CHAPTER 19 : CHAOS IN WHOLE CAKE!

( MARIJOIS )

"Sepertinya akan terjadi pertarungan besar antara Big Mom dan Uchiha Sasuke." Ucap Gorosei yang memegang pedang sambil tersenyum.

"Eksistensi seorang Uchiha didunia ini memanglah sangat menakutkan." Ucap Gorosei berambut pirang sambil melipat tangannya.

"Monster yang dikeluarkan oleh Uchiha Sasuke itu ternyata benar-benar ada." Ucap Gorosei yang bertubuh sedikit gemuk.

"Ah. Monster yang dapat membuat dunia ini hancur berkeping-keping. Seperti yang dikatakan orang itu." Ucap Gorosei yang memakai topi dan berkumis tebal.

"Poseidon, Uranus ataupun Pluton mungkin hanya sekedar lelucon bagi monster itu." Ucap Gorosei berjanggut panjang.

"Benar. Dengan kata lain, Uchiha Sasuke lah orang terkuat didunia ini sekarang. Aku jamin serarus persen tidak ada satu orang pun yang sanggup mengalahkannya." Ucap Gorosei yang memegang pedang.

"Jadi menurutmu lebih baik membiarkan Big Mom, Kaido dan Sasuke bertarung seperti itu?" Tanya Gororsei berambut pirang.

"Aku setuju. Lagipula Sasuke pasti akan memenangkan pertarungan itu." Ucap Gorosei yang bertubuh sedikit gemuk.

"Lalu apa sebaiknya kita mengangkatnya sebagai Yonkou? Shirohige telah mati dan membuat satu kursi Yonkou kosong. Hanya ada dua kandidat yaitu Uchiha Sasuke dan Kurohige yang layak mengisi posisi Yonkou." Ucap Gorosei yang memakai topi dan berkumis tebal.

"Aku sarankan biarkan Kurohige mengambil posisi Yonkou. Yonkou hanyalah sistem yang kita buat supaya mengahalangi para bajak laut untuk menemukan One Piece dan tujuan kita adalah membawa Uchiha Sasuke ke Marijois dan membuatnya berada dipihak kita." Ucap Gorosei berjanggut panjang.

"Uchiha kah? Mengingat namanya sudah membuatku merinding. Kekuatan dan sudut pandangnya tentang dunia benar-benar di luar akal sehat. Seharusnya keluarga Uchiha lah yang mempunyai kedudukan paling tinggi di dunia ini." Ucap Gorosei berambut pirang.

"Benar dan sekarang kita melihat ada seorang Uchiha yang berkeliaran didunia ini." Ucap Gorosei yang memegang pedang sambil menyeringai.

"Rayleigh pernah sampai ke Raftel dan telah mengetahui seluruh sejarah dunia ini tetapi kenapa dia tidak mengetahui tentang Uchiha?" Tanya Gorosei yang bertubuh gemuk.

"Mungkin bajak laut Roger melewatkan satu Poneglyph yang sebenarnya sangat penting atau bisa jadi mereka telah menemukan poneglyph itu dan membacanya dan mengurungkan niat mereka untuk menyerang kita karena mereka tahu apa yang akan mereka hadapi. Sangat wajar karena nama Uchiha hanya disebut sekali dalam sejarah dunia ini. Poneglyph yang menceritakan tentang Uchiha pun memiliki bentuk yang unik dan tidak seperti Poneglyph pada umumnya." Ucap Gorosei berjanggut panjang.

"God Poneglyph kah?" Ucap Gorosei yang memakai topi dan berkumis tebal.

"Tepat sekali. Di poneglyph itulah nama Uchiha disebut dan menceritakan tentang kekuatan seorang Uchiha dan sudut pandang dunia ini di mata Uchiha. Poneglyph itu bisa menjadi ancaman bagi kita tapi bisa juga menjadi keuntungan bagi kita." Ucap Gorosei berambut pirang.

"Lucu sekali. Para bajak laut menginginkan road poneglyph sedangkan kita menginginkan god poneglyph." Ucap Gorosei yang memegang pedang.

"Hehehehe tapi dibeberapa poneglyph tertulis tentang keberadaan god poneglyph dan itu lah senjata kita. God poneglyph adalah satu-satunya cara untuk membuat Uchiha Sasuke berada dipihak kita." Ucap Gorosei yang bertubuh gemuk sambil tertawa.

"Dengan kata lain, Uchiha Sasuke adalah cahaya tenryuubito dan pemerintahan dunia." Ucap Gorosei yang berjanggut panjang.

( WHOLE CAKE ISLAND )

"NAPOLEONN!"

SIIUUNNNGGG!

BOOOOMMMMM!

CRACK!

DUAAAARRR!

Big Mom langsung menghunuskan pedangnya kearah Sasuke tetapi Sasuke sudah mengaktifkan Susanonya dan pedang Big Mom beradu kekuatan dan pedang Susano Sasuke. Seluruh ruangan itu langsung retak dan hancur. Atap dari ruangan tersebut pun terbang dan lantai rusak parah. Seluruh anak-anak Big Mom menutupi wajahnya karena angin dan debu yang bertebaran kemana-mana dan beberapa dari mereka pun ada yang terpental karena dahsyatnya kekuatan Big Mom dan Sasuke.

"Jadi ini kekuatan yang kau pakai untuk mengalahkan Kaido?" Tanya Big Mom kepada Sasuke.

"Ah. Dan kekuatan ini juga yang akan membuatmu terkapar." Ucap Sasuke.

Tangan Susano Sasuke seketika menghitam karena ia alirkan bushoshoku hakinya dan tanga Susano itu langsung meninju wajah Big Mom dengan sekuat tenaga.

BUAGH!

DUAAARRR!

"MAMAAAA!" Perospero berteriak ketakutan karena melihat ibunya yang terperntal jauh keluar ruangan akibat tinjuan dari Sasuke.

Seluruh anak-anak Big Mom kini memandang Sasuke dengan tajam dan mereka semua sudah siap menyerang Sasuke. Tetapi sebelum mereka sempat menyerang Sasuke mengangkat tangannya dan menyuruh mereka semua untuk berhenti.

"Lawan aku diluar. Ibu kalian berada diluar. Jika kalian ingin melawan dan membantu ibu kalian keluarlah tapi jika kalian takut diamlah disini." Ucap Sasuke sambil berjalan keluar dengan santai sambil menonaktifkan susanonya.

"KAU PIKIR KAU SIAPA BISA MEMERINTAH KAMI HAH!?" Teriak Perospero yang sudah mengeluarkan sebuah busur panah yang terbuar dari permen. "YARODOMO! SERANG DIAA!" Lanjut Perosper.

"CANDY ARROW!"

"CHIKARA MOCHI!"

"KELUARLAH MAJIN!"

"YOROI BISCUIT!"

"UOOOOOOO!"

"MATILAH KAU UCHIHA SASUKE!"

