BSDWritober14
Prompt #14 (Alone)
The Way He Became Demons Prodigy
Bungou Stray Dogs belongs to Kafka Asagiri and Sango Harukawa
356 words
.
.
.
Dazai ditemani kesendirian ketika Mori menemukannya sekarat di pemukiman kumuh Yokohama, dekat dengan markas Port Mafia. Ketika berada di ambang batas, Mori tampak berubah menjadi seorang malaikat pencabut nyawa. Itulah alasan mengapa Dazai tersenyum dalam genangan darah yang membanjiri tubuhnya.
Dazai mati selama dua minggu. Namun, ia kembali hidup ketika angin bulan Oktober yang dingin bertiup kencang. Satu hal yang berada di pikirannya saat itu.
Apa aku berhasil mati?
"Bagaimana perasaanmu, anak muda?"
Manik cokelat dalam mata Dazai melirik si penyumbang suara. Rasa sakit akibat obat anestesi yang telah habis bereaksi menjalar, menyadarkan pemuda 14 tahun itu bahwa ia masih terjebak dalam jasadnya.
Yang artinya, dia belum mati.
"Aneh sekali. Aku yakin telah melihat malaikat maut saat itu."
Mori tersenyum kecut. "Kurasa kau salah lihat."
Pria dengan rambut sebahu itu menarik kursi reyot di samping tempat tidur Dazai. Ia melakukan beberapa pemeriksaan fisik, termasuk pada luka-luka yang telah terbalut perban. Luka anak itu sangatlah banyak, seperti habis digores habis-habisan hingga perban hampir menjadi pengganti kulitnya. Beberapa jaringan parut abadi mungkin akan terbentuk.
"Sekarang katakan padaku, kenapa kaubisa ada di sana dan terluka parah?" tanya Mori sambil mengganti beberapa perban di tubuh kurus anak itu.
Dazai tak menjawab.
"Ya, setidaknya kau sekarang sudah sebatang kara, bukan? Bagaimana kalau kau tinggal denganku?"
"Aku hanya ingin mati. Itu saja."
Mori menelengkan kepala, matanya mengerjap beberapa kali.
"Kenapa?"
Lagi, anak itu diam.
Mori mendesah. Menghadapi orang-orang macam Dazai di kamp militer. Termasuk cara menghadapi pun sudah ia khatamkan dengan baik.
"Kau akan dekat dengan kematian jika berdiri di sisiku, anak muda."
Kepala Dazai tertoleh, tatapannya seperti anak kecil yang ditawarkan permen. Namun, kurang ekspresif. Mori membenahi infus Dazai sebelum melangkah keluar.
"Kalau kauingin dekat dengan kematian, pastikan agar kau sehat terlebih dahulu."
Dazai ... tidak mengerti. Namun, satu dua tahun terlewati. Ia dikenal tak hanya sebagai seorang eksekutif termuda Port Mafia atau maniak bunuh diri, tapi juga terkenal dengan sebutan Demon Prodigy.
Ia tak mati, tapi jiwanya telah mati.
