Warning:
Cerita dibuat awal saat tahun 2006-2008 banyak kisah fantasi juga khayalan, penulis, tidak mengikuti alur asli FF15 yang keluar di tahun 2016 tapi buatan hayalan sendiri.

🌼Masashi Kishimoto🌼
🌼 Square Enix🌼

🌺Woman My The Hears🌺
🌸私の聞いた女🌸
🌺Watashi no kiita on🌺

By

VickyChou
LightningShun


"Are?," Sakura terdiam bersamaan sebuah tempat hampa tiba-tiba berada disekitarnya, sebuah ruang dengan langit tinggi dekat diatas kepala, seolah sinar bintang mampu diraih dengan tangan, di bawah kaki terdapat sebuah bunga mawar biru indah tumbuh dengan luas menjadi hamparan mawar biru yang cantik.

"Akhirnya kau datang, berarti aku berhasil, syukurlah!,"Mata Sakura membulat saat berbalik mendapati sosok Rain di belakang dengan senyuman.

"Ra-inn,"Panggil Sakura lalu mendekat dengan tatapan penuh penyesalan. "Maafkan aku, kau...kau,"Ucap Sakura memandang penuh rasa bersalah dan memeluk pria itu, entah Kenapa ia melakukanya seperti ada dorongan aneh dari dalam dirinya untuk memeluk Rain.

"Syukurlah aku bersyukur kau menerima pesanku,"Ucap Rain dengan senyuman bersamaan kemunculan pedang - pedang energi bermunculan disekitar mereka, dan menjadi kepingan chirstal yang indah. "Setidaknya aku berhasil melakukanya,"

"Eh,"

"Sakura, dengarkan aku."Ucap Rain dengan wajah Serius. "Aku memiliki cara yang mungkin bisa mengalahkan Ardyn, Rain bukan saja orang biasa tapi beliau bergelar 'King of Darkness',"

"King of Darkness',"

"Benar,"

Ribuan tahun lalu terdapat dongeng kuno tentang dirinya
Seorang raja yang terkenal dari garis keturunan murni dan mendapat kekuasaan dan energi kegelapan yang murni.
Beliau terkenal berbudi, beradab dan penuh kebaikan.

Tapi kekuatan itu bukan hanya berguna untuk memimpin kerajaan melainkan penguasa hingga puncak.
Sampai sebuah tragedi terjadi sebuah kejadian memilukan.
Para rakyat mengalami kehancuran yang mengerikan.

sebuah penyakit wabah yang disebut kegelapan mengerayang pada penduduk satu persatu.
Dan di antara kepanikan itu sang raja yang menolong rakyatnya.
Menyadari kemampuan kegelapan dalam dirinya mampu menyerap kegelapan dari rakyatnya yang terjangkit.

Akhir nya demi melindungi orang yang dia kasihi sang Raja mencoba menyerap semua kegelapan yang menjangkiti warganya dan hasilnya berakhir sangat memuaskan.
Wabah kegelapan berakhir dan kedamaian kembali dan pemerintahan lucis kembali kala itu.

Tapi semua tak berakhir bahagia selamanya, bahaya wabah kegelapan itu hilang akan tetapi sebuah fitnah mulai datang menderanya dan sebuah tuduhan liar datang.
Bahwa sang raja-lah yang dengan sengaja menciptakan kegelapan itu untuk memperdaya rakyat.

Ironisnya semua mempercayai hal itu.

"..."

Dan karna tipu muslihat, dan pendekatan yang menghancurkan dari dalam.
Kesetiaan yang diberikan oleh orang-orang yang setia padanya perlahan memudar.
Mereka meninggalkan dirinya sendiri satu persatu.

Sampai mencapnya Monster bahkan tahap paling rendah sebuah kasta, diasingkan, menerima hukuman-langit, atau menyedihkan hukuman kutukan.

