Author : Wpamls

Cast : Yesung x Ryeowook (Super Junior) and more

Genre : Friendship, Romance

Rate : T (Semi-M)

Warning : Yaoi, Typo(s), tidak sesuai EYD, alur yang lambat

Disclamer : cast bukan milik siapapun, cerita ini fiksi. Enjoy!

Chapter : 18

-wpamls-

*bandara*

11.40

"hai kyuuu"

"hai ryeowook, oh kenapa kau datang sendirian? Mana yesung hyung?" cuap kyuhyun bingung memperhatikan sekitar

"molla.."jawab ryewook cuek

"heh? Bagaimana bisa kau tidak tau?"

"tck, jangan banyak tanya!" dumel ryeowook

"kalian pasti sedang bertengkar…" gumam kyuhyun 100% tepat tanpa perlu dijawab

"hmm baru leeteuk hyung dan kau saja yang datang? Kemana heechul hyung?" ryeowook mengalihkan topik pembicaraan

"tak tau, kau tanya saja leeteuk hyung, dari tadi ia berusaha menghubungi heechul hyung tapi belum diangkat juga.."

"aaiih, kemana anak ini, apa jangan-jangan dia sudah lebih dulu ke jepang bersama yeojachingunya? Heechul benar-benar.." ucap leeteuk berulang kali melakukan panggilan telpon pada satu nomor

"ya ryeowook, yesung dimana? Cepatlah kau hubungi.. penerbangan kita sebentar lagi" kesal leeteuk pada dongsaeng-dongsaengnya yang tidak peka sama sekali

Ryeowook malas sekali harus menghubungi yesung, ia tau jelas alasan yesung tak datang hari ini, pasti akibat kejadian semalam… tapi ia juga masih bingung bagaimana mengatakan pada sahabat-sahabatnya kalau mereka sudah putus. Yang ia inginkan adalah persahabatan mereka yang tetap baik-baik saja walau dengan berakhirnya kisah asmara antara dirinya dan yesung.

"kau yang hubungi cho.. aku .. aku tidak bisa menghubunginya.."

"mwo? Ada apa sebenarnya dengan kalian? Seharusnya kalian bisa berangkat bersama bukan? Apa yesung hyung di luar kota hingga kalian tak berangkat bersama?"

"issh berisik. Cepat tanyakan dimana yesung hyung sebelum leeteuk hyung mengamuk."

"ahh menganggu main game saja, baiklah baiklaah.."

Setelah ditelpon berkali-kalipun, yesung maupun heechul tidak mengangkat panggilan dari kyuhyun ataupun leeteuk, ryeowook semakin merasa bersalah.

12.00

"sudah jam 12, lebih baik sekarang kita check in terlebih dahulu dan menunggu di dalam, kyuhyun, jangan lupa kirim e-tiket heechul dan yesung ke ponsel mereka."

"nde, hyung."

.

.

Other side

*apartemen yesung*

"yak kim jongwoon! Hentikan! dari tadi pagi kau terus menangis dan bicara tak karuan… kau benar-benar terlihat menyedihkan! Sudahlaah… kau tau, mungkin ryeowook hanya sedang kalut, maka dari itu ia mengatakan hal-hal yang tidak seharusnya dia ucapkan.. aku yakin ryeowook tidak sungguh-sungguh dengan ucapannya"

"ani.. dia bersungguh-sungguh.. aku mengenal ryeowook dan ..bagaimana ia mengatakannya… benar-benar menghancurkan hatiku… aku tak tau sakitnya separah ini heechul-ah.."

Heechul benar-benar iba melihat temannya sehancur ini, pertama kali dalam hidupnya melihat seorang kim jongwoon serapuh ini. bekas air mata di pipinya, mata bengkak, dan tubuh yang tergeletak di karpet ruang tamu benar-benar pemandangan yang asing bagi kim heechul.

Telpon genggam milik heechul terus saja berbunyi tanpa henti, mereka tau itu pasti panggilan dari sahabat mereka yang sudah berada di bandara

Tapi heechul tau, saat ini jongwoon membutuhkan dirinya lebih dari apapun

Yesung melirik ke arah jam dinding

"hey chul-ah setidaknya kau … pergilah…"

"dan meninggalkanmu dalam kondisi seperti ini? BIG NO jongwoon."

Kali ini telepon genggam yesung yang berbunyi

"kurasa ryeowook belum mengatakan apapun pada kyuhyun ataupun leeteuk.."

'TENTU SAJA! Dia pasti merasa bersalah karena tau semua ini disebabkan olehnya.."

"bukan karena dia chul-ah.. tapi memang karena kondisi kami."

"kau masih saja membelanya disaat seperti ini, kau benar-benar bodoh kim jongwoon"

"heechul-ah.. kumohon pergilah.."

"tidak!"

"aku mohon, aku tak ingin membuat ryeowook merasa bahwa semua ini salahnya, aku tak mau rencana liburan ini gagal hanya karena hal ini."

"apa bedanya aku tak pergi dengan kau yang berbaring mengenaskan disini?!"

"ryeowook pasti sedih jika harus mengatakan semua yang terjadi pada kyuhyun dan leeteuk… dia benar-benar anak yang lugu… perasaannya benar-benar halus.. kumohon, sekarang pergilah ke bandara.. aku berjanji akan menyusul kalian disana, tapi tidak sekarang.. tidak saat aku tampak mengenaskan seperti ini, ha..ha"

Heechul menghela napas

"hah.. kau berjanji?"

"aku berjanji, aku akan berangkat malam ini."

"aku pergi karena kau yang memintanya jongwoon.."

"gomawo, dan … kau tau… aku minta jangan mengatakan hal-hal ini pada kyuhyun ataupun leeteuk, dan jangan melakukan sesuatu yang membuat ryeowook sedih chul-ah.."

"arra. Aku juga tak sanggup jika harus marah pada anak selugu ryeowook…tapi aku tak bisa berjanji bisa menyembunyikan raut kesalku padanya… kau sahabatku dari lama jongwoon, melihatmu seperti ini benar-benar mengiris hatiku."

"gomawo.. jongmal heechul-ah.. kau benar-benar bisa diandalkan, terimakasih sudah mau datang kemari dan mendengarkanku.. sekarang bergegaslah!"

.

.

12.45

Heechul baru sampai di bandara dan bergegas menuju gate penerbangannya. Dia tak membawa koper, hanya tas ransel berisi dompet, handphone dan beberapa barang penting lainnya.

Suara panggilan terakhir penerbangan ke Tokyo sudah terdengar dimana-mana, untunglah heechul dapat mengejar tepat saat pesawat boarding.

Ia berlari dan terengah-engah. Mencari kursi sesuai yang tertera di tiketnya, kursi 2B, business class.

"oh heechul hyung?!" kaget kyuhyun saat tiba-tiba ada orang duduk disampingnya

"maaf terlambat, ada urusan medesak."

"yak! Kau membuat kami khawatir, kau tak apa?" timpal leeteuk

"aku baik-baik saja."

"kau tau yesung kemana? dia barusan mengirimku pesan bahwa ia meminta maaf tak bisa datang, kau tau kenapa?"

"mana aku tau..."

Heechul menatap ryeowook dengan pandangan yang sulit diartikan, ryeowook bingung, tapi disatu sisi ia menduga bahwa heechul sudah tau kabar dirinya dan yesung hyung.

atau mungkin tatapannya seolah mengatakan harusnya ryeowook yang lebih tau.. entahlah… ryeowook tak mengerti

ryeowook duduk sendiri dan terus mengalihkan pandangannya ke luar jendela.

. -wpamls-

Setelah sampai di guess house mereka di Tokyo, mereka menggagumi arsitektur bangunan tersebut.

"HUWAA heechul hyung! kau luar biasa, bagaimana bisa menemukan tempat ini? aku berasa tinggal di masa depan, ini benar-benar keren!"

"keren bukan? Ini direkomendasikan langsung oleh pacarku! Guess house ini juga dekat dengan tempat wisata yang akan kita kunjungi, benar-benar strategis"

Ryewook juga terkesan dengan tempat tinggal mereka, hanya saja kekhawatiran akan yesung dan bagimana reaksi sahabat-sahabatnya saat ia menceritakan akhir hubungan mereka lebih mendominasi pikiran ryeowook saat ini.

