"Trank" "trank " "trank"
Bunyi benturan tanto dan shuriken terdengar nyaring memekakan telinga.
Seorang pria dengan sharingan 3 tomoe menyala dengan rambut panjang gaya ekor kuda memakai kaos hitam dengan simbol khas Klan Uchiha di belakangnya, dan celana pendek hitam dengan kantong senjata yang diikat ke samping terlihat kuwalahan menghadi lawanya.
"Heh menyedihkan itachi".
Ya orang tadi tidak lain tidak bukan adalah Uchiha Itachi anak pertama dari pasangan Uchiha Fugaku dan Uchiha Mikoto yang mana Fugaku merupakan pimpinan daripada klan tersebut.
KlanUchihadikenal sebagai salah satu dari 4 Klan Ninja Bangsawan Konohagakure juga merupakan salah satu pendiri desa daun tersembunyi. KekuatanSharinganyang mereka miliki dan keahlian alami dalam menguasai beragam teknik pertempuran membuat Klan Uchiha ditakuti dan juga di hormati. Sayangnya meski menjadi klan pendiri Desa Konohagakure, para Uchiha justru tidak dipercaya dan dikucilkan dari urusan pemerintahan desa seiring berjalannya waktu.
Rasa ketidakpercayaan antara Uchiha dan warga Konoha lain kian menumpuk. Saat Tobirama menjabat Hokage Ke-2, dia membentuk Polisi Militer Konoha dan memberikan Klan Uchiha posisi tersebut dengan markas yang berada di pinggir desa untuk membangun hubungan baik.
Akan tetapi para Uchiha justru merasa mereka disingkirkan dari posisi pemerintahan desa lainnya yang lebih penting dan semakin terkucil karena posisi markas yang jauh dari pusat desa.
Hubungan internal desa ini pun mencapai ambang keretakan ketika Siluman Ekor 9 menyerang Desa Konohagakure.
Di satu sisi sebagai polisi militer, para Uchiha berfokus untuk melindungi warga desa. Di sisi lain, karena tidak terlihat saat pasukan ninja lain berusaha mengusir siluman tersebut, para petinggi Konoha menganggap mata Sharingan lah yang mengendalikan amukan Siluman Ekor 9 (meskipun mereka tidak sepenuhnya salah). Klan Uchiha mulai berkomplot untuk menggulingkan pemerintahan Desa Konohagakure.
"Berisik" kata itachi.
"Ayolah buat aku lebih tertantang, bukankah kau kapten anbu konohagakure taka taichou" ucap orang itu dengan akhiran mengejek.
Sebelum sempat membalas, orang didepan itachi sudah menghilang dan muncul di belakang itachi dengan tanto yang siap memenggal leher. Beruntung berkat insting petarungnya dia bisa menghindar walau terlihat sedikit goresan mengenai leher samping itachi yang terlihat meneteskan darah sepertinya itachi harus berterima kasih jika bukan karena pelatihan pelatihan dan misi misi yang ia jalani mungkin kepalanya sekarang sudah tidak lagi berada di tempatnya.
"Ara sepertinya kau beruntung itachi"
"Apa yang terjadi denganmu naruto" balas itachi.
Benar lawan yang sedari tadi bertarung dengan itachi adalah uchiha naruto sahabat dekat sekaligus sepupu dari itachi sendiri.
Naruto merupakan anak dari adik Fugaku Uchiha yaitu Ukaku Uchiha dan Misa Uchiha mereka berdua tewas saat melindungi naruto ketika terjadi serangan kyuubi beberapa tahun lalu dan saat itulah Sharingan naruto berubah menjadi mangekyou.
Bisa dikatakan naruto merupakan prodigy yang berhasil berkat kerja keras bukan bakat, memasteri sharingan sebelum masuk akademi hal ini tidak diketahui oleh hokage ke empat juga si tua bangka danzo tentu saja bebarapa tahun yang lalu.
