5 Days Sunshine
( • )
Kembali tersebar rumor baru di sekolah. Sekali lagi tentang Boboiboy dan Fang. Entah sudah berapa kali.
Kabar keduanya yang resmi menjalin hubungan menyebar begitu cepat. Bahkan Ocho sampai menelpon Fang saat waktu hampir menunjukkan tengah malam. Hanya untuk meminta konfirmasi. Pekikan Ocho terdengar sesaat setelah Fang menjawab pertanyaan pemuda itu.
Di hari pertama sekolah setelah status keduanya berubah. Fang dikejutkan dengan pandangan Yujin yang tampak berbinar kala ia dan Boboiboy memasuki kelas. Dia baru ingat kalau teman sekelasnya itu satu spesies dengan juniornya, Ying.
Tentang Ying, sekali lagi gadis itulah yang berjasa menyebarkan hubungan Fang dan Boboiboy. Fang hanya bisa menghela napas kala melihat cengiran Ying setelah pemuda itu protes. Mau marah juga percuma, Ying bukan tipe orang yang dimarahi akan berhenti. Gadis itu semakin dimarahi malah makin menjadi.
Lagipula dia tidak rugi juga sebenarnya. Setidaknya dengan mereka tahu kalau Boboiboy tidak lagi single, para gadis yang suka cari perhatian itu tidak lagi menganggu Boboiboy. Bukan apa-apa sebenarnya, tapi Fang yang lihat saja risih apalagi Boboiboy yang mengalami langsung?
Seperti yang terjadi saat istirahat sehabis pelajaran olahraga.
"Boboiboyooo! Kamu capek 'kan? Nih aku bawain minum."
Boboiboy hanya bisa tersenyum kikuk menanggapi gadis di hadapannya. Mendengar nada manja dari gadis itu membuatnya geli sendiri, beda lagi sih kalau Fang yang manja. Lagipula Boboiboy bahkan tidak ingat nama gadis di hadapannya.
"Eh nggak u—"
Belum sempat Boboiboy menyelesaikan ucapannya, gadis tadi sudah bergelayut manja di lengan Boboiboy.
Fang menyaksikannya dari kejauhan, di sampingnya ada Ocho yang memegang sekaleng cola dingin. Sahabatnya itu berucap, "Pacarmu tuh!"
Fang diam saja. Perasaannya campur aduk sekarang. Dia kesal karena melihat gadis itu seenaknya bergelayut manja di lengan kekasihnya. Tapi dia geli juga melihat wajah risih Boboiboy yang sedang berusaha melepaskan gadis itu dari lengannya.
"Kok aku geli ya?" Itu Ocho yang berkomentar dan sesaat setelahnya pemuda itu berteriak, "BOBOIBOY!"
Boboiboy langsung menoleh ke sumber suara. Senyumnya langsung mengembang kala melihat Fang yang sedang melihat ke arahnya. Dengan segera mengalihkan pandangannya pada gadis di hadapannya yang tak lagi bergelayut di lengannya.
"Maaf nih Dahlia, tapi pacar saya udah nungguin."
Setelahnya Boboiboy langsung bergegas menghampiri Fang. Sementara gadis itu mengerucutkan bibirnya dan bergumam kesal.
"Tapi 'kan namaku Daisy."
Terlepas dari dampak positif itu, tentunya ada dampak negatif. Seperti surat-surat sampah yang tidak pernah berhenti Fang dapatkan. Meskipun kali ini Fang tidak terlalu ambil pusing dengan surat-surat itu. Namun tetap saja ia jengah setiap kali lokernya berisi surat-surat sampah mereka.
"Kamu masih kena surat-surat itu?"
Boboiboy bertanya pada Fang yang terlihat kesal setelah kembali dari loker. Fang hanya mengangguk, tidak berniat menutupi apapun. Pada akhirnya juga Boboiboy akan tahu sendiri meski ia bohong sekalipun.
Hari berikutnya, ketika Fang pulang bersama Ocho. Saat itu juga, Boboiboy bersandar di sebelah loker milik kekasihnya. Pemuda itu tengah menunggu sosok yang terus mengirim surat pada Fang.
Beberapa saat kemudian, Boboiboy dapat melihat beberapa gadis berdiri tak jauh dari tempatnya berada. Tampaknya mereka terkejut dengan keberadaan Boboiboy. Seperti yang Boboiboy duga, gadis-gadis itu adalah pengirim surat yang selama ini mengganggu kekasihnya.
"E-eh Boboiboy."
Para gadis itu jadi gugup ketika Boboiboy tersenyum pada mereka.
"Mau ngasih surat ke pacar saya ya?" tanya Boboiboy dengan senyum yang masih terpasang di bibirnya.
"Tapi maaf, pacar saya nggak butuh surat dari kalian," pemuda itu melanjutkan, "paling juga nantinya dibuang ke tempat sampah."
Boboiboy pergi berlalu meninggalkan para gadis yang masih membeku di tempat mereka berdiri. Padahal Boboiboy mengatakannya dengan tersenyum, tapi entah mengapa malah tambah menyeramkan.
Sejak hari itu, tidak ada lagi surat-surat sampah di loker Fang.
( • )
APASI INI?!
T-T
