God Devil
Disclaimer:
Naruto - Masashi Kishimoto
Highschool DxD - Ichiei Ishibumi
Genre: Action, Adventure, Supernatural, Superpower, Drama, and Romance.
Rating: M
Warning: Typo, OOC, OC, OverPower, Godlike, Naru!Devil, Lime and Lemon.
Note:
Silahkan centang FAVORITE dan FOLLOW setelah membaca fanfic ini, dan berikan REVIEWS yang membangun. Saya sangat menghargai semua dukungan kalian.
Summary:
Naruto, raja iblis berkekuatan setara dewa yang ditakuti seluruh makhluk namun takut dengan putri kecilnya.
23:06, Kuoh Academy
"Hmm… sepertinya mereka tidak berada disini…" Kokabiel menatap kawah raksasa bekas Kuoh Academy dari singgasana yang melayang ratusan kaki dari permukaan.
[Melempar]
Sebuah celana dalam hello kitty menghantam wajah Kokabiel, wajahnya berubah memerah dengan asap keluar dari telinga.
"Nikmati celana dalam habis pakai!" Suara imut terdengar dari bawah.
"DASAR IBLIS SIALAANNN...!" Kokabiel membuat ribuan tombak cahaya dan menghujani permukaan.
"KAU BERCANDA YAA?!" Suara imut itu terdengar panik dibawah.
"JIAAAAHH! AKU AKAN MATI MUDA!" Iblis imut itu berputar-putar di tempat sementara ribuan tombak cahaya semakin mendekat, Kokabiel menyeringai diatas sana.
"Bercanda... teehee~"
[Forbidden Balor View]
Semuanya berhenti, waktu seperti membeku dikarenakan iblis imut bernama Gasper Vladi.
"Ini terlihat hebat!" Gasper melihat ribuan tombak cahaya seperti lentera.
"A-APAAN INI?!" Issei terkejut melihat ribuan tombak cahaya berhenti seperti tergantung diatas langit.
"Ke-kenapa semua berhenti?!" Issei juga melihat puluhan burung berhenti di udara.
"Ini ulah Gasper…" Koneko ikut menatap langit, dia melihat Rias, Akeno, Asia, dan Kiba juga ikut mematung.
"Gasper? siapa?"
"Masalah"
"Ko-koneko-chan di-dibelakangmu…" Dua ekor kucing terlihat meliuk-liuk di punggung Koneko.
"Oh, ini senjutsu. Beruntung aku menggunakannya" Telinga kucing juga muncul di kepala Koneko.
"Issei-san bisa menghancurkannya?" Koneko menunjuk-nunjuk langit.
"Serahkan padaku! ada teknik baru yang aku pelajari dari Ddraig" Issei berkonsentrasi, dia menjulurkan Boosted Gear kearah langit.
[Boost]
[Boost]
'Kumpulkan dan kompres…' Partikel cahaya merah berkumpul di depan Boosted Gear seperti naga yang menyiapkan bola api.
[Dragon Shot]
Sebuah cahaya merah berbentuk bola melesat cepat menghancurkan ribuan tombak cahaya menyebabkan ledakan beruntun.
Tanpa mereka duga waktu kembali berjalan dengan ledakan beruntun masih menghiasi langit kota.
"Le-ledakan?!" Rias terkejut begitu tersadar.
"Jangan khawatir Buchou, ini pesta kembang api"
"Pfff!" Akeno menahan tawa.
"Is-ssei-san... ini berbahaya" Asia berusaha menasehati.
"Ehem! cu-cukup bercandanya, kita harus cepat"
"Apa-apaan seranganmu seperti balon dan duar! JIAHAHAHAHA!"
"KAU!" Perempatan muncul di dahi Kokabiel.
"Gasper!"
"Buchou! Koneko-sama! kalian datang!"
"Terima kasih sudah mengulur waktu"
"Kerja bagus, Gaspy" Koneko mengelus kepalanya, Gasper memerah.
"Hei kau cebol!" Xenovia merosot ke tengah kawah bersama Irina.
"Kau memanggilku CEBOL?!" Gasper memberontak begitu Koneko menahannya.
"Maafkan temanku lagi dan terima kasih sudah menyelamatkan kami" Irina membungkuk pada Gasper.
"Heem! jika tahu seperti ini aku tidak akan menyelamatkan kalian" Gasper merajuk.
"Berani sekali kalian mengabaikanku!"
