DISCLAIMER : MASHASHI KISIMOTO

ANAK KECIL DILARANG BACA

note : hasil copas dari salah satu situs web

maaf banget kalo ada penulis aslinya disini karna gak minta izin untuk copas

"Hmm.. bagaimana ya?" pikirku dalam hati

Pertemuan para kage tinggal menunggu waktu pelaksaannya saja, namun desa kami masih sibuk sendiri mencari siapa saja yang akan mengawal nenek Tsunade sebagai hokage untuk menghadiri pertemuan tersebut

"Apa yang kau pikirkan konohamaru?" tanya kakashi

"Eh oh anu.. guru kakashi.. Apakah desa kita jadi ikut pertemuan kelima kage?" tanyaku Kakashi sempat diam sesaat

"Tentu saja! Pertemuan ini menyangkut aliansi yang akan dibentuk nantinya.." ucap penjelasan kakashi

"Tapi kenapa belum dibentuk pengawal untuk nek tsunade?" tanyaku sekali lagi

"Kau tak usah khawatir soal itu konohamaru. Para petinggi sudah merancangnya.." tutur guru kakashi

Syukurlah.. Aku lega mendengar perkataan kakashi tersebut

"Ngomong-ngomong kau juga harus ikut besok" ucapnya

"Hah? Aku ikut?" tanyaku tak percaya atas ucapan guru kakashi.

Namun setelah dia menjelaskan padaku akhirnya aku mempercayainya.

"Baiklah konohamaru. Aku balik dulu karna sudah malam" pamitnya

Bofft! Seperti biasanya kakashi slalu menghilang dalam asap. Kemudian aku masuk ke kamarku dan terlelap dalam mimpi. Mentari pagi telah bersinar di ufuk timur, sinarnya yang keemasan itu pun membangunkan aku dari indahnya mimpi.

"Hooooamm.. Sudah jam berapa nih?" tuturku sembari menengok jam di dinding

Jebreeet.. Mataku terbelalak melihatnya. Tak ku sangka jam telah menunjukan pukul 7 pagi dan aku harus segera bergegas ke tempat nenek tsunade. Tanpa banyak melakukan persiapan selain mandi dan sarapan aku pun langsung ambil langkah seribu menuju tempat nek tsunade berada.

"Kau telat konohamaru.." ujar kakashi

Disana aku melihat ada guru kakashi, choji, serta guru guy yang siap mengawal nek tsunade

"Baiklah.. Mari kita menuju tempat berkumpul para kage tsunade-sama!! Masa mudaku akan menjagamu sepenuh jiwa dan raga.. Yeeeeeeaaah!" teriak guru guy penuh semangat seperti biasa

"Huffffht.."

Nenek tsunade bergerak didepan dengan aku berada tepat dibelakangnya bersama choji dan yang lainnya. Hari itu nenek mengenakan baju kebesarannya berwarna hijau dipadukan dengan celana hitamnya yang ketat. Tampak aku perhatikan pantatnya yang besar itu bergoyang-goyang saat ia jalan dan pikiran mesum pun mulai keluar dari otak polosku.

"Oh my god! Bagaimana rasanya jika penisku dijepit belahan pantatnya itu?" pikirku

Pantat itu terus saja bergoyang dengan indahnya. Ingin sekali ku remas andai saja diijinkan oleh nek tsunade. Sementara itu yang lainnya tampak waspada saja, mungkin karna tak tahu perbuatanku yang daritadi memandangi pantat atasan mereka.

Setelah cukup lama menempuh perjalanan jauh kami akhirnya sampai di desa tempat diadakan pertemuan kelima kage.

"Hokage-sama.. aku lapar. Bisakah kita mampir makan sebentar?" tanya choji dengan matanya melihat kedai dikiri kanan jalan

"Aku juga merasa lapar tsunade-sama.." ucap guru guy

"Baiklah! Kita akan mampir makan sebentar" kata nek tsunade

Kami lalu masuk kedalam kedai makan dan mulai memesan beberapa porsi makanan. Namun tak terlihat olehku guru kakashi. Kemana dia?!

