CHAPTER 20 : SASUKE VS BIG MOM AND KAIDO!
( PELABUHAN WHOLE CAKE ISLAND )
Seluruh bajak laut Kaido kini menatap pasukan bajak laut Big Mom dengan tajam dan mereka sudah bersiap untuk bertarung. Secara logika pertempuran ini pasti akan dimenangkan oleh bajak laut Kaido karena di kubu bajak laut Kaido ada King, Queen dan Jack sedangkan dibajak laut Big Mom hanya ada Perospero, Amande, Daifuku dan Oven yang merupakan petarung yang kuat. Kaido sebenarnya hanya membawa all-stars nya saja dan tidak membawa para numbers dan tobiropo karena para numbers dan tobiropo ditugaskan untuk menjaga Onigashima dan Wano Kuni dan juga untuk menjaga Yamato supaya tidak kabur.
"Minggir atau aku akan menghabisi kalian semua." Ucap King kepada seluruh pasukan Big Mom.
"Tidak. Kamilah yang akan mengabisi kalian semua dan mengusir kalian dari sini." Ucap Daifuku yang sudah melatakan tangannya di perutnya untuk memanggil jin.
"Hahahah kau pikir kau bisa mengalahkan kami hah? Big Mom sedang dihajar habis-habisan oleh Uchiha Sasuke dan para komandan kalian pun pasti sudah dihabisi oleh Sasuke, Kalian tidak punya kesempatan untuk menang." Ucap Queen sambil tertawa.
"Jangan remehkan Mama. Mama pasti akan menang melawan Uchiha Sasuke lalu setelah itu mengahabisi Kaido dan kalian semua." Ucap Oven.
"Kalau begitu tidak ada pilihan lain." Ucap Jack yang langsung berubah ke mode Zoan nya yaitu Mamot.
Seluruh bajak laut Big Mom memasang kuda-kuda bertarung dan siap untuk bertarung.
"TUNGGU KALIAN SEMUA!"
Terdengar teriakan dari belakang dan seluruh bajak laut Big Mom pun menoleh kebelakang ke arah sumber suara dan melihat Smoothie, Katakuri, Cracker dan Galette sedang beralari kearah mereka. Tapi yang paling menyita perhatian mereka adalah melihat kondisi kakak-kakak mereka yang merupakan komandan bajak laut Big Mom yang terluka parah dan babak belur.
Para bajak laut Kaido pun hanya menyeringai melihat Katakuri, Smoothie dan Cracker yang berlumuran darah dan babak belur karena mereka pun pernah mengalami itu semua saat dihajar oleh Uchiha Sasuke.
"Ni-San kau terluka parah!" Ucap Amande kepada Katakuri.
"Mustahil. Kalian berempat sampai terluka seperti ini." Ucap Perospero yang membelalakan matanya melihat kondisi dari Katakuri, Smoothie dan Cracker.
"Kami tidak apa-apa." Ucap Smoothie yang mencoba tersenyum dan menahan rasa sakitnya.
Katakuri berjalan kedepan dan mendekati King. King pun menyipitkan matanya dan langsug memasang kuda-kuda bertarung karena ia tahu yang ia lawan kali ini adalah Katakuri.
"Habis melawan Uchiha Sasuke?" Tanya King kepada Katakuri.
"Dia bukan manusia biasa. Kalian pun pernah mengalami ini." Ucap Katakuri kepada King. "Aku kesini membawa pesan dari Kaido. Kaido bilang kalian tidak perlu bertarung melawan kami dan kalian diam saja." Ucap Katakuri kepada King.
"Kenapa dia mengatakan itu?" Tanya King kepada Katakuri.
"Karena kini Kaido dan Mama sedang bekerja sama untuk mengalahkan Uchiha Sasuke. Dengan kata lain kita aliansi sekarang." Ucap Katakuri.
Semua orang yang berada disitu membelalakan mata mereka karena mereka baru mendengar seumur hidup mereka ada dua Yonkou yang bekerja sama untuk melawan satu orang. Mereka semua berkeringat dingin dan menelan ludah mereka karena mereka tahu bahwa seisi dan seluruh pulau pasti akan hancur karena pertarungan ini.
"O-oi.. Benarkah?" Ucap Queen yang membelalakan matanya.
"Benar. Kita tidak boleh ikut campur dan kita biarkan mereka bertarung." Ucap Smoothie.
"Jika mereka berdua sampai kalah, maka…." Ucap Jack yang menggantung ucapannya karena tidak tahu kalimat yang tepat untuk melanjutkan kalimatnya.
"Ah. Habislah riwayat kita semua." Ucap Perospero dengan serius.
BOOOMMMMM!
Semua orang disitu mendengar suara gemuruh yang sangat dahsyat dan mereka berusaha menyeimbangkan diri mereka karena kini terjadi gempa yang sangat dahsyat di Whole Cake Island.
"Mereka sudah mulai!" Ucap Queen.
"LIHAT LANGITNYA!" Ucap Amande yang mendongakan kepalanya dan menunjuk langit.
Mereka semua mendongakan kepala mereka dan melihat langit gelap yang berada di atas mereka. Mereka semua menganga karena melihat langit terbelah dan ini lebih dahsyat dari sebelumnya.
"Inilah yang terjadi bila para Yonkou bertarung." Ucap King.
( SASUKE VS BIG MOM DAN KAIDO )
"Sudah lama sekali aku tidak bersemangat seperti ini." Ucap Kaido sambil memutar-mutar kanabonya di atas kepalanya.
"Mamamama! Kalian sudah siap Zeus, Prometeus, Napoleon?" Ucap Big Mom sambil menyeringai kepada Sasuke.
"TENTU SAJA MAMA!" Ucap Napoleon, Zeus dan Prometeus bersamaan.
"Sepertinya kehadiran ku didunia baru memang benar-benar membawa masalah yang besar bagi para Yonkou." Ucap Sasuke sambil kembali mengaktifkan Mangekyou Sharingannya.
"Worororo itulah resiko menjadi orang kuat. Kau akan terus dicari dan ditantang oleh orang yang ingin menjadi lebih kuat daripadamu." Ucap Kaido yang sudah memasang kuda-kuda bertarung.
"Mamamama! Sombong sekali kau! Lawanmu kali ini adalah dua Yonkou dan kau akan mati disini." Ucap Big Mom yang sudah menunggangi Zeus dan rambutnya sudah terbakar oleh api Prometeus dan Napoleon pun sudab berubah menjadi pedang dan pedang tersebut diselimuti oleh api dari Prometeus.
"Kalau begitu… MAJULAH!" Teriak Sasuke dengan lantang.
Kaido dan Big Mom langsung menyeringai dan mereka berdua dengan kekuatan penuh dan kecepatan tinggi langsung melompat kearah Sasuke.
"RAIMEI HAKKEEEE!" Kaido berteriak dengan sangat keras dan mencoba menghajar Sasuke dengan Kanabonya.
"COGNAC!" Big Mom pun melakukan hal yang sama seperti yang dilakukan Kaido dan langsung menyerang Sasuke dengan pedangnya.
Sasuke yang melihat itu pun langsung bersiap dan mengeluarkan susano tahap tiganya karena ia tahu yang ia lawan kali ini adalah dua yonkou sekaligus.
"SUSANOO!"
GOOAAAARR!
Susano tersebut meraung dengan sangat keras dan langsung mengeluarkan dua buah pedang dari kedua tangannya.
TRANG!
TRANG!
DUAAAAAARRRRR!
Ledakan yang sangat besar terjadi dan membuat langit terbelah dan seluruh area pertempuran mereka rusak parah. Susano Sasuke menahan serangan Kaido dengan tangan kirinya dan serangan Big Mom dengan tangan kanannya.
"Worororo mengingatkanku pada masa lalu. Benar kan Linlin?" Tanya Kaido kepada Big Mom.
"Mamamama! Aku jadi rindu kapten Xebec." Ucap Big Mom sambil tertawa dan makin bersemangat.
BOOOM! BOOOM!
Kaido dan Big Mom mencoba mendorong Susano Sasuke dengan sekuat tenaga dan terlihat Susano Sasuke terdorong kebelakang sedikit demi sedikit. Sasuke yang menyadari itu membuat segel tangan dengan cepat dan mengembungkan pipinya.
"KATON : GOUKA MEKYAKU!"
Sasuke langsung menyemburkan api dari multnya yang sangat besar kearah Big Mom dan Kaido yang berada didepannya. Kaido dan Big Mom yang melihat itu langsung melompat ke atas guna menghindari serangan Sasuke.
WUSSSSHHH!
Seluruh api yang dikeluarkan dari mulut Sasuke pun memabakar semua hutan, pepohonan dan bunga-bunga yang berada sekitarnya dan membuat daerah sekita pertempuran menjadi lautan api.
"WORORORORORORO!" Dari atas Kaido langsung melesat kebawah dan menggunakan kanabonya untuk memukul kepala susano Sasuke dengan sekuat tenaga.
DUAAAAARRRR!
CRACK!
Kepala susano Sasuke mengalami keretekan karena serangan Kaido yang luar biasa kuat. Big Mom yang melihat retakan pada susano itu pun menyeringai dan dan mengayunkan Napoleon untuk menyerang Sasuke kembali.
"IKOKU SOVEREIGNTY!"
BOOOOOMMM!
CRACK! CRACK!
Big Mom mengayunkan pedangnya kearah susano Sasuke dan tercipta sebuah gelombang berwarna ungu besar dari pedangnya dan membuat Susano Sasuke mengalami keretakan yang sangat parah.
"HUAAAAAAAAAA!"
BOOOMMM!
CRACK!
Kaido mengaktifkan Ryu-O Bushosoku Hakinya ke tangan kanannya dan memukul wajah susano Sasuke dengan sangat keras dan wajah susano Sasuke mengalami keretakan.
"MAMAMAMA! HANCURLAH KAU SUSANO!" Ucap Big Mom yang terbang menggunakan Zeus dan sudah melapisi pedangnya dengan api Prometeus.
SIUUUNGGGG! SREENG!
CRACK!
DUAAAAAAAAAARRR!
Susano Sasuke lansung hancur karena karena serangan kombinasi dari Kaido dan Big Mom. Sasuke yang menyadari itu langsung melompat keluar dari susanonya dan mencoba menjaga jarak dari dua yonkou tersebut. Sasuke langsung mengeluarkan kusanaginya dan bersiap untuk menyerang Big Mom dan Kaido.
"RYU-O CHIDORI!" Sasuke langsung mengaktifkan chidori dan ryu-o bushosoku hakinya dan ia alirkan ke kusanaginya.
Sasuke langsung berlari dengan kencang menuju Big Mom dan Kaido dan mencoba menebas kedua Yonkou tersebut.
