Has Ended
Disclaimer:Naruto dan DXD bukan milik saya
Warning:Author new, Typo betebaran, bahasa Terlalu kaku
Genre:Horror, Thriller, Tragedy, Mystery, Drama, Romance.
Author:Shiraki
Summary: Dunia yang lama telah berakhir dalam beberapa waktu yang lalu dan sekarang Dunia yang sangat berbeda dan lebih kejam, Buas dan mengerikan sedang menanti diluar untuk menyambut kalian karena mereka yang seharusnya tidak ada dalam sejarah, mereka mahkluk petaka yang tak pernah terpikirkan oleh Manusia mereka adalah ZOMBIE!
"Ayo cepat kita harus pergi keatap!" kata Shikamaru dengan menunjuk tangga menuju atap.
Naruto dan Shikamaru yang sudah mencapai atap Sekolah langsung menutup pintu setelah Kuroka dan Akeno telah masuk lewat pintu atap, Naruto lalu menggunakan kayu miliknya untuk menahan pintu atap (agak susah deskripsinya tapi kalian pasti tau kan maksudnya?) agar menahan para zombie untuk naik ke atap.
"Hah-hah-hah itu hampir saja." kata Naruto dengan nafas yang memburu.
"Heh sangat menegangkan bukan?" tanya Shikamaru sambil menyeringai.
"Mou~ kalian itu tidak memikirkan kami ya?" tanya Kuroka kesal.
"Hehe." cengengesan Naruto sambil mengaruk belakang kepalanya.
"Hah~ mungkin kita akan mengambil Katana itu nanti saja ya, sekarang akan sangat merepotkan." kata Shikamaru sambil menyenderkan tubuhnya di tembok atap.
"Ya kurasa sekarang akan banyak Zombie yang berkeliaran." kata Naruto yang juga menyenderkan tubuhnya.
Akeno dan Kuroka hanya mendengarkan percakapan Naruto dan Shikamaru tanpa ingin menyela, Akeno dan Kuroka lalu duduk di samping Naruto sambil menyandarkan kepala mereka ke bahu Naruto.
"Hah~ ini sangat melelahkan nya~" kata Kuroka saat dia menyandar di bahu Naruto.
"Ya kau benar Kuroka." jawab Naruto saat matanya masih memandang kearah pintu atap itu, yang terlihat para Zombie yang berusaha masuk.
Para Zombie itu saling mendorong untuk dapat memasuki atap, tapi karena kecerdasan mereka di bawah rata-rata mereka hanya menabrakan diri ke pintu dan mencakar-cakar pintu.
"Shikamaru." panggil Naruto.
"Hmm? ada apa?"
"Apa menurut mu ada yang selamat?" tanya Naruto serius.
"Jika ada yang selamat itu mungkin Sasuke." jawab Shikamaru santai.
"Ah iya Teme ya? kuharap dia selamat." kata Naruto sambil tersenyum tipis.
"Naruto-kun apa menurut mu keluarga kita akan selamat?" tanya Akeno yang sedari tadi diam.
"Kemungkinan itu sangat tipis Akeno-san!" bukan Naruto yang menjawab malah Shikamaru yang menjawab pertanyaan Akeno.
"Jadi kemungkinan mereka selamat kecil ya?" tanya Kuroka lirih.
"Ya itu benar, ini baru beberapa jam tapi Dunia sudah kacau dalam sekejap. aku sendiri tidak yakin orang tua ku selamat." kata Shikamaru sendu sambil mengingat orang tuanya.
Akeno dan Kuroka juga sangat sedih karena kemungkinan keluarga mereka juga sudah tiada, mereka hanya bisa menangis di bahu Naruto sambil berusaha agar tidak mengeluarkan suara tangisan.
Naruto hanya bisa diam karena dia yatim piatu sejak kecil dan hanya memiliki kakeknya, lagipula kakeknya juga sudah meninggal 4bulan yang lalu jadi Naruto paham bagaimana perasaan mereka dan lebih memilih diam hingga mereka sendiri yang bangkit.
