DEMON EYES UCHIHA SASUKE SEASON 2
CHAPTER 7 : GAMBLE!
Pereperepereperep! Perepereperepereperep! Perepereperep! Gotcha!
"Uchiha Sasuke disini.." Ucap Sasuke yang baru saja mengangkat telepon denden mushi.
"Mamamama!"
Mendengar itu, Sasuke pun langsung menghela nafas dan memejamkan matanya. Sasuke tidak tahu bagaiamana bisa orang tersebut mengetahui nomor telepon denden mushinya. "Linlin kah?" Tanya Sasuke.
"Lama tidak berbicara, Sasuke. Sepertinya kau masih mengenali suaraku yang indah ini! Mamamama!" Ucap Big Mom sambil tertawa kecil.
"Caramu tertawa yang membuatku mengingatmu." Jawab singkat Sasuke sambil sweatdrop. "Apa maumu?" Tanya Sasuke.
"Mamamama! Kau memang orang yang langsung to the point dan sepertinya kau tidak bisa diajak basa-basi." Jawab Big Mom sambil tersenyum. "Apa kau tahu apa yang baru saja terjadi di pulau manusia ikan?" Tanya Big Mom.
"Tidak. Apa pulau manusia ikan diserang lagi?" Tanya Sasuke.
"Tidak. Ada seorang bajak rendahan yang datang ke pulau manusia ikan dan menantangku bertarung dan nampaknya kau sangat dekat dengan bajak laut ini." Jawab Big Mom sambil menyeringai.
Sasuke yang mendengar itu pun langsung tersenyum dan terkekeh. "Sepertinya aku tahu siapa yang kau maksud. Luffy kan?" Tanya Sasuke.
"Mamamama! Tepat sekali! Monkey,D,Luffy dia datang ke pulau manusia ikan yang sebenarnya adalah teritoriku dan dia mengklaim bahwa pulau manusia ikan adalah teritorinya dan menantangku!" Jawab Big Mom.
"Lalu kenapa kau meneleponku?" Tanya Sasuke.
"Dengar, aku dengar bahwa Mugiwara adalah adikmu. Aku tidak akan segan padanya jika dia berani mengacaukan rencanaku. Tidak perdulu meskipun dia adalah adikmu, akan membunuhnya jika itu diperlukan." Ucap Big Mom sambil menyeringai.
Sasuke pun kembali memejamkan matanya dan menyandarkan punggungnya ke sofa. "Dan kau tahu kan aku tidak akan tinggal diam saja?"
"Mamamama! Apa kau berencana melindungi adik kecilmu itu?" Tanya Big Mom.
"Hn dia tidak perlu perlindunganku. Ingat Linlin, dia bukan orang sembarangan dan sebaiknya kau tidak meremehkannya. Aku sudah melatihnya dan sebaiknya kau bersiap jika harus bertarung dengannya." Jawab Sasuke sambil tersenyum.
"Mamamama! Dia hanyalah seorang bocah yang sangat percaya diri. Aku sudah bertemu dengan banyak orang seperti dia dan pada akhirnya, mereka semua mati." Ucap Big Mom sambil menyeringai.
"Memang tidak ada gunanya berbicara denganmu. Umurmu sudah tua lebih baik kau urusi saja anak-anakmu dan menjadi orang tua yang baik." Ucap Sasuke.
"HAH!? APA KAU BILANG!? MEMANGNYA KENAPA JIKA AKU SUDAH TUA!? AKU MASIH BISA BERTARUNG!" Teriak Big Mom dengan kesal.
"Aku dengar dulu kau adalah anggota bajak laut Rocks?" Tanya Sasuke kepada Big Mom.
Big Mom yang mendengar pertanyaan Sasuke itu pun membelalakan matanya dan sedikit terkejut. "Kenapa memangnya?"
"Aku hanya tidak menyangka orang sepertimu ternyata dulunya menjadi bawahan seseorang." Jawab Sasuke sambil tersenyum.
"HAAAH!? Memangnya kenapa jika aku dulu menjadi bawahan? Dan lagi darimana kau tahu tentang Rocks?" Tanya Big Mom.
"Aku tahu dari Garp. Dia cerita banyak padaku tentangmu dan Kaido saat dulu. Kalian seperti anjing dan kucing." Ucap Sasuke sambil tersenyum.
"Mamamama! Garp kah? Dia memang seorang yang tangguh dan kuat tapi mengingat usianya, sepertinya sudah tidak ada lagi yang bisa dia lakukan sama halnya seperti Shirohige." Ucap Big Mom sambil menyeringai, "Lalu apa yang akan kau lakukan setelah ini? Sekarang adalah eramu dan semua bajak laut menunggu pergerakanmu bahkan aku dan Kaido pun penasaran dengan apa yang akan kau lakukan selanjutnya." Lanjut Big Mom.
Sasuke yang mendengar itu pun hanya menghela nafas. "Aku pun tidak tahu apa yang akan aku lakukan. Untuk saat ini, aku hanya ingin melihat kemana dunia ini akan membawaku dan jika aku harus berperang maka aku akan berperang." Jawab Sasuke.
"Mamamama! Aku baru dapat berita hari ini dan aku membaca bahwa kau akan bertemu dengan para petinggi pemerintah dunia? Jangan bilang kau akan menjadi anjing pemerintah dunia?" Tanya Big Mom sambil menyeringai.
"Apa kau berpikir aku akan menjadi anjing pemerintah dunia? Jangan bercanda Linlin. Aku hanya ingin tahu apa yang mereka ingin bicarakan dan lagi sudah kubilang aku masih belum tahu apa yang akan aku lakukan." Jawab Sasuke.
Big Mom yang mendengar jawaban Sasuke pun langsung menyeringai dan menggenggam denden mushinya dengan keras. "Oi, Bagaimana bila kita membangun aliansi? Jika kita beraliansi maka kita bisa menemukan One Piece dan menjadi raja bajak laut." Ucap Big Mom.
"One Piece kah? Aku memang berencana untuk mendapatkannya namun aku tidak tertarik untuk menjadi raja bajak laut." Jawab Sasuke.
"Mamamama! Kalau begitu biar aku saja yang menjadi raja bajak laut dan aku akan membantumu menemukan One Piece. Aku dengar dari Perospero kau bisa membaca poneglyph kan? Aku mempunyai satu Road Poneglyph dan kau bisa membacanya jika kau mau menerima tawaranku untuk beraliansi denganku." Ucap Big Mom sambil menyeringai.
"Kau punya Road Poneglyph?" Tanya Sasuke yang tekejut karena dia tidak tahu kalau Big Mom mempunyai Road Poneglyph.
"Benar. Aku punya satu. Tapi aku harus menemukan 3 lagi dan baru aku bisa menemukan One Piece." Ucap Big Mom.