SRENGG!
TRANG!
BOOOOMMM!
Kusanagi Sasuke ditahan oleh pedang Big Mom dan menyebabkan dua pedang itu beradu. Sasuke yang melihat itu menyeringai dan terus mengalirkan chidroinya ke kusanaginya dan menyebabkan Napoleon perlahan terbelah.
SRIIIIIINGGGGGG!
"MAMAAAA!" Napoleon berteriak kesakitan karena tubuhnya mulai teriris secara perlahan dan itu sangat menyakitkan.
"NAPOLEON!" Big Mom pun mulai panic dan khawatir ketika meliha Napoleon teriris. Big Mom tidak menyangka ada orang yang sanggup memotong Napoleon yang sudah dilapisi oleh api Prometeus.
"WORORORORO LIHAT KEMANA KAU UCHIHA SASUKE!?" Teriak Kaido yang dari belakang sudah siap dengan kanabonya dan bersiap untuk memukul Sasuke dari belakang.
SRIIIINGG!
Tepat satu centimeter sebelum kanabo itu menyentuh Sasuke, tiba-tiba Sasuke berpindah tempat dengan Big Mom dan menyebabkan kanabo itu mengenai Big Mom dan Sasuke berhasil menghindari serangan itu.
"UAAAAAAGGHHH!" Big Mom pun berteriak kesakitan karena terkena pukulan kanabo Kaido dan terpental beberapa meter kebelakang.
"LINLIN!" Teriak Kaido yang terkejut dan heran kenapa dia malah memukul Big Mom. Kaido langsung melihat kesampingnya dan melihat Sasuke sudah berdiri dan mengayunkan pedangnya yang sudah dialiri listrik dan Haki.
"Lihat kemana kau Kaido?" Ucap Sasuke dengan datar.
SREEEEEET!
SROOOOTT!
"UAAAAAAAAAGHHHH!" Kaido berteriak kesakitan karena sisi kanan pinggangnya ditebsa oleh Sasuke dan dari pinggang Kaido darah mengucur banyak.
Tidak selesai sampai disitu Sasuke mengalirkan haki ke kakinya dan membuat kakinya menghitam dan menendang Kaido tepat di pinggang Kaido yang sedang terluka.
"UAAAAAGHHHH!" Kaido berteriak dan terpental sama seperti Big Mom.
Big Mom berusaha bangkit berdiri dan memegangi kepalanya yang terasa sakit akibat pukulan Kaido. Baru saja ia setengah berdiri, Big Mom membelalakan matanya karena melihat Kaido sedang terbang dan menuju kearahnya.
BUAAAAAAGHH!
"UAAAGHH!"
BOOOMMMM!
Big Mom yang baru saja mau berdiri kembali terjatuh karena tertabarak tubuh Kaido yang besar dan mereka berdua kini terbaring ditanah bersebelahan.
"KUSO! Kuat sekali tendangannya!" Ucap Kaido yang berusaha kembali berdiri dan memegangi pinggangnya yang terluka.
PLAAAAAKK!
BOOOMM!
Kaido yang baru saja mau bangkit berdiri kembali terjatuh karena merasa kepala belakanganya digaplok oleh seseorang. Kaido langsung bangkit berdiri sambil memegangi kepala belakangnya dan melihat Big Mom yang sepertinya sedang marah.
"KENAPA KAU MEMUKULKU HAH!?" Tanya Kaido kepada Big Mom sambil berteriak karena kesal dipukul oleh Big Mom.
"KAU DULUAN YANG MEMUKULKU!" Teriak Big Mom yang menjawab pertanyaan Kaido dengan telak.
"HAH!? AKU PUN TIDAK TAHU! KAULAH YANG MENGHALANGI!" Teriak Kaido kepada Big Mom dan mengambil kanabonya.
"KAULAH YANG MENGHALANGI DAN MENJADI BEBAN DIPERTARUNGAN INI!" Teriak Big Mom yang sudah memegang Napoleon dan berjalan mendekati Kaido.
"HAH!? SIAPA YANG KAU SEBUT BEBAN!? APA KAU INGIN MATI HAH!?" Teriak Kaido yang juga berjalan mendekati Big Mom.
BOOOMMM!
Kaido dan Big Mom beradu kepala dan terlihat ada percikan-percikan listrik diwajah mereka. Mereka berdua mengerang dan menggertakan gigi mereka karena kesal.
"Akan kubunuh kau disini Linlin!" Ucap Kaido.
"Coba saja! Pada akhirnya kaulah yang akan mati!" Ucap Big Mom sambil menyeringai.
SIUUUUUNNGG!
Kaido dan Big Mom nampaknya harus menghentikan pertengkaran konyol mereka karena kini mereka melihat sebuah anak panah yang sangat besar berwarna ungu kehitam-hitaman sedang melesat menuju mereka. Kaido dan Big Mom langsung melompat ke sisi untuk menghindari anak panah itu.
BOOOOOMMM!
DUAAARRR!
Panah itu langsung menancap ke tanah dan terlihat ada api berwarna hitam yang perlahan menjalar ke area sekitarnya dan membakar semua yang berada disana. Kaido dan Big Mom melihat api hitam itu dan menyipitkan mata mereka karena mereka melihat api yang unik dan baru pertama kali mereka melihat api yang berwarna hitam.
"Api macam apa itu?" Tanya Kaido.
"Tidak tahu. Tapi nampaknya api itu sangat berbahaya. Kau pernah bertarung dengannya seharusnya kau lebih tahu." Ucap Big Mom kepada Kaido.
"Dia tidak mengeluarkannya saat bertarung denganku dan ini pertama kali aku melihat api hitam itu." Ucap Kaido sambil memperhatikan api hitam tersebut. 'Apa saat bertarung denganku dia tidak mengeluarkan semua kekuatannya? Seberapa kuat kau Uchiha Sasuke?' Gumam Kaido didalam hatinya. Kaido merasa sangat marah karena ia merasa bahwa Sasuke tidak mengeluarkan semua kemampuannya saat bertarung dengannya.
"Nama api hitam itu Amaterasu. Api itu tidak bisa padam selama tujuh hari tujuh malam dan hanya aku yang bisa memadamkannya dan Kaido aku memang tidak mengeluarkan semua kemampuan dan jurus ku saat bertarung denganmu." Tiba-tiba Sasuke muncul dan berjalan mendekati Big Mom dan Kaido.
Kaido yang mendengar itu pun mengerang kesal dan tubuhnya bergetar. Dia mengepalkan kedua tangannya dan menggertakan giginya. "KAU MEREMEHKANKU HAH!?" Teriak Kaido dengan sangat marah.
"Tidak. Aku tidak pernah meremehkan musuhku. Jika aku mengeluarkan semua kemampuanku maka Wano Kuni dan Onihasgima akan hancur dan aku tidak mau hal itu terjadi dan lagi semua anak buahmu akan mati." Ucap Sasuke dengan datar.
"GRRRRR! Kalau begitu…. TUNJUKANLAH SEMUA KEMAMPUAN SEKARANG! GOAAAAAAAAAAAARRRRR!" Kaido berteriak dengan sangat kencang dan dia berubah menjadi naga.
Big Mom yang melihat itu pun memasang kuda-kuda bertarungnya dan mulai serius karena dia tahu bahwa Kaido kini benar-benar serius dan marah.
"HORO BREATH!" Kaido langsung menyemburkan api dari mulutnya kearah Sasuke.
Sasuke yang melihat itu kembali mengayunkan pedangnya dan dan menebas api yang dikeluarkan Kaido.
SREEEEEENG!
Semburan api Kaido langsung menghilang karena telah ditebas oleh kusanagi Sasuke. Big Mom yang melihat itu pun langsung bergerak menuju Sasuke dengan cepat dan mengayunkan pedangnya.
"IKOKU SOVEREIGNTY!" Big Mom kembali menyerang Sasuke dengan pedangnya dan mengeluarkan sebuah gelombang berwarna ungu dari pedanganya.
WUSSSSSHHH!
Sasuke kembali mengaktifkan Susanonya untuk melindungi dari serangan Big Mom dan alahsil serangan Big Mom itu tidak melukai Sasuke. Memang serangan Big Mom yang ini sebelumnya berhasil menghancurkan susano Sasuke tapi itu karena sebelumnya susano Sasuke sudah menerima beberapa serangan beruntun dari Big Mom dan Kaido.
WUUUSSSSSSS!
Kaido yang dari tadi meliuk-liuk diatas pun akhirnya memutuskan untuk kemabli turun dan menyerang Sasuke. Tubuh naganya sudah menghitam semua karena haki yang ia alirkan dan dengan cepat ia langsung menabrak susano Sasuke.
Sasuke yang melihat itu pun membuat susanonya masuk ke tahap ketiga dan melapisi susanonya dengan haki dan membuat susanonya menghitam.
BOOOOOMMMM!
CRACK!
Kaido langsung menabrak susano Sasuke dengan keras dan membuat retakan di susano Sasuke Kaido terus mencoba mendorong Sasuke dengan sekuat tenaga untuk menghancurkan susanonya karena jujur bagi Big Mom dan Kaido susano Sasuke lah yang paling merepotkan dan sulit sekali ditembus.
"Kau tidak akan bisa menghancurkannya dengan hanya sekali serangan." Ucap Sasuke kepada Kaido dengan datar.
"Worororo aku memang tidak bisa menghancurkannya dari luar tapi aku akan meghancurkanmu dari dalam." Ucap Kaido sambil menyeringai.
CRACK!
DUAAARRR!
"UAAAAAGHHHH!"
Tiba-tiba dari tanah yang dipijak Sasuke timbul retakan yang sangat besar dan seketika dari tanah itu muncul ekor naga yang pastinya ekor naga Kaido dan ekor tersebut menghantam dagu Sasuke dengan sangat keras dan membuat Sasuke mengeluarkan darah dari mulutnya dan terpental keluar dari susanonya.
"MAMAMAMA! ZEUS! PROMETEUS SERANG DIA!" Teriak Big Mom kepada Zeus dan Prometeus.
"BAIK MAMA!"
Big Mom langsung turun dari Zeus dan Prometesus pun melepaskan dirinya dari kepala Big Mom. Zeus membuka mulutnya dan langsung menembakan listrik yang besar kearaah Sasuke.
DUAAAAAAAARRRR!
"UAAAAGHHH!" Sasuke mengerang kesakitan karena kini ia disamabar oleh listrik Zeus.
Belum selesai sampai disitu Prometeus memperbesar ukuran badannya dan terlihat kini ia menjadi seperti matahari. Prometeus langsung bergerak kearah Sasuke yang sedang tersengat listrik dan menabraknya dengan keras.
CEEESSSSSSSSS!
