Name: Shinobi and Assassins

Author: The World Arcana

Genre: Romance and Adventure

Rating: M

Disclaimer: Naruto and Akame ga Kill bukanlah milik saya.

Pair: Naruto Uzumaki x Akame x Leone x Chelsea, Tatsumi x Mine x Esdeath x 1 chara from Narutoverse(AN: From filler or Movie, no Sara and Ryuzetsu), Kakashi Hatake x Najenda, Lubbock x Hikari Yamagishi(OC), Wave x Kurome, Sasuke Uchiha x Sakura Haruno, Shikamaru Nara x Temari, Chouji Akimichi x Karui, Sai x Ino Yamanaka, Kiba Inuzuka x Tamaki, Shino Aburame x OC, Konohamaru Sarutobi x Hanabi Hyuga, Ren Akatsuki x Hitomi Sahashi, Takashi Shiden x Rei Amamiya, dll.

ARC I - Part 11: A Cursed Power

"Ittai!" Teriak Naruto saat pipinya sedang di obati oleh Akame "Bisakah kau pelan-pelan sedikit Akame-chan?"

Mendengar itu Akame pun menatap tajam Naruto dan berkata "Jangan banyak mengeluh. Ini salahmu juga kan yang bertarung dengan Sasuke-san kemarin malam."

"Gomenasai..."

Akame hanya menghela nafas saat mendengar permintaan maaf Naruto. Sungguh, dia tidak bisa marah lama-lama pada sosok kekasihnya ini "Aku tidak marah padamu, Naruto-kun. Tapi bisa kau jelaskan apakah yang membuatmu bertarung melawan Sasuke-san kemarin malam? Bukannya kau kemarin bilang padaku dan Chelsea kalau kau hanya ingin menemuinya saja?"

"Mau gimana lagi. Dia itu rivalku, jadi tidak mungkin aku diam saja disini tanpa mengajaknya bertarung denganku kan?" Ucap Naruto dengan nada berbohong karena dia tidak ingin membuat sosok ibu dari calon anaknya itu akan khawatir kalau dia memberitahukan tentang Kama dan klan Otsutsuki yang akan menghancurkan perdamaian di Elemental Nation 'Tapi kau tenang saja Akame-chan. Aku tidak akan membiarkan siapapun melukaimu dan calon anak kita berdua. Walaupun nyawaku yang harus jadi taruhannya sekalipun.'

Akame terlihat tidak mempercayai ucapan Naruto. Apalagi saat dia melihat tatapan sendu yang dia tunjukkan padanya dan perutnya yang telah terisi jabang bayi hasil perbuatan mereka berdua 'Sebenarnya apa yang kau pikirkan, Naruto-kun?'

-Time Skip-

"Jadi kau akan kembali lagi ke Tetsu no Kuni bersama dengan Hokage-sama dan Sasuke-san?"

"Ya begitulah. Aku mungkin bisa beberapa hari berada disana." Balas Naruto dan itu membuat Akame sedikit kecewa.

"Aku akan sangat merindukanmu, Naruto-kun."

"Hahaha, tenang saja Akame-chan. Setelah urusanku dengan Sasuke dan Kakashi-sensei selesai, aku akan langsung kembali menggunakan Hiraishin." Balas Naruto yang memeluk Akame dengan erat dan Akame langsung membalas pelukan kekasihnya itu. Mereka melepaskan pelukan mereka beberapa saat setelahnya dan Naruto langsung menatap Wave dan Kurome yang memang sedang berkunjung ke rumah mereka "Bisa aku percayakan Akame-chan pada kalian berdua, Wave-san, Kurome?"

"Kau bisa percayakan pada kami Naruto-san." Balas Wave dan Kurome pun menggangguk setuju atas perkataan Wave.

Naruto keluar dari rumahnya dan melihat Chelsea yang terlihat sedang menunggunya sedari tadi di luar "Apa yang kau lakukan disini, Chelsea-chan?"

"Aku mau—"

Cup

Naruto cukup terkejut saat Chelsea mendekatinya dan mencium bibirnya, membuatnya terkejut setengah mati. Melihat Chelsea melepaskan ciumannya dan mulai menjauhinya, Naruto pun berkata "Apa yang kau pikir kau lakukan ini, Chelsea-chan?"

"Tidak usah dipikirkan." Balas Chelsea dan kemudian dia melanjutkan sambil menunjuk bibirnya yang tadi bersatu dengan bibir Naruto tadi, membuat wajah Naruto memerah "Dan kembalilah dengan selamat. Aku tidak akan memaafkanmu kalau kau tidak kembali dengan selamat Naruto-kun."