"cha yedereul.. seperti yang sudah kita sepakati kemarin, silahkan masuk kamar masing-masing. Jangan lupa menata barang kalian, aku tak mau melihat ada ruangan yang berantakan."

Berbeda dengan liburan sebelumnya, yang seluruh acara hanya diketahui oleh leeteuk seorang, liburan kali ini disusun bersama mulai awal hingga kepulangan mereka kembali ke seoul. Setiap orang sudah mengetahui kegiatan mereka selama di jepang. Termasuk pembagian kamar, roommate,dan segalanya… semua sudah terencana.

Guess house yang mereka tempati tidak terlalu besar tapi cukup nyaman untuk 5 orang, terdapat kolam renang, 3 kamar tidur dengan masing-masing kamar mandi, lalu ada dapur, ruang kumpul, dan tempat parkir. Termasuk disediakan mobil sewaan untuk mereka. Jangan tanyakan biayanya, untuk tempat se estetik ini ditengah kota Tokyo tidak akan 'semurah' yang kalian bayangkan. Yang unik dari tempat ini ialah semua di desaign dengan modern dan berteknologi canggih, seperti semua pintu otomatis (kecuali pintu utama dan pintu kamar), perintah otomatis hanya dengan suara, dan peralatan didalam guess house itu, benar-benar surga bagi kyuhyun dan heechul pencinta games.. pasalnya, berbagai jenis perabotan games yang tak jelas apa saja fungsi nya juga disediakan disini. macam-macam kaset CD dan layar TV yang besar benar-benar melengkapi kebahagiaan mereka.

boys always be boys, mungkin itu kata-kata yang tepat menggambarkan kyuhyun dan heechul

sesuai kesepakatan, roommates kali ini yaitu heechul dan kyuhyun di kamar 1, leeteuk dan ryeowook di kamar 2, dan yesung sendiri di kamar 3. Alasannya? Karena yesung yang memiliki kebiasaan tidur meluk orang lain adalah alasannya.. dan mengapa tak bersama ryeowook? tentu saja alasan klasik agar tak terjadi 'couple moment' dalam momentum bestfriend holiday mereka

heechul dan kyuhyun dipastikan tak akan tidur seharian karena battle games dan hanya tuhan yang tau kapan mereka akan berhenti… dan untungnya kamar disini di desaign kedap suara sehingga tak akan sampai ke luar kamar dan mengganggu orang lain. Hmm cukup menarik

leeteuk dan ryeowook? mereka seperti yang paling jarang berkomunikasi satu sama lain, bukan berarti tak dekat.. hanya saja dibandingkan hubungan dengan lainnya, mereka seperti kurang jauh mengenal satu sama lain.

Awalnya ryeowook agak takut saat akan sekamar dengan leeteuk, sebab ia masih merasa segan dibandingkan menganggap teman pada hyungnya satu itu, tapi saat ini ryeowook malah bersyukur ia tidak sekamar dengan yesung hyung, ya walau yesung sekarang tak ikut eh atau lebih tepatnya tidak ada disini, tapi bayangkan seberapa canggung mereka jika sekamar dalam keadaan sudah putus… uggh! Ryeowook tak bisa membayangkan.

*kamar 2*

Ryeowook : "hyung kau mau mandi lebih dulu?"

Leeteuk : "kau duluan saja ryeowook-ah, aku masih mau membereskan barang-barangku.."

Ryeowook : "ahh.. baiklah, aku mandi dulu hyung"

Leeteuk : "emm ryeowook, kau tau kenapa yesung tak ikut liburan?"

Ryeowook : "e... mungkin sedang ada urusan mendesak seperti heechul hyung, nanti coba aku tanyakan hyung.."

Leeteuk : "hmm.. baiklah"

Setelah selesai berbenah, leeteuk pergi mengecek kamar lain

*kamar 1*

Kyuhyun : "akhirnya kita sampai juga hyung! aku sudah tak sabar untuk mencoba semua games ini!"

Leeteuk tiba-tiba datang ke kamar mereka, mengecek apa yang dilakukan dongsaeng dan temannya disana

Leeteuk : "mandilah dulu baru bermain magnae, kau ini benar-benar bocah.."

Kyuhyun : "leeteuk hyung, kau seperti ajumma saja.. santai sedikit, kita disini untuk liburan, okei?"

Leeteuk : "hah terserahmu sajalah, tapi ingat kegiatan apa saja yang akan kita lakukan, jangan mengeluh setelahnya jika kau kehabisan tenaga atau mengantuk… aku tak terima alasan apapun."

Kyuhyun : "ndeee eommonim.."

Leeteuk tak menghiraukan ejekkan kyuhyun dan beralih ke heechul

Leeteuk : "heechul ah, kau baik-baik saja?"

Heechul : "aku? na wae?" ucap heechul bingung

Leeteuk : "kau seperti kurang tidur, berantakan, bahkan tak membawa koper.."

Heechul : "ah karena itu.." ia melirik kyuhyun sekilas lalu melirik leeteuk kembali, berusaha memberi kode bahwa aku tak bisa mengatakannya sebab ada kyuhyun sekarang

Telat, kyuhyun melihat gerak gerik hyungnya dan paham akan maksud heechul

Kyuhyun : "Mwoyaa! Apa yang tidak boleh kuketahui?.. kalian benar-benar jahat!"

Heechul : "MWO? Apa memangnya? Kau ini sok tau sekali.."

Leeteuk paham … ini ada hubungannya dengan yesung.

namun sayang, kyuhyun si genius sudah mencium kejanggalan ini lebih dulu

Kyuhyun : "pasti ada hubungannya dengan yesung hyung.. benarkan? Ah… kalian kira aku bayi yang tak tau apa-apa.. padahal otakku jauh lebih berguna dibandingkan kalkulus dan aljabar"

Heechul : "kau benar-benar sok tau cho! Sana pergi mandi lah dulu, setelah itu temani aku belanja pakaian dan beberapa kebutuhanku."

Kyuhyun : "aishh shiroo! Aku bukan anak kecil yang bisa kalian suruh-suruh!" kyuhyun mendumel

Heechul : "shiro? Baiklah padahal aku akan menunjukkan tempat CD game terbesar di jepang, aku kira awalnya kau akan tertarik.. tapi baiklah jika kau tak mau menemaniku, aku bersama leeteuk saja.."

Kyuhyun : "ah hyung! aku mauuu tapi aku tau kalian akan membicarakan sesuatu dibelakangku saat aku mandi nanti!"

Leeteuk : "membicarakan apa? Kau ini curigaan sekali, sudahlah aku pergi saja. Masih banyak yang perlu ku cek untuk acara nanti malam"

Leeteuk pergi begitu saja dari kamar 1

Heechul : "kalau begitu aku yang mandi duluan saja, dan kau magnae, jangan menyesal nanti karena tak bisa menikmati surga dunia games yang akan kunikmati sendirian!"

Heechul bergegas mandi tanpa mempedulikan kyuhyun yang meregek

Kyuhyun : "andweeee! Aku ikut heechul hyung!

Kyuhyun yang tak mau nantinya ditinggal heechul, segera berlari ke kamar 3 untuk mandi di kamar mandi kamar itu. Memang tak pernah dewasa, ah sepertinya tak bisa dewasa.. uri kyuhyunnie.

-wpamls-

16.42

"ahh segarnya.."

Dengan setelan kaos putih dan celana pendek senada ryeowook keluar kamar mencari leeteuk hyung.

Ia menemukan hyung nya satu itu sedang menata kulkas dan bahan makanan lainnya didapur

"oh hyung, mwohae?"

"oh ryeowook-ah, kau sudah selesai mandi? Aku sedang mengecek persediaan makanan kita"

"hyung, untuk apa kau repot-repot. Bukankah kita sudah sepakat untuk tak terlalu memusingkan makanan, kita cukup pesan antar saja kan?"

"hmm kau benar, hanya saja aku ingin sesekali mencoba skill memasakku, tak apa kan? Tenang saja aku tak akan meracuni kalian haha"

"tentu saja dengan senang hati ahaha.. jadi makan malam nanti hyung yang akan memasak?"

"heem.. kau tak keberatan kan? Aku tau kau ahli memasak, jangan menghakimi ku jika pada akhirnya ini tak berhasil ya ryeowook.."

