Yoooooooooooooooo

Readers~

Maaf baru muncul nih

Masih hidupkan kalian?

Author setengah modar

Btw chapter ini terinspirasi dari seseorang~ makasih ya!

Baca yuk!

Enjoy~


Pagi itu tiga orang sedang berkumpul disalah satu kamar milik mereka.

Taufan: Bosan lah...

Blaze: Kita mau ngapain?

Thorn: Entah

Taufan: Hm... udah berapa chapter setelah episode kita memeluk para kembaran kita yang lain?

Blaze: Tanya sono sama yang diatas

Thorn: Bukannya sama Au~ nggak boleh ngerusak dinding yah?

Taufan: Terlalu bosan Thorn, palingan yang lagi ngetik cerita ini juga bingung mau nyeritain apa..

Blaze: Bang, anda terlalu jujur

Secara ajaib sebuah gulungan kertas terjatuh tepat pada kepala Taufan

Taufan: Aduh!

Blaze: Mantaps!

Taufan yang nggak ada kerjaan mulai mengajak Blaze gelud. Dia tidak menghiraukan gulungan kertas yang membuat kepalanya benjol. Sungguh beneran tidak punya kegiatan yang lebih bermutu mereka. Thorn membuka gulungan ninja yang datang secara ajaib .

Thorn: Hmmmm?

Tertulis di gulungan itu...

Bosan? Nggak ada kerjaan? Kerasa kayak mau is death secara nggak elit? Mending kalian selesain nih misi. Misi kalian adalah mengeprank kejutan hadiah ke saudara kalian ditempat umum. Gimana seru kan? Biar agak bemutulah hidup kalian. Bye!

Thorn dengan segala kepolosannya girang bukan main.

Thorn: Wow! Ada misi!

TauLaze: Huh?! Misi?! Apaan wey!

Keduanya pun mendekat dan mengerubungi Thorn bagai lalat yang mengerubungi makanan. Ketiganya terdiam sejenak sebelum dilanjutkan oleh kekehan Taufan dengan senyum liciknya

Taufan: Awokawokawokawok! Aku punya ide

Blaze dan Thorn saling pandang.


Malam itu suasana Kedai Kokotiam Tok Aba tampak berkilau bagai ada acara . Ya memang benar, sebuah acara sedang diselenggarakan di depan Kedai dan yang membuat acara ini tidak lain dan tidak bukan adalah Trio Trouble Maker. Si Trio mengundang Yaya, Ying, Fang, dan Gopal sebagai penonton tanpa dibayar. Beberapa orang nampak kepo dengan apa yang terjadi dengan Kedai Kokotiam, mereka mau beli choco loh!

Fang: Napa saya disini?

Ying: Hiii, ada kuis! *girang*

Yaya: Kenapa Taufan tidak memperbolehkan kita ikut kuis ini?

Gopal: Ya nanti disabet semua sama kalian berdua

Gopal mendapat tatapan tajam dari para perempuan.

Ying: tapi tuh lihat pesertanya Gempa, Halilintar, Ice, ama Solar. ereka kan juga pintar!

Gopal: Yang perlu dipertanyakan disini itu..., bagaiaman caranya si trio sengklek bisa membujuk si empat yang waras

Pertanyaan itu membuat keempat orang disana terdiam memikirkan ucapan Gopal.

Yaya, Ying, dan Fang: Benar juga... *berpikir*

Blaze: Dahlah jadi penonton aja *cengir*

Fang: Aku merasa kuis ini bakal berakhir tragis


Taufan: Yak! Tuan – tuan dan nyonya – nyonya!

Blaze: Dari yang cantik sampai yang ganteng!

Thorn: Dari yang tua sampai yang muda!

Trio: Welcome to BBB Quiz! Yang disponsori oleh Ada Aqua? Tepuk tangannya dong!

Keempat teman yang jadi penonton bertepuk tangan ria.

Taufan: Ehem, haruskah kita perkenalan?