Melihat kepergian Chelsea, Naruto menghela nafas dan berkata "Sigh. Dia itu— Seenaknya saja."

"Yo Naruto!"

"Kakashi-sensei, Sasuke."

"Kau ini lama sekali." Balas Sasuke dengan ketus, membuat alis Naruto berkedut kesal "Kau sudah siap?"

"Ya, aku sudah siap." Balas Naruto dan kemudian dia Sasuke serta Kakashi mulai pergi melangkahkan kaki mereka ke arah Tetsu no Kuni.

-Time Skip-

"Akhirnya kau datang juga, Hokage."

Mendengar suara sosok besar berkulit hitam dengan kulit kekar, Kakashi pun duduk di bangku yang disediakan "Maaf telah membuatmu menunggu, Raikage-dono, Kazekage-dono, Tsuchikage-dono, dan juga Mizukage-dono."

"Tidak apa-apa, Hokage-dono. Jadi apa yang membuatmu memanggil kami semua para Kage kesini, Hokage-dono?"

"Sasuke bisa kau tunjukkan."

"Sigh, baiklah..."

Sasuke pun membuka baju sekaligus perbannya dan itu membuat semua Kage dan para pengawal mereka shock saat melihat luka yang dialami Sasuke. Yondaime Raikage, A mulai memecah kesunyiaan dan mulai bertanya "Apa yang terjadi padamu, Uchiha?"

"Aku sedang melanjutkan perjalanan menebus dosaku sekaligus mencari tahu tentang sosok yang katanya sampai membuat Kaguya membuat pasukan Shiro Zetsu, tapi—"

"Tapi apa?"

"Aku menemukan sesuatu. Tepatnya sebuah organisasi gelap seperti Akatsuki. Namanya adalah Kara." Balas Sasuke menjawab pertanyaan Sandaime Tsuchikage, Gaara, Onoki, A dan Mei cukup terkejut saat mendengar kabar itu. Organisasi gelap tapi mereka berempat sebagai Kage tidak mengetahuinya sama sekali.

"Tapi bagaimana bisa kami tidak mengetahuinya?"

Mendengar emosi A yang bahkan telah menggebrak meja, Sasuke pun berkata "Kerahasian organisasi mereka akui akui memang luar biasa. Bahkan organisasi mereka tidak terlibat urusan 5 desa besar seperti Akatsuki dulu. Mungkin mereka melakukan itu supaya kita tidak mencurigai dan lalu menghancurkan mereka seperti yang kita lakukan pada Akatsuki."

"Lalu apa yang terjadi pada mereka?"

"Aku sudah menghancurkan markas pusat dan semua markas cabang mereka dan juga membunuh beberapa orang terpenting disana termasuk ketuanya yang bernama Jigen."

"Jadi kau sudah mengurusnya sebelum kami turun tangan langsung kan, Sasuke-san. Kalau begitu masalah ini sudah selesai."

"Masalah ini masih belum selesai."

"Apa kau bilang?"

"Masalah ini masih belum selesai!" Teriak Sasuke yang sudah menggebrak meja dengan tatapan mata Eternal Mangekyou dan Rinnegan miliknya pada A yang sudah terlihat santai dan puas setelah Sasuke memberitahukan apa yang dia lakukan pada organisasi Kara.

"Tapi bukannya kau sudah mengurus tentang Kara, Sasuke?" Tanya Gaara.

"Aku memang sudah mengurus Kara, Gaara. Tapi bukan berarti masalah ini sudah selesai." Balas Sasuke yang kemudian melanjutkan "Ketua mereka yang bernama Jigen adalah vessel dari seorang keturunan klan Otsutsuki."

"Otsutsuki? Bukannya itu nama musuh yang kau dan Naruto-san lawan, Sasuke-san? Kalau tidak salah namanya adalah Kaguya."

"Ya, kau memang benar Mizukage-dono."

"Tapi kau dan Naruto-san berhasil mengalah kan dia kan, Sasuke-san? Jadi apa yang membuatmu berpikiran kalau sosok yang bernama Jigen itu berbahaya?"

Mendengar pertanyaan Onoki, Sasuke pun menghela nafas dan berkata "Dia berbahaya karena jiwa Isshiki yang menempati tubuh Jigen adalah partner dari Kaguya. Dan soal aku dan Naruto yang menang melawan Kaguya, aku harus minta maaf karena itu adalah salah. Aku memang bisa mengalahkan dia dengan Naruto tapi kita tidak bisa membunuhnya karena dia adalah immortal. Yang bisa kami lakukan hanyalah menyegelnya dengan segel yang diberikan Rikudou Sennin sebelum aku kehilangan tangan kiriku dan Naruto kehilangan tangan kanannya dalam duel kami berdua. Itu juga kami tidak bisa melakukannya sendiri. Kami mendapatkan bantuan dari istriku dan Rokudaime yang mendapatkan mata Obito Uchiha, baru kami bisa melakukannya."

