"Nozomi!" panggil Naruto yang saat ini tengah menggendong putri pertamanya. "Syukurlah kau baik-baik saja. Aku khawatir jika terjadi apa-apa denganmu—" Naruto menatap Nozomi yang sedang menyusui sosok bayi laki-laki yang memiliki rambut berwarna...ungu. "Rambutnya, mirip denganmu."

Nozomi tertawa kecil mendengarnya, ia tetap terfokus pada kegiatan menyusui bayi lelakinya. "Yah, rambutnya berwarna ungu, serta matanya mirip denganmu. Hikari, lihat, adik laki-lakimu ini, tampan kan?" tanya Nozomi pada putri pertamanya.

Kedua mata zamrud itu menatap kagum sosok bayi tersebut, "Mama, dia mungil."

Nozomi mengangguk mengiyakan pernyataan dari Hikari. "Ya, dia mungil," balas Nozomi, dia kemudian menatap Naruto yang berdiri disampingnya. "Tousan, dan Kaasan kemana?"

"Mereka pulang terlebih dahulu, sepertinya keduanya agak kelelahan menunggu kelahiran bayi kedua kita," jawab Naruto sembari terus menatap bayi lelakinya. Sungguh, ia tak menyangka kalau Nozomi akan memberikan seorang anak lagi. "Hey, terima kasih ya?"

Nozomi terdiam sesaat sambil menatap Naruto, kemudian seulas senyum terpatri di wajah cantiknya. "Um, sama-sama, aku juga sebagai Istrimu berterima kasih juga padamu, Naruto."

Naruto tersenyum, kemudian mengelus lembut kepala Nozomi. Ia sangat senang mempunyai seorang Istri seperti Nozomi."Oh iya, aku lupa nama untuk anak kita."

Hikaru menatap bergantian kedua orang tuanya. "Makoto."

Orang tuanya itu langsung menatap Hikari yang mengucapkan sebuah nama. "Makoto Uzumaki? Tak buruk juga."

"Um, aku juga suka itu, terima kasih Hikari sudah memberikan nama untuk adikmu." Hikari tersenyum lebar menatap Nozomi yang tengah tersenyum padanya. "Kau kakak yang baik."

"Um! Aku kakak yang baik!"

Naruto mengacak-acak rambut pirang Hikari, lalu mencium keningnya dengan lembut. "Benar-benar kakak yang baik!"

..

.

Naruto by Masashi Kishimoto

Love Live School Idol Project by Kimino Sakurako.

..

.

Minato dan Kushina membuka pintu kamar bangsal rumah sakit, mereka melihat Nozomi yang tertidur sambil memeluk bayinya, serta Naruto dan Hikari yang tertidur di atas kursi samping ranjang Nozomi.

Keduanya tersenyum menatap keluarga kecil Naruto, "kita menunggu sampai mereka bangun."

"Ya Minato, kita menunggu mereka bangun," balas Kushina, ia kemudian mengambil sebuah kamera, lalu memotret keluarga kecil Naruto.

Minato hanya bisa tertawa maklum melihat kelakuan istrinya ini.