Perospero menembakan anak panah, Katakuri mengeluarknac Mochi dan membentuknya menjadi tangan yang sangat besar dan ia lapisi haki, Cracker melapisi dirinya dengan biscuit dan langsung melompat, Daifuku mengeluarkan Jin dari pertunya, Smoothie melompat kearah Sasuke, Oven menaikan suhu tubuhnya sehingga tubuhnya kini sudah berubah menjadi sangat panas dan mereka semua bersama-sama menyerang Sasuke yang sedang berjalan.

BOOOOM! BOOOMM! BOOOMM!

SRANG! CIUNG!

DUAAAAAAAAARRRRR!

Terjadi ledakan yang sangat dahsyat akibat serangan gabungan dari mereka semua dan membuat seluruh ruangan hancur berantakan dan diselimuti oleh asap. Seluruh anak-anak Big Mom menatap kepulan asap itu dengan tajam dan menunggu hasil dari serangan mereka apakah Sasuke mati, apakah Sasuke terluka atau apakah Sasuke menghindari serangan mereka semua.

"Ma-matilah kau!" Ucap Perospero.

"Ah. Dia seharusnya sud-"

WUSSSHHH!

Kepulan asap itu langsung menghilang dan mereka melihat sebuah tengkorak besar berwana ungu yang mengibaskan tangannya dan membuat asap itu menghilang. Mereka pun melihat Sasuke baik-baik saja dan tidak terluka sama sekali karena Sasuke dilindungi oleh tengkorak ungu tersebut.

"Se-Serangan kita tidak berdampak sama sekali!?" Gumam Katakuri sambil menatap susano Sasuke.

"Tidak mugkin.." Gumam Cracker.

"Si-sial! Apa yang harus kita lakukan!?" Ucap Smoothie yang sedikit takut.

"Sudah kubilang untuk melawanku diluar karena setidaknya kalian akan mendapatkan bantuan dari Linlin tapi jika ini mau kalian maka tidak ada pilihan lain." Ucap Sasuke sambil memejamkan matanya dan tersenyum.

Perlahan susano itu merentangkan kedua tangannya dan membuka telapak tanganya dengan lebar. Semua anak-anak Big Mom pun langsung berkeringat dingin dan menduga-duga apa yang akan terjadi.

"SHINRA TENSEI!" Teriak Sasuke.

BOOOOMMMM!

DUAAARRRR!

"UAAAAAGHHHHHHHHHHH!"

Penampakan yang sangat horror terlihat di pusat Whole Cake Island Kastil atau bisa dibilang istana tempat Big Mom tinggal langsung hancur berkeping-keping dan terlihat banyak manusia yang beterbangan di atas. Seluruh anak-anak Big Mom terhempas dan terpental jauh dan kini mereka semua sedang melayang di langit karena jurus Sasuke yang luar biasa kuat.

Big Mom yang sebelumnya terkena pukulan telak dari Susano Sasuke perlahan bangkit dan membuka matanya. Kepalanya sedikit terasa pusing dan ia melihat istananya sudah menghilang dan berubah menjadi tumpukan bebatuan dan melihat seluruh anak-anaknya terhempas dan terpental.

Tubuh Big Mom bergetar dan ia menggertakan giginya dengan sangat kuat. Big Mom tidak menyangka ada orang yang sanggup menghancurkan istananya dan membuat anak-anaknya melayang seperti itu dan terlebih lagi ia tidak menyangka ada seseorang yang mampu menghancurkan dan berani melawannya di teritorinya sendiri. Mungkin Big Mom tahu bahwa Uchiha Sasuke adalah orang yang pernah mengalahkan Kaido tetapi ia tidak berpikir bahwa Sasuke sekuat ini.

"KATON : GOKAKYUU NO JUTSU!"

Lamunan Big Mom terhenti saat ia melihat dari depan ada sebuah bola api yang sangat besar menuju ke arahnya. Big Mom langsung melompat ke atas guna menghindari bola api tersebut.

BOOOMMM!

Bola api itu langsung membakar semua hutan yang berada dibelakangnya. Big Mom yang masih melayang diatas dan melihat bahwa hutan-hutan cantiknya terbakar makin marah tetapi dia langsung mendongakan kepalanya ke atas dan melihat Sasuke sedang melesat kearahnya dan berusaha menebasnya dengan pedang kusanaginya.

TRAANGG!

DUAAAAARRR!

Big Mom mencoba menahan pedang Sasuke itu dengan Napoleon dan menyebabkan dua pedang itu beradu dan tecipta cipratan-cipratan listrik di area sekitarnya dan seluruh aera itu pun retak dan hancur serta langit terbelah.

"GRRRR! Aku tidak menyangka kau sekuat ini!" Ucap Big Mom mengeluarkan seluruh tenaganya dan menahan pedang Sasuke.

"Kau pikir kau bisa membunuhku dengan semudah itu? Jangan bermimpi Linlin." Ucap Sasuke dengan datar

Mereka berdua saling menatap satu sama lain dengan tajam dan adu pedang itu terjadi hampir selama dua menit. Sasuke mencoba mendorong Big Mom dengan sekuat tenaga secara perlahan dan menyebabkan Big Mom terdorong.

"HHIIIIIIIIYYYAAAAAAAAAAAAA!" Big Mom yang merasa terdorong pun berteriak sekuat tenaga untuk membantunya mengeluarkan seluruh tenaga dan hakinya dan mencoba mendorong balik Sasuke.

BOOOMM! BOOMM!

Kembali terjadi ledakan yang sangat besar karena mereka berdua saling mengeluarkan Haoshoku haki dan kembali membuat tanah dan daerah sekitar mereka hancur lebur.

Sasuke sedikit terdorong kebelakang karena tenaga Big Mom yang besar dan Sasuke mulai berpikir untuk menyudahi adu pedang ini. Sasuke merasa bahwa jika begini terus dia akan kalah karena Sasuke pun tahu bahwa tenaga Big Mom lebih kuat daripadanya. Big Mom sama kuatnya dengan Kaido soal urusan fisik.

"SUSANO!" Sasuke kembali mengeluarkan susanonya dan langsung memukul Big Mom.

BUAGHHH!

BOOOMMM!

Big Mom untuk kedua kalinya terkena bogem dari susano Sasuke dan menyebabkan ia terhempas ke tanah. Sasuke yang melihat itu langsung turun kebawah dan kembali bersiap untuk menyerang. Sebelum Big Mom datang, Sasuke langsung membalikan tubuhnya karena merasakan ada seseorang yang datang.

SSSIIUUNG!

BOOOOOMMM!

Terlihat ada seseorang melesat dengan keceptan tinggi dan menyerang Sasuke dan orang itu adalah Katakuri. Katakuri terlihat sedikit berantkan dan darah mengucur dari pelipis kirinya karena terkena serangan Sasuke sebelumnya saat di kastil. Serangan Katakuri hanya mengenai susano Sasuke dan tidak berdampak sama sekali

"Aku tidak akan membiarkanmu menyakiti mama lebih dari ini." Ucap Katakuri sambil menatap Sasuke dengan tajam.

"Lalu apa yang bisa kau lakukan?" Tanya Sasuke dengan datar.