"haha apa yang kau bicarakan hyung! dengan senang hati aku akan memakan masakanmu, kapan lagi dimasakkan malaikat sepertimu, hahaha"

"hahaha kau bisa saja…" setelah mengecek beberapa, leeteuk menyadari ada beberapa bahan yang kurang

"ryeowook, bisakah kau bantu aku menata semua ini dikulkas? Dan beberapa sisa lainnya yang aku bawa di meja makan? Aku perlu keluar sebentar membeli beberapa keperluan tambahan."

"oh oke hyung serahkan padaku!"

"ah dan satu lagi, jika aku belum kembali sampai jam 6 malam, tolong masakkan nasi, aku tak tau akan lama atau tidak ..."

"nde hyung.. kau jangan khawatir, cepat mandi dan pergilah mencari bahan, kami sudah tak sabar menunggu masakkanmu , wkwkwk"

"gomawo ryeowook-ah.."

5 menit kemudian

"ryeowook, aku dan heechul hyung pergi dulu.. heechul hyung butuh mencari perlengkapan dan pakaiannya."

"oh.. baiklah hati-hati."

"kau mau titip sesuatu?"

"tidak, jangan pulang terlalu malam, leeteuk hyung berkata akan memasak makan malam hari ini, jangan makan diluar kyu.."

"ndee.. kami pergi dulu."

.

.

Ryeowook telah selesai menata seluruh bahan dan sekaligus membersihkan dapur. Lalu setelahnya leeteuk datang selesai mandi

"kau sudah selesai ryeowook?"

"nde sudah hyung."

"kau tak apa ku tinggal sendirian? Aku tak tau kalau pada akhirnya heechul dan kyuhyun mereka berdua juga pergi keluar..'

"eiyy gwenchana hyung."

"ah apa kau mau pergi bersama? Kita keluar berbelanja bersama.."

"kalau kita berdua pergi siapa yang akan memasak nasi? Tak apa hyung sungguh, ini tak seperti aku ditinggal seharian oleh kalian."

"baiklaah aku akan secepatnya kembali, bye ryeowook.."

"bye hyung."

.

.

18.41

"Kemana mereka, kenapa belum kembali juga"

Ryeowook bosan, Ia sendirian dan tak tau harus apa lagi, 10 menit yang lalu ia bertanya pada leeteuk hyung yang katanya masih berusaha mencari taksi. Sangat sulit mencari taksi disaat hujan lebat seperti sekarang kata leeteuk hyung. lalu kyuhyun dan heechul? Walaupun mereka membawa mobil, tetap saja Tak bisa diharapkan kalau mereka akan pulang cepat.

Akhirnya iapun menonton acara tv jepang di ruang kumpul.. ia memang sempat belajar basic bahasa jepang, tapi tetap saja tak mengerti banyak apa yang dibicarakan di tv, terlalu cepat. Ryeowook menonton salah satu series jepang, awalnya biasa saja, tapi baru disadari kisah cerita tersebut tentang kriminalitas dan pembunuhan.

Ia segera mengganti channel, takut dengan kisah itu. Apalagi saat ini dirinya sendirian dan di negeri orang yang asing. Hujan lebat menambah suasana seram, ryeowook Merutuki kenapa ia tak ikut saja bersama leeteuk hyung tadi.

Saat beranjak akan ke kamar, ryeowook mendengar suara khas orang memasukkan pin pada security door. Ia sedikit lega, setidaknya leeteuk hyung sudah sampai pikirnya. Namun kecemasan kembali, dan malah semakin bertambah saat tau bahwa pin yang dimasukkan orang dibalik pintu itu salah, berkali-kali orang diluar rumah memasukkan pin namun tetap salah..

Ryeowook semakin curiga… jangan-jangan… ada orang asing yang berusaha masuk ke penginapan mereka!

Ryeowook takut. Ia mengambil frying pan untuk berjaga-jaga. Bersembunyi disamping lorong pintu masuk.

Setelah beberapa kali salah, orang tadi berhasil membuka pintu! dan hal tersebut menambah kadar ketakutan ryeowook!

Keringat dingin keluar di dahi ryeowook, gemetar dan jantungnya berdegup tak karuan.

Bunyi langkah sepatu orang asing tadi terdengar berat namun pelan.. seperti melangkah dengan hati-hati

Ryeowook yakin orang tersebut bukan leeteuk, heechul, ataupun kyuhyun… karena jika benar mereka, sudah pasti mengucapkan salam dan bergegas masuk, untuk apa mengendap endap..

Sosok asing tadi telah melewati ryeowook, ryeowook bisa melihat sosoknya dari belakang. Menggunakan jaket hitam dengan kepala yang tertutupi hoodie, semakin terlihat seperti penjahat.

Dengan segera ryeowook menendang belakang lutut orang itu hingga terjatuh telungkup dan dengan cepat ia menindihinya, memukul frying pan ditanggannya bertubi-tubi ke tubuh belakang dan kepala orang itu.

"AH! YAK HENTIKAN!"

Tunggu

Suara itu…

"ye.. yesung..hyung?!"

-wpamls-

"hyung jeongmal miahae.."

"yak! Neo! Ah.. jinjja- … kim ryeowook…." yesung terlihat frustasi sembari memegangi bahunya yang sakit

Untung saja saat ryeowook memukul kepala yesung, kedua tangan yesung berada dibelakang kepalanya, posisi alamiah perlindungan diri. Tapi tetap saja.. tubuh bagian lainnya benar-benar lebam karena pukulan frying pan itu, ryeowook tak main-main saat memukulnya.

"kau tak apa?"

"bagaiamana bisa kau bertanya pertanyaan itu." Yesung kesal tapi tetap tak bisa marah

"mianhae.. hyung" ucap ryeowook, ia merasa bersalah,sangat.

"kau kenapa tiba-tiba berada disana dan memuki orang sih?!" tanya yesung dengan nada kesal

"aku sedang sendirian, leeteuk hyung, heechul hyung, dan kyuhyun sedang pergi, dan lagi aku barusan menonton series kriminalitas… lalu kau datang dengan mengendap-endap membuatku berpikir yang tidak-tidak.. aku ketakutan.. maka dari itu aku bersiap-siap … takut ada orang asing masuk penginapan ini."

"auh jinjja- " yesung benar-benar tak habis pikir dengan nasib sialnya… dipukuli oleh paca- ah lebih tepatnya sahabatnya sendiri karena series tv jepang

"kurasa kau perlu kerumah sakit hyung, aku rasa, aku memukulmu agak keras tadi…"

"bukan agak.. sangat keras malah, aku rasa kau benar-benar siap menghadapi pencuri seorang diri."

"jinjja minhae hyungg.." kali ini ryeowook menundukkan kepalanya. Melihat itu mana tega yesung mengomel lagi

"aish sudahlah … argh.." yesung merintih kesaikitan

"mana yang sakit hyung? biar aku lihat dan kompres, setidakny-"

"sudahlah, aku tak apa.. biar ku obati sendiri.. aku mau ke kamar saja."

Yesung beranjak meninggalkan ryeowook dengan perasaan bersalah. Ryeowook tak main-main saat memukulnya, dan ryeowook sadar betul akan hal itu. Pasti sangat sakit..

Saat ryeowook berdebat dengan dirinya sendiri untuk memutuskan apa yang ia akan lakukan, tiba-tiba suara dari lorong pintu terdengar

"ryeowook-ah.. aku pulang!"

"leeteuk hyung?"

.

.

Yesung menutup kamarnya. Berjalan bagai robot, tertatih menuju kasur.

"hah… sial sekali akhir-akhir ini hidupku.."

Ia membuka jaket dan seluruh atasannya, bercermin untuk melihat seberapa parah lebam ditubuhnya.

Kepalanya memang sedikit pening namun tak seberapa jika dibandingkan dengan sakit di kedua bahu dan jari jarinya.

Yesung membuka kopernya berharap menemukan obat atau apapun yang bisa digunakan untuk meringgankan luka dan nyeri yang ia derita. Tapi tak ada, ia tak membawa obat-obatan sama sekali

Akhirnya ia beranjak untuk mandi saja, mengkompres seluruh tubuhnya dengan air mengalir mungkin salah satu alternatif terbaik saat ini namun..