Terdengar suara baju dan kulit terbakar karena Prometeus kini telah membakar sebagian kulit dan baju Sasuke. "MATILAH KAU UCHIHA!" Teriak Prometeus dengan keras.
"SHINRA TENSEI!" Teriak Sasuke dengan sangat keras.
"UAAAAAAGHHHHH!"
Zeus dan Prometeus pun langsung terhempas karena terkena serangan Sasuke barusan dan belum selesai sampai disitu Sasuke tiba-tiba melihat Big Mom yang sudah ada disampingya dan sudah bersiap meninjunya.
"KENA KAU SASUKE!" Teriak Big Mom sambil menyeringai.
BUAAAAAGHHH!
Sasuke terkena pukulan Big Mom dan membuatnya terpental dan terbang.
"GOAAAAAAAARRRR!"
Dari belakang Kaido yang dalam wujud naganya membuka mulutnya lebar-lebar dan meraung dengan sangat keras dan dari raungan itu tercipta angin tajam yang menyayat dan mencabik-cabik tubuh Sasuke.
"UAAAAAAGHHHH!' Sasuke berteriak kesakitan karena dia merasakan tubuhnya seperti di iris dan dicabik-cabik sehingga seluruh bajunya robek dan tubuh Sasuke dipenuhi oleh darah dan luka bakar yang disebabkan oleh Prometeus sebelumnya.
Melihat Sasuke yang sedang terpental dan sedang melayang diudara, Kaido langsung kembali ke wujudnya manusianya dan mengambil kanabonya dan langsung berlari kearah Sasuke dengan cepat.
"SEKARANG LINLIN!" Teriak kepada Big Mom sambil berlari menuju Sasuke.
Big Mom yang mendengar itu pun langsung menganggukan kepalanya dan mengerti maksud dari Kaido.
"ZEUS, PROMETEUS CEPAT KEMARI!" Teriak Big Mom.
"BAIK MAMA!"
Zeus dan Prometeus pun segera mendekati Big Mom dan kini Big Mom kembali menunggangi Zeus dan Prometeus kembali hinggap di rambut Big Mom dan membuat rambut Big Mom berapi-api. Big Mom dan Kaido pun langsung bergerak cepat menuju Sasuke dan mereka tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan emas ini. Mereka berdua berniat untuk membunuh Sasuke disini.
"RAIMEI HAKKE!"
"IKOKU SOVEREIGNTY!"
Big Mom dan Kaido langsung melompat dan melayang di atas tubuh Sasuke dan mereka berdua dengan sekuat tenaga dengan seluruh haki yang mereka punya mereka langsung menghajar Sasuke.
DUUUAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAR!
Kedua serangan tersebut pun mengenai tubuh Sasuke dan membuat Sasuke terhempas ketanah dan dengan sangat keras. Kaido dan Big Mom pun mendarat di tanah dan pandangan mereka pun tertuju pada kepulan asap yang berada di depan mereka.
"Hah….hah…hah… Seharusnya dia mati atau paling tidak pingsan." Ucap Big Mom yang terengah-engah.
"Hah..hah… Seharusnya seperti itu. Berterima kasihlah padaku karena aku berhasil membuat serangan awal." Ucap Kaido yang juga terengah-engah dan melirik Big Mom yang berada disampingnya.
"Mamamama. Apa yang kau maksud serangan awal? Lihat tubuhmu itu. Apa kau mandi debu dan darah?" Tanya Big Mom yang juga melirik Kaido sambil menyeringai.
"Kau juga lihat dirimu dan para senjata anehmu itu! Kau bahkan lebih berantakan daripada aku!" Ucap Kaido yang kesal karena diejek oleh Big Mom.
Tubuh Big Mom dan Kaido sudah berlumuran darah dan debu akibat pertarungan mereka dengan Sasuke. Bagi mereka berdua ini adalah pertarungan terberat mereka sejak mereka menjadi Yonkou karena mereka berdua harus bekerja sama untuk mengalahkan satu orang.
"Tapi harus ku akui, ternyata kita masih bisa bekerja sama dengan baik Kaido." Ucap Big Mom sambil menyeringai.
"Ah. Aku tidak menyangka kita harus bekerja sama untuk menaklukan bocah itu." Ucap Kaido.
"Dia sudah tidak bisa dikatakan bocah lagi. Apa kau tidak merasakannya?" Tanya Big Mom kepada Kaido.
Kaido yang mendengar pertanyaan itu pun langsung menyipitkan matanya dan wajahnya berubah menjadi serius. "Ah aku merasakannya. Level kekuatannya sama dengan kapten Xebec." Ucap Kaido.
"Benar. Aku tidak menyangka akan ada seseorang yang memilki kekuatan yang setara dengan Xebec." Ucap Big Mom yang juga serius.
SIUUUUUUUUNNGGGGGG!
DUAAAAAAARRRR!
Tiba-tiba, dari kepulan asap itu muncul cahaya yang sanga terang berwarna ungu dan cahaya itu langsung meledak. Kaido dan Big Mom terseret dan terdorong kebelakang akibat dahsyatnya ledakan itu dan mereka berdua menyilangkan kedua tangan mereka di depan waja mereka masing-masing.
"D-dia masih hidup!?" Ucap Big Mom yang tidak percaya.
"Ini akan menjadi semakin buruk! Sepertinya dia benar-benar mengamuk sekarang!" Ucap Kaido.
WUUUUUSSSSSSHHHH!
Perlahan cahaya ungu itu hilang dan berubah menjadi butiran-butiran cahaya berwarna ungu yang melayang di udara seperti kunang-kunang dan Sasuke muncul dari cahaya ungu tersebut. Terlihat Sasuke sudah tidak mengenakan bajunya karena bajunya sudah robek dan terlihat beberapa luka gores ditubuhnya. Pelipis kiri Sasuke pun berdarah dan rambutnya pun sudah acak-acakan. Sasuke mengaktifkan ninjutsu medisnya dan ia mencoba menyembukan luka-luka ditubuhnya.
"Kalian benar-benar mencoba untuk membunuhku." Ucap Sasuke dengan santai sambil menyembukan lukanya.
Kaido dan Big Mom yang melihat Sasuke masih sanggup berdiri dan berbicara setenang itu pun kembali memasang kuda-kuda bertarung mereka.
"Kau bukanlah manusia! Seharusnya kau sudah mati!" Ucap Big Mom.
"Sekuat apa kau Uchiha Sasuke?" Ucap Kaido sambil menyipitkan matanya.
Sasuke yang mendengar itu hanya memejamkan matanya dan menghentikan ninjutsu medisinya karena luka-luka yang ia terima sudah sembuh dan pendarahannya pun sudah berhenti. Sasuke membuka matanya lalu ia memandang Big Mom dan Kaido yang berdiri didepannya.
"Jadi apa aku boleh pergi sekarang? Kalian sudah mengetes kekuatanku dan kalian sudah bekerja sama untuk mengalahkanku tapi hasilnya kalian gagal dan aku masih hidup sekarang." Ucap Sasuke dengan datar.
"Wororororo apa yang kau bicarakan? Pertarungan ini belum berakhir karena belum ada yang mati diantara kita." Ucap Kaido.
"Mamamama! Kenapa? Apa kau merasa takut sekarang? Lihatlah kami berdua dan kau sendiri ditambah lagi dengan semua anak buahku dan anak buah Kaido yang sedang menunggu dipelabuhan. Kau tidak bisa pergi dari pulau ini karena pulau ini akan menjadi tempat terakhir yang kau pijak di dunia ini." Ucap Big Mom sambil menyeringai.
Sasuke yang mendengar itu hanya tersenyum. "Jadi kalian berbicara soal jumlah? Tidak peduli berapapun jumlah pasukan kalian karena yang terpenting bukanlah kuantitas tetapi kualitas." Ucap Sasuke sambil tersenyum.
Kaido dan Big Mom yang mendengar itu pun langsung menyipitkan mata mereka karena mencoba mencerna kata-kata Sasuke tadi.
"Aku pernah beraliansi dengan hampir depalan puluh ribu orang hanya untuk melawan dua orang." Lanjut Sasuke sambil mengingat kejadian perang dunia shinobi ke empat. Sasuke hanya tersenyum mengingat pertarungannya dengan Obito dan Madara yang benar-benar menguras habis tenaganya.
Kaido dan Big Mom pun membelalakan mata mereka karena mereka tidak menyangka bahwa Sasuke pernah membuat aliansi yang sangat besar dan bahkan jumlahnya delapan puluh ribu dan itu lebih banyak dari pasukan mereka. Kaido dan Big Mom pun berkeringat dingin dan membayangkan siapa yang dilawan Sasuke.
"Si-siapa yang kau lawan?" Ucap Kaido dengan terbata-bata.
"Jangan bohong! Aku sudah hidup di era Roger dan aku tidak pernah mendengar tentangmu sama sekali dan aliansimu yang berjumlah depalan puluh ribu itu!" Teriak Big Mom kepada Sasuke.
"Hn. Aku melawan seorang dewa dan tentu saja kalian tidak pernah mendengar itu semua karena kalian bodoh." Ucap Sasuke yang tersenyum dan mengejek Big Mom dan Kaido.
"Wororororor aku tidak menyangka ternyata kau tidak waras Sasuke. Apa yang kau maksud dengan dewa?" Ucap Kaido sambil tertawa dan mengejek Sasuke.
"Mamamama apa aku memukul kepalamu terlalu keras? Sepertinya ada yang salah dengan kepalamu sekarang." Big Mom pun tertawa mendengar perkataan Sasuke barusan. "Dengar bocah di dunia ini tidak ada yang namanya dewa yang ada hanyalah adalah bajak laut dan angkatan laut!" Ucap Big Mom sambil menyeringai.
"Ah di dunia ini memang tidak ada dewa tapi apa kalian pernah ke dunia lain?" Ucap Sasuke sambil menyeringai.
Kaido dan Big Mom pun sedikit bingung dan tersentak dengan perkataan Sasuke. Mereka berdua benar-benar tidak mengerti dengan apa yang dikatakan oleh Sasuke dari dewa sampai dunia lain.
"Aku telah melalui hal-hal yang bahkan tidak pernah ada dalam pikiran kalian. Aku pernah berjalan di jalan kegelapan yang sangat menyedihkan dan aku telah berhasil keluar dari kegelapan itu. Aku pernah bertarung demi membalaskan dendamku dan aku juga pernah bertarung untuk melindungi orang yang aku cintai. Aku juga pernah menjadi iblis tetapi aku juga pernah menjadi orang baik." Ucap Sasuke yang perlahan membuka matanya dan menatap Big Mom dan Kaido dengan sangat serius.
