Servant of Beelzebub
hide bio
Follow . Favorite
Joined 05-03-10, id: 2349848, Profile Updated: 01-05-11

Saya memang flamer. Saya ketus dan siap memberikan Anda kata-kata 'indah' jikalau Anda berbuat yang aneh-aneh di Fandom berbahasa Indonesia. Saya tidak akan segan menjelek-jelekkan Anda didepan umum bila Anda menjelek-jelekkan Author lain. Seharusnya Anda sebagai Author ataupun Reader, sebisanya menghindari pertikaian yang tidak perlu dijadikan bahan pertikaian. Itu sungguh childish, memalukkan!

Tidak sadarkah Anda bahwa saat ini Fandom Fanfiksi berbahasa Indonesia sudah sepenuhnya dikuasai oleh junkfict yang tidak bermutu? Fanfic yang tidak berplot, alurnya berantakan, typo-nya berserakan, bahkan dengan tololnya tidak bisa membedakan mana yang fict dan mana yang diary depresi Anda sendiri. Kalian fikir FFn ini blog pribadi kalian?! Yang bisa dengan leluasa kalian isi dengan curhatan najis yang membuat sesama penghuni fandom setempat naik pitam?! Gunakan akal sehat kaliand! FFn ini tempat untuk membebaskan imajinasi kalian yang tertunda, bukannya tempat buat marah-marah sambil ngehina orang. Goblok tau gak!

Kalau mau seperti itu, lebih baik Anda buat blog Anda sendiri dan undang para Author beserta Reader yang ada disini ke blog Anda. Saya merasa FNI-lah fandom paling berantakan saat ini, selepas bulan Agustus 2010, FNI banyak kedatangan Author-Author aneh yang membuat citra FNI semakin jelek dimata penghuni Fandom lain. Mengapa demikian? Karena Anda sendiri yang tidak bisa menjaga citra itu sendiri!

Terus terang saja, Saya muak dengan fict-fict yang muncul dengan summary buruk dan isi yang tidak sesuai. Sesungguhnya itu hanyalah sampah yang sama sekali tidak boleh disentuh. Ketika sampah itu tersentuh, maka seluruhnya pun akan terhipnotis untuk ikut menyentuhnya. Betapa bodohnya kalian yang melakukan itu!

Tidakkah kalian lihat begitu jelasnya tulisan 'Report Abuse Possible' dikotak sana?! Atau mungkin kalian buta? Mungkinkah kalian mau nyari sensasi disana? Befikirlah sewaras-warasnya.

Sign, Ditta Adhella Pratindita