yo ayo kompak, dipersilahkan untuk duduk di bangku, di game ini setiap pasangan terdiri dari orang tua dan murid, gameny mudah, setiap mata pasangan akan ditutup dengan kain, dan tugas setiap pasangan hanya harus menyuapi pisang ke pasangan kalian, dan menghabiskan pisang, di samping peserta akan ada satu pengawas, jadi kalau curang siap siap ya, siapa cepat dia menang, dan untuk alfad dan liza kalian ikut main juga" jelas mis lia. "al nanti jangan kamu blepotin muka aku, awas nyodorin pisangny tepat di mulut, jangan langsung di paksa nanti akuny keselek, pelan pelan aja, dan jangan sampai kita menang karena kalau kita menang pak ripto bakal marah, kita kan dihukum bukannya disuruh main main da.. " ocehan panjang lita itupun dipotong oleh alfad " kok aku mikir yg agak jorok y? " tanya alfad sambil mendekatkan mulutnya ke telinga lita, dan dengan cepat lita sikut perut alfad, karena posisi mereka bersebelahan. " kok mikir jorok sih? " " iya ya, wahh aku teran.." "ih alfad berenti deh, udah gak usah dilanjutin, cepet duduk" kata lita kesal "hem ngambek nih, udah gak usah ngambek abang tetep sayang kok sma adek" kata alfad memanas manasi lita "ihhh berentilah alfad, BERHENTI" kata lita dengan penekanan di kata terakhir "yes ma'am" "lah kok ma'am, aku kan Belum nikah" "kamu memang belum menikah tapi kamu sdh punya suami dan anak bayi yang harus diurus jadi hitung aja kamu udah nikah" "asal aja kamu ngomong, suami suami, kalau anak bayi aku terima, kalau suami, huuuhhh sabar lita baru selesai bulan puasa jangan bikin pahala lamu ilang, tenang tenang, tarik napas buang tarik napas buang" "ya tetep aja aku SUAMI kamu, dan apa kamu sedang melahirkan, ayo sayang terus terus tarik napas lagi lalu buang tarik napas lagi lalu buang" "alfad BERHENTI SEKARANG JUGA" "yes ma'am" "3..2..1" kata sang MC yang membuat aula terasa seperti sedang konser "ayo.. Ayo... Ayo..." teriakan para pendukun dari setiap pasangan yang bergema "Sesampainy kami di sekolah kami langsung diskors sampai jam pelajaran ke 4 oleh pak ripto tersayang, guru bp yang paling kejam sepanjang masa. Dan benar sekali ucapan lita yang tadi, sekarang mereka berdua ditugaskan oleh pak ripto untuk menemui pak kemas, kepala sekolah sd azaria, memang betul aku sekolah di yayasan azaria, ya sekolah yang telah mendapatkan penghargaan sekolah terbaik di indonesia karena fasilotasny yang sangat lengkap, lapangan bola outdoor, lapangan basket yang menjadi 1 dengan lapangan bola voli, tenis dan futsal indoor, kolam reang, taman hijau, taman bermain, lahan parkir yang sangat luas, wi-fi gratis tetapi hanya di perbolehkan untuk siswa SMP SMA dan guru saja, ruang osis tersendiri untuk SMP SMA, ruang musik, uks, ruang bahasa, lab komputer, lab sains, aula, lapangan upacara, kebun hidroponik dan tempat perkembang biakan jamur, dll . Di palembang sekolah ini hanya ada 1 terdiri dari SD, SMP, SMA, sedangkan untuk PAUD dan TK berada di daerah Polygon, dan untuk universitasny hanya ada di kairo, mesir. Nah dulunya nih si lita ini kelas 1 sampai kelas 3 ny sekolah di SD azaria ini. Lalu pindah ke SD Kartina di dekat rumah yang gak kalah keren sama SD Azaria, bisa dibilang versi ke-2 dari azaria tapi gak islami islami gitu, karena azaria ini kan sekolahny swasta bertema islami, jadi ada kegiatan kegiatan islaminy gitu seperti sholat 2 waktu, dzuhur dan ashar, lalh sholat duha, mabit, dll. Nah di SD kartina itu alfad dan lita ketemu sempet beberapa kali sekelas, tapi gak terlalu deket. Balik lagi ke lita. "masuk.." "assalamualaikum, permisi pak" "waalaikumsalam, oh lita alfad, mari masuk, ayo duduk, bapak langsung aja ya, karena kalian telat dan pak ripto lagi ada rapat bersama semua guru, jadi hukuman kalian