Disclaimer:
Saya tidak memiliki Cross Ange Rondo of Angel and Dragon ataupun Kamen Rider Series, semuanya dimiliki oleh pemiliknya masing-masing.
.
Chapter 7: Kekuatan Gravitasi
Ange: ~Haah aku tertipu! kukira semua pemandangan di pulau tadi akan menyenangkan, tapi aaah! DRAGON teroos!
Banjou: Lah bukannya ini Anime tentang melawan DRAGON, kan?
Ange: Aku tau, tapi bisa tidak DRAGONnya jangan muncul sekali saja!!!
Banjou: Tenang nanti ada chapter yang tidak menampilkan DRAGON, tapi itu jika Authornya niat sih...ngomong-ngomong bagaimana aksiku di chapter sebelumnya keren kan, kan?
Ange: Oh ya tentu saja keren, apalagi di bagian resleting celanamu yang terbuka hahaha!
Banjou: Baguslah kalau kau menyukainy- chotto mateee! kenapa malah bagian itu yang kau bahas?!!!
Ange: Memangnya ada orang yang tidak sadar kalau resleting celananya terbuka semalaman hah? Kiniku Baka!!!
Banjou: Kiniku Baka janai, orewa Protein no Kikoushi Banjou Ryuga daa!!!
Ange: Bacot!
Banjou: A-A-Angeeeeeeee!
Momoka: Angelise-sama!!!
Ange: Eh Momoka?
Sento: Ehh malah muncul tamu tak di undang!
.
(Play Kindan no Resistance: Cross Ange Op1 By Mizuki Nana).
(Instrumental)
Ange berdiri menodongkan pistol, sementara Banjou menggenggam Dragon Fullbottle.
(Hajimari wa rifujin na hodo itooshiku) Ange sedang duduk santai diatas Villkiss beserta Momoka yang menemaninya.
(Owari e to aragau sugata tameshiteru...?) Ange berjalan bersama timnya berlatar senja yang berapi-api.
(Nan no tame ni umare, ikite yuku no ka) Sento, Banjou, Eiji, dan Date berjalan berlawanan dengan Ange beserta timnya.
(Mogaku dake ja, nani mo te ni dekinai) Ange berusaha berlari menjauh dari Embryo, kemudian latar berganti menampilkan Jill, Ankh, Tusk, Maggie, Salia, Mei, dan Jasmine beserta anjingnya Vulcan.
(Unmei no logic ni, odorasareta) Ange sedang menaiki Villkiss dalam kondisi bersiap.
(Kyomu no rakuen, soko ni imi wa aru no ka?) Salia, Hilda, Vivian, Rosalie, Ersha, dan Chris sedang menaiki Para-Mail masing-masing, lalu memperlihatkan Para-Mail meluncur ke udara.
(Kono hakanaku mo utsukushii, zetsubou no sekai de) Para-Mail berhadapan melawan DRAGON, lalu memperlihatkan Build Hawk Gattling, Cross-Z menaiki Machine Closer, Ozu Tajador Combo, dan Birth menaiki Vendor-Mail, berusaha mengalahkan DRAGON.
(Kudake chitta kibou wa, yukiba wo motomete) Ange dan Salamandinay bersama 3 Rider misterius berdiri berlawan arah dengan latar 2 Para-Mail.
(Kurenai ni somaru kioku ni, namida nado wasurete) Villkiss dan Ryuu Shin Ki saling beradu pedang.
(Takaraka ni sasageyou, towa e no uta wo) Build dan Cross-Z bersamaan melakukan Rider Kick.
(I wanna fly! (high!) Fly! (high!)) Villkiss terbang kemudian diikuti 6 Para-Mail lainnya.
(Namanurui jikan nante kirisute) Ke-6 Para-Mail berpisah, lalu memperlihatkan Ange terseyum dan melaju Para-Mail miliknya.