"Fuck you!" Gasper mengacungkan jari tengah.
Kokabiel semakin murka dan membuat tombak cahaya sebesar Tokyo Tower di atas langit hingga menerangi malam seperti siang hari.
"RASAKAN!" Kokabiel melempar tombak cahaya yang cukup lambat.
"KITA AKAN MATI!" Xenovia berteriak histeris sementara Irina berkeringat dingin.
"Ka-kalian cukup tenang pada saat ini"
"Inilah perbedaan kita" Rias menyiapkan lingkaran sihir diatas langit.
"Issei! buat serangan seperti tadi dan arahkan melewati lingkaran sihir"
"Aku mengerti!" Issei kembali berkonsentrasi dan menjulurkan Boosted Gear ke arah langit.
[Boost]
[Boost]
[Boost]
'Kumpulkan dan kompres…' Partikel cahaya merah kembali berkumpul membentuk bola.
[Dragon Shot]
Cahaya merah berbentuk bola melesat cepat melewati lingkaran sihir dan terbakar Power of Destruction.
[LEDAKAN]
Tombak cahaya raksasa meledak dan hancur begitu menghantam Dragon Shot berkekuatan Power of Destruction.
"Ini berhasil!" Asia terlihat senang.
'Anak-anak ini kuat, seberapa jauh kekuatan iblis sekarang dibawah maou itu…'
"Aku terkesan kalian dapat menggagalkan banyak seranganku, tapi ini belum berakhir. Cerberus!"
Beberapa lingkaran sihir asing muncul mengelilingi mereka dan mengeluarkan anjing raksasa berkepala tiga.
"Ini Cerberus, hati-hati!" Mereka saling menjaga punggung.
"Sepertinya kalian tahu seberapa buas hewan itu"
"Gasper, berapa lama lagi kau bisa menggunakan sacred gear?" Buih keringat menetes di wajah Rias.
"Hanya 40 detik"
"Semuanya pegang Issei, Gasper, beku!"
[Forbidden Balor View]
Waktu kembali membeku saat Gasper mengaktifkan kemampuannya, Rias sedikit mengerti Issei tidak terpengaruh sacred gear Gasper.
"Kiba, Koneko, Akeno, kita serang Cerberus! Issei serang Kokabiel!"
[Sword Birth]
Kiba meletakan tangan ke tanah dan memunculkan ratusan pedang yang menjalar menuju Cerberus di utara, Akeno membuat belasan lingkaran sihir di depannya dan mengeluarkan ratusan sambaran petir menargetkan Cerberus di timur.
[Retakan]
Koneko dengan mudah mencongkel tanah dan mengangkat bongkahan batu raksasa melemparnya pada Cerberus di Selatan. Rias tidak mau kalah, dia mengumpulkan Power of Destruction membentuk bola besar di atas dan melemparnya pada Cerberus di Barat.
[Boost]
[Boost]
[Boost]
[Boost]
"Makan ini!" Issei membentuk pistol dengan jarinya.
[Laser Dragon Shot]
[LEDAKAN]
Mereka semua hampir terhempas oleh ledakan besar membentuk bulat di atas langit begitu serangan Issei menghantam lokasi Kokabiel.
Nasib malang juga menimpa keempat Cerberus saat tersadar menerima serangan beruntun secara bersamaan.
"A-apakah kita berhasil…?" Irina sangat terkejut dengan kombinasi serangan kelompok iblis, dia sedikit bersyukur tidak memusuhi mereka diawal.
"Sangat menarik, iblis-kun"
Mereka terkejut melihat Kokabiel tampak baik-baik saja yang melayang mengembangkan kelima pasang hitam dengan hanya menyisakan sedikit pakaian menunjukkan tubuhnya yang berotot.
"Aku senang sedikit bermain-main dengan kalian, tapi pekerjaan harus diselesaikan" Kokabiel mengambil seekor ular dari sihir penyimpanan dan memakannya tanpa ragu.
'Seperti yang diharapkan…' Tubuhnya semakin kekar dan memancarkan aura yang menakutkan.
"Kuberitahu satu hal sebagai hadiah, God of Bible sudah mati dan kalian akan menyusulnya"
"BAGAIMANA BISA KAMI PERCAYA DENGAN KAU HAH?!" Issei sangat marah.
