DISCLAIMER: GUNDAM SEED AND GUNDAM SEED DESTINY BELONGS TO STUDIO SUNRISE


SNAPS

A small shot of a strong alcoholic beverage taken during the course of a meal. A Martini should not be consumed alone, although sometimes you must. If you are lucky to be in a congenial crowd, others are bound to follow your epicurean lead. A nice drink is best enjoyed with conversation between sips. The cocktail conversation also lets expression flow more freely, and the gin or vodka often adds to glib but insightful conclusions.

Temper

By Fuyu Aki

Cagalli Yula Athha hanya bisa menghela napas. Sambil melipat kedua tangannya dan duduk tegap di kursinya. Dia sedang menghadiri diskusi penting dengan petinggi ZAFT di pangkalan Carpenteria. Seharusnya dia tidak perlu mati-matian datang karena posisi dia sebagai orang nomor satu di ORB Union atau pemimpin Negara bukanlah untuk hadir di pertemuan yang mungkin terkesan remeh untuk posisinya. Cagalli bisa lihat beberapa petinggi ZAFT di Carpenteria Base sudah nampak gelisah. Mengapa mereka tidak memulai diskusi atau rapatnya, alasannya sederhana. Cagalli tidak ada janji pertemuan dengan mereka. Cagalli memenuhi janji bertemu dengan petinggi ZAFT yang akan dikirim langsung dari PLANT, Carpenteria Base hanya menjadi tempat mereka untuk bertemu dan berdiskusi.

Awalnya Cagalli ingin datang ke PLANT namun Lacus mengatakan kondisi di bumi yang masih memerlukan pemulihan bukanlah situasi yang mudah untuk ditinggal begitu saja. Apalagi mereka baru memperoleh perdamaian selama dua setengah tahun semenjak Destiny Plan digagalkan. Serta baru setengah tahun semenjak Kira Yamato pindah ke ZAFT. Tentunya pertemuan dengan petinggi ZAFT hari ini sedikit memberikan harapan bagi Cagalli kalau saudara kembarnya yang hadir. Topik rapatnya cukup penting dan tentunya Kira paling paham, itu yang diharapkan Cagalli.

Namun sayangnya, harapan Cagalli harus dikubur dalam-dalam. Bukan Kira Yamato yang datang, melainkan Yzak Joule salah satu Commander berseragam putih ZAFT dan wajahnya nampak kesal. "Maafkan atas keterlambatan saya," ucapnya yang langsung menaruh topi pet-nya dan memberikan hormat kepada beberapa rekannya. "Commander in Chief Athha dan," Yzak menyapa Cagalli lalu melihat Athrun yang duduk berbeda beberapa kursi dengan Cagalli, "…Commander Zala," tambahnya.

Cagalli menghela napas lagi. Dia harus profesional. Dia tidak boleh menunjukkan sisi kecewa yang terkesan kenakan-kanakan hanya karena bukan Kira Yamato yang datang. Lagipula faktanya dia tidak diberitahu siapa yang akan hadir dalam rapat ditambah dia tidak meminta langsung untuk Kira yang hadir. Jadi, bukan salah siapa-siapa. Semestinya Cagalli tenang karena bukan Kira yang hadir karena bisa-bisa Kira dianggap hanya melihat dari satu sisi saja, yaitu ORB Union. Iya, Kira Yamato masih cukup diragukan oleh beberapa orang di PLANTs. Wajar, sama saja seperti kasus Athrun Zala. Mereka berjasa, namun berjasa untuk pihak yang sebenarnya dulu pernah tunjukkan kesetiannya dan sekarang mereka berada di pihak yang justru pernah dia lawan atau tidak sepemahaman. Bahkan gosip mereka dibantu oleh Cagalli Yula Athha dan Lacus Clyne masih saja terdengar seperti obrolan kemarin sore. Baiklah, daripada mengomentari tentang staf yang seharusnya hadir itu siapa, sebaiknya mereka segera memulai rapatnya dan Cagalli seharusnya bersyukur karena akhirnya rapatnya dimulai.


"Apabila Anda mengatakan pengembangan senjata harus tetap dilakukan maka Anda sekalian sama sekali tidak memperhatikan dan mempertimbangkan Hak Asasi Manusia," ucap Cagalli. "Masih banyak yang harus diperbaiki di bumi seperti yang disampaikan oleh Mediator Clyne. Saya harap diskusi ini bukan hanya membahas mengenai latihan gabungan, persetujuan kerja sama, ataupun mengenai pengembangan teknologi namun juga peran mereka dalam pembangunan Negara."

Cagalli tidak suka arah diskusi yang dibawa oleh Yzak Joule. Cagalli tahu Yzak seperti apa, dari cerita Athrun Zala dan Dearka Elsman namun dia jarang atau bahkan minim komunikasi dengan pemuda bermarga Joule itu. Namun, tidak disangka. rapat yang diharapkan bisa membawa kondisi di bumi menjadi lebih aman dan tentram ternyata justru sedikit menyinggung ke arah pengembangan teknologi baru.

"Pengembangan teknologi yang kami usulkan adalah salah satu bentuk dari pembangunan yang Anda maksudkan, Commander in Chief Athha," ucap Yzak. "Morgenroete sebagai salah satu institusi penelitian teknologi milik ORB Union serta Defense Headquarters ORB menjadi salah satu pertimbangan kami. Teknologi kalian perlu dikembangkan dan alasan itulah yang membuat saya mengajukan peneliitian bersama untuk beberapa teknologi terkait," tambahnya.