Knock knock

"yesung hyung… boleh aku masuk? Aku ryeowook.."

"oh masuklah.."

"hyung, ini aku bawakan es untuk kompres dan obat anti nyeri.."

"a..ah- gomawo."

Setelah ryeowook meletakkan baskom berisi es tersebut diatas meja, mereka hanya saling tukar pandang, tanpa tau harus mengatakan apa lagi. pada dasarnya banyak yang ingin mereka ucapkan, tapi tak satupun keluar dari mulut mereka.

"hyung-/ryeowook-"

"kau dulu-/hyung dulu-/"

Ryeowook melihat tubuh yesung yang penuh kemerahan dan kebiruan ditubuhnya, beberapa menyisakan luka gores dan lebam yang terlihat jelas oleh mata

"ah.. sekali lagi aku minta maaf atas kejadian tadi hyung…"

"gwenchana.. berhentilah meminta maaf, jika benar-benar ingin kumaafkan."

"ah..nde.."

.

.

"ryeowook-ah.." yesung mulai memberanikan untuk mengutarakan isi hatinya

"nde hyung?" ryeowook cemas akan kata-kata yang akan disampaikan hyungnya itu. Takut akan adanya pembahasan diluar kejadian 'pemukulan frying pan'

"jangan terlalu banyak menonton film atau series semacam itu lagi, kau berbahaya.." yesung mundur. merasa bukan saat yang tepat untuk kembali pada topic yang akan menyakiti mereka berdua kembali.

"… ah- haha- nde, hyung.. lagipula kenapa kau berkali-kali salah memasukkan pin, dan lagi kenapa suara langkah kakimu seperti berhati-hati dan ragu.. aku kan jadi curiga.."

"kau tau kan diluar sedang hujan deras kan?, aku malas harus mengeluarkan hpku didalam tas untuk melihat pin yang dikirim heechul, aku hanya mengingat angkanya tapi tidak dengan urutannya.. dan lagi, seluruh tubuhku basah, aku tidak ingin terlalu mengotori lantai maka dari itu aku berjalan dengan pelan.."

"ah.. begitu.."

"sepertinya akhir-akhir ini kita sering sekali salah paham, benarkan?"

"itu.."

"... sekali lagi terimakasih atas kompres dan obatnya."

Yesung akan menuju kamar mandi namun diurungkan karena melihat ryeowook yang tidak bergerak dari posisinya saat ini

Mereka saling pandang bingung hanya untuk merangkai kata yang akan dilontarkan

Akhirnya ryeowook memberanikan diri

"emm…hyung, kurasa kau perlu bantuan untuk mengkompres bagian dibelakang tubuhmu…."

"…" yesung sebenarnya agak bingung untuk menanggapi hal ini,ya.. dia masih merasa canggung akan kejadian kemarin, dan ia yakin ryewoook pun begitu

"ah- itu- leeteuk hyung pasti akan memarahiku jika tau aku tak mengobatimu karena ulahku tadi.."

"…"

"ma-maksudku, aku-"

"kau benar sepertinya aku perlu bantuan, bisakah kau bantu aku,…. ryeowook?"

"tentu saja hyung"

Yesung duduk di tepi bed membelakangi ryeowook yang mengkompreskan beberapa lebam di tubuh yesung.

Masih hening, dengan Beberapa kali terdengar ringisan yang keluar dari mulut yesung, terlalu sakit untuk ditahan. Ryeowook tak tega, tentu saja siapa yang tega melihat kekasih orang yang kau sayangi menderita seperti itu, terlebih karena perbuatanmu.

Masih sambil mengkompres tubuh yesung, ryeowook melihat jemari yesung yang berada di atas paha, kemerahan dan lecet. Tapi satu hal yang menarik perhatiannya, yesung masih memakai cincin pemberian ryeowook. sejujurnya ryeowook pun sama, sampai saat ini, kalung pemberian yesung masih terus tergantung dilehernya, tak ia lepas bankan saat mandi.

Yesung tak tahan dengan keheningan ini, ia berusaha mencairkan suasana

"ryeowook.."

"nde, hyung?"

"kemana heechul dan kyuhyun?"

"mereka pergi mencari perlengkapan heechul hyung, ia tidak membawa baju dan sekaligus pergi ke toko kaset games.."

"ahh.. begitu rupanya."

"hyung.."

"nde?"

"hoksi…

….. heechul hyung… sudah mengetahui 'nya'?"

"…"

"…"

"o..oh-, mian.. aku tak tau harus bercerita pada siapa saat itu.. aku benar-benar butuh seseorang saat kau pergi..."

"aninya… aku mengerti.."

"kau, sudah bercerita pada kyuhyun?"

"ajig. aku tak tau bagaimana harus memulai pembicaraan.."

"…"

"…."

"ryeowook-ah… aku,.. " yesung bingung bagaimana mengatakannya.

Ryeowook mendengarkan, sedikit cemas dan jantungnya berdegub kencang

"…. aku… menghargai dan menghormati keputusanmu.. keunde… "

Tangan ryeowook berhenti mengompres lebam di punggung yesung, mendengarkan lebih seksama

"… keunde… bisakah kau…. kau beri aku alasan sehingga aku lebih bisa menerimanya?"

"bukankah sudah kukatakan sebelumnya hyung?"

"…"

"Hubungan kita, tak mungkin berhasil.. aku tak ingin membuatmu memilih antara aku dan keluargamu.. kau tau itu.. hyung.."

"…"

"aku rasa aku sudah selesai mengompres lukamu, aku-"

Yesung berbalik, mengenggam tangan ryeowook, erat.

"chakan. Ryeowook.." yesung berusaha setegar mungkin

Ryeowook menatap yesung yang telihat rapuh, benar-benar tak menyangka seorang yesung bisa terlihat meyedihkan memohon dan mengemis karena dirinya

"ada yang harus aku katakan….

…Aku…. aku melepaskanmu… dan… aku harap… aku harap kau bahagia dengan segala keputusanmu.. aku harap kau bahagia, karena dengan begitu,…. setidaknya aku bisa hidup lebih tenang dengan melihatmu bahagia.."

Yesung melepaskan genggamannya pada ryeowook.. sekuat mungkin untuk menatap mata ryeowook dan tersenyum menyembunyikan sakit yang ia rasakan..

Sejujurnya ia paham alasan dibalik putusnya hubungan mereka, ryeowook yang memikirkan dirinya. Tetap saja tapi, rasanya sakit saat harus berpisah dengan orang yang kau cintai

"ne hyung, … kau juga, kau harus bahagia… kuharap kita bisa tetap bersahabat seperti sebelumnya… ah- kurasa aku harus membantu leeteuk hyung memasak.. aku permisi.."

Ryeowook bergegas keluar sebelum air matanya meluncur bebas.

-wpamls-

19.57

Mereka semua sudah berkumpul bersama, menikmati hidangan dari leeteuk sambil bersendau gurau.

Heechul : "cukup enak juga ternyata masakkanmu teuk-ah.."

Kyuhyun : "aku jadi ingin belajar memasak, pasti enak bisa makan enak sepuasnya."

Leeteuk : "hahaha kalian bisa saja, tapi memang aku pria multitalenta… apa saja bisa aku lakukan."

Yesung : "biarkan saja, sekali-kali ada yang bisa ia banggakan… sebenarnya masakan ryeowook jauh lebih enak …"

"…"

"…"

Ryeowook : "a-aa… nde ha, .. kau berlebihan, yesung-hyung.."

"…"

"…"

Leeteuk : "ah- hahaha tentu saja.. ryeowook memang pandai memasak, iya kan?"

Kyuhyun : "n-ndeee haahahaha"

Heechul : "hahahaha"

Yesung : "aissh mwoyaa.."

yesung kesaal, ia tidak bodoh. ia tau teman-temannya memperlakukan ia dan ryeowook seakan-akan mereka tak tau apa-apa, ya, mungkin hal itu berlaku pada ryeowook, tapi tidak pada dirinya

Yesung : "berhentilah berpura-pura. aku tau kalian semua sudah tau.. mengenai … mengenai aku dan ryeowook.. ya.. kami memang sudah… hubungan asmara kami sudah berakhir, tapi bukan berarti kami tidak bisa bersahabat kan? Sudahlah jangan terlalu khawatir akan hal itu.. kalian benar-benar tidak pandai ber acting"

Ryeowook : "mwo? Benarkah? Kalian… kalian sudah tau?"