"Sebenarnya aku sudah menemukan satu dan aku sudah menyalinnya." Jawab Sasuke dengan datar.
Big Mom yang mendengar itu pun membelalakan matanya karena sama seperti Sasuke dia tidak menduga bahwa Sasuke sudah menemukan satu Road Poneglyph. "BENARKAH!? Kalau begitu kita hanya perlu 2 lagi dan kita akan menemukan One Piece." Ucap Big Mom yang terlihat semangat. "Jadi, bagaimana? Apa kau akan beraliansi denganku? Kaido pasti memiliki satu Road Poneglyph dan artinya kita sudah mempunyai 3 Road Poneglyph!"
Sasuke yang mendengar itu pun memejamkan matanya dan berpikir sejenak. Sasuke memang penasaran dengan One Piece dan sebenarnya dia lebih penasaran dengan God Poneglyph yang dicertakan oleh Rayleigh. Tapi, Sasuke berasumsi bahwa One Piece dan God Poneglyph pasti saling terhubung dan mau tidak mau dia harus menemukan One Piece juga.
"Aku tidak bisa menjawabnya sekarang. Aku akan menemuimu secara langsung Linlin untuk membahas masalah ini." Jawab Sasuke.
"Mamamama! Kalau begitu aku akan menunggu jawabanmu, Sasuke. Pikirkanlah dengan baik. Aku terkenal sebagai Yonkou yang mempunyai pasukan yang kuat dan mempunyai teritori terluas diantara Yonkou yang lain. Kau akan mendapatkan keuntungan yang sangat besar jika menerima tawaranku ini." Ucap Big Mom sambil menyeringai.
"Hn."
GOTCHA!
Sasuke pun langsung menutup telepon denden mushinya dan melipat tangannya. Dia mulai berpikir dan mempertimbangkan tawaran Big Mom. Sasuke tahu bahwa jika tujuan mereka tercapai, Big Mom pasti akan mengkhianatinya namun Sasuke hanya ingin Road Poneglyph yang dimiliki Big Mom dan lagi dia sekarang tahu bahwa Kaido ternyata mempunyai Road Poneglyph juga dan artinya dia sudah tahu 3 lokasi Road Poneglyph.
'Lalu dimana satu lagi? Apa akagami memilikinya? Atau Shirohige?' Gumam Sasuke dalam hatinya.
Sasuke memejamkan matanya dan membaringkan tubuhnya di sofa. Dia sendiri kini sudah berada di Grandline dan sedang menuju ke Saboady Archipelago untuk melapisi kapalnya dengan gelembung dan menuju dunia baru.
'Yang terpenting sekarang adalah aku harus menemukan Marco dulu dan nampaknya Luffy sudah memulai pergerekannya.'
-X-
( FISHMAN ISLAND )
Mugiwara Kaizokudan kini sedang berkumpul di teras kerajaan. Semenjak kedatangannya di pulau manusia ikan, mereka sangat disukai oleh penduduk setempat dan ditambah lagi mereka baru saja menyelamatkan pulau manusia ikan dari Hody Jones. Mereka kini sedang berkumpul dan sambil menunggu kapal mereka yang sedang dilapisi gelembung mereka bercerita dengan Jimbe sang kesatria laut.
"Luffy, aku harus mengatakan beberapa hal padamu." Ucap Jimbe dengan serius.
"Ada Jimbe?" Tanya Luffy sambil mengunyah daging.
"Sebagai bajak laut, kau harus tahu situasi apa yang sedang dihadapi para bajak laut saat ini." Ucap Jimbe sambil melipat tangannya.
"Memangnya situasi macam apa yang sedang terjadi sekarang?" Tanya Zoro yang juga penasaran.
"Jimbe, kau sudah berbicara hal itu sebelumnya tentang Aokiji, Akainu dan Kurohige dan kau tahu bukan kapten bodoh ini tidak akan mendengarkan?" Ucap Sanji sambil menghembuskan asap rokok.
Jimbe yang mendengar itu pun hanya tersenyum dan terkekeh pelan. "Ini tentang Uchiha Sasuke."
Luffy dan seluruh anggota bajak laut topi jerami pun langsung terkejut dan menatap Jimbe dengan serius. "Sasuke? Kenapa dengannya? Setiap kali aku membaca dan mendengar berita, pasti Sasuke selalu muncul." Ucap Luffy yang sedikit iri dengan kakaknya itu.
"Itu wajar karena Sasuke lah kini yang memimpin Dai Kaizoku Jidai. Setiap pergerakannya pasti terus di pantau oleh semua orang. Setiap pergerakannya meskipun itu kecil, pasti akan berdampak besar untuk semua para bajak laut." Ucap Jimbe sambil tersenyum.
"Lalu apa yang ingin kau katakan Jimbe?" Tanya Robin yang juga penasaran.
"Aku dengar dari angkatan laut Sasuke-San sudah bergerak dan kini ia sedang menuju dunia baru." Ucap Jimbe.
"Lalu kenapa jika dia menuju dunia baru? Bukankah semua bajak laut ingin pergi ke dunia baru?" Tanya Luffy yang kembali memakan daging,
"Biarkan Jimbe menyelesaikan perkataanya bodoh!" Ucap Nami sambil mencubit pipi Luffy.
"Kita semua tidak tahu apa yang akan dilakukan oleh Sasuke-San dan sepertinya para angkatan laut mulai bergerak juga untuk menekan Sasuke-San. Mereka sepertinya berencana untuk menculik Nico Robin dan memancing Sasuke keluar." Ucap Jimbe dengan serius.
Seluruh anggota topi jerami khususnya Luffy dan Robin membelalakan matanya. Mereka terkejut dengan perkataan Jimbe dan kesal karena kini Robin sepertinya di incar lagi oleh para angkatan laut.
"NANI!? Aku tidak akan membiarkannya!" Ucap Luffy yang kesal.
"Sepertinya para angkatan laut berpikir Sasuke pasti khawatir jika Robin diculik mengingat mereka berpikir kalau Sasuke dan Robin berpacaran." Ucap Nami.
Robin pun mengepalkan kedua tangannya dan mengerang kesal. Dia berpikir bahwa dia kembali menjadi beban untuk Sasuke dan selalu menghalangi jalan Sasuke. "Kenapa aku selalu menyulitkannya?" Gumam Robin dengan pelan.
"Tenang saja Nico Robin. Sasuke-San bilang padaku bahwa dia tidak akan membiakanmu tertangkap dan dia juga percaya Luffy pasti akan melindungimu dan juga apa kau tahu kenapa Shirahoshi takut padamu?" Tanya Jimbe.
Flashback.