Susano Sasuke langsung mencoba meninju Katakuri tapi Katakuri langsung melompat ke atas guna menghindari tinjuan tengkorak ungu tersebut. Sasuke yang melihat Katakuri melompat ke atas mengangkat tangannya kearah Katakuri dan membuka telapak tangannya dengan lebar.

BANSHO TENIN!

Katakuri perlahan langsung tertarik kearah Sasuke dan Sasuke langsung meninju Katkuri dengan susanonya.

BUAAGHH!

BOOOMM!

Sama seperti Big Mom, Katakuri terhempas ke tanah karena terkena pukulan Susano Sasuke. Big Mom dan Katakuri perlahan bangkit berdiri kembali dan bersiap untuk menyerang kembali.

"Kenapa kalian keras kepala sekali? Jika kalian membiarkanku pergi dari sini dengan damai maka pertarungan ini tidak diperlukan." Ucap Sasuke dengan datar.

"Ini tidak sesederhana seperti yang kau pikirkan. Kau telah datang kesini dan merusak istanaku dan telah menyakiti anak-anaku." Ucap Big Mom.

"Kau sendiri yang memulainya." Ucap Sasuke dengan datar sambil melirik Big Mom.

"Tepat sekali. Karena itu aku harus mendapatkan apa yang aku inginkan dan jika aku membiarkanmu pergi dari sini dalam kondisi hidup maka dunia akan memandang rendah aku. Maka dari itu aku harus membunuhmu disini." Ucap Big Mom sambil menyeringai.

"Kau tidak akan lolos dari ini Uchiha Sasuke." Ucap Katakuri yang sudah mengambil Trisulanya dan memasang kuda-kuda bertarung.

"Aku bisa mengalahkan Kaido dan anak buahnya sendirian lalu apa yang membuatmu berpikir bisa mengalahkanku dan membunuhku disini?" Tanya Sasuke.

"Sudah kubilang jangan samakan aku dengan mahluk buas itu. Bajak lautku jauh lebih kuat daripada Kaido dan kami semua lebih kompak bahkan Roger pun sang raja bajak laut memilih untuk tidak berurusan denganku. Apa yang membuatmu berpikir bisa mengalahkanku disini jika Roger saja tidak bisa?" Tanya Big Mom sambil menyeringai.

Sasuke yang mendengar itu hanya memejamkan matanya dan tersenyum. "Jawabanya sangat sederhana. Karena aku bukan Roger. Aku adalah Uchiha Sasuke." Ucap Sasuke sambil tersenyum.

"JANGAN SOMBONG KAU BOCAH TENGIK!" Big Mom berteriak dengan kencang karena kesal dan dia merasa dieremehkan oleh Sasuke. "PROMOTHEUS!"

"BAIK MAMA!" Prometheus melepaskan dirinya dari kepala Big Mom dan membesarkan badannya sehingga ini Prometehus berubah menjadi gumpalan api yang sangat besar seperti matahari buatan.

WUSSSSSSHHHHHH!

Prometheus menyemburkan api yang sangat banyak dan besar sehingga membakar seluruh area tersebut tetapi Sasuke masih tetap tenang dibalik Susanonya dan melipat tangannya. Susano Sasuke sama sekali tidak tergores oleh serangan Prometehus dan membuat Promethetus terkejut.

"Di-dia…. Mahluk macam apa dia? Seranganku tidak bisa melukainya mama." Ucap Prometheus sambil membelalakan matanya.

"GGRRRRRRR!" Big Mom makin kesal karena dia sekarang bingung bagaimana cara menyerang Sasuke dan membuat tengkorak ungu yang melinduginya itu hancur.

"MOCHI TSUKI!" Katakuri langsung melompat kearah Sasuke. Katakuri mencoba menusuk susano Sasuke dengan trisulanya yang sudah ia lapisi dengan haki dan mocha lalu ia memutar trisulanya dan tercipta gesekan antara trisula Katakuri dan Susano Sasuke.

SRRRRIINGGGGGG!

Bunyi gesekan antara trisula dan susano itu sangat keras dan nyaring sehingga membuat telinga orang yang mendengar bunyi tersebut akan sakit. Big Mom yang melihat itu tidak tinggal diam dan melompat kearah Sasuke dan menyerang susano Sasuke dengan Napoleon. Prometehus pun ikut menyerang dan ia melapisi Napoleon dengan apinya.

"COGNAC!" Teriak Big Mom dan langsung menebas susano sasuke dengan pedangnya.

BBOOOMMMM!

CRACK!

DUARRR!

Tercipta ledakan yang sangat besar dan Susano Sasuke pun mengalami keretakan akibat serangan gabungan antara Katakuri dan Big Mom. Sasuke langsung melompat keatas dan membuat segel tangan. Tetapi belum sempat ia menyelesaikan segel tangannya, Katakuri tiba-tiba berada dibelakanganya.

"Aku sudah tau apa yang akan kau lakukan selanjutnya. CHIKARA MOCHI!" Ucap Katakuri yang telah membuat gumpalan mocha yang berbentuk tangan yang sangat besar dan ia lapisi hali dan tangan mochi itu langsung meninju Sasuke dengan sekuat tenaga.

BUAAAAAGHHH!

Sasuke langsung terhempas dan terpental akibat pukulan Katakuri yang sangat keras itu. Belum sampai Sasuke mendarat di tanah, Big Mom tiba-tiba sudah berada di belakang Sasuke dan ia sudah mengalirkan bushosoku hakinya ke tangannya dan siap meninju Sasuke dengan sekuat tenaga.

"MAMAMAMA!" Ucap Big Mom sambil menyeringai kepada Sasuke.

BUAAAAAGHHHHH!

DUAARRRRRRR!

Sasuke terpental kebawah dan menabrak tanah yang berada dibawahnya. Pukulan Big Mom itu sangat kuat sehingga Sasuke masuk ke tanah itu. Tidak sampai disitu, Big Mom yang melihat Sasuke masuk ke tanah bersiap untuk menyerang lagi.

"ZEUSS!" Ucap Big Mom sambil menyeringai.

"SIAP MAMA!" Zeus pun berubah menjadi warna hitam dan terlihat ada gelombag listrik berwarna ungu disekitar tubuhnya.

"RAITEI!" Teriak Big Mom dan Zeus langsung menembakan listrik yang sangat besar ke tempat dimana Sasuke berada.

BUAAAAARRRR!

Listrik itu menyambar ke tempat dimana Sasuke terbaring dan membuat suara gemuruh yang sangat besar.

'Dia akan menyerang lagi. Aku tidak bisa membiarkannya.' Gumam Katakuri didalam hatinya yang sudah melihat ke masa depan dan melihat bahwa Sasuke akan bangkit dan melakukan serangan balasan.

"AMADARE MOCHI!" Katakuri langsung melompat ke tepi lubang dimana Sasuke berbaring dan ia menyentuh sisi lubang itu dengan tangannya dan area yang disentuh Katakuri perlahan terlihat mencair dan berubah menjad mochi dan mocha tersebut langsung menimbun Sasuke dan menguburnya hidup-hidup.

BOOOMMM! BOOOMM! BOOOOMM!

