Ch 2 the Mysterious Stone

Authors note:

Sorry for waiting so long because busy time, please read synopsis before.


Ayano: Aww, it's so hot.

Doigaki: Kalau panas kenapa kau pegang, bodoh.

Ayano: Kamu yang ngomong duluan. Lagian yang duluan pegang batu itu kamu sendiri Doigaki-san.

Doigaki: ...'ni anak otaknya pea bener ni satu'

Mereka berdua akhirnya mendekati batu tersebut secara hati2.

Doigaki: Gue udah ambil batunya kita angkut kemana?

Ayano: kenapa kau saja yang bawa, untuk sementara kita bawa dulu ke treasure base.

Doigaki: Sip.


Dublin

Chiaki: Kalau emang cari orang yang nulis surat, kenapa kalian berdua aja yang ngurus lagipula sekarang aku harus kembali ke Bournemouth.

Shinobu: Huh, kenapa? Kau juga ada campus patroli.

Chiaki: I..iya *Chiaki-san ngambil guide book author* ( Balikin, Wooy )

Musashi: Yah sudah, kalau sedang tidak ada kegiatan datang lagi.

Chiaki: See you later, Shinobu, Musashi-san. *melambaikan tangan *

Musashi: Let's go, leader.

Mereka memutuskan untuk melanjutkan misinya karena Chiaki harus kembali ke Bournemouth, karena hari sudah gelap mereka berdua akan berkemah di hutan.

Shinobu: Hari yang melelahkan buat gue, apalagi menelusuri hutan itu cukup banyak rintangannya.

Musashi: Iya, kau benar, bagaimana kalau kita makan dulu.

Shinobu: Thanks, Musashi-taain.


Sementara itu di Bournemouth University

Girl: Chiaki-san kemana saja kau, bikin aku khawatir tau?

Chiaki: Sorry Kate, aku sedang ada urusan sebentar.

Kate: Pasti bertemu sahabatmu iya kan.

Chiaki: Hmmm

Kate: Aku tau, tapi kau mau pergi lain kali bilang dulu sama gue.

Chiaki: Iya, gue khilaf, soalnya buru2 sih.


Treasure base

Hiura: Apa yang kalian cari.

Doigaki: Sebuah batu.

Kana: Kau dapat darimana batu itu?

Doigaki: di taman. Emang kenapa dengan batu misterius itu.

Hiura: Doigaki, kau bisa analisa batu itu.

Doigaki: Okey, Dokey.

Doigaki mulai mengalisa batu misterius sedangkan Ayano tidur karena kecapean tapi tetap harus menahan ngantuk karena hasil analisa-nya akan diserahkan ke Musashi sebelum hal buruk terjadi.

Sementara itu Fubuki dan Margaret akhirnya menyusul Musashi dan Shinobu ke hutan tempat dimana berkemah.

Margaret: Gue capek banget.

Fubuki: Sama, mudah2an bukan hal yang bikin gue ngeri.

Musashi: Mengeluh saat misi itu tidak baik,tau!!

Fubuki and Margaret: Maaf!!!

Fubuki: kau sudah menemukan orangnya?

Musashi: Hasilnya nihil, kami berdua terpaksa berjalan tapi karena sudah malam kami memutuskan berkemah. Hari ini kita akan tidur lebih awal.


Now scene berganti dulu ke Xio guests house at Exeter

Tachibana: Taichou, bangun aku ingin minta tolong.

Kamiki: ada apa?

Tachibana: pokoknya liat dulu keluar.

Kamiki akhirnya bangun dan betapa kagetnya mereka menemukan batu misterius yang sama dengan yang ada di taman kota Magnolia.

Kamiki: sejak kapan ada batu aneh itu.

Tachibana: Entahlah, but i have a bad feeling.

Ribuan batu meteor tak hanya menteror kota Magnolia tetapi di seluruh kota Great Britain.


Bournemouth University

Chiaki: Bintang jatuhnya banyak sekali.

Kate: Ini benar2 buruk.


University of York

Asuna: Jumlahnya sangat banyak. Thomas kau lihat kan batu meteor dilangit banyak sekali.

Thomas: Aku tau, tapi aku benar2 takut.


Lancaster University

Daichi: Apa itu? Flora kau lihat itu.

Flora: I have a bad feeling.


University of Glasgow

Rui: Apa itu?

Mamoru: sejenis bintang jatuh tapi banyak sekali.

Rui: Kita balik dulu ke Exeter, aku takut.

At the morning

Margaret: Wake up, everyone. Kalian gak nyadar aku melihat ada batu aneh jumlahnya lebih banyak dari perkiraan gue.

Musashi: Apa, batu itu ada lagi?

Fubuki: Benarkah!!!

Margaret: Gue gak bohong, kalian liat sendiri

Giant fan landed

Shinobu: Gue udah menelusuri semua tempat tapi kayaknya gak ada apa2 di hutan mungkin kalau ke kota, tau sendiri apa yang akan terjadi.