"Kalau dia sekuat itu kenapa kau masih bisa menang melawan dia, Uchiha?"

"Kau bisa bilang kalau aku menang karena keberuntungan Naruto tertular pada diriku Raikage-dono." Balas Sasuke yang tersenyum pada Naruto dan senyumannya itu dibalas oleh sahabatnya itu "Jigen memang kuat. Apalagi dia merupakan vessel dari anggota klan Otsutsuki yang kekuatannya hampir menyamai Kaguya. Tapi dia punya kelemahan fatal."

"Apa itu?"

"Tubuhnya tidak mampu menerima kemampuan Isshiki seluruhnya, Gaara. Aku sudah pasrah dan mengira diriku akan mati di tangan dia. Tapi takdir berkata lain. Aku masih diberi kesempatan oleh Kami-sama untuk tetap hidup dan dialah yang mati karena tidak sanggup mengatasi kekuatan penuh Isshiki." Balas Sasuke pada Gaara dan kemudian melanjutkan "Tapi aku akan hentikan pembicaraan tentang Jigen sekarang. Karena aku akan mengatakan tentang maksudku dan Naruto membujuk Rokudaime untuk mengumpulkan kalian semua dan merapatkan tentang hal yang aku dan Naruto akan bicarakan."

"Jangan bilang kalau kau akan membahas tentang klan Otsutsuki, Uchiha?"

Mendengar nada tegas A, Sasuke pun menggangguk dan dia pun berkata "Ya begitulah, Raikage-dono. Aku dan Naruto merasa kalau Jigen dan Isshiki hanyalah awal dari kemunculan kembali klan Otsutsuki setelah kekalahan Kaguya. Kalau klan Otsutsuki benar-benar turun dan melanjutkan kembali apa yang Kaguya lakukan. Kau tahu sendiri lah apa yang akan terjadi ke depannya."

"Perang Dunia Shinobi ke-5." Balas A yang sudah memucat dan Sasuke pun menggangguk, memberikan konfirmasi atas apa yang dia dengar dari Raikage.

"Jadi kami mohon bantuannya pada kalian untuk membantu kami kalau hal itu benar-benar terjadi."

"Tanpa diminta pun, kami akan membantu kalian berdua. Apalagi kita semua adalah aliansi. Tapi—"

"Tapi apa Raikage-dono?"

"Aku, Tsuchikage-dono dan Mizukage-dono telah memutuskan untuk mengundurkan diri sebagai Kage."

"Tapi siapa yang akan menggantikanmu, Raikage-occhan? Apa yang akan menggantikanmu adalah Bee-occhan?"

"Tidak mungkin! Bee itu terlalu santai dan tidak memperdulikan sekitarnya. Kalau dia yang menggantikanku sebagai Raikage, maka Kumogakure bisa hancur. Aku memilih Darui untuk menggantikanku sebagai Raikage. Bagaimana kalau kalian, Tsuchikage-dono, Mizukage-dono?"

"Aku sudah memutuskan kalau Kurotsuchi yang akan menggantikan aku."

Sosok yang dimaksud terlihat terkejut dan dia pun berkata "Kau tidak serius kan jii-chan? Kenapa kau tidak memilih oyaji saja?"

"Kitsuchi menolak saat aku menawarkan jabatanku padanya. Tapi menurutku dia ada benarnya. Kau adalah generasi muda. Sudah waktunya kalian para generasi muda menggantikan kami para generasi terdahulu. Siapa tahu kalian semua bisa memimpin lebih baik daripada kami."

'Jii-chan...' Batin Kurotsuchi. Kemudian dia menghela nafas dan membalas "Aku akan melakukan yang terbaik, jii-chan."

"Arigatou Kurotsuchi."

Melihat interaksi dua kakek dan cucu itu membuat mereka tersenyum kecuali Sasuke yang memang sudah datar ekspresi dari dulu. Setelah itu Mei Terumi, Godaime Mizukage pun berkata "Aku juga sudah mendapatkan calon penggantiku. Chojuro— Kau yang akan mengantikan aku sebagai Godaime Mizukage dan menjadi Rokudaime Mizukage."