Seluruh kru Mugiwara kini berada di istana kerajaan dan sedang di jamu oleh Kerajaan Ryugu karena mereka baru saja mengalahkan Hody Jones dan para anak buahnya.
"Terimakasih telah menyelamatkan kami Mugiwara no Luffy." Ucap Neptune sambil tersenyum.
"Shishishishi tidak perlu dipikirkan lagi pula kini temankan? Sudah sepatutnya kita saling membantu." Jawab Luffy sambil tertawa.
"Kau juga mempunyai nakama yang sangat baik dan periang serta…." Fukaboshi pun langsung mengarahkan pandangannya kepada Nico Robin yang sedang duduk di sebelah Luffy.
Robin yang merasa di tatap oleh Fukaboshi pun kebingungan dan menyipitkan matanya. "Apa ada yang bisa aku bantu?" Tanya Robin.
"Jadi kau yang bernama Nico Robin.." Ucap Fukaboshi.
Shirahoshi pun langsung membelakan matanya dan langsung menatap Robin. Shirahoshi langsung bergetar dan berkeringat dingin saat menatap mata biru Robin. "Go-gomenasai! Aku benar-benar tidak tahu! Aku benar-benar minta maaf Robin-Sama!" Ucap Shirahoshi yang langsung kabur sambil menangis.
Flashback End.
Seluruh kru topi jerami pun langsung mengingat kejadian itu dan mulai berpikir kenapa Shirahosi ketakutan saat melihat Robin. Apa dia pernah berbuat salah kepada Robin?
"Benar juga.. Kenapa dia meminta maaf kepada Robin padahal dia tidak pernah berbuat salah kepada Robin?" Tanya Ussop yang juga kebingungan.
"Ada apa Jimbe?" Tanya Robin.
"Seperti ceritaku sebelumnya Sasuke-San pernah menyelamatkan pulau ini dari Hoshigaki Kisame satu setengah tahun lalu dan Sasuke-San cukup popular di negeri ini. Wajahnya yang tampan berhasil memikat seluruh duyung dan wanita yang ada disini namun Sasuke tidak menghiraukan itu semua dan memilih untuk menginap dirumahku hahahaha." Ucap Jimbe sambil tertawa.
"Benar juga. Uchiha Sasuke disebut-sebut sebagai pria tertampan di dunia. Aku jadi ingin bertemu denganya." Ucap Nami sambil tersenyum.
"Oiii Nami!"
Nami pun langsung menoleh kebelakang karena ada yang menoel yang tangannya dan ia melihat Chopper dan Ussop yang ketakutan.
"Kenapa kalian?" Tanya Nami yang heran.
Ussop dan Chopper pun tidak menjawab pertanyaan Nami dan hanya menunjuk kearah kiri. Nami pun langsung memusatkan pandangannya kearah kiri dan melihat Robin yang tersenyum kepadanya.
"Ro-robin…" Ucap Nami yang sadar akan ucapanya yang sepertinya salah.
"Sasuke memang pria tertampan di dunia. Lalu kenapa kau ingin menemuinya?" Ucap Robin sambil tersenyum.
Nami yang melihat itu pun langsung merinding karena untuk pertama kalinya Robin tersenyum sangat manis kepadanya dan dia tahu bahwa itu bukanlah hal yang baik. "Ah-ah-ahahahah tidak. A-aku hanya penasaran saja tidak ada maksud lain." Ucap Nami sambil tertawa canggung.
"Hahahahah sepertinya Sasuke-San memang selalu diperebutkan oleh wanita." Ucap Jimbe sambil tertawa. "Melanjutkan perkataanku yang tadi, Shirahoshi takut dengan Nico Robin karena Shirahosi sebenarnya menyukai Sasuke-San dan ingin menikahinya." Ucap Jimbe.
"EEEEEEEEHHHHHH!?" Seluruh kru topi jerami pun langsung terjungkal kecuali Robin dan Zoro.
"OIIII LUFFY! KATAKAN DIAMAN KAKAKMU SEKARANG! AKU INGIN BELAJAR BANYAK DARINYA! AKU INGIN MENJADI PRIA PENAKLUK WANITA SEPERTI KAKAKMU!" Teriak Sanji kepada Luffy.
"Sugeee. Bahkan putri Kerajaan Ryugu pun terpikat oleh ketampanan Uchiha Sasuke.." Gumam Franky.
"Jika aku menjadi Sasuke-San aku pasti akan sangat mudah untuk mendapatkan celana dalam para wanita. Yohohoho." Ucap Brook yang mimisan.
Ussop dan Chopper pun saling berpelukan dan melhat Robin dengan ketakutan karena mereka melihat aura hitam keluar lagi dari Tubuh Robin.
"Ussop! Gawat! Robin kembali dikuasai oleh iblis!" Ucap Chopper.
"Ah! Sepertinya dia benar-benar kesal kali ini dan sepertinya dia akan dikuasai iblis selamanya!" Jawab Ussop.
Robin pun memejamkan matanya dan menghela nafas untuk menenangkan dirinya. Dia teringat dengan pesan Hancock yang mengatakan dia harus mengambil keperjakaan Sasuke secepatnya atau orang lain yang melakukanya dan sepertinya ini maksud dari perkataan Hancock. Robin benar-benar cemburu kali ini karena dia tahu saingannya adalah putri duyung yang disebut memliki kecantikan yang hampir sama dengan Boa Hancock.
"Lalu kenapa dia takut denganku? Dia bisa saja menikahinya saat itu." Ucap Robin dengan sinis.
"Hahahah jangan seperti itu. Alasan Sasuke-San menolak pernikahan itu karena Sasuke-San bilang dia sudah punya kekasih dan akan menikahi kekasihnya dan kekasih yang dia biacarakn itu adalah kau Nico Robin." Ucap Jimbe.
Robin yang mendengar itu pun langsung membelalakan matanya dan tanpa sadar wajahnya merona dan memerah. "A-apa kau bilang?"
"Benar. Sasuke-San bilang kau adalah kekasihnya dan saat tahu Sasuke-San sudah mempunyai kekasih, Shirahoshi merasa tidak enak dan merasa bersalah kepadamu karena ia mengira dia merebut kekasih seseorang." Ucap Jimbe.
Robin pun tersenyum dan sangat tersentuh dengan perkataan Jimbe. Dia tidak menyangka bahwa Sasuke mengatakan kepada orang lain bahwa dirinya adalah kekasihnya. 'Sasuke-Kun, aku ingin bertemu denganmu. Aku sangat ingin bertemu denganmu sekarang.' Gumam Robin dalam hatinya.
"Meskipun tampan dan kuat, sepertinya Sasuke sangat setia kepada satu wanita saja. Bukan begitu Robin?" Tanya Nami kepada Robin.
