HERO OR DEVIL

WRITE BY: ASY21

RATE: GIMANA ALUR.

GENRE: FANSTASY, ACTION

PAIR: NARUTO X

DISCLAIMER: JELAS BUKAN PUNYA SAYA.

:WARNING: GAJE. BANYAK TYPO, IMAJINASI AUTHOR, PEMULA,

.

-CHAPTER 1-

Disebuah hutan yang sangat luas, terlihat sebuah cahaya yang cukup terang ditengah hutan itu dan munculah seorang pemuda berambut surai kuning cerah dibalik cahaya itu ya dia adalah Naruto.

Naruto pun keluar dari cahaya itu dan melihat sekeliling hutan itu, gelap hanya gelap yang bisa dia lihat. wajar saja dia sedang di tengah hutan dan haripun mau beranjak malam.

'rupanya aku telah sampai' bathin Naruto.

Narutopun berjalan menyusuri hutan itu, setelah sekian lama berjalan dia melihat sebuah api ditengah hutan, Naruto pun berjalan mendekati api itu, ia yakin bahwa ada seseorang disana dan dia berharap orang itu mau menolongnya.

ketika sudah datang kearah api itu, tiba tiba seseorang berdiri dibelakang Naruto dengan mengarahkan sebuah pisau bermata tiga kearah lehernya.

"Siapa kau?" Ucap orang.

Naruto pun menoleh kebelakang untuk melihat orang itu, ketika Naruto berbalik dia melebarkan matanya ketika melihat orang itu. bukan hanya Naruto, Orang itu juga terkejut ketika melihat Naruto.

"tou-san."

"Naruto" ucap orang itu serata menurunkan senjatanya.

Narutopun langsung memeluk orang itu.

"kau... tt-ternyata masih hidup tou-san." ucap Naruto berkaca kaca.

orang yang dipanggil Tou-san itu juga membalas pelukan Naruto erat.

"ya naruto, ayah juga disini.." ucapnya.

setelah sekian lama mereka berpelukan, Naruto pun melepaskan pelukannya dan menatap Ayah nya, Namikaze Minato dengan tersenyum lega.

Minato yang melihat itu hanya tersenyum tipis dan menyuruh Naruto duduk, Dia pun menceritakan semuanya kenapa dia ada di dunia asing ini.

satu yang Naruto pahami, ayahnya juga mati ketika didunia sebelumnya jadi kemungkinan besar dia ditransfer ke sini dengan tujuan yang sama seperti Naruto.

dan Naruto juga mengetahui bahwa dunia ini masih menggunakan system kerajaan bukan hanya satu, tapi ada beberapa kerajaan besar disini. semua makhluk yang ada di novel fantasy yang sering dia baca ada disini, entah itu penyihir, human, dragon, Demon, bahkan ada kerajaan kecil yang diisi manusia setengah hewan dan bangsa elf disana.

"Jadi kita termasuk ras mana tou-san?" Tanya Naruto penasaran.

"Human. kita ada di ras Human naruto."

"apakah disini juga termasuk wilayah Human?"

Minato hanya mengangguk sebagai jawaban.

Minato bangkit dari duduknya, dia melirik kearah Naruto.

"baiklah Naruto, ayo kita pulang kerumah."

Naruto hanya mengangguk sebagai jawaban dan diapun beranjak dari duduknya dan menatap Ayahnya.

"Sebelum kita berangkat, apa kau ingin ikut denganku bertualang atau ingin menetap dan bersekolah disini?" tanya Minato.

"aku disarankan sama kakek tua itu untuk bersekolah disini, jadi maaf tou-san jawabanku akan menetap dan bersekolah disini."

Minato hanya tersenyum bangga mendengar jawaban Naruto, ia akan menghargai keputusan anaknya itu.

"kalau itu maumu, sekolah disini akan dimulai sebulan lagi. jadi selama sebulan kedepan aku akan melatihmu."

"aku senang mendengarnya ayah."

"kita mulai besok latihannya. sekarang ayo kita pulang."

setelah mengucapkan itu, Minato berjalan meninggalkan tempat itu diikuti Naruto di belakangnya.

sepanjang perjalanan, Naruto bertanya banyak hal mengenai dunia ini kepada ayahnya. sekarang Naruto tau bahwa ayahnya ini seorang petualang disini.

setelah berjalan cukup lama, akhirnya mereka sampai disebuah rumah kecil yang tampak berantakan tapi sedikit layak huni.

Naruto hanya sweatdrop melihat penampakan rumah itu.

"apa ayah jarang membersihkan rumah ini.?"

Minato tertawa sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal.

"hehe. aku jarang berada dirumah. jadi wajar kalau kayak begini."

Naruto menghela nafas frustasi, Ayahnya bukanlah seorang yang disiplin kebersihan mau sekotor atau seburuk apapun kalau masih layak untuk ditinggali itu sudah cukup.

