Naruto Masashi Kishimoto.

Title : Namikaze Naruko

Genre : Isekai, romance, friendship.

Namaku Namikaze Naruko, hanya siswi SMA biasa dengan cita-cita yang tinggi hampir sebagian waktuku gunakan untuk belajar.

Ketika aku akan berangkat sekolah tidak pernah ku sangka aku akan meninggal dunia. Sangatlah sedih rasanya, aku harus meninggal dunia apa lagi status ku masih jomblo belum pernah pacaran!

Kesampingkan dulu status memalukan itu. Dan yang lebih penting lagi sekarang aku berada di dunia lain yang katanya dunia ini dipenuhi dengan Shinobi.

Ngomongin soal Shinobi pasti semua juga tahu kalau Shinobi itu suka sembunyi-sembunyi menjalankan misi untuk membunuh seseorang yang penting seperti petinggi contohnya.

Tapi ketika aku sudah berada di dunia Shinobi ini sama sekali berbeda dengan yang aku tahu.

"Aku kira siapa, ternyata kamu Naruto."

"Naruto?"

Salah satu dari dua orang penjaga gerbang langsung memanggil nama Naruto. Gadis bersurai pirang panjang itu hanya bisa diam tak mengerti tapi ia merasa dianggap seperti orang yang penjaga gerbang itu kenal.

"Hari ini penampilan mu aneh sekali, benar-benar bisa terlihat seperti perempuan asli. Walaupun cuma penyamaran saja," kata penjaga gerbang panjang lebar sembari terkagum-kagum.

"Ma-maaf seperti nya kamu salah orang. Aku baru pertama kali datang kesini dan nama ku bukan Naruto, tapi Naruko."

Penjaga gerbang itu saling memandang dan memutuskan untuk membawa Naruko ke tempat pemimpin desa mereka. Naruko melihat sekitar ketika menuju ke tempat pemimpin desa.

Banyak yang melihat kearahnya dengan tatapan yang tidak biasa. Ada juga yang bergumam menyebut nama Naruto. Naruko penasaran apakah Naruto yang sering ia dengar itu sangat mirip dengannya.

Sebelum Naruko masuk kedalam ruangan pemimpin desa. Seorang wanita dewasa sebagai seorang pemimpin benar-benar luar biasa dari sudut pandang Naruko. Cantik dan kelihatan sangat dewasa benar-benar cocok dengan posisi sebagai pemimpin.

Seorang berambut perak sebagian wajahnya tertutupi, ia melirik mengamati Naruko begitu detail sampai yang diperhatikan sedikit takut.

"Maaf kalau aku lancang, sebenarnya kamu siapa dan apa keperluan mu di Konoha?"

'mendadak sekali?!' kata batin Naruko ketika ia ditanya oleh pemimpin desa.

"Saya tidak ada keperluan apapun disini dan maaf jika saya kelihatan mencurigakan. Nama Saya Naruko, lengkapnya Namikaze Naruko."

"NAMIKAZE?!" Serempak yang ada di ruangan itu terkejut dengan nama keluarga Naruko yang tiba-tiba membuat heboh. Naruko tidak mengerti kenapa mereka terkejut dengan nama keluarganya.

"Ehem! Jadi kamu dari klan Namikaze sama seperti Hokage keempat?"

'Klan?, Hokage keempat?" Naruko hanya bisa bingung dalam hati.

Naruko tidak mengerti dengan perkataan pemimpin desa. Naruko menjelaskan kalau Namikaze hanyalah nama keluarga biasa bukan klan ataupun kelompok yang berbahaya. Ketika itu juga sang memimpin desa mencoba mengerti dan menjelaskan semuanya. Ketika Naruko melihat foto yang ditunjukkan yang sebelumnya sebagai pemimpin desa.

Naruko terkejut karena foto yang ia lihat sangat mirip dengan ayahnya. Benar-benar kebetulan yang luar biasa seketika itu juga ia sedih teringat oleh kedua orangtuanya.

Tok..tok...tok...

Suara ketukan pintu terdengar jelas dan yang mengetuk pintu dipersilahkan masuk. Seorang remaja laki-laki masuk kedalam ruangan itu. Naruko melihat kearahnya.

