A/N: warning story berisi OOC Typo dan sebagainya, if you don't like the story press the back button.

Disclaimer I don't own Dmc or akame ga kill

Enjoy it.

X

X

X

Dmc store.

Setelah kejadian di Temen Ni Gru Dante berusaha memperbaiki toko nya yang rusak parah karena serangan demon saat insiden menara itu, setelah kehilangan Vergil yang pergi ke underworld realm, kehilangan twin brother yang merupakan keluarganya satu-satunya menyebabkan kesedihan di hati Dante. Karena itu lah ia memberi nama toko nya.

Devil May Cry

Beberapa bulan kemudian Dante sudah memperbaiki tokonya itu, sekarang seperti yang bisa dilihat di sini, bangunan yang sudah tak rusak lampu neon berwarna merah kerlap-kerlip bertuliskan Devil May Cry. Beserta figure siulet nya yang membawa rebellion serta ebony dan ivory.

Dante menerima tugas apa saja yang berurusan dengan devil hunters, tentu dengan menghubungi nya dengan password khusus atau langsung di bawakan oleh contractor nya Morrison.

Ditemani dengan partner wanitanya Mary, atau di sebut Lady oleh Dante wanita yang di temui nya di saat insiden Temen Ni Gru. Dia merupakan anak dari Arkham sang mastermind yang menghasut Vergil mendirikan menara Temen Ni Gru, untuk mendapat pedang ayah nya Sparda yaitu force edge dan kekuatannya.

Setelah beberapa keaadaan mereka berdua menjadi partner dalam urusan demon hunting. Dante tak hanya menerima tugas demon hunting saja terkadang dia juga menerima tugas lain seperti mercenary Pi dan terkadang body guard, Apa saja selama menghasilkan uang dan pekerjaan itu menarik bagi Dante akan ia lakukan.

Hari itu seperti biasa Morrison pergi ke tempat Dante untuk memberikannya pekerjaan, saat dia memasuki tempat itu terlihat lah Dante yang tertidur di kursi, dengan kaki yang bersandar di atas meja dan wajah tertutupi oleh majalah porno. Dan keaadaan toko Dante ini seperti biasa berantakan, ada banyak tempat Pizza kosong beberapa botol jack daniel dan tempat ini sangat berdebu.

"Aku kagum kau bisa hidup di tempat ini Dante…." Morrison membatin.

Morrison mencoba membangunkan Dante yang masih saja tertidur padahal ini sudah menjelang sore. "Dante bangunlah aku punya kerjaan untukmu…."

Setelah beberapa usaha akhirnya sang demon hybrid ini membuka matanya dan mulai bangun dari tidur nya.

"Ada apa Morrison?" Tanya Dante sambil meregangkan otot nya dan mencoba mendapat kesadaran penuh.

"Aku punya pekerjaan untukmu Dante… dan ini bayaran nya lumayan besar" jawab Morrison.

"Hmmm… seberapa besar dan apa pekerjaan ini menarik?" Tanya Dante lagi.

"Terkejut lah Dante percaya atau tidak bayaran pekerjaan ini adalah, satu juta dolar!!!" Morrison berseru menyebutkan uang bayaran pekerjaan untuk Dante.

"Apa!! Apa kau bercanda Morrison!? Siapa orang bodoh yang akan membayarku sebanyak itu?" Dante berseru sampai terkejut mendengar nominal uang yang mungkin akan di dapat nya.

"Aku sungguhan dia bahkan sudah mentransfer setengah nya lihat ini…." Morrison menyodorkan koper dan membuka isi nya, terlihat disana penuh uang sejumlah setengah dari satu juta dolar.

"Wow man…. Inilah yang ku tungu-tungu seseorang yang kaya untuk menyewa ku, aku bersyukur kepada demon yang menyebabkan masalah pada orang kaya ini" ucap Dante penuh kesenangan.

"Dan, apa kira-kira detail pekerjaan nya Morrison?" Dante melanjutkan pembicaraan saat ini sebenarnya dia tak perduli dengan detail nya selama ia segera mendapat uang itu, maklum ia sedang kekurangan uang dan dia harus membayar tagihan pizza nya yang menggunung, dan jika ia tak membayar nya maka tak ada lagi Pizza untuknya.

"Baiklah sebenarnya ini pekerjaan biasa kau harus membasmi demon tertentu, dan setelah selesai kau akan mendapatkan uang nya " Morrison menjelaskan.

"Oh, jadi ini old school? Ini mudah bearti " ucap Dante penuh percaya diri.

