STRONG FATHER

Disclaimer

Naruto : masashi kishimoto

Highschooldxd : ichie ishibumi

Dan karakter lain dari anime lain

Rate : M

Genre : family, humor, romance, fantasy

Pair : Naruto U x Harem

Warning : fic ini hasil pemikiran sendiri, banyak kesalahan, kata tidak baku, typo, geje, alur berantakan.

"Hello" : orang bicara

"Hello" : orang membatin

"Hello" : monster bicara

"Hello" : monster membatin

.

Peringatan sebelum membaca, chapter ini mungkin bayak typo dan kata yang kurang dan kesalahan ketik karena saya terlalu malas untuk meneliti lagi.

.

Chapter 10

.

#KEESOKAN HARINYA (SIANG)

.

WUSH! TAP! WUSH! TAP! WUSH! TAP! WUSH!

.

Lompatan demi lompatan Naruto dari batang pohon ke batang pohon lainya, begitu cepat bagaikan peluru yang melesat maju mengejar sesuatu hal penting entah apa itu.

"SIAL! Kenapa aku tidak menyadarinya si tadi pagi," gerutu Naruto sambil terus melompat ke batang pohon lainya.

"Otakmu memang di pantat dari dulu, tidak menyadari kepanikan mereka, dasar Otak Oppai ," ejek Kurama.

"DIAM KURAMA! Aku tidak butuh ocehanmu!" balas Naruto kesal.

"HAHAHA otak Oppai memang selalu otak Oppai, bahkan semalaman kau terus terbayang Oppai milik si iblis rambut ubanan itu dalam mimpimu," kata Kurama membuat Naruto tambah kesal.

"DIAM RUBAH KAMPRET! JANGAN INGATKAN ITU SIALAN!" balas Naruto sangat kesal.

"HAHAHAHA makanya cepat otak Oppai, aku tidak sabar ingin mengamuk di sana," kata Kurama menghiraukan Naruto yang lagi kesal terhadapnya.

"MAKANYA DIAM! SIALAN!" balas Naruto kesal karena dari tadi Kurama terus mengoceh hingga membuat telinga Naruto panas.

.

.

#Flashback On

.

#Pagi Hari Di Mansion Phoenix

.

HOOOAAMMM!

.

Suara Naruto yang menguap dari ruang utama. Kenapa Naruto bisa di ruang utama? Kenapa tidak di kamarnya? Yap! Karena kamar Naruto sekarang di tempati 2 iblis yang ditolong kemarin yang tidak sadarkan diri.

.

"CEPAT RUVAL! INI DARURAT!" teriak Lord Phoenix kepada Ruval yang masih di dalam kamarnya.

"IYA OTOU-SAMA! SEBENTAR LAGI!" sahut Ruval dari dalam kamar. Dan tak lama kemudian Ruval keluar kamar dengan sebuah pedang di punggungnya. Lalu melangkah keluar Mansion, tapi langkahnya terhenti ketika mau melewati kamar milik Naruto.

"Ada apa si? Berisik sekali," kata Grayfia yang baru saja keluar dari kamar Naruto yang menghentikan langkah Lord Phoenix dan Ruval yang langsung menatap curiga.

"Hey hey siapa kau? Apa kau Naruto?" tanya Ruval curiga.

"Siapa si Naruto? Aku tidak kenal dan ini di mana?" balas Grayfia membuat Ruval kesal karena pertanyaannya diacuhkan.

"PRANKMU TAK BERMUTU NARUTO!" kesal Ruval, karena Ruval sering dikerjai oleh Naruto yang berubah wujud menjadi wanita lalu menggoda Ruval. Dan anehnya Ruval kena prank Naruto berkali-kali. Sontak Grayfia langsung menutup telinganya karena suara Ruval begitu keras di hadapannya.

"BERISIK RUVAL!" sahut Naruto dari lantai bawah, membuat Ruval dan Lord Phoenix menoleh ke bawah. Sontak Ruval langsung terjun ke bawah mendarat tepat di hadapan Naruto.

.

CTAK!

.

"BISA KAU JELASKAN SEMUA INI HA!" kesal Ruval setelah menjitak kepala Naruto.

"BERISIK! NANTI SAJA!" balas Naruto sambil mengelus kepalanya bekas jitakkan Ruval.

"Sudahlah Ruval, Naruto bisa menjelaskan nanti, kita harus cepat," kata Lord Phoenix yang sudah dekat dengan Naruto dan membuat Ruval menghela nafas.

"Kau harus jelaskan semuanya KUNING KAMPRET! Setelah aku pulang," kata Ruval tenang menekankan kata KUNING KAMPRET.

"Ya ya dan kau juga kuning kampret! Asal kau tau Ruval," balas Naruto mengejek membuat urat-urat di kepala Ruval bermunculan.

"Grrrr! Kalau aku tidak terburu-buru, sudah kubakar kepala kuningmu itu Naruto," kesal Ruval. "Ayo Otou-sama," sambung Ruval membuat Lord Phoenix mengangguk.

"Jaga keluarga ini ya Naruto," kata Lord Phoenix kepada Naruto sebelum menciptakan lingkaran teleport.

"Hai! Dengan segenap jiwaku Otou-san!" balas Naruto tegas membuat Lord Phoenix tersenyum senang dan mengangguk. Kemudian menciptakan lingkaran teleport bersama Ruval lalu menghilang dan muncul di suatu tanah lapang yang sudah berisi banyak iblis yang berkumpul. Sedangkan Naruto tidak curiga sama sekali dengan kepergian Lord Phoenix dan Ruval yang begitu panik dan terburu-buru.

"Apa tidak apa kita tidak memberitau Naruto Otou-sama?" tanya Ruval setelah tidak berada di Mansion Phoenix.

"Aku tidak ingin Menma cemas apabila Naruto mengikuti perang ini," balas Lord Phoenix membuat Ruval mengangguk mengerti. Lalu ikut berkumpul dengan iblis lainya.

.

.

#Kembali Ke Mansion Phoenix

.

