Disclaimer:
Saya tidak memiliki Cross Ange Rondo of Angel and Dragon ataupun Kamen Rider Series, semuanya dimiliki oleh pemiliknya masing-masing.
.
Chapter 8: Ange Melarikan diri
Hari yang telah ditunggu-tunggu oleh semua penghuni di Arzenal: Festa. Dan terlihat banyak orang sedang bersantai dan melakukan banyak hal di pantai.
"Jadi ini yang kalian maksud Festa?" Tanya Ange.
"Setahun sekali manusia memberikan libur kepada kita, dan kita semua akan dibebaskan dari latihan sampai besok" Jelas Salia.
"Whoooa, jadi ini yang namanya Festa!!!" Seru Banjou.
"Apa yang kau lakukan disini Kiniku baka?"
.
(Play Kindan no Resistance: Cross Ange Op1 By Mizuki Nana).
(Instrumental)
Ange berdiri menodongkan pistol, sementara Banjou menggenggam Dragon Fullbottle.
(Hajimari wa rifujin na hodo itooshiku) Ange sedang duduk santai diatas Villkiss beserta Momoka yang menemaninya.
(Owari e to aragau sugata tameshiteru...?) Ange berjalan bersama timnya berlatar senja yang berapi-api.
(Nan no tame ni umare, ikite yuku no ka) Sento, Banjou, Eiji, dan Date berjalan berlawanan dengan Ange beserta timnya.
(Mogaku dake ja, nani mo te ni dekinai) Ange berusaha berlari menjauh dari Embryo, kemudian latar berganti menampilkan Alektra, Ankh, Tusk, Maggie, Salia, Mei, dan Jasmine beserta anjingnya Vulcan.
(Unmei no logic ni, odorasareta) Ange sedang menaiki Villkiss dalam kondisi bersiap.
(Kyomu no rakuen, soko ni imi wa aru no ka?) Salia, Hilda, Vivian, Rosalie, Ersha, dan Chris sedang menaiki Para-Mail masing-masing, lalu memperlihatkan Para-Mail meluncur ke udara.
(Kono hakanaku mo utsukushii, zetsubou no sekai de) Para-Mail berhadapan melawan DRAGON, lalu memperlihatkan Build Hawk Gattling, Cross-Z menaiki Machine Closer, Ozu Tajador Combo, dan Birth menaiki Vendor-Mail, berusaha mengalahkan DRAGON.
(Kudake chitta kibou wa, yukiba wo motomete) Ange dan Salamandinay bersama Birth Prototype, Grease, dan Rogue berdiri berlawanan arah dengan latar 2 buah Para-Mail.
(Kurenai ni somaru kioku ni, namida nado wasurete) Villkiss dan Ryuu Shin Ki saling beradu pedang.
(Takaraka ni sasageyou, towa e no uta wo) Build dan Cross-Z bersamaan melakukan Rider Kick.
(I wanna fly! (high!) Fly! (high!)) Villkiss terbang kemudian diikuti 6 Para-Mail lainnya.
(Namanurui jikan nante kirisute) Ke-6 Para-Mail berpisah, lalu memperlihatkan Ange terseyum dan melaju Para-Mail miliknya.
(You feel the beat! (down!) Beat! (down!) hibikase) Banjou tersenyum dibalik helm, kemudian diikuti Sento, Eiji, dan Date disampingnya.
(Jouzetsu ni sora wo mau no mo, warukunai) Ange berdiri bersama Banjou dengan posisi bertarung, Sento memegang Build Driver, Eiji menggenggam 3 buah medal, Date memegang Birth Buster, dan dibelakang mereka terlihat Ankh, Tusk bersama tim Ange.
.
Time skip malam harinya.
'Buuum!'
Terlihat langit malam yang terang di warnai oleh banyak kembang api sebagai penutupan acara.
Sementara itu di tempat lain tanpa di ketahui oleh siapapun, terlihat Ange dan Momoka sedang sibuk memasukkan beberapa barang kedalam sebuah pesawat.
"Cepatlah Festa akan segera berakhir lo!!" Ucap Hilda terburu-buru sembari membobol sistem landasan pacu pesawat.
"Hehe, sistem peluncuran darurat sudah siap"
"Dimengerti!" Sahut Momoka di ruang kemudi sementara Ange berdiri di pintu belakang.
Mereka bertiga kemudian menunggu waktu yang tepat untuk lepas landas bersamaan dengan suara ledakan kembang api.
'Buum!'
"Sekarang saatnya!" Seru Hilda bersamaan dengan suara kembang api.