Kaido dan Big Mom yang mendengar perkataan Sasuke itu hanya menyipitkan mata mereka dan mencoba memahami semua perkataan Sasuke tetapi mereka langsung berkeringat dingin saat melihat tatapan Sasuke yang sangat dingin dan mengerikan dan mereka pun merasakan aura yang mencekam keluar dari tubuh Sasuke.
"Orang-orang seperti kalian tidak akan mengerti perkataanku karena kalian bahkan tidak mempunyai empati terhadap keluarga kalian dan kalian hanya mementingkan diri kalian sendiri. Kalian tidak akan pernah bisa mengalahkanku karena kalian tidak mengenal diriku yang sebenarnya." Lanjut Sasuke yang memandang Big Mom dan Kaido dengan dingin.
"Apa maksudmu?" Tanya Kaido yang sudah bersiap untuk bertarung karena dia khawatir Sasuke akan menyerang lagi.
"Kau hanyalah seorang bocah yang tidak mengerti kejamnya dunia ini." Ucap Big Mom dengan sangat serius.
"Sasuke yang mendengar itu kembali memejamkan matanya dan tersenyum. "Hn. Kalian benar-benar tidak paham dengan apa yang aku katakana. Lupakan. Lagipula kita disini bukan untuk mengobrol tapi untuk bertarung bukan?" Ucap Sasuke yang tersenyum kepada Big Mom dan Kaido.
"Worororo jika kau sudah tau, apa lagi yang kau tunggu?" Ucap Kaido yang meletakan kanabonya di pundaknya sambil menyeringai.
"Kau yang tidak paham maksudku. Sudah ku bilang bukan kau sedang melawan dua yonkou dan para prajuritku dan prajurit Kaido sudah menunggu di pelabuhan. Dengan kata lain, Kau kalah jumlah!" Ucap Big Mom sambil menyeringai.
Sasuke yang mendengar itu pun menghembuskan nafas panjang dan kembali tersenyum. "Sepertinya kalian berdua memang tergila-gila dengan jumlah pasukan. Kalau begitu…"
"KAGE BUNSHIN NO JUTSU!"
BUSSSSHHH!
Tercipat empat kepulan asap disebelah Sasuke dan kini terlihat ada lima Sasuke yang sedang berdiri dan menata Big Mom dan Kaido.
Big Mom dan Kaido yang melihat itu pun membelalakan matanya dan terkejut karena melihat ada lima Sasuke sekarang. Mereka berdua tidak menyangka bahwa Sasuke mempunyai kemampuan menggandakan diri dan mereka tahu bahwa ini akan sangat merepotkan karena melawan satu Sasuke saja sudah kelabakan apalagi ada lima.
Sasuke yang melihat rekasi Big Mom dan Kaido itu pun hanya tersenyum dan dia menaiki batu yang cukup besar yang berada dibelakangnya dan dia menaiki batu itu. "Jika kalian berbicara jumlah maka aku bisa membuat pasukan yang sangat mengerikan karena aku bisa menggandakan diriku." Ucap Sasuke sambil tersenyum.
"Ini gawat!" Ucap Kaido yang berkeringat dingin.
"Sialan kau Uchiha Sasuke!" Gumam Big Mom.
Empat bunshin yang diciptakan oleh Sasuke itu pun langsung melompat dan berpencar. Dua dari mereka berdiri di belakang dan di depan Kaido dan yang dua lagi berdiri di belakang dan di depan Big Mom. Big Mom dan Kaido yang melihat mereka sudah di kepung pun langsung siaga dan bersiap untuk menyerang.
"Ini baru namanya dua lawan satu. Nah sekarang jawab pertanyaanku… Apa kalian ingin bunshinku menggunakan susano atau tidak?" Ucap Sasuke yang mengangkat kakinya dan meletakan tangan kanannya di atas lututnya sambil tersenyum.
Big Mom dan Kaido pun makin kebingungan karena mereka tidak pernah menduga dan berpikir hal seperti ini akan terjadi. Kaido berpikir melakukan tag team dengan Big Mom karena dia percaya jika dua lawan satu maka Sasuke akan kalah tetapi secara mengejutkan Sasuke memutar balik keadaan dan kini Kaido lah yang harus melawan dua Sasuke.
Big Mom pun mulai berkeringat dingin karena dia menyadari bahwa dirinya dalam bahaya sekarang. Big Mom kini sedang berpikir bagaimana caranya dia keluar dari situasi ini lalu membunuh Sasuke.
"Baiklah kalau begitu karena kalian tidak menjawab pertanyaanku maka aku anggap kalian setuju dan kalian ingin bunshinku menggunakan Susano." Ucap Sasuke sambil tersenyum.
SUSANO!
GOAAAAAAAAAAARRRRRRR!
Keempat bunshin Sasuke tersebut langsung mengeluarkan Susano tahap ketiga dan meraung dengan sangat keras. Kini Big Mom dan Kaido sudah dikepung oleh empat Susano yang siap membunuh mereka kapanpun Sasuke mau. Disisi lain, Sasuke yang asli hanya duduk dan hanya akan menonton saja.
"CIH! JANGAN BERLAGAK SOMBONG KAU UCHIHA SASUKEEEEEEEEEEE!" Kaido pun merasa sangat marah karena merasa diremehkan oleh Sasuke. "RAIMEI HAKKE!" Kaido berusaha menyerang susano yang berada dihadapannya dan kanabonya.
TRAAAAANGGGG!
BOOOOOOMMMM!
Susano Sasuke langsung mengeluarkan sebuah pedang dan menahan kanabo Kaido dan kembali tercipta ledakan yang besar karena benturan itu. Tanpa Kaido sadari, dari belakang susano yang berada di belakangnya sudah mengapalkan tangannya dan siap untuk meninju Kaido.
BUAAAAAAGHH!
"UAAAAGGGHHH!" Kaido berteriak kesakitan karena menerima pukulan dari susano tersebut. Belum selesai sampai disitu, kedua susano tersebut mengayunkan kedua pedang mereka dan mereka langsung menebas Kaido.
SSRREEEEEETT!
DUAAAAAAARRRR!
"UAAAAAAGHHHHHHHHHH!" Kaido pun menjerit kesakitan karena ia terluka parah akibat serangan susano itu dan kini tubuh Kaido sudah dipenuhi oleh darah.
Big Mom yang melihat Kaido sudah terkapar seperti itu langsung mengayunkan pedangnya dan langsung terbang menggunakan Zeus. "COGNAC!" Big Mom mencoba membelah kepala susano yang berada didepannya dengan pedangnya itu.
BOOOOOMMMM!
Susano tersebut menyilangkan kedua tangannya dan menahan serangan Big Mom. Dari belakang susano yang lain pun mengayunkan pedangnya dan mencoba menebas Big Mom.
SREEEETTTT!
Big Mom yang melihat ada yang menyerangnya dari belakang pun langsung menghindar tetapi karena ayunan pedang susano itu sangat cepat dia pundak Big Mom terkena tebasan dari pedang Susano itu dan membuat pundaknya berdarah. Big Mom langsung terbang keatas dan mencoba kabur dari kepungan susano itu.
SRING!
Big Mom kembali membelalakan matanya karena ia tiba-tiba melihat ada susano didepan wajahnya dan saat ia melirik keatas ternyata ada susano Sasuke yang sedang melayang dan Big Mom akhirnya mengetahui bahwa Sasuke mempunyai kemampuan untuk berpindah tempat dengan lawannya.
BUAAAAAAGHHH!
Susano yang berada di depan Big Mom itu pun langsung meng uppercut dagu Big Mom dan membuat Big Mom terbang keatas dan langsung menenggam Zeus dan membantingya kebawah.
"MAMAAAAA! ZEUSSSSSS!" Prometeus pun mulai panic karena melihat Big Mom dan Zeus terkena serangan dari Sasuke.
Susano Sasuke yang melayang diudara pun sudah menyiapkan tinjunya yang sudah dilapisi haki dan bersiap untuk meninju Big Mom kebawah.
BUAAAAAAAGHHHH!
"UAAAAAAAAGHHHHH!"
DUAAAAAAARRRRRRR!
Big Mom pun langsung terhempas ke bawah dan menimpa Zeus.
Kini kedua Yonkou tersebut benar-benar babak belur dan kelelahan karena harus melawan empat susano sekaligus. Mereka tahu menhancurkan satu susano saja sudah sangat sulit dan menguras banyak sekali tenaga dan kini mereka harus melawan empat susano sekaligus dan mereka berdua pun kini mulai berpikir bahwa mereka sedang melawan orang yang salah.
( PELABUHAN WHOLE CAKE ISLAND )
Semua orang disitu yaitu bajak laut Big Mom dan bajak Laut Kaido sedang berharap-harap cemas karena waktu sudah menunjukan pukul enam sore dan itu berarti sudah sekitar 10 jam Sasuke, Big Mom dan Kaido bertarung dan masih belum terlihat siapa pemenangnya. Matahari pun perlahan tenggelam dan langit mulai gelap. Terlihat dari kejauhan tepatnya dimana tempat pertarungan antara Sasuke dan dua yonkou itu banyak sekali asap dan beberapa kali mereka merasakan gempa akibat pertarungan itu.
"Sebenarnya apa kekuatan Uchiha Sasuke itu?" Tanya Perospero kepada Queen yang duduk disebelahnya.
Queen yang mendengar itu pun merogoh saku celananya dan mengeluarkan ceurutu lalu ia membakar cerutu itu dan menghisapnya. "Aku pun tidak tahu. Yang aku tahu dia bukan orang biasa dan kekuatanya itu benar-benar diluar nalar," Ucap Queen.
"Aku tadi sempat bertarung dengannya dan menurutku tengkorak ungu yang dia keluarkan itu lah yang paling merepotkan." Ucap Katakuri sambil melirik Queen.
"Benar. Tengkorak itu kuat sekali bahkan serangan kami berempat pun tidak bisa menghancurkan tengkorak ungu itu." Ucap Smoothie yang mengingat serangan kombinasi antara Katakuri, Smoothie, Cracker yang bahkan tidak sanggup menggores susano Sasuke.
"Aku tidak tahu ada orang yang bahkan lebih kuar daripada Yonkou dan lagi dia hanya sendirian. Bisa kalian bayangkan jika dia menjadi pengganti Shirohige dan memimpin bajak laut Shirohige Kaizokudan?" Tanya Perospero.
Semua orang yang mendengar itu pun membelalakan mata mereka dan terkut karena mereka tidak mengerti dengan maksud Perospero.
"A-apa maksudmu?" Tanya Jack kepada Perospero.
"Dua hari yang lalu aku menemukan Uchiha Sasuke di Moby Dick dan sedang berbincang santai dengan Marco dan semua anggota bajak laut Shirohige dan yang aku dengar Marco memnitanya menggantikan Shirohige untuk mempimpim mereka." Ucap Perospero dengan serius.
