.
.
All Naruto's Character belong to Masashi Kishimoto
.
AU
.
Memorie
.
.
Kita juga sama. Kita akan berakhir benci juga kan?
.
THE PAINFUL GAME : WARNING! SORRY BUT YOU CAN NOT PAUSE OR LEFT!
.
Setelah aku memeluk Sora yang menangis tadi, ayah segera memberikan perintah untuk bersiap dalam posisi siaga dan menyerang sehingga Sora mau tidak mau harus pergi meski hatinya sedang amat sangat kacau. Sora bertempat di lantai atas sebagai penembak jitu dengan senjata laras panjang SPR-1.. sedangkan Hizashi dan penjaga lainnya bersiap dalam posisi masing-masing di empat titik rumah ini.
Aku, Hanabi, Ibu dan Ayah duduk di kursi ruang makan. Kami duduk berhadapan satu sama lain. Ibu dan ayah terdiam cukup lama. Mata Ibu sudah amat sangat sembab. Sesekali matanya menjatuhkan air mata. ayah yang berada di samping Ibu hanya menunduk dengan tangan yang tergeletak di atas meja makan yang saling bertautan antara jari-jemarinya.
Lalu aku menautkan jari-jemariku di tangan Hanabi di bawah meja makan. Aku melirik Hanabi dan Hanabi melirikku kemudian dia menunduk. Pertanyaan menumpuk dibenak Hanabi tapi Ia tak berani untuk memperkeruh suasana terutama membuat Ibu tambah sedih.
"Ayah akan menceritakan sesuatu pada kalian," semua mata langsung melirik ke arah Ayah. Ibu sepertinya sudah tak sabar mendengar kesaksian yang selama ini disembunyikan oleh Ayah sementara aku dan Hanabi mempererat tautan jari-jemari kami, memberi kekuatan satu sama lain.
"Keluarga Hyuuga merupakan keluarga yang amat sangat kaya raya. Semua mengenal keluarga Hyuuga sebagai pebisnis sukses dengan berbagai jenis bisnis yang dikembangkan. Tapi tak semua orang tahu bahwa leluhur Hyuuga merupakan orang-orang eksekutif yang dulu mengambil peran saat penjajahan negara-negara lain. harta yang dijajah berupa emas, perak, berlian, tanah dan lainnya dan itu cukup untuk semua keluarga besar sampai turunannya,"
"Leluhur kita juga punya campur tangan terhadap perekonomian global. Bukan hanya keluarga kita tapi keluarga Uzumaki dan lainnya juga demikian,"
"Awalnya dua keluarga besar ini merupakan kolega. Hubungan dari leluhur sangat baik. akan tetapi keluarga Uzumaki mulai berubah dan berkata ingin menghentikan campur tangannya dalam dunia hitam ini. karena mereka keluar, otomatis kestabilan kami sebagai dua penguasa balik layar terguncang. Banyak pihak yang memanfaatkan momen ini untuk mengambil keuntungan terutama keluarga Uchiha yang berada di bawah keluarga kita,"
"Perseteruan terjadi mulai dari kakek buyut kita yang mempertanyakan keputusan kakek buyut Uzumaki. Dan alasan keluarnya mereka cukup lucu sekali. mereka ingin keturunan mereka hidup tenang tanpa gangguan dan tidak ingin menambah dosa pada anak cucunya. Kakek buyut menertawakan alasan klise kakek buyut uzumaki karena kakek buyut kita berpikir bahwa kita tak akan pernah bisa menjadi 'bersih' sekeras apapun kita berusaha karena dua keluarga besar ini telah memonopoli, mengkhianati, membunuh dan membinasakan banyak orang. Sudah pasti dalam pikiran kakek tak ada kata berhenti karena menurutnya, memang tak ada tobat untuk pendosa sepertinya maka Ia tak bisa berhenti. Seperti sekali rusak, ya rusak saja sampai akhir. Ia tak pernah setengah-setengah dalam hal itu,"
"Tapi kakek buyut kita tak tega melakukan kekerasan pada keluarga Uzumaki dan tak pernah ingin melukai apalagi sampai perang saudara terhadap mereka yang dulunya seperti keluarga. Maka dengan berat hati, kakek buyut kita menerima keputusan kakek buyut keluarga Uzumaki. Sekarang mereka terpecah karena sudah berbeda visi dan misi. Kakek buyut tetap menjarah tapi tidak sebesar dulu. Kakek buyut saat itu lebih dikenal sebagai bos mafia,"
