[ Frist Time to See You ]

SM entertaiment membentuk boy group baru bernama EXO group besutan Lee Sooman ini, digadang-gadang meningkatkan saham di entertaiment tersebut.

Ada puluhan teaser klip untuk memperkenalkan boy group ini, hebat sekali bukan?

Bukan itu yang ingin kita bahas, tapi sebuah kisah cinta tersembunyi diantara salah satu membernya.

"Chan, apa kau ada waktu nanti?" Pria manis ini bernama Jun Myeon dengan nama panggungnya Suho, dia mendapatkan posisi sebagai leader di group EXO K baru saja para member memperkenalkan diri di depan publik untuk pertama kalinya.

"Memangnya, ada apa hyung?"

Dikarenakan jarak umur antara Chanyeol dengan Suho jauh, dia harus menghormatinya bagaimanapun juga.

"Ibuku memasak lebih untuk para member, apa kau mau ikut? Ibuku mengatakan, jika yang dilakukannya tersebut sebagai ucapan selamat atas debut pertama kita."

"Baiklah, aku beres-beres kamarku dulu ya."

Chanyeol tipe orang yang suka berantakin kamarnya jika mau pergi, maka dari itu kamarnya selalu berantakan kemudian ibunya juga yang membereskan kamarnya. Saat dia sampai di kamar asrama, ada pria manis sedang merapihkan sisi-sisi kamarnya.

"Oh, Chanyeol? Baru sampai? Maaf, kamarmu sangat berantakan aku sedang merapihkan pakaianku sekalian saja membereskan pakaianmu. Tidak apa bukan?"

"Ah, terimakasih banyak Baekhyun maaf jika membuatmu kerepotan."

"Tidak apa, ini saja aku refleks."

Sungguh, demi apapun juga pria manis ini sangat manis sekali ditambah senyum menawannya. Dia teringat dulu saat sekolah menengah, temannya mengajaknya ke warnet dan mengatakan jika SM entertaiment sedang membuka ajang bakat. Tertariklah si Chanyeol ini, dia mengisi formulirnya dan menunggu sangat lama untuk mendapatkan konfirmasi lagi dari perusahaan tersebut.

"Chanyeol, aku punya teman dia cantik sekali aku yakin kau jatuh cinta padanya."

"Benarkah dia sangat cantik? Bukankah, setiap wanita itu cantik?"

"Tapi Chan, dia pria wajahnya setara dengan wanita di luar sana sangat cantik dan aku pikir kau akan tertarik padanya makanya aku beritau padamu."

"Terserah kamu saja, aku mau fokus dulu untuk menjadi artis papan atas. Jika aku butuh identitasnya, kita bicarakan ini lagi."

Hari-harinya selalu berlatih dan berlatih hingga kepalanya terasa mau meledak, saat dia pulang dari sekolah temannya mengajaknya untuk minum soju dan si Chanyeol ini iya saja pulang ke rumahnya dia di gebuk sama ayahnya.

Kejadian itu sudah lama sekali, saat dia bertemu Baekhyun jatuh hatilah dia padanya saat tau kebenaran sesuatu ternyata temannya si Chanyeol ini juga berteman dengan Baekhyun.

Kebetulan yang sangat tidak terduga bukan? Bahkan, sang manager sudah kebal jika keduanya berbicara karena heboh sekali. Mereka berdua selalu menyempatkan diri untuk melakukan hobinya, bahkan hobi mereka hampir seluruhnya sama sepertinya mereka ini ditakdirkan bersama.

Kalian tau? Pernah sekali si Baekhyun tidak mengenakan pakaian atasnya dan lari-lari di asramanya itu. Karena hal inilah, yang membuat Chanyeol sangat terpana sekali tapi hal tersebut tidak di tampilkan di sesi wawancara waktu itu. Jika iya, terguncanglah dunia entertaiment di negara tersebut.