"Hahahaha! dari mana istilah longinus membunuh dewa? BOOSTED GEARMU DAN DIVINE DIVIDING YANG MEMBUNUH GOD OF BIBLE DALAM GREAT WAR!"
[Jatuh]
"Ti-tidak mungkin…" Xenovia berlutut pasrah.
"Kau bercanda kan...?" Irina juga pasrah.
"TIDAKKKK!" Asia berlutut dan berteriak histeris.
"Asia tenangkan dirimu!" Rias berusaha menenangkannya dan menatap Kokabiel dengan kebencian.
"A-APA?! Ddraig katakan sesuatu!"
["..."]
"DDRAIG!"
["Issei… God of Bible mengorbankan nyawanya menyegel kami"]
"SIALAN!" Issei memukul-mukul tanah di bawahnya.
"Berputus asalah dan jadilah pengorbanan yang mencetus perang" Kokabiel menyeringai diatas sana.
"KAMI TIDAK SUDI!" Issei mengangkat tangan kirinya ke atas.
[Boosted Gear: Scale Mail]
"Kau yang akan kami bunuh" Issei menyiapkan ancang-ancang melompat tinggi.
"Oh ya?" Mereka semua terkejut mendapati Kokabiel telah berdiri di tengah mereka.
[Memukul perut]
"Gaakk!" Issei memuntahkan darah dalam gerakan lambat.
[Melesat]
Issei menghantam tanah beberapa kali dengan tubuhnya terus terlempar begitu jauh.
"SIALAN!" Xenovia, Kiba, dan Irina merespon cepat menghunuskan pedang mereka secara bersamaan.
"Lambat" Kokabiel dalam gerakan lambat menendang ketiga hingga ikut terlempar.
"KAU- AKH!" Rias harus tercekik sebelum melakukan serangan.
"BUCHOUU- AKHH!"
"RIAASS- AKH!" Gasper dan Akeno ikut terlempar saat Kokabiel menyentil kuat dahi mereka.
"Lepaskan Buchou..." Koneko menjadi sangat dingin, dia melesatkan aura senjutsu sangat kuat.
"Khukhukhu… sangat menakutkan untu- Gakk!" Kokabiel belum menyelesaikan kalimatnya saat Koneko memukul perutnya kuat hingga terpelanting belasan meter.
"Haa! haa! Ko-koneko…" Rias berlutut berhasil lepas dari cengkraman Kokabiel.
"Aku yang ambil alih…" Koneko memancarkan kekuatannya dan melesat mengejar Kokabiel.
"Bu-buchou!" Asia kembali merespon setelah serangan dadakan yang bertubi-tubi dari Kokabiel.
"Haa! haa! obati Issei haa! haa! aku tidak apa-apa…" Rias kembali bangkit.
"Ha-ha'i!" Asia segera berlari menuju lokasi Issei.
Pertarungan sengit terjadi antara Koneko melawan Kokabiel, jual beli serangan tercipta menimbulkan gelombang kejut yang menghancurkan tanah sekitarnya.
Issei dan Kiba muncul ikut membantu menyudutkan Kokabiel setelah Asia dengan cekatan menyembuhkan mereka.
"MENYINGKIR!" Rias berteriak di atas langit dengan dia dan Akeno menyiapkan puluhan lingkaran sihir di depan mereka.
Issei, Kiba, dan Koneko segera menjauh setelah ketiganya melayangkan serangan membuat Kokabiel sedikit lengah.
[LEDAKAN]
[LEDAKAN]
[LEDAKAN]
Serangan beruntun Power of Destruction dan Thunder menghujani tempat Kokabiel berada.
"SIALANNN!" Kokabiel melepaskan gelombang kejut membuyarkan seluruh serangan dan kelompok iblis.
"INI HARI KEMATIAN KALIAN!" Kokabiel melayang dan sebuah tombak cahaya sebesar gunung muncul dari balik awan yang mampu menghapus Jepang.
Ribuan malaikat turun dari langit mengelilingi Kokabiel yang siap melepaskan tombak cahaya penghancur.
"Kokabiel! hentikan kegilaanmu!" Gabriel dan Metatron membawa ribuan pasukannya.
"HAHAHAHAHA! AYO SERANG AKU! KITA NIKMATI AWAL PERANG INI!"
[Melesat]
"Maaf mengganggu"
"AP- Hoeek!" Hakuryuukou menendang kuatKokabiel hingga terlempar jatuh menghantam kuat permukaan sampai meninggalkan kawah.
