Ch 10 A New Lives, New Challenge

authors note:

Last chapter dari fanfic "Xio Life at UK" karena author setuju untuk menamatkan fanfic ini sebelum 2021.


Rui tiba di Glasgow akan tetapi dia berubah pikiran terutama setelah campus patrol selesai dan ingin menentukan masa depannya Rui.

Vanessa: Menikmati Glasgow di pagi hari sama sekali tidak membosankan.

Rui: Thank you tapi aku punya masa depan yang dibilang benar rumit.

Vanessa: Apa itu?

Rui: Setelah campus patrol selesai dan resign dari Xio aku berencana menghabiskan sisa hidupku disini.

Vanessa: Bagus sekali aku yakin kau akan senang kalau kau tinggal di Scotland.

Rui: Kamu kenapa kayak yang senang begitu.

Vanessa: Gak, kok!

Rui keluar dari campus menuju city centre untuk jalan2 dan berhenti sejenak di Buchanan Street.

Rui: Yeah ini benar2 cantik sekali aku harap bisa kesini setiap hari.

Phone ringing

Rui: Yeah, ada apa taicho kenapa kau menelpon aku. Apa katamu student riot, baik aku akan pulang secepatnya.


Oxford

Rui: Apa benar student riot sedang terjadi.

Kamiki: Benar, kau dan Mamoru amankan Cambridge.

Rui silent

Tachibana: What's wrong, Rui.

Rui: Aku tidak bisa, I can't.

Kamiki: Aku mengerti kuijinkan kau tetap disini.

Mamoru: Kenapa taicho, ada apa dengan Rui.

Tachibana: Dia memilih untuk tetap disini kau pergi saja tanpa dia.

Mamoru: Baik.

Student riot berlangsung selama seminggu, setelah melalui negotiation panjang antara attack team, student dengan Prime Minister akhirnya student riot resmi berakhir dengan damai (Baca: Second Phase Campus Patrol: Student Riot Saga)


1 month later

Asuna: Aaaahhh, udara pagi itu rasanya seperti berada di pedesaan.

Hinata: Aku bawakan breakfast untukmu, Asuna-san.

Asuna: Thanks, Hinata-san. Ngomong2 kau akan ke kampus hari ini.

Hinata: Iya, hari ini May ulang tahun jadi dia mengundangku ditambah menyerahkan daily duty milikku yang sempat belum selesai sebelumnya.

Asuna: Begitu, jadi gak keliling Oxford University katanya ada formal dinner dan Xio akan ikut dengan mereka.

Hinata: Of course, Xio kan dulu membantu saat kalian tersesat dulu dan sebagai ucapan terima kasih mereka ingin ikut formal dinner bareng kita semua.

Asuna: Hmmm.

Daichi: Asuna aku pergi dulu, ya.

Asuna: Kamu mau kemana?

Daichi: Aku mau ke London bareng Wataru-san.

Asuna: Okay, hati2 di jalan.

Rui, Hinata dan Chiaki sedang menikmati suasana sore di sekitar Oxford sembari membicarakan soal kegiatan Xio kedepannya.

Chiaki: Rui-san, kau mau kemana abis campus patrol nanti?

Rui: Aku dan Mamoru mau belanja sekalian mengambil document milik Tachibana-san yang tertinggal di Oxford Brookes, Hinata-san sendiri?

Hinata: Gue mau ke Lille.

Chiaki: Huh, mau ngapain ke Lille itu kan di France.

Hinata: Disuruh assistant gue sekalian jalan2.

Rui: Ya elah gue iri banget pengen ke France terus ke Ajaccio.

Chiaki: Apa kerennya di Ajaccio mending ke Monaco atau gak ke Lyon.

Rui: Gak kok, gue pengen di Glasgow aja karena lagi sibuk banget.

Hinata: Why!

Rui: Tahun ini merupakan tahun tersibuk bagi Vanessa-san karena sebentar lagi dia bakal graduates next summer.

Chiaki: Begitu, ya.