"Tapi Mei-sama aku—"

"Jangan bilang kalau kau tidak pantas menerima kehormatan ini, Chojuro." Potong Mei, membuat Chojuro menundukkan kepalanya "Menurutku kau adalah orang yang terpantas untuk menerima jabatan ini. Kau adalah shinobi yang berpengalaman dan kau juga merupakan salah satu member dari Seven Swordsman of Mist. Kemampuanmu dalam bidang politik juga beberapa kali sering membantuku untuk membuat Kiri kembali berjaya setelah lengsernya rezim Yagura yang menurut testimoni Naruto-san telah dikendalikan dengan Genjutsu oleh Obito Uchiha. Lagipula sosok lain yang aku nominasikan untuk menggantikan jabatanku sebagai Mizukage, telah tewas setelah markas pusat aliansi terkena Bijuudama dari Juubi yang juga membunuh Shikaku Nara dan Inoichi Yamanaka dari Konoha sekaligus Mabui dari Kumogakure."

Mendengar perkataan Mei, Chojuro pun mengangkat kepalanya dan menatap Mei dengan serius "Kalau begitu, aku bersedia untuk menerima kepercayaan dari anda ini Mizukage-sama."

"Terima kasih, Chojuro."

"Jadi kau ada rencana untuk pensiun dan mencari pengganti sebagai Nanadaime, Hokage-dono?"

"Aku sebenarnya sudah berkeinginan untuk pensiun sejak lama, Kazekage-dono." Balas Kakashi yang kemudian menghela nafas "Cuma calon penggantiku masih belum siap untuk menggantiku dan memintaku untuk bersabar beberapa saat lagi."

"Tenang saja, sensei. Setelah Takashi, Ren dan Hitomi menjadi Chunin. Dan juga setelah pernikahanku dengan Akame-chan dan lahirnya anak yang sedang dikandungannya, aku akan mengambil topi itu darimu sensei." Ucap Naruto yang menepuk bahu senseinya itu.

"Huft, aku pegang kata-katamu itu Naruto."

"Jadi kau telah move on dari Hinata Hyuga, Naruto?" Tanya Gaara dan Naruto membalas jawaban temannya dengan anggukan "Selamat kalau begitu."

"Aku bisa memperkenalkannya padamu padamu setelah rapat Gokage kalau kau mau Gaara."

"Itu akan menjadi suatu kehormatan bagiku, Naruto."

Plok

Plok

Plok

Mendengar suara tepuk tangan, mereka pun melihat sosok perempuan yang muncul dan masuk dalam pintu rapat antar para Gokage. Sosok gadis itu memiliki rambut panjang, keriting, pirang, dengan mata berwarna coklat muda, dengan garis-garis vertikal menjalar ke pupil dan iris-nya. Dia memiliki tato hijau angka Romawi "" di tengah dahinya dan memakai lipstik kuning dan cat kuku yang serasi di kuku jarinya. Dia mengenakan jubah hitam dan merah dan pakaian pirus dengan potongan bentuk hati terbuka di punggungnya, lengan uskup bentuk segitiga cut-out, bentuk segitiga cut-out di dadanya, manset pergelangan tangan putih, anting segitiga merah, dengan celana ketat bergaris hitam dan merah, dan sandal shinobi hak tinggi putih panjang.

Mifune yang melihat itu pun bangkit dari kursi-nya dan mengeluarkan katana miliknya dan berkata "Siapa kau?"

'Namaku adalah Delta." Balas sosok itu dan kemudian dia melanjutkan "Salah satu survivor dari organisasi gelap yang bernama Kara."

"Aku pikir kau sudah menghabisi semua anggota-nya, Uchiha?"

Mendengar desisan A, Sasuke pun berkata dengan tenang "Aku tidak ingat bilang semua. Aku hanya bilang kalau aku menghabisi beberapa anggota organisasi Kara bukan semuanya. Jangan mempelintir ucapanku begitu Raikage-dono."

Swuuuussshh

Semua orang selain Naruto dan Sasuke terkejut saat tiba-tiba gadis bernama Delta ini telah muncul di hadapan Sasuke dan berniat menyerangnya tapi Sasuke sudah siap dan menebaskan pedangnya yang sudah dia alirkan Chidori. Tapi Delta bertindak cepat dan menghentikan upaya-nya untuk menyerang Sasuke dan menahan tebasan pedang Kusanagi milik Sasuke dengan tangannya.

Tapi bukannya tersambar arus listrik Chidori yang Sasuke alirkan ke pedang Kusanagi miliknya, arus listrik dari teknik kebangaannya itu semakin lama semakin menghilang dan membuat Sasuke terkejut bukan main.

'Jadi dia bisa menghisap Ninjutsu juga sama seperti Madara dan Jigen?'