" Tadi Otou-san membicarakan apa ya sama Ruval?" batin Naruto mencoba mengingat apa yang tadi dibicarakan Lord Phoenix dan Ruval. Karena Naruto masih mengantuk jadi tidak terlalu jelas untuk mendengar percakapannya. " Ah, palingan rapat dadakan kayak kemarin, malas ah lebih baik aku tidur lagi di kamar," sambung batinnya sambil menghela nafas. Secara tidak sadar Naruto melangkah ke kamarnya dan langsung terhenti langkahnya pas didepan pintu kamarnya karena melihat Grayfia yang berdiri sambil menatapnya.

"Ah kau sudah sadar Yuki Onna," kata Naruto kepada Grayfia. Sontak Grayfia langsung menatap tajam Naruto.

"Cepat katakan! Apa yang kau lakukan pada diriku disaat tak sadarkan diri!" balas Grayfia datar.

.

"Uh datarnya," batin Naruto.

.

"Aku tidak melakukan apa-apa asal kau tau Nona, dan jangan menatapku seperti itu," balas Naruto risih dengan tatapan Grayfia seperti menginterogasi dirinya.

"BOHONG! Kau pasti melakukan hal-hal senonoh terhadap tubuhku, kau harus bertanggung jawab menikahiku sekarang!" sangkal Grayfia berpendapat sendiri membuat kepala Naruto keluar urat-urat kekesalan.

"HEY NONA! JANGAN ASAL MENUDUHKU! Aku tidak melakukan apa-apa, buat apa aku harus bertanggung jawab!" balas Naruto menolak.

"POKOKNYA TANGGUNG JAWAB TITIK! Ini buktinya kenapa baju yang kemarin kupakai sudah berganti? Ini pasti ulahmu sebelum mengganti bajuku kau melakukan hal-hal bejat terhadap tubuhku," balas Grayfia tidak mau kalah.

.

"GRRRRR! ITU BUKAN AKU NO--"

"POKOKNYA TANGGUNG JAWAB MENIKAHIKU TITIK!" potong Grayfia cuek.

.

"Ada apa si Naruto-kun? Pagi-pagi berisik banget," kata Lady Phoenix yang tiba-tiba menghampiri Naruto dan Grayfia. Sontak Naruto dan Grayfia langsung menoleh ke sumber suara.

"Ini ni Okaa-san, baru sadar langsung meminta pertanggung jawabanku, apa maksudnya coba," ucap Naruto sambil menunjuk muka Grayfia.

"Jangan mengelak! Kau harus bertanggung jawab karena telah melakukan hal senonoh terhadapku," balas Grayfia memberi alasan membuat Lady Phoenix menghela nafas.

"Kau salah paham Nona, begini akan kujelaskan," kata Lady Phoenix membuat Grayfia menatapnya dengan tatapan meminta penjelasan.

.

#Skip Time

.

"Maafkan aku," kata Grayfia setelah 15 menit Lady Phoenix menjelaskan bagaimana dirinya bisa berganti baju dan cepat pulih karena semuanya berkat Lady Phoenix.

"Huh, makanya dengarkan penjelasan orang dulu sebelum menuduh seseorang," kata Naruto tenang.

"Maafkan aku, sebagai ganti maafku, aku akan mengabdi pada dirimu," kata Grayfia sambil membungkuk di hadapan Naruto, membuat Naruto terkejut dengan tingkahnya.

"Tidak usah, aku tidak mengharap imbalan apa-apa darimu," balas Naruto menolak.

"Kumohon, aku sudah tidak punya tempat pergi lagi, aku akan melakukan apa pun asal aku bisa tinggal disini," minta Grayfia masih membungkuk membuat Naruto menghela Nafas lalu menoleh ke arah Lady Phoenix.

"Bagaimana Okaa-san?" tanya Naruto kepada Lady Phoenix.

"Kurasa tidak masalah Naruto-kun, Nona ini bisa menjadi baby sister untuk Menma dan Riser. Kalau untuk remaja di dalam bisa menjadi pengawal pribadimu, kan Cuma dirimu yang belum punya pengawal pribadi Naruto-kun," kata Lady Phoenix memberi alasan membuat Naruto mengangguk mengerti.

"Baiklah jika keputusan Okaa-san seperti itu," ucap Naruto membuat Grayfia senang.

"Terima kasih," ucap Grayfia lalu menegakkan kepala.

.

KRIUUUUUK!

.

Tiba-tiba perut Grayfia berbunyi sehingga membuat Grayfia menunduk malu, dan diikuti keluarnya Opera yang sepertinya sudah sadar muncul di belakang Grafiya.

"Ah kebetulan sekali kau sudah sadar pemuda-san, ayo ke ruang makan, kalian pasti lapar," kata Lady Phoenix dan hanya dibalas anggukan pelan Grayfia dan bingung untuk Opera karena tiba-tiba ditawari makan ketika baru keluar kamar. "Oh ya Naruto-kun, kamu tidak membuat ramen untuk Menma?" sambung Lady Phoenix kepada Naruto. Sontak Naruto langsung memegang kepalanya frustasi.

"Gawat! Aku lupa!" kata Naruto panik langsung berlari ke dapur.

"Hihihihi dia itu," cekikikan Lady Phoenix.

"Ano, apa pemuda itu selalu seperti itu nyonya?" tanya Grayfia sedikit terhibur dengan tingkah Naruto.

"Um, setiap hari malahan," balas Lady Phoenix mengangguk membuat Grayfia sedikit membayangkan bagaimana keseruan tingkah Naruto tiap harinya. "Ayo," sambung Lady Phoenix mengajak, membuat lamunan Grayfia buyar lalu mengangguk mengikuti Lady Phoenix ke ruang makan diikuti Opera di belakangnya. Dan ternyata di ruang makan sudah ada Menma yang lagi menggerutu ngak jelas dan Riser terus-terusan menguap terlihat masih ngantuk.

.

#Skip Time

.

#Di ruang Utama

.

Kini Naruto dan Lady Phoenix serta Grayfia dan Opera berada di ruang utama yang duduk saling berhadapan. sedangkan Menma dan Riser sudah pergi entah kesisi ruangan mana tidak ada yang mengetahui.