Kita beralih ke Sasuke cs yang saat ini sedang kejar-kejaran dengan para zombie yang luar biasa banyaknya, Sasuke yang melihat banyak Zombie yang mengejar memikirkan cara agar terbebas dari kejaran para Zombie.
Sasuke berpikir keras bagaimana caranya untuk menghindari kejaran para Zombie, tapi dia melihat bahwa di UKS sekolah ada 2 Zombie yang menabrak pintu berupaya masuk kedalam UKS. Sasuke terkejut ternyata masih ada yang selamat di UKS tersebut yang ternyata Guru perawat Sekolah mereka yang berusaha menahan pintu.
Sasuke tanpa pikir panjang langsung berlari menendang salah satu zombie hingga terjatuh, Issei yang tak mau ketinggalan langsung memukul kepala Zombie itu dengan kuat hingga kepala Zombie itu berputar 180% yang langsung membuat Zombie itu jatuh seketika dan Mati?
[DUAKH!] [BUGH!]
Sasuke langsung masuk ke UKS dan melihat Guru perempuan berambut Silver yang sedang memegang pisau kecil dengan gugup, Sasuke yang melihat itu sedikit Sweatdrop dengan bulir keringat dibelakang kepalanya. Issei yang menyusul masuk dengan para gadis di belakangnya juga mengalami hal sama seperti Sasuke alami.
"Pe-pe-pergi kalian!" kata Guru itu gugup atau takut.
"Tenanglah Rossweise-sensei kami masih manusia, dan kami datang untuk menyelamatkan mu." kata Sakura menenangkan Rossweise-sensei.
"Ha-haruno-san?" tanya Rossweise yang mengenal suara Sakura.
"Ya Sensei, kami disini ingin menyelamatkan mu." kali ini yang menjawab Sasuke datar seperti biasanya.
"Kalian selamat?" tanya Rossweise lega karena dia merasa kalo bukan hanya dia yang selamat.
"Ya kami selamat Sensei, dan kami ingin menuju atap Sekolah untuk menemui yang lainnya." jawab Issei.
"Masih ada yang selamat?" tanya Rossweise lagi.
Kali ini mereka tidak menjawab hanya mengganggukan kepala mereka sebagai jawaban, karena jika mereka menjelaskan lagi Guru ini akan bertanya lagi dan lagi.
"Sakura kau kumpulkan obat yang nanti berguna untuk kita." suruh Sasuke kepada Sakura.
Sakura langsung mengecek persediaan obat-obatan bersama Rias dan dibantu Rossweise yang sedikit paham ucapan Sasuke tadi, Sasuke dan Issei hanya melihat kearah pintu keluar UKS yang terdapat para Zombie berlalu lalang dengan gerakan lambat.
"Sasuke-kun kita sudah membawa nya." kata Sakura yang sudah berada disamping Sasuke dengan tas berisi obat-obatan.
"Kalian ingin kemana?" tanya Rossweise bingung.
"Kita sudah bilang bukan? kita mau keatap ketempat yang lainnya yang selamat." jawab Sasuke jengkel dengan Guru ini.
"Aku kan hanya bertanya." kata Rossweise.
"Hn!" dengus Sasuke tak peduli.
Sasuke berjalan keluar UKS dulu lalu di ikuti Sakura, Rias dan Rossweise disusul Issei dibelakang untuk menjaga sisi belakang.
Dalam perjalanan mereka menemukan banyak mayat yang tidak berubah menjadi Zombie atau mereka sudah menjadi Zombie dan mati karena ada yang mengalahkan mereka? karena saat mereka liat mayatnya bagian kepala belakang itu hancur sampai ke otak dan semua memiliki luka yang sama.