Kini lubang itu sudah tertutup rapat dan Sasuke terkubur didalamnya. Big Mom pun tersenyum kepada Katakuri dan Katakuri pun menganggukan kepalanya. Big Mom berjalan dan mendekati Katakuri.

"Kerja bagus Katakuri." Ucap Big Mom sambil tersenyum kepada Katakuri.

"Terima kasih ma-"

TRINGG!

Katakuri langsung membelalakan matanya karena ia mendapat kembali penglihatan bahwa Sasuke akan bangkit dan menyerang balik.

"MAMA! MENJAUH DARI SINI!" Ucap Katakuri yang langsung melompat jauh kebelakang dan menghindari serangan Sasuke. Big Mom pun langsung melompat kebelakang dan menuruti perkataan Katakuri karena ia tahu bahwa Katakuri pasti mendapatkan penglihatan.

KATON : GORYUUKA NO JUTSU!

BOOOM! BOOOM!

Dari bawah tepatnya dari tempat Sasuke dikubur, keluar sebuah enam kepala naga api dan membuat mochi yang mengubur Sasuke pun hancur dan terbakar. Kepala naga api itu pun terus bergerak ke atas dan sampai di langit dan seketika langit berubah menjadi gelap dan banyak petir yang menyambar.

Sasuke pun langsung melompat ke atas dan ia melihat bahwa Katakuri dan Big Mom kini sudah mengepungnya. Big Mom disisi kiri dan Katakuri disisi kanannya. Sasuke hanya tersenyum dan melirik Katakuri dan Big Mom secara bergantian.

"Sepertinya perkataan Perospero benar. Dibanding Kaido, kalian lebih kompak dan merepotkan." Ucap Sasuke.

"Mamamama aku pun sekarang sadar kenapa Kaido bisa kalah. Aku akui kau adalah orang yang kuat Uchiha Sasuke." Ucap Big Mom sambil menyeringai.

"Jangan remehkan kami. Kami adalah Big Mom Kaizokudan salah satu Yonkou dunia baru." Ucap Katakuri dan menatap Sasuke dengan tajam.

"Kalian lah yang meremehkanku. Kalian tahu bahwa aku sanggup melawan Kaido tapi kalian mengundangku kesini dan berusaha membunuhku dengan cara yang konyol." Ucap Sasuke sambil memejamkan matanya.

SSIUNG!

DUAR!

Sasuke mengangkat tangan kanannya dan menembakan listrik berwarna hitam ke langit dan membuat seluruh langit Whole Cake menjadi gelap dan banyak pertir hitam menyambar.

"DOUBLE KIRIN!" Teriak Sasuke.

GOOOAAAARR!

Dari langit muncul dua ekor naga listrik yang sangat besar dan naga itu meliuk-liuk di langit dan meraung dengan sangat keras. Big Mom dan Katakuri pun mendongakan kepalanya ke atas dan membelalakan matanya karena terkejut saat melihat ada dua naga listrik yang menatap meraka berdua dengan tajam.

"A-apa itu?" Katakuri terbata-bata saat melihat naga listrik tersebut.

"Dia bisa mengendalikan listrik juga?" Tanya Big Mom karena tadi ia melihat Sasuke mengeluarkan tengkorak, lalu melihat Sasuke mengeluarkan api dan kini bisa mengendalikan listrik.

GOOOOAAARR!

SIUNG!

BOOOOM!

DUUAAAAAAAAAAAAAAAAAAAARRRRRRRRR!

Kedua naga tersebut kembali meraung dengan keras dan langsung menyambar Katakuri dan Big Mom secara bersamaan dan membuat ledakan yang sangat besar dan kini hampir seperempat dari Whole Cake Island hancur dan tercipta gempa diseluruh Whole Cake Island.

Seluruh anak-anak Big Mom pun mulai ketakutan dan berharap-harap cemas dengan hasil pertarungan ini. Mereka sangat ingin melihat kekalahan Sasuke dan ingin Sasuke mati tetapi mereka tahu bahwa itu tidak akan mudah mengingat kini yang mereka lawan adalah orang paling berbahaya didunia dan orang yang memilki bounty tertinggi.

"Si-sial Uchiha Sasuke itu kuat sekali.." Ucap Daifuku sambil melihat kearah tempat dimana Big Mom dan Sasuke bertarung.

"Ini buruk. Kita semua harus membantu mama." Ucap Oven

"Baiklah kalau begitu. Semuanya ayo kita-"

"PEROSPERO NI-CHAN!"

Ucapan Perospero teropotong saat melihat Pudding berlari kearahnya sambil menangis dan terlihat wajah Pudding sangat panik dan khawatir dan juga ketakutan.

"Ke-kenapa? Ada apa?" Tanya Perospero yang juga ikut ketakutan karena melihat Pudding.

"Di pelabuhan…" Ucap Pudding di sela-sela tangisannya.

"Kenapa di pelabuhan!? BICARA YANG JELAS PUDDING!" Teriak Oven yang marah karena situasi sudah sangat kacau di Whole Cake Island.

"DI PELABUHAN ADA BAJAK LAUT HYAKUJU DAN KAIDO ADA DI PULAU INI!" Teriak Pudding.

Semua orang yang mendengar itu pun makin shock dan mereka benar-benar ketakutan. Kehadiran Uchiha Sasuke di pulau ini sudah sangat membuat mereka bingung dan membuat mereka kelimpungan dan kini tambah lagi Kaido yang tiba-tiba muncul di pulau mereka.

"O-Oi?" Gumam Daifuku sambil membelalakan matanya.

"Tidak mungkin." Oven dan terlihat tubuhnya bergetar karena ketakutan.

"Kenapa? KENAPA DIA ADA DISINI!?" Teriak Perospero kepada Pudding dan kini pikirannya benar-benar kacau. Jika Kaido dan Sasuke bekerja sama melawan mereka maka habislah mereka semua.

"Y-yang aku dengar dia tidak setuju dengan pernikahan ini dan mencoba mengancurkan pernikahan Uchiha Sasuke." Ucap Pudding sambil menangis.

"S-sial! Pernikahan ini pun sudah hancur dari awal!" Ucap Perospero.

"Peros-Ni apa yang harus kita lakukan?" Tanya Oven kepada Perospero.

"Dimana Smoothie dan Cracker!?" Tanya Perospero.

"Me-mereka berdua sedang menuju ke tempat mama dan ingin membantu mama." Ucap Oven.

Perospero kembali membelalakan matanya karena ia tahu bahwa petarung-petarung tangguh seperti Katakuri, Smoothie, Cracker dan Big Mom sedang bertarung melawan Sasuke dan dengan kata lain, Bajak Laut Big Mom tidak mempunyai kekuatan yang cukup untuk mengehntikan Kaido. Semua orang yang berada disitu pun terdiam dan sedang berpikir cara untuk menghentikan kekacauan yang sebenarnya mereka mulai sendiri.

"Jadi siapa yang sekarang berhadapan dengan Kaido?" Tanya Oven.

"Amande Ne-Chan dan pasukannya. Mereka berusaha untuk berbicara dengan Kaido dan… Galette Ne-Chan pun ada disana." Ucap Pudding.