Baekhyun suka memandang langit, dia suka warna kuning, bahkan dia pernah bermimpi jika dirinya seorang wanita dia ingin kekasihnya mengenakan pakaian warna kuning dan banyak hal-hal yang disukainya. Entah mengapa, hal-hal kesukaannya tersebut sama dengan apa yang disukai Chanyeol.

Benarkah cupid membidik panah asmara pada mereka?

Selesai mandi, Chanyeol kembali ke kamarnya untuk mengambil ponsel yang dia letakkan di meja kecil.

"Baekhyun, Suho hyung mengajak kita bertandang ke rumahnya. Kau mau ikut?"

"Sekarang?" Karena sekarang jam empat tiga puluh menit, masih ada waktu untuk bersiap-siap.

"Jam lima sore nanti, aku mau ke supermarket. Ingin menitipkan sesuatu? Kebetulan sekali ibuku memberi uang bulanan."

"Pakai uangku saja, aku ingin menitip satu kotak susu berperisa strawberry."

"Kau suka sekali dengan buah asam itu, aku justru agak mual."

"Strawberry membuatku segar."

Oh tuhan! Jika saja Baekhyun tau, Chanyeol sedang menahan letupan kembang api di kepalanya dan mengendalikan jantungnya agar tidak lepas dari tempatnya.

"Baiklah, aku pergi. Hanya itu saja? Tidak ada yang lain?"

"Tentu, ini uangnya!" Baekhyun, memberikan dua lembar uang pecahan seratus won padanya.

"Tidak usah! Biar aku yang traktir kamu."

"Apa tidak merepotkan?"

"Tidak masalah bagiku."

"Sekali lagi, terimakasih banyak hyung."

Lagi-lagi, jantungnya berdegup tidak normal hanya karena panggilan nama tersebut sungguh hal itu membuatnya merasa ada ratusan kupu-kupu terbang di perutnya.

"Kau bilang apa tadi?"

Untuk memastikan saja, takutnya si Chanyeol ini terlalu percaya diri akan apa yang di dengarnya tadi.

"Hyung, memang salah ya?"

"Tidak! Tentu tidak! Baiklah, aku pergi."

Selama di dalam perjalanan, dia selalu mengulang kata-kata yang Baekhyun ucapkan sampai-sampai telinganya memerah.

"Ouh... Rasanya jantungku tidak normal, mengapa dia imut sekali?"

Di dalam supermarket, si Chanyeol ini tidak langsung mengambil belanjaan tetapi dia selalu memegang kedua pipinya yang memanas. Tapi, saat jalannya lengah dia menabrak bahu seseorang yang diketahui sebagai member termuda di grup EXO.

"Elo, sakit gigi? Masih muda kok sakit gigi."

"Cih! Rupanya kau? Aku tidak sakit gigi."

"Itu tandanya, ragamu sedang dirasuki roh yang sedang jatuh cinta. Nggak usah drama! Kau ini pria, tapi kenapa kau menjadi sundare seperti komik simpananku?"

"Bicara berdua denganmu hanya buang-buang tenaga. Minggir! Aku mau belanja."

"Cih! Sundare."

"Aku mendengarmu!"

Sehun dengan Chanyeol sifatnya seperti serial Tom and Jerry di tv, tapi percayalah Sehun paling peka di grup jika ada sesuatu.

Sampailah si Chanyeol ini ke asrama, belum sampai dia berjalan ke dalam anggota tertua di grup yang bernama Kim Min Seok ini datang menghampiri dirinya.

"Kau belanja bulanan Chan?"

"Tentu hyung."

"Ah! Begitu, wah! Apa kau sekarang penikmat susu strawberry?"

"Tidak hyung, Baekhyun nitip belanjaannya dia menyuruhku membeli susu ini."

"Kalian sangat cocok, kenapa tidak menikah saja?"

"Tentu saja kami akan menikah hyung, tapi saat nanti kita sudah siap."

"Aku percaya padamu." Kalian percaya? Jika suatu ucapan yang tanpa sadar teruncap dari mulut kita akan jadi kenyataan. Takdir, siapa yang tau?