"Ayo sedikit lagi sampai!" kata Issei semangat
Karena terlalu semangat Issei tidak menyadari bahwa ada Zombie yg berada di balik tangga itu, Zombie itu langsung menyerang Issei dengan brutalnya tapi dia langsung di selamatkan oleh Sasuke yang memukul kepala Zombie itu dengan pel yang tergeletak dilantai dengan sekuat tenaga hingga kayunya hancur.
[DUAKH!]
Sakura dan Rias langsung berlari menuju tangga atap Sekolah langsung terhenti karena ada beberapa Zombie yang sedang menabrak pintu masuk menuju atap, Sakura langsung memukul Zombie menggunakan tas berisi obat-obatan, hingga jatuh dari tangga lalu mengedor pintu masuk.
Naruto dan Shikamaru yang sedang asik menyamankan diri langsung kaget karena gedoran di pintu, di balik pintu terlihat Sakura yang sedang mengedor dengan paniknya.
Naruto langsung berlari dan mengambil kayu yang menahan pintu tersebut dan langsung membukanya, Sakura langsung masuk kedalam disusul oleh Rias lalu Rossweise. Naruto yang melihat dibawah tangga terdapat Sasuke yang sedang berusaha menolong Issei.
Naruto langsung berlari membantu Sasuke menyelamatkan Issei dengan Kayu yang ia pegang, Sasuke yang hendak memukul kepala Zombie yang disamping nya ia urungkan karena Naruto tiba-tiba datang dan meloncat menendang kepala Zombie itu.
Issei yang kurang fokus terkena gigitan pada lehernya sangat dalam hingga menampilkan tulang lehernya, Sasuke dan Naruto sangat terkejut melihat itu dan langsung berlari kearah Issei.
Shikamaru yang melihat itu dari pintu langsung turun kearah Naruto, Sasuke dan Issei, tapi sebelum turun Shikamaru mengisyaratkan para gadis untuk tetap diam dan menutup pintu atap dan mengatakan jangan untuk mengintip.
"Naruto bagaimana ini!? Issei sudah digigit!" kata Sasuke panik.
"Aku juga tidak tau Teme!" jawab Naruto yang juga panik.
"Kita hanya perlu membunuh Issei." kata Shikamaru yang berada dibelakang mereka.
Sasuke dan Naruto langsung menoleh kearah Shikamaru sambil memandang dengan tatapan yang mengatakan 'Apa kau gila!?' ya seperti itu mungkin arti tatapan mereka.
"Ya aku tau itu hal yang gila. Tapi Issei sudah terinfeksi yang artinya dia akan jadi salah satu dari 'mereka' dan jika kita memaksa membawa dia maka kita akan diserang olehnya saat dia menjadi Zombie." jelas Shikamaru panjang lebar.
"Shikamaru-san benar, aku mungkin akan menjadi salah satu dari 'mereka' jadi tolong jaga Rias-chan. Dan katakan bahwa aku mencintai dia." kata Issei lemah sambil memegang pundak Sasuke.
Sasuke terlihat sangat kesulitan karena hal ini, ia ingin teman mereka selamat tapi dia juga tidak ingin meninggalkan Issei. Naruto hanya bisa menggenggam kayunya dengan erat dan mengalihkan pandangannya ke lantai Sekolah. Shikamaru hanya bisa memandang sendu kearah Issei.
Issei yang mengerti keadaannya lebih memilih mati daripada menyerang teman-temannya atau dia akan menjadi salah satu dari 'mereka', Issei lalu berjalan menuju ke arah jendela lantai 3 Sekolah nya berencana mengakhiri hidupnya dengan melompat, tapi sebelum melompat Issei melihat kearah mereka (Naruto,Sasuke, Shikamaru) dengan tersenyum lalu menjatuhkan dirinya.
"Sayonara Rias-chan, aku mencintaimu." gumam Issei saat dia jatuh dengan kepala yang meluncur terlebih dahulu, kepala Issei mendarat terlebih dahulu dan langsung menghancurkan tulang lehernya hingga kepala Issei bercucuran darah yang keluar dari lehernya.