"HAH!? KENAPA GALETTE ADA DISANA!?" Teriak Perospero yang ketakutan dan khawatir dengan nyawa Galette karena Galette mungkin akan dibunuh Kaido guna menghentikan pernikahan ini karena Kaido belum mengetahui kejadian yang sesungguhnya.

( PELABUHAN WHOLE CAKE ISLAND )

"Kalian semua, jika tidak ingin mati katakan mana yang namanya Charlotte Galette dan dimana Uchiha Sasuke sekarang?" Tanya Kaido kepada seluruh anak buah Big Mom yang berada di depannya.

"I-Itu.. Kaido tenanglah mari kita bicarakan ini dengan baik-baik." Ucap Amande yang mencoab membujuk Kaido untuk berbicara.

"HAAAHH!? APA LAGI YANG HARUS DIBICARAKAN! AKU BERTANYA MANA YANG NAMANYA CHARLOTEE GALETTE DAN DIMANA UCHIHA SASUKE SEKARANG!?" Teriak Kaido dengan sangat marah.

"A-Aku Charlotte Galette." Tiba-tiba, Galette muncul dari belakang dan kini ia berdiri dihadapan Kaido.

Kaido pun langsung menundukan kepalanya dan melihat seorang wanita berambut merah muda beridiri dihadapanya. "Jadi kau yang akan menikah dengan Sasuke?" Tanya Kaido kepada Galette.

"I-Itu.. Sebenarnya-"

"KINGGG!" Ucapan Galette terpotong dan Kaido langsung memanggil KING. "Aku akan membawa wanita ini dan mencari Uchiha Sasuke kalian urus mereka semua." Ucap Kaido kepada King.

Kadio langsung menggenggam Galette di tangannya dan menatap Galette dengan sangat tajam sehingga membuat Galette ketakutan. "Beritahu aku dimana Sasuke berada jika kau tidak ingin mati." Ucap Kaido kepada Galette.

( GRANDLINE : BALTIGO )

Dua hari sudah setelah Robin mendengar tentang pernikahan Sasuke dan Galette dan setelah mendengar berita tentang pernikahan Sasuke, Robin menjadi pendiam dan jarang bicara dan terlihat wajahnya yang selalu murung. Robin tidak menyangka Sasuke akan menikah dengan wanita lain. Perasaan Robin sangat campur aduk karena dia marah, dia sedih, dia merasa bersalah, dia cemburu dan dia takut. Dia takut kalau Sasuke membencinya. Robin tidak sanggup dibenci oleh Sasuke. Bagi Robin, Sasuke adalah cinta pertamanya dan orang yang sangat penting dalam hidupnya. Dia mengutuk dirinya sendiri karena mempercayai perkataan Akainu dan mengkhianati Sasuke.

Kini Robin berada didalam kamarnya dan sedang melamun dan memikirkan tentang Sasuke. Memang semenjak dia mengkhianati Sasuke, Robin sering menangis jika ia sedang sendirian karena sebelum ia tidur dan saat memejamkan matanya, hanya wajah Sasuke yang ada dipikirannya dan itu membuat hatinya sakit. Robin sangat merindukan Sasuke dan ingin melihat wajah Sasuke secara langsung dan mengeluarkan semua perasaan kepada Sasuke. Robin memaki Sasuke, memeluk Sasuke, menangis dihadapan Sasuke dan meminta maaf kepada Sasuke.

Tetapi, saat ia masuk dan menjadi anggota bajak lautnya Luffy, Robin sedikit merasa tenang dan ditambah lagi ia tahu bahwa Sasuke adalah kakak dari Luffy maka kesempatan ia bertemu dengan Sasuke akan bertambah besar dan Luffy pun berkata pada Robin bahwa Sasuke akan memaafkannya karena Sasuke adalah orang yang pengertian.

"Robin-San boleh aku masuk? Ini aku Koala." Ucap Koala sambil mengetuk pintu dari luar.

"Silahkan." Ucap Robin dengan singkat.

Koala dengan lembut dan hati-hati membuka pintu kamar Robin dan masuk ke kamar Robin dan kembali menutup pintu ruangan tersebut. Koala berjalan mendekati Robin dan ia duduk di tepi ranjang. Robin yang melihat Koala duduk langsung ikut duduk dan ia melihat selembar koran yang dipegang oleh Koala.

"Berita Sasuke lagi?" Tanya Robin kepada Koala.

"Uhm! Tapi Robin-San ini berita baik tetapi juga ada berita buruknya." Ucap Koala.

"Apa berita baiknya? Belakangan ini aku sedang bersedih mungkin aku akan senang mendengar berita baik ini." Ucap Robin sambil tersenyum. Lebih tepatnya memaksakan dirinya untuk tersenyum.

"Berita baiknya adalah Sasuke-San tidak jadi menikahi Galette." Ucap Koala sambil tersenyum.

Mata Robin melebar dan suasana hatinya langsung berubah dan kini ia sangat gembira mendengar perkataan Koala barusan. Robin mulai tersenyum dan terlihat ekspresi kegembiraan di wajah Robin.

"Benarkah? Apa Sasuke-Kun tidak jadi menikah?" Tanya Robin sambil memegang pundak Koala.

"Benar. Nampaknya ini pernikahan satu pihak dan Sasuke dipaksa untuk datang ke tempat Big Mom dan Sasuke tidak menyetujui pernikahan tersebut dan kini ia sedang bertarung dengan Big Mom." Ucap Koala sambil memegang tangan Robin dengan lembut.

"Fufufufu nampaknya aku mengkhawatirkan hal yang konyol dan bersedih karena hal yang konyol pula. Seharusnya aku percaya pada Sasuke-Kun." Ucap Robin sambil tertawa kecil. "Lalu apa berita buruknya?" Tanya Robin kepada Koala.

"Kaido nampaknya tidak terima dengan pernikahan Sasuke dan Kaido berusaha merusak pernikahan Sasuke dan datang ke tempat Big Mom. Singkatnya akan ada pertarungan besar antara Kaido, Big Mom dan juga Uchiha Sasuke. Dari sekian banyak berita tentang Sasuke, berita ini yang paling menyita perhatian publik bahkan dunia. Tiga orang terkuat kini sedang bertarung." Ucap Koala dengan serius.

Robin merundukan kepalanya dan jujur ia merasa khawatir. Robin tahu betul sifat Sasuke yang sedikit arogan dan pantang mundur dalam pertarungan. Kini Sasuke akan menghadapi dua Yonkou sekaligus dan Robin sudah tidak tahu harus berkata apa. Tidak yang bisa Robin lakukan untuk menghentikan Sasuke kali ini yang Robin harus lakukan sekarang adalah percaya saja pada Sasuke dan berharap Sasuke akan memenangkan pertarungan ini. Robin tersenyum dan mengangkat kepalanya dan memandang Koala.

"Tidak apa-apa. Sasuke-Kun pasti bisa memenangkan pertarungan itu. Dia adalah orang yang kuat dan tidak mungkin dia kalah." Ucap Robin sambil tersenyum. 'Sasuke-Kun terima kasih karena telah menolak pernikahan itu. Aku harap kau bisa menang melawan Big Mom dan kita bisa bertemu lagi suatu saat nanti.' Gumam Robin dalam hatinya.