(You feel the beat! (down!) Beat! (down!) hibikase) Banjou tersenyum dibalik helm, kemudian diikuti Sento, Eiji, dan Date disampingnya.
(Jouzetsu ni sora wo mau no mo, warukunai) Ange berdiri bersama Banjou dengan posisi bertarung, Sento memegang Build Driver, Eiji menggenggam 3 buah medal, Date memegang Birth Buster, dan dibelakang mereka terlihat Ankh, Tusk bersama tim Ange.
.
Setelah beberapa kejadian sebelumnya dan kedatangan Momoka sang pelayan pribadi Ange yang secara tiba-tiba, namun kini ia diperbolehkan untuk tinggal di Arzenal, setelah Ange dan Banjou membayar beberapa uang tebusan.
.
"Sudah cukup wanita kikir! karena ulahmu itu kami semua tidak dapat uang untuk membeli makanan!" Geram Rosalie.
Merasa sedikit terganggu, Ange lalu memberi Rosalie enam lembar uang.
"Eh? apa ini?"
"Untuk masalahmu itu, apa ini masih kurang?"
"Jangan bercanda-
"Hai! jangan berkelahi" Ucap Ersha sembari memeluk Rosalie.
"Sudah cukup Ange! mengapa kau tidak mematuhi perintah?" Ucap Salia.
"Aku mengalahkan DRAGON, kan?"
"Bukan itu masalahnya, jika kau terus mengacau pasukan maka-
"Hukum atau bunuh saja aku, terserah kalian saja" Balas Ange berjalan menjauh.
"Ange!!!" Geram Salia.
.
Dua hari kemudian di kantin Arzenal.
"Mustahil...mustahil! Bagaimana bisa manusia menjadi pelayan Norma?" Norma yang anti sosial, kejam, tidak berpendidikan dan penghancur Mana yang telah di buat oleh manusia!" Ungkap Emma panjang lebar.
"Hai! hai!" Balas Ange yang barusan saja selesai makan.
"Momoka-san, apa kau sadar apa yang telah kau lakukan?"
"Hai! aku senang kok!" Jawab Momoka dengan senyuman.
"~Haah!"
Emma hanya dapat menghela nafas setelah mendengar jawaban dari Momoka tersebut.
.
Sementara itu di meja makan yang lain.
"Syukurlah Momoka, sekarang dia bisa bersama Ange" Ungkap Vivian.
"Eh ada apa Ersha?"
"~Haah, sebentar lagi akan ada festival, kan? jadi aku ingin menyiapkan hadiah untuk anak-anak" Jawab Ersha.
"Ange, kah? aku harus melakukan sesuatu padanya" Tanya Salia.
"Hmmm festival?" Pikir Banjou.
Lalu datang Hilda bersama kedua temannya.
"Jadi apa yang akan kau lakukan? dia itu kaya raya, dia akan mudah menebus dirinya jika terkena hukuman apapun, selain itu dia juga tidak mau menuruti ucapan darimu" Ungkap Hilda.
"Apa maksudmu?"
"Dia itu meremehkanmu, dan juga selama ada Zola yang seperti ini tidak pernah terjadi sebelumnya, jadi apa kau ingin aku mengambil alih posisi kapten sekarang?"
"..."
Tanpa merespon apapun Salia berjalan pergi dengan membawa sebuah gelas.
.
Beberapa saat kemudian terlihat Salia berjalan sedang menuju Jasmine mall.
"Semuanya egois, lagian aku juga tidak meminta menjadi kapten"
Ia kemudian memberikan selembaran uang kepada Jasmine.
"Seperti biasa"
"Gunakan yang paling jauh" Balas Jasmine.
Berselang beberapa menit terlihat Ange bersama Momoka datang berbelanja.
"Aku tidak bisa membiarkanmu tidur hanya memakai celana dalam saja" Ucap Ange.
"Aku sebenarnya tidak keberatan" Balas Momoka.
"Tapi aku yang keberatan" Sahut Ange.