Naruto dan lainnya hanya bisa melihat kearah jendela dimana Issei menjatuhkan dirinya. mereka hanya tetap diam memandang tempat Issei dengan berbagai ekpresi seperti marah, sedih dan kesal.
Dibawah atau tempat jatuh Issei banyak Zombie yang berjalan kearah mayat Issei, para Zombie itu langsung mengigit atau memakan mayat Issei dengan brutal dan ganas.
Naruto, Sasuke dan Shikamaru masih diam tanpa bergeming, Naruto hanya bisa diam sambil mengucapkan sumpah serapah di dalam hatinya, Shikamaru hanya diam memandang datar kearah jendela tempat Issei dengan sebuah senyuman sedih. sedangkan Sasuke dia hanya melihat tangannya yang terdapat darah Issei dengan pandangan yang sangat menyesal.
Mereka tidak tau bagaimana caranya memberi tahu para perempuan yang berada diatap tentang Issei, jadi saat mereka masuk keatap mereka hanya diam tanpa mau melihat atau memandang para perempuan yang yang pandangannya seperti mengatakan 'Dimana Issei'.
"Sasuke-san? dimana Issei-kun?" tanya Rias saat tidak melihat Issei bersama mereka, tapi hanya diam yang dia dapat dari Sasuke.
"Naruto-san kau tau dimana Issei-kun? apa dia masih diluar?" tanya Rias sambil menggoyangkan tangan Naruto.
"Kenapa kalian diam saja!! jawab aku dimana Issei-kun!!" bentak Rias karena tak kunjung dapat jawaban.
Rias yang tak kunjung dapat jawaban memutuskan untuk melihat pintu keluar atap, tapi saat dia ingin kesana sebuah tangan menahannya untuk menuju ke pintu keluar itu. Rias melihat siapa yang menahannya ialah ternyata Shikamaru yang menahan tangannya.
"Issei dia seorang yang hebat." kata Shikamaru yang dari tadi diam.
"Apa maksudmu?" tanya Rias bingung.
"Aku akan terus mengenang dia, walaupun bencana ini berakhir."
"..."
"Dan Issei menitipkan pesan untukmu, Dia mengatakan bahwa dia sangat mencintaimu dan menginginkanmu tetap hidup."
"Apa maksudmu!?"
"Issei dia telah mati, mati sebagai mana dia dilahirkan. Dia mati sebagai manusia." terang Shikamaru sambil melepaskan tangannya yang menahan Rias.
Rias yang mendengar Issei mati hanya bisa terduduk lemas dan memandang lantai, Akeno yang melihat sahabat nya itu langsung berjalan menuju Rias dan memeluk Rias upaya untuk menenangkan sahabatnya itu.
Naruto hanya bisa diam, karena dia tau bagaimana rasanya kehilangan seseorang dia cintai. ya semua orang disini juga seharusnya sudah siap kehilangan orang yang mereka sayangi karena bencana ini.
Suasana saat ini sangat tegang dan sunyi karena mereka masih berduka karena kematian Issei, apalagi Rias yang hanya menangis di pelukan Akeno.
Karena suasana canggung ini Sasuke berniat memulai obrolan dengan Naruto dan Shikamaru tentang para mayat Zombie yang dia liat saat menuju kesini, mungkin saja mereka (Naruto dan Shikamaru) yang menghabisi para Zombie itu.
"Dobe!" panggil Sasuke.
"Hmm?" respon Naruto
"Apa kau yang menghabisi para Zombie itu?"
"Hmm? aku dan Shikamaru belum menghabisi banyak Zombie, kami lebih memilih menghindari mereka." jawab Naruto.
"Memang kenapa Sasuke?" tanya Shikamaru.
"Saat berjalan kesini aku melihat banyak mayat Zombie di perjalanan, mereka memiliki luka yang sama yaitu lubang di belakang kepala mereka." jawab Sasuke.
"Hmm ini aneh? karena dari yang kuperhatikan mereka tidak menyerang sesama mereka. benar kan Shika?" jawab Naruto.