"Jadi, bisa kalian memperkenalkan diri dan jelaskan kenapa kalian bisa dikejar pasukan Old Satans?" tanya Naruto kepada Grayfia dan Opera yang duduknya bersebelahan.

.

#Grayfia Pov On.

.

Namaku Grayfia Lucifuge, mantan pelayan keluarga Lucifer dan pemuda yang di sebelahku namanya Opera korban dari penelitian kejam Rizevim. Kami sudah kabur sejak 2 bulan lalu saat ada seseorang yang mengacak-acak markas Old Satans. Aku sangat mengagumi orang tersebut karena keberaniannya menentang ambisi Rizevim dan jiwa penolongnya yang sempat-sempatnya masih membebaskan para korban penelitian padahal dirinya belum tentu bisa selamat dari pasukan Rizevin. Mungkin kalau aku bertemu dengan orangnya aku akan berterima kasih padanya karena dirinya aku bisa ikut kabur bersama para korban penelitiannya. Kemudian Saat aku kabur aku bertemu dengan Opera di hutan dan kami terus bersembunyi sambil terus menjauh dari daerah kekuasaan Old Satans. Dan puncaknya kami ketahuan dihutan itu saat kau (sambil menoleh ke arah Naruto) menolong kami. kami melawan dan berakhir seperti yang kau lihat kemarin. Dan aku sempat mendengar dari pasukan Old Satans yang kau bantai kemarin bahwa pasukan Old Satans akan menginvasi mulai hari ini, makanya setelah ini aku akan memberitau pusat pemerintahan New Satans untuk bertindak sekarang, karena pasukan Old Satans akan menyerang sekarang.

.

#Grayfia Pov Off

.

"Tu-tunggu dulu, ta-tadi kau bilang pasukan Old Satans akan menyerang sekarang?" kejut Naruto dan dijawab anggukan Grayfia. Sontak Naruto langsung berdiri. "Okaa-san, aku ijin keluar menyusul Otou-san," sambungnya meminta ijin kepada Lady Phoenix yang juga terkejut dengan penjelasan Grayfia.

"Tidak Naruto-kun, kamu tidak boleh pergi, kalau kau pergi bagaimana dengan Menma?" tolak Lady Phoenix.

"Okaa-san tenang saja, aku tau seluk-beluk Rizevim dan antek-anteknya," kata Naruto meyakinkan.

"Tap--"

"Aku hanya tidak ingin terjadi apa-apa pada keluargaku ini, aku ingin memastikan Otou-san dan Ruval baik-baik saja di sana," potong Naruto tersenyum membuat Lady Phoenix berdiri.

"Kamu juga harus Janji sama Okaa-san, kamu harus kembali dengan selamat, kamu tidak ingin Menma sedih kan?" kata Lady Phoenix memberi ijin sambil memegang kedua pundak Naruto.

"Um, aku janji Okaa-san, aku janji akan membawa semua keluarga ini kembali selamat," balas Naruto lalu Lady Phoenix melepaskan pegangannya dan mengangguk. Sontak Naruto juga mengangguk.

.

SRING!

.

Tiba-tiba Naruto menghilang entah ke mana membuat Grayfia dan Opera terkejut karena Naruto berteleport tanpa lingkaran sihir.

.

" Di-dia tidak menggunakan lingkaran teleport!" Batin Grayfia dan Opera terkejut tidak percaya dengan jurus Teleport milik Naruto.

.

"Ne Grayfia-san, bisa kau beritau ciri-ciri seseorang yang memporak-porandakan pasukan Old Satans 2 bulan lalu?" tanya Lady Phoenix penasaran karena merasa ada kaitannya dengan Naruto saat 2 bulan lalu.

"Aku hanya melihat belakangnya saja seperti anak nyonya yang baru saja pergi kalau dilihat dari belakang, dan aku sempat dengar dia berteriak pas di markas Old Satans ' Kembalikan anakku Rizevim!' na seperti itu teriakannya," kata Grafiya memberi tau membuat Lady Phoenix terdiam.

.

" Dugaanku benar, ternyata orang itu adalah Naruto-kun," batin Lady Phoenix menebak lalu tersenyum aneh kearah Grayfia.

.

"Ne, apa kau sangat mengagumi orang itu?" tanya Lady Phoenix sambil tersenyum misterius tapi Grayfia tidak menyadarinya.

"Sangat nyonya! Bahkan aku sempat berharap untuk bisa memiliki suami seperti orang itu, dia adalah motivasiku," balas Grayfia semangat sambil membayangkan orang yang dulu pernah memporak-porandakan markas Old Satans Membuat Lady Phoenix menyerigai. Padahal Opera tau kalau Lady Phoenix sedang menyerigai, tapi Opera diam saja karena serigai Lady Phoenix tidak membahayakan dirinya.

"Ne Grayfia-san, jika kau bertemu orangnya, apa yang ingin kau lakukan?" tanya Lady Phoenix menyerigai dan Grayfia belum menyadarinya.

"Jika aku bertemu orangnya, aku akan langsung bilang bahwa aku ingin menjadi istrinya, aku tidak peduli menjadi istri ke berapa yang penting bisa menjadi istrinya dan hidup bersamanya," balas Grayfia yakin.

"Ne, jika kuberi tau siapa orangnya, apakah ucapanmu itu tidak berubah," kata Lady Phoenix sekarang hanya tersenyum saja tanpa serigai.

"Ya nyonya! Itu sumpahku, memangnya nyonya tau siapa orangnya?" kata Grayfia balik bertanya.

"Kau akan terkejut kalau tau siapa orangnya," balas Lady Phoenix membuat Grayfia langsung menatapnya.

"Cepat beritau nyonya! Aku tidak peduli siapa orangnya, aku akan kukuh dengan sumpahku," kata Grayfia ingin tau membuat Lady Phoenix menghela nafas.

"Huh, ciri-ciri yang kau sebutkan itu memang anakku yang tadi, dia memang pernah memporak-porandakan markas Old Satans 2 bulan yang lalu hanya demi menyelamatkan anaknya yang ditawan oleh Old Satans untuk dijadikan objek penelitian, kalau ingin tau? Anak yang berambut coklat tadi yang menjadi tawanannya," jelas Lady Phoenix membuat Grayfia dan Opera yang juga mendengarkannya tiba-tiba blank.