"Jasmine, aku mau memakai ruang ganti"
"Gunakan yang paling jauh...aa!"
Ange kemudian mencari tempat terjauh dan membuka tirai, namun hal ia tidak ketahui bahwa di dalam ruang ganti tersebut ada Salia yang sedang bercosplay Mahou shojo.
"Shining love energ-
'Sreek!'
Ange membuka tirai tersebut secara mendadak dan menatap Salia beberapa detik, lalu menutup kembali tirai tersebut.
"Hime-sama?" Heran Momoka.
"Sepertinya sedang digunakan" Balas Ange.
"D-di-dia...dia melihatku, jika semua orang mengetahui hal ini...
Salia lalu membayangkan hal buruk yang akan terjadi pada dirinya jika ketahuan.
"Bwaahaa! tidak kusangka kapten kita memiliki hobi seperti itu!" Tawa Hilda.
"Gwahahaha! apa kau pikir dirimu itu anak kecil?!" Tawa Banjou.
"~Haah!" Jill dan Date hanya menghela nafas kecewa.
"Hal ini tidak bisa kubiarkan!" Geram Salia.
.
Lalu pada malam harinya Salia berjalan mendekati Ange yang sedang mandi bersama Momoka.
"Kubunuh kau!"
"Apa-apaan ini?" Ucap Ange yang menangkis serangan tersebut menggunakan ember.
"Karena kau telah melihatnya, maka aku harus membunuhmu!" Geram Salia.
"Aku belum memberitahu siapapun tau!" Balas Ange.
"Kau hanya belum memberitahunya, kan?"
"Untuk apa aku memberitahu yang lainnya, Haaaah?!!!" Teriak Ange.
"Angeeeee!!!"
Merasa ada yang berteriak di malam hari, Banjou memutuskan untuk memeriksa asal suara tersebut.
"Oi! ada ribut-ribut apa in-
"Jangan kemari Kiniku bakaaa!" Teriak Ange dan Salia bersamaan.
"Wooooaa gomen!!!" Tanpa pikir panjang Banjou melarikan diri.
.
Besoknya Salia yang sedang membuat laporan di laptopnya dikejutkan oleh bunyi peringatan DRAGON, secara cepat ia pun bergegas menuju Para-Mail.
"Semua pasukan segera menuju mesin kalian!" Perintah Salia kepada semua timnya yang dengan cepat berlari menuju Para-Mail mereka, beserta Birth dan Cross-Z.
"Kapten kepada semua unit, Ange tidak ada, kita berdelapan saja yang akan berangkat!" Ucap Salia.
"Yare! yare! merepotkan sekali!" Kesal Hilda.
"Jaga formasi kita ketika memasuki area pertempuran, dan kita akan fokus menembak untuk menutupi pasukan kita yang kurang!" Ungkap Salia.
"Yes Mam!" Sahut Vivian dan Ersha bersamaan.
"Semua unit bersiap lepas landas!" Seru Mei.
"Pasukan Salia lepas landas!!" Seru Salia.
"Cross-Z/Birth lepas landas!" Seru kedua Rider bersamaan.
'Bwoooosh!!!'
Sementara itu Ange terlihat berusaha untuk berangkat, namun dirinya dihalangi Momoka karena dirinya sedang demam.
"Minggir! aku harus pergi!"
"Tidak, aku tidak akan membiarkan anda pergi" Ucap Momoka.
"Butuh banyak uang untuk memberimu makan tau!" Balas Ange.
.
Kembali ke Salia dan timnya.
"Gerbangnya terbuka! semua unit bersiap bertempur!" Perintah Salia.
"Yes Mam!"
Beberapa detik kemudian muncul DRAGON yang berukuran kecil dan seekor lagi berukuran raksasa berwarna ungu dengan dua buah tanduk besarnya.
"Grooooaah!"
"Besar sekali!" Ucap Vivian.
"Ara-ara besar sekali" Ucap Ersha.