( SASUKE VS BIG MOM )

Terlihat lubang yang sangat besar akibat serangan Kirin Sasuke tadi. Big Mom dan Katakuri terbaring di dalam lubang besar itu dengan keadaan tubuh yang sedikit gosong dan beberapa luka bakar di tubuh mereka.

"UHUK! UHUK! Sakit sekali!" Big Mom perlahan bangkit berdiri dan memegangi lehernya yang terasa berat dan merasakan sakit di seluruh badannya. Big Mom melihat Napoleon, Zeus, dan Prometeus terbaring disebelahnya dan tidak sadarkan diri dan ia melihat sekelilingya dan ia menyadari bahwa ia kini berada dalam sebuah lubang. Big Mom mendongakan kepalanya keatas dan melihat Sasuke sedang berdiri dan menatapnya dari atas dengan datar. Big Mom mengepalkan kedua tangannya dengan sangat keras dan langsung melompat ke atas.

"Aku tidak menyangka kau mempunyai haki yang luar biasa dan kau bisa menggabungkan seranganmu tadi dengan hakimu. Kau mempunyai control haki yang luar biasa." Ucap Big Mom sambil menatap Sasuke dengan serius.

"Aku belajar banyak dari pertarunganku dengan Kaido." Ucap Sasuke dengan datar

SIUUUNGGG!

SIIIUNGGGG!

TRANG!

DUAAAARRRRRR!

Tiba-tiba dari atas ada 2 sayatan pedang yang mengarah ke Sasuke. Sasuke yang melihat itu langsung mengeluarkan kusanaginya dari sarungnya dan menebas kedua serangan itu dengan mudah. Serangan itu ternyata berasal dari Smoothie dan juga Cracker yang baru tiba dan berniat untuk membantu Big Mom melawan Uchiha Sasuke.

"MAMA!" Teriak Smoothie yang langsung berdiri disebelah Big Mom.

"MAMA! KAU TERLUKA PARAH!" Teriak Cracker yang melihat Big Mom sudah dipenuhi oleh luka.

"Hah…hah….hah… Serangan tadi dahsyat sekali. Untung aku sempat membuat perisai dari Mochi dan setidaknya kami berdua bisa bertahan sampai saat ini." Ucap Katakuri yang terengah-engah dan sudah bisa bangkit berdiri dan kini ia berdiri disamping Cracker.

"Bahkan Katakuri Ni-San pun sampai babak belur seperti ini." Gumam Smoothie sambil membelalakan matanya karena melihat kakaknya yang terkuat terluka parah.

"Ini gawat. Kita harus bersatu." Ucap Cracker yang memandang Sasuke dengan tajam

"""MAMA!"" Napoleon, Zeus, dan Promoteus pun sudah kembali sadar dan mereka langsung terbang kearah Big Mom.

"Baiklah kita semua sudah berkumpul. Sepertinya aku telah membawa orang yang sangat berbahaya ke pulau ini." Ucap Big Mom dengan serius. "Zeus, Promoteus, Napoleon bersiaplah dan kerahakan seluruh kemampuan kalian." Ucap Big Mom sambil menatap tajam Sasuke.

Smoothie, Katakuri, Cracker, Napoleon, Zeus dan Promoteus berkeringat dingin saat mendengar Big Mom berbicara seserius itu. Mereka tidak pernah melihat Big Mom berbicara serius dan penuh penakanan seperti ini sebelumnya dan mereka pun tahu bahwa artinya mereka harus bertarung dengan serius dan tidak bisa main-main karena lawan mereka kali ini bukanlah manusia biasa.

Zeus berubah warna kembali menjadi awan hitam dan ukurannya pun bertambah besar. Big Mom langsung melompat ke atas Zeus dan menunggangi Zeus. Prometeus pun bergerak menuju kepal Big Mom dan membuat kepala dan rambut Big Mom kini diselimuti oleh api sedangkan Napoleon berubah kembali menjadi pedang dan Napoleon pun diselimuti oleh api dari Prometeus.

Katakuri kembali memegang trsiulanya, Smoothie dan Cracker pun sudah menggenggam erat pedang mereka dan bersiap untuk bertarung.

Sasuke yang melihat itu pun menatap mereka dengan serius dan memasang kuda-kuda bertarungnya.

"Jadi kalian benar-benar ingin membunuhku?" Tanya Sasuke dengan datar.

"Manusia seperti mu sangat berbahaya untuk hidup di dunia ini. Orang sepertimu lah yang akan menghalangi jalanku untuk menjadi raja bajak laut maka dari itu aku harus membunuhmu sekarang." Ucap Big Mom.

"Jika kita bertarung disini maka pulau ini akan hancur dan lagi aku ingin cepat-cepat keluar dari pulau ini." Ucap Sasuke.

"Pulau ini bisa di bangun ulang. Jangan mempermasalahkan hal yang seharus tidak dipermasalahkan." Ucap Big Mom.

"Sepertinya tidak ada pilihan lain. Kalau begitu… MAJULAH!" Teriak Sasuke.

"MAJULAH! ANAK-ANAKKU!" Teriak Big Mom kepada 3 anak terkuatnya yang berada disebalahnya.

"YOSSSSHHH!"

CLAP! CLAP!

Cracker menepuk tangannya dan seketika keluar sekitar 10 pasukan biscuit yang memegang pedang. Pasukan biscuit itu langsung menyerang Sasuke dengan sekuat tenaga. Sasuke kembali mengaktifkan susanonya untuk menahan serangan Cracker.

BOOOM! BOOM! BOOOM!

Sepuluh prajurit biscuit itu menyerang Susano Sasuke secara bersamaan tetapi seperti yang sudah-sudah serangan Cracker sama sekali tidak membuat susano Sasuke tergores.

"HIIYYAAAAAA!" Teriak Smoothie sambil menghunuskan pedangnya kearah susano Sasuke.

SREEEEENNGG!

Sebuah sayatan pedang berwarna ungu muda melaju dengan sangat cepat menuju susano Sasuke.

BOOOMM!

Sayatan itu megenai susano Sasuke dan perlahan membuat susano itu terdorong kebelakang sekitar dua centimeter.

"CHIKARA MOCHI!" Katakuri mengeluarkan kekuatan mochinya dan mochi itu membentuk dua buah tangan yang ukurannya sangat besar.

BOOOOM!

CRACK!

Dua tangan mochi buatan Katakuri itu langsung meninju susano Sasuke dengan sangat keras dan membuat sedikit retakan di Susano Sasuke.

"IKOKU SOVEREIGNTY!" Teriak Big Mom sambil menghunuskan pedangnya kearah Susano Sasuke.

SIIUUUNGGG!

SREENNG!

CRACCCCK!

DUAAAAARRR!

Sayatan pedang dari Smoothie, tangan mochi buatan Katakuri, sepuluh prajurit biscuit Cracker dan Susano Sasuke pun langsung hancur terkena serangan Big Mom itu. Sasuke langsung terhempas kebelakang dan kemejanya pun robek setengah dan tangan kanannya pun berdarah akibat serangan Big Mom itu.