"Meski terpecah, hubungan kakek buyut tetap baik. Lalu beberapa tahun kemudian kakek buyut kita meninggal. Sejumla harta diturunkan pada kakekmu, Hinata Hanabi. Kakek buyut Uzumaki masih hidup saat itu bersama dengan kakek buyut Uchiha,"
"Setelah kakek buyut meninggal, kakekmu yang masih berumur empat puluh tahun itu harus menggantikan posisi kakek buyut. Di sinilah masalah terjadi,"
"kakek buyut Uchiha mendatangi kakek dan mengatakan bahwa ada daerah yang punya banyak cadangan emas, minyak dan batu bara untuk digali tapi di atas emas, minyak dan batu bara tersebut, terdapat tempat tinggal kumuh yang sangat miskin dan melarat. Awalnya kakek tidak berniat untuk menginvasi daerah tersebut karena hartanya masih cukup untuk keluarga. Apalagi, kakek dulu saat muda sudah membangun beberapa sektor usaha murni dari hasil kerjanya. Usaha itu berupa hotel, pertambangan, tempat wisata, hiburan dan lainnya,"
"Kakek dengan halus menolak tawaran keluarga Uchiha. lalu beberapa saat kemudian di rapat para petinggi bisnis gelap, kakek buyut Uchiha yang sudah lama tak terlihat tiba-tiba muncul dalam rapat. Di rapat itu hanya kakek kita saja yang masih muda yang lainnya lebih tua bahkan seumur kakek buyut tapi derajat keluarga kita lebih tinggi daripada yang lain. meski kakek kita lebih muda akan tetapi kakek kita lebih disegani karena kecerdasan, kekayaan dan derajat keluarga,"
"Dalam rapat itu, kakek buyut Uchiha memaparkan rencananya untuk menggali potensi alam daerah yang pernah dibicarakan kepada kakek kita. Kakek kita tetap tidak setuju tapi saat pengambilan suara untuk projek tersebut, 70% orang setuju sehingga kakek kita menerima dengan syarat perumahan dan masyarakat kumuh di atasnya harus dipindahkan dan diberikan kehidupan layak. Semua anggota rapat menyetujui dan dibuatlah perjanjian hitam di atas putih,"
"beberapa bulan kemudian, saat projek sedang berjalan dan mulai mengalami keuntungan yang amat besar, beberapa sektor usaha gelap kakek tiba-tiba diganggu. Pertama kali terjadi adalah bisnis kasino dan PSK ayah diporak-porandakan oleh sekumpulan orang. Saat kakek tiba, bisnis tersebut sudah hangus beserta beberapa mayat tergeletak di sekitar tempat tersebut. Beberapa pengawal setia tewas dan terbakar. Kakek buyut marah besar. Ia segera membentuk tim investigasi,"
"Setelah beberapa hari akhirnya diketahui bahwa kelompok tersebut berasal dari keluarga Uzumaki. Kakek langsung menuju ke kediaman Uzumaki,"
"Di sana Kakek di sambut oleh kakek buyut Uzumaki dan Uchiha. Kakek kita terkejut kenapa Uchiha bisa berada di tempat itu. dalam pikiran kakek saat itu, apakah Uzumaki tahu bahwa Uchiha melakukan hal kotor seperti kakek kita? Karena setahu kakek, Uzumaki tidak ingin berhubungan dengan orang-orang kotor lagi,"
"Lalu kakek, kakek buyut Uzumaki dan Uchiha pergi ke suatu tempat seperti safe House. Di sana kakek menceritakan apa yang terjadi lalu setelah kakek selesai bercerita, kakek buyut Uchiha langsung berkata, "Saya yang mengintruksikan untuk memporak-porandakan tempatmu karena kamu telah dengan tega membunuh masyarakat miskin dan melarat hanya karena bongkahan emas yang tidak diketahui pasti apakah itu benar ada di dalam situ atau tidak," kakek yang mendengar pernyataan kakek buyut Uchiha akhirnya mengerti bahwa dia telah diadu domba. Kakek langsung menunduk dan berkata di depan kakek buyut uzumaki bahwa kakek buyut uchiha telah mengkhianatinya dan kakek akan kembali menemui kakek buyut Uzumaki untuk memberikan kejelasan disertai bukti-bukti yang Ia dapat,"
"Lalu saat kakek di rumah dan sedang mengambil beberapa berkas, nomor yang tak dikenal menghubungi kakek. Ayah masih ingat dengan jelas apa yang terjadi karena ayah membantu kakek mencari berkas-berkas dan bukti tentang projek itu. saat ayah mengangkat telpon dan dia mengeraskan suaranya lalu meletakkan telponnya di atas meja karena Ia sibuk mencari kertas-kertas penting..."