Akibat semuanya pria bernama Ardy raja awalnya berbudi dan penuh kasih menjadi pembenci, ia membenci dan hidup dengan penuh dendam.

Ia dendam
Sampai bertahun-tahun dan bertekat menghancurkan semua keturunan Lucis dan mengakhiri nya.

"Jadi itu alasan Dia ke Sini,"Ucap Sakura menghela nafas. "Rain kita bisa melakukan sesuatu untuk menghetikan mereka,"Ucap Sakura sekali lagi namun Rain mencegahnya.

"Terlambat Sakura dendam itu telah merubah Ardyn sepenuhnya, dia sudah mengalami banyak penderitaan selama ini,"Ucap Rain.

BRUK!

"Rain hoiii," Sakura memandang tegang. Rain jatuh terduduk dengan pedang-pedang melayang disekitar mereka jatuh satu persatu. Sampai wajah Rain yang nampak segar bugar berubah menjadi terkulai lemas, kulitnya memucat dan bersandar pada Dada Sakura yang tengah memeluk dan menangisinya.

"Waktuku sudah tak banyak Lagi, satu-satunya cara yang mungkin dicoba menghentikan tragedi ini ialah mengunakan batu ini,"Ucap Rain tersenyum getir saat Rain mengeluarkan benda itu. Sebuah Kristal berwarna Jinga indah ketangan Sakura.

"..."

"Cukup mohonlah sepenuh hati~, dan dia akan mengabulkan permintaan setara, setelah memohon berikan batu itu pada Noctis, hanya sekali dan dia akan hilang~,"Ucap Rain.

"..." Mata Sakura membulat menatap perlahan tubuh Rain berubah menjadi buih perlahan, dan hanya menangis tampa suara.

"Sakura Aku mencintai-mu, selama-nya, melebih nyawan-ku sendiri, satu satunya wanita pertama yang kucintai dan terakhir bagiku~hehehe, kau tahu bertahun-tahun aku menunggu dalam kesendirian, aku merindukanmu hampir setiap hari disusut hatiku dan bertanya tanya bagaimana dan siapa aku sebenarnya?,"

"Rain~,"

"Aku mencintaimu Bunda, jaga Ayahanda untuku yah..^_^," Bersamaan Senyuman Perpisahan dan Rain menghilang sepenuhnya.

"RAINNNNNN!,"


🎧Sementara Dilain tempat🎧

Rombongan Raja Regis dan beberapa Guardian serta Mage sudah berkumpul, mereka nampak Kaget dengan sebuah Cahaya kuning-jingga yang muncul dilangit cahaya itu bersinar begitu agung seolah menembus awan, diatas kuil yang akan runtuh perlahan.

Anak itu sudah mengambil keputusan...
Dia benar-benar mengunakan batu itu...

Desis Shun dalam Hati sebelum menyadari sebuah puing bangunan besar hampir mengenai kepalanya dan orang sekitarnya, dan langsung menangkis dengan sihir Gravity.

EMPTY!

Bersamaan cahaya hijau, miliknya menahan beberapa sepihan puing yang jatuh dan melayang seolah benda itu tak memiliki Gravitasi dan melayang terus menerus.

"Kerja bagus, Master-sama,"Ucap Hairu langsung muncul diatas sebuah puing sembari berpose siaga disekitarnya.

"Ini memakan sedikit energiku juga,"Ucap Gaun dengan nada payah.

"Berarti benda itu tak akan lama berada diatas kita,"Ucap Judal.

"Sebaiknya untuk sekarang kita harus menyingkir dari puing, sebentar lagi tempat itu akan runtuh, Raja,"Ucap Cor yang tiba-tiba datang menemui sang Raja.

"Tapi bagaimana dengan putraku, aku tak akan bisa meninggalkan dia dengan kondisi seperti ini,"Ucap Regis.

"Yang mulia anda adalah Raja, berikan kepercayaan pada kami untuk mencari Yang-mulia Pangeran,"Ucap Buron yang muncul bersama Stella yang habis bertarung.