bapak ambil alih, nah kalian tolong awasi dan bantu acara perlombaan yang sedang dilakukan untuk anak kelas 6 dan 5 bersama para orang tua, dan lita tolong kamu siapkan kotak p3k untuk jaga jaga takutnya ada anak yang tidak kuat, mengerti? " " Baik pak" Jawab keduany berbarengan "nah silakan kalau begitu" "baik pak" Sesampainya mereka di aula gedung SD, mereka bertemu dengan afar dan wila, sahabat masing masing dari mereka. Afar adalah sahabat alfad sekaligus waketos di sekolah sedangkan wila sahabat lita dan bendahara osis, dan FYI alfad adalah ketos disekolah dan lita adalah sekretaris osis di sekolah, dan si afar sama wila ini keluarga mereka sahabatan banget, jadi ya hubungan mereka berempat ini seperti terikat dengan benang merah. "lah kamu beduo ngapo disini?" tanya afar kepada alfad dan lita "kami keno skors smpe jam 4, lah kamu?? Ngapoi?? Keno skors jugo e?" tanya alfad kepada afar dan wila "dak do, kami nih disuruh emang dari kemaren, kan kato bapak itu nak nyuruh kamu tapi kato bapak itu kamu beduo dk pulok deket, nk bebala lagi ado" kata wila " yo sdh gara gara kito lah disini, payolah laksanoke tugas" kata lita " nah mak ini be ye, lita smo alfad beduo di area kanan nah aku smo wila di area kiri, kito jago jago bae, nah lita kau kn bawak kotak p3k nah jadi kau pasang tanda pengenal kau, sdh itu siap siap, nah tugas kito disini cuma bantu bantu bae, smo jago keamanan wkwkwk jadilah dk belajar" kata afar diiringi acungan jempol dri mereka. "nah adik adik sekalian, sepertinya kita kedatangan tamu nih, ayo kaka yang cewek yang cowok di ujung maju kedepan" Kata MC di depan panggung yang mereka sering panggil sebagai mis lia , mis ini terkenal karena umurnya masih muda dan cantik jelita. Kebetulan sekali mis lia ini kenal dengan mereka ber-4 karena pernah mendiskusikan acara bersama dengan anggota osis dari smp sma dan guru perwakilan sd. "nah ayo kakak kakak perkenalkan diri kalian" "hai nama saya lolita, panggil aja lita, dari kelas 8.2 darusalam class" "halo oom tante, adek adek, sir dan ms ms yang cantik, nama saya wilia, bisa juga dipanggil wila biar mudah, saya sekelas sama lita" "hai semua saya afar, panggil aja afar, dari kelas 83, firdaus class" "alfad, sekelas sama afar" Ampun dikit banget sih alfad ngomong. "nah kalian ngapain disini?" tanya mis lia "kami suka relawan dari smp azaria untuk membantu jalannya acara lomba ini dengan aman, dan kami siap untuk ditugaska apapun tugasny" jawab alfad tegas, sehingga banyak orang tua yang seperti terpana dengan alfad, apalagi alfad itu ganteng, dan kelihatan banget karismany walaupun umurnya baru 14 tahun. "terimakasih kepada kakak kakak sekalian, sekarang afar dan wila boleh kembali ketempat kalian, dan alfad dan lita dimohon untuk mengikuti acara lomba selanjutnya, dan nati afar sama wila juga, oke?" "oke mis" kata mereka ber-4 serempak "nah baiklah selanjutnya untuk peserta lomba yo ayo kompak, dipersilahkan untuk duduk di bangku, di game ini setiap pasangan terdiri dari orang tua dan murid, gameny mudah, setiap mata pasangan akan ditutup dengan kain, dan tugas setiap pasangan hanya harus menyuapi pisang ke pasangan kalian, dan menghabiskan pisang, di samping peserta akan ada satu pengawas, jadi kalau curang siap siap ya, siapa cepat dia menang, dan untuk alfad dan liza kalian ikut main juga" jelas mis lia. "al nanti jangan kamu blepotin muka aku, awas nyodorin pisangny tepat di mulut, jangan langsung di paksa nanti akuny keselek, pelan pelan aja, dan jangan sampai kita menang karena kalau kita menang pak ripto bakal marah, kita kan dihukum bukannya disuruh main main da.. " ocehan panjang lita itupun dipotong oleh alfad " kok aku mikir yg agak jorok y? " tanya alfad sambil