XOXO
"Hyung.."
Doyoung tidak bergeming.
"Hyung."
Masih diam.
"Doyoung hyung."
Jaehyun menghela napas. Doyoung masih marah gara-gara tadi dia mendadak tidak bisa menjemputnya, jadinya Doyoung harus naik bis.
Naik bisnya sih tidak masalah, tapi tadi hujan. Deras sekali. Doyoung tidak suka hujan. Mana Doyoung harus kehujanan saat berlari ke halte dan saat menuju ke apartemen mereka (karena Doyoung lupa membawa payung).
"Hyunggg.." Ucap Jaehyun lagi. Doyoung masih pada posisinya. Tidur menyamping membelakangi Jaehyun.
Kemudian laki-laki itu, menyelipkan dirinya disana. Memeluk hyung tersayangnya dari belakang. Mengecup lehernya satu, dua kali. "Maafkan aku.." Ucapnya menyesal.
Jaehyun membalikkan tubuh Doyoung, agak memaksanya sih. Tapi berhasil karena kini Doyoung sudah melihat ke arahnya.
Dilihatnya wajah yang cemberut itu.
Dibelainya pipi Doyoung yang agak tembam, didekatkan wajahnya. Dikecupnya bibir ranum itu berkali kali. Sedangkan si empunya hanya diam saja.
"Maafkan aku.." Ucap Jaehyun lagi. "Hng?"
"Jangan diulangi lagi." Ujar Doyoung akhirnya.
Akhirnya Jaehyun tersenyum senang. Direngkuhnya tubuh yang lebih kecil darinya. Sementara Doyoung menyamankan kepalanya di dada bidang Jaehyun.
Ya, dengan pelukan dan beberapa ciuman kasih sayang maka mereka akan kembali berbaikan seperti semula.
Sesederhana itu.
-end
.
.
Song by EXO - XOXO