"Fufufufufu kau terlalu memujinya. Jika kita nanti bertemu dengan Sasuke-Kun nanti kau akan tahu betapa menyebalkannya dia." Ucap Robin
"Tapia apa kau tahu berita terbaru?" Tanya Jimbe.
"Hm? Berita apa?" Tanya Robin kepada Jimbe.
Jimbe yang mendengar itu pun langsung mengeluarkan koran dari dalam jubahnya dan membacakannya. "Koran ini baru aku dapat tadi pagi dan sebenarnya aku ingin memberitahu kalian tentang ini tapi aku lupa. Disini tertulis bahwa Reverie akan diadakan sebentar lagi. Reverie tahun ini akan menjadi sangat menarik karena pemerintah dunia mengundang seseorang yang sangat kontroversial dan banyak orang yang mempertanyakan keputusan ini." Ucap Jimbe dengan sangat serius.
"Memangnya siapa yang diundang?" Tanya Nami kepada Jimbe.
"Uchiha Sasuke. Pemerintah dunia mengundang Uchiha Sasuke ke Marijois saat Reverie nanti." Ucap Jimbe.
Seluruh anggota topi jerami pun kembali membelalakan mata mereka. Tidak pernah terbesit dipikiran mereka bahwa pemerintah dunia akan mengundang seorang bajak laut di pertemuan terhormat seperti Reverie.
"Kenapa pemerintah dunia mengundang Sasuke? Dan lagi kenapa mereka mempublikasikan pertemuan ini ke public?" Tanya Robin yang kebingungan.
"Aku baru dengar, pemerintah dunia mengundang seorang bajak laut secara terbuka ke Marijois." Ucap Franky.
"Apa Sasuke menerima undangan itu?" Tanya Luffy yang juga serius.
"Ah. Dia menyetujui undangan ini. Pemerintah dunia tidak memaksa Sasuke-San untuk memenuhi undangan ini dan mereka bilang mereka hanya akan mempublikasikan pertemuan ini jika Sasuke menyetujinya dan itu berarti Sasuke-San sudah tahu akan peretmuan ini dan menyetujuinya tanpa pakasaan apapun." Ucap Jimbe.
"Bukankah itu sangat berbahaya? Sasuke akan berkunjung ke markas musuh dan lagi keamanan di Marijois pasti sangat ketat mengingat itu adalah tempat tinggal para Tenryuubito." Ucap Sanji.
"Benar. Aku juga pernah membaca berita dia pernah memukul dan menghajar Tenryuubito. Kenapa mereka malah mengundangnya?" Tanya Chopper yang juga bingung.
"Tapi, menurutku pertemuan ini tidak hanya membahayakan Sasuke saja pemerintah dunia pun mengambil resiko yang sangat besar mengundang Uchiha Sasuke ke Marijois. Dia adalah pria yang sanggup mengalahkan dua yonkou dan membelah markas besar angkatan laut dan sudah menjadi rahasia umum kalau angkatan laut pun takut dengan Uchiha Sasuke dan angkatan laut lah satu-satunya senjata yang dimiliki oleh pemerintah dunia. Kenapa mereka berani mengundang Sasuke-Kun?" Tanya Robin.
"Ah analisis yang cerdas Nico Robin namun, apa kau pernah berpikir atau membayangkan jika Gorosei bisa bertarung? Atau ternyata pemerintah dunia merahasiakan kekuatan besar untuk membunuh Uchiha Sasuke?" Tanya Jimbe.
Semua orang yang ada disana pun kembali terkejut dengan perkataan Jimbe. Memang yang mereka tahu hanya angkatan laut yang bisa bertarung dan mereka tidak pernah berpikir bagaimana jika ternyata para Tenryuubito mempunyai kekuatan rahasia yang sangat dahsyat dan mereka berencana membunuh Sasuke?
"Jimbe. Tidak apa-apa. Kau tidak perlu khawatir. Sasuke pasti akan baik-baik saja. Tidak mungkin dia akan mati. Aku tahu seberapa kuatnya dia dan selama aku hidup bersamanya, aku belum pernah mendengar dia kalah dalam pertarungan. Shishishishi." Ucap Luffy sambil tertawa.
"Ahh, aku hanya penasaran saja apa yang akan dibicarakan Sasuke-San dengan pemerintah dunia." Ucap Jimbe sambil tersenyum.
"Fufufufu kau benar. Selama berlayar bersamanya pun aku tidak pernah melihat ada seseorang yang mampu mengalahkannya." Ucap Robin sambil tersenyum.
"Heh! Sepertinya kakakmu yang satu itu bukan manusia biasa, Luffy." Ucap Zoro sambil menyeringai.
"Shishishishi bahkan Ji-Chan bilang bahwa Sasuke adalah dewa yang sedang menjelma menjadi manusia." Ucap Luffy sambil tertawa.
"Dewa kah? Kalau begitu aku ingin melihat seberapa kuatnya dewa itu." Ucap Zoro yang menyeringai
"Kau tahu kan perkataan dari Kakek Luffy itu hanyalah sebuah kiasan?" Gumam Nami sambil sweatdrop dan menatap Zoro.
"Hahahahah jadi kalian benar-benar ingin menantang Sasuke-San bertarung? Kalian benar-benar memiliki nyali yang besar." Ucap Jimbe sambil tertawa.
"OI! Apa maksudmu Jimbe? Apa kau tidak yakin aku bisa mengalahkan Sasuke?" Tanya Luffy kepada Jimbe
"Aku percaya kau bisa mengalahkan para Yonkou dan menjadi raja bajak laut tapi aku ragu kau bisa mengalahkan Sasuke-San. Hahahahah" Ucap Jimbe sambil tertawa.
"Konoyaro! Kenapa semua orang tidak percaya padaku dan selalu memihak pada Sasuke! Bahkan Rayleigh pun ragu aku bisa mengalahkan Sasuke." Ucap Luffy yang cemberut.
"Sudahku bilang bukan? Lupakan saja tujuanmu untuk mengalahkan Uchiha Sasuke dan lebih baik kau beraliansi dengannya dan meminta bantunannya supaya jalanmu menjadi raja bajak laut lebih mudah Luffy." Ucap Ussop yang mencoba menghasut Luffy.
"TIDAK! Aku akan tetap bertarung dengan Sasuke suatu saat nanti!" Ucap Luffy yang keras kepala dan membuat seluruh kru topi jerami tersenyum kecuali Nami, Ussop dan Chopper.
"Hahahahah Sasuke-San juga memintaku untuk bergabung dengan kalian." Ucap Jimbe sambil tertawa.
"EEEEHHH BENARKAH!? KALAU BEGITU BERGABUNGLAH DENGAN KAMI JIMBE!" Teriak Luffy yang kegirangan.