Yzak Joule tidak menyangka kalau Cagalli Yula Athha menolak usulan penelitian. Bahkan orang yang paham teknologi seperti Athrun Zala tidak memberikan komentar apa-apa. Nampaknya Athrun pun punya alasan sendiri kenapa dia tidak mengatakan apapun. Semoga saja bukan karena mengalah karena Cagalli sangat vokal di rapat. Sayangnya, Yzak agak kesal karena shuttle-nya terlambat dan sekarang Cagalli membawanya berdebat perihal politik dan tugas Negara, Hak Asasi Manusia adalah hal yang Yzak kurang suka. Bukan berarti dia tidak setuju, namun pengembangan teknologi sangat dibutuhkan untuk keamanan Negara. Sesederhana itu saja. "Namun, saya tidak menyangka kalau Anda masih mengangkat hal yang sangat polemik dan dilematis seperti Hak Asasi Manusia. Bukankah Anda berada di Negara Netral yang dimana Anda seharusnya tidak membahas posisi manusia. Hak Asasi Manusia bisa menjadi senjata makan tuan apabila Anda tidak dapat memahami sepenuhnya apa manusia itu. Kadang Hak Asasi Manusia membuat kita terkotak dan lupa apa manusia itu," ucap Yzak lagi. Yzak merasa apa yang dia ucapkan salah namun dia harus menyadarkan Cagalli. Kalau tidak kehadirannya ke bumi sia-sia. Dia tidak ingin berlama-lama di Bumi.

"Apabila kita tidak memiliki kekuatan dan juga sistem pemerintahan yang kuat maka hak manusia yang lebih spesifiknya seperti Hak Asasi Manusia tidak bisa kita penuhi. Saya memakai kata Hak Asasi Manusia karena saya yakin kalau ORB memiliki sistem yang kuat, namun masih ada beberapa Negara di Bumi yang tidak seperti itu. Lagipula Hak Manusia di setiap Negara berbeda walau dasarnya sama. Sekarang, faktanya senjata telah membuat manusia sengsara dan merugi dan juga berdampak pada hak dan kewajiban mereka. Sebuah kekuatan yang tidak bisa kita kontrol maka pada akhirnya hanya akan mengakibatkan konflik walau kita tahu perdamaian sempurna bukanlah hal yang mungkin kita capai namun kita bisa mengurangi konflik dan juga kekuatan yang kita punya. Selama kebutuhan kita sebagai manusia terpenuhi maka hal itu cukup," ucap Cagalli. Cagalli merasa kalimat tersebut pernah dia ucapkan. Iya, dia ucapkan ke mantan almarhum chariman PLANTs, Gilbert Dullindal ketika kunjungan ke Armory One yang bertepatan dengan dicurinya tiga unit Mobile Suit baru.

'Konflik tidak bisa dihindari, menarik….,' pikir Yzak. Apa yang dikatakan Cagalli ada benarnya. Selama dunia damai, dunia bisa dipertahankan situasi dan konfliknya, manusia terpenuhi segala kebutuhan hidupnya, hal itu cukup. Tuhan yang memutuskan namun manusia yang berusaha. Suatu hukum yang disampaikan di beberapa kitab dalam beberapa agama menjelaskan demikian, Tuhan ingin manusia berusaha dan keputusan ada di tangan Tuhan. Suatu analogi Hukum Newton III yang menarik. Ada aksi maka ada reaksi. Manusia beraksi maka Tuhan juga bereaksi menanggapi aksi tersebut. Tapi, sekarang bukan saat untuk membahasnya. Yzak hanya ingin meyakinkan jangan sampai ORB menjadi pihak yang merugi. Apa susahnya seorang Cagalli Yula Athha memahami hal itu!?

Athrun dapat melihat dengan jelas kalau diskusi kedua belah pihak ini tidak akan berjalan mulus. Mereka belum tentu mencapai kata mufakat hari ini. Awalnya Cagalli sudah tidak suka dengan ajuan riset dari pihak ZAFT. Athrun melihat proposal yang diajukan. Buat Athrun itu menarik namun apabila dilihat dari segi kebutuhan dan kepentingan Negara dan Bumi untuk saat ini, kelihatannya belum tepat. Perbaikan kondisi lahan, sumber daya, dan sistem pemerintahan bukan hal yang mudah. Ditambah mengurangi atau mencari dalang-dalang Blue Cosmos dan teroris serta mafia bukanlah hal yang mudah juga. Nampaknya, hari ini akan menjadi debat pertama Cagalli Yula Athha dan Yzak Joule tanpa mengetahui taring musuh masing-masing.


Try to write something serious but ended up something heavy that I almost have to search references about it. I'm not a master in politics and public policy or even military things. But I hope this story entertain all of you my dearest reader.

Have you see the newest news about the Halloween event? Should I make a story about their costume? Athrun and Cagalli to be more specific. Anyway, can't wait for tomorrow the Angst Day. Event by Panda Nai and Cyaaz where I broke the role already by wrote a story titled 'AISURU KOTO'. Sorry 'bout that.

Cheers!