"Apa apa konohamaru? Cepat makanlah.."

Aku terkejut karna suara kakashi yang tiba-tiba hadir disampingku.

"Ah bukan apa-apa kok guru kakashi" bantahku

Kami segera melahap makanan yang tersedia di meja makan. "Ooo kenapa kepalaku pusing?" pikirku dalam hati

Pandanganku mulai kabur, sejenak ku lihat tubuh nek tsunade roboh lalu aku pun ikut roboh tak sadarkan diri.

"Aaah ah ku mohon jangan seperti itu.. Sakiiiit! aaah.."

Aku mendengar suara seorang perempuan kesakitan dan perlahan aku mulai sadarkan diri.

Aku terkejut saat telah sadar sepenuhnya karna didepan sana aku melihat tubuh nenek tsunade tanpa busana sedang menggantung. Kedua tangannya diikat dengan tali, sedangkan kakinya menjuntai kebawah.

"Mmmmh ja-jangan disana.. mmmmh"

Nenek tsunade mendesah ketika sebuah dildo elastis dimasukan oleh seseorang dibelakangnya melewati anus nek tsunade

"Guru kakashi.. Guy sensei.. Choji-san!?" ujarku terkaget mengetahui bahwa merekalah yang melakukan penganiayaan disertai kenikmatan pada nenek.

"Hentikan!" teriakku

Mereka tak mendengarkanku. Malahan justru makin asyik memainkan tubuh nenek. Guru guy yang berada didepan nenek meremas-remas manja susu alias toket nenek yang terkenal paling besar seantero Dunia Shinobi dengan julukan Tsunade, Tsusunya Gede! Diremasnya toket nenek itu sembari lidahnya menjilati leher nenek.. Ellm eulmhhh..

"Mmmh hentikan. Stop!"

Tubuh nenek tsunade bergerak-gerak coba melepaskan tali yang mengikat tangannya namun sia-sia karna tampaknya tali itu sangat kuat.

"Tsunade-sama.. bagaimana rasanya?" tanya guru kakashi

Guru kakashi terus memainkan dildo di dalam anus nek tsunade. Diputarnya dildo itu searah jarum jam lalu dimaju mundurkan olehnya hingga membuat tubuh nenek geli.

"Choji sekarang mainkan perananmu" ujar guru kakashi

Choji-san menuruti perintah itu, dan kini dia jongkok dibawah memek nenek yang tak terdapat sehelai bulu itu. Memek nek tsunade terlihat indah tanpa bulu begitu, putih mulus membuat nafsuku seakan bangkit melihat memeknya itu. Choji-san lantas membuka lebar kedua kaki nenek tsunade

"Aah ah choji.. Apa yg akan kau perbuat? Aaah hentikan semua ini" pinta nenek

Kepala choji kemudian dilekatkan ke vagina / memek nenek tsunade dan dalam sekejap choji langsung melumat serta melahap memek nenek tsunade Auuuoomhhh.. Ammmh ammffph.. Dengan penuh nafsu birahi choji-san melumat habis memek nek tsunade. Sekitaran semenit selanjutnya choji memainkan lidahnya didalam memek nenek, dia menjilati bagian dalam memek tsunade.. Ellm eulmmmfh..

"Sekarang kau tak akan mampu menolaknya hokage-sama." ungkap choji

Ooomhh.. mmh.. Sebuah benda sebesar biji jagung didapatkan oleh choji di dalam memek nenek lalu diemutinya benda itu dan dihisap-hisapnya.. Sluuurppph mmmfh emmmh..

"Oooch clit-ku! Nnnnggh.." Tampak nenek mendesah-desah lirih. Perbuatan mereka berlangsung cukup lama sekitar sepuluh menit.