"Nani koreee!!!" Seru Cross-Z.
"Salia katakan padaku tentang yang satu ini" Ucap Hilda.
"Aku...belum pernah melihatnya" Balas Salia.
"Salia belum pernah melihatnya?" Ucap Rosalie.
"Itu artinya.." Ucap Chris.
"Si perawan kah!" Ucap Hilda.
.
Sementara itu di ruang kontrol Arzenal.
"Si perawan?" Bingung Sento.
"Perawan?" Ucap Emma yang juga kebingungan.
"Itu adalah sebutan bagi DRAGON yang belum pernah kita lihat sama sekali!" Ungkap Jill.
"Begitu ya" Ucap Sento sambil memegang dagunya.
.
Kembali ke Salia.
"Kita akan kaya raya dengan hanya membawanya pulang dengan formasi baru tentangnya!" Seru Rosalie.
"Ayo kita kalahkan dan pulang bermandikan uang!" Seru Hilda.
"Kedengarannya bagus!" Sahut Rosalie.
"-Salia kepada Arzenal! izin meminta bantuan!" Ucap Salia.
"Kita akan kehilangan uang kalau kita meminta bantuan!" Kesal Rosalie.
"-Zola tidak pernah panik ketika melawan perawan! kalian berdua ikuti aku!" Ucap Hilda
"Yosh!" Seru Rosalie.
"Ma-matee!" Ucap Chris.
'Bwooosh!'
Mereka bertiga lalu maju mendekati DRAGON raksasa tersebut.
"Tembak!!!"
'Tretetetet!'
Hilda bersama dengan kedua temannya menembak beberapa DRAGON yang menghalangi jalan mereka bertiga.
"Groooooaaaaah!!!!"
Sang DRAGON raksasa tersebut meraung cukup keras dan tanduknya mulai bersinar.
"Kena kau!!!" Seru Hilda yang akan mengeluarkan peluru pembeku.
"Hilda mundurlah!!!" Seru Vivian.
Lalu tanah dimana DRAGON tersebut berpijak muncul semacam lingkaran sihir yang cukup besar, dan membuat ketiga Para-Mail tersebut jatuh ketanah.
"Si-sial, aku tidak bisa bergerak!" Kesal Rosalie.
"Ap-apa ini?" Bingung Chris.
"Apa itu?" Heran Salia.
"Jangan bilang itu kalau gravitasi?" Ucap Birth.
Lingkaran sihir semakin melebar dan mengenai kelima Para-Mail yang membuat mereka melucur ketanah.
"Semuanya ambil posisi bertahan!" Perintah Salia.
Kelima Para-Mail berubah ke bentuk mecha.
"Groooaaah!"
"-Tanduk itu...akan kuhancurkan!" Seru Vivian sembari melempar senjata ke arah tanduk sang DRAGON, namun karena gravitasi yang sangat kuat membuat senjatanya sama sekali tidak dapat mengenai tanduk tersebut dan jatuh ketanah.
"Bergeraklah! kau pikir berapa banyak uang yang kukeluarkan untukmu!" Geram Hilda.
Vivian lalu berusaha mengambil kembali senjatanya yang jatuh tadi.
"Mina o hanase...Mina o hanaseeee!" Teriak Vivian berusaha melempar senjatanya kembali, namun kali ini malah lengan kiri Para-Mail miliknya yang patah akibat gravitasi semakin kuat.
"Viviaaaan!"
"Groooaaa-
'Bang!'
Sebuah tembakan mengenai wajah DRAGON.
"Ikuzo Ryuga!" Ucap Birth.
"Yoshaaa!" Seru Cross-Z.
《Cell Burst!》
《Cell Burst!》
《Cell Burst!》
"Ora! ora! ora!"
《Ready Go!》
"Breast Cannon Shot! haaaaa!"
"Boooom!"
《Dragonic Finish!》
"Oraaaaaaa!"