.

KRIK! KRIK! KRIK! KRIK!

.

EEEEEEEEEHHHHHHHHH!

.

Kejut Grayfia dan Opera tidak menyangka bahwa Naruto orang yang selama ini mereka kagumi.

.

.

#Skip Tempat Lain

.

HACHIMM!

.

"Sepertinya ada seseorang yang membicarakanku" kata Naruto sambil mengusap hidungnya yang gatal. Dan sekarang Naruto berada di suatu ruangan serta di hadapannya ada 3 orang, 2 pria dan 1 wanita.

"Tidak ada kaitannya dengan bersin Shisho," kata Pria tinggi berambut biru muda jabrik serta baju zirah besi merah yaitu Ban.

"Heh, bisa saja Ban, mungkin ada wanita yang membicarakan ketampananku," balas Naruto narsis.

"Justru aku lebih tampan darimu Shisho," balas Ban narsis juga.

"Aduh Ban, jangan harap bisa mengalahkan ketampanan Shisho, setengahnya aja belum nyampe," kata suara Wanita yang terbang serta pakaian biru minim dan rambut hitam panjang sambil memegang bola kristal sebesar bola voli serta tato babi merah di lehernya yaitu Merlin.

"Cih! Diam saja kau Merlin," sahut Ban tidak terima tapi dihiraukan oleh orang yang bernama Merlin.

"Naruto-san, apa kita boleh bergerak sekarang? Kuperhatikan pasukan New Satans mulai terdesak," kata Meliodas sambil menunjuk layar proyeksi di hadapannya.

"Hm, kalian boleh bergerak sekarang untuk membantu pasukan New Satans, aku akan ke tempat lain," balas Naruto juga sambil melihat proyeksi pertempuran New Satans dan Old Satans.

"La Sisho mau ke mana?" tanya Ban.

"Huh, jika kuperhatikan tu peperangan, aku dari tadi belum melihat batang hidungnya Rizevim dalam peperangan, aku tau tempat persembunyiannya jika dia tidak terlibat dalam perang," jelas Naruto membuat yang lainya mengangguk. "Jadi aku pergi duluan," sambung Naruto lalu bersiap-siap.

.

SRING!

.

Dan Naruto menghilang dan muncul di suatu hutan yang sangat lebat dan gelap terus melompat-lompat di atas batang pohon menuju suatu tempat.

"Ayo! Kita juga harus cepat," kata Meliodas setelah Naruto menghilang. Lalu Merlin tiba-tiba menjentikkan jarinya, dan mereka bertiga langsung menghilang dan muncul tidak jauh dari lokasi pertempuran New Satans dan Old Satans.

.

.

#Flashback Off

.

WUSH! TAP!

.

Dan akhirnya Naruto mendarat di sebuah gua di hutan tidak jauh dari lokasi peperangan. Dengan sigap Naruto mulai menyiapkan Katana berkaratnya dan mulai memasuki gua tersebut dengan kewaspadaan tinggi.

.

.

#Meliodas vs Shalba

.

"HAHAHAHA MATILAH PARA IBLIS SAMPAH!" teriak Shalba yang melayang di samping Monster Naga berkepala ular yang sedang membuka mulutnya lebar-lebar dan banyak mana sihir yang terkumpul di mulutnya siap ditembakkan ke pasukan New Satans atau lebih tepatnya pasukan yang dipimpin oleh Lord Phoenix dan Ruval.

"SEMUAYA SIAPKAN PERTAHANAN TERKUAT!" teriak Lord Phoenix kepada pasukannya. Dan semua pasukannya mulai membuat kekkai terkuat untuk menghalau serangan monster tersebut.

"TERLAMBAT!" ucap Shalba menyerigai.

.

SHOOOOOT

.

SRING!

[FULL COUNTER]

.

TRING!

.

BOOOOOOMMM!

.

Tiba-tiba serangan yang ditembakkan oleh Monster tersebut berbalik ke arahnya. Dan akhirnya Monster tersebut terkena serangannya sendiri dan hancur seketika, sedangkan Shalba sudah menghindar sehingga dirinya tidak terkena serangan Monster tersebut tapi masih terkejut. Sontak serangan monster tersebut yang mengenai diri-sendiri menghasilkan ledakkan yang cukup besar membuat pasukan New Satans bingung dengan situasi yang terjadi.

.

"Apa yang terjadi?" kejut Lord Phoenix tidak mengerti.

"Se-serangannya berbalik arah," kejut Ruval gagap.

"Bagaimana bisa?" kata Lord Phoenix tambah bingung.

.

TAP!

.

Tiba-tiba seseorang bertubuh seperti anak-anak mendarat di depan para pasukan New Satans dengan Full Armor besinya dan lambang Naga melingkar memakan ekornya di punggung Armor besinya.

"Apa kalian tidak apa-apa?" tanya Meliodas menghampiri pasukan New Satans yang terkejut. Sontak Lord Phoenix dan Ruval langsung bersiaga apabila musuh, pikirnya.

"Siapa kau!" bentak Lord Phoenix menatap tajam dan terus memperhatikan gerak-gerik mencurigakan Meliodas. Meliodas yang tau kecurigaan mereka hanya menghela nafas.

"Kalian tenang saja, aku bukan musuh. aku pasukannya Naruto-sama untuk membantu kalian," kata Meliodas. Sontak ucapan Meliodas yang menyebutkan kata Naruto membuat Lord Phoenix dan Ruval melebarkan mata terkejut.

"JANGAN BERCANDA! KAU KENAL DENGAN ANAKKU!" bentak Lord Phoenix masih tidak percaya.

"Sangat tuan, aku adalah pasukannya," balas Meliodas meyakinkan membuat Lord Phoenix sedikit percaya dan menurunkan kewaspadaannya.

"Baiklah aku percaya untuk sekarang," balas Lord Phoenix sedikit tenang tapi masih menatap Meliodas. Membuat Meliodas mengangguk.