Hakuryuukou terbang sangat gagah di hadapan malaikat yang terkejut dengan kedatangannya.
"Ha-hakuryuukou"
"Terima kasih atas sapaannya, tapi aku akan mengurus Kokabiel dari sekarang" Hakuryuukou turun dari langit menuju tempat Kokabiel yang terkapar.
["Albion!"]
["Ddraig!"]
Suasana pertarungan semakin mengental begitu Hakuryuukou melihat Issei dalam balutan armor Boosted Gear.
"Aku kesini bukan untuk bertarung, sampai bertemu lagi Sekiryuutei" Hakuryuukou kembali terbang membawa Kokabiel menembus awan.
"Gabriel, kita harus kembali, kita harus segera menghapus ingatan manusia atas insiden ini"
"Tunggu" Gabriel turun perlahan menuju kelompok iblis dan exorcism.
"Kalian tidak apa-apa?" Gabriel berbicara sangat anggun.
"Gabriel-sama!" Irina dan Xenovia segera berlutut.
"Ga-gabriel-sama!" Asia juga ikut berlutut, sementara Issei melototi dua gundukan gunung Gabriel yang terlihat sangat lembut dari balik armor.
"Aku terkejut ada iblis yang ikut menghormatiku" Asia bergetar mendengarnya.
"Maafkan kami tidak merespon lebih awal" Gabriel berubah sedih.
"Ka-kami bisa menanganinya" Rias sedikit gugup, tapi itu membuat Gabriel tersenyum.
"Kalian iblis yang tangguh" Gabriel tersenyum sangat cantik membuat Issei menangis terharu.
"Ga-gabriel-sama ada yang ingin saya tanyakan" Xenovia memberanikan diri berbicara.
"Apa itu?"
"Be-benarkan… God of Bible telah me-meninggal?" Suasana berubah sunyi, ribuan malaikat yang melayang di langit juga menegang mendengarnya.
"Ini adalah rahasia terbesar dan paling rahasia yang disembunyikan langit dan bumi…"
"Ja-jadi be-benar…?" Gabriel hanya bisa menganggukan kepala pasrah.
"Sistem surga telah kacau setelah kepergiaan-Nya, bahkan makhluk-makhluk kuat yang seharus tidak ada ikut terlahir…"
"Kami meminta kalian merahasiakan ini, jika tidak akan ada kekacauan di seluruh dunia…"
"Ka-kami berjanji!" Gabriel tersenyum pahit.
"Dan tolong tenangkan raja kalian jika dia tahu masalah ini dan mengamuk" Gabriel sedikit bercanda.
"Ka-kami mengerti!" Kelompok iblis membayangkan Maou Satan membakar kota.
"Kami pergi…" Gabriel kembali terbang menyusul Metatron dan ribuan malaikat kembali ke surga.
"Dia sangat cantik…" Issei masih melihat kepergian Gabriel.
"Lupakan Issei-san, papa membidiknya"
"APA SENSEI?!"
"Daripada itu kita sekarang harus memperbaiki tempat ini"
01:13, Underworld
"Aaa… mmm!"
"Ahh! sangat lembut…" Lucie menghisap penisnya kuat.
"Sluurrppp!"
"Uhh! Lucie!" Naruto reflek mengeluarkan penis dari mulut pelayannya namun Lucie kembali menghisapnya.
"Khuu!" Naruto terpaksa menahan kepala pelayannya dan memuntahkan banyak sperma, dia menelannya dengan lahap.
"Puuah!" Sisa sperma menetes dari bibirnya.
"Cairan Naruto-sama sangat nikmat!" Lucie mendekap payudara besarnya semakin besar.
"Hahaha! senang aku mendengarnya"
"Naruto-sama! aku juga mau!" Evelyn menyerobot Lucie, dia mulai menjepit penis Naruto dengan payudara besarnya yang mengeluarkan susu.
"Nikmat Naruto-sama?" Dia terus menggerakkan payudaranya naik turun.
"Hahaha! kau yang terbaik Evelyn"
Evelyn ikut menghisap penis Naruto yang timbul dari payudara besarnya.
"Mou…" Lucie terlihat merajuk.
"Hahaha! kesini baby" Lucie kembali senang mendekap Naruto.
"Naruto-sama aaa…" Lucie menyodorkan payudara besarnya yang juga mengeluarkan susu.
