SECRET NIGHT

NARUTO BY MASASHI KISHIMOTO

"Haa..haah.. arghhh!"

Terdengar suara desahan samar-samar yang berasal dari sebuah kamar apartemen pada suatu malam. Di saat semua penghuni kamar telah pulas, ada dua anak manusia yang masih terjaga dan saat ini mereka sedang melakukan ritual sepasang kekasih yaitu bercinta. Uchiha Sasuke sedang menggenjot seorang gadis berambut pirang yang tak lain adalah Yamanaka Ino, gadis yang memiliki julukan sebagai gadis paling cantik dan populer di Konoha Gakuen. Sasuke memutuskan untuk membawa Ino ke apartemennya dan menyarankan gadis yang juga kekasihnya itu agar tinggal di sana sementara karena masalahnya dengan sang ayah membuat Ino tak ingin tinggal di rumah biasanya.

"Auhh, S-Sasukee! Lebih keras.. akh.. akh.. luar biasa, yeahh!" Ino mendesah kencang menikmati setiap tusukan penis besar Sasuke yang memanjakan liang kewanitaannya.

"Arghh, yeah, kau benar-benar menyukainya Yamanaka-sama? Huh?" Sasuke mempercepat gerakan pinggulnya membuat bunyi kecipak basah menggema di dalam kamar.

"Haah, uhh, aih, jangan banyak bicara-ohhh, cepat selesaikan giliranmu," Ino meremas bokong Sasuke menyuruh kekasihnya agar segera menuntaskan permainan mereka, lebih tepatnya Sasuke menyelesaikan gilirannya setelah itu Ino yang akan memegang kendali.

"Gguhh.. kau sudah tak sabar ingin berada di atas ya? Baiklah, akan kupenuhi permintaanmu. Hheaaahh! Arghh!" Sasuke berteriak keenakan saat penisnya meluncur keluar masuk semakin cepat. Kedua kaki Ino melingkari pinggang Sasuke dan pemuda itu semakin merangsek maju hingga dirasa penisnya mentok.

"Hhiiah, huh, aaaah, c-cepat Sasuke aku hampir-ohh-ahh-ANGHHHHHHH!" Ino berteriak keras saat merasakan orgasme menerjangnya.

Melihat kekasihnya orgasme, Sasuke justru tak menghentikan genjotan penisnya malah dia semakin keras dan cepat menghajar kewanitaan Ino.

"Aku datang Ino.. ohh.. arghhh.. UGH-Hhheaaa!" Sasuke menjerit keras saat merasakan ejakulasi nikmat di dalam rahim Ino.

Pemuda berambut raven itu ngos-ngosan tapi merasa puas. Sasuke iseng menekan-nekan vagina Ino membuat gadis itu kembali mendesah.

"Bagaimana kalau ada yang mendengar suara kita?" Bisik Ino khawatir. Ino mengubah posisi mereka menjadi Sasuke yang berbaring telentang di bawah sementara Ino di atas atau biasa disebut posisi woman on top. Salah satu posisi bercinta favorite Ino karena dia bisa memegang kendali sepuasnya.

Sasuke meremas pantat montok Ino dengan gemas.

"Mereka semua sudah tidur. Tenang saja sayang tidak akan ada yang mendengar kita."

Sasuke meremas payudara besar montok Ino yang tersaji di depannya. Sasuke memelintir dan mencubit puting Ino.

"Aaahh.. jangan menggodaku! Atau kau akan tahu akibatnya, Uchiha Sasuke!" Ino memberikan ancamannya.

"Ampun, Ino-sama.. arghh!" Sasuke menggeram saat Ino mulai menggerakkan pinggulnya, bersiap memberikan kenikmatan pada sang jantan miliknya yang berkedut-kedut di dalam liang sempit miliknya.

Ino tersenyum puas saat melihat ekspresi wajah Sasuke di bawah kendalinya. Gadis cantik dan seksi itu terus menggenjot kejantanan perkasa Sasuke. Bokong bulatnya naik turun dan bergetar erotis. Ino mendesah keras merasakan dinding kewanitaannya digesek-gesek penis besar Sasuke.

"Inoo.. kau sungguh luar biasa.. haaa.. tak ada gadis yang bisa menandingi kehebatanmu dalam hal bercinta-gguhh!" Sasuke merem melek menikmati servis goyangan Ino yang memabukkan. Payudara besar Ino memantul-mantul ke atas dan ke bawah.

"Euhh.. apa kau baru saja memujiku? Yeahh, anghh, huuh!" Ino memutar pinggulnya untuk menciptakan sensasi nikmat lainnya.

"Oohhh.. teruskan Ino~ Penis ini milikmu.. lakukan apa saja padanya-hheaaah!" Sasuke ikut menggerakkan pinggulnya untuk mengimbangi goyangan Ino.

Ino tersentak saat Sasuke memegangi kedua sisi pinggangnya, lalu pantat dan pinggul pemuda tampan itu terangkat karena menusuk kewanitaan Ino dari bawah dengan kecepatan tinggi. Ino berteriak nikmat, ikut bergoyang sekuat yang ia bisa. Bunyi tepukan keras dan becek lagi-lagi menggema di kamar. Sensasi nikmat luar biasa membuat akal sehat pasangan remaja itu melupakan akal sehatnya dan tak memedulikan keadaan sekitar. Mereka terus bergerak semakin cepat. Tangan Ino turun, berinisiatif mengocok testis Sasuke yang bergoyang seirama genjotan. Sasuke mengerang merasakan nikmat tambahan dari kocokan jari Ino pada bola kembarnya.

"K-kurasa.. haa.. haa.. aku akan keluar.." Ino jatuh menelungkup di atas Sasuke dan bokongnya masih naik turun.

"Aku juga Ino, ughh, gguh, kita keluarkan bersama sayang.." Sasuke melahap payudara Ino dan mengenyot liar.

Setelah lima menit bergulat dengan kasar, akhirnya Sasuke dan Ino meraih orgasme bersamaan. Teriakan keras menggema menandakan betapa luar biasa orgasme kali ini.

"Inoa hheaaaa/Sasukeaaa... hyaaahhh!"

Setelah badai orgasme menghilang, keduanya ngos-ngosan. Sasuke merasakan penisnya lengket karena diterjang cairan cinta Ino dan spermanya sendiri.

"Kau sangat luar biasa sayang," kata Sasuke sambil mencium pipi Ino.

Ino tersenyum puas," Aah, tentu saja."

Karena kelelahan akhirnya mereka tidur sambil berpelukan erat.