"Apa tidak apa kita mempercayainya Otou-sama?" tanya Ruval di sebelah Lord Phoenix.

"Untuk saat ini kita bisa mempercayainya, jika benar Naruto memiliki sebuah pasukan maka itu bisa menjadi bantuan besar bagi kita," jawab Lord Phoenix membuat Ruval mengangguk sedangkan Meliodas yang mendengar ucapan Lord Phoenix hanya tersenyum memaklumi.

.

.

#Ban vs Creuserey

.

"MATILAH!" teriak Creuserey sambil membentangkan tangan kananya ke arah depan untuk menembakkan sebuah sihir pemusnah kepada pasukan New Satans lebih tepatnya para iblis muda New Satans dan rombongannya kecuali Serafall yang sedang melawan Iblis Old Satans lain disisi lain tempat.

.

SHOOT!

.

BOOM!

.

"Aduh! Ini sakit sekali bung!" suara seseorang dari arah ledakan hasil serangan Creuserey. Sontak para Iblis muda terkejut karena serangan Creuserey tidak mengenai mereka melainkan meledak di tengah-tengah jarak serangan. Bahkan Creuserey yang tadinya menyerigai sekarang langsung menatap tajam debu hasil ledakan tadi. Tiba-tiba angin berhembus menghilangkan debu hasil ledakan dan menampakkan seseorang memiliki tubuh tinggi dan Full Armor besi warna merah dengan lambang serigala di punggung Armornya.

"Siapa kau! Berani sekali menghentikan seranganku!" bentak Creuserey menatap tajam Ban.

"Aku?" kata Ban sambil menunjuk dirinya sendiri. "Hahahaha!"

.

SRING!

.

"Kau tak perlu tau siapa diriku," tiba-tiba Ban berada di depan Creuserey dengan kepalan tinju yang di arahkan ke perutnya. Sontak semua yang melihat aksi Ban terkejut.

"BAGAI--"

.

DUAGH!

.

WUSH!

.

BOOMM!

.

Ucapan Creuserey terpotong karena Ban meninju perutnya sampai terpental sangat jauh menabrak sebuah tebing hingga menghasilkan ledakan yang cukup besar membuat pasukan Old Satans yang dipimpin Creuserey diam mematung karena terkejut. Lalu Ban melangkah ke rombongan New Satans menghiraukan pasukan Old Satans yang terbengong-bengong.

"Siapa kau!" bentak Sirzech sambil mengacungkan sebuah pedang di hadapan Ban, sontak Ban langsung terhenti langkahnya sambil menghela nafas.

"Aku bukan musuh kalian, aku disuruh Naruto-sama untuk membantu kalian menghentikan pasukan Old Satans, jadi tenang saja," kata Ban santai tapi tidak dengan para iblis Muda yang malah melebarkan mata terkejut.

"Apa ucapanmu bisa dipercaya?" tanya Sirzech menatap Ban.

"Tenang saja, demi Sake apa pun akan kulaksanakan perintah Naruto-sama untuk membantu kalian," ucap Ban meyakinkan.

.

" Aku tidak menyangka Naruto-san punya pasukan sendiri," batin para iblis muda yang mengenal Naruto.

" Apa! Hanya demi Sake dia mau membantu, dasar otak Sake," batin para pasukan New Satans lainnya.

.

.

#Merlin vs Katarea & Euclip

.

"HENTIKAN SEMUA INI KATAREA!" teriak Serafall ketika melihat Katarea sedang menciptakan banyak lingkaran sihir entah apa di atas langit-langit.

"Hentikan katamu! JANGAN HARAP! MATILAH!" teriak Katarea meluncurkan berbagai leser dari lingkatan sihir ciptaannya.

.

SHOT! SHOT! SHOT! SHOT!

.

[PERFECT CUBE]

.

BOOOOOMMMMM!

.

Serafall dan Rossa sudah menutup matanya untuk menerima serangan Katarea. Tapi alangkah bingungnya mereka ketika mendengar suara ledakan yang cukup dekat dari mereka tapi ledakan itu tidak mengenai mereka. Dengan perlahan Serafall dan Rossa membuka mata dan langsung melebarkan mata terkejut. Dapat dilihat dirinya dan semua pasukan New Satans terlindungi oleh sebuah kekkai ungu transparan yang kuat menghalau serangan Katarea.

"Hufh untung saja masih sempat," suara perempuan dari atas kekkai, Sontak semua iblis menoleh ke arahnya dan Katarea langsung melebarkan mata terkejut.

"Kau!" ucap Katarea mengenali sosok tersebut.

"Yo! Kita bertemu lagi Katarea-sama" ucap Merlin menekankan kata terakhirnya.

"MINGGIR KAU PENGGANGGU!" teriak Euclip menerjang Marlin dengan kecepatan tinggi.

.

SRINGGGGGGGG

.

Tiba-tiba tubuh Euclip membeku dan jatuh ke permukaan setelah disentuh bagian dadanya oleh jari telunjuk Merlin. Sontak aksi Merlin membuat semua mata yang menyaksikan terkejut tidak percaya.

"Mau apa kau menghalangiku Merlin?" ucap Katarea menatap dingin Merlin.

.

SRING!

.

tiba-tiba tercipta kekkai yang di dalamnya hanya Merlin dan Katarea sedangkan Kekkai yang melindung Serafall dan Rossa tiba-tiba juga menghilang.

"Hmm aku ingin menunjukkan suatu kebenaran tentangnya," balas Merlin santai di dalam kekkai.

"Sudah cukup! Aku tidak butuh penjelasan lagi, semua sudah dijelaskan oleh kakek padaku," kata Katarea menolak.

"heh, kau baru mendengar dan belum melihat bukti nyatanya," balas Merlin membuat Katarea terdiam.

"Apa maksudmu?" bingung Katarea.

"Apa kau melihat bukti nyata yang diucapkan oleh Rizevim?" kata Merlin datar dan Katarea bingung mau menjawab apa. "Baiklah, akan kutunjukkan bukti nyata kejadian 2 bulan lalu, dan kau akan menyesal karena mempercayai ucapan Rizevim," sambung Merlin tiba-tiba bola kristal yang dibawa Merlin bersinar terang membuat Katarea menutup matanya bahkan iblis-iblis yang diluar kekkai juga merasakan silaunya.

