WITH LOVE
.
.
.
DISCLAIMER: MASASHI KISHIMOTO
WARNING: GAJE, OOC, ANEH, TYPO ALUR KECEPETAN DLL
.
.
.
hari hari berlalu.
musim musim berganti.
"aku akan menunggu hingga perayaan ulang tahunku, semuanya ada ditanganmu"
itu adalah kata kata yang naruto ucapkan sebelum mengakhiri makan malam mereka, setelahnya ia tak bisa menghubunginya.
perempuan itu seolah menghilang.
masih tersisa dua minggu hingga ulang tahun naruto.
ia tak bisa menghubungi naruto, disaat bersamaan ia takut.
"apalagi yang kau takutkan?" tanya kiba frustasi melihat sasuke yang moodnya hancur.
"bukankah Bagus jika perempuan yang kau sukai ternyata tunanganmu?" ucap kiba diikuti okeh anggukan dari shino.
ia baru saja mendengarkan keseluruhan cerita dari itachi yang kini dengan santainya minum teh.
kenapa kiba dan shino? kenapa hanya mereka berdua yang dipanggil? karena hanya kiba yang mengerti percintaan dan shino dipaksa untuk ikut oleh kiba.
bukan begitu, bukannya ia tak suka jika ia bertunangan dengan naruto. tapi disaat bersamaan ia takut dengan apa yang dikatakan naruto
"karna yang kau cintai adalah uzumaki naruto, bukan namikaze naru"
logikanya harusnya ia tak akan mempermasalahkannya karena bagaimanapun mereka adalah sosok yang sama. namun ternyata ia tetap takut.
seperti dua sisi koin, ketika kau membalikkannya kau tidak akan bisa melihat baliknya sama sekali.
namikaze naru yang ia lihat berbeda dengan uzumaki naruto nya, meski mereka sama tapi mereka berbeda.
sikap namikaze naru sangatlah dingin, seperti gunung es yang tidak akan mencair.
"namikaze bukan uzumaki" ucap sasuke tak jelas.
"apa maksutmu? mereka jelas adalah orang yang sama, bagaimana bisa berbeda?" tanya kiba tak mengerti.
namikaze naru bukan uzumaki naruto baginya.
"aku tidak bisa melanjutkan pertunangan ini" gumam sasuke.
"kau gila!?" pekik kiba tak percaya.
"jika kau tak maju berarti aku yang maju" ucap itachi.
"kita harus mempertahankan kerja sama antara namikaze dan uchiha" ucap itachi, sasuke tersenyum masam.
"kalian sangat mirip" ucap sasuke datar, itachi mengangkat alisnya melihat sasuke kembali seperti biasanya, dingin.
"hanya memikirkan perusahaan dan keuntungan, apa semua yang dididik sebagai penerus selalu seperti itu?" tanya sasuke menaikkan suaranya.
"sas? kau kenapa?" tanya kiba berusaha menenangkan sasuke bersama dengan shino.
"kau dan dia sama saja" ucap sasuke.
"kalian sama sama orang yang bisa menikah tanpa cinta huh?" ucap sasuke sinis.
"itu bukan urusanmu" ucap itachi bangkit dan keluar dari kamar sasuke.
"kau sebenarnya kenapa?" tanya kiba tak mengerti. sasuke mengurut kepalanya yang terasa sakit.
"dia bilang dia tak masalah dengan siapa dia menikah asalkan kerja sama tetap berjalan" ucap sasuke menjatuhkan tubuhnya keatas kasur.
"dia bilang dia bertunangan denganku untuk menyingkirkan sakura"
"dia bilang aku tak lagi berguna karena sakura sudah tidak ada"
kiba terdiam, kata kata sasuke terasa seperti bukan naruto yang ia kenal, naruto yang ia kenal sangat hangat dan perhatian.
sasuke menghembuskan nafas panjang, hatinya sangat lelah, ia merasa dipermainkan.
uzumaki naruto adalah orang yang tertawa hangat bersamanya.
sementara namikaze naru adalah orang yang memanfaatkannya.
itulah bedanya.
"aku tak bisa melanjutkan ini semua"
.
.
.
naruto menatap dirinya dicermin tinggi dimansion keluarga uzumaki. selepas makan malam bersama keluarga uchiha naruto dan kurama memutuskan untuk pergi ke kyoto.
melarikan diri? bukan, naruto tak akan lari karena makan malam saat itu.
ia ke kyoto murni karena mito memintanya untuk datang.
"kau sudah selesai?" tanya mito masuk kedalam kamar naruto, ia menatap naruto dari ujung kepala hingga ujung kaki.
"kau memang cocok dengan kimono" ucap mito menatap kimono berwarna hitam dengan corak merah.
"obaa san?"
"bagaimana keadaan mu naru?" tanya mito.
"baik" ucap naruto.
"kurama sudah berada diruang tengah, ayo kesana" ucap mito dengan anggun keluar dari kamar naruto.
"ha'i" naruto mengikuti mito menuju ruang tengah mansion utama. naruto mendapati kurama dengan kimono bercorak mirip dengan naruto.
