Naruto menatap sang Istri dengan sebelah alisnya yang naik, kedua mata birunya melihat tubuh Nozomi mulai dari atas hingga bawah, sebuah jaket berwarna ungu dibagian bawah, serta bagian atas yang putih, lalu rok mini berwarna biru gelap. Naruto mengusap kedua matanya, lalu kembali menatap istrinya itu.

"Nozomi?"

Wanita itu mengalihkan pandangannya, dia tengah ditatap oleh suaminya itu. Seulas senyum tipis terukir di wajah cantik Nozomi, tangannya menggenggam telapak tangan Naruto. "Ada apa, suamiku?" tanya Nozomi. Naruto terlihat lucu saat dia menatap dirinya dengan pandangan bingung.

"Bajumu."

Nozomi menatap pakaian yang dikenakannya. "Oh, ini Jaket yang sudah lama tak kupakai, tapi masih muat sih. Walaupun agak sesak dibagian dada." Nozomi sedikit cemberut, dia menggoyangkan kedua dadanya, lalu menatap Naruto dengan mata sayu serta senyuman mesumnya. "Kau mau?"

"Nozomi, ada anak-anak disini."

"Ehh, aku tak tahu jika anak-anak ada disini." Nozomi tertawa kecil, kedua matanya melihat rona merah yang tipis hinggap di kedua pipi Naruto. "Ara, aku lupa jika anak-anak ikut denganmu tadi pagi."

Naruto mengalihkan pandangannya ke arah lain, dia menutupi sebagian wajahnya menggunakan punggung tangannya. "Y-ya, daripada anak-anak mengganggumu di rumah, lebih baik aku ajak saja," balas Naruto. Pria itu menatap kedua bocah yang berada di sampingnya. "Bagaimana jika kalian berdua bermain dengan paman Shikamaru?" keduanya tersenyum, lalu pergi untuk menemui Shikamaru.

"Ih, Naruto mengusir anak-anak demi bisa berduaan dengan Istrinya." Nozomi kembali menggoda sang suami. "Yah, sebenarnya aku memang ingin berduaan dengan Naruto sih." Wajah Nozomi merona saat mengatakan itu.

Naruto tersenyum, lalu menarik wanita itu untuk duduk di sebuah sofa yang ada di dalam ruangan Naruto. Sementara, pria itu duduk di sebelah sang Istri. "Mau duduk di atas pahaku?" tawar Naruto. Tanpa pikir panjang, Naruto menarik Nozomi untuk duduk di atas pangkuannya. "Jadi pekerjaanmu dirumah sudah selesai?"

"Sudah, semuanya sudah kukerjakan." Nozomi mengalungkan kedua tangannya ke leher Naruto. "Dan sekarang, tinggal meminta reward-nya dari suami tercinta."

Naruto tertawa geli. "Kita lakukan seperti biasanya." Naruto menggesek hidungnya, ke hidung Nozomi.

"Ya, seperti biasa."

..

.

Naruto by Masashi Kishimoto

Love live by Kimino Sakurako