Tendangan Cross-Z telak mengenai kepala DRAGON.
...
"Apa kita berhasil?" Ucap Cross-Z.
"Kurasa ti-
'Buuuakk!'
DRAGON memukul Birth sampai terlempar jauh.
"Date-san!!!!" Teriak Salia.
"Teme-
'Buuaaak!'
Cross-Z ikut terlempar.
...
Lalu tiba-tiba terdengar suara dari udara...
"Uhuk-uhuk!"
"Villkiss? apa itu kau Ange?" Heran Salia.
"Ayo kita akhiri ini!" Ucap Ange yang sebenarnya masih demam.
"Jangan kemari Ange! kau akan terjebak gravitasinya juga!" Seru Salia
"-Aku bisa mengatasinya sendiri" Balas Ange.
"..."
"Sialan...sudah cukup! kono baka ona!!" Geram Salia.
"Eh!" Ange sedikit terkejut.
"DRAGON ini tidak lemah untuk kau lawan sendiri! dengarkan kaptenmu jika kau tidak ingin mati!"
"Ba-baik" Jawab Ange.
"Maju terus keatas!"
'Bwoooos!'
Villkiss melaju cepat tinggi di udara.
"Sesuaikan posisimu tiga derajat ke kanan, jarak 20!"
"Eto, kanan yang mana ya?"
"Arah yang satunya dan tahan posisimu disana!"
"Grooooaah!"
DRAGON semakin memperkuat gravitasinya dan membuat Villkiss meluncur ke bawah.
"Kurasa aku sedang jatuh?...sudah kuduga aku jatuh!" Ucap Ange.
"Itu hanya perasaanmu saja!"
"Sekarang Ange! tendang dia sekarang!!!!" Teriak Salia.
'Whoooss!'
Villkiss lalu menggunakan kaki kanannya yang runcing untuk menendang tanduk tersebut.
"Hah Rider Kick?" Ucap Cross-Z tidak percaya.
'Booom!'
'Krakkk!'
"Kyaaaaaa!"
Tendangan tersebut berhasil namun juga membuat Villkiss jatuh menghantam tanah.
"Grroaaaaaarh!"
"Ange!!!" Teriak Cross-Z.
"Ikuzo!" Teriak Salia, namun kelihatannya Para-Mail mereka masih belum dapat untuk terbang.
"Sial masih ada satu tanduk lagi!" Kesal Birth.
Lalu tiba-tiba...
《Scanning Charge!》
Muncul tiga buah cincin besar berwarna merah, kuning dan hijau.
"Hino?!!"
"Seiyaaaaa!"
'Boooom!'
Tendangan Ozu Tatoba Combo hampir mengenai tanduk tersebut, namun sang DRAGON menghindarinya dan Ozu hanya mengenai tanah saja.
"Mina! serahkan saja padaku!" Seru Ozu.
"Heh! yang benar saja, dua Kamen Rider tadi juga tidak sanggup mengalahkan DRAGON, lalu kau ingin mengalahkannya sendiri?!" Ejek Hilda.
Ozu bodoh amat dengan ucapan Hilda, dan ia lebih memilih maju sendirian. Sementara Villkiss berlari menjauh.
Ozu kemudian mengganti ketiga medal Tatoba dengan tiga buah medal berwarna abu-abu.
《Sai Gorilla Zou!》
《Sagozou...Sagozou!》
Play Sun Goes up by Shu Watanabe:
Ozu kini berubah bentuk menjadi Sagozou combo.
"Groooooaaah!" Raung DRAGON.
"Haaaaaroaaaaaaaaaa!"
'Duuum! duuum!'
Ozu memukul dadanya berkali-kali dan menyebabkan gempa di area sekitar mereka.
"Eh nani kore?" Bingung Vivian.
"Gempa?" Ucap Salia.
"Oi! oi Hino!" Seru Birth.
'Kraaakkk!'