Semua orang mendengar itu terkejut karena mereka tidak tahu bahwa Sasuke pernah ditawari jabatan yang seistimewa itu. Tentu saja sebuah kebanggaan bagi seseorang untuk menggantikan Shirohige dan mempunyai anak buah seperti Marco dan lainnya yang sangat kuat.
"Lalu dia menolaknya?" Tanya King kepada Perospero.
"Benar. Dia menolak dan dia malah memilih untuk ikut denganku dan menikhai Galette." Ucap Perospero sambil melirik Galette berada tidak jauh dengannya.
Galette yang mendengar itupun wajahnya merona dan memalingkan wajahnya tapi itu tidak bertahan lama dan eksepresi wajahnya berubah menjadi serius. "Pernikahanku sudah tidak penting lagi, yang terpenting sekarang adalah bagaimana cara kita memebantu mama." Ucap Galette dengan serius.
"Kalian sangat beruntung karena Sasuke tidak mengeluarkan monster itu." Ucap King.
"Monster apa yang kau bicarakan?" Tanya Smoothie kepada King.
King yang mendengar pertanyaan Smoothie itu pun tersenyum. "Sekitar dua bulan yang lalu apa kalian melihat bulan berubah warna menjadi merah dan memiliki bentuk aneh?" Tanya King.
Seluruh anggota bajak laut Big Mom pun sedikit terkejut karena mereka ingat betul dengan bulan aneh yang mereka lihat dua bulan yang lalu.
Flashback.
"Mama! Lihat bulannya! Bentuknya aneh sekali!" Ucap Perospero kepada Big Mom.
Big Mom yang mendengar itu pun langsung mengarahkan padangannya ke jendela disebelahnya dan ia melihat bulan purnama yang sangat besar dan berwarna merah serta memilki bentuk yang aneh.
"Kenapa bulannya seperti itu?" Gumam Big Mom yang masih memperhatikan bulan merah itu.
"Apa ini fenomena alam biasa?" Tanya Katakuri yang juga melipat tangannya dan memperhatikan bulan merah itu melalui jendela.
"Sepertinya begitu tetapi aku tidak pernah melihat bulan seperti itu sebelumnya dan bulan itu terlihat seperti mata seseorang." Ucap Cracker.
"Benar. Bulan itu sangat menyeramkan." Ucap Smoothie.
"Mamamama tidak usah mengkhawatirkan hal-hal konyol seperti itu lagi pula aku setuju dengan Katakuri bahwa ini mungkin hanya fenomena alam biasa saja." Ucap Big Mom sambil tertawa.
Flashback End.
Seluruh bajak laut Big Mom pun membelalakan mata mereka dan sepertinya mereka tahu apa yang akan dikatakan King selanjutnya.
"Jangan bilang…" Gumam Katakuri sambil membulatkan matanya dan tubuhnya bergetar.
"Ah benar. Bulan merah itu adalah salah satu kekuatan monster peliharaan Uchiha Sasuke dan apa kalian tidak menyadari bahwa bentuk bulan merah itu sama percis dengan mata kiri Uchiha Sasuke?" Tanya King kepada seluruh anggota bajak laut Big Mom.
Katakuri, Smoothie, Perospero, Galette dan seluruh anggota bajak laut Big Mom yang pernah melihat mata kiri Sasuke pun mulai sadar dan mengerti dengan perkataan King.
"Kalian hanya melihat bulannya saja tetapi kami berada di tempat kejadian dan melawan orang yang menciptakan bulan merah itu. Saat itu suasana benar-benar mencekam dan kami merasakan aura membunuh yang sangat kuat dari monster itu dan monster itu sanggup menghancurkan tiga gunung yang berada di belakang Onigashima dengan sekali serangan." Ucap Queen yang merinding karena mengingat pertarungannya dengan Juubi dan Sasuke.
"Pertempuran kami melawan Uchiha Sasuke membuat markas kami Onigashima hancur lebur dan tidak ada yang tersisa." Ucap Jack.
Smoothie langsung menelan ludahnya dan ia berkeringat dingin saat mendengar ucapan dari all-stras Kaido yang menceritakan peretempuran mereka dengan Sasuke. "Aku pikir tengkorak ungu itu lah yang paling menyeramkan tetapi ternyata dia punya kekuatan yang lebih menyeramkan." Ucap Smoothie.
"Tengkorak itu namanya susano dan yang kalian hadapi itu bukan bentuk sempurnanya." Ucap King.
"Apa maksudmu?" Tanya Katakuri kepada King.
"Bentuk sempurna dari susano sangat menyeramkan dan sangat besar bahkan kepala susano itu menyentuh awan dan bentuknya bukan tengkorak tetapi seperti seorang samurai. Susano itu mampu membelah dan menghancurkan satu pulau dengan satu serangan dan itu yang ia lakukan kepada Onigashima dan Marineford." Ucap King kepada Katakuri.
"Tapi itu semua tidak masuk akal! Jika dia mempunyai kekuatan seperti itu kenapa dia tidak menggunakannya dari awal untuk membunuh kita semua!?" Teriak Galette.
Queen yang mendengar itu pun kembali tersenyum dan menghembuskan asap dari mulutnya. "Dia selalu mencoba untuk meminimalisir kerusakan dan menghindari jatuhnya korban jiwa. Aku benci mengatakan ini tapi Uchiha Sasuke adalah orang yang baik dan bukan orang yang haus darah dan suka membunuh." Ucap Queen sambil tersenyum.
"Aku juga merasakannya. Aku tidak merasakan aura membunuh atau aura jahat dari Uchiha Sasuke. Dia juga orang yang santai dan tipikal orang yang tidak akan bertarung jika tidak diganggu." Ucap Katakuri.
"Aku ingin bertanya pada kalian, jika mama dan Kaido kalah dalam pertarungan ini apa yang akan kalian lakukan? Apa kalian akan membunuh Sasuke?" Tanya Perospero kepada bajak laut Kaido.
Seluruh all-star hanya terdiam dan memejamkan mata mereka. "Aku mengerti maksud kalian. Maksud kalian ini kesempatan emas untu membunuh Uchiha Sasuke karena ia sedang kelalahan dan terluka parah karena pertarungannya bukan?" Tanya King.
"Jangan meremehkannya." Ucap Jack.
"Bahkan disaat sekarat pun, dia masih sanggup mengabisi kita semua." Ucap Queen.
( SASUKE VS BIG MOM DAN KAIDO )
BOOOOOMM!
BOOOOOOM!
BOOOOOOM!
DUAAAAAAAAARRRRR!
Ledakan-demi ledakan terjadi dan membuat seluruh Whole Cake Island menjadi seperti medan perang. Pertempuran yang sangat dahsyat ini sudah berlangung selama 10 jam dan masih belum ada tanda-tanda siapa yang akan memenangkan pertarungan ini tetapi jika melihat kondisi, sepertinya Sasuke lah yang diunggulkan karena Sasuke sudah berhasil memulihkan kekuatannya dan sudah cukup beristirahat serta membiarkan empat bunshinya beratrung melawan Kaido dan Big Mom.
Disisi lain, Kaido dan Big Mom terlihat sangat kesulitan melawan empat Susano sekaligus. Semua cara sudah mereka lakukan tetapi Susano Sasuke terlalu tangguh untuk mereka.
"Hah….hah…hah…. Sial sekali nasibku harus bekerja sama dengan orang yang bahkan tidak bisa membantuku!" Ucap Kaido sambil menatap keempat susano yang berdiri dihadapannya.
"Tutup mulutmu itu Kaido! Kau pun tahu bahwa tidak ada yang bisa kita lakukan untuk melawan ke empat monster ini!" Ucap Big Mom.
Big Mom dan Kaido sudah terlihat berantakan dan babak belur. Darah sudah mengucur dari tubuh mereka dan beberapa tulang mereka pun sudah mengalami keretakan.
"GOAAAAAAAAAAARRRR!" Kaido langsung berubah ke wujud naganya dan berusaha menyerang susano Sasuke.
"BODOH! KAU TAHU ITU TIDAK AKAN BERHASIL!" Teriak Big Mom yang melihat Kaido langsung melesat dan mencoba menyerang empat Susano Sasuke sekaligus.
GRAB!
Kaido membelalakan matanya saat ia menyadari bahwa ada yang mencengkram tubuh naganya dengan sangat kuat. Kaido melirik kebelakang dan melihat salah satu susano Sasuke mencengkram tubuh naganya.
SSSSSRRRRTTT!
SIUUUNGGGG!
CRACCCCK!
DUAAAAARRRRR!
"UAAAAAAAGHHHHH!"
Susano itu langsung menarik tubuh Kaido dan membantingya kebawah dengan sangat keras. Lalu susano yang lain langsung memukul kepala naga itu dan membuat salah satu tanduk Kaido potong.
Big Mom yang melihat itu pun berusaha mendekati Kaido dan lansgsung terbang dengan cepat. Tapi Big Mom langsung membalikan tubuhnya dan melihat sudah ada dua Susano yang berada dibelakanganya dan bersiap menyerangnya.
BUAAAAAAGHHH!
BOOOOMMMM!
Susano itu langsung meninju Big Mom dan menyebabkan Big Mom terhempas dan terpental dengan cukup jauh dan mendarat tepat dimana Kaido sedang tergeletak.
"Sakit sekali!" Ucap Kaido yang berusaha bangkit dan merasakan sakit yang amat sangat dikepalanya.
"Setiap kali susano itu meukul aku merasa tulangku hancur semua!" Ucap Big Mom pun yang kembali.
"Menyeralah kalian berdua! Jika kalian menyerah maka aku akan menghentikan semua ini!"
Big Mom dan Kaido mendongakan kepala mereka keatas dan melihat Sasuke sedang melayang sambil melipat tangannya dan menatap mereka dengan datar. Big Mom dan Kaido pun mengerang dengan kesal saat melihat Sasuke bersikap dan berbicara layaknya seorang bos.
"Aku tidak akan menyerah sampai kau mati!" Ucap Big Mom kepada Sasuke.
"Wororororo kalau begitu buatlah kami menyerah brengsek!" Ucap Kaido sambil menyeringai.
Sasuke yang mendengar itu hanya memejamkan matanya dan menggeleng-gelengkan kepalanya karena ia tidak mengerti dengan jalan pikir Kaido dan Big Mom yang masih saja tetap ingin bertarung dan membunuhnya.
"Linlin keluarkan semua kekuatan yang kau punya dan kita akan menyerangnya bersamaan dan yang terpenting hancurkan empat susano yang ada didepan kita ini." Ucap Kaido dengan serius dan mulai bangkit.
