Di suatu sore, Naruto menatap sosok yang saat ini sedang berusaha untuk memakai pakaiannya. Wajah Naruto begitu datar saat melihat wanita itu, dia tak kuasa untuk menggaruk pipinya yang tak gatal itu.

"Hnnngg!"

Pria itu juga mendengar suara erangan dari wanita berambut ungu itu. "No-"

"Kenapa tak mau masuk sih!?"

Naruto mengerjapkan kedua matanya beberapa kali saat melihat sang istri yang sedang berusaha memakai pakaian itu. "Non-tan."

Nozomi menutup bagian tubuhnya, dia melihat Naruto yang tengah berdiri dengan wajah datarnya. "Eh, Naruto? Ada apa?"

"Pakaianmu?"

"Ah, iya, susah untuk masuknya. Entah kenapa dadaku lebih besar dari sebelumnya." Nozomi masih berusaha untuk memakai kaosnya itu. "Uhhh, susah sekali."

"Biar aku bantu."

"Eh, jangan, kau malah berbuat aneh nanti."

Naruto cemberut mendengar penolakan dari Nozomi. "Atau lebih baik lepas saja, pakaianmu akan sobek loh nanti." Pria itu berjalan mendekati Nozomi. "Dadamu bertambah besar."

"Nah kan, lebih baik kulepas saja." Wanita itu mendesah kecewa saat ia ingin memakai pakaiannya itu, dia pun terpaksa melepaskan kaos kesukaannya itu. "Apa kau punya ide untuk pakaian bagian atas?"

Naruto terlihat berpikir sejenak, dia mencubit dagunya sembari menatap ke langit-langit kamar tersebut.

...

..

...

"Oke, kau cantik memakai itu."

Nozomi nenatap datar cermin yang ada di depannya, dia saat ini tengah memakai kemeja yang kebesaran untuknya, dan bagian bawah hanya memakai celana pendek rumahan yang biasa dia pakai. "Naruto, kau memang mesum ya."

"Fetishku begitu sih, maklumi saja."

Nozomi langsung melempar Naruto dengan bantalnya.

...

..

.

Naruto by Masashi Kishimoto

Love Live by Kimino Sakurako