"Yosh!"
Pesawat lalu perlahan bergerak.
"Momoka cepat lepas landas!" Perintah Ange.
"Eh? tapi dia masih belum-
"Lakukan saja!"
Pesawat tersebut bergerak semakin cepat.
"Eh? oi apa maksudnya ini? jangan tinggalkan aku!" Kesal Hilda sembari berlari mengejar mereka.
"-Aku masih belum melupakan soal pakaian dalam itu lo, dan gara-gara perbuatanmu aku mengalami berbagai macam kesialan" Ucap Ange.
"Itu kan...sudah lama sekali!" Balas Hilda.
"Intinya aku tidak dapat mempercayaimu dan...nikmati kehidupan bersama teman-temanmu! Momoka tutup pintu belakang sekarang!"
"Yang benar sajaaa!!! Teriak Hilda sambil melompat ke arah pesawat.
Di waktu yang bersamaan terlihat Jill dan Emma datang, namun berdua mereka terlambat.
"Yang benar saja! demi perlarian ini aku menunggu bertahun-tahun-" Ucapan Hilda terpotong akibat dirinya hampir jatuh dari pesawat namun untungnya Ange dengan cepat memegang tangannya.
"Momoka ada satu lagi penumpang kita!"
"Siap!" Ucap Momoka sembari melaju pesawat.
"Cih! Jasmine cepat hubungi anak itu!" Ucap Jill
"Siap!" Sahut Jasmine.
.
Sementara itu di dalam pesawat tanpa mereka ketahui ada naga kecil diam-diam ikut menumpang.
《Cross-Z Dragon!》
.
Di lain tempat.
"Heee tidak kusangka ternyata otakmu encer juga ya Banjou, dengan menyuruh Cross-Z Dragon untuk mematai mereka!" Ucap Sento.
"Sebenarnya kau ini memuji apa menghina sih?" Kesal Banjou.
"Ya lupakan masalah itu dulu, sekarang kita fokus mengapa mereka berusaha kembali ke kerajaan dan apa yang Ange sembunyikan!" Gumam Sento.
"Tapi kenapa kita tidak memberitahu Jill dan yang lainnya?" Tanya Date.
"Kurasa tidak perlu, kudengar mereka juga punya seseorang yang dapat dipercayai, lagipula kita semua bukan berasal dari dunia ini, kan?"
"Hmm...kau benar juga"
"Yosh! sekarang kita tunggu apa yang akan terjadi berikutnya!"
.
Paginya terlihat Ange dan Momoka berpisah dengan Hilda yang telah mencuri sebuah sepeda motor.
"Ange! sebaiknya kau jangan mati ya!"
"Kau juga!" Sahut Ange.
.
Time Skip malam harinya:
Terlihat Ange yang sedang membonceng Momoka dikejar oleh banyak polisi.
Aksi kejar-kejaran tersebut berlangsung dengan banyak ledakan dan aksi tembak-tembakkan. Dan pada akhirnya mereka berdua berhasil lolos dengan memasuki saluran air rahasia yang menuju ke area istana.
Setelah beberapa menit perjalanan, mereka bergegas mendekati istana, namun mereka berdua telah dikepung oleh banyak prajurit istana.
"Onee-sama tolong aku!" Seru Sylvia di atas balkon istana.
"Lepaskan Sylvia!!" Geram Ange.
'Bang! bang!'
Ange menembak kearah para prajurit secara membabi buta dan membuat mereka semua berlindung.
"Sylvia turunlah!"
"Hai Angelise-Onee sama!"
Sylvia perlahan turun dengan kursinya dan Ange berlari mendekati dirinya. Namun hal yang tidak diketahui Ange adalah...
'Slash!!'
Sylvia dengan cepat mengarah sebuah belati dan melukai lengan kiri Ange.
"Hah!"
"Angelise-sama bertahanlah!" Seru Momoka.
"Syl...via"
"Seandainya kau tidak pernah ada, aku tidak akan berakhir seperti ini, dasar monster!!"
Para prajurit lalu menembak mereka berdua dengan jaring agar tidak dapat melarikan diri.
"-Kau terlihat menyedihkan sekali tuan Putri!"
"Julio-Onii sama"
"Ya benar sekali! aku ingin sekali melihat wajahmu tercengang jadi dengan begini aku tidak perlu repot-repot menangkapmu, baiklah sekarang kita mulai hukumannya, Angelise hahaha!"
.
Dilain tempat.
"Apa-apaan ini? ternyata Ange telah ditipu oleh adiknya sendiri! sialaaan!" Geram Banjou.