.

[ILLUSION MAGIC : DREAM SHEET!]

.

Tiba-tiba Merlin menyebutkan mantranya dan seketika di dalam pikiran Katarea bayak sekali tragedi kejadian-kejadian masa lalu yang sangat jelas dan selang beberapa menit kemudian Katarea memegang kepalanya langsung tersimpuh sambil berteriak histeris.

.

#Di Luar kekkai

.

"Apa yang terjadi? Kenapa kita tidak bisa mendengar ucapan mereka di dalam," kata Serafall yang penasaran dari tadi ingin mendengar percakapan Marlin dan Katarea.

"Aku juga penasaran Sera! Mungkin kekkai itu sudah dilapisi sihir peredam suara agar percakapan mereka tidak terdengar oleh kita yang diluar," balas Rossa memberi kesimpulan

.

" Semoga saja wanita itu bukan musuh, dia kuat," batin Serafall dan Rossa bersamaan.

.

.

#Skip tempat Naruto

.

TRING! SLAS!

.

TAP! TAP! TAP! TAP!

.

Langkah Naruto setelah menebas musuh yang menghalangi jalannya. Kini langkah Naruto semakin dalam menuju sebuah ruangan entah apa dan ada seseorang di dalam ruangan tersebut seperti memang menunggu kehadiran Naruto.

"Sudah kuduga, yang bisa mengetahui diriku disini hannyalah dirimu, the Sun, " kata Seseorang atau iblis berambut putih sedang menyerigai menatap sepasang mata berwarna biru yang menyala dari balik kegelapan pintu masuk ruangan tersebut.

"Sudah cukup Rizevim! Hentikan ambisi bodohmu itu," kata Naruto yang mulai terlihat jelas semua tubuhnya berkat cahaya di ruangan yang dia masuki itu.

"HAHAHAHAHA! Tak akan pernah! Karena akulah yang berhak berkuasa di tanah Underword ini, akan kumusnahkan siapa pun yang berani menentangku, termasuk dirimu Naruto," kata Rizevim penuh penekanan di akhir kalimatnya sambil menatap tajam Naruto.

"Huh, kali ini benar-benar akan kumusnahkan dirimu Rizevim," kata Naruto sudah bersiap menerjang dengan katana berkarat yang sedikit demi sedikit mengeluarkan aura hitam di katananya.

"Coba saja kalau kau bisa," balas Rizevim menyerigai dan juga bersiap menerjang Naruto dengan mana sihir yang sudah berkumpul di tangan kanannya dan dipadatkan menjadi sebuah katana pendek atau Tanto berwarna hitam kemerahan.

.

WUSH! WUSH!

.

TRING!

DUARR!

.

Secara bersamaan Naruto dan Rizevim saling menerjang hingga akhirnya menghasilkan Ledakan besar setelah mereka beradu kekuatannya. Dapat dilihat Naruto yang tadinya mengayunkan Katananya ditahan oleh Rizevim menggunakan sebuah Tanto-nya warna hitam kemerahan tapi tidak mengeluarkan aura hitam seperti milik Naruto.

"He, kukira kau akan menahannya dengan tanganmu," ejek Naruto.

.

TRING!

.

"Kau pikir aku bodoh apa? Katanamu itu tidak bisa ditahan dengan tangan kosong, dan sebentar lagi katanamu akan menjadi milikku," kata Rizevim setelah dirinya dan Naruto saling melompat menjauh ke belakang.

"Ho jadi kau ingin mengincar katana terkutuk ini, kalau itu maumu tidak jadi lah melawan dirimu pake katana ini, pake ini yang simple," kata Naruto menaruh lagi katananya dipunggung dan mengambil kunai cabang tiga di setiap genggaman tangannya membuat Rizevim mengangkat alisnya tidak mengerti dengan tindakan Naruto tapi tetap waspada memperhatikan gerak-gerik Naruto.

.

POFH!

.

Tiba-tiba kunai yang tadinya 2 menjadi 8 di tangannya dengan masing-masing tangan menggenggam 4 kunai. Lalu Naruto melemparkan semua kunainya.

.

TAP! TAP! TAP! TAP! TAP! TAP! TAP! TAP! TAP!

.

Dan semua kunai menancap disembarang tempat membuat Rizevim tambah bingung dengan maksud tindakan Naruto.

"Aku tidak peduli kau akan melakukan apa dengan pisau-pisau itu, aku akan memusnahkanmu sekarang!" kata Rizevim yang posisinya di pintu yang tadi dimasuki Naruto dan Naruto berada disudut ruangan yang ada lubang kecil menghadap area pertempuran.

.

WUSH!

.

SRING!

.

DUARRRRRRRRRR!

.

Tiba-tiba tempat berdiri Naruto meledak menghancurkan ruangan tersebut dan mementalkan Rizevim hingga keluar ruangan ke arah area peperangan.

.

" Ngapain aku mengeluarkan banyak kunai ya? Kalau perangkap ledakkannya bisa berhasil semudah ini," batin Naruto merutuki kebodohannya.

.

"Suara apa itu?" kata salah-satu pasukan New Satans.

"Ada ledakan dari arah hutan itu!" kata pasukan New Satans lainya yang menunjuk kearah hutan.

" Sial! Ada apa lagi ini?" batin para iblis muda New Satans serta para Lord Pillar bersamaan.

" Shisho pasti sudah mulai mengamuk," batin Meliodas dan Ban bersamaan.

.

"Sekarang Kurama!" kata Naruto kepada Kurama ketika masih melihat Rizevim yang melayang di udara.

"Yap! Saatnya pemusnahan," balas Kurama menyerigai.

Seketika tubuh Naruto mengeluarkan Aura oren dan lama-kelamaan membentuk wujud rubah ekor sembilan yang sangat besar hingga iblis-iblis yang sedang berperang bisa melihat wujud Kyubi sangat jelas karena saking besarnya.

.