Ayah dan anak itupun langsung masuk kedalam rumah itu. didalam seperti yang Naruto duga didalam sangat berantakan, bekas makanan dimana mana, perabotan tidak pada tempatnya.

'seberapa jorokkah dirimu ayah' bathin Naruto.

"kau tidurlah dikamar Naruto, biarkan aku yang tidur di ruang tengah." ucap Minato sambil menunjuk ke arah salah satu ruangan disana.

Naruto yang kebeneran sudah lelah akibat kejadian hari ini, hanya menganggukan kepalanya dan masuk kedalam kamar.

sesampainya didalam kamar, naruto langsung membaringkan tubuhnya ke ranjang.

"yosh. petualanganku didunia ini akan dimulai besok." ucap Naruto sembari mengankat tanganya keatas.

tak beberapa lama Naruto pun tertidur.

-Skip time-

esok harinya.

dipagi pagi buta, disaat semua orang beraktifitas dipagi hari, tapi tidak dengan seorang pemuda berambut kuning berusia tujuh belas tahun dia masih asyik tertidur dikamarnya.

"Naruto bangun, bukankah kita akan latihan."

"15 menit lagi tou-san, aku masih ngantuk." jawabnya dan langsung menelungkupkan wajahnya kedalam bantal.

Minato yang melihat tingkah anaknya hanya menatap kesal diapun pergi dari kamar Naruto dan menuju ke dapur.

Minato balik lagi kekamar Naruto dengan mengambil seember air, dan tanpa aba aba dia menyiramkan air itu kewajah anaknya.

"baik-baik tou-san aku bangun." ucap Naruto sembari turun dari ranjangnya dan menuju ke kamar mandi untuk melakukan ritual dipagi hari.

-satu bulan kemudian-disebuah padang rumput yang luas, disana terlihat dua orang yang berbeda usia sedang bertarung, merek saling jual beli serangan.

"kau semakin berkembang Naruto."

"ini semua berkatmu ayah."

"karna ini hari terakhirmu bersamaku, aku akan menunjukan kemampuanku yang sebenarnya." ucap Minato menyeringai.

"hm. tunjukanlah ayah." balas Naruto.

Minato merogoh sakunya, dan mengeluarkan sebuah kunai bermata tiga, dia langsung melemparkannya kearah Naruto.

'kemampuan special apanya. hanya melemparkan kunai kearah lawannya.' bathin Naruto bosan.

Naruto yang melihat kunai yang dilemparkan ayahnya hanya melihat itu datar, dia bergerak kesamping menghindari kunai itu.

setelah kunai itu melewati Naruto, tiba tiba dia merasakan hawa seseorang dibelakangnya,Naruto pun langsung berbalik dan melebarkan matanya melihat orang itu.

'sejak kapan dia disana'

Minato yang muncul dibelakang Naruto langsung memukulnya keras membuat Naruto terpental, tidak menunggu waktu lama dia langsung melemparkan kunai yang ia genggam. Minato pun menghilang diikuti bayangan kuning akibat warna rambutnya dan muncul dihadapan naruto yang hendak menghindari kunai yang dilempar ayahnya tadi. dia kembali dikejutkan dengan kehadiran ayahnya tepat didepannya yang memukul ulu hati Naruto keras, setelah menerima pukulan keras itu Naruto langsung jatuh tersungkur ketanah sambil memegangi bagian perutnya.

"itulah kemampuanku Naruto" ucap Minato dihadapan Naruto.

"kecepatan yang sangat gila."

"sudah cukup latihannya Naruto. pendaftaran sekolah akan ditutup nanti sore, sebaiknya kamu siap siap."

"sepertinya kita akan berpisah disini tou-san." ucap Naruto.

"begitu ya, sebagai hadiah perpisahan aku memberikan ini kepadamu Naruto." ucap Minato memberikan sebuah gulungan kepada Naruto.

"apa ini ayah.?" tanya Naruto setelah menerima gulungan itu.

"itu adalah jutsu cipataanku sendiri, kau akan tau setelah membukanya"

setelah mendengarkan penjelasan ayahnya, Naruto pun mengangguk dan memasukan gulungan itu kedalam sakunya.

"kita akan bertemu lagi ketika kau lulus Naruto." ucap Minato seraya memeluk Naruto.

"kalau kita bertemu, aku janji ayah aku akan semakin kuat" balas Naruto.

Minato hanya tersenyum kepada Naruto dan melepaskan pelukannya. Minato pun mengucapkan salam perpisahan kepada Naruto dan pergi dari tempat itu.

Naruto yang menatap punggung ayahnya yang semakin lama semakin jauh. dia menguatkan tekadnya, dia akan menjadi seorang yang paling ditakuti diseluruh kerajaan di dunia ini. ya itu adalah janji dan sumpah Naruto kepada ayahnya..

-TO BE CONTINUED-

sorry minna kalau ada typo atau eyd yang nggak pas. aku usahakan akan memperbaiki cara penulisanku yang berantakan ini.