Dan hal ini tidak lepas dari didikan keras dari ayah naruto sedari kecil juga pelindungan extra selama latihan dengan menciptakan barrier untuk menyamarkan chakra sehingga mau segila apapun chakra yang digunakan tetap tidak akan mampu terdeteksi dari dunia luar. Beruntung Uciha Ukaku sempat mempelajari barrier fuinjutsu dari salah seorang kerabatnya waktu menjalankan misi di uzushio tempo dulu, tidak pandang usia maupun postur tubuh yang terpenting hasil memuaskan. Begitulah kira kira pikiran sang ayah ketika melatih naruto.
"Hahhahaha kau lucu itachi bukankah ini semua terlihat memuakan??"
"Klan Uchiha merupakan salah satu pendiri dari desa terkutuk ini dan sekarang seperti yang kau lihat mereka para anjing dari tetua bau tanah itu mengklaim seolah olah desa ini adalah milik mereka. Bahkan klan mereka tidak lebih lama bahkan beberapa tahun bergabung dan beraliansi sebelum terjadinya tragedi kyuubi dan kau masih saja membela semua omong kosong ini?? Jawab aku itachi" kata naruto.
"Tapi melakukan kudeta bukan cara yang tepat naruto" balas itachi geram
"No.. tentu saja tidak itachi, kurasa ini yang terbaik?"
"APA KAU GILA NARUTO MEREKA KELUARGAMU BANGSAT" teriak itachi marah dengan sharingan yang terus berputar.
"Lalu apa menurutmu membiarkan klan kita membabat habis sesuatu yang kau cintai merupakan keputusan tepat??"
"Tunggu apa yang kau maksud naruto" bingung itachi.
"Apa hokagemu itu tidak memberitahumu. Klan kita berniat mengkudeta desa dengan mengambil alih kepemimpinan hokage sekarang dan mungkin akan banyak warga yang akan mati bergelimpangan di jalanan dan kau tahu meskipun hokage tau klan kita merencanakan kudeta ini tetapi beliau tidak tahu kapan tepatnya klan uchiha mau memulainya.. Sebelum terjadinya bentrok yang merugikan kedua belah pihak aku memutuskan untuk membantai semua anggota klan kita tentu saja setelah berunding dengan atasanku dan hokage tercintamu itu".
"Kau harusnya tau betapa kolotnya klan kita ini. Aku sudah mencoba berunding dengan mereka tapi tetap saja mereka bersikukuh untuk melakukan kudeta"
"Klan kita mengirimku sebagai mata mata untuk desa. Dan sebaliknya atasanku mengirimku untuk memata matai klanku sendiri. Bukankah ini terlihat sangat menyedihkan"
"Dan kau itachi apakah kau akan tetap pada egomu itu atau berdiri bersamaku membunuh semua anggota klan bodoh kita itu" ucap naruto disertai berubahnya mata hitam legam naruto menjadi sharingan berpola shuriken dengan lengkungan bulan sabit dan tiga garis memotong tengah (bayangin aja sharingan kakasi dengan tambahan sharingan milik Uchiha Izuna).
Deg
"Jadi itu mangekyou sharingan yang sering dibicarakanya" pikir itachi
"Khehehe jadi itu jawabanmu itachi. Kalau begitu jangan harap kau dapat hidup tenang setelah menentang sahabat karibmu ini" Jawab naruto ketika melihat itachi marangsek maju dan berlari kearahnya
"Katon: Gokakyou no jutsu" ucap itachi dengan tangan membentuk handseal.
Sebuah bola api besar berdiameter 3 meter merangsek maju menuju naruto yang masih setia melihat setiap gerakan itachi.
"Sepertinya setelah masuk anbu chakra kontrolmu semakin baik itachi" ucap naruto tenang sembari mengalirkan cakra angin ke tanto yang entah kapan sudah berada dalam genggamanya.