"I Cuuuuummmh.. Cuuumh aaaawch" lenguh nenek

Tubuh nek tsunade mengejang kaku, kakinya menjepit kepala choji yang sedang memainkan memek tembemnya.

Seeeerrr.. Cairan kewanitaan nenek mengalir keluar dari vagina mengenai muka choji

Sluuurph sluuurphh.. Choji dengan semangat menghisap dan meminum cairan kewanitaan nenek.

"Hah hah ah hah.." Nafas nenek tersengal-sengal, tubuhnya pun lemas setelah mendapatkan orgasmenya.

"Sungguh hina.. Sebagai hokage aku orgasme saat diperkosa bawahanku" batin nenek tsunade

Guru guy, choji-san serta guru kakashi menghentikan permainan mereka dan mungkin sudah mengakhirinya

"Syukurlah.." pikirku sambil mengelus dada

"Ah jangan lagi.." kata nenek

Aku pun terkejut mendengarnya. Bukannya berhenti ternyata mereka sudah siap memasuki babak selanjutnya. Mereka bertiga lantas menanggalkan baju dan celananya hingga tak ada sehelai benang pun tersisa, kini mereka siap membuat nenek lebih tersiksa lagi.

"Lepas talinya choji.." perintah guru kakashi

Setelah itu kemudian mereka membuat tubuh nenek menungging

"Karna ini ideku. Biarkan aku menikmatinya lebih dulu.." ucap kakashi

Pria misterius yang selalu mengenakan masker itu lantas bertekuk lutut dibelakang nenek yang menungging dan menopang tubuh dengan tangannya.

Plakk.. plakk.. Kakashi-sensei menepuk beberapa kali pantat nenek hingga memerah

Guru kakashi lalu mengarahkan batang kejantanan miliknya kedalam memek nek tsunade dan memasukan benda itu ke menerobos memek tembem tersebut. Bleeeeeesh cleeephh!

Mulai dari kepala hingga batang penis kakashi kini telah tenggelam sepenuhnya didalam memek nenek.

"Eeemh auh sempit sekali putri tsunade.. ah yaaah awwwwch" kata kakashi

Kakashi mendiamkan penisnya sejenak menikmati remasan vagina nenek.

Cleeeep.. Clepp cleepp.. Perlahan lahan guru kakashi memaju mundurkan penisnya memasuki memek tsunade.

"Aaach acch mmmhah ah.. Eeeehentikannh ah.. Penismu serasa memenuhi rahimku kakashi" ujar nenek

Tak perduli dengan ucapan nek tsunade, guru kakashi terus saja mengocok memek tembem nan sempit itu dengan penuh gairah sembari tangannya mencengkram pinggul nenek.. Clleppk clepkk cleeep..

Sementara itu guru guy sudah siap jongkok dihadapan nenek tsunade dengan penis yang telah tegak. Ukuran penis guy sensei memang tak sebesar milik kakashi yang menerobos keluar masuk vagina nenek, tapi urat penis milik guy sensei begitu banyak dan ketara jelas.

"Ayo hokage-sama.." pinta guy sensei dengan memajukan penisnya kearah mulut tsunade

Tsunade menggelengkan kepala. Namun tak mau mengerti maksudnya nenek, guy sensei lantas mencubit kuat hidung nenek hingga tak bisa bernafas, kini terpaksa nenek harus membuka mulutnya.. Cluuup!

"Uuummmfh mmpph.."

Trik guru guy berhasil, penisnya dengan mulus memasuki mulut nek tsunade.

"Ooooch fuck you hokage-sama! Mulutmu membuat penisku merasa nikmat.." ujar guy sensei

Cluup clup cluup.. Guy sensei lalu mengocok penisnya di mulut nenek sambil tangannya memegangi kepala sang hokage.

"Ah guy.. Tubuh putri tsunade memang pas untuk di perkosa ya.. mmmh ah memek dia sempit banget yeeesh ach ah uuuwh" racau guru kakashi

"Benar sekali kakashi!" sahut guru guy

Sedang choji hanya berdiri saja menunggu giliran.