"Bailah. Zeus, Prometeus, Napoleon keluarkan semua yang kalian punya dan kita akan menyerang empat mahluk ungu itu. Kalian mengerti?" Tanya Big Mom.
"Baik Mama. Kami mengerti." Zeus, Prometeus dan Napoleon pun mengangguk dan bersiap untuk menyerang.
Kaido langsung terbang keatas dan membuka mulutnya dengan sangat lebar dan terlihat ada bola api didalam mulut naganya itu.
Big Mom pun turun dari Zeus dan terlihat badan Zeus semakin membesar dan bahkan lebih besar dari sebelumnya. Tercipta aliran listrik disekitar tubuh Zeus dan terlihat pula wajah Zeus yang sangat menyeramkan.
Prometeus pun memperbesar ukuran badannya dan kini ia terlihat seperti matahari. Hari yang sudah malam pun kini terlihat sangat terang karena Prometeus kini menyinari hampir seluruh dari Whole Cake Island dan saking panasnya, seluruh tanah dan bebatuan pun terbakar.
Napoleon pun terlihat perlahan memanjang dan berubah warna menjadi hitam karena Big Mom sudah mengalirkan hakinya ke Napoleon yang ia genggam.
Sasuke yang melihat itu bersiap karena ia tahu bahwa ia akan menerima serangan yang sangat dahsyat.
"HORO BREATH!" Kaido menyemburkan api yang sangat besar dari mulutnya.
"RAITEI!" Zeus langsung menembakan listrik yang sangat besar.
"HEAVENLY FLEUR!" Prometeus menyemburkan api yang sangat besar.
"BUSHOSHOKU RYU-O! IKOKU SOVERIGNTY!" Big Mom langsung mengayunkan pedangany dan tidak seperti sebelumnya, kini dari pedang Big Mom itu mengeluarkan aura berwarna hitam pekat yang sangat besar.
BOOOOOOOMMMM!
BOOOOOOOMMM!
CRACK! CRACK! CRACK! CRACK! CRACK!
WUUSSSSSSSSSSHHHH!
BOOOMMMMMMM!
DUAAAAAAARRRRRRRR!
Gempa yang sangat kuat terjadi di Whole Cake Island dan semua penduduk pun merasakan getaran dahsyat itu sehingga mereka langsung keluar dari rumah mereka dan melihat hampir semu bangunan runtuh akibat gempa itu.
Keempat susano Sasuke itu langsung retak dan seketika hancur karena serangan Kombinasi antara Kaido dan Big Mom itu dan empt bunshin Sasuke langsung menghilang. Sasuke pun langsung melompat kebelakang dan untuk menghindari serangan itu.
"MAU KEMANA KAU UCHIHA!? GOAAAAAAAAAAAARRRRRR!" Kaido meraung dan mengeluarkan angina tajam dari raungannya itu.
Sasuke yang melihat itu langsung mengaktifkan kembali susanonya untuk melindungi dirinya dari serangan Kaido tersebut.
CRACK! CRACK!
SRET! SRET! SRET!
Terlihat Susano Sasuke mengalami keretakan dan goresan-goresan saat terkena angin yang dikeluarkan oleh Kadio.
SIIIUUNNGG!
"COGNAC!" Dari belakang, Big Mom langsung menebas susano Sasuke dengan Napoleon.
BOOOOOOMMMM!
CRACK!
DUAAAARR!
Susano Sasuke pun hancur dan kembali Sasuke harus keluar dari Susanonya dan terus terbang ke atas dengan menendang udara yang berada dibawahnya.
"SUDAHKU BILANG KAU TIDAK AKAN BISA KEMANA-MANA! GOOAAAAAAAARRRR!" Dari atas Kaido membuka mulutnya dan menembakan angin tajam lagi kearah Sasuke.
WUUUUUUSSSSSSSHHHHHH!
SRET! SRET SRET!
Sasuke menyilangkan kedua tangannya di depan wajahnya dan kembali angin tajam itu menyayat tubuh Sasuke dan membuat tubuh Sasuke kembali berdarah dan terluka.
"RAITEIIIIIII!" Zeus yang melihat Sasuke sedang terpojok tidak menyinyiakan kesempatan dan langsung menembak Sasuke dengan listriknya.
DUAAAAAAAAARRRR!
"UAAAAGHHHH!" Sasuke mengerang kesakitan karena tersengat listrik Zeus.
"HAHAHAHA MATI KAU UCHIHA SASUKE! WUSSSSSSSHHHHH!" Prometeus pun tidak tinggal diam dan langsung menyemburkan api dan membakar seluruh tubuh Sasuke.
"MAMAMAMA SEKARANG NAPOLEON! HIYAAAAAAAAA!" Big Mom langsung melompat kearah Sasuke yang sedang tersengat listrik dan terbaka api dan menebas Sasuke dengan Napoleon.
"BUSHOSOKU RYU-O COGNAC!" Teriak Big Mom dengan sangat keras.
BOOOOOMMMMMMM!
DUAAAAAAARRRRRRR!
Sasuke terhempas ketanah dan menabrak tanah yang berada dibawahnya dengan sangat kencang sehingga kembali menciptakan lubang yang sangat besar. Big Mom, Napoleon, Zeus, Prometeus dan Kaido yang melihat Sasuke sudah masuk kedalam lubang itu pun mengehela nafas mereka karena mereka mengira pertarungan telah berakhir. Kaido kembali kewujud manusianya dan berjalan mendekati Big Mom.
"Selesai sudah.." Ucap Kaido sambil melirik kebawah dan melihat lubang yang sangat besar dan dipenuhi oleh asap.
"Mamamama pertarungan ini benar-benar menegangkan dan memaksaku harus mengeluarkan semua kekuatanku." Ucap Big Mom sambil tersenyum.
Kaido pun mengangkat salah satu tangannya dan memegang tanduk kannany yang ternyata sudah potong dan tinggal setengah. "Tanduku benar-benar hancur." Gumam Kaido.
"Tulangku pun sudah remuk semua." Gumam Big Mom. "Kerja bagus, Zeus, Prometeus, Napoleon!" Ucap Big Mom sambil tersenyum.
"Terima kasih mama." Ucap Napoleon.
"Aku pikir aku akan mati disini." Ucap Zeus yang berkeringat dingin.
"Uchiha Sasuke itu.. Dia kuar sekali.." Ucap Prometeus.
"Linlin apa jadinya jika aku tidak datang?" Tanya Kaido yang duduk disebelah Big Mom dan melirik kearah Big Mom yang berada disebelahnya.
"Mamamama! Jika kau tidak datang pun aku masih mempunyai seribu cara untuk mengalahkannya." Ucap Big Mom sambil tertawa tetapi didalam hatinya pun ia besyukur akan kedatangan Kaido karena kedatangan Kaido banyak membantunya untuk mengalahkan Sasuke.
"Dasar nenek tua sialan! Kau memang tidak tahu cara berterima kasih." Ucap Kaido dengan kesal.
Disisi lain Sasuke perlahan membuka matanya dan melihat kepulan asap yang sangat tebal disekitarnya. Sasuke merasakan sakit diseluruh tubuhnya.
"Butuh bantuan?"
Tiba-tiba Sasuke mendengar sebuah suara. Suara itu terdengar sangat berat dan sangat menyeramkan tapi Sasuke mengenali suara itu dan hanya tersenyum.
"Tidak perlu. Kau tidak perlu keluar. Kalau bisa tolong sembuhkan luka-lukaku ini dan berikan aku sedikit chakra." Ucap Sasuke dalam hatinya
"Kau yakin? Jika aku keluar maka pertarungan ini akan selesai dan mereka akan kalah." Ucap Juubi.
"Tidak. Jika kau keluar maka semua pulau ini akan hancur." Ucap Sasuke dalam hatinya,
"Baiklah kalau begitu tapi apa kau merasakan sesuatu yang aneh didunia ini?" Tanya Juubi kepada Sasuke.
"Apa maksudmu?" Tanya Sasuke kepada Juubi.
"Tidak. Lupakan saja fokuslah pada pertarunganmu aku sudah berhasil menyembuhkan luka-lukamu tapi untuk kaki mu sepertinya perlu waktu karena kakimu patah." Ucap Juubi.
"Aku tahu akupun akan mengakhiri pertarungan ini sekarang." Ucap Sasuke
Sasuke memejamkan matanya dan kembali mengaktifkan kembali Mangekyou Sharingannya dan terlihat ada cahaya ungu yang menyelimuti dirinya dan cahaya ungu itu pun langsung meledak dan meroket kelangit.
Kaido dan Big Mom yang melihat ada cahaya ungu didepan mereka pun langsung melompat kebelakang dan kembali bersiap untuk bertarung dan memasang kuda-kuda bertarung mereka. Zeus, Prometeus dan Napoleon pun langsung bersiaga dan mendekati Big Mom.
"Di-dia masih hidup?" Ucap Prometeus sambil terbata-bata.
"Ti-tidak mungkin! Kita sudah menyerangnya dengan sekuat tenaga!" Ucap Zeus yang ketakutan.
"Mama…." Napoleon pun ketakutan karena melihat ada cahaya ungu yang sangat besar didepannya.
"CIH! Sepertinya dia akan mengeluarkannya! BERSIAPLAH LINLIN!" Teriak Kaido yang muali berkeringat dingin.
"MENGELUARKAN APA!?" Teriak Big Mom yang secara bersamaan panik dan bingung karena perkataan Kaido.
KANSEITAI SUSANO!
SIIIIINNGGGG!
Cahaya ungu tersebut pun perlahan membentuk seorang raksasa yang sangat besar dan tinggi. Raksasa itu berpenampilan seperti seorang samurai dengan dua buah pedang dipinggangnya dan memilkik sayap yang sangat besar. Kepala raksasa itu bahkan menyentuh awan dan seluruh orang di Whole Cake Island dapat melihat raksasa itu dengan sangat jelas.
( PELABUHAN WHOLE CAKE ISLAND )
Seluruh bajak laut Big Mom pun memusatkan perhatian mereka pada mahluk raksasa berwarna ungu yang terlihat sangat besar dan jelas. Mereka semua berkeringat dingin dan ketakutan saat melihat mahluk besar berwarna ungu tersebut dan beberapa dari mereka tubuhnya bergetar karena saking takutnya.
"A-apa itu!?" Teriak Smoothie dengan gelagapan.
"Uchiha Sasuke kah?" Gumam Katakuri sambil melihat susano sempurna Sasuke.
"Gawat! Ini benar-benar gawat! Bagaimana dia bisa mengeluarkan seseuatu sebesar itu!" Ucap Cracker yang berkeringat dingin dan ketakutan.
Seluruh bajak laut Kaido pun menelan ludah mereka dan mulai panic dan berkeringat dingin karena mereka pernah melihat raksasa ungu itu sebelumnya. Raksasa ungu itulah yang membelah Onigashima dan mengancurkan kastil mereka.
