Scariest Personp Izumi Kaori

Haikyuu!! Furudate Haruichi

Warnings : Typos, kependekan, gaje, ooc

Penulis tidak menerima keuntungan materiil dari cerita ini.

Just to have fun.

Happy Reading ..

"Oi Kageyama!!" Hinata menyerukan nama partner nya. Saat itu klub voli sedang istirahat setelah menyelesaikan 4 set berturut-turut.

Tanpa mengatakan sepatah kata apapun, Kageyama hanya menolehkan kepala hitamnya setelah meminum air dari botolnya, dilanjutkan dengan mengelap keringat yang bercucuran di dahinya.

"Kau tahu siapa pemain voli yang paling menakutkan?" Tanya Hinata yang menarik atensi orang-orang yang disebelahnya. Bahkan Tsukishima pun mencoba menajamkan pendengarannya. Sedangkan yang ditanya hanya terdiam, berpikir.

"Sejauh ini, mungkin, tidak ada."

"Kageyama-kun payah! Aku menanyaimu sungguh-sungguh tau." Hinata sebal karena respon Kageyama yang tak asik itu. 'Dia memang tidak memiliki selera humor atau tahu caranya bercanda.'

"Habisnya ya karena aku belum menemukannya." Pria bernomor punggung 9 itu mengendikan bahunya, lalu menyampirkan handuknya dan meminum kembali airnya.

"Hm, bagaimana dengan Dai ou-sama?"

"Oikawa-san tidak menakutkan. Hanya saja menyebalkan."

Tanaka yang sedari tadi mendengar saja kemudian menimpali dengan wajah sebal. "Benar, apalagi wajahnya. Membuat sebal saja." Ennoshita hanya senyum miring, merasa tak aneh 'Bilang saja kau iri.'

"Hmm, kalau begitu bagaimana dengan Ushiwaka?"

"Dia itu bukan seram. Spike nya benar-benar menjengkelkan." Kini Nishinoya yang menimpali. Setelah mendengar jawaban-jawaban tadi, pria orange itu mulai berpikir. Ya kalo menurutnya sih, Dai ou-sama memang menakutkan, Ushiwaka juga mengerikan apalagi tinggi dan body-built nya yang membuat Hinata iri.

"Chibi, jangan menanyakan yang jauh-jauh. Yang disini saja banyak anggota klub yang menakutkan. Kageyama misalnya." Ucap Tsukishima seraya menyeringai.

"Hah?!!" Kageyama mengamuk karena di tuduh yang bukan -bukan oleh Tsukishima, ya intinya dia memang kurang mawas diri saja.

"Oi, Shoyou! Bangaimana dengan Ryuu!?" Nishinoya menunjuk kearah Tanaka yang memasang wajah seram. Sontak membuat Hinata berjengit ketakutan dan mencoba berlindung di balik badan Kageyama. "Hii!!"

Melihat respon Hinata, membuat Nishinoya mengingat sesuatu. "Sebenarnya yang paling mengerikan adalah, sini-sini!"

"Siapa Noya-san?"

Bahkan Tsukishima yang apatis pun mulai mendekat, walau sedikit. Walau dalam otaknya ia menebak pasti orang itu, tapi penasaran juga. Sedangkan Ennoshita hanya memandang kelakuan mereka dengan pandangan 'aku tak ikut campur'. Nishinoya mengucapkan sebuah nama dengan pelan. "Daichi-san." Nah kan otak Tsukki memang dapat diandalakan.

Tak butuh 5 detik, wajah mereka langsung berubah pucat, membayangkan betapa menyeramkannya saat captain nya itu mengamuk.

"Ekhem." Perkumpulan gagak semakin pucat setelah mendengar deheman, sedikit demi sedikit mulai menoleh ke sumber suara.

"Ca-captain.."

Daichi dengan wajah yang penuh dengan gu gu gu imaginer membuat para gagak merinding. Karena memang Daichi tahu apa yang anak-anaknya ini bicarakan.

"Ada yang ingin kalian sampaikan?"

"Su-su-sumimasen, Daichi-san."

—FIN—