Delta langsung menggunakan chakra Raiton yang dia serap dari Chidori milik Sasuke dan menyerangnya, membuatnya terpental tapi Naruto berhasil menahan tubuhnya supaya tidak terlempar lebih jauh.

"Kau tidak apa Sasuke?"

"Berhati-hatilah kalau kau berniat menyerangnya Naruto? Dia bisa menyerap Ninjutsu seperti Jigen dan Madara."

"Kalau begitu aku akan melawan dia menggunakan Taijutsu dan Kenjutsu."

"Kau serius akan menggunakan itu?"

"Aku serius, Sasuke." Balas Naruto yang sudah mengeluarkan pedang Muramasa miliknya meskipun pedang itu masih berada di dalam sarungnya "Aku tidak tahu kalau aku bisa bertahan dari pengaruh bloodlust yang dihasilkan Muramasa. Tapi hanya itu pilihanku. Rasengan dan semua varian Rasengan tidak akan efektif. Mungkin juga teknik Kage Bunshin juga tidak akan efektif. Jadi hanya Taijutsu dan Muramasa yang bisa aku harapkan untuk melawannya."

Naruto pun melihat Darui, Omoi, dan Chojuro berhasil ditumbangkan dengan mudah oleh Delta. A berniat membantu dengan kemampuan brute force dan Taijutsu miliknya tapi tanpa bantuan armor petir miliknya, dia tidak secepat dia dan ayahnya yang bernama Minato Namikaze dan itu membuat-nya terdesak. Gaara mencoba membantu dengan cara menghentikan pergerakan Delta dengan pasirnya tapi dia malah menggunakan pasir milik Gaara dan menghentikan pergerakan semua orang disana kecuali Naruto yang sudah mengaktifkan Senjutsu miliknya dan menggunakan Gama Kata miliknya dan membuatnya terlempar ke luar. Dia pun kemudian mengejar Delta melewati para prajurit Samurai yang telah terbunuh olehnya, menjauh dari para Shinobi yang berada di ruang rapat.

Naruto pun saling adu Taijutsu dengan Delta dan dia harus akui kalau Delta bukanlah seorang pushover. Dia merupakan wanita yang tangguh. Dia bisa mengimbangi pergerakan dan serangan Taijutsu miliknya walaupun Taijutsu dia sudah diperkuat oleh Senjutsu.

"Bagaimana— Sudah menyerah, Hero?"

"Jangan merasa puas seperti itu. Aku masih ada salah satu trik yang belum aku keluarkan, Delta."

"Kalau begitu tunjukkan, Hero." Tantang Delta dan kemudian dia melanjutkan "Karena setelah aku membunuhmu maka aku akan membunuhnya. Karena dia telah membunuh Jigen-sama."

"Aku tidak akan membiarkan kau membunuh Sasuke." Ucap Naruto yang mengeluarkan Muramasa dari sarung-nya dan merobek sebagian kecil kulit di jarinya dan membiarkan darah yang mengalir dari jarinya menetes ke pedang Muramasa miliknya.

Setelah Naruto melakukan itu, tubuhnya mulai mengalami perubahan. Seperti rambutnya yang berwarna merah seperti para anggota klan Uzumaki lain seperti Nagato dan Karin, mata biru-nya berubah warna menjadi merah seperti kekasihnya yang bernama Akame. Muncul jubah berwarna hitam kemerahan yang menutupi jaket hitam panjangnya dan juga celana jingga miliknya berubah warna menjadi hitam.

"Tidak biasanya kau tidak menggunakan mode Bijuu-mu itu, Jinchuuriki?"

"Jangan banyak tanya dan lawan saja aku Delta." Balas Naruto yang mengacungkan pedang Muramasa miliknya ke arah wajah Delta. Membuat Delta murka dan melesat ke arah Naruto.

Tapi dia dibuat terpental oleh tebasan pedang Naruto, membuatnya menabrak tembok dengan keras. Delta menghapus darah yang menetes dari bibirnya dan mulai menatap tajam Naruto.

"Humft, kalau kau kesal. Lawan aku, jangan cuma menatapku seperti itu Delta."

Mendengar perkataan Naruto, Delta melesat ke arah Naruto dan menendang Naruto tapi Naruto berhasil menahannya dengan tangan kosongnya

"Hanya itu?"

Tapu Delta menyeringai dan dari kakinya muncul kayu yang langsung menusuk tangan dan juga bagian kiri perut Naruto. Membuatnya memuntahkan darah.

'Ini sama seperti kemampuan Shodaime...'

Naruto kemudian memotong kayu yang menusuknya dan menendang Delta menjauh darinya.