Sampailah dia di ruang tengah, karena kamar ini minimalis dapat dia lihat Baekhyun sedang bermain game bersama Sehun si anggota termuda di grup. Membuat desiran darah Chanyeol mendidih, jelas saja hubungan mereka berdua sebatas teman. Kenapa, Chanyeol harus cemburu jika Baekhyun main game bersama Sehun? Bukannya, Chanyeol dengan Baekhyun hanya Bersahabat saja? Berapa kali harus dia tekankan pada publik? Jika, dia hanya bersahabat saja dengan Baekhyun.

Bisa kalian sadari? Jika kesamaan dari hal-hal yang mereka sukai hanya SEBATAS SAHABAT DAN REKAN KERJA SAJA bukan mereka itu gay. Ingat! Tapi inilah yang menjadi keseruan hubungan mereka, banyak yang menentang banyak juga yang mendukung keduanya. Bahkan, yang tadinya benci jadi suka dengan hubungan mereka aku hanya tertawa saja.

"Baekhyun, aku beli susu kotak tadi dan aku letakkan di kulkas. Bisa kau ambil sendiri nanti?"

Dengan mukanya yang datar, dan intonasi suara yang rendah tapi menusuk sekali ke telinga pendengarnya. Hal itu, membuat mereka berdua bertanya-tanya. Ada apa dengan Chanyeol? Tangan besarnya, membuka pintu kamarnya dan menutup pintu itu dengan kasar sampai suara pintunya membuat Sehun dan Baekhyun kaget.

"Astaga! Ada apa dengannya?"

Sehun si member grup yang paling peka, hanya bisa menahan tawanya hingga sudut-sudut matanya keluar air.

"Kenapa tertawa?"

"Jadi, kau benar-benar tidak tau?"

"Jika aku tau, aku tidak akan bertanya."

"Dia marah padaku."

"Apa maksudmu?"

"Dia cemburu padaku karena bermain game disini, dan duduk berdua denganmu."

"Hanya itu?"

"Itu sudah jelas hyung, kalian berdua memang unik. Kenapa tidak menikah saja?"

"Apa bisa?" Jika kalian lihat wajahnya, Baekhyun ini sangat cantik seperti wanita tulen apalagi jika dia merona orang-orang merasa gemas padanya.

Saat melakukan sesi wawancara, para member diberi pertanyaan masing-masing untuk dijawab uniknya si Chanyeol dengan Baekhyun ini match banget jawabannya disitulah tercetus akan teori-teori hidden love mereka. Para chanbaeksist yang termasuk anggota EXO L selalu menggali lebih dalam akan teori-teori itu, untuk mencocokkan jawaban mereka dengan kode-kode yang Chanyeol dan Baekhyun berikan.

"Jadi, Chanyeol shii. Apa yang terlintas pertama kali di pikiran anda saat pertama kali melihat Baekhyun. Yang kita tau, Baekhyun ini paling singkat masa traineenya di SM entertaiment pastinya kamu juga dekat dengannya aku dengar kalian satu kamar ya?"

Pengisi acara tv, melempar pertanyaan padanya untuk dijawab dengan percaya diri Chanyeol menjawab.

"Iya, saya satu kamar dengannya dia tidak suka dingin saya tidak suka panas. Terkadang, jika cuaca sedang panas aku mengalah dan tidur di sofa dengan buka baju tapi tetap pakai celana ya! Setelah itu, waktu paginya dia tanya."

"Chanyeol, kenapa kamu tidak tidur di dalam?"

"Terus aku jawab."

"Kamu tidak bisa tidur jika lampu mati, aku tidak bisa tidur jika lampu menyala apalagi cuacanya sekarang panas aku nyalakan AC kamu ngambek kedinginan ya sudah lebih baik aku tidur di sofa."

Sesi wawancara live tersebut, dibanjiri komentar para netizen.

I don't know my name : Chanyeol shii kamu harusnya jangan mengatakan itu di publik, sama saja kamu mengumbar hubungan kalian ㅋㅋㅋ kenapa kau lucu sekali?

