FATAMORGANA
Genre: Drama, Fantasy, BL. Romance
Rated: M
Chaptered
.
.
.
.
.
.
PROLOG
Dalam dinginnya salju di musim dingin tubuh ringkih itu tergeletak tak berdaya. Manik redupnya menatap langit yang kini berbayang di matanya entah karena air mata atau ia sudah tidak kuat lagi. Rasa sakit di sekujur tubuhnya sudah mengebas, kesadarannya menipis.
Suara pecahan botol serta suara teriakan lelaki tua itu adalah hal terakhir yang ia dengar sebelum ia dengan kuatnya berlari menuju hutan. Luka dangkal yang membentang dari bahu hingga pinggangnya itu membasahi kaos oranyenya.
Ingin menangis pun rasanya ia sudah tak sanggup. Untuk saat ini akhir hayat adalah sesuatu yang ia dambakan. Nafasnya yang tersenggal – senggal kian menipis, dan dengan pasrahnya kedua matanya pun tertutup menyerahkan diri kepada sang malaikat maut.
Seekor serigala berbulu perak mengendus tubuh tak berdaya itu. Moncongnya merasakan dingin saat menyentuh permukaan kulit putihnya. Gigi – gigi tajam miliknya pun mengapit bajunya, dan dengan cepat keempat kakinya berlari menebus hutan pinus.
Darah segar yang mengalir dari tubuh anak itu menyengat mengganggu indra penciumannya. Kaki – kakinya semakin kencang membelah hutan itu menuju sarangnya. Geraman halus secara tak sadar keluar dari mulutnya.
Suara dobrakan pintu terdengar memekakkan telinga. Seluruh pasang mata menoleh padanya dengan tatapan terkejut. Tanpa menunggu lama anak itu pun sudah tak lagi dalam gendongannya.
"Cepat obati dia. Aku tak ingin mendengar kabar kematiannya," mereka pun mengangguk patuh lalu berlalu menuju sebuah ruangan meninggalkan serigala itu sendirian.