Gempa tersebut lumayan kuat untuk mengangkat DRAGON ke udara dan menghempaskannya kembali ke tanah.
'Booom!'
"Groaaaa!"
《Scanning Charge!》
Ozu kemudian merapatkan kedua kakinya dan melayang keudara.
"Gawat! Hilda menjauh dari sana sekarang!!!" Teriak Birth.
Mendengar teriakkan tersebut Hilda beserta kedua temannya memutuskan berlari menjauh lokasi tersebut.
Ozu kemudian mendarat kembali dan mengakibatkan gempa yang membuat DRAGON tertarik maju secara paksa ke arah dirinya. Dan terlihat bagian kepala dan kedua tangan Ozu Sagozou combo bersinar terang.
Dan ketika DRAGON berada tepat di hadapan Ozu, ia lalu melakukan serangan pamungkasnya.
"Hooaaaaraaa SEIYAAAAA!"
'Boooooom!'
"Groooooah!"
Serangan tersebut lumayan kuat dan membuat DRAGON tidak dapat bergerak dan menghancurkan tanduk yang satunya beserta menghilangnya gravitasi.
Ost End
"Akhirnya!" Ucap Hilda.
"Semua unit, hancurkan dia sekarang!" Perintah Salia.
Mereka semua akhirnya mengalahkan DRAGON tersebut bersama-sama.
.
Malam harinya di Arzenal.
"Uangnya banyak sekali, aku pasti sedang bermimpi!" Ucap Rosalie kegirangan.
"Ini bukan mimpi!" Sahut Chris.
Vivian dan Ersha terlihat senyum bahagia, sementara Ange...
"Sedikit sekali..." Keluh Ange.
"Yang kaulakukan hanya mematahkan tanduknya saja, tapi berkat dirimu dan Eiji-san kita akhirnya dapat mengalahkannya" Ucap Salia.
Ange lalu mengulurkan tangannya.
"Untuk kerja kerasku, Villkiss mengalami kerusakan akibat mengikuti perintahmu"
"Kutarik kembali ucapanku tadi" Balas Salia.
Ange lalu mendekati telinga Salia dan berbisik.
"Semua akan tau hobimu itu lo!"
"Pergi tidur ke kasurmu sana!" Ucap Salia dengan wajah memerah.
"Teganya kau berkata begitu!" Protes Momoka.
...
"Eiji! lagi-lagi kau memakai combo tanpa seijinku, hah?" Kesal Ankh.
"Gomen!" Balas Eiji.
"Ya setidaknya dengan bantuan Hino kita mengalahkannya" Ucap Date.
"Kono Baka, kenapa kau tidak memakai Sclash Drivermu?" Kesal Sento.
"Ahh iya aku lupa!" Ucap Banjou tepuk jidat.
"Kau ini!!"
Besok paginya di kamar Ange.
"Syukurlah demam anda sudah sembuh" Ucap Momoka dan Ange membalasnya dengan senyum.
"Ah?" Momoka tiba-tiba menunjukkan ekspresi terkejut.
"Ada apa?" Tanya Ange.
"Ada pesan Mana!" Ucap Momoka yang kemudian menjawab sebuah panggilan tersebut.
"Ini saluran rahasia milik istana!"
"Momoka kau bisa dengar aku? Momoka"
"Sylvia-sama!" Jawab Momoka.
"Sylvia!!" Ucap Ange terkejut.
"Apa kau sudah menemukan Angelise-oneesama? apa oneesama ada di sana...ahh lepaskan aku! tolong aku oneesama! Angelise-oneesama-
Sambungan terputus.
"Syl...via" Ucap Ange.
Tanpa mereka berdua ketahui Sento tanpa sengaja mendengar panggilan tersebut.
"Hmm, selanjutnya apa yang akan terjadi kira-kira?" Gumam Sento.
...
Sementara itu tidak jauh dari Kekaisaran Misurugi.
《Robot Jelly!》
Bersambung
.
Sagozou!
