Naruto by Masashi Kishimoto

Hinata berdiri di depan sebuah kandang yang terbuat dari kayu dalam balutan sebuah bikini ketat yang seksi. Bikini tersebut menonjolkan keseksian tubuh molek Hinata, terutama payudaranya yang bulat dan besar dan bokongnya yang sintal. Kulit putih mulus yang tiada cela selalu membuat kaum adam memujanya. Hinata menuntun seekor keledai keluar dari kandang, mengambil cambuk lalu meloncat ke atas punggung hewan berkaki empat itu. Semua kuda yang disewakan di tempat itu sudah habis dan hanya tinggal beberapa ekor keledai.

"Heahh!" Hinata melayangkan cambuknya. Keledai itu mulai berjalan pelan sedikit kesusahan karena harus menahan berat tubuh Hinata yang seksi dan montok. Payudara besar Hinata memantul ke atas dan ke bawah, sungguh pemandangan yang menggiurkan mata para lelaki. Hewan itu sedikit ngos-ngosan karena ditunggangi Hinata. Hinata menarik tali kekang dan melayangkan cambuk sekali lagi agar keledai yang ditungganginya berjalan lebih cepat. Terdengar rintihan pelan disertai napas ngos-ngosan. Hinata melonjak di atas punggung keledai itu beberapa kali. Yup Hinata sedang merasa kesal karena kekasihnya yaitu Naruto Uzumaki menghilang entah kemana padahal Hinata ingin bermesraan. Hinata juga merencanakan akan menunggang kuda berduaan dengan Naruto tapi sayang rencananya gagal total. Akhirnya Hinata melampiaskan kemarahannya dengan menggencet keledai malang tersebut.

Setelah itu Hinata mencari Naruto dan menyaksikan pacarnya sedang bercanda ria dengan gadis gadis. Hinata emosi dan memutuskan untuk memberi hukuman pada Naruto.

TBC