"Aaa… mm!" Naruto senang menghisapnya.
"Yosh! yosh! anak baik" Lucie memperlakukan raja iblis seperti bayi yang menyusu.
"Sluurrrppp! puaah...!" Evelyn menghisap sangat kuat, Naruto tidak tahan lagi menyemburkan banyak sperma yang bercampur dengan lelehan susu.
"Waktunya hidangan utama Naruto-sama!" Evelyn tampak senang dan memposisikan penis Naruto di depan vaginanya.
"AHH! i-ini…" Evelyn terus mendorong penis besar masuk ke dalam rahimnya.
"Me-menyentuh! Naruto-sama memasuki rahimku! OHH…!"
Evelyn membungkuk dan menahan tangan di pundak Naruto, payudara besarnya terus mengeluarkan susu membasahi mereka.
"Naruto-sama!" Evelyn menggerakan pinggul cepat menyenangkan tuannya yang menyusu pada Lucie. Naruto merasakan vagina Evelyn begitu nikmat beralih menyusu dengannya.
"Naruto-sama!" Evelyn sangat senang dengan mata penuh cinta.
"Mou…" Lucie cemburu dengan sahabatnya yang memonopoli raja iblis.
Naruto segera mengangkat Evelyn dan berbalik mengenjotnya berdiri. Naruto terbuai dengan kenikmatan tidak pernah berhenti memompa pelayannya semakin cepat. Melihat kesempatan, Lucie mendekati lubang anal tuannya dan menjilatnya.
"WOOO!" Naruto merasakan kenikmatan berlipat kembali menambah kecepatan pinggulnya memasuki Evelyn yang menggoda.
"Naruto-sama! Naruto-sama! Naruto-sama...!" Payudara besarnya semakin deras menyemburkan susu membasahi mereka, Evelyn hampir gila merasakan permainan tuannya.
"Tampung ini Evelyn!"
"OHHH…!" Evelyn melolong, wajahnya memperlihatkan kenikmatan saat tuannya menyemburkan sperma mengisi rahimnya hingga perutnya membuncit.
Lucie yang menonton segera menjilati lelehan sperma tuannya menetes di antara penyatuan mereka.
"Nikmat Lucie" Naruto memberi kesempatan pelayan pirang yang senang menghisap dan memanjakan penisnya di bawah sana.
[Mengetuk pintu]
"Anata! kau sudah selesai?! kita punya berita buruk!"
"Masuk sayang!"
Serafall membuka pintu dan mendapati suaminya menyusu pada pelayan mereka, Evelyn yang digendong dan Lucie berlutut menghisap penis suaminya.
"Sayang aku punya berita buruk"
"Katakan Sera" Evelyn diturunkan dan bergabung bersama Lucie menyenangkan penis raja iblis.
"Kokabiel menghancurkan Kuoh Academy dan menyerang kelompok Rias"
"APA!" Naruto marah dan menyuruh kedua pelayan meninggalkan mereka, dia bergegas memakai kembali pakaian kebesarannya.
"Aku ingin detailnya..."
To Be Continue…
Top Most Strongest Beings In The Universe:
1. Great Red, Trihexa
2. Ophis, Lilith
3. Naruto
4. Shiva
5. Brahma, Vishnu
6. Nyx, Erebus, Tartarus, Kronos
7. Ddraig, Albion
8. Indra, Thor
9. Dragon King, Evil Dragon, Quetzalcoatl, Bahamut
10. Sirzechs, Ajuka, Rizevim
11. Baalberith, Verrine
12. Hades, Anubis, Hela, Angra Mainyu
13. Zeus, Poseidon, Athena, Odin, Balor
14. Ares, Apollo, Artemis, Freya, Vidar, Loki
15. Fenrir, Samael
16. Michael, Uriel, Raphael, Gabriel, Serafall, Falbium
17. Amaterasu, Susano'o, Tsukuyomi
18. Azazel, Tannin
19. True Longinus, Zenith Tempest, Annihilation Maker
20. Canis Lykaon, Regulus Nemea
Harem:
1. Serafall
2. Yasaka
3. Atago (Azur Lane)
4. Grayfia
5. Tsubaki
6. Akeno
7. Venelana
8. Lucie Menelumia (Youkoso Sukebe Elf)
9. Evelyn Celebrian (Youkoso Sukebe Elf)
Harem DxD
Harem Other Anime, Manga, or Game