Solar: Kelamaan woy! Mereka udah pada kenal kita!

Blaze: Santay... nggak usah ngegas!

Halilintar: Kenapa gua ikut beginian?

Taufan: Ingat bang hadiah~

Gempa: Kali ini aja aku ikut...mau peralatan dapur baru

Ice: Hoam...*menguap*... demi plushie baru...

Thorn: Yak sepertinya para peserta sudah mulai bersemangat! UwU

Padahal dari keempat orang itu yang semangat cuman Solar. Wajarlah dia suka yang beginian.

Taufan: Yak karena sangking girangnya peserta kita! Langsung saja ke soal pertama!

Gempa: Peraturan belum dijelasin!

Gempa melempar teplon legendaris keturunan jaman dinasti Amato ke Taufan, untung Taufan bisa menghindar.

Taufan: Selamat *ngelus dada*

Blaze: Mangkanya bang santuy

Ice: Tumben kok kalem?

Blaze: Ini lagi menahan rasa girang. Kalok keluar duluan kan nggak seru nanti

Ice: Serah lo

Thorn: Peraturannya adalah siapa yang bisa menjawab duluan dan benar akan mendapatkan poin. Kalau jawabannya salah akan dilempar ke pemain lain.

Thorn membaca pertaturan quiz sambil membawa secarik kertas kecil. Terlalu panjang katanya untuk diingat. Sama kayak mengingat masa lalu dengannya...pingin hilang ingatan aja. Oke mari kita fokus kembali!

Taufan: Paham?

Halilintar: Iya cepetan! Lama – lama gua ternistakan di atas sini

Dalam benak si trio mereka tertawa setan mendengar ucapan Halilintar.

Taufan: Baiklah! Soalan pertama!

Blaze: 1+1=?
Bel berbunyi pada tempat Solar. Dengan sangat yakin Solar menjawab

Solar: 2 lah. Masak gitu aja nggak tahu!

Thorn: Jawaban...salah!

Solar: Apa?!

Solar hampir terjungkal saat mendengar jawabannya salah. Gempa dan Halilintar merasakan bahwa mereka masuk dalam jebakan sedangkan Ice dia sudah tidak peduli.

Keempat orang yang melihat mereka semua: Yang benar saja...
Solar: Wey! kok bisa salah! 1+1=2 ! mana ada yang lain!

Taufan: Ah yang bener... apa kamu tahu asal muasal dari 1+1=2...hayo...

Pertanyaan Taufan membuat Solar terdiam memikirkan kenapa satu tambah satu hasilnya dua.

Blaze: Mungkin yang lainnya ada yang mau menjawab. Bel ditekan oleh Halilintar.

Halilintar: 11

Keempat teman yang mendengar ini tertohok melihat Halilintar ikut sedeng dengan adiknya. Gempa nepuk jidat, Thorn, Taufan, dan Blaze tertawa girang, sedang Ice mulai molor.

Blaze: Jawabannya...salah bang, coba lagi

Kini bel beralih ke Gempa dia pingin cepetan mengakhiri acara ini supaya tidak kena serangan stroke.

Gempa: Jawabannya nol

Keempat teman menatap horror ke arah Gempa.

Ying: Gempa! Jangan ikutan gila juga!

Thorn: Wah! Maaf kak salah UwU *ucap dengan polos*

Gempa memegang meja yang Taufan pinjam dari mak cik sebelah dengan erat sampai – sampai tuh meja retak.

Taufan: Gem jangan dirusakin tuh meja! Boleh minjam dari tetangga sebelah yang sukanya ngerumpi ituloh!

Thorn: Bang Ice, bang Ice, bangun bang, tinggal abang aja yang belum jawab

Ice: Hm? Oh apa tadi soalnya?

Blaze: 1+1=?

Ice: Hm... jendela?

Jangkrikpun melewati acara itu yang dimakan oleh Venus si pemakan serangga.