Heechul : "aiisshh baiklah karena memang sudah tertangkap basah sekalian saja.. aku sudah tau dan itu .. tanyakan pada jongwoon! Aku juga menceritakan pada kyuhyun dan leeteuk tadi saat kami keluar, mian… tapi bagaimanapun kami harus tau setidaknya agar kami bisa menjaga sikap.."

Kyuhyun : "ne! ryeowook-ah … kenapa kau tak bercerita padaku! setidaknya kau bisa membagi lukamu denganku…"

Leeteuk : "majja… tadinya aku berharap kau akan bercerita padaku setidaknya mengatakan bahwa kalian sudah tak bersama lagi, sejujurnya aku agak kecewa mengetahuinya bukan langsung dari salah satu kalian."

Ryeowook : "mianhae.. aku hanya masih bingung .. bagaimana cara yang tepat menyampaikan hal ini pada kalian.."

Leeteuk : "aku tak akan menanyakan tentang alasan dibalik keputusan kalian, aku hanya berharap kalian bisa lebih mempercayai kami bahwa kami juga bisa menjadi sandaran atau tempat becerita saat kalian membutuhkan orang lain."

Heechul : "sudahlah.. kami tidak akan mencampuri urusan kalian, tapi aku berharap kita tetap bisa bersama seperti sebelum-sebelumnya.."

Kyuhyun : "kenapa aku merasa hanya aku yang terkaget sendirian saat mengetahui mereka putus? Heechul hyung, teuk hyung! kalian pasti sudah tau jauh lebih dulu mengenai hal ini bukan?"

Yesung : "sudahlah kyu, itu tak penting sekarang.. kau sudah tau kesimpulan dari seluruh cerita kan?.. aku tak ingin membahas lebih banyak.."

Ryeowook : "ne.. terimakasih atas pengertiannya semua, aku .. sebisa mungkin aku dan yesung hyung akan baik-baik saja…"

Yesung hanya memberikan senyum tipis mengiyakan kata-kata ryeowook

Semua nya berlalu begitu saja… bagai badai topan yang dianggap tak pernah ada… suasana kembali tenang layaknya sedia kala..

Tanpa mereka sadari, banyak ego di hati mereka masing-masing yang disimpan dalam-dalam demi menciptakan suasana 'tenang' tersebut

-wpamls-

21.00

Heechul : "hahahaha micheso! Bagaimana bisa aku baru tau hal ini hahaha."

Yesung : "majja hahaha.. aku kira selama ini leeteuk orang yang cukup berwibawa untuk melakukan hal seperti itu hahahaha"

Leeteuk : "anii! Yak! Cho kyuhyun!"

Kyuhyun : "wae? kau yang mengatakannya sendiri hyungg hahahaha"

Ryeowook : "tak kusangka, teuk hyung, hahahahaha"

Leeteuk : "hah.. percuma juga aku jelaskan pada kalian, sudahlah lanjut saja…"

Leeteuk memutar botol ditengah meja

Ya. Saat ini mereka sedang melakukan permainan truth or dare. Pemenang diakhir game ini dapat meminta satu permintaan pada masing-masing orang. Pemenang ditentukan dari siapa yang paling terakhir bertahan sampai pemain lain menyerah/tertidur ataupun mabuk. Mekanismenya sederhana. Lakukan permainan truth or dare. Jika tak dapat melakukan keduanya, maka wajib meminum satu gelas soju yang telah disiapkan. Kalau pada saat melakukan truth ternyata berbohong (diketahui dari alat listrik 'pendeteksi kebohongan' yang dipasang ditangan saat menjawab) maka hukumannya meminum 2 gelas soju. Begitu terus hingga tersisa satu orang yang bertahan.

Agar adil, permintaan hanya berlaku dalam jangka waktu tertentu, yaitu saat hanya dapat diminta saat liburan ini saja. Jika tak digunakan sampai waktu pulang, maka permintaan hangus. Sesungguhnya dalam games ini kyuhyun paling diuntungkan dan yesung paling dirugikan.

Tapi siapa yang tau, setiap orang punya stategi dan faktor 'lucky' nya masing-masing

Leeteuk : "cha! ryeowook, giliranmu! Kau pilih truth or dare?"

Ryeowook : "aku pilih truth." Melihat dare-dare yang telah dilakukan, ryeowook semakin takut untuk memilih dare. Ryeowook tanpa disuruh sudah memasukkan tangannya ke alat 'pendeteksi kebohongan'

Seperti tadi, heechul melakukan dare menceburkan diri ke kolam renang, kyuhyun yang memakai lipstick merah terang, hingga yesung menari octopus dance yang membuat semua orang terpingkal.

Leeteuk : "giliran siapa yang bertanya? Heechul? Auh kepalaku mulai berdenyut"

Heechul : "giliranku! Emm ryeowook.." ucap heechul berpikir "oh! Aku tau! Sebutkan hal yang paling kau benci dari yesung!

Pertanyaan yang menarik

Ryeowook : "aku benci saat ia marah meledak-ledak, ah- dibandingkan benci lebih tepatnya dia membuatku takut.."

alat 'pendeteksi kebohongan' mengatakan truth

yesung : "ya kim ryeowook, aku tak pernah melakukan hal itu padamu!"

ryeowook : "aku tak bilang kau marah padaku, tapi saat aku melihatmu marah pada orang lainpun itu membuatku takut hyung, kau seperti akan memakan orang hidup-hidup.."

heechul : "tentu saja tak akan mampu kau marah pada ryeowook.." gumam heechul yang masih bisa didengar oleh semua orang disana

ryeowook : "aku putar yaa.." mereka melanjutkan permainan "heechul hyung! kau kena lagi haha, kau pilih apa?"

heechul : "yak kenapa aku terus sih?! Aku pilih truth saja!"

kyuhyun : "giliranku!, emm hyung, ada rumor di kampus kita kalau hyung itu… biseks.. apakah benar?"

heechul : "kenapa orang-orang begitu penasaran dengan hidupku sih? Lagipula memang salahku kalau aku tampan sekaligus cantik di waktu bersamaan …. Hah merepotkan saja… aku akan jawab.. tidak, aku normal, straight hanya menyukai wanita

bib bib bib

bunyi 'pendeteksi kebohongan' menunjukkan bohong

"yak hyung/heechul-ah!/chul-ah!"

Heechul : "yak! Alat ini rusak! Selalu saja saat giliranku dia tidak berfungsi! Ah! Menyebalkan!"

Akhirnya heechul terpaksa meminum 2 gelas soju sekaligus hingga membuatnya sedikit gelimpangan

Permainan berlanjut dengan pertanyaan dan dare yang semakin aneh dan menyeramkan

10.14

Heechul telah menyerah.

ia berpikir lebih baik menyerah lebih awal dibandingkan kalah diakhir plus mabuk berat… bersaing dengan sahabat-sahabatnya yang kompetitif benar-benar bukan pilihannya.

Kyuhyun luar biasa tak tertandingi untuk urusan minum,

leeteuk.. ia sebisa mungkin tidak ingin kalah karena tak ingin rugi…

ryeowook, hanya mengikuti permainan dengan semenyenangkan mungkin, dan

yesung, dapat heechul liat dia benar-benar ingin menang kali ini, diluar kelemahannya minum alcohol. Yesung mengatasinya dengan selalu memilih dare.. tak mau mengambil resiko dengan malfungsi alat ataupun membuka hatinya yang sedang terluka.

Kyuhyun : "yak yesung hyung! kau belum minum satu gelas pun! Kau curang!"

Yesung : "dimana letak curangnya? Aku selalu melakukan yang kalian perintahkan? Lagi pula satu gelas bagiku sama dengan 1 botol soju untukmu kyuhyun.."

Kyuhyun : "aissh menyebalkan.. aku jadi susah menang kalau begini.."

Heechul : "sudahlah lanjut sajaa"

Leeteuk : "cha yesung, truth or dare?"

Ryeowook : "aihh yesung hyung selalu memilih dare, untuk apa ditanyakan lagi teuk hyung.."