"Slash" "slash"
Dua kibasan tanto membelah silang bola api yang sebentar lagi akan mengenai naruto. Setelah menerobos bola api yang terbelah tadi naruto tidak melihat tanda tanda adanya itachi.
"Srink" "srink" "srink"
Shuriken melaju cepat kerah naruto dan berhasil di blok olehnya tapi setelah dilihat kembali ada yang aneh dengan shuriken yang mengimcarnya tadi.
"I-itu kawat" ucap kaget naruto
"Shut" "shut" "shut"
Badan naruto tertarik ke dahan pohon yang dia pijaki dan sebelum sempat bereaksi lebih terdengar suara itachi mengeluarkan jutsunya
"Katon: Ryuuka no jutsu"
Sebuah naga api meliuk liuk ganas dan menghantam tepat pada tempat naruto tadi.
"Blar"
Ledakan keras terdengan ketika naga api tadi meledak tepat saat mengenai tubuh yang terlilit kawat baja tadi.
Tap
"Hah" "hah" "hah"
" Sial chakraku hampir habis" ucap itachi.
Sharinganya berputar cepat mengamati hasil kerjaanya tadi.
"Begitukah" ucap suara di belakang itachi tiba tiba.
Itachi melompat menjauh dari asal suara tadi dan dilihatnya tubuh yang terkena seranganya tadi.
"Iwabhunsin sejak kapan?" Ucap itachi sedikit kaget.
"Duagh" "brakk" "dhuar"
Suara terdengar ketika punggung itachi sukses tercium tendangan berlapis chakra naruto dan terpental merobohkan beberapa pohon, meluncur cepat kearah tanah itachi dengan cepat berfikir untuk menyeimbangkan tubuhnya. Akan tetapi sebelum sempat melakukan apapun sarung tanto naruto memukul telak punggung kanan dari itachi.
"Blarrr"
"Akh" "chough". Ringis itachi sembari batuk darah.
"Pu-pukulanmu menyakitkan naruto"
"Khough". Darah kembali keluar setelah itachi menyelesaikan kalimatnya dia terkapar diatas tanah dengan cekungan sedalam 2 meter.
"Bukankah kau tau benar kalau kau tak akan menang itachi?? Mengapa kau bersikeras mau melawanku" tanya naruto yang kembali menyarungkan tantonya dan mendekat kearah itachi.
"Heh tentu saja untuk mencegahmu melakukan hal buruk bukankah aku ini sahabatmu, sudah sewajarnya sahabat melakukan yang terbaik untuk sahabatnya sendiri dan juga ini merupakan keinginanku untuk mengetahui seberapa jauh perbedaan kekuatan diantara kita" ucap itachi sambil tersenyum.
"Hn.. baka. Tapi maaf saja ini semua harus kulakukan demi orang orang yang aku sayangi. Aku tidak mau kalian semua hidup lebih menderita lagi di desa ini biarkan aku yang menanggung semua ini. Dan tolong nanti beritahu shisui-nii untuk tidak memberkkan matanya untuk si tua bangka danzo biarkan aku saja yang mengakhiri semua omong kosong ini".
"Lalu bagaimana dengan izumi juga tohka naruto? Mereka pasti akan sangat marah padamu mereka sudah menganggapmu sebagai adik mereka naruto" kesal itachi.
"Tentu saja ini harus kau rahasiakan dari mereka. Dan ingat hanya kau dan shisui-nii dan hokage yang tau semua ini jadi jangan sampai bocor"
"Jika sampai ada anggota klan yang mengetahuinya mungkin keluargamu akan dalam bahaya.. apa kau mau sasuke merasakan apa yang aku rasakan, kehilangan kedua orang tuaku sejak kecil?" Menambil sedikit jeda
"Mungkin kita sudahi dulu itachi aku ada sedikit urusan dan segera sembuhkan luka lukamu" tegas naruto.
Whuss
Naruto menghilang dengan shunsin meninggalkan itachi dengan semua pemikiranya.
"Kau bodoh naruto. Kau bodoh" lirih itachi.