Trio: Yak betul! *tepuk tangan*

Thorn: Wih kak Ice pintar lah!

Ice tersenyum penuh kemenangan.

Solar: Eh bentar kalian para makhluk yang nggak masuk akal! Mana ada 1+1=jendela! Anda semua mau ngajak berantem saya?!

Solar merasa dilecehkan karena jawabannya yang logikanya benar tapi secara sense nggak.

Halilintar: Sejak kapan 1+1=jendela? siapa yang merubahnya, pingin disetrum tuh orang!

Solar: Eh ngaca dong bang mana ada 1+1=11 !

Halilintar: Jawabannya Gempa juga nggak masuk akal!

Gmepa: Kenapa saya dieret – eret? Jawabannya si Ice yang nggak mungkin!

Taufan: Jadi bagi kalian para peserta yang nggak terima sini saya jelaskan

Tiba – tiba muncul papan tulis putih.

Taufan: Jadikan gini... kan ada plus (+) nah 1 ditaruh di sebelah kiri, 1 nya lagi ditaruh di sebelah kanan terus tinggal nambahin sama dengan dibawah sama diatas *ngukir nggak jelas di papan tulis*

Beberapa saat kemudian para peserta dan audience berusaha untuk memahami.

Gempa, Solar, Halilintar: Itu garis yang ditata go****!

Dari bangku penonton Yaya dan Ying melempari Taufan sandal mereka.


Setelah beberapa pertanyaan yang tidak perlu Author jelaskan karena kalian bisa menebak pasti semua itu berakhir tidak masuk akal dan mengkhawatirkan kejiwaan para orang yang melihat acara itu, akhirnya yang memenangkan kuis cerdas malah jadi gila ini adalah Ice. Sungguh tidak bisa ditebak...

Trio: Selamat anda mendapatkan hadiah uang tunai sebesar Rp.100 jt dipotong pajak!

Ice: Wih yang bener nih?!

Taufan: Beneran... tapi bo'ong

Blaze: Tapi beneran...bo'ong

Perempatan muncul di kening Ice, baru kali ini Ice merasa sangat ternistakan oleh trio didepannya.

Thorn: Nih Thorn, kasih ke Solar

Solar yang mendapatkan nilai terkecil sekarang sedang mojok sambil menangis. Thorn memberikan mainan motor – motoran yang sempat dia beli di toko mainan yang nggak jauh dari tempat mereka berdiri.

Trio: Selamat anda kena prank kami! Bwahahahaha...!

Keempat saudara yang merasa terlecehkan sudah tidak senggup lagi menahan amarah untuk menyate ketiganya.

Solar: Kalian benar – benar minta di laser ya? *senyum paksa*

Gempa: Oh jadi ini ngeprank... *siap – siap mau mukul orang*

Halilintar: Sini ku kuliti kalian... *pedang udah ada di tangan*

Ice tidak usah dijelaskan dalam hening dia kesal bukan main. Dia sudah menyiapkan busurnya untuk menarget si trio. Bukan Ice saja tapi Solar, Gempa, dan Hali sudah mempersiapkan signature move masing – masing.

Trio: Eh?... KABOR!

TTM bergidik ngeri melihat keempat saudara mereka bersekongkol untuk memusnahkan mereka. Tragedi pun terjadi, TTM dilarikan kerumah sakit terdekat sedang keempat lainnya mengalami bad mood berat selama 3 hari.


Sementara itu teman mereka

Fang: Tuh kan aku tadi ngomong apa

Ying: Hadeh bersama mereka nggak ada yang beres

Gopal: Nggak kenal

Yaya: Um... yang jadi masalahnya adalah bagaimana nanti pas Tok Aba datang?

Mereka melihat kehancuran disekitar Kedai Koko Tiam.

Gopal: Okelah beritahu aku kalau nanti ada pemakaman


Yak selesai

Gimana?

Lucu atau garing?

Author off

See you ~