Remaja itu terkejut karena melihat Naruko yang menatapnya dengan penasaran yang membuat Naruko penasaran adalah mereka berdua hampir mirip yang membedakan hanya jenis kelamin dan warna kulit.

"Nenek, dia ini siapa? Perasaan aku tidak melepas bunshin'ku sembarangan seperti biasanya?"

Semuanya menatap lemas kearah remaja itu kecuali Naruko yang kelihatan tertarik dengannya. Nama Naruto yang langsung pemimpin desa sebut membuat Naruko, langsung berdetak tersentak karena yang ia pikirkan sebelumnya kalau Naruto mungkin mirip dengannya dengan jenis kelamin yang sama ternyata malah sebaliknya ternyata Naruto adalah laki-laki.

Naruko ditanyai banyak sekali pertanyaan yang tidak ia mengerti. Dari kemampuan sampai asal usulnya. Naruko yang tidak tahu harus menjawab seperti apa, ia berinisiatif untuk menjawab bahwa ia lupa ingatan. Alasan agar tidak ada lagi pertanyaan yang rumit.

"Hilang ingatan ya," gumam pemimpin desa.

Naruko tersenyum agar tidak dicurigai bahwa ia sedang berbohong untuk mencari aman.

Sementara Naruto yang diberitahu oleh seorang berambut perak, bahwa nama gadis yang baru data ke desa bernama Namikaze Naruko. Naruto sangat berbinar-binar karena nama keluarga Naruko.

"Ma-maaf, apa saya boleh pergi sekarang? Bukannya tidak sopan karena saya baru di desa ini. Saya pikir akan mencari tempat tinggal." Naruko dengan hati-hati mengatakan yang ia pikirkan kepada pemimpin desa.

Pemimpin desa mendengar yang Naruko katakan. Ia ingin mencari tempat tinggal seperti hotel dan sejenisnya. Ketika pemimpin desa bertanya apakah Naruko memiliki uang? Naruko dengan polos menjawab ia sama sekali tidak punya uang sedikitpun.

"Nek, bagaimana kalau dia biar tinggal di tempat ku saja?"

Naruto berkata tiba-tiba namun disambut senyum oleh semuanya kecuali Naruko yang terkejut dengan ucapan mendadak itu.

"Tidak masalah lagi pula, kau tidak akan macam-macam pada gadis ini kan Naruto?"

"Hehe... Jelas mana mungkin aku macam-macam dengan tamu kita!"

Naruko mencoba menolak tapi pemimpin desa meyakinkannya kalau Naruto bisa dipercaya dan tak akan mengecewakan. Naruko yang merasa khawatir ia hanya bisa menerima pada akhirnya.

Naruko pun ikut dengan Naruto untuk pulang, setelah mereka berdua keluar dari ruangan pemimpin desa. Pemimpin dengan menyuruh seorang berambut perak yang mengawasi Naruko sejak tadi, agar ia mengamati pergerakan Naruko yang mencurigakan.

"Kakashi, kau awasi gadis itu. Dia bilang lupa ingatan anehnya dia masih ingat namanya sendiri dan nama klan yang ia bilang hanya nama keluarga. Kau pasti sadar kan? Dan yang paling mencurigakan dari gadis itu adalah chakra'nya. Aku sama sekali tidak bisa merasakan aliran chakra darinya," kata pemimpin desa disambut dengan anggukan kepala dari seorang yang dipanggil Kakashi.

Naruko yang sedang berjalan disebelah Naruto. Naruko merasa heran dari ekspresi wajah Naruto yang terlihat senang entah apa yang membuatnya senang seperti itu.

"Naruto, kamu kelihatan senang kenapa?"

"Hehe... Aku senang karena kau akan tinggal di rumah ku," balas Naruto sembari garuk kepala. Naruko hanya diam sambil menahan malu tak mengerti dan pertama kalinya juga ada yang senang didekatnya.

'Aku tidak menyangka akan tinggal satu rumah dengan laki-laki. Aduh aku harus bagaimana ini?!' gumam batin Naruko.

Tunggu Lanjutannya!

Buat akun lagi, hehe... lupa password :v