Naruto membuka kaos yang dikenakannya, dan saat ini ia hanya memakai celana pendek saja. Dia melakukan pemanasan untuk olahraga paginya, beberapa suara terdengar ditelinga Naruto saat ia menggerakkan beberapa bagian tubuhnya. Otot yang terbentuk itu sangat terlihat saat dia menggerakkan tubuhnya.
Dia pun memulai olahraganya dengan push-up. Pria itu memang selalu menjaga kebugaran tubuhnya beberapa hari sekali, terkadang dia akan mengajak istrinya hanya untuk sekedar Jogging.
Dari balik pintu, Nozomi mengintip kegiatan suaminya itu, dia baru saja selesai mandi, wajahnya terlihat segar setelah melakukan aktifitasnya di kamar mandi. Kedua buah hatinya saat ini sedang bersama mertuanya, mereka berdua ingin menginap di rumah kakek nenek mereka. Nozomi membiarkan mereka berdua untuk menginap, karena memang saat ini sedang libur sekolah.
Wanita itu pun tersenyum, lalu berjalan mendekati Naruto yang saat ini berada di pekarangan rumah itu. Pria pirang itu tak menyadari kedatangan sang Istri, dia hanya fokus pada Push-up nya saja.
"Naruto-kun!" Nozomi menduduki punggung Naruto dengan tiba-tiba, pria itu sedikit oleng, tapi ia bisa mengembalikan keseimbangannya. "Semangat olahraganya." Wanita itu tertawa kecil melihat wajah Naruto yang seolah menahan sebuah beban.
"Non-tan, ugh!"
Nozomi kembali tertawa kecil mendengar panggilan kecilnya dari Naruto. "Sudah lama aku tak mendengar panggilan kecil itu, tapi Naruto semangat ya!" jemari lentik Nozomi menyentuh punggung lebar pria itu, dia merasakan permukaan kulit yang begitu keras. Wajahnya merona saat dia menyentuh punggung Naruto.
"Nozomi, dadamu bertambah besar ya?"
"A-ap—"
"Ah, salah pertanyaan."
Wajah Nozomi langsung meledak saat itu juga, rona merah menyelimuti wajah cantik itu. "Ka-kau sendiri yang terus meremasnya, baka."
"Aduh, istriku ini."
"La-lagipula kita sudah seminggu ini melakukannya."
"Jangan bilang?!"
"Sepertinya anak-anak akan menginap lagi selama beberapa hari lagi. A-aku..." Nozomi terlihat malu-malu saat akan mengatakannya. "Aku ingin lagi." Naruto terdiam sejenak, dia menghentikan aktifitasnya sejenak. Nozomi beranjak dari punggung Naruto, dia duduk di lantai kayu yang berada di dalam rumah itu.
Sementara itu, Naruto menyelesaikan kegiatannya, dia berbalik dan menatap sang Istri yang tengah melamun. "Nozomi? Nontan?" Nozomi tak merespon panggilan dari sang suami, wanita itu terus menatap Naruto yang akan memakai kaosnya.
"Tu-tunggu, tetaplah topless."
Naruto mengangkat sebelah alisnya, dia lalu melihat perutnya yang sudah terbentuk saat ia masih muda. Seringai pun terpampang diwajah tampannya. "Ohh, kau ingin?" Nozomi mengalihkan perhatiannya ke arah lain. "Mari, kita ke kamar sekarang juga."
"E-eh!?"
...
..
.
Naruto by Masashi Kishimoto
Love Live by Kimino Sakurako