Tidak tinggal diam, meskipun Sasuke yang kini sedang terhempas memaksakan mengangkat tangannya dan ia arahkan kedepan dan membuka telapak tangannya dengan lebar.

"SHINRA TENSEI!"

WUUSSSSHHH!

BOOOOMMM!

Kedua serangan itu beradu dan menciptakan gelombang kejut atau shockwave yang luar biasa. Perlahan serangan Sasuke mendorong serangan Big Mom dan akhirnya serangan Big Mom pun kalah.

"UAAAAAAGHHHHH!"

Big Mom beserta anak-anaknya pun terhempas dan terpental kebelakang. Sasuke kembali mengaktifkan susanonya dan ia langsung membuat susano tersebut masuk ke tahap ketiga. Susano itu mengeluarkan sebuah pedang dan langsung menebas Big Mom dan anak-anaknya yang sedang terpental itu.

SIUUNGG!

WUUUSSSHHH!

DUAAAARR!

"UUUAAAAAAAAAAAGHHHHH!"

"MAMAAAAAAA!"

Belum sempat menyentuh tanah, mereka berempat kembali dikejutkan oleh serangan Sasuke dan membuat mereka kini terluka parah dan jatuh ke tanah.

Big Mom, Katakuri, Smoothie dan Cracker kini sudah terluka parah. Mereka berempat mengerang kesakitan dan kembali mencoba bangkit berdiri. Darah ditubuh mereka pun sudah bercucuran dan berbanding terbalik dengan Sasuke yang hanya berdarah di lengan kanannya saja. Setelah pertarungan dengan Kaido, Sasuke mulai mengenali karakteristik Yonkou dan cara bertarung mereka. Meskipun kekuatan buah iblis mereka berbeda, tetapi ada satu kesamaan yang mereka miliki yaitu kekuatan Haki mereka yang kurang lebih sama. Pertarungan melawan Big Mom sedikit lebih mudah bagi Sasuke karena dari awal dia sudah mengira-ngira seberapa kuat Big Mom dan sudah menakar kekuatannya dan perkiraanya itu benar.

"UHUK! UHUK!" Smoothie mencoba bangkit kembali dengan susah payah sambil batuk berdarah.

"Dia bukanlah manusia. Dia itu monster." Ucap Cracker yang kondisinya pun jauh lebih parah dari Smoothie.

"Hah…hah….hah…." Katakuri terengah-engah dan merasakan sakit diseluruh tubuhnya.

"UHUK! UHUKK! Sialan kau… UCHIHA SASUKEEEEEEEEEEEEEEE!" Big Mom berteriak dengan sangat kencang karena kesal melihat kekuatan Sasuke yang sangat luar biasa dan membuatnya terluka parah.

SIUUNNGG!

DUAARRRR!

Seperti ada meteor jatuh, tiba-tiba ada sesuatu turun dari langit dan membuat daerah itu dipenuhi oleh asap. Dari dalam asap tersebut terlihat sosok yang tinggi besar dan memakai mantel bulu dan bertanduk.

Big Mom, Katakuri, Smoothie dan Cracker yang melihat itu pun makin terkejut dan shock karena mereka mengetahui sosok tersebut. Sosok atau seseroang yang mempunyai kekuatan yang luar biasa dan salah satu dari Yonkou. Kaido.

"Wororororo. Nampaknya kau babak belur Linlin." Ucap Kaido sambil tertawa dan melirik Big Mom yang sudah berantakan.

"KAAAAIIDDOOOO!? KENAPA KAU ADA DISINI!?" Tanya Big Mom sambil membulatkan matanya karena terkejut teman lamanya datang.

"Ke-kenapa dia ada disini?" Ucap Katakuri yang juga membelalakan matanya.

"Situasi benar-benar kacau sekarang!" Ucap Cracker.

"Jangan bilang dia kesini untuk membantu Uchiha Sasuke?" Gumam Smoothie yang tubuhnya bergetar karena ketakutan.

Kaido yang mendengar itu pun hanya menyeringai dan mengangkat tangan kanannya dan terlihat Galette ada di genggaman Kaido.

Big Mom dank ketiga anaknya itu pun terkejut karena melihat salah satu keluarga mereka sedang digenggam oleh Kaido.

"MAMAAAAA!" Teriak Galette sambil menangis.

"KAAAIIDDOO APA YANG KAU LAKUKAN KEPADANYA!? LEPASKAN DIAA!" Teriak Big Mom yang marah.

"GALETTE!" Katakuri pun berteriak dan berlari untuk menyelamatkan Galette tetapi dihentikan oleh Smoothie.

"TUNGGU NI-SAN! JANGAN BERTINDAK GEGABAH! JIKA KAU LANGSUNG BERLARI SEPERTI ITU MUNGKIN GALETTE AKAN DIBUNUH!" Teriak Smoothie kepada Katakuri.

Katakuri pun menghentikan langkahnya dan menatap Kaido dengan tajam. Kaido yang melihat tatapan Katakuri pun kembali menyeringai.

"Worororo kalian semua berantakan sekali. Tapi itu wajar karena lawan kalian adalah Sasuke. Aku malah akan terkejut jika kalian yang memenangkan pertarungan ini." Ucap Kaido kepada mereka semua.

Kaido langsung memutar tubuhnya dan mengarahkan pandangannya kepada Sasuke. Dua bulan sudah setelah kekalahannya dan kini Kaido kembali menatap mata merah dan ungu Sasuke kembali dan membuat bulu kuduknya merinding karena ia langsung teringat kekalahannya di Onigashima dan mengingat monster yang mempunyai sepuluh ekor yang dikeluarkan oleh Sasuke. Disisi lain Sasuke hanya memandang Kaido dengan datar dan Sasuke langsung mengarahkan padangannya pada Galette.

"Kenapa kau disini?" Tanya Sasuke kepada Kaido.

"CIH! SEHARUSNYA AKU YANG BERTANYA SEPERTI ITU!" Teriak Kaido kepada Sasuke.

Sasuke yang mendengar itu pun memiringkan kepalanya karena bingung dengan perkataan Kaido. "Apa maksudmu?" Tanya Sasuke.

"Kau… JIKA KAU INGIN MENIKAH KENAPA KAU TIDAK BILANG PADAKU HAH!? AKU MEMPUNYAI BANYAK WANITA CANTIK DI ONIGASHIMA DAN WANO KUNI! AKU AKAN MEMBERIKAN SELURUH WANITA DI WANO JIKA KAU MAU DIBANDINGKAN KAU HARUS MENIKAHI WANITA JELEK INI!" Teriak Kaido kepada Sasuke.

Sasuke yang mendengar perkataan Kaido pun hanya berkeringat jatuh dan tidak menyangka bahwa tujuannya kesini hanya untuk mengacaukan pernikahan yang sebenarnya pun sudah batal dari awal.

Big Mom dan seluruh anaknya yang mendengar perkataan Kaido pun jengkel karena mereka tidak terima Galette disebut jelek.

