Di sebuah tempat yang penuh dengan warna bernuansa putih kekuning-kuningan, terlihat seorang pemuda berambut pirang sedang terbaring tak sadarkan diri. Pemuda itu bernama Uzumaki Naruto, sang pahlawan Perang Dunia Ninja Keempat. Dia adalah anak dari Namikaze Minato dan Uzumaki Kushina dan merupakan reinkarnasi dari anak Rikudo Sennin, Otsutsuki Ashura. Pemuda itu pun sedikit demi sedikit mulai membuka matanya dengan perlahan.
"Ughh...dimana ini..apa aku sudah mati...sangat tenang dan nyaman...apa ini surga...ahh aku tidak tahu" tanya Naruto pada dirinya sendiri.
"Kenapa kamu bisa mengatakan bahwa kamu sudah mati...apa yang membuat kamu yakin bahwa kamu sudah mati...Uzumaki Naruto"
Mulai terdengar suara berat dan serak di gendang pendengaran Naruto." se...pertinya..aku..pernah... mendengar suara itu ." Naruto mulai mulai berpikir. Tiba-tiba ia memblalakan matanya dan bangun setelah menyadari sesuatu. Didepannya terlihat seorang kakek tua berjenggot berusia ratusan tahun memakai jubah berwarna putih. Dengan memegang tongkat di tangannya dan bola hitam yang bernama Gudodama di punggungnya. Disekitar lehernya terdapa simbol-simbol seperti tanda koma mengelilingi kerah jubah tersebut. Memiliki mata dengan pola ria berwarna ungu, Rinnegan. Kakek itu memandang Naruto dengan senyumannya
"Lama tidak berjumpa..ya, Naruto" kata kakek itu.
"Ka..ka..kakek Rikudo Sennin". kata Naruto dengan nada terkejut."Apa yang kakek lakukan disini dan tempat apa ini kakek?" tanya Naruto.
"Aku yang memanggilmu kesini Naruto...sekarang kamu berada di jembatan para roh ...dan kamu belum mati" jelas Rikudo Sennin.
"Jembatan para roh...maksudnya kakek?" tanya.
"Iya...jembatan ini adalah penghubung antara kehidupan dengan kematian...lebihnya tepatnya tempat persinggahan sementara para roh yang sudah meninggal sebelum menuju surga atau neraka" terang Rikudo Sennin.
Naruto mulai mengedarkan matanya, setelah cukup puas dia mulai menatap Rikudo Sennin." Bukannya itu artinya aku sudah mati, kakek" tanya Naruto."Tidak kamu belum sepenuhnya mati, kamu bisa kembali hidup kembali, contohnya seperti mati suri" terang Rikudo Sennin kepada Naruto."Ooo...lalu kenapa kakek memanggilku kesini?" tanya Naruto lagi.
"Aku memanggilmu kesini untuk memberimu misi...Uzumaki Naruto" katanya.
"Misi...misi apa kakek...bukannya... aku ini akan segera pergi ke surga atau neraka, kan...memangnya misi apa yang kakek berikan?" tanya Naruto dengan penasaran.
"Aku akan mengirimu untuk pergi ke dimensi lain...Disana telah terjadi perang besar yang sudah meninggalkan banyak korban...dan misimu adalah untuk menghentikan perang yg akan terjadi selanjutnya dan jika perang terus berlanjut akan menyebabkan dunia itu hancur yang akan mempengaruhi keseimbangan antar dimensi lainnya" kata Rikudo Sennin memberi penjelasan dengan panjang lebar kepada Naruto.
Naruto terdiam, masih memikirkan penjelasan Rikudo Sennin. Dia bisa saja menolak dan pergi menemui ayah dan ibunya di surga mungkin, tetapi disatu sisi ia ingin mengambil misi ini. Setelah berpikir cukup lama akhirnya Naruto sudah membuat keputusan "Baiklah kakek aku akan pergi tapi aku tidak akan sendirian kesana alasanku karena mungkin kekuatanku belum cukup untuk menghentikan perang." kataku kepada Rikudo Sennin.
"Karena itulah reinkarnasi Indra ada disampingmu sekarang" katanya sambil menunjuk ke sebelah kananku.
Aku mulai mengikuti arah tangannya menunjuk dan aku kaget. Karena di sebelahku ada pemuda dengan rambut seperti pantat ayam menatapku juga dengan pandangan kaget. Dia adalah...
"Sa...sasuke-teme"
"Hn...Naruto-dobe"
Aku mulai berpikir mengapa Sasuke bisa berada disampingku padahal aku tadi tidak melihatnya ada disampinku. Setelah aku sadar, aku sekarang mengerti sudah pasti tadi Sasuke berada di tempat lain seperti saat aku pertama kali kami bertemu Rikudo Sennin.
" Dan sekarang aku akan mengirim kalian dan memberikan kembali kekuatan kalian yang dulu, reinkarnasi Ashura dan Indra...dan juga aku akan memberi kalian kesempatan membawa dua orang untuk membantu kalian dalam misi ini...untuk itu kalian pilihlah" perintah Rikudo Sennin.
