DISCLAIMER: GUNDAM SEED AND GUNDAM SEED DESTINY BELONGS TO STUDIO SUNRISE

HELLO GUYS!


SNAPS

A small shot of a strong alcoholic beverage taken during the course of a meal. A Martini should not be consumed alone, although sometimes you must. If you are lucky to be in a congenial crowd, others are bound to follow your epicurean lead. A nice drink is best enjoyed with conversation between sips. The cocktail conversation also lets expression flow more freely, and the gin or vodka often adds to glib but insightful conclusions.

Nickname

By Fuyu Aki

Yzak Joule hanya bisa mengangkat sebelah alisnya ketika melihat Sang Singa ORB kecil itu duduk di salah satu meja bar dan menenggak segelas whiskey yang mungkin sudah gelas ke…, Yzak Joule tidak menghitungnya secara pasti. Namun wajah kesal dan agak memerah dari gadis yang meminum whiskey itu cukup memperlihatkan kalau dia sudah menenggak lebih dari tiga gelas. Kalau gadis itu masih kuat dan masih belum mabuk, berarti gadis itu kuat dan entah mengapa ada rasa takjub dalam diri Yzak. Dia terkesan dengan sosok Cagalli Yula Athha yang kuat minum? Kelihatannya Yzak harus meralat atau mengubah pola pikirnya, dia tidak yakin apakah hal itu pantas untuk dipuji.

"Haah…," Yzak menghela napas. Dia tidak bisa membiarkan sosok nomor satu Negara ORB Union tersebut pulang atau menghabiskan malamnya dengan kondisi yang tidak baik. Ingin sekali rasanya dia memarahi Athrun dan menegurnya karena membiarkan Cagalli Yula Athha sendirian dan minum minuman alkohol. Namun kelihatannya hal itu mustahil. Yzak sempat melihat sosok Athrun yang berada di salah satu ruangan di gedung pertemuan dan nampaknya pemuda itupun sedang ingin berdiam diri. Yzak dapat melihatnya dari raut wajahnya Athrun yang tenang namun keras. Kelihatannya hal itu ada kaitannya dengan kondisi Cagalli Yula Athha sekarang.

Melihat gadis itu yang kembali menaikkan gelasnya dan meminta sang bartender untuk mengisi kembali gelasnya, Yzak segera melangkahkan kakinya dan menahan tangan gadis itu. Ekspresi kaget jelas terlihat di wajah Cagalli. Yzak pun juga tidak menyangka kalau dia akan melakukan hal itu namun dia merasa perlu. Dia perlu sebelum kedua orang ini, Athrun Zala dan Cagalli Yula Athha melakukan suatu kebodohan yang mungkin mereka sesali kedepannya. Ditambah, walau mereka sedang ke PLANTs untuk sebuah pertemuan ringan dan sambil berlibur. Mereka harus ingat bukan berarti mereka tidak menjadi perhatian atau lolos dari sasaran media karena mereka ingin berlibur. Mereka berdua harus hati-hati.

"Kau!" seru Cagalli.

"Mohon maaf Representative Athha, saya sarankan Anda akhiri minum Anda untuk malam ini sebelum Anda melakukan suatu kebodohan," tegur Yzak. Yzak lalu melepas genggamannya dan memberikan anggukan kecil pada bartender yang sempat mau menuangkan lagi whiskey ke gelas yang dipegang Cagalli. Menangkap maksud Yzak, sang bartender pun mengambil gelas Cagalli lalu menunduk pelan dan meninggalkan mereka berdua.

"Ah hey!" Cagalli lalu sadar kalau gelasnya diambil dan merasa tidak terima diperlakukan seperti itu.

Yzak lalu duduk disebelah Cagalli. "Apa maumu, Joule?" tegur Cagalli dan nada marah jelas terdengar. Yzak mendengar ucapan yang menusuk itu hanya tersenyum dan menganggap reaksi Cagalli itu sebagai hal yang lumrah.

"Having a hard day?" tanya Yzak.

Mendengar pertanyaan itu Cagalli lalu mendengus. Dia tahu apa yang dimaksud Yzak Joule. Yzak Joule tidak mungkin menegurnya tanpa ada suatu tujuan atau maksud tertentu. Yzak Joule dan loyalitasnya tentu saja dia tidak ingin malam di PLANTs dan keberadaan Cagalli di PLANTs mengacaukan kedamaiannya. Yzak Joule sang penjaga kedamaian, Cagalli harus ingat itu baik-baik.

"He never changes, that hamster brain," ucap Cagalli.

"Pardon?"

"Athrun," ucap Cagalli. "Dia bilang saya bersikap kekanak-kanakan dan tidak masuk akal. Saya hanya ingin mengunjungi December City dan juga Aprilius City, apakah itu salah? Dia bilang alasannya karena kesehatan saya hanya karena saya tidak beristirahat dengan baik," ucapnya. Persis seperti yang Yzak Joule duga hal tersebut ada kaitannya dengan kondisi Athrun.