"Kenapa dia memintamu untuk bergabung bersama kami?" Tanya Nami.
"Dia bilang kedewasaanku dan pengalamanku sebagai bajak laut diperlukan untuk kelompok bajak laut pemula seperti kalian. Sasuke-San memang terlihat seperti orang yang sangat dingin dan kejam namun dia ternyata masih mengkhawatirkan adiknya ini." Ucap Jimbe sambil terseyum.
"KALAU BEGITU AYO JIMBE!" Teriak Luffy.
"Tapi maaf Luffy aku tidak bisa ikut kalian sekarang. Masih ada beberapa hal yang harus aku selesaian terlebih dahulu." Ucap Jimbe.
"Shihshishishi tidak masalah! Aku akan menunggumu Jimbe!" Jawab Luffy sambil tersenyum.
-X-
( SABOADY ARCHIPELAGO )
Sasuke kini kembali berada di Saboady. Artinya ini sudah ketiga kalinya dia mengunjungi pulau ini dan bosan sudah dia dengan pulau ini karena dia tahu dia harus kembali bertemu denga Rayleigh dan meminta bantuannya untuk melapisi kapalanya dengan gelembung.
Sasuke mengenakan jubah panjang dan topi serta penutup mata di mata kirinya guna sedikit menyembunyikan identitas karena seperti yang sudah-sudah, rakyat Saboady akan mengejarnya dan pasti akan menimbulkan kekacauan.
Sasuke sendiri sudah berada di Grove 13 dan sudah berada di depan Bar Shakky. Sasuke menghela nafas dan mengetuk pintu bar dengan pelan.
TOK! TOK! TOK!
CLACK!
Sasuke lalu membuka pintu itu dengan pelan dan melihat Rayleigh dan Shakky yang sedang berbicara santai sambil meminum sake. Sasuke lalu tersenyum dan berjalan mendekati mereka. "Kau tahu apa maksud kedatanganku kesini kan?" Tanya Sasuke sambil duduk di sofa.
Rayleigh dan Shakky yang melihat kedatangan Sasuke pun tersenyum. "HOOO! Mirai-Kaizoku-O! Apa kau akan mulai bergerak?" Tanya Rayleigh sambil tersenyum.
"Fufufufufu semua orang sedang menunggumu untuk bergerak dan sepertinya kau akan bergerak sekarang Sasuke-Kun." Ucap Shakky sambil tersenyum.
"Ahhh sudah banyak yang memintaku untuk beraliansi namun sepertinya aku lebih tertarik untuk menerima tawaran Marco." Ucap Sasuke. "Shakky, aku ingin pesan beberapa botol wine untuk bekal perjalananku." Lanjut Sasuke.
"Berapa botol yang kau butuhkan?" Tanya Shakky.
"100 saja." Jawab Sasuke.
"Baiklah, tapi harga wine akhir-akhir ini meningkat jadi sepertinya kau harus mengeluarkan uang yang banyak." Ucap Shakky sambil tersenyum dan pergi ke gudang untuk mengambil pesanan Sasuke.
"Memangnya apa yang ditawarkan Marco padamu?" Tanya Rayleigh yang penasaran.
"Dia ingin aku menggantikan Shirohige dan menjadi kapten mereka."
BRUUUSSSSSSHHHH!
Semua minuman yang berada di minuman Rayleigh pun langsung keluar karena terkejut mendengar perkataan Sasuke. "Ka-kau akan menggantikan Shirohige?" Ucap Rayeligh yang terbata-bata.
Sasuke pun langsung mengeluarkan sapu tangan dari jubahnya dan melemperkannya kepada Rayleigh seoalah memberi tanda kepada Rayleigh untuk membersihkan mulutnya. "Ah. Aku rasa aku butuh pasukan dan teman perjalanan." Jawab Sasuke.
"Hahahahah akhirnya kau memutuskan untuk menjadi bajak laut sungguhan. Baguslah kalau begitu tetaplah berada dalam jalan bajak laut dan jangan goyah." Ucap Rayleigh sambil tertawa. Ia lalu menghentikan tawanya dan menatap Sasuke dengan serius. "Aku dengar, pemerintah dunia mengundangmu ke Marijois, apa yang akan kalian bicarakan?"
Sasuke yang mendengar itu langusng melipat tangannya dan menatap Rayleigh dengan serius. "Mereka bilang ingin menceritakan sejarah dunia ini kepadaku dan memberiku beberapa informasi penting. Aku tidak tahu apa maksud mereka sebenarnya karena itu aku menerima undangan mereka." Ucap Sasuke.
"Souka, akhirnya mereka mulai bergerak dan sepertinya mereka mencoba menekanmu. Hati-hati Sasuke. Nasib dunia ini berada di tangnmu. Jangan melakukan tindakan gegabah. Jika kau langsung menyatakan perang terbuka terhadap pemerintah dunia maka seluruh bajak laut pun pasti akan mengikutimu dan akan menimbulkan kerusuhan besar." Ucap Rayleigh serius.
"Ah. Aku tidak akan seceroboh itu. Mereka pasti menyiapkan keamanan yang sangat ketat jka berani memanggilku ke Marijois dan saat reverie nanti pun akan banyak raja yang berkumpul. Aku pasti akan menghindari pertarungan sebisa mungkin." Ucap Sasuke.
"WINE DATANG!"
Shakky datang dengan membawa sekitar 20 box besar yang berisikan wine. "Hufffftttt.. Dasar pria brengsek. Bagaimana mungkin kalian membiarkan wanita membawa box besar seperti ini?" Ucap Shakky sambil mengelap keringatnya.
"Aku ingin melihatmu berkeringat Shakky. Kau cukup cantic sangat berkeringat." Ucap Sasuke sambil tersenyum kepada Rayleigh.
"KONOYARO! MENJAUH DARI SHAKKY!" Teriak Rayleigh yang langsung mengarahkan pedangnya kepada Sasuke.
"Fufufufu kau memang jahil Sasuke-Kun." Ucap Shakky sambil tersenyum.
"Baiklah kalau begitu sudah saatnya aku pergi." Ucap Sasuke yang lalu mengeluarkan sebuah gulungan. Ia membuka gulungan itu dan membuat beberapa segel tangan.
SET! SET! SET!
SRING!
Seketika semua box itu terhisap kedalam gulungan itu dan membuat Shakky dan Rayleigh terkejut. "Sugoi! Bagaimana kau bisa melakukannya?" Tanya Shakky kepada Sasuke.
"Semakin lama aku melihatmu, aku merasa kau seperti pesulap." Ucap Rayleigh sambil tersenyum.
Sasuke yang mendengar itu pun hanya tersenyum dan bangkit berdiri. "Baiklah kalau begitu berapa total semuanya, Shakky?"