Fubuki: Okay, let's go back to town.

Mereka akhirnya kembali ke kota dan betapa terkejutnya jumlah batu yang jatuh dari langit sebanyak itu.

Margaret: Hiiiih, ngeri sekali batu yang berjatuhan bahkan ada yang mendarat di sungai pula.

Shinobu: 'Chiaki-san'

Musashi: Leader, kau mau kemana?

Shinobu: I am sorry Musashi-taain aku harus menolong temanku.


Bournemouth

Chiaki: Sebelah sini, jangan berebut.

Kate: Ikutin arahan polisi, ya!!!

Shinobu: Chiaki-san!!!

Chiaki: Shinobu! Sorry Kate, aku pergi dulu.

Kate: Hati-hati di jalan.

Kate meninggalkan Chiaki dan Shinobu.


Kita lihat apa yang terjadi Treasure Base

Ayano: Analisa batu sudah tahap akhirnya.

Hiura: Good.

Ayano: I am Morimoto Ayano the nice operator but i am so boring because la la la la la *Ayano OOC plus nyanyi gaje*

-ralat-

Ayano: Hasil analisa sudah keluar.

Screen on

Doigaki: Akhirnya selesai juga *muka capek*

Kana: Aku mengerti sekarang batu itu muncul karena kesengajaan dari seseorang tapi ada hal lain kalau ada seseorang yang nulis pakai bahasa Irlandia itu adalah pengendali batu itu benar2 gawat. Apalagi kalau dilihat dari range-nya pasti tidak mungkin dihitung pakai jari tapi aku punya bukti baru I shown on screen.

Hiura: Kau benar ada bocah pengendali batu tersebut tapi siapa yang tau soal dia?

Doigaki: Entahlah? Tapi yang jelas dia benar2 mencurigakan.


Back to Bournemouth

Chiaki: Shinobu, gue gak ngerti tapi apa benar ada anak kecil yang mengendalikan batu itu.

Shinobu: I don't know?

TECCH Aircraft landed at Swansea *so fast*

Fubuki: Ketemu juga kau.

Musashi: Fubuki-san, jangan gegabah!!!

Fubuki: Emangnya kenapa?

Musashi: Kita tidak tau sendiri apakah itu bocah yang kita cari selama ini atau bukan yang jelas tetap ikuti perintah gue, ngerti.

Margaret: Aku menemukannya.

Fubuki and Musashi: Where?

Margaret: Di samping pintu masuk barat kampus.

Musashi: Good. Kalian berdua kejar dia.

Fubuki and Margaret: Roger.

Mereka berdua mengejar bocah dan masuk ke Swansea University

Fubuki: Get back here!!!!

Margaret: Gotcha, i got you.

Musashi: Ikat dia.

Margaret: Roger.


Swansea University Student's Union

Musashi: I tell you, kenapa kau hujani kota dengan batu.

Boy: I don't know who are you?

Margaret: Tell me!!!

Boy: Iya, baiklah gue yang ngelakuin. Mampus kalian

All: What, really!!!

Boy: Benar, gue ngelakuin itu karena aku sedang kesal.

Fubuki: Lalu yang nulis surat pakai bahasa Irlandia itu pasti kamu.

Boy: Iya, karena aku merasa benci sama orang2 disana jadi aku melakukannya.

Margaret: Tapi gak gitu juga, yang ada malah korban berjatuhan. By the way kau berasal darimana?

Boy: Antarctica

Musashi: I..iya, tapi Antarctica itu wilayah-nya luas sekali. Anyway kau bekerja di research station.

Boy: Bukan, aku hanya membantu ayahku disana.

Margaret: Aslinya kau berasal dari mana?

Boy: Denmark, tepatnya di Faroe Islands. Please jangan bunuh gue, gue masih pengen hidup.

Musashi: Baiklah, gue bakal lepasin kamu, tapi sebelum itu kembalikan kota seperti semula.

Boy: Baiklah, gue lakuin.

Bocah itu mengembalikan batu2 tersebut kembali ke tempat asalnya dan situasi kota akhirnya kembali seperti semula.

Margaret: We did it.

Musashi: Hmm. Okay everyone it's time go back now.


Treasure base

Hiura: Good job, everyone!!!

All: Yes.

Doigaki and Ayano: Finally

Semuanya kembali ke treasure base

Margaret: Akhirnya, aku bisa santai untuk sementara waktu.

Fubuki: Aku juga, menikmati kue dan coklat panas bikin aku jadi lapar.

Margaret: Musashi-taain, kau ingin apa? Aku dan Fubuki-san akan keluar untuk beli makanan.

Musashi menulis "Pumpkins pie sama banana milkshake"

Margaret: Baiklah.


To be continued

Meskipun cerita tentang batu sudah selesai tetapi author tetap akan lanjut di judul cerita yang sama dengan kata lain cerita lepas. Don't forget to review.