"Ya mereka hanya menyerang orang yang belum terinfeksi dari pengamatan ku." jelas Shikamaru
"Jadi apa yang kulihat hanya kebetulan atau memang masih ada yang selamat?" tanya Sasuke.
"Kemungkinan terbesar adalah ada yang selamat selain kita, tapi jika mereka semua memiliki luka yang sama itu juga hal aneh." jelas Shikamaru.
"Oh iya apakah ini ada hubungannya dengan Meteor yang jatuh itu? ya kurasa sedikit aneh karena Meteor itu jatuh ke bumi dan bencana ini terjadi. ya itu hanya hipotesis ku saja." kata Naruto.
"Ya bisa jadi itu, atau senjata Biologis yang gagal dan menginfeksi manusia." jelas Shikamaru logis.
"Kita harus mencari awal sumber bencana ini." kata Sasuke sambil meremas tangannya sendiri.
Disaat Naruto, Sasuke dan Shikamaru berdebat, para gadis hanya bisa mendengarkan apa yang mereka katakan.
"Rossweise-sensei! apa ini adalah gejala penyakit?" tanya Shikamaru kearah Guru perawat Sekolahnya.
Rossweise yang ditanyai oleh Shikamaru hanya bisa memegang dagu seolah sedang berpikir keras, tapi akhirnya hanya gelengan yang dia mampu berikan untuk pertanyaan muridnya. Shikamaru yang melihat itu hanya bisa bernafas lelah.
"Tapi jika ini senjata Biologis seharusnya pemerintah sudah memberikan peringatan kan? tapi disini pemerintah juga sepertinya tidak tau akan hal ini seolah para Zombie ini sudah ada dan tinggal menyerang kita." kata Kuroka yang dari tadi mengamati percakapan Naruto, Sasuke dan Shikamaru.
Dan karena ucapan Kuroka Shikamaru merasa mendapatkan sebuah pentunjuk tentang hal ini, Shikamaru masih berusaha mencari jawaban atas masalah ini dan sedikit terbantu dengan ucapan Kuroka.
Naruto yang melihat Shikamaru berniat bertanya ada apa dengan ucapan Kuroka, sehingga membuat Shikamaru seolah berpikir keras.
"Oi Shika! ada apa?"
"Naruto aku mungkin tau penyebab bencana ini." ucap Shikamaru yang membuat semua menoleh kearah nya.
"Apa maksudmu Shika!?" kata Naruto.
"Apa kau yakin tentang hal itu?" tanya Sasuke.
sementara para perempuan hanya diam mendengarkan dan menunggu lanjutan ucapan Shikamaru, semua terlihat tegang menunggu jawaban Shikamaru.
"Mungkin 50:50 Sasuke, karena kurasa Ini bukan Senjata biologis tapi...Parasit!"
"Parasit?" tanya mereka semua.
TBC :v
Yoo gimana nih chapter semoga memuaskan kalian dan Disini w hilangin (membunuh) satu karakter untuk membuat cerita lebih seru tapi tenang aja entar masih ada yang hilang kok hehe.
Oke sekarang jawab Review
FI.AlixNostrand: tenang Bro Si Tenshi cantik itu juga ada kok tapi bukan jadi guru sebagai gantinya si Rossweise w jadiin guru karena sifat Shizuka ama Rossweise hampir sama.
AmbroseRoselia: ya mirip di openingnya doang bro.
arifliddo: nih dah lanjut.
ShiranuiShuici: ya w juga pengen bangkitin Fandom Zombie bro, bosen liat cerita zombie di wattpad yang pemainnya aktor-aktris Korea mulu hehe dan mungkin gk berhenti kok soalnya klo berhenti w entar di teror hehe
ya sekian deh dari saya. oh iya untuk para Guest gk bisa Jawab kalian karena gk pake akun sih jadi nikmatin aja. oh kalo gk suka cerita ini gpp dan terakhir kata dari saya jangan lupa Review.
Shiraki Out~