"Baiklah aku yang akan pertama memilih" Sasuke mulai memilih yang pertama,"...didalam misi ini kita membutuhkan seseorang suport yang ahli dengan ninjutsu medis dan juga ahli dalam beladiri, dia merupakan mantan dari tim 7...dia adalah Haruno Sakura" kata Sasuke dengan penjelasannya.
"Dan sekarang giliranku memilih...didalam misi kita juga membutuhkan orang yang memiliki kemampuan Dojutsu selain Sasuke, ahli dengan bela diri dan tipe sensor...dan aku memilih...sang Putri Byakugan...dia adalah Hyuga Hinata" kataku dengan cukup panjang.
"Baiklah"
Kemudian munculah dua orang dan berdiri di samping kami. Salah satu dari kami memiliki rambut berwarna merah jambu berdiri di sebelah kanan Sasuke dia adalah Haruno Sakura.
Lalu yang satu lagi memiliki rambut berwarna indigo berdiri di sebelah kiri Naruto dia adalah Hyuga Hinata. Mereka menatap kami dengan ekspresi bingung.
"Ss..sa...sasuke-kun" kata Sakura dengan terbata-bata.
"Na..naruto-kun" kata Hinata dengan ekspresi gugup.
Naruto dan Sasuke memandang mereka kemudian beralih kembali menatap Rikudo Sennin.
"Waktuku disini semakin sedikit...aku tidak bisa menjelaskan apapun kepada kalian berdua tentang misi ini sekarang...tapi aku hanya akan memberi kalian ingatan tentang penjelasan misi ini saat kalian sadar...dan sekarang kalian berpegangan tanganlah...aku akan mulai mengirim kalian dengan teknik reinkarnasi" terang Rikudo Sennin kepada kami.
"Sasuke-kun" panggil Sakura tidak mengerti sama sekali
"Ayo...Sakura" tangan Sasuke mulai memegang tangan Sakura.
"Na..naruto-kun" panggil Hinata dengan nada ragu-ragu.
"Percayalah Hinata-chan" kataku sambil kupegang tangannya dan Hinatapun mengangguk paham. Kemudian aku dan Sasuke meraih tangan masing-masing. Rikudo Sennin mulai mengatupkan kedua tangannya.
"Akan ku mulai, Gedo : Rinne Tensei no Jutsu" kemudian tubuh kami mengurai dengan cahaya berwarna hijau menyelimuti kami dan perlahan menghilang.
"Aku percaya kalian bisa menyelesaikan misi ini...seperti Dia yang mengutus diriku untuk memberikan misi ini kepada kalian
" batin Rikudo Sennin.
Di suatu tempat
Seekor naga berwarna merah sedang berenang bebas dengan tenang di angkasa yang sangat luas. Tiba-tiba ia melihat empat cahaya melewatinya dengan sangat cepat." Cahaya apa itu...grrrr"gumamnya sambil menggeram, karena ada eksistensi aneh yang memasuki dimensinya tanpa ijin.
Di tempat yang penuh dengan ketenangan, Nirvana. Terdapat tiga makhluk eksistensi saling berdampingan sedang menutup mata mereka, menikmati ketenangan dunia. Lalu mereka membuka mata karena merasa ada kekuatan aneh muncul. "Akhirnya..aku merasakannya...cahaya yang membawa harapan dunia...telah tiba" salah satu dari mereka yang memiliki kulit berwarna biru dan mengucapkan kalimat penuh harapan.
Asgard
Terdapat seorang kakek tua berjenggot sedang menatap langit malam." Hmm...perasaan aneh apa ini?" tanyanya pada dirinya sendiri.
Mount of Olympus
"Sepertinya akan terjadi hal yang besar." Seorang perempuan berperawakan sangat cantik sedang minum teh yang dikenal sebagai Dewi Kebijaksanaan.
Tiba-tiba empat kekuatan besar itu mulai berpencar dan memancarkan energi yang cukup besar menggemparkan seluruh makhluk eksistensi yang ada di seluruh dunia.
Heaven
"Hmm...perasaan hangat apa ini?" kata pemimpin para Tenshi atau malaikat.
Grigory
"Errh...aura aneh apa ini?" kata pemimpin para De-Tenshi atau malaikat jatuh.
Underworld
"Ughh...kekuatan besar macam apa ini?" Kata salah satu pemimpin para Akuma atau iblis.
Secara bersamaan dengan itu, keempat eksistensi itu mulai membuka mata mereka dan masing-masing tersenyum.
"Misi dimulai"
Keempat cahaya harapan itu telah menunjukan kekuatan mereka pada dunia. Akankah mereka, Uzumaki Naruto, Uchiha Sasuke, Haruno Sakura, dan Hyuga Hinata berhasil menciptakan perdamian. Apa kalian tahu?.
To Be Continue
Tolong review, Reader
