[1] ㅡAWAL bertemu dengan yamaguchi tadashi, kei yakin kalau bocah berambut hijau itu hanya sebahunya (bahkan lebih pendek dari bahunya!). kei menyandang status sebagai anak kelas tiga tertinggi satu angkatan pada waktu itu tentu saja tidak lucu kalau dibandingkan dengan tadashi.
kei ingat ia biasanya membantu tadashi mengelap bagian atas kaca jendela sekolah saat hari kebersihan karena pemuda itu tidak sampai. kelas baru saja dipel, sehingga tidak mungkin tadashi masuk begitu saja dan mengambil satu kursi untuk membantunya mencapai bagian yang belum dilap.
kei ingat ia harus menggendong tadashi (setelah mengejek tadashi) saat bocah itu terjebak tidak bisa turun dari mainan anak tk. tadashi yang sok-sok pemberani menaiki titian kemudian mengayunkan tangan di tiap pegangan. awalnya kei hampir saja kagum, kalau tadashi tidak secara mendadak mengatakan tangannya sakit dan ia tidak bisa turun. wajahnya baru memunculkan ekspresi ngeri kepada bak pasir dibawahnya. kei ingin tertawa.
kei ingat tadashi tidak bisa menyamainya ketika melompat melakukan block. beberapa siswa yang juga mengikuti klub voli (dan benar-benar menyebalkan!) mulai mengejek. selanjutnya kei berhasil menutup mulut mereka dengan menahan spike yang mereka luncurkan.
menjadi (sangat) lebih tinggi daripada tadashi, mungkin sebuah keuntungan bagi kei.
[2] ㅡSAAT smp, kei bisa melihat tadashi tumbuh menjadi lebih tinggi. ketika mereka pergi untuk mengecek tinggi badan, tadashi tumbuh beberapa milimeterㅡkei tumbuh beberapa centimeter. tadashi benar-benar senang mendengarnya bahkan sampai mentraktir kei sekotak minuman. keduanya bersinggungan, bahu tadashi hampir mencapai bahu kei.
kei ingat ketika keduanya meminjam buku di perpustakaan. tadashi mengambil buku di rak bagian atasㅡhampir sejajar dengan tinggi kei. dibanding meminta bantuan dari kei, ia mengambilnya dengan susah payah dan memeluk si buku erat seperti menemukan harta karun.
kei ingat tadashi bisa menghapus goresan spidol di bagian atas papan tulis. berbeda sekali dengan saat dimana tadashi tidak bisa mengelap kaa jendela sekolah saat itu.
tadashi bertambah tinggi, kei tidak suka.
[3] ㅡDENGAN adanya shoyo dan kak yuu, tadashi jadi terlihat lebih tinggi. setidaknya itu yang kei pikirkan sebelum ia menyadari, tadashi memang bertumbuh tinggi.
tadashi dapat meraih ikatan net dengan mudah ketika menurunkan net.
tadashi dapat memukul bola beberapa senti lebih tinggi diatas net.
tadashi melompat lebih tinggi dari biasanya dari yang bisa ia lakukan.
ketika mereka berbaris sebelum dan setelah pertandingan, ketika mereka berjalan beriringan, ketika tadashi disampingnya ; pemuda itu mencapai bahunya.
bahaya.
"tsukki! tunggu!" tadashi buru-buru menyamakan langkah dengan kaki panjang kei. kei mendadak mempercepat langkah kakinya.
"hayakku, yamaguchi. aku ingin segera sampai dirumah." ujar kei acuh.
"gomen, tsukki!"
sepanjang malam itu, tadashi tidak bisa mengejar langkah kei. kei seolah selalu mempercepatnya setiap sekonㅡdan ia benar-benar melakukannya. kei tidak membiarkan tadashi berjalan di sampingnya seperti biasa.
kei takut, tadashi semakin tinggi, tadashi mencapai bahunya. kei takut, apabila ia terus berjalan bersinggungan dengan tadashi, pemuda itu bisa mendengar suara detak jantungnya yang tidak karuan.