'Hoi, Kurama... Menurutmu, bisakah kita menggabungkan mode ini dengan mode Bijuu?'

'Hmft, kau coba saja gaki. Tidak ada salahnya untuk dicoba.'

Setelah itu muncullah jubah chakra berwarna orange dengan corak magatama di belakang tubuhnya dan juga kerahnya yang menyelimuti tubuhnya dan juga pedang Muramasa miliknya. Pola matanya juga berubah dan membuat pola mata Sennin Mode dan Bijuu Mode bergabung menjadi satu.

"Aku namakan mode ini Tailed Beast Ascended Mode."

'Sial! Dia semakin kuat. Kalau begini terus aku bisa kalah.'

Tapi Delta belumlah menyerah. Dia menembakkan laser dari kedua mata-nya, Kurama yang merasa partnernya berada dalam bahaya berupaya memperingatkan Naruto.

'Menghindar, Naruto!'

Tapi Naruto terlihat santai dan menghunuskan pedangnya, membuat laser yang keluar dari mata Delta tertahan pedangnya dan membalikkannya ke arah Delta.

"Arrrrgggghhhh!"

Mata Delta hancur terkena sinar laser miliknya sendiri karena dia tidak sempat untuk menyerapnya dengan matanya.

Kurama yang melihat apa yang terjadi pada Delta dari dalam tubuh Naruto pun berkata "Pedang itu benar-benar sekuat apa yang Mito dan Kushina bilang. Cuma kalau Naruto menggunakan mode terkutuk itu kemanusian Naruto semakin lama akan semakin terkikis dan tergantikan dengan sifat haus darah yang dihasilkan pedang itu dan umur Naruto akan berkurang semakin lama dia menggunakan kemampuan khusus pedang itu. Semoga saja dia bisa menguasai pedang terkutuk itu secepatnya. Karena aku tidak ingin kehilangan dia. Sosok saudara, partner dan juga satu-satunya sosok manusia yang aku dan para Bijuu hormati selain jiji."

"Sekarang kau bisa apa lagi Delta? Mata milikmu sudah hancur. Kau tidak akan bisa menyerap Ninjutsu lagi."

"Aku masih bisa melakukan ini." Ucap Delta dan Naruto terlihat waspada karena Delta terlihat akan meledakkan dirinya sendiri "Kalau aku akan mati, maka kau juga akan mati bersamaku Naruto Uzumaki!"

Craaaaassshhh

"Aaa—"

"Maaf, tapi aku tidak ingin mati berdua bersamamu Delta. Pergi saja sendiri ke neraka." Ucap Naruto yang sudah menebas Delta di bagian leher, membuat kepalanya jatuh ke tanah dan membatalkan teknik Self-Destruct miliknya.

Naruto kemudian menempelkan pedangnya ke arah kepala Delta yang telah mengeluarkan banyak darah dan membuat warna bilah pedang Muramasa milik Naruto semakin bertambah merah. Naruto pun memasukkan katana miliknya ke sarungnya dan menghilangkannya menggunakan Fuinjutsu.

"Inilah pilihan yang terbaik."

"Naruto!"

Sasuke datang dan diikuti para Kage dan pengawalnya. Kemudian setelah Sasuke menghampiri Naruto, dia pun berkata "Jadi kau berhasil mengalahkannya?"

Naruto menghilangkan mode barunya itu dan berkata sambil menunjuk jasad Delta "Seperti yang kau lihat, Sasuke."

"Amaterasu!"

Sasuke menggunakan Eternal Mangekyou miliknya dan membakar mayat Delta dengan Amaterasu sampai habis tidak berbekas karena dia tidak ingin ada satu orang pun yang memanfaatkan mayat Delta dan kemudian digunakan untuk membuat kekacauan di Elemental Nation.

"Jadi rapat ini sudah selesai kan?" Tanya Naruto yang terlihat tidak sabaran untuk cepat pulang dan bertemu dengan Akame.

"Ya, kami sudah selesai disini Naruto." Balas Kakashi dan kemudian dia melanjutkan "Kau bisa kembali ke Konoha duluan kalau kau mau."

"Arigatou Kakashi-sensei."

Tapi tangan Naruto ditahan oleh Gaara yang menatapnya dengan kesal "Tunggu dulu, Naruto. Jangan pergi dulu. Kau lupa kalau kau akan memperkenalkan kekasihmu itu kepadaku setelah rapat Gokage selesai."

"Aku ingin mengajakmu Gaara, sungguh. Tapi melihat tatapan tajam Kankuro padaku sepertinya kau punya tugas sebagai Kazekage yang belum kau selesaikan kan?"