Clepp cluup clepk cluupsst.. Kakashi dan Guy menyetubuhi nenek dengan kompak. Setelah sekitar 15 menit memainkan penisnya dilubang vagina nek tsunade, kakashi-sensei merasa klimaks sudah berada diujung penisnya dan makin berdenyut.

"Putri tsunade.. Mmh ah akan ku buat kau merasa hangaaaaaat! mmmh ooooh ooh.." ujar kakashi

"Mmmmh mmmh.." tsunade menggerakan tubuhnya

Croooooot crot croot.. Kakashi menyemburkan spermanya didalam vagina tsunade dengan sangat banyak hingga menetes keluar dari vagina tsunade.

Tubuh tsunade dan kakashi mengeluarkan keringat setelah making love barusan. Kakashi lalu mencabut penisnya dari vagina tsunade, kemudian ia berjalan ke arahku dan duduk di sebelahku.

"Apa kau tak mau bercinta dengan putri tsunade?" tanya kakashi

Aku tak bisa menjawab. Sebenarnya dalam hatiku sangat ingin bersetubuh dengan nenek tsunade yang memiliki ukuran payudara ekstra gede dan tubuh super hot nan seksi, tapi aku harus tetap jaga image sebagai konohamaru the good boy. "Astagaaach ah yah aku tak tahan lagi dengan ini.. ooooh yah yah yah aaach!"

Guru guy menyodokan penisnya lebih dalam lagi ke mulut tsunade.

Crooooot.. Cairan hangat kental mengalir keluar dari penisnya masuk ke dalam tenggorokan tsunade.

"Ah ah hah nikmat" Setelah puas guy lalu mencabut penisnya dari mulut hokage seksi itu dan tubuhnya ambruk dihadapan tsunade.

"Uhhuk.. hentikan ini uughhhhk uwwweeek.." kata nenek sambil coba memuntahkan sperma guru guy yang ada dimulutnya

Bruuuk.. tubuh nenek pun ambruk dan nafasnya putus-putus.

"Hah hah ah.. Sudah berakhir.." ucap nenek pelan

"Kau lupa aku hokage-sama?" Deg! Jantung tsunade berdebar-debar mendengarnya. Dia lalu melihat kearah datangnya suara tersebut dan tampak olehnya choji siap memberikan siksaan berikutnya.

"Berdirilah hokage-sama"

Choji mengangkat tubuh hokage yang tergeletak dan menggendongnya bersamaan arahnya.

"Aku datang" bisik choji Pemuda itu mengarahkan penis jumbonya memasuki anus tsunade. Cluuuuupz cluuuphhz.. Bleeeesh..

"Nnnghh ammmh ah" nenek menggigit bibirnya sendiri Batang kejantanan choji itu pun terlahap oleh anus tsunade.

Clup clup cluup clup.. Pemuda berbadan gendut itu kemudian menggerakan tubuh nenek tsunade naik turun membuat penisnya terkocok oleh anus nenek.

"Ooooh oh nice..! Kau menggairahkan sekali hokage-sama." puji choji

"Cepat akhiri ini.. Ah hah ah ah mmmnnh ach.." desah nek tsunade

Akan tetapi choji tak mendengarkannya, dia justru menjatuhkan kaki nenek yang tadi ia pegang. Kini choji memegangi toket nenek dan meremas2nya.

"Mmmnnh nnng ah jangan terlalu kencang ah!" kata nenek

Persetubuhan mereka membuatku secara tak sadar mengelus selangkanganku sendiri dan membuat penisku terbangun.

"Hah ah hah ah cuuum ah i cuuum.. mmmmmhhhhhhh"

Seeeeeeer.. kembali keluar cairan kewanitaan nenek untuk kedua kalinya mengalir kebawah melewati pahanya. Tubuh nenek lemas tak berdaya, matanya terpejam menikmati orgasme keduanya.