Ayah menarik nafas sangat panjang,
"...Saat itulah suara kakek buyut Uzumaki berkata dengan suara parau, "Aku tak bisa menghubungi keluargaku-uhk, maaf sudah tidak mempercayaimu, nak-uhk, Uchiha sialan itu berkhianat! Dia memberikan racun padaku dan membuatku tak bisa menelepon keluargaku-uhk, untung kau menelponku sebelum datang ke safe house-uhk, tolong keluargaku, tolong... mereka bisa dibodohi oleh keparat itu!-"
Tiba-tiba ada suara gaduh dan, "-Siapa yang kau telpon, Uzumaki? Hahahaha," ada suara injakan disertai teriakan lalu telpon akhirnya mati. Ayah dan Kakek menegang. Kami bingung harus bagaimana. Akhirnya kakek mnyuruh kami untuk diam di rumah sementara kakek pergi menuju kediaman Uzumaki,"
"Saat kakek pergi, kelompok Uchiha dan sekutunya datang menyerang kediaman kita. Yang ayah lakukan saat itu adalah memanggil semua sekutu. Untung saja sekutu datang sebelum mereka menyerang sehingga kekuatan kami seimbang. Sebelum kami menyerang mereka, ayah terlebih dahulu mengamankan aset dan barang-barang berharga pada Hizashi dan memintanya sembunyi bersama dengan berkasi-berkas itu,"
"sebelum penyerangan dimulai, Kakek Sasuke berdiri di depan kelompoknya dan berteriak amat keras, "Kau sudah membunuh buyut kami, keparat!" ayah malah bingung, kenapa bisa buyut mereka mati padahal tadi jelas-jelas saat ditelpon, Ia masih hidup. Namun belum sempat berdiplomasi, mereka langsung menyerang dan banyak orang yang gugur. Salah satunya adalah kakek Uchiha,"
"Setelah kakek Uchiha meninggal, kelompok tersebut melemah dan akhirnya mundur,"
"Banyak dari anggota sekutu kita meninggal. Setelah kekacauan itu selesai, para sekutu meminta penjelasan ayah mengapa kakek membunuh buyut uchiha? Dalam sistem mafia saat itu, kita tak boleh menyakiti yang lebih tua apalagi sampai membunuh. Kita juga tak boleh menyenggol kelompok lain yang bukan musuh dan kakek melakukan keduanya. parahnya kakek juga dikabarkan membunuh buyut Uzumaki yang dituakan oleh beberapa kelompok mafia,"
"Ayah berusaha menjelaskan segalanya tapi tanpa bukti para sekutu tidak akan percaya. Saat itu semua bukti dibawa oleh Hizashi sehingga ayah hanya bisa mengutarakan apa yang sebenarnya terjadi dan setelah mengutarakan hal tersebut, para sekutu memandang rendah ayah karena mekera tak percaya lalu secara sepihak memutuskan hubungan dengan kita karena takut dikhianati oleh kita. Aneh sekali. ayah rasa itu seperti sudah terencana dan sangat berbau politik,"
"Setelah mereka semua pergi, ayah masuk ke kediaman kita. Banyak anggota yang gugur dan selebihnya mulai hilang kepercayaan dengan ayah tapi untung saja beberapa pengawal masih setia,"
"Saat itu, hari mulai gelap dan meski ayah telah beristirahat, ayah tak merasa lega. Ayah merasa amat gusar apalagi kakekmu belum juga pulang. Tak lama kemudian Hizashi datang, Ia masuk ke ruang kerja Ayah tanpa mengetuk pintu. Ayah terlonjak karena Hizashi tiba-tiba sudah berada di samping ayah. Ayah melihat tubuh Hizashi amat sangat kacau,"
"Sebelum ayah bertanya apapun, Hizashi berkata, "Berkas-berkas bukti itu sudah sampai kepada kakek Uzumaki," ayah bernapas lega,"
""Namun Ketua tewas," kata Hizashi. Ayah saat itu mematung bagai kehilangan nyawa. Ayah bertanya siapa yang membunuhnya dan ternyata yang membunuh kakek adalah kakek Naruto. Tanpa pikir panjang ayah langsung pergi ke kediaman Uzumaki dan menyerang penjaga-penjaga di kediaman tersebut lalu ayah semakin masuk ke dalam rumah itu dan melihat kakek Naruto memberikan koper ke anaknya, yaitu Uzumaki Kushina. Segera ayah keluar dari persembunyian ayah dan mendatangi mereka. ayah menodongkan pistol ke arah kakek Naruto dan menanyakan kenapa kakek Naruto tega membunuh kakek kita dan kalian tahu apa jawabannya?
"Ketua umum Hyuuga memang tidak membunuh kakek buyut Uzumaki tapi dengan segala hal yang telah dia perbuat dan kebodohannya, dia seharusnya senang mati di tangan yang tepat. Untung saja aku yang membunuhnya. Dia akan mati memalukan jika anak buahku yang membunuhnya,"
Tanpa kata ayah langsung menembak kepala Uzumaki sialan itu. jeritan histeris kushina masih nyaring memekikkan telinga Ayah. Kushina langsung memeluk tubuh ayahnya yang tak bernyawa itu dan mempertanyakan tindakan ayah tapi saat itu semua terjadi di luar kendali ayah, amarah memegang kendali. Mungkin karena saat itu ayah masih sangat muda. Dan ayah pikir, sekalian saja ayah membunuh semua penjaga di sana dan menyisakan kushina seorang diri. jadi itulah malam berdarah keluarga Uzumaki karena seluruh anggotanya mati di tangan ayah dan menyisakan kushina beserta berkas bukti bahwa keluarga Hyuuga tidak bersalah,"
TBC