"Uhhh—"

"Jangan khawatir." Ucap Naruto yang menepuk pundak sahabatnya sesama Jinchuuriki itu meskipun Gaara bukan lagi Jinchuuriki dari Shukaku "Setelah semua pekerjaanmu sebagai Kage telah selesai, kau bisa mengunjungiku dengan istrimu yang bernama Shijima itu. Lagipula aku yakin Temari akan senang jika kau mampir ke Konoha nanti."

"Baiklah, kalau begitu."

"Kalau begitu aku pamit dulu semuanya, Hiraishin no Jutsu!"

Naruto pun muncul dengan Hiraishin tepat di depan kediamannya

"Tadaima..."

"Okaeri, Naruto-kun." Balas Akame yang terlihat sedang memakai celemek dan sedang memegang panci berisi sayuran panas.

Naruto terlihat panik akan hal itu dan dia pun menghampiri Akame dan mengambil panci itu dari Akame dan berkata "Kau sedang hamil Akame-chan. Jangan paksakan dirimu. Kau harusnya beristirahat."

"Aku sudah memberitahunya nii-san. Tapi kakakku itu lumayan bebal kalau dikasih tahu." Ucap Kurome yang terlihat asyik membaca buku. Entah itu buku lain, buku The Tale of Gutsy Ninja atau Icha Icha, dia kurang tahu.

Akame terlihat menatap tajam adiknya dan dia pun berkata pada kekasihnya "Ayolah Naruto-kun. Umur kandunganku kan belum lumayan lama. Jadi kalau memasak saja, aku masih sanggup."

"Aku tidak mau ambil resiko terjadi apa-apa pada calon anak kita, Akame-chan."

"Baik-baik, aku akan duduk di bangku bersama Kurome-chan dan menunggu masakan buatanmu Naruto-kun." Balas Akame yang menurut dan duduk di sebelah adiknya "Aku mengharapkan yang terbaik Naruto-kun."

Mendengar tantangan Akame, Naruto pun berkata dengan lantang "Kau tenang saja Akame-chan. Akan aku buat lidahmu terpesona dengan makanan buatanku, kau lihat saja."

-Time Skip-

Sehari setelah percobaan memasak Naruto yang ternyata berhasil menarik minat duo tukang makan, Akame dan Kurome. Naruto bersiap-siap untuk menuju ke kantor dari Kakashi karena dia bilang ada yang akan dia bahas disana bersama murid-muridnya. Setelah makan, mandi dan berpakaian— Dia pun segera pergi ke sana dan dia pun sudah menemukan kalau Ren, Hitomi dan Takashi sudah sampai disana dan berhadapan dengan Kakashi.

"Jadi kenapa kau memanggilku dan para muridku, sensei?"

"Mengingat kondisi Akame yang sedang mengalami kondisi hamil. Aku memutuskan untuk memberikan asisten baru untuk Team 7, menggantikan Akame." Balas Kakashi dan itu membuat semua murid Naruto terutama Takashi kecewa. Takashi sangat kecewa karena Akame adalah guru-nya yang mengajarkan teknik Kenjutsu kepadanya. Tanpa bantuan Akame, dia tidak mungkin bisa sanggup melawan Hisashi dan membunuhnya.

"Tapi apakah kau sudah mendiskusikan ini pada Akame-sensei, Hokage-sama?" Tanya Hitomi.

"Tentu saja dan dia telah mengizinkannya." Balas Kakashi yang menjawab pertanyaan Hitomi.

"Tapi siapa yang akan menggantikan Akame-chan sensei? Apakah Sai, Sakura-chan, Konohamaru atau Yamato-taicho?" Tanya Naruto meskipun dia masih menyebut nama Yamato dengan nada tidak suka karena insiden perdebatan mereka beberapa minggu silam dan Kakashi sadar akan hal itu.

"Sai sudah aku angkat menjadi pemimpin tertinggi dari instansi ANBU, jadi bukan Sai yang akan menggantikan Akame. Sakura juga tidak bisa karena dia adalah kepala dokter di klinik Konoha. Kalau tidak salah Konohamaru juga tidak bisa karena kalau tidak salah dia akan menyiapkan pernikahannya dengan Hanabi yang akan terjadi bulan depan. Dan aku juga tidak akan membuat Yamato sebagai asistenmu kalau kau masih ada masalah dengan Yamato, Naruto."

"Lalu siapa sensei?"

"Dia adalah—"

"Itu adalah aku Naruto-kun." Balas seseorang yang masuk ke kantor Kakashi dan Naruto dibuat terkejut saat melihat ternyata sosok itu adalah Chelsea.

