"Hey, mau melanjutkan obrolan lagi ~ ?"

"Tentu ! Jadi apa yang ingin kau ceritakan kali ini ?"

"Tentang apa yang ada didalam Undermyth ~ Tapi jangan lama-lama ya. Ingat, tadi ada siswa yang hilang lagi lho ~"

"Ya. Ya. Aku tahu, Jadi apa yang ada didalam Undermyth itu ?"

"Menurut rumor yang beredar isi dari Undermyth akan berubah-ubah seiring moodnya. Kadang menyenangkan, kadang juga menyeramkan"

"Hee... Aku baru tahu hal itu, memangnya Undermyth itu apa sih ~ ?"

"Entahlah, Aku juga tidak tahu Undermyth itu apa. Oh, Aku ingat sesuatu. Dari kudengar dari beberapa siswa ada sosok-sosok misterius yang tinggal di Undermyth Lho"

"Sosok misterius ?"

"Yup sosok misterius ~. Um... Namanya kalo gak salah Roid deh ? atau apa ya ? Entahlah pokoknya kalo gak Roid, ya supernatural. Sudahlah ayo kita pulang ~"

Disclaimer: Boboiboy bukan milik saya, namun milik Monsta. Saya disini hanya meminjam karakternya saja

.

.

.

Warning: Typo dimana-mana, Plesetan Merk dagang dan Nama Anime, OOC tingkat tinggi, Bahasa Indonesia kacau balau, Tidak sesuai KBBI dan Norma yang ada, Newbie

.

.

.

Enjoy ~ !

ƈɦǟք 𐀀աօ: ꂦʀɨֆꂦռ

Gempa hanya menatap Kakak dan kedua adiknya bingung, beberapa pertanyan terlintas di otak Gempa saat ini. Pertama, kenapa mereka ngos-ngosan ? apa mereka lari-larian dilorong yang jaraknya gak terlalu jauh antara kelas Solar dan kantin. Kedua, kenapa muka mereka pucat ? Apa mereka habis melihat hantu atau makhluk lain. Dan ketiga, kenapa mereka baru tiba sekarang setelah 45 menit pergi ? bukan'kah itu keterlaluan jika disebut telat

"Kak Ufan, ini benar-benar keterlaluan. Kakak habis darimana saja sih sampai kayak gini ? Udah gitu telatnya lama banget, kalo emang gak mau istirahat bareng bilang"

"Gem, bentar Gem. Aku mau kalemin nafas dulu"

"Lagi kalian ngapain sih sampe pucet kek gitu ? ngeliat setan"Ucap Fang sembari melihat ketiganya

Setelah menunggu beberapa saat akhirnya Taufan menceritakan apa yang mereka alami dibantu Solar dan Blaze, mulai dari suasana lorong yang kian berubah sampai dikejarnya mereka oleh sosok yang tidak dikenal. Dan pasti bukan manusia. Gempa, Fang, Yaya, Ying, dan yang lain hanya bisa diam saat Taufan memperlihatkan salah satu foto yang mereka ambil saat dikejar Sosok tersebut

"Mirip monster yang ada di anime Aj*n, Canda. Aku pernah melihat makhluk ini"Ucap Ice dengan nada datar dan bangun tidurnya, siapa dulu polarbear kita yang bisa tidur disegala tempat dengan bermodal tumpuan tangan dan kesantuy'an yang menyetarai manusia ter santuy yang saat ini dipegang Giyuu Tapioka

"Serius ?! Dimana kau melihatnya, Ice !"Ucap Blaze sembari melesat kesebelah Ice yang menaruh kepalanya pada lipatan tangan yang dia buat

Dengan keengganan dan dengan terpaksanya ia menjelaskan darimana ia tau sosok pada foto yang Taufan ambil. Sosok itu bisa dibilang penunggu sesuatu yang saat ini tengah terusik atau mungkin mempunyai tujuan lain muncul ke Dunia nyata, yah mereka tak tau pasti mengapa tapi hal itu cukup mengusik mereka. Menurut berita yang tersebar disekolah banyak sekali Siswa maupun Siswi yang hilamg secara misterius, memang biasanya sering terjadi hal seperti ini namun tahun ini yang paling parah. Sekitar 30 siswa dan siswi dinyatakan hilang dalam waktu seminggu lamanya, sekolah sudah berusaha menemukan dan melapor polisi namun sayangnya sama saja

"Kak Taufan, sebaiknya kita berkunjung kesana ya. Sudah seminggu dan bunganya belum diganti"Ucap Gempa seraya menoleh kearah Taufan yang tengah menyeruput Bobanya

"Ya, nanti pulang sekolah kita kesana. Jangan lupa beli bunga yang sama ya" Sahut Taufan yang kembali menyeruput Bobanya

"Ya"

"Kak Gem, Thorny juga ikut memilihkan bunganya boleh'kan ?!"

"Tentu saja"

"Gem. Kita juga ikut boleh ? soalnya kita temannya"

"Ya. tapi beli sendiri ya bunganya, kami tak mau membelikannya"

"Dey, dasar pelit !"

