"Hikari, ini Mamamu. Cantik kan?"
"Waahhh, Mama cantik sekali. Sepertinya aku ingin menjadi seperti Mama," Hikari berujar sembari tatapannya yang berbinar-binar saat melihat Nozomi semasa mudanya. Dibelakang mereka ada Makoto yang menatap polos mereka berdua.
Bocah lelaki itu masih tak mengerti akan apa yang dibicarakan keduanya.
"Ini namanya Eli Ayase, sahabat Mama Nozomi. Dia dari Rusia loh, serta menjadi guru balet di Jepang."
Kembali, kedua mata Hikari berbinar melihat sosok wanita pirang yang sedang duduk dengan wajah tegasnya. "Dia seorang Kaichou?"
"Kau langsung mengetahuinya ya Hikari."
Hikari memasang wajah sombongnya. "Wah iya dong, dia kan terlihat tegas, jadi dia cocok dengan jabatan itu." Naruto menganggukkan kepalanya mengerti, dia kemudian menunjuk ke seorang wanita berambut hitam dengan gaya Twintail.
"Terlihat sepeti anak kecil, tapi dia itu sekelas dengan Mama Nozomi loh."
"Wahh, dia imut sekali. Namanya siapa Papa?"
"Nico Yazawa. Dia punya jargon 'Nico-nico nii!'," ujar Naruto yang mempraktekkan gaya dari Nico.
Hikari pun mengikutinya, keduanya menyerukan jargon dari Nico Yazawa.
Namun, mereka berdua tak sadar jika Makoto telah berlari menuju pintu masuk kamar itu, bocah itu memeluk sang Mama yang sedang menatap kedua manusia yang sedang mempraktekkan jargon dari Nico.
"Maafkan kelakuan Suami dan anakku, Nicocchi." Nozomi menepuk dahinya, sungguh dia sangat malu saat ini.
"Tak apa, aku suka saat ada yang mempraktekkannya."
"Dan Eli-san itu adalah pacar Mamamu loh."
"Yang benar Papa!?"
"Kau lanjutkan, tak akan kuberi jatah lagi nanti!"
Hikari dan Naruto langsung menutup Laptop tersebut, lalu tersenyum takut pada Nozomi. "Ma-maafkan kami, Mama/Nozomi!"
Nico tersenyum kikuk akan tingkah keluarga kecil Nozomi.
..
.
Naruto by Masashi Kishimoto
Love Live School Idol Project by Kimino Sakurako
..
.