"Beberapa orang dibawah sudah diungsikan, dari reruntuhan tapi tidak banyak petarung ninja itu juga membantu tentara untuk mengevakuasi yang bisa diselamatkan,"Ucap Stella.

"Kami akan memastikan menemukan Pangeran dan percayakan padaku dan Cor, yang mulia,"Ucap Buron.

"Aku ikut dengan anda"Ucap Stella.

"Tidak Stella kali ini kau bersama yang mulia raja, tolong jaga beliau, kau punya potensi untuk melindungi orang orang, pergilah ketempat Rosaria juga pasti sudah di sana ,"Ucap Buron.

"Tapi~ aku ingin bersama anda,"Ucap Stella dan perdebatan kecil mulai terdengar dari mereka.

"Hei Penyihir~menyebalkan, Tolong jaga Raja selama kami pergi,"Ucap Cor pada Shun yang menghelah nafas lemah, tidak biasanya Cor yang suka bertengkar dengan Ya jauh lebih nekan emosi nya saat ini.

"Judal, Hairu mohon bantuan kalian,"Ucap Shun menatap keduanya, lalu kembali menatap Cor dengan tatapan serius dan berkata. "Jangan mati Patner,"

"Aku akan lakukan sebisanya!,"Ucap Cor lalu menatap Buron yang mengikutinya dari belakang di kerumunan nampak terlihat Stella dengan wajah tidak terima, dan keduanya menghilang ditelan kabut.

"Oke semuanya mari kita Teleport, Judal bantu aku,"Ucap Shun dan Mengangkat tangan Ya, Bersamaan sebuah mantra keluar membentuk bulatan pola sihir dibawah kaki mereka.

"Teleport!,"

Bersamaan Cahaya mengudara dan melenyapkan semua orang dari tempat itu.


🎧Dan Kembali diatas Kuil🎧

"Phonix~"Ucap Prampto terdiam dengan Takjub sebuah burung indah raksasa nampak dibelakang mereka mengibarkan sayapnya dengan tuju warna pelangi.

"Sakura~"Panggilan Noctis terdengar beberapa kali namun Sakura tidak menjawab kali ini, ia lalu meletakan tubuh Rain secara perlahan lalu bergerak anggun mengibaskan tanganya keudara.

Ia menebas demon disekitarnya sekali hempasan, lalu menatap Ardyn yang sudah bertranformasi.

"Kau tak berubah Ardyn, apa semua ini tidaklah cukup untukmu,"
Ucap Sakura dengan suara rendah.

"Kau tak berubah Phoenix bagaimana rasanya berdiam diri selama ini pada tubuh renyah itu, sudah lama aku tak melihat mu untuk mengeluarkan energimu,"

"Lancang! Setelah membuat Masa depan hancur, kau tak berpuas hati,"Tatap Sakura Nanar.

"Apa kali ini kau akan menghentikan ku?,"

"Sudah waktu nya diakhiri!,"Ucap Sakura. "Meski apa yang hilang tak bisa kembali,"Ucap Phoenix tapi tiba-tiba kesadaran Sakura kembali.

"Noctis~"Panggil Sakura dengan tatap Sakura pada Noctis dengan penuh kesedihan. "Kabulkan permintaan Rain, Dikabulkan permintaan putramu,"Desis Sakura dengan Suara kecil.

🎧Bersambung🎧
🎧Selasa~21~2020🎧


Note :
Halo saya Lightning Shun, hai semuanya sudah lama ya akhirnya kita ketemu lagi, pasti kalian sudah memaki atau sumpah serapah padaku yang sudah lama tidak up cerita dan aku ingin sedikit up tentang kesehatan Vicky entah ini berkah atau gimana..

Seminggu lalu Vicky udah sadar dari koma dan aku benar benar bersyukur, ini adalah anugrah paling luar biasa, Makasi atas doanya..kalian terbaik.

I love you all