Disclaimer :
Demi neptunus naruto bukan punya saya, punya masashi sensei. sasuke punya saya *dibantai masashi sensei dan sakura*
.
TOLONG DI BACA APAPUN DI BAWAH INI, KEBIASAAN BEBERAPA READER MALAS BACA DAN BERAKHIR DENGAN ME-REVIEW HAL YANG TIDAK PERLU KARENA SUDAH TERCANTUM DI BAWAH INI.
.
Warning :
OOC, TYPO tingkat akut, AU, OOT, EYD berantakan, flame tidak diijinkan. DI LARANG MENG-COPY TANPA SEIJIN AUTHOR SASUKE FANS APALAGI NYOLONG!
.
Peringatan...!
Fic ini hanyalah cerita fiksi belaka yang tidak ada sangkut pautnya dengan kehidupan seseorang, sedikit mengambil sudut pandang dan selebihnya di karang-karang oleh author, tidak menyinggung apapun dan hanya merupakan fic untuk menghibur semata, author pun tidak akan mengambil keuntungan apapun selain kepuasan membaca dari reader.
Mengandung unsur dewasa.
Lemon/lime bukan hal utama dalam fic ini, so jangan harap ada lemon/lime yang berlebihan,
Tidak di anjurkan untuk pembaca di bawah umur.
Jadilah pembaca yang bijak.
.
.
= Enjoy for read =
.
But
.
! Don't like Don't Read !
.
.
.
.
~ Give me your blood ~
[ Chapter 11 : Perpisahan ]
.
.
.
Sasuke terlihat kebingungan.
"Ada apa, Sakura?" Tanya Sasuke.
"Katakan Sasuke. Aku tidak memaksamu atau apapun." Ucap Sakura.
Sasuke semakin tidak memahaminya.
"Kami sudah memberimu peringatan, ini adalah peringatan terakhir." Ucap salah satu dari mereka.
Mereka pun memisahkan Sasuke dan Sakura. Pemuda ini harus melihat bagaimana Sakura mencoba menahan pukulan mereka, namun gadis itu kalah akan jumlah dan kekuatan.
"Hentikan! Apa yang kalian lakukan!" Teriak Sasuke.
Ada dua orang pria yang memiliki badan lebih tinggi darinya dan menahan pergerakan Sasuke. Berkali-kali Sakura akan menerima pukulan dan tendangan. Sakura sudah berusaha tidak melawan dan menghindar, tapi sekali lagi dia sulit melakukannya. Sasuke bahkan bisa mendengar suara tulang tangan dan kaki Sakura yang sengaja di patahkan.
Teriakan rintihan Sakura cukup keras.
"HENTIKAAAAN!" Teriak Sasuke, teriakannya jauh lebih keras dari sebelumnya. "LEPASKAN SAKURAAA!" Teriaknya lagi.
Bught!
Sasuke merasakannya, seseorang sengaja memukul bagian punggungnya dengan cukup keras. Penglihatannya mulai menggelap, berusaha sadar, dia ingin melawan, tapi bagaimana pun dia memberontak. Kedua pria yang menahannya, tidak juga bergeming.
"Sakura, lari, aku mohon." Ucapnya di sela-sela kesadarannya mulai menghilang.
Sakura melihat apa yang di lakukan mereka.
"Jangan sakiti Sasuke! Aku bersedia mengikuti kalian. Aku mohon!" Ucap Sakura. Walaupun terluka cukup parah, dia harus menolong Sasuke.
Seorang pria mulai mengangkat Sakura setelah mengikat kedua tangan dan kakinya dengan alat khusus, seorang vampire tidak akan mudah membukanya.
Sementara Sasuke. Mereka membiarkannya tergeletak di sana.
"Maaf, Sasuke. Maaf." Ucap Sakura.
[ Ending normal Pov. ]
.
.
[by:sasukefans_ama]
.
.
[ Sasuke pov ]
Beberapa orang menghalangi jalan kami, aku bisa melihat tatapan takut dari Sakura. Apa mungkin mereka orang-orang yang Sakura selalu katakan? Organisasi yang memburu vampire? Aku selalu berharap mereka tidak perlu ada, atau mereka tidak perlu memburu vampire yang baik seperti Sakura. Gadis ini tidak pernah membuat masalah dan dia begitu peduli padaku.