"Itulah wujud asli dari susano." Ucap King sambil melihat susano sempurna Sasuke.
Katakuri, Smoothi, Cracker dan Perospero membalikan tubuh mereka dan menatap King dengan serius.
"Jadi mahluk ungu itu yang menghancurkan kalian semua?" Tanya Katakuri kepada King.
"Ah. Sepertinya dia akan menyelesaikan pertarungan ini." Ucap King dengan serius.
Seluruh orang yang berada disitu membelalakan mata mereka karena mereka mengetahui maksud dari King.
"Jangan bilang bahwa mama dan Kaido akan kalah!?" Teriak Perospero kepada King.
King yang mendengar itu pun tidak menjawab dan terus memperhatikan susano sempurna Sasuke. Perlahan ia melihat susano itu mengeluarkan pedangnya dan mengayunkan pedanganya. King langsung membelalakan matanya dan langsung mengeluarkan sayapnya dan kabur.
"GAWAT KALIAN SEMUA MENGHINDAR! DIA AKAN MEMBELAH PULAU INI!" Teriak King yang sudah terbang ke atas.
Seluruh orng disitu pun menuruti perkataan King dan mereka semua langsung melompat ke kapal Kaido.
SIUUUUUUUUUUUUUUNNNGGGG!
DUAAAAAAAAAAAARRRRRRRRRRR!
( SASUKE VS BIG MOM DAN KAIDO )
Big Mom dan Kaido mendongakan kepalanya ke atas dan melihat susano sempurna Sasuke dengan tatapan yang sulit dijelaskan. Antara takut dan terpukau. Sebenarnya, Kaido telah melihat susano sempurna Sasuke sebelumnya tetapi kini ia melihatnya lagi dan masih merasa terpukau dengan kekuatan Sasuke.
Big Mom disisi lain hanya menganga dan tidak percaya bahwa ada seseorang yang memilki kekuatan sebesar ini. Dia sudah melaut selama lebih dari 50 tahun dan baru kali ini ia melihata kekuatan yang unik dan menakutkan seperti kekuatan Sasuke ini.
Sasuke mengarahkan pandangannya kebawah dan menatap Big Mom dan Kaido dengan datar. "Ini adalah susano sempurna. Susano ini mempunyai kekuatan untuk menghancurkan satu negara atau satu pulau dengan sekali serangan bahkan gunung pun bisa terbelah jika terkena serangan susano ini. Bersiaplah kalian berdua.
"Be-besar sekali!" Ucap Big Mom sambil terus menatap susano sempurna Sasuke.
"Sial! Apa aku akan kalah lagi? Bahkan aku dan Linlin tidai bisa mengalahkannya?" Gumam Kaido yang berkeringat dingin.
Susano tersebut mencabut pedangnya dari sarungany dan langsung mengayunkan pedangany dan menebas Big Mom dan Kaido yang berada di depannya.
SREEEEEEEEEEEEEENNNN!
DUAAAAAAAAAAAARRRRRRRR!
Big Mom dan Kaido pun langsung terpental dan berguling-guling ditanah karena terkena serangan susano itu dan Whole Cake Island pun kini sudah terbelah menjadi dua dan hampir seluruh bangunan di Whole Cake Island pun hancur.
Big Mom dan Kaido pun kini terbaring dan terkapar ditanag dengan penuh darah disekujur tubuhnya. Big Mom dan Kaido terluka sangat parah karena terkena serang susano tersebut dan kini mereka sudah mencapai batas mereka.
Big Mom dan Kaido pun perlahan mencoba kembali bangkit berdiri dengan susah payah dan mereka kini melihat ke area sekitar mereka. Big Mom membelalakan matanya dan melihat bahwa pulau kebanggaannya ini terbelah menjadi dua dan melihat Whole Cake Island terbagi menjadi dua. Big Mom mengepalkan kedua tangannya dengan sangat keras dan saking kerasnya dia melukai telapak tangannya dan mengucur darah dari telapak tangannya. Kaido disisi lain tidak terlalu terkejut karena hal ini pun pernah terjadi pada Onigashima.
BOOOOMM!
BOOOOOM!
BOOOOM!
BOOOOM!
Terdengar suara dentuman yang sangat keras sehingga membuat daerah sekitanya bergetar dan itu adalah suara langkah kaki dari susano sempurna Sasuke yang sedang berjalan mendekati Big Mom dan Kaido.
Big Mom dan Kaido langsung membalikan tubuh mereka dan melihat Susano sempurna Sasuke yang sudah ada berada didepannya dan mereka berdua mendongakan kepala mereka keatas untuk melihat Sasuke.
"Aku sudah menyuruh kalian untuk menyerah tapi kalian tetap keras kepala dan tetap ingin bertarung. Sepertinya aku harus menyelesaikan pertarungan ini sekarang." Ucap Sasuke sambil memejam kan matanya.
Sasuke menyatukan kedua telapak tangannya dan memejamkan matanya dia sedikit melepaskan telapak tangannya dan terlihat ada bola hitam kecil yang bersinar di telapak tangan Sasuke. Sasuke lalu melepaskan kedua bola hitam kecil itu dan bola kecil itu perlahan bergerak menuju Big Mom dan Kaido.
"CHIBAKU TENSEI!"
BOOOOOOMMMMM
Seketika, Big Mom dan Kaido tertarik keatas dimana bola hitam itu berada dan seluruh tanah yang berada dibawah pun ikut tertarik dan menyebabkan banyak bebatuan dan pepohonan yang melayang ke atas.
"APA INI!?" Teriak Big Mom yang terus tertarik dan kini beberapa tubuhnya sudah tertimbun oleh bebatuan.
"KEKUATAN APA LAGI INI!? AKU TIDAK BISA BERGERAAAAKK! UAAAGHHHHH!" Kaido pun iku tertarik ke arah bola hitam itu dan perlahan ia tertimbun oleh bebatuan dan terkubur.
BOOOOM! BOOOM! BOOOM BOOOOM! BOOOOOM!
Seluruh tanah yang berada di bawah pun terus melayang dan tertarik sehingga kini tercipta dua buah tumpukan bebatuan yang sangat besar dan berbentuk bulat. Dua batu besar itu Nampak seperti meteor yang jika jatuh pasti akan menghancurkan seluruh Whole Cake Island dan seluruh penduduk Whole Cake Island pasti akan mati.
Sasuke menghentikan jurusnya dan bebatuan pun berhenti terbang dan kembali jatuh kebawah. Sasuke menghela nafas dan menonaktifkan susano sempurnanya dan ia mendarat dengan sempurna. Sasuke merasakan sakit dikaki kanannya karena kaki kanannya patah dan langsung terduduk. Sasuke mendongakan kepalanya ke atas dan melihat dua meteor yang sangat besar yang dimana didalamnya ada Big Mom dan Kaido yang sedang terkubur. Sasuke sengaja membiarkan Big Mom dan Kaido terkubur selama 5 menit supaya mereka pingsan sehingga Sasuke bisa segera pergi dari pulau ini.
"Shirohige, Big Mom, Kaido. Setidaknya aku telah bertemu dengan 3 orang terkuat didunia dan satu-satunya yang belum pernah aku temui adalah Akagami." Gumam Sasuke sambil melihat dua meteor yang melayang di depannya. "Tapi sepertinya Akagami ini bukan orang yang harus aku lawan mengingat dia adalah orang yang sangat baik pada Luffy dan menghentikan perang di Marineford." Lanjut Sasuke sambil tersenyum.
Sasuke langsung menyipitkan matanya karena ia mendengar banyak suara langkah kaki yang sedang berlari menuju kearahnya. Perlahan Sasuke melihat ada banyak orang yang bermunculan dan melihat anggota bajak laut Big Mom dan Kaido sedang berlari. Sasuke langsung mengluarkan kusanaginya dari sarungnya dan bersiap kembali untuk bertaring.
"DIMANA MAMA!?" Smoothie langsung berteriak kepada Sasuke dan sudah mengarahkan pedanganya kepada Sasuke.
"Dimana Kaido-San?" Tanya King kepada Sasuke.
Sasuke tidak menjawab pertanyaan itu dan hanya menujuk dua meteor yang melayang diatas mereka. Mereka pun melihat sesuatu yang ditunjuk Sasuke dan membelalakan mata mereka saat mereka melihat ada dua buah batu besar di atas mereka. Katakuri pun langsung berjalan mendekati Sasuke dan menodongkan trisulanya kearah Sasuke.
"Aku bertanya dimana mama?" Ucap Katakuri dengan penuh penekanan.
"Linlin dan Kaido berada di dalam batu itu. Aku menguburnya." Ucap Sasuke dengan datar.
Katakuri dan semua anggota bajak laut Big Mom dan angota bajak laut Kaido terkejut dan membelalakan mata mereka dan beberapa dari mereka jatuh berlutut karena saking shocknya mendengar perkataan Sasuke.
"Jangan salah paham. Mereka tidak mati. CHIDORI NAGASHI!" Sasuke langusng menembakan listrik dari tangannya ke dua meteor tersebut.
BOOOOMMM!
Teripat lubang kecil di dua meteor itu dan terlihat Big Mom dan Kaido berada disana dan dua Yonkou itu pun langsung jatuh ke bawah.
BOOM!
Semua anggota bajak laut Big Mom langsung beralri mendekati Big Mom dan mengecek apakah Big Mom masih hidup atau sudah mati. Hal yang serupa pun dilakukan oleh seluruh bajak lau Kaido.
"MAMA! MAMAA! SADARLAH!" Ucap Cracker kepada Big Mom sambil menggoyang-goyangkan tubuh Big Mom.
Katakuri langsung menempelakna telinganya di dada Big Mom dan berusaha mendengar detak jantungnya. "Mama masih hidup tenanglah." Ucap Katakuri dengan kalem.
"S-syukurlah!" Ucap Smoothie yang langsung terduduk karena lega mendengar bahwa kaptennya masih hidup.
"KAIDO-SAN!" Ucap Jack yang melihat Kaido terbaring dan tidak sadarkan diri.
"Tenang Jack dia masih bernafas." Ucap King dengan santai karena melihat perut Kaido yang masih bergerak dan masih bernafas.
"Kadio-San kalah lagi bahkan dia telah bekerja sama dengan Big Mom namun mereka berdua tetap kalah." Gumam Queen.