"SIAPA YANG KAU SEBUT JELEK HAH!? PARA ANAK BUAHMU BAHKAN MEMILIKI BENTUK WAJAH SEPERTI MAKANAN YANG SETENGAH DIKUNYAH!" Teriak Big Mom.

"HAH!? MEREKA ADALAH PASUKAN YANG KUAT! DIBANDINGKAN DENGAN ANAK BUAHMU YANG MEMILIKI WAJAH ANEH PASUKANKU JAUH LEBIH SUPERIOR!" Teriak Kaido yang juga marah karena bajak lautnya diejek.

"Hentikan pertengkaran konyol kalian itu dan lepaskan Galette." Ucap Sasuke dengan datar kepada Kaido.

Kaido kembali membalikan tubuhnya dan menatap Sasuke. "Kenapa aku harus melepaskannya? Jika aku membunuhnya sekarang maka kau tidak akan menikahinya." Ucap Kaido kepada Sasuke.

"KAU KIRA AKU AKAN MEMBIARKANMU MEMBUNUH ANAKKU BEGITU SAJA HAH!?" Teriak Big Mom yang makin kesal dengan tingkah laku Kaido.

"DIAAAM KAU NENEK TUA SIALAN!" Teriak Kaido kembali kepada Big Mom.

"Pernikahannya batal dan aku tidak akan menikahinya. Jadi lepaskan dia karena dia tidak ada hubungannya dengan ini semua." Ucap Sasuke dengan datar.

Kaido yang mendegar itu pun terkejut dan membelalakan matanya tapi tidak lama dia tersenyum dan tertawa. "Hahahaha sudah kuduga kau tidak akan menikahi anak nenek tua sialan ini. Kalau begitu aku kembalikan wanita ini kepadamu!" Teriak Kaido.

SIUUUUNGG!

"MAMAAAAAA!"

Galette berteriak sangat keras karena ia dilempar oleh Kaido dengan sangat kencang. Sasuke yang melihat Galette dilempar kearahnya pun sudah siap untuk menangkap Galette.

GRAB!

Sasuke menangkap Galette dengan sempurna dan kini menggendong Galette ala bridal style. Galette yang digendong Sasuke pun wajahnya merona karena baru pertama kali ini dia digendong seperti ini oleh laki-laki lain selain kakaknya.

"Kau tidak apa-apa?" Tanya Sasuke kepada Galette.

"U-u-uhm! Te-terima kasih Sasuke-San.." Gumam Galette yang malu-malu.

"Nampaknya kedatanganku ke sini sia-sia. Aku berencan untuk mengacaukan pernikahanmu disini dan mengajakmu untuk menikahi putraku." Gumam Kaido sambil tersenyum kearah Sasuke.

"Aku tidak tertarik menikah apalagi dengan seorang pria." Ucap Sasuke dengan datar dan sejujurnya ia sedikit jengkel dengan perkataan Kaido karena Kaido bilang akan menjodohkan Sasuke dengan anak laki-lakinya.

"Wororororo sebenarnya dia perempuan tapi dia menganggap dirinya seorang laki-laki. Dia memang tidak waras tetapi dia sangat cantik." Ucap Kaido.

"Terserah. Intinya aku tidak akan menikah." Ucap Sasuke sambil memasukan kusanaginya ke sarungnya dan menonaktifkan Sharingannya.

Big Mom pun berjalan dan mendekati Kaido dan kini ia berdiri disamping Kaido. Kaido yang pun langsung melirik kesebelah dan melihat wajah Big Mom. Mereka berdua mengerang dan menatap satu sama lain dengan tajam dan tercipta aliran listrik yang diantara wajah mereka.

"Kenapa tidak kalian berdua saja yang menikah?" Tanya Sasuke dengan datar sambil memperhatikan Big Mom dan Kaido.

""LEBIH BAIK AKU MATI DARIPADA HARUS MENIKAH DENGANNYA!"" Teriak Kaido dan Big Mom bersamaan. Sadar akan hal itu, Mereka berdua pun kembali melanjutkan aktivitas saling tatapnya itu kembali.

"Wajahmu semakin jelek Linlin!" Ucap Kaido kepada Big Mom.

"Bau mulutmu busuk sekali!" Ucap Big Mom kepada Kaido.

Mereka berdua pun menghentikan kegiatan saling tatap itu dan mereka berdua kini mengarahan pandangannya kepada Sasuke.

"Jadi bagaimana? Pria itu orang yang kuat bukan?" Tanya Kaido kepada Big Mom sambil menatap Sasuke.

"Ah. Aku tidak menyangka ada seseorang bahkan masih muda yang bisa membuatku sampai seperti ini." Ucap Big Mom.

Sasuke yang mendengar itu pun hanya diam dan mencoba mendengar lebih lanjut percakapan mereka.

"Uchiha Sasuke aku mengakui kekalahanku dan aku mengakui kau adalah orang yang hebat tetapi aku ingin mengujimu satu kali lagi." Ucap Kaido sambil menyeringai.

"Hn?" Ucap Sasuke dengan singkat.

"Worororo. Kau bisa mengalahkanku dan kau bisa membuat Linlin sampai seperti ini. Tapi bagaimana bila aku dan Linlin bekerja sama untuk mengalahkanmu? Apa kau sanggup?" Tanya Kaido sambil menyeringai.

"Mamamama bukan ide buruk Kaido." Ucap Big Mom yang juga menyeringai.

Sasuke yang mendengar itu pun langsung memejamkan matanya dan tersenyum.

"Jadi kau masih dendam kepadaku Kaido?" Tanya Sasuke kepada Kaido.

"Worororo bahkan kau tidak terlihat tegang sama sekali. Ini bukan masalah dendam tapi aku hanya penasaran seberapa kuatnya kau. Jadi apa kau menerima tantanganku ini?" Tanya Kaido.

"Hn. Majulah kapanpun kalian siap." Ucap Sasuke yang kembali mengaktifkan mangekyou sharingannya.

Katakuri, Smoothie, Galette dan Cracker pun terkejut bukan main karena Sasuke dengan santai menerima tantangan itu. Dua yonkou melawan satu orang bagi mereka itu sama saja bunuh diri. Mereka tidak menyangka akan ada seseorang seberani dan senekad Sasuke didunia ini.

"Mamamama. Galette, Katakuri, Smoothie, Cracker kalian semua pergi dari sini dan bilang pada semua anak buah Kaido untuk tetap tenang dan jangan merusak apapun karena kami bertigalah yang akan merusak pulau ini." Ucap Big Mom sambil menyeringai.

Mereka berempat pun mengangguk dan langsung berlari meninggalkan Sasuke, Big Mom dan Kaido yang sudah siap bertarung.

"Worororo sudah lama aku tidak bersemangat seperti ini." Ucap Kaido sambil memutar-mutar Kanabonya.

"Zeus, Prometeus, Napoleon apa kalian siap?" Tanya Big Mom.

"TENTU SAJA MAMA!"

"Hn. Kalau begitu… MAJULAH!" Teriak Sasuke.

CHAPTER 19 END

ARIGATOU GOZAIMASU