Luna, apa-apaan bau ini? Apa kau menuangkan sesuatu lagi padaku? Apa ini? Berhentilah. Ini buruk sekali. Berhenti sekarang!
Oh Tom, aku benar-benar minta maaf. Sepertinya Tom mengencingimu.
Apa? Apa maksudmu Tom mengencingiku? Tom itu aku!
Tom yang lain.
Tom apa yang lain?
Kucingku.
Kau menamai kucing itu Tom? Aku sudah melarangmu dengan jelas untuk tidak melakukan itu!
Hmm, secara teknis tidak kunamai itu kok.
Apa? Kau baru saja bilang kalau namanya Tom!
Sebenarnya aku menamainya Thomas A. Cacticus. Singkatnya, kusebut Tom.
Nama macam apa itu?!
Nama yang indah.
Dia...Itu...kau tahu apa? Aku tidak akan komentar. Tetapi panggilan kucing itu masih Tom dan aku sudah bilang padamu untuk tidak menamainya Tom.
Aku tidak menamainya Tom.
Ya, kau menamainya begitu.
Tidak.
Kalau kau memanggilnya Tom, maka namanya adalah Tom.
Itu tidak benar. Beberapa temanku disini memanggilku Loony, tapi itu tidak membuat Loony menjadi namaku.
Well, nama itu cocok padamu.
Kamu tau Tom?
Apa?
Sepertinya aku sedikit bersyukur Tom mengencingimu. Menurutku kamu pantas mendapatkannya.
Begitukah? Well, sepertinya Loony Luna sudah menemukan sisinya yang pendendam. Tentu aku berharap hal itu bukanlah hasil dari pengaruhku yang terbawa padamu.
Sepertinya tidak. Kamu tidak punya pengaruh yang sebesar itu untuk mempengaruhiku, Tom.
Kita lihat saja.