"Chelsea-chan..."

"Ya, Naruto. Yang akan menggantikan Akame adalah nona Chelsea di depanku ini. Aku lihat dan dengar dari Akame kalau nona Chelsea adalah calon asisten yang kompeten. Kemampuan khususnya bisa berbaur kapanpun dan dimanapun dan itu sangat berguna dalam misi espionasi bahkan saat kita mendapat misi untuk melindungi client."

"Mari kita lakukan yang terbaik, Naruto-kun." Ucap Chelsea yang mendekatinya dan mendekatkan wajahnya ke wajah milik Naruto.

Wajah Naruto memerah hebat apalagi karena dia teringat insiden ciuman mereka kemarin, kemudian dia tertawa garing dan berkata "Mari kita lakukan yang terbaik, Chelsea-chan."

Chelsea pun tersenyum dan kemudian dia berkata dalam hati dengan nada frustasi 'Hidupku akan semakin merepotkan setelah hari ini. Ya Tuhan! Apa salahku padamu?'

-To Be Continued-

AN: Shinobi and Assassins Chapter 11 is done. Ane ngasih Power Up baru buat Naruto, mode terkutuk pedang miliknya yang bernama Murasama. Hampir sama kaya Trump Card si Murasame tapi bedanya sebelum dia menguasainya secara total, kemanusiaan Naruto semakin lama semakin terkikis dan Naruto akan berubah menjadi sosok yang haus darah dan juga umurnya kepotong setiap dia make itu sebelum dia menguasai pedangnya secara total. Tapi mode ini cukup versatile karena bisa dicombine sama Bijuu Mode, Bijuu Senjutsu Mode, sama Rikudou Senjutsu Mode.

Tapi cukup bahas fic-nya. Ane ingin para reader ane liat bagian ane dan buka mata lebar-lebar dan fokus baca bagian ini kalau udah sampe bagian ini. Itu juga kalau kalian baca dan gak skip sampe kotak review.

Sebenarnya apa yang kalian inginkan?

Jujur ane bingung. Setiap ane update fic yang ngetiknya lumayan susah payah dan makan waktu. Tapi yang ditanya fic yang lain? Apa kalian punya hati atau pikiran? Ngerasa gak kalau author bisa aja gak ada ide buat fic itu makanya update yang lain. Dan udah itu kalau di update pun apa direspon? Paling cuma Next atau Lanjut Thor

Dari 3k word direspon sama 1 atau 2 word.

Rasanya kaya karya kita gak dihargain.

Kalian bisa kan pointing kesalahan kita dimana, menanyakan sesuatu bagian di fic kami yang membuat anda para reader tertarik, dan bla bla bla.

Bukan nanya fic yang ide aja belom dapet. Jangankan saya. Author novel luar negeri aja kalau gak ada ide gak bakal nulis atau kalau kagak di pending sampe dia dapet ide.

Sekian dan terima kasih buat para reader yang berkenan untuk membaca Author Note busuk dan rant dari author yang gak dibayar tapi dituntut kaya Mangaka yang punya deadline dan menulis hanya untuk memuaskan hasrat dan membuat reader ada kegiatan di rumah daripada coli gak jelas.

The World Arcana

Review:

IchiBoy52:

Entah. Pada pindah kali ke WP padahal banyak kang Plagiat di WP. Yang plagiat fic author-author FFN, kaya fic Brand New World punya Bad Sector, fic Daybreak punya Brengzeck-ID, fic To The End of the World punya Mahmud Khem sama fic School of Magic punya Al-kun666 yang udah ganti nama jadi

Bahkan plagiator legendaris FFN Indo si Rudi Rodriguez aja hijrah ke WP karena udah capek dia di flame mulu pake akun karena ketahuan plagiat sedangkan di WP, flame pake akun bisa dihapus.

Black Saber:

Naruto will get Kama but he will not used and spam it like Boruto and Kawaki in Boruto. He will use a battle mode from his sword and combine it with Bijuu Mode or Rikudou Senjutsu Mode. Don't worry though, Akame will become stronger and he will be equal to Sasuke and Naruto in Kenjutsu.

Gede Laba 1:

Akan ane pikirkan.

Hunter killer drone is ready:

Enggak. Masih chapternya Naruto x Chelsea.

AhegaoDoublePeace:

Jangan khawatir. Para veteran kaya Shinn, si Brengzeck-ID dan banyak author lain pada epic comeback kok. Cuma ya author veteran dan legendaris kaya Rifuki, Kristoper sama si Galerians belom nongok-nongol nih. Phantom no Emperor juga bakal epic comeback.