"2 juta Berry." Ucap Shakky sambil tersenyum.
Sasuke pun langsung mengeluarkan dompetnya dan langsung mengeluarkan dua juta berry dan ia berikan kepada Shakky.
"Teriam kasih Sasuke-Kun." Ucap Shakky.
"Hn. Rayleigh, bantu aku melapis-"
"AKU SIAP! TOTAL BIAYA PELAPISAN 1 JUTA BERRY!" Teriak Rayleigh yang sudah membawa peralatan untuk melapisi kapal.
Sasuke yang melihat itu pun hanya sweatdrop dan menatap Rayleigh dengan datar. "Kau benar merampasku saat mengetahui aku mempunyai banyak uang." Gumam Sasuke.
-X-
TIME SKIP 3 HARI.
Setelah Rayleigh melapisi kapal Sasuke, akhirnya Sasuke pun kembali berangkat ke dunia baru. Sebenarnya tujuannya ke dunia baru hanyalah menemui Marco dan berbicara dengannya. Namun karena tadi pagi dia menerima telepon dari Big Mom, dia mencoba untuk kembali menemui Big Mom untuk membahas Road Poneglyph dan sepertinya juga ia harus ke Onigasima kembali untuk menemukan Road Poneglyph karena Big Mom bilang Kaido memliki satu Road Poneglyph.
Kini dia sudah berada di dunia baru dan sedang menuju ke suatu pulau yang disebut pulau emas. Di pulau tersebut, bajak laut dan angkatan laut boleh masuk asalkan tidak membuat kerusuhan. Grand Tesoro. Itulah nama pulau tersebut dan nampaknya sebentar lagi akan sampai di pulau tersebut.
Sasuke mengarahkan pandangannya ke arah utara dan melihat sebuah kilauan dan sinar berwarna kuning keemas-emasan yang sangat terang yang ia yakini berasal dari pulau Grand Tesoro. "Pulau emas kah, sepertinya sangat menarik." Gumam Sasuke sambil tersenyum.
Kapal Sasuke lalu memasuki sebuah terowongan yang mengarah ke pulau Grand Tesoro. Di dalam terowongan tersebut, ada beberapa kunang-kunang emas yang membuat terowongan itu bercahaya dan juga beberapa serbuk emas pun berjatuhan layaknya sebuah salju.
Tetapi, Sasuke sedikit menypitkan matanya saat serbuk emas itu mengenai tubuhnya. "Serbuk emas ini, masuk ke tubuhku dan berusaha merusak bagian dalam tubuhku." Ucap Sasuke sambil melihat tangannya yang sudah dipenuhi serbuk emas.
"Huuuffftttt.." Sasuke lalu meniup serbuk emas itu dan memjamkan matanya.
SRING!
Tubuh Sasuke seketika diselimuti oleh cahaya berwarna ungu gelap dan ia sedang mengaktifkan advanced bushosoku haki didalam tubuhnya untuk menghancurkan serbuk emas yang telah masuk ke dalam tubuhnya.
"Sepertinya, penguasa pulau ini memiliki kekuatan emas dan juga dia adalah orang yang sangat berhati-hati. Dia memasang jebakan seperti ini dipintu masuk." Ucap Sasuke sambil tersenyum.
Kapal Sasuke pun akhirnya keluar dari terowongan itu dan Sasuke langsung membelalakan matanya. Ia melihat sebuah lautan emas dan bangunan-bangunan yang menjulang tinggi dan hampir semua bangunan itu terbuat dari emas.
-X-
"Tesoro-Sama, sepertinya kita mendapatkan tamu special." Ucap salah seorang wanita tinggi berambut merah. Dia adalah Bacarat.
"Siapa?" Tanya seseorang yang bernama Tesoro tersebut.
"Mirai Kaizoku-O, Uchiha Sasuke.." Ucap Bacarat.
Tesoro dan beberapa anak buahnya pun langsung membelalakan matanya saat mendengar Uchiha Sasuke datang ke pulau mereka dan di antara mereka, ada seorang wanita yang duduk di samping Tesoro. Wanita tersebut memiliki tinggi sekitar 180 cm dan berambut pirang dan wanita itu benar-benar terkejut saat mendengar Sasuke datang.
"Uchiha… Sasuke kah?" Tanya wanita tersebut.
"Stella? Kau baik-baik saja?" Tanya Tesoro kepada wanita itu.
"Dia.. dia adalah orang yang menyelamatkan kita, Tesoro. Dialah yang telah membebaskan seluruh budak di Marijois dan berkat dia, aku bisa bertemu lagi denganmu." Ucap Stella sambil tersenyum dan menggenggam tangan Tesoro.
Tesoro pun langsung menggenggam balik tangan Stella dan tersenyum. "Ah.. Sepertinya kita harus menyambut tamu special kita, bukan begitu Stella?" Tanya Tesoro.
"Ah. Aku sebenarnya ingin mengucapkan banyak terima kasih kepadanya dan ingin membalas semua kebaikannya." Ucap Stella sambil tersenyum.
"Bacarat! Bawa Mirai Kaizoku-O kesini dan siapkan jamuan yang megah untuknya serta, siapkan semua wanita untuk menghiburnya karena aku mendengar bahwa dia seorang bajak laut yang berlayar sendirian. Pastinya dia sedikit merasa kesepian." Ucap Tesoro sambil tersenyum.
"Laksankan, Tesoro-Sama." Ucap Bacarat sambil tersenyum.
-X-
Sasuke sudah memarkirkan kapalanya dan mulai masuk ke pusat kota. Dia melihat ke sekelilingnya dan melihat banyak orang sedang berjudi dan ada beberapa pria yang sepertinya sedang menawar beberapa PSK.
"Dasar bajak laut.." Gumam Sasuke sambil tersenyum.
"LIHAT!"
"ITU UCHIHA SASUKE!"
"DIA ADALAH CALON RAJA BAJAK LAUT!"
"SUGEEEE!"
"AKU TIDAK MENYANGKA BISA MELIHAT CALON RAJA BAJAK LAUT DENGAN MATA KEPALKU SENDIRI!"
"DIA JUGA SANGAT TAMPAN!"
Sasuke pun mendengar sebuah teriakan-teriakan dari orang sekitarnya. Dia hanya menghela nafas dan sedikit mengangkat tangannya untuk membalas sapaan mereka. "Ah. Senang bertemu dengan kalian." Ucap Sasuke dengan malas.
"SUUUGGGOOOOOOII!"
"UCHIHA SASUKE MEMBALAS SAPAAN KITA!"
"INI SEPERTI MIMPI!"