Fxxk I am solo : Jika melihatmu, aku merasa iri, bagaimana bisa kau umbar hubunganmu dengannya sedangkan aku masih sendiri T_T

I hate you : Cih! Kau pikir bagus huh? dasar gay!

Entah apa nama akunku : Ini yang aku benci, mengapa idol sekarang seksualnya melenceng? Cih! Pasti karena pergaulan bebas.

Setelah itu, pembawa acara tv, melempar pertanyaan lagi padanya.

"Hal apa, yang pertama kali kamu rasakan saat menatap wajah Baekhyun?"

"Aku bertanya padanya. Apa kau Baekhyun?" Sambil melihat kearah Baekhyun.

"Iya..." Dengan wajahnya yang malu-malu, dia menjawab sambil menatap Chanyeol.

"Aku sudah menunggu sangat lama." Konotasi seperti ini memiliki makna, jika Chanyeol menunggu waktu yang lama untuk bertemu dengannya.

"Kita melakukan kontak mata sepuluh detik, ketika aku berkedip terasa ada pancaran api saat kita bertatap muka. Kita seperti ada sesuatu, ah anak ini lucu sekali kita bisa bersama-sama selamanya."

Chanyeol, terus mengatakan kesehariannya saat satu kamar bersama Baekhyun. Spekulasi seperti inilah yang menjadi heboh dikalangan fans EXO saat mereka sedang ikut bergabung di event tersebut, dan mengunggahnya di akun sns masing-masing hingga banyak sekali yang berkomentar di sns mereka.

Pakaian dalamnya Baekhyun : Chanyeol... Harusnya kau peluk dan cium saja dia... Mengapa jadi aku yang gemas?

Tiger Park Xianlllie : Aku sangat-sangat benci hubungan gay!

Setelah acara selesai, para anggota kembali ke ruang istirahat untuk kembali lagi ke asrama. Baekhyun datang ke arah Chanyeol yang sedang duduk, dia bertanya-tanya. Apa benar apa yang dirasakan saat mereka bertemu seperti itu? Bukan apa, takut jika di hatinya bertepuk sebelah tangan.

"Chanyeol, apa itu benar?"

"Apa?"

"Nggak usah pura-pura! Katakan saja!"

Chanyeol yang gemas hanya bisa menahan tawanya, dan berjalan mendekati Baekhyun.

"Itu tentu saja benar, tidak ada yang di lebih-lebihkan atau bahkan di kurang-kurangi aku mengatakan apa adanya."

"Tapi aku malu sekali Chanyeol..."

"Kenapa kau menggemaskan sekali?"

Chanyeol mengusap gemas kepala Baekhyun, sontak saja membuat para member yang duduk menggoda keduanya.

"Kalian kenapa tidak menikah saja sih, gemasnya." Heboh terdengar suara nyaring Chen dengan nama aslinya Kim Jong Dae pemilik suara emas, dibarengi juga dengan yang lainnya.

"Iya, mengapa tidak menikah saja kalian berdua. Apa, sekarang juga aku bawa pendeta kesini?" Pria tampan, asal Tiongkok blasteran Amerika ini menambahi ke hebohan disana.

"Tunggu saja saatnya tiba..." Sambil menatap wajah Baekhyun, Chanyeol tersenyum miring padanya membuat rona merah bunga mawar di pipi Baekhyun.

.

.

.

.

To Be Continued

.

.

.

.

Hallo yeorobun!! Apa kabarnya? Chapter ini gimana? Seru? Komen dong T_T Oh iya, aku mau bilang, tolong ngertiin keadaanku ya guys hpku waktu itu rusak dan semuanya itu hilang dong automatis ganti... Maafkan aku... Harusnya diri ini update di akun yang lama tapi apa daya T_T yaudah lah ya komen ajah yang banyak daripada denger aku ngoceh nggak jelas, ini story inspirasi dari ChanBaek momen yh... Kurang lebihnya saya minta maaf jika ada yang kurang ku tunggu votement nya... Annyeong...