"Ya, tapi aku merasa ada yang janggal dengan pekerjaan ini… dia mau membayar sebanyak itu aku takut ini jebakan atau demon yang akan kau hadapi sangat kuat Dante…." Morrison berkata dengan wajah yang khawatir.

"Hah, tenang saja Morrison satu-satunya demon kuat yang ku pernah temui hanya kembaran ku Vergil yang mendirikan tower Temen Ni Gru" Balas Dante yang samasekali tak gentar dengan bahaya apapun yang akan di hadapi nya.

"Iya, kau benar tower aneh itu tiba-tiba saja muncul entah dari mana dan memunculkan demon, aku masih tak percaya yang melakukan nya saudara mu Dante" Morrison mengingat insiden itu.

"Ya, sudahlah lupakan Morrison yang tau ini hanyalah Lady dan kau saja" ucap Dante.

"Oh iya, kau menyebutkan lady apa kau mau aku memberitahukan pekerjaan ini?" Tanya Morrison.

"Tidak perlu Morrison jika kau memberi tahu pekerjaan dengan uang sebanyak ini wanita sial itu akan meminta bagian yang tak masuk akal…." Ucap Dante.

"Hahaha kau benar,baiklah ini hal yang kau perlu tau lebih lanjut tentang pekerjaan ini, oke aku pergi dulu kabari aku Dante kalau ada apa-apa. Ucap Morrison sambil melangkah pergi dan memberi berkas ke Dante.

"Baiklah oh iya, jangan lupa membayar tagihan ku Morrison kau kan yang mengurus hal itu" ucap Dante dan Morrison hanya melambaikan tangan nya saja

Setelah Morrison pergi Dante mengecek berkas yang di berikan nya, berkas ini berisi nama demon yang di minta klien nya lokasi ia muncul dan kepada siapa ia harus melaporkan pekerjaan nya setelah selesai.

X

X

X

Dante telah sampai di tempat klien untuk bertemu dengan nya, ternyata klien kaya nya seorang wanita. Dante dengan percaya diri menyapa nya.

"Jelas ini hari keberuntungan ku, dapat uang banyak dan bertemu klien se cantik dirimu, Ngomong-ngomong aku Dante devil hunter yang kau sewa" Dante menyapa klien nya dan memperkenalkan diri.

"Jadi kau Dante…. Aku yang menyewa mu" wanita ini memperhatikan Dante tanpa ekspresi"

"Iya - iya aku Dante…. Jadi apa yang harus ku basmi nona?" Jawab Dante wanita yang tanpa ekspresi ini mengingatkan nya pada Vergil yang selalu tanpa ekspresi.

"Apa kau menerima perubahan dalam pekerjaan mu Dante?" Wanita ini bertanya.

"Maksud mu?" Tanya Dante bingung.

"Aku ingin kau ke suatu tempat Dante… aku membutuhkan orang seperti mu disana" ucap wanita misterius ini.

"Wow ada perubahan rincian pekerjaan rupanya, baiklah aku sudah menduga hal seperti ini akan terjadi mengingat bayaran yang kau berikan sangat besar, jadi apa yang kau inginkan dari ku nona? Ucap Dante yang masih tak mengubah altitude nya.

"Seperti yang ku katakan kau harus pergi ke suatu negeri yang jauh dari sini, aku memintamu menyelesaikan masalah korupsi dan kejahatan lain nya di sana" ucap wanita misterius ini

Dante yang amat kebingungan dengan pernyataan klien nya ini dia berkata dengan bingung dan juga geram.

"Maaf nona aku tak mengerti dengan maksud mu, aku itu devil hunter bukannya pahlawan keadilan, lagipula dimana itu negri yang jauh? Aku sudah mulai muak dengan omong kosong ini beri tahu siapa kau dan apa maksud mu!"

"Aku yang akan membawa mu kesana Dante…. Tidak son of Sparda." Ucap wanita ini dengan tatapan yang dingin dan tajam.

Bak di sambar petir di siang bolong Dante sangat terkejut dengan pernyataan klien nya ini bagaimana dia tau Kalau dia son of Sparda?

"Ternyata Morrison benar pekerjaan ini mencurigakan darimana wanita ini tau? Apa dia demon," Dante membatin dan menjaga jarak dengan wanita ini.

"Ini kesempatan terakhir mu nona… beritahu aku siapa kau atau ku habisi kau disini" ucap Dante sambil menyiapkan rebellion dalam posisi bertarung.