"Kyu-kyubi!" kejut semua pasukan New Satans.

"Mo-monster rubah gila!" kejut semua pasukan Old Satans kecuali Katarea karena sudah menghilang entah ke mana bersama Marlin.

.

" Cih! Jika seperti ini aku harus serius melawannya," batin Rizevim yang melayang di atas mulai mengeluarkan aura hitam kemerahan di tubuhnya dan aura tersebut membentuk sebuah Armor warna hitam kemerahan yang sangat kuat.

.

"I-itu Lucifer-sama!" batin semua pasukan Old Satans kecuali Katarea yang sudah menghilang bersama Marlin entah ke mana.

" I-itu Rizevim Livan Lucifer! Keturunan asli Lucifer?" batin para Pasukan New Satans terkejut karena akhirnya pemimpin Old Satans tiba-tiba muncul langsung mengeluarkan sihir tingkat tinggi.

.

Dari kejauhan Naruto yang sudah dalam Mode Biju sedang memadatkan sebuah energi hitam keunguan berbentuk bulat di mulut kyubi siap ditembakkan dan sasarannya adalah Rizevim. Sedangkan Rizevim yang tidak ingin terkena jurus milik Naruto menciptakan lingkaran sihir pertahanan berlapis 5 untuk menghalau jurusnya Naruto.

.

"SEMUANYA MENJAUH!" teriak Meliodas dan Ban bersamaan ketika melihat Naruto melakukan hal itu. Sontak semuanya langsung menjauh karena merasakan sebuah kekuatan yang besar akan dilepaskan.

.

[BIJUUDAMA!]

.

SHOOT!

.

DUAGH!

.

KRAK! KRAK!

.

PYAR! PYAR! PYAR!

.

Lingkaran sihir pertahanan Rizevim hancur 3 sekaligus dan menyisakan 2 lingkaran sihir pertahanan yang masih menahan Bijuudama Naruto yang belum menghilang.

.

KRAK! KRAK!

.

tiba-tiba lingkaran pertahanan Rizevim retak membuat Rizevim melebarkan mata terkejut dengan cepat Rizevim memiringkan lingkaran sihir pertahanannya sehingga Bijuudama milik Naruto melesat kesisi hutan di belakangnya.

.

BOOMMMM!

.

Suara ledakan begitu besar meluluhlantakkan seisi hutan tanpa sisa bahkan es yang membekukan Euclip pun hancur karena terkena tekanan angin dari arah hutan. Sontak kejadian membuat Rizevim berkeringat dingin setelah melihat hasil ledakan yang diakibatkan oleh Bijuudama milik Naruto.

.

" Untung bisa kubelokkan, bakal mampus bila mengenaiku," batin Rizevim terkejut melihat hasil ledakan dihutan.

.

SRING!

.

"Jangan senang dulu Rizevim," tiba-tiba Naruto yang sudah tidak dalam Mode Biju melainkan dalam Mode Kurama dengan jubah oren melambai-lambai. muncul di hadapan Rizevim dengan kepalan tangan siap dihantamkan ke wajah Rizevim.

.

BUGH!

WUSH!

DUARR!

.

Hantaman keras Naruto di wajah Rizevim membuat Rizevim terpental menabrak daratan karena hantaman Naruto di arahkan ke bawah, hingga menghasilkan cekungan yang cukup besar sedalam 2 meter dan berdiameter pukuhan meter.

.

TAP!

.

Naruto mendarat di pinggir cekungan hasil jatuhnya Rizevim dan sudah dalam Mode biasa. Sontak kemunculan Naruto membuat pasukkan New Satans melebarkan mata terkejut.

.

"NARUTO!/NARUTO-SAN/NARUTO-KUN!"

.

Kejut pasukan New Satans bagi yang tau siapa Naruto.

.

"BANGUN SIALAN! TUNJUKKAN MANA AMBISIMU RIZEVIM! DASAR LEMAH!" teriak Naruto kepada Rizevim dibalik kepulan asap tebal. Tidak ada jawaban apa pun dari Rizevim hingga debu tertiup angin menghilangkan semua debu. Sontak Naruto langsung melebarkan mata karena sosok Rizevim tidak ada dibalik kepulan debu tersebut.

.

SRING! SRING! SRING!

.

Tiba-tiba Meliodas, Ban dan Merlin muncul samping Naruto.

"Tepati janjimu Shisho, sake 1 gentong untukku," kata Ban di samping Naruto.

"Apa semuanya sudah beres?" tanya Naruto dan hanya dijawab acungan jempol Ban.

"Beres Shisho, semuanya sudah lenyap, iyakan Dancho?" jawab Ban dan bertanya kepada Meliodas dan dijawab anggukan Meliodas.

.

" Tidak mungkin mereka bisa dikalahkan dengan mudah, pasti ada yang tidak beres dengan mereka," batin Naruto dan Merlin merasa ada yang janggal dengan Rizevim serta antek-anteknya yang mudah dikalahkan menurutnya.

.

"Na-Naruto! Itu benar kau?" tiba-tiba suara Lord Phoenix dari belakang Naruto. Sontak Naruto langsung menoleh ke belakang.

"Em, ini aku Otou-san," balas Naruto mengangguk sambil tersenyum. Sontak Ruval dengan cepat meluncur di hadapan Naruto.

.

CTAK!

.

"BAKA! KENAPA KAU ADA DISINI HA! BAGAIMANA DENGAN MENMA DI MANSION!" bentak Ruval setelah menjitak kepala kuning Naruto.

"SAKIT KAMPRET!" kesal Naruto tidak terima dengan jitakkan Ruval.

"HAHAHAHAHA!" tawa Ban ketika melihat reaksi konyol Naruto.

"DIAM SIALAN!" teriak Naruto tambah kesal

"HAHAHAHAHAHA!" dan akhirnya semuanya tertawa melihat tingkah konyol Naruto yang begitu aneh kalau lagi kesal.

.

" Jadi dia anak angkat keluarga Phoenix, hmm boleh juga kalau anakku benar-benar menyukainya," batin Lord Sitri yang berada di belakang Lord Phoenix di sebelah Lord Gremory yaitu Zeoticus.

