Disclaimer : Boku no Hero Academia milik Horikoshi
Di salah satu meja kantin sekolah khusus calon pahlawan, Akademi UA, terlihat pemuda dengan surai merah sedang berusaha mengajak bicara pemuda lain bersurai kuning pucat yang sedang fokus menikmati menu paket B yanh dia pesan sebelumnya. Tanpa mereka sadari, ada dua pasang mata yang terus memperhatikan mereka.
"Kacchan... Semenjak masuk UA, dia menjadi sangat berbeda, dia hampir tidak pernah berbicara denganku, saat aku menyapanya dia berlalu begitu saja, bahkan sekarang dia tidak lagi membully ku seperti saat masih duduk di bangku SMP. Sekarang Kaachan lebih banyak menghabiskan waktu bersama dengan Kirishima, dan tidak lagi memperdulikanku. Padahal sedari kecil kita selalu bersama, tapi kenapa sekarang menjadi seperti ini? Aku tidak ingin terus terusan begini."
"Uwahhh... Kirishima lagi-lagi mengekor Bakugou. Ah, aku jadi seperti terlupakan. Sejak pertama masuk UA aku selalu bersama dengan Kirishima, bahkan tempat duduk kita sangat dekat, depan belakang pula. Sebelumnya Kirishima selalu bersamaku, bahkan kita juga punya tradhisi sendiri saat buang air kecil bersama. Tapi sekarang posisiku sudah digantikan oleh Bakugou. Bukankah ini tidak adil? Uwaahh.. Aku kesepian."
Midoriya yang sedari tadi memperhatikan Bakugou dan Kirishima, kini perhatiannya teralihkan pada Kaminari yang dengan suara keras mengomel tentang kesepian dan teman yang telah diambil darinya. Merasa memiliki teman senasib, Midoriya menghampiri Kaminari dan menepuk pundaknya seraya berkata,
"Kaminari, apa kau...?" Midoriya tidak menyelesaikan perkataannya namun langsung memandang ke arah dua orang yang dia bicarakan lalu tak lama kembali menatap Kaminari.
"Tunggu, jangan-jangan kau juga.. Midoriya?"
Midoriya hanya menjawab dengan anggukan. Setelahnya kedua orang itu saling berbicara melalui tatapan sebelum akhir kembali menatap Bakugou dan Kirishima.
'Sepertinya Midoriya/Kaminari bisa diajak kerjasama.' batin keduanya.
...
To be continued...