"Katakan Sasuke. Aku tidak memaksamu atau apapun." Ucap Sakura.
Penyesalan pertama, aku tidak mengatakan dengan tegas pada mereka jika Sakura tidak pernah memaksaku. Aku hanya berteriak untuk mereka melepaskan Sakura.
Anehnya, tidak ada orang yang lewat di tempat itu. Aku ingin siapa saja yang bisa menolong kami, tapi tidak ada satu pun yang bisa menolong.
Ternyata seperti ini. Aku sendiri kesulitan, aku tidak bisa melawan mereka yang sangat-sangat kuat. Aku hanya bisa berteriak. Mereka memukul Sakura, mereka seperti akan membunuhnya di hadapanku.
Lari Sakura!
Lari!
Bagaimana pun juga.
Aku mohon, aku tidak ingin melihatmu di lukai mereka. Aku mendengar suara tulang patah darinya, teriakan kesakitannya dan suara memohonnya.
"HENTIKAAAN!"
Aku berusaha berteriak, memberontak, namun apa daya, aku sungguh tidak bisa melakukan apapun untuk Sakura. Kenapa di saat seperti ini mereka datang merusak segalanya? Siapa mereka? Apa hak mereka? Apa vampire tidak bisa memiliki kehidupan tenang mereka?
Bught!
Aku merasa pukulan yang cukup kuat dari punggungku.
Tidak.
Sakura, lari!
Aku merasa semuanya sangat gelap. Aku hanya melihat Sakura ketakutan dan berusaha memohon pada mereka.
Tolong hentikan.
Biarkan Sakura pergi.
Dia tidak bersalah.
Aku yang membiarkannya hidup bersamaku.
.
.
[by:sasukefans_ama]
.
.
"Sakura!" Teriakku.
Braak!
"Ada apa, Sasuke?"
Menatap seseorang yang membuka pintu kamarku. Aku tidak sadar jika sudah berada di rumah. Duduk di atas ranjang dan merasakan sakit pada punggungku.
"Bagaimana kau bisa berada di rumahku?" Tanyaku.
"Aku menemukanmu terbaring di jalan dan tidak sadarkan diri. Aku tidak mengerti, kenapa kau tidur di jalanan?" Ucap Naruto.
Aku tidak tidur di jalanan. Seseorang membuatku pingsan. Sakura! Bergegas turun dari ranjangku. Aku harus mencarinya.
"Hey. Kau mau kemana? Tenangkan dirimu dulu. Ceritakan apa yang sudah terjadi." Ucap Naruto.
Aku tidak peduli. Saat ini aku harus menyelamatkan Sakura. Langkahku terhenti ketika membuka pintu.
"Oh Neji. Akhirnya kau kembali." Ucap Naruto.
Berbalik dan menatap bingung ke arah Naruto.
"Aku dan Neji yang menemukanmu." Jelasnya.
"Mau kemana, Sasuke?" Tanya Neji. Dia membawa beberapa kantong belanjaan.
"Aku harus mencari seseorang." Ucapku.
"Jangan mencarinya. Dia tidak akan kembali. Aku ingin kau hidup normal." Ucap Neji.
.
.
TBC
.
.
updatee...~
harusnya kasih spoiler kemarin, persiapkan hati kalian. XD sedikit lagi kalian sudah tahu siapa yang mengancam sakura selama ini, ada alasannya juga,
untuk Lacus Clyne 123, sorry, reviewmu sulit di balas, semua jawabannya mengandung spoiler HAHAHAHA. tahan-tahan saja yaa rasa perasaannya, pasti bakalan terjawab pada chapter XD.
dan untuk semua reader yang pertanyaannya mengandung spoiler, ndak bakalan author jawab. hehehe *ketawa jahat* kalau kena spoiler nggak seru dong XD.
untuk review lain, terima kasih banyak. kalau author punya banyak waktu lagi, nanti author balas lagi :)
.
SEE YOU NEXT CHAP!