"Sera! Otou-san merestuimu," kata Lord Sitri kepada Serafall yang berada di sebelahnya yang sedang memandang Naruto. Sontak Serafall langsung kaget dan memiringkan kepalanya bingung dengan Maksud perkataan ayahnya.

"Otou-sama ngomong apa si?" bingung Serafall

"Tidak apa-apa," balas Lord Sitri datar.

.

"KITA MENANG! KITA MENANG! KITA MENANG! KITA MENANG!"

.

teriakan-teriakan dari para Pasukan New Satans begitu senang atas kemenangan perang.

"Siapa orang itu yang berhasil mengalahkan Maou Lucifer?" tanya salah satu prajurit.

"Dia Naruto-sama, saudara Ruval-sama dari Pillar Phoenix," jawab salah satu prajurit dari Pillar Phoenix sangat bangga, membuat pasukan New Satans yang mendengarnya mengangguk mengerti.

.

"HIDUP NARUTO-SAMA! HIDUP NARUTO-SAMA! HIDUP NARUTO-SAMA!"

.

Dari satu prajurit berteriak dan akhirnya disusul banyak prajurit yang berteriak membanggakan sosok Naruto sebagai pahlawan di mata semua iblis New Satans. Naruto yang dibanggakan seperti itu tiba-tiba menjadi kikuk segala tingkah, entah itu senang dipuji atau karena risih dapat pujian, sontak para iblis muda yang mengenal Naruto jadi tertawa karena bisa melihat sisi konyolnya Naruto yang jarang-jarang diperlihatkan.

"HAHAHAHAHAHA! Shisho, wajahmu lucu sekali!" tawa Ban terbahak-bahak sambil memegang perutnya karena tidak tahan dengan kelucuan wajah Naruto yang diperlihatkan saat ini.

"HAHAHAHAHAAHA!"

Dan akhirnya semuanya pun tertawa, bahkan Lord Sitri yang biasanya datar juga ikut tertawa meramaikan suasana dan sepertinya semua pasukan New Satans sudah lupa bahwa baru saja berperang karena kekonyolan Naruto.

.

.

#SKIP TEMPAT TERSEMBUNYI DI UNDERWORD

.

TAP! TAP! TAP! TAP!

.

Langkah kaki seseorang di lorong ruangan yang gelap. Dapat dilihat orang tersebut berjalan dengan nafas sedikit terputus-putus karena kelelahan.

"Hah, Hah, Hah, untung saja aku bisa kabur," ucap Rizevim sambil terus melangkah menuju suatu ruangan. Tak butuh lama Rizevim sampai di ruangan yang dituju dan langsung membukanya. Dapat dilihat di dalam ruangan tersebut ada Shalba, Creuserey dan Euclip yang sepertinya juga kelelahan dengan banyak luka di tubuhnya. serta Katarea yang diborgol di dalam sel kecil bersama seseorang gadis remaja berambut kuning yang ketakutan memeluk Katarea yaitu Olive.

"Kenapa si Leviathan kalian Borgol seperti itu?" tanya Rizevim.

"Dia sudah tau rencana kita Lucifer-sama," balas Shalba memberitau membuat Rizevim menatap Katarea.

"Hooooo, jadi kau sudah tau ya Leviathan?" tanya Rizevim menatap Katarea sambil tersenyum menyerigai.

"LEPASKAN AKU SIALAN! KALIAN SEMUA BEDEBAH!" bentak Katarea menatap benci Rizevim.

"HAHAHAHA tidak akan! Sebelum aku membuat banyak pasukan Cloning dari Sel anakmu," balas Rizevim tiba-tiba datar sontak membuat Olive tambah takut langsung memeluk erat Katarea. Dan Katarea langsung menatap tajam Rizevim tanpa takut sedikit pun.

.

.

" Aku masih belum kalah The Sun, atau lebih tepatnya Sang Penguasa alam,"

.

.

.

.

END.

.

.

Yo! Kembali lagi,

.

Jangan banyak bertanya tentang jurus...karena sebagian jurus ada yang dari imajinasiku.

.

Dan mungkin sedikit pemberitauan kalau Arc Love in Underword tinggal 2 chapter lagi dan akan dilanjutkan ke Arc Negeri Alfteim

.

Kuakui aku memang terinspirasi banyak ffn hingga membuat diriku ingin membuat ffn,tapi walaupun diriku banyak terinspirasi oleh banyak ffn...ffn yang kubuat adalah hasil ideku dan tidak sedikit pun mencontek alur atau apalah dari ffn autor-autor lainya...mungkin kalian bisa membuktikannya...yah kalau mungkin ada yang sama itu berarti aku belum pernah membacanya.

.

.

Oke itu aja kali hehe.

.

.

List Istri dan anak Naruto.

#Yang sudah dan pernah menjadi istri

1. Katarea Leviathan (DXD)

· Olive : anak pertama (Ganti Fubuki dar One Punch Man ver rambut kuning tapi lebih panjang dan terlihat lebih muda)

· Menma : anak kedua (Jellal dari Fairy Tail ver rambut coklat tampa tato)

2. Serafall Leviathan (DXD)

· Naruko : anak pertama (Naruko dari fem Naruto tampa kumis kucingnya)

· Rin : anak kedua (Rin Tosaka dari Fate stay night)

3. Grafiya Lucifuge (DXD)

· Vivi : anak pertama (Vivi dari One piece ver rambut putih perak)

· Gray : anak kedua (Gray dari Fairy Tail ver rambut kuning)

· Mirajane : anak ketiga kembaran Gray (Mirajane dari Fairy Tail)

4. Yasaka (DXD)

· Minato : anak pertama (Naruto shippuden ver rambut seperti Minato tampa kumis kucing dan warnanya rambutnya kuning kemerahan)

· Kunou : anak kedua (DXD)

#Yang belum menjadi istri

5. Fraya (Amuryllis Asmodeus dari Mairimashita! Iruma-kun ver rambut kuning)

· Sting : anak pertama (Sting Fairy Tail ver 10 tahunan)

Yang lainya menyusul taksnya.

.

.

.

See you next chapter...