"Jadi begitu rupanya, adiknya berpura-pura minta tolong agar Ange datang dan rupanya semua itu hanyalah jebakan" Ucap Sento sambil memegang dagunya.
"Sial jika saja dia tidak ke sana!!!" Ucap Banjou semakin marah.
"~Hah Banjou! sekarang apa yang kau tunggu?"
"Apa yang kutunggu?"
"Bukankah ada seorang tuan putri yang perlu diselamatkan, bukan?"
"Tentu saja aku akan kesana menolongnya!" Jawab Banjou.
"Kalau begitu cepatlah sebelum Jill dan yang lainnya tau dan ambil Taka FullBottle ini untuk jaga-jaga!"
"Yosh!
"Henshin!"
《Dragon In Charge!》
《Burrraaaah!》
Cross-Z lalu terbang dengan Machine Closer miliknya.
.
Beberapa jam kemudian di kerajaan terlihat banyak warga menyaksikan hukuman yang akan diberikan kepada Ange. Dan diantara banyak orang terlihat seorang pemuda berusia 29 tahun berambut coklat dan jaket berwarna sama dengan rambutnya, ya dia Kazumi Sawatari sang Kamen Rider Grease .
"Permisi tuan memangnya apa yang dilakukan gadis itu sampai-sampai dia harus di eksekusi mati?" Tanya Kazumi.
"Dia itu Norma! jadi pantas untuk di eksekusi mati, lagipula dia sudah menyerang keluarga kerjaan"
"Hmmm begitu ya, terima kasih" Ucapnya berjalan kedepan.
Ange merintih kesakitan setelah dicambuk beberapa kali oleh Sylvia.
"Gantung dia! gantung dia!" Para warga bersorak agar Ange cepat di eksekusi mati.
Ange lalu berjalan mendekati tiang eksekusi sambil menyanyikan sebuah lagu. Akibat nyanyian tersebut semua orang yang hadir terdiam dibuatnya.
"Cepat lakukan!" Perintah Julio kepada prajurit.
"Selamat tinggal, Angelise" Ucap Julio dengan senyum licik.
'Krak!'
"Akhhh!" Rintih Ange.
"Angelise-samaaa!!!" Teriak Momoka.
'Booooom!'
Sebuah cahaya menyilaukan ditembakkan dilangit dan membuat semua orang menutup mata mereka karena silau.
'Bwoosh!' Kendaraan milik Tusk datang dan ia dengan cepat melempar belati kearah tali yang mengikat leher Ange.
"Para penjaga apa yang kalian tunggu cepat tangkap mereka!" Perintah asisten wanita Julio.
"Penyelamat Norma itu, siapa dia?" Ucap sang wanita.
Ange lalu berusaha membawa Tusk yang ternyata sedang pingsan. Ange lalu menendang borgol Mana yang di tangan Momoka begitu juga sebaliknya.
"Jangan biarkan mereka kabur! bunuh mereka jika perlu!!" Perintah Julio kesal.
'Bang! bang!'
Para penjaga menembak mereka bertiga. Namun...
'Boooom!'
Sesosok beramor tiba-tiba muncul dari langit.
《Dragon In Charge!》
"Banjou!!!" Ange meneriakkan nama dibalik sosok berarmor tersebut.
"Kelihatannya aku sedikit terlambat ya?" Tanya Cross-Z.
"Bagaimana kau bis-
"-Ryugaaa!" Teriak Kazumi.
"Hah? Kazumi bagaimana bisa kau ada disini?" Ucap Cross-Z tidak percaya.
Semua orang yang hadir menatap terkejut kearah Kazumi.
"Oi kenapa kalian semua menatapku seperti itu?" Ucap Kazumi sembari mengeluarkan Sclash Driver dan memasang ke pinggangnya.
《Robot Jelly!》
"Henshin!"
《Tsubureru! Nagareru! Afurederu!》
《Robot In Grease!》
《Burrraaaah!》
Semua orang berlari ketakutan setelah melihat ada seorang Kamen Rider diantara mereka.
"Ada seorang Rider lagi? cepat habisi dia!!!" Perintah Julio.
'Bang! bang!'
Para prajurit menembak Grease, namun hal tersebut tidak terlalu berefek baginya.
"Hah apa-apaan ini? tidak sakit sama sekali, oraaaaa!" Grease melompat kearah para penembak dan menghajar mereka.
Sementara sebagiannya lagi berusaha menembak Momoka dan Ange yang sedang menolong Tusk.
Momoka berusaha menahan tembakan mereka dengan cahaya Mana, namun kemudian perisai milik Momoka hancur akibat tembakan dari seseorang.