Mereka pun terus berteriak karena saking senangnya ternyata mereka di gubris oleh orang setenar Sasuke. Sasuke pun mengabaikan mereka dan terus berjalan-jalan dipusat kota. Ia kini melihat sebuah bangunan yang sangat besar dan ia melihat bangunan besar dan dibangunan tersebut ada papan besar bertuliskan CASINO.
"Judi kah? Sepertinya menarik dan juga keuanganku mulai menipis. Sepertinya aku harus masuk ke tempat ini." Sasuke lalu berjalan dan masuk ke kasino itu.
Sesampainya di dalam, Sasuke melihat semua orang yang sedang berjudi dan kebanyakan dari mereka berjudi dengan kartu. Sasuke tersenyum dan ia kini berjalan menuju ke konter penukaran chip.
"Aku ingin menukar uangku dengan beberapa chip." Ucap Sasuke.
"Baiklah. Berapa uang yang ingin kau tukarkan?" Tanya seorang wanita.
"10 juga berry saja." Ucap Sasuke sambil menyerahkan 10 juta berry kepada wanita tersebut.
"Baiklah tuan." Wanita tersebut mengambil uang Sasuke dengan tersenyum lalu ia mengambil sekitar 1000 keping chip dan memberikannya kepada Sasuke. "1000 keping chip untukmu tuan." Ucap wanita tersebut.
"Hn. Terima kasih." Sasuke lalu mengambil kantung yang berisikan chip itu dan meninggalkan konter tersebut.
Sasuke kini sedang melihat-lihat dan sedang mencari permaianan apa yang akan dia mainkan. Dia terus berjalan dan memperhatikan sekitarnya sampai ada suara yang menghentikannya.
"Apa kau ingin berjudi, Mirai Kaizoku-O?"
Sasuke lalu membalikan tubuhnya dan melihat seorang wanita mengenakan dress hitam pendek dan berambut ungu. "Hn." Jawab Singkat Sasuke.
"Judi seperti apa yang ingin kau lakukan? Balapan? Roulette? Bertaruh dalam pertarungan? Menguji keburuntunganmu? Atau kau ingin bercinta dengan wanita dan bertaruh siapa yang akan keluar duluan?" Tanya wanita tersebut sambil menyeringai.
"Mana yang paling menghasilkan banyak uang?" Tanya Sasuke dengan datar kepada wanita tersebut.
"Shishishi kau bertanya kepada orang yang tepat. Namaku Carina dan aku salah satu anak buah Tesoro-Sama. Jika kau bertanya judis jenis apa yang paling banyak menghasilkan uang, ikuti aku. Aku akan mengajakmu ke ruangan VVIP." Ucap Carina.
"Tunjukan jalannya." Ucap Sasuke.
Mereka berdua pun berjalan dengan santai dan menuju kesebuah elevator yang sangat besar. Carina lalu menekan sebuah tombol yang bertuliskan VVIP dan pintu elevator itu pun terbuka. "Masuklah." Ucap Carina sambil tersenyum.
Sasuke pun langsung masuk ke dalam elevator itu dan diikuti Carina dan Carina pun menutup pintu elevator itu dan elevator tersebut pun langsung bergerak ke atas.
"Sebuah kehormatan bisa bertemu dengan Mirai Kaizoku-O.." Ucap Carina sambil tersenyum.
"Kenapa kau membantuku?" Tanya Sasuke yang langsung to the point kepada Carina.
"Shshishi kau sepertinya bukan tipe orang yang suka basa-basi. Aku mengikutimu karena kau sepertinya memilki banyak uang dan juga.." Karina mendekatkan tubuhnya kepada Sasuke dan meraih tangan Sasuke dan ia letakan tangan Sasuke di belahan payudaranya. "Kau juga sangat tampan. Aku mengizinkanmu mendiduriku asal kau memberiku 100 juta berry." Ucap Carina sambil menyeringai.
Sasuke pun langsung melepaskan tangannya dari Carina dan menatapnya dengan datar. "Apa kau pikir aku pria yang mudah di goda oleh wanita?" Tanya Sasuke kepada Carina.
"Shishishishi, kau memang orang yang menarik, Mirai Kaizoku-O."
TEEENG!
Terdengar suara seperti bel dan pintu elevator pun terbuka. "Nah kita sudah sampai! Ayo!" Ucap Carina yang langsung menarik lengan Sasuke dan mengajaknya berlari.
Sesampainya di ruangan VVIP, mata Sasuke kembali membulat karena dia terkejut dengan apa yang ia lihat. Dari sekian banyak orang yang berada di ruangan ini, rata-rata dari mereka adalah Tenryuubito dan sisanya adalah orang-orang yang sepertinya pengusaha kaya raya.
"Kau terkejut bukan? Jarang sekali ada bajak laut yang sampai di ruangan ini karena ruangan ini khusus untuk mereka yang mempunyai banyak uang. Tenryuubito pun diperbolehkan masuk keruangan ini karena uang mereka yang tidak terbatas." Ucap Carina.
Sasuke yang mendengar itu pun hanya menganggukan kepalanya dan menatap Carina dengan datar. "Jadi, mana judi yang paling banyak menghasilkan uang?" Tanya Sasuke.
"Poker." Ucap Carina sambil tersenyum dan menunjuk sebuah meja besar. Sasuke pun langsung mengarahkan pandangannya kepada objek yang Carina tunjuk.
Terlihat sebuah meja besar dan ada 6 kursi yang berada di meja tersebut. Dari 6 kursi tersebut, baru 5 orang yang mengisi dan 3 diantaranya adalah Tenryuubito dan sepertinya mereka akn berjudi.
"Masih ada tersisa satu kursi kosong. Apa kau mau mengisinya?" Tanya Carina sambil tersenyum kepada Sasuke.
"Memangnya berapa yang bisa aku dapatkan jika berjudi dengan mereka?" Tanya Sasuke.
"Kau lihat orang-orang disana? Mereka adalah orang-orang terkaya di wilayah mereka masing. Pria yang mengenakan jas merah itu adalah pengusaha borgol batu laut terbesar didunia ini dan para angkatan laut membeli borgol batu laut dari dia. Lalu, pria yang mengenakan topi dan kemeja putih itu, dia adalah distributor buah iblis terbesar di dunia ini. Dia yang menentukan harga pasaran buah iblis yang dijual dan ke tiga Tenryuubito uangnya pasti tidak terbatas karena mereka adalah bangsawan dunia." Ucap Carina sambil memperkenalkan setiap orang yang duduk di meja tersebut.
"Akan menjadi menarik jika kau duduk di kursi itu dan berjudi dengan mereka karena kau adalah bajak laut terbesar era ini." Lanjut Carina sambil tersenyum.