"Tenang son of Sparda… Aku bukan demon atau musuh mu" jawab wanita itu.

"Jawab aku sialan siapa kau dan bagaimana kau tau kalau aku son of Sparda!?" Balas nya geram dan penuh waspada jika ia demon pastinya dia bawahan mundus hanya munduslah yang mempunyai demon dengan akal sperti manusia seperti ini dan hanya dialah Yang sanggup menciptakan nya.

"Baiklah…. Aku Bifrost, aku valkyrie" jawab wanita itu.

"Bifrost? Valkyrie? Omong kosong, lalu kenapa kau menyewa ku… apa aku ini Einhejar? Dan aku akan di bawa ke vallhala? Hahahaha" Dante tak sanggup menahan tawa nya.

Namun wanita di depan nya ini terlihat serius, dan Dante memutuskan untuk mengetes apa ia benar valkyrie, atau orang tidak waras yang kaya, karena ia mengetahui satu fakta yang hanya di ketahui dua orang di kota ini, yaitu fakta kalau dia adalah son of Sparda.

"Baiklah kalau kau tak percaya kau boleh mengetes dengan pedang mu itu " tantang wanita ini.

"Baiklah kalau itu mau mu" Balas Dante.

Sebenarnya Dante tidak terlalu menyukai menyerang wanita, tapi jika dia demon itu lain urusan, Dante segera menyerang dan menyapu langsung dengan rebellion, wanita itu berhasil menghindari nya. Dante melanjutkan dengan serangan kombinasi dan di tutup dengan million stab. Tapi dia menangkis nya dengan sebuah tombak dengan desain aneh.

"Hmm… tombak apa itu? Dan itu bisa menangkis rebellion ku, yang hanya bisa dilawan dengan devil arms seperti Yamato"

Saat sedang teralihkan dengan sesuatu, tiba-tiba Dante di serang balik oleh wanita ini, yang mengherankan kan Dante kemampuan nya memainkan tombak sangat hebat Dante sampai tak menemukan celah dalam serangan nya.

"Sialan dia hebat sekali memainkan tombak itu..."

Wanita ini segera mengambil jarak, kemudian memasang kuda-kuda dan melemparkan tombak itu ke arah Dante.

Dante berusaha menembak tombak itu dengan ebony dan ivory berharap membelokkan jalur tombak itu, atau menghentikan nya namun nihil. Akhirnya Dante melakukan gerakan signature nya stinger.

Rebellion yang di pegang Dante beradu dengan ujung tombak itu, dan ternyata Rebellion nya terlepas dan terpental dari tangannya.

"Gahhh!!!" Dante terhempas bersama rebellion karena kekuatan tombak itu sangat kuat melebihi nya.

Dante terkejut menemukan ujung tombak itu di dekat leher nya dan tombak itu masih ada di tangan wanita yang menyebut dirinya bifrost salah satu valkyrie.

"Seperti nya duel ini berakhir son of Sparda, apa sekarang kau percaya padaku?"

"Keparat dia juga cepat sekali… kecepatan ini bahkan melebihi aku dan bahkan juga Vergil, siapa wanita ini apa dia demon atau benar dia seorang valkyrie" pikir Dante.

"Baiklah aku kalah, dan aku percaya kalau kau itu valkyrie, karena di kota ini tidak ada seorang bajingan pun yang bisa melawan ku sampai seperti ini kecuali dia demon yang hebat, atau dia valkyrie yang merupakan pertarung hebat."

Bifrost membantu Dante bangun dan berkata.

"Baguslah, kau percaya padaku sekarang kau kembali lah ke kantor mu itu, ambil beberapa devil arms kau akan membutuhkan nya"

"Dia bahkan tau tentang devil arms, dia benar seorang valkyrie jika dia demon maka dia tak akan tau soal devil arms"

"Baiklah aku akan kembali, kau mau ikut denganku atau kau menunggu ku kembali?" Tawar Dante.

"Tidak aku akan di sini saja kembali kesini saat kau sudah mengambil apa yang kau perlukan" Balas bifrost.

"Oke"

X

X

X

Dante kembali ke tokonya untuk mengambil beberapa devil arms yang di perlukan nya jika ia di bawa ke tempat yang orang-orang nya, sekuat Bifrost maka dia tak ada kesempatan.

"Keparat sebenarnya dia mau membawa ku kemana sih… sial, jika karena bukan uang dan si sialan itu sudah mengalahkan ku aku tak akan mau melakukan ini. Sekarang apa yang akan ku bawa…." Gerutu Dante sambil memilih devil arms milik nya.