Seluruh anggota bajak laut Big Mom dan bajak laut Kaido pun tertunduk lesu karena mereka melihat kekalahan kapten mereka dan melihat kapten mereka kini tidak sadarkan diri dengan luka disekujur tubuh mereka. Mereka semua lalu mengarahkan pandangan mereka kepada Sasuke yang sedang duduk dan memegang kusanginya. Tubuh mereka semua bergetar karena mereka takut dan bingung dengan apa yang harus mereka lakukan sekarang. Mereka melihat Sasuke masih sadar dan Nampak masih bisa bertarung dan jika mereka memutuskan untuk melawan Sasuke maka mereka akan mati disini.
"Aku tau yang kalian pikirkan. Jika kalian berusaha untuk melawanku sekarang maka aku tidak akan segan membunuh kalian semua dan menhancurkan pulau ini." Ucap Sasuke dengan datar.
Mereka semua langsung mundur beberapa langkah karena takut dengan ancaman Sasuke. Para anggota bajak laut Big Mom pun mengelilingi Big Mom yang sedang terbaring dan berusaha melindungi Big Mom dan para all-stars Kaido pun berdiri didepan Kaido yang sedang terbaring dan menatap Sasuke dengan tajam.
"UHUK! UHUK!"
"Sial! Aku kalah lagi!"
Big Mom dan Kaido pun sudah kembali sadar tetapi mereka tidak bisa menggerkan tubuh mereka sedikit pun. Semua angota bajak laut Big Mom pun langsung tersenyum dan gembira saat melihat ibu mereka membuka matanya.
"Mama!" Teriak Cracker.
"Syukurlah!" Ucap Smoothie.
"Mama kau terluka parah!" Ucap Perospero.
"…." Katakuri tidak berbicara apapun dan hanya tersenyum.
Disisi lain, para bajak laut Kaido pun merasa lega karena melihat kapten mereka sudah sadar dan masih berbicara.
"Kaido-San anda sudah sadar?" Tanya Queen sambil memandang Kaido.
"Syukurlah." Ucap Jack sambil menghela nafas.
"Kaido-San lebih baik kita pergi dari sini secepatnya. Aku mendapat kabar dari Bao Huang bahwa Yamato berulah lagi." Ucap King kepada Kaido.
"Anak itu memang benar-benar merepotkan. Dimana Sasuke?" Tanya Kaido kepada King.
"Dia masih ada disini. Ada yang ingin kau sampaikan?" Tanya King kepada Kaido.
"SIALAN KAU UCHIHA SASUKEEEEEEEE!"
Terderngar suara teriakan yang sangat keras dan membuat Kaido dan seluruh all-starsnya melirik kesamping dan ternyata orang yang berteriak itu adalah Big Mom.
"Mama tenanglah! Jika kau banyak bicara maka lukamu akan terbuka kembali!" Ucap Smoothie
"Mama maafkan aku karena aku mama menjadi seperti ini." Ucap Galette sambil menangis dan memegang tangan Big Mom.
"Mamamama sudah kubilang ini bukan salahmu Galette. Aku bersyukur kau tidak jadi menikahi Sasuke karena jika kau jadi menikahi Sasuke maka aku mungkin akan dibunuhnya suatu saat nanti." Ucap Big Mom sambil tertawa "Jadi dimana Sasuke?" Tanya Big Mom.
"Dia masih ada disini tepatnya berada didepan kita." Ucap Katakuri.
Big Mom yang mendengar itu pun berusaha bangkit berdiri tapi dia masih tidak bisa menggerakan tubuhnya. "Sial kenapa aku tidak bisa menggerakan tubuhku?" Gumam Big Mom.
SRING!
"Apa yang ingin kalian berdua katakan? Cepat katakan sebelum aku pergi." Tiba-tiba batu yang berada di antara Big Mom dan Kaido berubah menjadi Sasuke dan kini Sasuke sedang duduk di antara Big Mom dan Kaido yang sedang terbaring.
Semua orang pun langsung membelalakan mata mereka dan mereka langsung memasang kuda-kuda bertarung.
"Wororororo lihat dirimu! Kau berantakan sekali Sasuke!" Ucap Kaido sambil tertawa dan melirik kearah Sasuke yang sekujur tubuhnya sudah penuh luka.
"Setidaknya aku masih bisa menggerakan tubuhku dan tidak terbaring seperti mayat." Ucap Sasuke dengan datar.
"KEMARI KAU SASUKE! AKU AKAN MEMAKANMU!" Teriak Big Mom dengan kesal dan melirik Sasuke yang berada disampingnya.
Sasuke yang mendengar itu hanya tersenyum dan memejamkan matanya. "Kau memang tidak pernah jera Linlin." Ucap Sasuke sambil tersenyum.
"Berisik sekali kau Linlin!" Ucap Kaido kepada Big Mom.
"HAH!? DIAM KAU MAHLUK LIAR!" Teriak Big Mom kepada Kaido.
"HAH!? SIAPA YANG KAU SEBUT MAHLUK LIAR NENEK SIALAN!?" Teriak Kaido kepada Big Mom.
"JIKA AKU SUDAH BISA BERGERAK AKU AKAN MEMBUNUHMU KAIDO!" Teriak Big Mom.
"WORORORORO! LIHAT DIRIMU KAU BAHKAN TIDAK BISA BERGERAK BAGAIMANA KAU BISA MEMBUNUHKU DASAR NENEK SIHIR!" Teriak Kaido.
"Berhenti berteriak seperti anak kecil." Ucap Sasuke dengan datar.
""SIAPA YANG KAU BILANG ANAK KECIL DASAR BOCAH INGUSAN!"" Teriak Big Mom dan Kaido bersamaan sambil melirik Sasuke.
Kaido dan Big Mom menghela nafas mereka dan menengangkan diri mereka. Mereka memejamkan mata mereka dan menatap Sasuke dengan serius.
"Apa tujuanmu sebenarnya?" Tanya Big Mom kepada Sasuke.
"Aku tidak punya tujuan khusus. Aku hanya mengikuti kemana arus dunia ini bergerak." Ucap Sasuke dengan datar.
"Lalu apa yang akan kau lakukan setelah ini?" Tanya Kaido kepada Sasuke.
"Sepertinya aku akan kembali ke East Blue. Kehadiran ku didunia baru sepertinya hanya membawa masalah dan lagi aku sudah tidak punya urusan lagi di dunia baru ini. Aku sudah melawan para Yonkou aku berhasil mengalahkan kalian." Ucap Sasuke sambil tersenyum.
"Jangan sombong kau!" Ucap Big Mom dengan geram.
"Worororo masih ada satu Yonkou lagi yang tersisa. Apa kau tidak tertarik melawannya?" Ucap Kaido sambil menyeringai.
"Akagami kah? Dia adalah teman adikku jadi aku tidak akan melawanya." Ucap Sasuke dengan datar.
"Kalau begitu beraliansi lah denganku! Jika kita beraliansi maka kita akan menguasai dunia ini bersama!" Ucap Kaido sambil menyeringai.
"HAH!? TIDAK AKAN KUBIARKAN! LEBIH BAIK KAU BERALIANSI DENGANKU SASUKE!" Teriak Big Mom.
"TUTUP MULUTMU LINLIN!" Teriak Kaido kepada Big Mom.
"Aku tidak tertarik membangun aliansi dengan siapapun dan lagi aku tidak tertarik menguasai dunia ini." Ucap Sasuke dengan datar. "Lakukanlah yang kalian ingin lakukan aku tidak akan menghalangi kalian. Tapi jika kalian menggangguku dan menyentuh teman-teman dan keluargaku maka aku tidak akan tinggal diam." Ucap Sasuke yang langsung berubah menjadi kepulan asap dan menghilang dari tempat itu.
Kaido dan Big Mom yang melihat Sasuke menghilang pun kembali menghela nafas mereka dan mereka menatap satu sama lain.
"Ini gawat." Ucap Big Mom.
"Benar. Selama dia masih hidup maka dia akan menjadi ancaman yang sangat serius bagi kita semua." Ucap Kaido.
"Tidak ada jalan lain. Kita harus menemukan setidaknya satu senjata kuno dan menghabisinya." Ucap Big Mom.
"Ah. Nampaknya kita harus kembali bersatu untuk melawannya suatu saat nanti." Ucap Kaido.
-X-
TIME SKIP 1 BULAN
Sudah satu bulan setelah pertarungan antara Big Mom dan Kaido dan seperti biasanya dunia kembali dihebohkan oleh berita kemanangan Uchiha Sasuke atas Kaido dan Big Mom dan semua orang pun kembali mempunyai julukan baru untuk Uchiha Sasuke.
MIRAI KAIZOKU-O!
Orang-orang menjuluki Sasuke seperti itu karena mereka menganggap bahwa Uchiha Sasuke lah yang pantas menyandang gelar raja bajak laut karena kekuatannya yang sangat luar biasa dan bahkan sanggup mengalahkan dua Yonkou sendirian tanpa bantuan seorang pun.
Para angkatan laut pun kini mulai memfokuskan diri mereka kepada Uchiha Sasuke karena mereka menganggap Uchiha Sasuke adalah ancaman utama bagi pemerintah dunia dan angkatan laut. Namun angkatan laut tentunya menyadari bahwa mereka tidak mempunyai kekuatan yang cukup untuk menangkap maupun mengalahkan Uchiha Sasuke dan mereka kini hanya mengandalkan agen intelejen untuk terus memata-matai pergerakan Sasuke.
Angkatan Laut pun kembali menaikan bounty Sasuke karena mereka menganggap bahwa Sasuke sudah bukan ada dilevel Yonkou lagi tetapi level Sasuke bahkan berada di atas para Yonkou. Angkatan Laut pun berpikir menaikan bounty Uchiha Sasuke adalah salah satu cara mereka menunjukan ke dunia seberapa berbahayanya Uchiha Sasuke bagi dunia ini.
WANTED
UCHIHA SASUKE
BOUNTY : 5,220,000,000 BERRY
DEAD OR ALIVE
DEMON EYES UCHIHA SASUKE SEASON 1 END
ARIGATOU GOZAIMASU!
Yooooo! Terima kasih kepada para reader dan pecinta fic ini selalu setia membaca fic ini sampai season 1 selesai! Terima kasih juga buat reviewnya yang sudah mencapai 244 review! Sekali lagi author mengucapkan terima kasih!
Author juga sering membaca review dari kalian semua dan rata-rata kalian tidak punya keluhan dengan fic ini meskipun beberapa ada yang komplen karena tidak menyukai karakter Sasuke di fic ini dan menyebut Sasuke menjengkelkan disini tapi author bersyukur karena rata-rata para reader menyukai fic ini.
Meskipun yang follow dan favorite fic ini cukup sedikit tapi author bakal terus update. Dan untuk fic Dragon God memang sengaja author tunda karena author mau focus dulu nyelesain Demon Eyes jadi jangan khawatir Dragon God Naruto Dreyar sedang dalam pengerjaan jadi tunggu aja!
Sekian dan Terima Kasih!