"Guy-sensei, Kakashi-sensei, apa sudah siap?" tanya choji Guy dan Kakashi kemudian berdiri pertanda siap melakukan eksploitasi berikutnya.

Tsunade hanya bisa pasrah menerima apa yang akan diperbuat mereka. Choji merebahkan badannya dengan penis tetap menempel di anus tsunade, kemudian guy sensei menggesekan penisnya di memek nek tsunade.

"Aku akan memasukannya tsunade-sama.." kata guy

Bles bles bleeeeeeesssh.. Penis guru guy memasuki memek tsunade.

"Nnngh ah lakukan ini dengan cepat. Aaawh ahhh.."

Sementara itu tampak guru kakashi berdiri didekat wajah nenek dan memegang tangan nek tsunade lalu mengarahkan tangan nenek ke penisnya untuk digenggam. Nenek tahu maksudnya guru kakashi. Dia menggenggam penis kakashi dan mendekatkan wajahnya ke benda milik kakashi itu.

"Ayo putri tsunade.." rayu guru kakashi

Ellllm euuummmlfffh emmfh..

Nenek tsunade menjilati batang penis kakashi-sensei dengan lihai, lalu dia mengemut biji peler kakashi.. Auuumfffh..

"Oooowh hokage yang ahli seks! Itulah tsunade.. aaah" racau kakashi

Cleeeps cleps cleeepk.. Clup clup cleeepk..

Guy sensei dan choji juga tak mau kalah, mereka sama-sama mengocok penis masing-masing didalam memek dan anus nek tsunade. Sungguh pemandangan yang langka, seorang sannin yang super seksi dan montok diperkosa bawahannya. Uuuuh penisku serasa mau lompat dari sangkarnya.

"oOOOOOh ah acch nnnhhh ach.."

Nenek mendesah terus sembari tubuhnya bergerak-gerak tak karuan.

"I cuuuuuuum ah tsunadeeeeee!!!"

Mereka bertiga menghentakan pinggulnya sampai penisnya mentok di tenggorokan, anus, serta memek milik nenek.

Crrrroooooooot Crooot Crot!! Sperma milik mereka menyembur keluar memasuki tenggorokan, anus, dan memek tsunade.

Bahkan sperma milik guy sensei dan kakashi sensei membasahi perut juga muka tsunade karna banyaknya volume sperma yang keluar.

"Hah hah hah.. Ah."

Ketiga pengawal serta sang hokage sama-sama terkulai lemas dengan penis tetap menempel dilubang milik hokage tsunade.

Aku tak percaya atas kejadian yang baru saja ku lihat ini. Namun melihat tubuh nenek terbungkus oleh sperma begitu membuat gairahku naik, akan tetapi aku tidak berani menyetubuhi nek tsunade karna aku tak mau menyerahkan keperjakaanku terlalu dini.

"Ah yah. Akhirnya bisa juga kita menikmati tubuh hokage konoha yang seksi dan berdada besar ini" ucap kakashi

Nenek tsunade tampak hanya pasrah saja karna ia sendiri juga mendapat orgasme akibat pemerkosaan yang dilakukan oleh pengawalnya. Setelah mereka mendapatkan tenaga kembali dan memakai baju lagi kini perjalanan pun siap dilanjutkan menuju tempat pertemuan kelima kage.

"Konohamaru.. Terimakasih! Karna kamu tak ikut memperkosa aku.." ucap tsunade

Nenek tsunade lantas memeluk ku dan mendaratkan wajahku ke payudara besarnya

"Wow.. empuk.." batinku

Aku pun menggesek-gesekan wajah diantara belahan payudara tsunade itu.

Setengah jam kemudian kami sampai dilokasi pertemuan kelima kage. Disana aku melihat banyak pengawal para kage yang cantik dan seksi. Ya mungkin suatu saat nanti bisa aku nikmati tubuh mereka!

END