"Hemat ingat. Hemat"


Seluet matahari terbenam menghiasi tempat itu. Tak hanya Seluet saja yang memyapa mereka saat memasuki area yang tak jauh dari SMA mereka. SMA Pulau Rintis. kicauan burung serta semilir angin sepoi-sepoi menambah suasana damai pada sore hari ini

"Yaya, apa yang kau bawa ?"Tanya Thorn yang nampak penasaran dengan bungkusan yang dibawa Yaya saat ini

"Oh ini, nanti juga tahu kok"Ucap Yaya tersenyum

"Pasti buat pacarnya iya'kan. He he ~"Celetuk Taufan yang berjalan didepannya

"Ih, I-Ini bukan buat pacarku. Lagian aku belum dan tidak punya pacar, lagian pacaran itu dosa !" Geram Yaya seraya menatap kesal Taufan yang menertawainya

"Yaudah, besok Gempa akan kerumahmu ya ~"Ucap Taufan kembali memandang kedepan

"Ngapain ?"

"Ngelamarin kamu biar jadi istirnya ~"Celetuk Taufan kembali tertawa kecil

Gempa yang masih memproses perkataan Taufan langsung saja memukul pundak Kakaknya saat paham apa yang dimaksud itu. Sumpah demi Allah kakaknya bisa gak sih sehari saja tidak membuat masalah, ditambah dia... Dia ngapain coba ngomong begitu ?! Ingin rasanya Gempa membanting atau kalau gak memelintir Taufn yang malah tertawa lepas sembari melihat kearahnya dan Yaya. Sial, wajahnya pasti sangat merah sekarang. Ia sedikit menoleh kearah Yaya, wajah yang memerah ditambah sepertinya Yaya mengalihkan pandangannya kearah lain. Oke sepertinya Kakak yang satu ini memang butuh pelajaran

"Thorn, Blaze. Bisa pegang bunganya sebentar, Ada yang ingin kulakukan, bisa'kan ?"Ucap Gempa sepelan-pelannya tak lupa juga senyum diwajahnya

Entah kenapa ekpresi Gempa tersenyum manis itu malah membuat takut Thorn dan Blaze yang memang ada disebelahnya. Yah memang Gempa terlihat tak memiliki masalah dengan perkataan Taufan, namun jika dirasakan dari aura disekelilingnya... Oke, Taufan dalam bahaya besar kali ini

"Ba-Baiklah Kak Gem"Ucap keduanya sesantai mungkin walau nyatanya tidak santai sama sekali, Aura marahnya terlalu kuat !

"Makasih ~"Ucap Gempa yang dengan perlahan berjalan kearah Taufan yang masih setia dengan tawanya

Ying, Fang dan juga Gopal yang berada dibelakang Taufan langsung saja menyingkir dengan cepat dan perlahan, tak mau mengganggu sang anak ketiga dari Boboiboy bersaudara yang saat ini tengah dalam mode marahnya. Mereka bertiga langsung saja bergabung dengan Boboiboy bersaudara yang lain sembari melihat adegan Gempa melempar Taufan kedepan kemudian memelintir badannya, Mangkany jangan main-main dengan wakil ketua ekskul Judo

Oke sebaiknya kita skip saja adegan banting membanting dari Master Gempa dengan Taufan sebagai samsaknya, setelah lama berjalan akhirnya mereka sampai ditempat tujuan mereka

"Thorn, bagikan bunganya masing-masing satu oke"

"Oke kak Gem ~"Sahut Thorn sembari membuka kotak kemudian menyerahkan bunga kecil berwarna putih dengan bagian inti berwarna pink

"Dey, itu bunga apa. Kecil sangat ?"Tanya gopal sembari melihat isi kotak tersebut

"Oh, ini. Ini namanya Almond Blossom yang kalau diartikan Bunga Almond. Menurut Hanakotoba Bunga Almond memiliki artian Harapan, jadi kami membelinya"Jelas Solar

"Kalian terlalu niat ya"Ucap Fang sambil melihat satu persatu dari mereka

"Itu bukan niat saja, itu harapan kami agar dia kembali lagi"Ucap Ice sembari menatap tempat tersebut

Fang langsung saja terdiam mendengar hal itu, Ah dia lupa kalau mereka sangat menyayangi Dia. Walaupun terkesan galak, pemarah dan menyebalkan mereka masih menganggap Dia sebagai Kakak mereka. Keheningan menyelimuti tempat itu selama beberapa saat sampai akhirnya Gempa bicara dan mengajak mereka menaruh bunga itu ditempatnya

"Kak Hali, kami harap dengan bunga yang kami berikan bisa mengabulkan permintaan kami. Kak, kami mohon tolong berikan pertanda Kakak ada dimana ? Kakak baik-baik saja'kan ? Kakak tidak terluka'kan ? Hah, kami lupa kalau kakak tak bisa mendengar suara kami. Tapi ingat kak, kami selalu berdoa kepada Allah dan Rasulnya agar Kakak segera ditemukan. Semoga Allah mengabulkannya"

.

.

.

𐀀օ ɮɛ ƈօռ𐀀ɨռʊɛɖ