mendekatkan mulutnya ke telinga lita, dan dengan cepat lita sikut perut alfad, karena posisi mereka bersebelahan. " kok mikir jorok sih? " " iya ya, wahh aku teran.." "ih alfad berenti deh, udah gak usah dilanjutin, cepet duduk" kata lita kesal "hem ngambek nih, udah gak usah ngambek abang tetep sayang kok sma adek" kata alfad memanas manasi lita "ihhh berentilah alfad, BERHENTI" kata lita dengan penekanan di kata terakhir "yes ma'am" "lah kok ma'am, aku kan Belum nikah" "kamu memang belum menikah tapi kamu sdh punya suami dan anak bayi yang harus diurus jadi hitung aja kamu udah nikah" "asal aja kamu ngomong, suami suami, kalau anak bayi aku terima, kalau suami, huuuhhh sabar lita baru selesai bulan puasa jangan bikin pahala lamu ilang, tenang tenang, tarik napas buang tarik napas buang" "ya tetep aja aku SUAMI kamu, dan apa kamu sedang melahirkan, ayo sayang terus terus tarik napas lagi lalu buang tarik napas lagi lalu buang" "alfad BERHENTI SEKARANG JUGA" "yes ma'am" #skip "oke jadi kita udah dapat pemenangnya nih, selamat untuk lita dan alfad yang jadi juara pertama, nah..." kata mis lia "yh al kita menang, gimana nih?" tanya lita tak tenang "biarin nanti kalau ditanya jelasin aja, lagi pula kan kamu gak sendiri, aku juga, nah afar sma wila juga haha" kata alfad Begitu seterusnya sampai jam hukuman mereka habis, dan seperti biasa setiap hari selasa rabu kamis dan sabtu mereka diharuskan untuk sholat dhuha dimasjid belakang. "wil ayo, kau nk netep mukena dk? Aku be yang ke pucuk kau duluanlah nyari tempat di masjid yang deket ac e," ujar lita "y sdh, tapi aku dk bawak sendal ta, kgek aku keno marah smo mis maliani, mending aku pegi bareng kau be, kito ke kantin dulu, hehehe" bujuk wila " y sdh, bentar... Nah sendal iwak dori, dio tadi teriak teriak spo yang nk minjem sendal, y sdh aku ngomong be kau nk minjem" tak sampai 5 menit lita kembali ke bawah bersama 2 mukenah dan sendal jepit. (iwak dori itu panggilan kakel ke adek kelas 7 yang nyebelin banget, cewek namany sarifani) "okelah, yokss" Lalu ternyata mereka bertenu dengan aag atau "acak acak geng" sebutan dari geng yang diketuai oleh alfad lagi duduk nyanyi nyanyi sambil makan bakwan bersama kak andra, penjaga kantin sambil main gitar. "kak andraaaaaaaaa oooo kak andraaaaaaa, alhamdulillah" ucap lita, lita ini selain baik sopan ke orang tua, dia ini cerewet banget, petakilan, dan gila gilaan hobinya gosip juga ya semua rombongan lita ini suka gosip. "lolita lolita neng wila neng wila," "kak aqua kak, sama soy joy 1" ucap lita " aqua, soy joy almond chocolate, totalny 12 juta" kata kak andre "kak wila dibayarin afar, aqua sma fitbar 1, rasa apapun terserah" "oii, wil ngpo aku yg bayar,?" sahut afar terkejut "kau kn ado utang smo aku," " nah wila jadinya 10 miliar" " nah kak uangny makasih kak" ucap lita, yang dijawab sama sama oleh kak andra "eh litak bagi duet o, seribu be nah," ucap rehan anggota aag "aku be ta" ucap aal anggota aag " kgek dulu bentar" ucap lita sambil merogoh saku jasnya "ngapo kamu dk mintak smo alfad be, dio kn baek" ucap wila "ktek duet kecik aku" kata lita sambil menunjukaan semua uangny ada seratus ribu selembar dan dua puluh ribu selembar. "yah, sdh sdh lah pegilah kamu kgek keno marah mis maliani telat" ucap alfad menyuruh mereka pergi sebelum rehan dan aal mengucapkan kata kata mereka "lah kamu?" ucap lita dan wila heran "kami mudah be di hukum tambah seneng malah" kata topek " nah al, ambeklah dua puluh ini tapi kau cuma boleh beli permen, biar kebagian galo" ucap lita sebelum pergi "makasih litakkk" ucap mereka tal terkecuali alfad dengan mata berbinar. Lita tau mereka itu hobi banget makanin permen lolipop alphanlibel itu, jadi saat lita bilang gitu |