"Kyaaa!"
"-Cukup sampai disitu!" Ucap seseorang bersetelan hitam dan wajah sebelah kirinya berupa cyborg atau apalah itu.
"Mogami Kaisei?!!!" Ucap Cross-Z tidak percaya.
"Oh ternyata dia orang yang hampir menyatukan dunia kita dulu ya!" Lanjut Grease.
"Lama tidak berjumpa Cross-Z dan kau pasti Grease!" Ucap Mogami.
"Si-siapa kau?" Ucap Julio kebingungan.
"Namaku Mogami Kaisei dan aku disini atas permintaan dari Embryo!"
"Embryo-sama mengirimmu kesini?"
"Ya, cukup basa-basinya, kalian berdua akan melawanku!" Ucap Mogami menatap kedua Rider sambil mengeluarkan Nebulasteam Gun.
《Gear Engine! Funky!》
《Gear Remocon! Funky Match!》
"Bikaiser!"
《Fever!》
《Perfect!》
"Bersiaplah kalian berduaaaa!"
"Ange! Momoka! cepatlah pergi dari sini sekarang!" Seru Cross-Z.
"Ta-tapi"
"Cepatlah!!!!" Teriak Cross-Z.
Ange dan Momoka lalu menaiki kendaraan milik Tusk.
"Ini mirip dengan Para-Mail!"
Ange kemudian mengendarainya berserta Momoka dan Tusk yang masih pingsan.
"Onore Angelise!" Geram Julio.
"Arigato Onii-sama karena telah membocorkan identitasku sebagai Norma dan juga Sylvia akhirnya kau menunjukkan sifatmu yang sebenarnya!" Ucap Ange tersenyum licik.
"Dan juga untuk kalian semua penduduk negeri busuk ini! arigato!"
"Kejar! kejar dia!" Perintah Julio.
'Jleb!'
"Aaaaaaahhhh!"
Ange melempar sebuah shuriken ke arah pipi kiri Julio dan membuatnya berdarah.
"Itai!!!"
'Bwooosh!' Ange melaju pergi.
.
Kembali kepada para Rider.
"Jadi siapa perempuan tadi?" Tanya Grease.
"Di-dia itu ha-hanya te-teman!" Balas Cross-Z terbata-bata.
"Hee yang benar, teman atau kau menyukainya?" Ucap Grease.
"Kisama jangan mengabaikanku!!!" Geram Bikaiser.
"Gomen! haaaaa!" Seru Cross-Z sambil menghajar dada Bikaiser.
"Eh? kok tidak mempan?"
"Kau pikir aku tidak meningkatkan kekuatanku, dasar bodoh!" Ucap Bikaiser sambil menendang Cross-Z.
"Uwaaa!"
"Teme!" Kesal Grease sembari menembak bertubi-tubi.
'Bang! bang!'
"Apa cuma segini kemampuan Sclash Driver? mengecewakan sekali!" Remeh Bikaiser.
《Gear Engine! Funky Break》
Bikaiser lalu menembak dua buah gear kearah Cross-Z dan Grease.
"Yabai!"
'Booom!'
"Arrrghhhh!"
Kedua Rider terlempar ke udara dan menghantam tanah.
"Sial dia kuat sekali!" Geram Grease sementara armornya mengeluarkan asap.
"Kazumi! ayo kita akhiri ini secepatnya!"
"Ikuzo!!!"
《Scrap Finish!》
Kedua Kamen Rider menyerang dengan Rider Kick mereka.
"Rasakan ini! Rider Double Kick!"
"Oraaaaaaa!"
"Cih!!!" Geram Bikaiser sambil menahan serangan kedua Rider tersebut.
"Percumaaaaa!"
'Blar!!'
Serangan tersebut tidak mempan dan Bikaiser dengan mudahnya melempar mereka berdua.
"Aakhhh!"
"Sekarang kalian akan mati disini!"
"Tidak secepat itu! Machine Closer!" Seru Cross-Z dan Para-Mail miliknya muncul lalu menendang Bikaiser.
"Nani-!!"
"Wow nani kore?" Ucap Grease takjub.
"Penjelasannya nanti saja, cepat naiklah!" Balas Cross-Z.
"Yosh!" Sahut Grease.
Kedua Rider tersebut lalu menaiki Para-Mail dan terbang tinggi.
"Cih! para Kamen Rider sialan, tidak kusangka mereka punya Para-Mail!" Kesal Bikaiser.
.
Bersambung
.
Robot In Grease!