Kyuhyun : "lakukan truth lah hyung, lagi pula jika kau menjawab dengan jujur mesin itu pun akan tau.."

Yesung : "aniyaa, aku tetap memilih dare"

Leeteuk yang kompetitif akhirnya memiliki akal untuk membuat yesung kalah

Leeteuk : "kalau begitu cium aku di bibir selama 10 detik!" leeteuk yakin yesung tak bisa melakukannya. yesung memang tak tau malu jika sudah kompetitif seperti ini, tapi sifat homophobicnya pasti masih mengalir pada dirinya (terkecuali untuk ryeowook)

Yesung bingung sekaligus kaget.. tak menyangka dare nya akan sekuat itu. Disamping itu ryeowook juga kaget, tak menyangka permainan akan sejauh ini… semakin mengerikan.

Yesung : "ah teuk-ah .. kau benar-benar…. Tak bisakah aku ganti menjadi truth saja?"

Leeteuk : "emmm.. boleeh! kalau kau ganti ke truth kau tidak boleh berganti lagi ke dare? Setuju?"

Yesung berpikir, mana yang akan lebih baik… akhirnya ia memutuskan memilih truth, setidaknya jika ia berbicara jujur, alat itu pasti mengerti kan?

Yesung : "baik aku pilih truth!"

Semua kaget dan senang dengan keputusan yesung.. banyak hal yang ingin mereka tanyakan sejak awal tapi tak ada kesempatan sebab yesung selalu memilih dare

Leeteuk : "okeeyy! Emm ….kim jongwoon… katakana sejujurnya… aku benar-benar penasaran dengan yang kau rasakan… apa yang kau pilih, ah, maksudku diantara kedua pilihan ini… sejujurnya mana yang hatimu inginkan... menikah dengan ryeowook namun eommamu membencimu, atau tak pernah mengenal ryeowook seumur hidupmu dan hidup layaknya kim jongwoon dahulu."

Semua mata menatap leeteuk.. heechul hampir saja meninju belakang kepala leeteuk jika tidak sadar bahwa temannya itu sudah setengah mabuk. Kyuhyun juga sama, tapi dia lebih penasaran dibandingkan itu semua..

dan ryeowook.. walau hanya diam dia juga sejujurnya ingin tau jawaban dari mantan kekasihnya itu

Leeteuk : "wae? kenapa kalian melihatku begitu? Bukankah saat kalian menanyai perkara keluargaku kalian biasa saja? Aku juga yakin banyak dari kalian penasaran dengan topic ini kan? Yak! Chul-ah tak usah sok suci begitu, kau juga cho!"

Yesung terdiam. Ia mulai memasukkan tangannya ke alat 'pendeteksi kebohongan'. Berpikir lama.. menanyakan sendiri pada dirinya apa sebenarnya yang hatinya lebih pilih dari kedua pilihan itu.

Akhirnya yesung memutuskan

Dia memilih meminum 1 gelas soju.

Kyuhyun : "ah! Kukira aku akan dapat jawabannya tadi.. benar benar membuat orang berharap saja."

Yesung : "auuh.. sudah lama aku tak minum soju.. Cha sekarang kuputar" botol berhenti tepat diarah ryeowook"

Yesung : "kau pilih apa?"

Ryeowook : "ah.. aku pilih dare saja." Ia tidak mau nantinya ditanyai hal yang sama seperti yesung

Yesung : "kalau begitu cium aku."

Mwo?!/yak!/daebak/

Yesung : "mwo? wae? leeteuk juga mengatakan hal yang sama tadi.."

Muka Ryeowook bersemu merah… ia tak menyangka yesung akan meminta hal ini padanya. Dengan status baru mereka, didepan sahabatnya!

Dan akhirnya ryeowookpun memilih minum dibandingkan harus melakan dare dari yesung. Ryeowook punya toleransi yang cukup kuat, namun sedari tadi ia tipe yang cepat menyerah dan memilih minum dibandingkan melakukan atau menjawab pertanyaan yang tidak ingin dia jawab.

Yesung : "padahal dulu kau selalu minta ku cium.." gumam yesung namun masih terdengar oleh ryeowook

Ryeowook : "mana ada! Yang ada hyung yang selalu melakukannya hingga aku memintamu berhenti"

Yesung : "jangan bercanda, kau selalu meggodaku da-"

Heechul : "YA YA YAK! Hentikan perdebatan kalian! Kami tak ingin mendengarnya!"

Mereka berduapun tersadar dan malu akan apa yang mereka debatkan.. seolah-olah hubungan mereka tak pernah putus sama sekali

Lanjutt

Kali ini botol mengarah ke yesung, lagi.

Ryeowook : "ah tidak seru, Sekarang giliranku, padahal aku berharap kyuhyun.. baiklah. Hyung pilih apa?"

Yesung : "emm.. dare?"

Ryeowook : "hmm.. aku tak ada ide.."

Kyuhyun : "suruh saja menciummu, ryeowook ah"

Ryeowook : "ih itu namanya dare untukku!"

Ryeowook tak menggubris. Sejujurnya dia merindukan sentuhan kekasihnya, tapi mau bagaimana lagi, ryeowook tak ingin semakin sulit melupakan kekasihnya itu.

Semua diam, bingung apa lagi yang akan mereka minta dari yesung. Sudah terlalu banyak dare yang yesung lakukan, mereka kehabisan ide.

heechul : "oh aku tau, nyanyikan lagu yang kau ciptakan sendiri saat SMA yesung-ah!"

yesung : "gabjagi? Tapi ini giliran ryeowook, dan kau sudah tak bermain heechul-ah!"

ryeowook : "memang apa yang membuat itu spesial heechul hyung?"

heechul : "lagu itu lagu favoritku! Benar-benar luar biasa, menurutku sejauh ini dari seluruh lagu yang dinyanyikan yesung, lagu it has to be you adalah yang terbaik!"

"ryeowook : "ah… begitu…baiklah sekarang coba nyanyikan lagu yang heechul hyung bilang, aku penasaran.."

Yesung : "itu sudah lama, aku tak ingat liriknya.. yang lain saja.."

Ryeowook : "pembohong.. aku ingat semua lagu ciptaanmu pernah kau simpan di handphonemu.."

Yesung : "lalu? Bukan berarti aku mengingatnya kan?"

Ryeowook : "apa itu juga artinya kau lupa lagu-.." ryeowook menjeda. Ia ingin menanyakan apakah yesung masih ingat lagu yang ia buat dan nyanyikan untukknya saat hari anniv mereka, tapi ia merasa itu terlalu berlebihan, kenapa dia menjadi sensitif sekali.

Ryeowook : "ah sudah lah kalau memang kau tak mau, kita skip saja"

Kyuhyun : "eiiyyy bagaimana bisa begitu, tak ada skip skip… hyung buka hp mu dan nyanyikan kalau tidak kau harus minum satu gelas."

Yesung : "kalau lagu confession yang aku nyanyikan untukkmu aku masih ingat…" yesung menangkap arah pembicaraan ryeowook tadi.. dan ia menyukai fakta bahwa ryeowook ingin menanyakannya

Ryeowook pura-pura tidak dengar. Malu bahwa arah pikirannya dapat terbaca dengan mudah oleh yesung hyung

Yesung : "baiklah baiklaah…"

Setelah yesung selesai menyanyi permainan berlanjut lagi. namun entah mengapa jantung salah satu orang disana tak bisa berhenti berdetak dengan cepat.. ia seperti jatuh cinta untuk kedua kalinya pada sosok pria bersuara emas tersebut.

23.25

Kyuhyun : "ah teuk hyung, menyerah sajalah, kau sudah mabuk"

Leeteuk : "andwae! (hik) Aku tidak bisa kalah dari (hik) kalian.. yesung-ah cepatlah menyerah, kau tau kau tak akan bisa menang! (Hik)"

Yesung : "aniyaaa .. aku harus menang, ada yang harus aku lakukan dan karenanya aku harus menang.."

Ryeowook : "(hik) kenapa kalian kompetitif sekali… kalian menyeramkan (hik)" ryeowook sudah terlihat mabuk karena banyaknya minuman beralkohol yang dia tegak

Kyuhyun : "ryeowook, mengaku saja, kau sudah kalah.. kau mabuk bodoh"

Ryeowook : "aku belum mabuk! (hik)" ucapnya diikuti pout dibibirnya

Heechul : "yak! Apa alasan kalian sangat ingin menang sih?! Kyuhyun! Memang jika kau menang kau ingin apa!"