Dan dia memilih

Beowoulf

Agni Rudra

Force Edge

Artemis

Coyote A

Dan serta devil arms default nya Rebellion dan Ebony dan Ivory

"Mungkin ini sudah cukup, baiklah aku harus kembali ke tempat bifrost sekarang…." Ucap Dante.

X

X

X

"Baiklah aku sudah membawa yang ku butuhkan, sekarang jelaskan padaku kenapa seorang valkyrie repot-repot menyamar untuk menyewa ku apa aku akan jadi Einhejar?" Tanya Dante.

"Ya bisa di bilang itu benar sekarang aku akan memberitahu mu kenapa aku melakukan ini. Aku di utus oleh Odin untuk mencari Einhejar khusus yang bukan untuk ragnarok, tapi untuk menyelamatkan dimensi lain dari kebiadaban manusia di dimensi itu" Jelas Bifrost.

"Dan saat aku di kirim ke dimensi ini satu-satunya pejuang yang pantas menjadi Einhejar hanya kau seorang Dante, son of Sparda….. dan ini bukan karena kau anak nya tapi karena kau sendiri" Tambah bifrost

"Hah, ternyata kau punya mata yang bagus, benar di sekitar sini tak ada bajingan yang sekuat diriku," jawab Dante dengan senyuman khas di wajahnya.

"Hmph, terserah kau saja tapi kau benar kau mausia pertama yang bisa melawan ku lebih dari 5 menit, kebanyakan manusia akan tewas jika bertarung dengan ku" Balas Bifrost.

"Mungkin setelah misi ini selesai kita bisa rematch?" Tawar Dante dengan senyum jahil di wajah nya

"Sudahlah ayo, kita harus pergi" jawab Bifrost.

"Oh iya, kau akan ke tempat yang di sebut Teitoku dan ada tempat yang di sebut capital yang mana korupsi dan kejahatan merajalela tempat itu di penuhi bajingan dan para keparat yang tak akan pernah kau temui di manapun," Bifrost menjelaskan

"Oh,seberapa buruk?" Tanya Dante yang berpikir dia melebih-lebihkan

"Apa kau pernah melihat wanita yang dibuat di perkosa anjing?" Balas nya.

"Sialan keparat macam apa yang melakukan hal se menjijikkan itu" ucap Dante sambil menunjukan ekspresi jijik.

"Sayang nya hal semacam itu atau, lebih buruk daripada itu sering terjadi disana" Bifrost menjelaskan.

"Apa yang terjadi disana apakah ada badan hukum? Polisi setempat? Militer?" Ucap Dante sambil jengkel membayangkan ada tempat yang gila semacam itu di sebuah semesta.

"Hah, Hal semacam itu hanya pajangan saja hampir seluruh pemerintahan di sana korup, di karenakan kaisar yang memerintahkan do sana masih sangat muda dan dia, di kontrol oleh perdana menteri yang zalim." Jawab Bifrost.

"Itulah sebabnya nya Odin mengutus ku untuk mencari Einhejar dan menghentikan kegilaan itu" tambahnya.

"Baiklah kalau begitu kita langsung saja ke sana dan selamatkan para penduduk Malang di sana, Aku mungkin terlihat tak perduli dengan sekitar ku tapi jika hal seperti itu mulai terjadi di sekitar ku Aku tak akan memaafkan nya terkutuk lah para bajingan itu, inilah mengapa aku tak membunuh manusia karena mereka bisa lebih bajingan dari demon." Dante dengan marah melupakan amarah nya dan kejengkelan nya

"Baiklah" Bifrost segera membuka sebuah portal dengan tombak miliknya

"Portal ini akan membawa mu kesana dan kau akan kembali setelah kau menuntaskan misi mu, good luck Dante son of Sparda the this universe Einhejar." Bifrost menjelaskan cara Dante kembali dan ia segera menghilang.

Tanpa ragu Dante masuk ke portal itu.

To be continued.

A/N: wow my first Dmc akame ga kill crossovers.

Dante ini plot Dante di Dmc3 jadi belum ada Trish yang notabene belum muncul di game itu, itu sebabnya devil arms nya pun dari sana jadi Dante disini masih muda sekitar umur 19 an tapi ane masukin Morrison di sini karena ane gak tau contactor yang lain padahal dia belum muncul di Dmc 3 dia muncul hanya di anime dan Dmc 5 saja.

Oke sampai sini saja guys see you next chap

FantasiaWilow