At the night

Asuna: Bangke, lagi2 gak dapat.

Chiaki: Apa maksudmu?

Asuna: Begini, saat aku sedang jalan di dekat metro Underground tiba2 saja gue nemu toko baju yang super cute itu tapi saat aku bertanya sama pemilik tokonya dia bilang sudah sold out 3 jam yang lalu, dan aku harus menunggu besok untuk mendapatkan baju itu tapi syaratnya harus datang lebih awal sebelum orang lain.

Chiaki: Yah elah ternyata Cuma masalah baju toh besok kan Sunday jadi masih bisa datang, kira2 bukanya jam berapa.

Asuna: 9.30 am besok. Oh yeah gue mau mandi dulu.


The next day

Asuna: Akhirnya dapat juga baju yang aku inginkan walaupun tetap saja mengantri.

Hinata: Wow, keren banget gue jadi iri.

Asuna: Aku juga udah belikan baju buat kamu juga.

Hinata: Oh, really!

Asuna: Iya, here.

Hinata: This is so cute, oh iya ngomong2 itu dua lagi buat siapa?

Asuna: Oh, ini buat Rui dan Chiaki-san.

Asuna give another clothes for Rui and Chiaki

Rui: Wah, ini lucu sekali tumben kau membelikan baju buat kita berdua.

Asuna: Sudah pasti.

Chiaki: Wah, bagus sekali aku suka ini.

Daichi: Asuna, tumben kau belikan baju buat mereka.

Asuna: Mumpung aku punya uang jadi kubelikan saja sekarang. Oh iya Daichi dulu aku sempat ngomong.

Daichi: Eh, soal apa?

Asuna: Kau bilang ingin banget jalan2 ke Italy kan. Ke Venice, Milan, Roma atau ke Turin selain itu kita bisa makan gelato, pasta atau pizza.

Daichi: Tentu saja kita berdua akan kesana tapi minggu depan.

Asuna: Okay.

Hinata: Akh, gue iri banget pengen jalan2 ke Italy.

Daichi: Jangan begitu Hinata-san, kau juga pasti akan ikut juga.

Hinata: Really.

Daichi: Benar.

Hinata: Wah, aku senang sekali thank you Daichi.


The next week

Heartrow Airport

Daichi: Taicho, Tachibana-san kami pergi dulu.

Tachibana: Hati2 di jalan, ya. Jangan lupa oleh2-nya.

Asuna: Kami tidak akan lupa.

Hayato: Aku juga ingin sekali pergi liburan.

Chiaki: Kau dan Wataru kan akan ke Denmark lusa.

Hayato: Benar juga, kau sendiri bagaimana.

Chiaki: Aku dan Shinobu akan ke Switzerland.

Wataru: Eh, bukannya ini masih summer.

Chiaki: Justru summer merupakan waktu terbaik walaupun tak seramai winter.

Rui: Tolong jaga Hinata-san baik2, ya.

Asuna: Kami pergi dulu, ya.

All: Bye bye.

All member melambaikan tangan kepada Daichi, Asuna dan Hinata.


1 week later

Luzern, Switzerland

Chiaki: Pemandangan kota Luzern kanan kiri benar2 beautiful.

Shinobu: Chiaki-san.

Chiaki: Shinobu, loh kenapa Natalie-san ada disini.

Natalie: Karena aku merasa jenuh di rumah jadi aku memutuskan untuk ikut ke Switzerland bareng kak Shinobu.

Shinobu: Aku tau tempat penginapan murah tapi nyaman.

Chiaki: Where?

Shinobu: Kau akan tau nanti taxi-nya sudah tiba.

"Maaf menunggu lama"

Chiaki: antarkan kami ke hotel.

"Okay"


Fin

Sebenarnya cerita ini belum selesai dan ada sequel-nya tapi author tidak akan melakukannya sekarang tapi untuk saat ini fokus satu fanfic dulu karena kalau terlalu banyak bisa terlantar.

Thanks for reading, see you in another time