Kyuhyun : "bukankah sudah jelas? Aku ingin menjadi hyung dalam sehari! dan kalian semua adalah dongsaengku! Itu cita-citaku dari lama. Aku ingin sekali melakukannya setidaknya 1x seumur hidupku!

Leeteuk : "dasar magnae kurang ajar (hik).."

Heechul : "ahh…memang magnae setan.. kalau kau leeteuk-ah?"

Leeteuk : "aku (hik) ingin melihat kalian semua ber cosplay sebagai wanita di tengah hiruk piruk Disneyland!"

Micheoso!/yak!/kau gila!/andwae

Heechul : "kau ryeowook?"

Ryeowook : "na? (hik) aku hanya tak ingin kalah agar tak diperdaya oleh kalian (hik) aku juga tak memiliki keinginan untuk melakukan (hik) apapun (hik) pada kalian.."

Heechul : "kau benar benar anak baik.."

Kyuhyun : "jangan terkecoh, saat dia punya privillage juga nanti pasti akan dipakai.."

Heechul : "kau benar,dan dia evil itu semua karena mengenalmu!" kali ini heechul mengarahkan pandangannya pada yesung "kalau kau?"

"yesung : " ssshh.. hmm.. aku tak ingin mengatakannya.."

Eiiih/tak seru/membuat orang penasaran saja/apa-apaan dia

Yesung : "hahaha.. kalian penasaran bukan? Maka dari itu biarkan aku menang dan kalian akan mengetahui nya!"

Kyuhyun : "kau tau hyung, justru karena kau sudah merencanakannya kami semakin berharap kau tidak menang!"

Ryeowook : "majja! (hik) kyu! Aku berada disisimu! (hik) setidaknya jika kau menang, aku menjadi hyung no 2! (hik)"

Leeteuk : "eiiy! Aku tak setuju! (hik) Yesung-ah mari berkoalisi! Setidaknya kita tidak boleh kalah dari magnae line (hik)"

Yesung : yak! Aku juga tak mau bercosplay karena dirimu!"

Leeteuk : "kalau aku (hik) menang, aku akan memberikan (hik) kau cosplay wanita yang paling manly, (hik) bagaimana?"

Yesung : "ah… micheso! aku akan tetap menang! tapi bagaimanapun juga kita memang harus mengalahkan kyuhyun… jadi baiklah!"

Heechul : "wuaah.. kenapa aku bisa berteman dengan orang-orang gila macam kalian…"

heechul tak habis pikir dengan teman-temannya

.

.

23.55

Untuk mempersingkat waktu, mereka menambah 2x lipat hukuman minum. Dibagi menjadi 2 kubu. Leeteuk yesung dan kyuhyun ryeowook.

Mereka semua sudah diambang batas, bahkan kyuhyun sekalipun, dia sudah mulai mabuk. Hal yang tak pernah dialami sebelumnya

Kyuhyun : "aku pilih truth"

yesung : "kyuhyun! kau masih menyukai ryeowook sampai sekarang.. iya atau tidak?"

kyuhyun : "mwo?! Ani..aku tidak- YAK"

bunyi alat 'pendeteksi kebohongan' mengatakan kyuhyun berbohong

leeteuk : "hahahaha mwoyaa ahahaha"

yesung : "aihh brengsek kau!" yesung bangkit berniat menghajar cho kyuhyun, tapi dicegah oleh heechul sebelum masalah semakin runyam, lagi pula yesung tak punya hak apa-apa lagi saat ini,

kyuhyun menegak 4 gelas minumannya

ryeowook : (hik) mwoyaa cho kyuhyun?!"

kyuhyun : "yak! Aniya! Alat ini tak 100% benar (hik)"

yesung : "ahh!"

kyuhyun : "baik (hik) sekarang giliranku! (hik) leeteuk hyung- truth or dare?"

leeteuk : "(hik) truth (hik)"

kyuhyun : "jauh didalam hatimu (hik) kau sebenarnya iri karena kau tak dekat dengan siapapun (hik) kan? Yesung dan heechul mereka (hik)teman lama, aku dan ryeowook kami (hik) sangat dekat.. benarkan?"

leeteuk "NEE MAJJA! AISSH !"

bib bib bib – jujur

kyuhyun : "aish sial!"

leeteuk : "ahh .. baiklah(hik) ryeowook! truth or dare?"

ryeowook : "ahh kenapa (hik) kenapa kalian begitu menyeramkann(hik)" ucapnya sambil cemberut

leeteuk : "cepatlaah!"

ryeowook : "dare!"

leeteuk : "kalau begitu cium yesung!"

ryeowook : mwo? Ah! Aku menyeraahh! (hik) aku sudah tak sanggup melakukan permainan ini lagiiiiii!"

yesung : "benar-benar lucu .."

pipinya memerah, alisnya saling bertaut, dan bibirnya yang di pout kan semakin menambah kadar keimutan kim ryeowook

kyuhyun : mwo? Andweee ryeowook ahhh!"

ryeowook : "mian kyu, semangatlah!" ucap ryeowook bersandar pada sofa dengan mata setengah terpejam

kyuhyun : "yaisssh! Baik giliranku! Yesung hyung! (hik) truth or dare?"

yesung : "truth"

kyuhyun : "mana yang lebih baik, ryeowook berpacaran denganku atau donghae?"

yesung : "yak!"

kyuhyun : "aih! Palli! Jawab atau minum 2 gelas itu!"

yesung harus menang, itu yang ia pikirkan saat ini.. tapi pertanyaan itu benar-benar tak ada jawabannya

akhirnya yesung meminum 2 gelas daripada mengambil resiko jika benda laknat itu berbunyi akan menjadi 4 gelas

yesung kelimpungan, pikirannya benar-benar melayang saat ini.. ia merasa dalam bahaya jika sedikit lagi melangkah lebih jauh.. tapi ia masih bertekad untuk menang!

Yesung : "kyu.. (hik) kyuhyun! (hik) tru.. truth…or-"

Kyuhyun : "truth!"

Yesung : "ahh.. kepalaku.." yesung berusaha berpikir tapi tak bisa… ia ingin kyuhyun kalah dan menyelesaikan semua ini. "kyu (hik) apa … apa kau benar-benar menyukai … ryeowook?"

Entah mengapa malah pertanyaan itu yang keluar dari mulut yesung… itu bukan pertanyaan jebakan untuk kyuhyun, lebih pada rasa menuntut dan memuaskan kecurigaannya

"…"

"…"

Kyuhyun : "Oh.. ryeowook joha!"

Alat pendeteksi mengatakan – jujur

Yesung terdiam… entah kenapa rasanya seperti terkhianati.. benar-benar membenci kyuhyun yang didepannya

Secepat kilat yesung sudah mencengkram kaos kyuhyun, heechul berusaha melerai dan ryeowook terlihat terbagun dari tidurnya

Leeteuk : "yak yak! Yesung-ah! Ini hanya permainan .. (hik)"

Kyuhyun : "hyung! sadarlaah!"

Yesung : "beraninya kau!"

Kyuhyun : "mwo? Sekalinya yang kukatakan jujur, Kau sudah tak ada hak untuk marah"

Heechul : "yak cho kyuhyun hentikan bicaramu! Kau semakin memprovokasi yesung!"

Ryeowook : "aish sudahlah kyu, berhenti bermain-main.. yesung hyung, kenapa kau selalu meledak-ledak…" ucapnya setengah sadar

Leeteuk : "sudahlaah (hik) giliranku! Cho kyuhyun (hik) truth or da- (hik) dare?"

Kyuhyun : "truth"

Leeteuk : "mana yang (hik)lebih kau sukai… sungmin or ryeowook?"

Kyuhyun memilih meminum 2 gelas soju. Hal ini membuat yesung semakin kesal

Kyuhyun : "leeteuk hyung! (hik)truth or dare?"

Leeteuk : "dare"

Kyuhyun : "upload dirimu yang (hik)sedang mengenakan lipstick merah dan tanpa(hik) busana ke sns, now"

Leeteuk : "aishhh! Aku menyerah.. sudahlah(hik) selesaikan antar kalian (hik)berdua."