"duduklah" ucap mito. naruto mendudukkan dirinya diatas tatami disamping kurama.
"nagato bawakan teh" ucap mito, nagato mengangguk pergi dan kembali tak lama kemudian dengan poci teh ditangannya.
"hmmm, dua minggu sebelum ulang tahunmu" ucap mito menyesap tehnya dnegan anggun.
"dua minggu lagi naru akan bertunangan dengan pantat ayam itu" ucap kurama mendesis kesal.
"benar, kau akan bertunangan secara resmi" ucap mito yang nampaknya sudah mendengar kabar itu dari minato.
"kau kapan akan membawa perempuan ku?" tanya mito dengan tatapan menyelidik.
"bagaimana pertunanganmu sejauh ini naru?" mito mengalihkan pandangannya pada naruto.
"pantat ayam itu plin plan" ucap kurama karena naruto tak langsung menjawab.
"ada apa? pantat ayan siapa?" tanya mito mengangkat alisnya.
"siapa lagi kalau bukan uchiha sasuke" desis kurama kesal.
"apa ada masalah?" tanya mito menatap keduanya bergantian, naruto menunduk murung.
"sasuke menyukai naru tapi sebagai naruto" ucap kurama.
"naruto?"
"nama ku disekolah" ucap naruto memutar matanya.
"ah begitu" ucap mito mengangguk paham.
"dia meminta untuk bertukar posisi dengan kakaknya, itachi tidak keberatan, kelihatannya sasuke tidak bisa menerimaku sebagai namikaze naru" naruto mengedikkan bahunya, ia tak sepenuhnya peduli.
namun ada rasa terkhianati karena sasuke yang selama ini mengatakan bahwa menyukainya tak bisa menerimanya sebagai namikaze.
'apa memang semudah itu hanya untuk bilang suka?'
"souka"
"kurasa itachi akan lebih baik untukmu" ucap kurama.
"jika dia tak mencintai kedua sisimu itu tidak ada gunanya" ucap mito.
"yah mungkin memang lebih baik jika bertunangan dengan itachi, dia orang yang mirip denganku" gumam naruto.
"tapi naru chan? apa tidak ada yang kausukai diantara keduanya?"
.
.
.
itachi meminum kopi ditangannya dan menatap hujan yang turun dari balik jendela kamarnya.
pertunangan, ia tahu ia akan melakukannya suatu saat nanti.
atau dua minggu lagi?
ia tak tahu bagaimana rasanya bersama dengan orang yang dia sukai karna ia tak pernah menyukai seseorang. maka ia tak keberatan jika ia harus bertunangan dengan perempuan yang tidak ia cintai sekalipun.
tak seperti sasuke yang telah manaruh hati pada seseorang dan tidak ingin dipisahkan. meskipun orang itu adalah uzumaki naruto, sisi lain dari namikaze naru, sasuke tak bisa menerima 'naru' yang berbeda dimatanya.
tapi itachi bisa menerima itu karna ia belum mencintai namikaze naru.
pada akhirnya semua akan sama saja.
belum tentu ia akan mencintai perempuan yang akan menghabiskan sisa hidup bersamanya.
"kau dan dia sama saja"
"heh" itachi mendengus mengingat kata kata sasuke beberapa saat yang lalu.
bukankah akan lebih baik begitu? jika ia dan perempuannya nanti memiliki kemiripan, mereka akan mudah mengerti, itu yang biasa orang katakan.
kami berdua memang memiliki tujuan yang sama, maka ia dan naruto bisa saling menguntungkan satu sama lain, demi perusahaan.
itachi mengakui jika namikaze naru sangat cocok dengannya, dari segala aspek.
ia juga mengakui jika perempuan itu menarik.
tapi ia belum menyukainya, belum. perempuan itu sangat menarik dimatanya.
pintar, cerdas, realistis... dan masih muda, tentu saja.
jika mereka bersama mereka bisa menjadi pasangan yang hebat dalam dunia bisnis.
"tapi selisih kami jauh sekali" gumam itachi.
.
.
.
TBC
MAKASIH KALIAN YANG UDAH REVIEWWWW
HUHU LOPYU READER READER KU️
REVIEW KALIAN EMANG BIKIN SEMANGAT.
TAPI PADA AKHIRNYA TERNYATA AKU MASIH BINGUNG BUAT PAIRNYA, MARI K8TA LIAT EKDEPAN BAGAIMANA JADINYA.
balasan review
Kevin: huhu makasih dah nyemangatiiinnnn, tapi mari kita liat pairnya bakal jadi gimana.
R: km bosen ya sama sasufemnaru, aku juga gatel pengen ganti pair hehe, tapi ya kita liat aja kedepannya kek gmn karena ami belom buat keputusan, n banyak yang masih harus diceritain
SeiMchl: gak km doank yang galau sama pairnya, aku juga galau huhu ngeliat tachi ama naru cocok ngeliat sasu ama naru cocok
CHAP DEPAN KEKNYA BAKAN CHAP KHUSUS CHAP SPESIAL INO X SAI
WITH LOVE
AMI