Yzak lalu mencoba mengingat beberapa hal. Seingat Yzak, Cagalli Yula Athha memang sedang memiliki banyak agenda dan kunjungannya selama seminggu di PLANTs pun juga dipenuhi dengan agenda yang berkaitan dengan pekerjaan. Bahkan mereka telat sampai di PLANTs karena banyaknya agenda pertemuan di Bumi. Waktu kosong mereka di PLANTs…..kelihatannya hanya dua hari. Dengan kondisi Cagalli sebagai seorang Natural yang mungkin mudah menjadi lemah karena harus menyesuaikan diri dengan kondisi di luar angkasa, apa yang Athrun Zala khawatirkan itu wajar. Ditambah lagi…..status mereka yang sekarang…menjalin kasih? Atau tunangan? Yzak Joule tidak mau menduga-duga. Dia hanya bisa menunggu berita resmi mengenai hal itu.

Yzak Joule tahu karena Athrun pernah menceritakan apa yang menjadi kekhawatirannya di ORB. Yzak menganggapnya sebagai suatu obrolan culun karena Athrun seperti anak perempuan yang mengomel. Dia sendiri tidak menyangka kalau Athrun akan mengungkapkan perasaannya seperti itu. Salahkan Dearka yang mengajak Athrun dan dirinya minum di suatu bar habis agenda pelatihan gabungan. Hari itu Dearka bilang kalau Athrun seperti sedang memendam perasaannya dan itu benar. Pemuda itu hampir menghabiskan malam mereka bertiga dengan bercerita tentang apa yang dia rasakan sebagai seorang tentara ORB. Dearka memang tahu bagaimana menghibur kawannya itu. Walau kalau menurut Yzak caranya sangat gila. Membuat Athrun Zala mabuk? Sungguh suatu ide yang gila sekali.

"Bisakah dia bersikap wajar sesekali? Karena saya rasa dialah yang menjadi 'being unreasonalbe'," ucap Cagalli frustasi dan lebih kepada mencurahkan isi hatinya yang kesal. "Dia dan otak hamsternya itu, kapan dia akan melepaskan hamster itu? Saya sangat kesal."

"Hamster?" kata-kata hamster yang terus keluar dari mulut Representative Athha menarik perhatian Yzak. Kalau memang Athrun disebut sebagai hamster maka imej culun yang pernah Yzak ungkapkan terbukti bahkan lebih parahnya bertambah dengan kata imut. Banyak orang yang bilang hamster itu imut bukan?

"Athrun seperti menyimpan hamster di otaknya. Dia selalu menyimpan semuanya sendiri dan tidak pernah mau menjelaskannya. Alhasil dia jadi memendam, diam, kebingungan, berlebihan, dan parahnya marah sendiri. Apalagi yang cocok kalau bukan hamster? Dia dan roda putarnya terus menerus berputar di dalam otak pintar seorang Athrun Zala" keluh Cagalli.

Yzak Joule tersenyum. Tidak menyangka kalau Athrun akhirnya memilih wanita yang berani. Tidak hanya dalam sikapnya namun juga ucapannya. Yzak tertawa kecil membayangkan komentar apa yang keluar dari Athrun kalau dia mendengarnya langsung.

"Bukankah Athrun cocok disebut hamster?" tanya Cagalli yang tentunya lebih kepada meminta pendapat dan pembenaran dari Yzak.

Yzak lalu berpikir. Dia lalu memikirkan sosok apa yang cocok untuk Athrun Zala. Sosok hewan yang cocok untuk Athrun Zala tentunya. Dia lalu teringat dengan beberapa pengalamannya di akademi militer bersama dengan rekan-rekannya termasuk Athrun. Entah mengapa sedikit rasa kesal muncul. Seperti membangunkan kenangan buruk untuknya.

"Salah," ucap Yzak.

"Huh?"

"Sosok Athrun Zala yang menyebalkan tidak pantas disebut sebagai hamster," ucap Yzak.

"Lalu?"

"Dia lebih menyebalkan dan lebih menjijikan, dia itu seperti kecoa," ucap Yzak.

Kali ini giliran Cagalli Yula Athha yang mengangkat salah satu alisnya. Tidak menyangka kalau rekan lama Athrun berpikiran demikian. Nampaknya, rumor Yzak Joule yang menganggap Athrun sebagai saingan seumur hidup dan orang yang paling membuat Yzak Joule kesal memang benar Athrun Zala. Bukan Dearka Elsman dan bukan Kira Yamato. Athrun? Kecoa? Suatu hal yang tidak Cagalli duga.

"Kecoa? Kenapa Anda berpikiran demikian?"

"Karena saya yakin dia itu sosok yang tidak mudah mati dan tentunya sangat menyebalkan," ucap Yzak Joule.

Cagalli lalu tertawa pelan. "Pemikiran yang menarik," ucap Cagalli, "Akan saya ingat baik-baik" tambahnya. Kelihatannya cerita akan masa lalu Yzak Joule dan Athrun Zala adalah hal yang perlu Cagalli Yula Athha tahu hingga detailnya. Apalagi hal tersebut menyangkut posisi Cagalli sebagai calon pendamping hidup Athrun Zala.


Please kindly leave your review.

It has been a while huh? Sorry...have a lot things to do in RL and something happen with my network and FFn account.

I don't know if this theme suitable your taste, because it seems that many writer write a fics with AU theme. but I hope my story entertain all of you my dear reader.

Thank you!

Warm regards,

Fuyu Aki