Kyuhyun : "yes!"

00.58

Semua orang sudah telelap.. heechul di kamarnya, leeteuk dan ryeowook tidur di sofa, menyisakan dua makhluk yang masih bersaing

Yesung : "truth or dare"

Kyuhyun : "truth"

Yesung : " apa (hik)kau benar-benar merelakan sungmin dengan istrinya sekarang? (hik)Ah bukan.. pertanyaanku… (hik)apa kau sanggup jika (hik)takdir(hik) mempertemukan dirimu dan sungmin dan mungkin anaknya (hik)juga?"

Kyuhyun :" …. Pertanyaanmu benar-(hik)benar tak(hik) bermutu.. kau tau (hik)itu hyung(hik)?"

Yesung : "wae? jawab(hik) saja? Kau takut(hik)?"

Kyuhyun sebenarnya ia bisa saja memjawab hal itu dengan mudah, tapi ia sedang ingin mempermainkan yesung sekarang, ia memilih minum 2 gelas soju

Yesung : "apa-apaan kau…"

Kyuhyun : "wae? haha.. menyerah saja lah hyung, kau (hik)tau kau tak bisa menang dariku.."

Yesung : "andwae.. aku harus menang…"

Kyuhyun : "ya hyung! sebenarnya apa yang kau inginkan hingga berjuang sekeras ini ho?"

Yesung : "aku …

Kyuhyuh :"ya.. kau..?

Yesung : "…hanya ingin (hik) setidaknya, bisa berkencan untuk terakhir kalinya saja.. dengan ryeowook… (hik)"

Kyuhyun : ….

….

….

Yesung : "cepatlah! Aku pilih dare!"

Kyuhyun menatap yesung dengan datar. Yesung benar-benar berusaha sedari tadi mempertahankan kesadarannya.. dan kyuhyun tau, itu sangat sulit.

Kyuhyun : "haaaah.. anggap saja kau menang.."

Yesung : "ha?"

Kyuhyun : "aku mengantuk.. artinya aku kalah kan? Sudahlah aku mau ke kamar.."

Dengan itu kyuhyun menandatangini kontrak yang sebelumnya telah diisi heechul, leeteuk dan ryeowook, bahwa ia mengaku kalah dan pergi begitu saja ke kamarnya.

Yesung sejujurnya tidak menyukai kemenangan yang seperti ini, tapi dia tak akan munafik, dia senang akhirnya bisa menang.

Dengan keadaan mabuk berat yesung tersenyum bak orang gila.

Ia menoleh, melihat ryeowook yang tidur pulas dengan posisi duduk yang sangat tak nyaman. Ia mendekati namja mungil itu, melihat wajah damai nan lucu dari mantan kekasihnya. Ia semakin tersenyum lebar.

Perlahan yesung mengangkat tubuh ryeowook, ia tak ingin namja mungil ini tidur di sofa, tidak selama masih ada dia disisi ryeowook. walau dalam kedaan mabuk berat sekalipun, yesung masih memiliki tenaga untuk menggendong ryeowook selamat sampai kamar.

Tidak tau kamar mana, yang jelas kamar kosong dan yesung segera membaringkan tubuh ryeowook.

Ia masih menatapi wajah ryeowook, mengelus surai hitam yang halus dan ia rindukan

"kau lucu sekali anak ayam, selalu lucu.." ucapnya dengan senyum tak pernah luntur dari bibirnya

Semakin ia perhatikan seksama wajah namja mungil itu, ia benar-benar lelap.. sungguh, ryeowook yang seperti ini membuat perut yesung dipenuhi dengan ribuan kupu-kupu.

Yesung tak bisa mengendallikan dirinya, ia akhirnya mencium bibir yang sedari tadi mengusik hasratnya. Ciuman singkat yang mampu membakar gairah lebih banyak dari diri yesung

Ryeowook POV

"Eunggh…"

Mengapa tubuhku .. seperti tertimpa.

Aku berusaha membuka mata, walau berat sekali karena aku benar-benar mengantuk

Sedikit membuka mata aku menemukan wajah seseorang. Entahlah yang pasti ada yang menindihiku, bukannya tadi aku di sofa? Ah aku tidak terlalu peduli, aku memejamkan mataku lagi,aku benar-benar mengantuk

Kurasakan lumatan di bibirku, eungh..

Aku masih belum bisa mencerna apapun, benar-benar tak ada niatan membuka mataku lagi dan kurasa aku sedang diantara dunia sadar dan mimpi.

Lumatan dibibirku semakin dalam, ahh rasa yang familiar.

Gesekan yang timbul karena gerakan seseorang diatasku juga menambah kenikmatan. Aku tanpa sadar menggerakkan badanku mencari kenikmatan lebih dari gesakan tubuh kami

Benda kenyal tadi berpindah ke leherku, god! Kenapa tubuhku se-sensitive ini, argh!

"ryeowook.. baby.."

Tunggu.

Suara itu, yesung hyung. oh god! Apa yang sedang kami lakukan

Aku mulai sedikit tersadar, orang diatasku ini yesung hyung, mantan kekasihku, dan kami… oh tidak ini tidak boleh terjadi.

Aku menahan pundaknya

"yesung hyunghh ahh.." sial kenapa malah desahan yang lolos dari bibirku

Dia semakin gencar menyentuh titik-titik sensitive ku, aku terbuai.. aku juga menginginkannya, entahlah, alcohol sudah mengambil separuh kewasaranku, hasratku benar-benar menginginkan sentuhannya.

"hyunggh.. yes- yesungh hyunggh.. Ahh ahmm.."

"baby.. hmm.."

Dibandingkan yesung , sesungguhnya aku tau, akulah yang lebih sadar, aku tau seharusnya aku menghentikan aktivitas kami, tapi.. oh tuhan!

Saat ini bukannya mendorong yesung hyung, aku malah meremas rambutnya yang sedang menggulum nipple ku

"HYUNGH! Aahhrgghh.."

Entah sejak kapan kaosku sudah di lantai, dan sekarang dengan gilanya aku malah melingkarkan kedua kakiku di pinggang yesung hyung, meminta friksi lebih dari tubuhnya.. benar benar seperti seorang slut!

Namun gerakan yesung hyung melambat dan dengan tiba-tiba yesung hyung berhenti, tubuhnya menimpah diriku tanpa pergerakan.

"eungh.. hyungh..?"

Aku meremas bahunya, tak ada respon.

….

Shit! Dia tertidur.

Aku sedikit terengah, dan kesadaran perlahan menghampiriku.

Menamparku dengan keras.

Sadarlah ryeowook. kau yang minta untuk berpisah dengan yesung hyung!, kau sendiri yang menghancurkan dinding itu. Untung saja saat ini yesung tertidur dan menyelamatkanmu dari kebodohan.

Tunggu dulu.. dia benar-benar tertidur? Aku mengguncang bahunya, diam. dengkurannya menambah kepastian, tentu saja dia tertidur.

Aku membalikkan tubuh yesung hyung, menyingkirkan dari atas tubuhku. Menatap langit-langit kamar, aku menerawang.. merutuki apa yang baru saja aku lakukan.

Ah.. sudahlah, aku terlalu mengantuk saat ini. percuma berpikir, otakku tak bisa berfungsi, lebih baik aku tidur sekarang.

Curhat: 23.45 | 3 November 2020. At my bedroom's with yesung's, ryeowook's, donghae's, eunhyuk's, kyuhyun's and leeteuk's poster beside me.

Mungkin ini ff pertama dan terakhir. Senang bisa mengenal yewook couple, fanfic, dan perasan yang timbul sebagai seorang penulis (ah, maksudku seseorang yang mencoba menulis sebuah cerita).

Actually, awal menulis ini aku mau membuat alurnya rumit dan panjang. Tapi melihat kondisi (saya yang akan berdeselerasi), I cut so many storyline. Gak tau juga si, ini ff akan selesai kapan, tapi saya pasti akan menyelesaikannya.. (cause this story kind of... related to another me(?) in my place where I build another side of me, like.. I'm sorry my brain can't find a good word) dan saat ff ini selesai saya harap saya juga selesai dengan mereka, wkwkwk.

They are not real, but the pain is real.

I know time will heal, yes I believe,

but now, I have no deal.