Sasuke yang mendengar itu pun langsung menyeringai dan menatap kantong yang ia pegang. "Aku hanya memiliki 1000 keping chip. Apa itu cukup untuk membuka taruhan awal?" Tanya Sasuke.
"Beruntung sekali! Taruhan awal dibuka di 9 juta berry. Permainan ini akan berlangsung selama satu jam dan di bagi menjadi 5 ronde. Setiap ronde, taruhan akan seusai dengan keliapatan ronde tersebut. Ronde 2 naik 2 kali lipat, ronde 3 naik tiga kali lipat dan seterusnya. Jika kau berhasil memenangkan semua rondenya, kemungkinan kau akan mendapatkan 5 Milyar Berry." Ucap Carina sambil tersenyum.
"Hn, kalau begitu aku ikut. Aku ingin sekali merampas uang para Tenryuubito bajingan itu." Ucap Sasuke sambil tersenyum.
"Ara-ara aku belum selesai menjelaskan." Ucap Carina sambil memegang pundak Sasuke. "Setelah memainkan 5 ronde, biasanya ada babak bonus dan babak bonus lah yang paling menarik." Ucap Carina.
"Babak bonus?" Gumam Sasuke.
"Di babak bonus, kau boleh mempertaruhkan apapun selain uang. Biasanya para Tenryuubito itu mempertaruhkan para budaknya di babak bonus. Beberapa juga ada yang mempertaruhkan istri dan anak-anak mereka dan sebelum berjudi, kau harus menulis taruhan yang kau tawarkan di babak bonus nanti." Ucap Carina.
Sasuke yang mendengar itu pun mulai bingung karena dia tidak tahu apa yang harus dia pertaruhkan selain uang. "Aku tidak tahu apa yang harus aku pertaruhkan." Ucap Sasuke.
Carina yang mendengar itu pun langsung menyeringai. "Bagaimana jika kau mempertaruhkan hidupmu? Jika kau kalah di babak bonus maka sang pemenang akan memiliki hidupmu dan kau akan menjadi budak mereka."
Sasuke pun langsung menatap Carina dengan dingin. "Kau memang wanita yang tidak waras. Tapi aku setuju dengan itu. Jadi dimana aku harus mendaftar?" Tanya Sasuke.
"Shishishishi tidak perlu repot-repot. Aku akan menjadi managermu di perjudian ini. Aku akan mengurus administratif dan kau fokuslah untuk berjudi." Ucap Carina yang tersenyum.
"Kau bermaksud untuk meminta imbalan kan?" Tanya Sasuke yang mulai mengetahui maksud dari Carina.
"BENAR! Aku ingin 10% dari hasil kemananganmu nanti. Bagaimana? Tidak buruk kan? Tanpa aku, kau tidak akan mungkin mengetahui tempat ini dan juga sebagai bayaran karena di elevator tadi kau telah menyentuh payudaraku." Ucap Carina sambil tersenyum.
"Kau sendiri yang menuntun tanganku untuk menyentuh payudaramu." Gumam Sasuke yang sweatdrop. "10% dari 5 Milyar Berry artinya kau mendapatkan 500 juta berry. Itu yang kau mau?" Tanya Sasuke.
"TEPAT SEKALI! Tapi itu pun jika kau berhasil memenangkan 5 milyar berry. Shishishishi." Ucap Carina. "Jadi bagaimana? Apa kita deal?" Tanya Carina sambil mengulurkan tangannya kepada Sasuke.
"Deal." Sasuke pun langsung menjabat tangan Carina.
"YOSHHH! Kalau begitu aku akan mengurus pendafataranmu!" Ucap Carina yang langsung berlari dan mengurus pendaftaran Sasuke.
Sasuke pun lalu berjalan mendekati meja VVIP itu dan langsung duduk di antara mereka. "Aku dengar kalian kekurangan pemain." Ucap Sasuke sambil tersenyum.
Semua orang yang berada disitu pun langsung membelalakan mata mereka karena mereka tahu siapa Sasuke.
"Uchiha… Sasuke?" Ucap sang pengusaha borgol batu laut.
"HAAAHH!? Apa yang dilakukan bajak laut rendahan sepertimu disini!?" Tanya salah seorang Tenryuubito.
"Kekekekeke sepertinya, permainan ini akan jadi menarik. Perkenalkan namaku Volturi. Aku adalah distributor buah iblis terbesar di dunia ini. Senang bertemu denganmu Uchiha Sasuke." Ucap Volturi.
"Cih! Tapi tidak apa-apa! Dengar kau bajak laut rendahan! Jika kau kalah, kau harus menjadi budakku! Apa kau paham!?" Teriak Tenryuubito yang lainnya.
"Lalu, bagaimana jika kau yang kalah?" Tanya Sasuke sambil menyeringai.
"HAH!? Aku tidak mungkin kalah! Tapi jika aku kalah aku akan menyerahkan semua budakku kepadamu. PENGAWAL! TUNJUKAN BUDAK-BUDAKKU INI KEPADANYA!" Teriak Tenryuubito itu kepada pengawalnya.
"Baik tuan." Sang pengawal pun lalu berjalan ke sebuah tirai besar dan membuka tirai tersebut.
Dari balik tirai tersebut terdapat 3 orang. Satu wanita, satu pria yang bertubuh besar, dan satu lagi duyung. Si pengawal pun menarik rantai yang mengikat di leher mereka dan menyeret mereka.
"Kau lihat bukan? Aku mempunyai budak-budak yang sangat indah. Duyung itu sangat unik dan harganya sangat mahal. Jika kau menjualnya kau akan mendapatkan uang yang banyak. Pria yang disebelahnya adalah pria yang kuat. Dia sama sekali tidak teriak dan tidak menangis saat disiksa. Dia adalah budak kelas atas. Dan untuk wanita itu, dia adalah toilet berjalanku." Ucap Tenryuubito itu sambil menyeringai.
"Toilet berjalan?" Tanya Sasuke yang kebingungan.
"Benar. Dia berfungsi layaknya fungsi toilet. Aku membuang semua kotoranku di mulutnya atai dikelaminnya!" Ucap Tenryuubito sambil menyeringai.
Sasuke yang mendengar itu pun langsung memelototi Tenryuubito itu dan mengepalkan kedua tangannya dengan sangat keras. Tenryuubito yang melihat tatapan Sasuke itu pun langsung bergidik dan ketakutan.
"A-ADA APA DENGAN TATAPANMU ITU HAH!? JIKA KAU BERUSAHA MENYERANGKU MAKA ADMIRAL AKAN MENGHABISIMU!" Teriak Tenryuubito itu.
Sasuke lalu menghela nafas dan menenangkan dirinya karena dia tahu dia tidak boleh membuat kekacauan di tempat ini. "Kau pun tahu admiral tidak akan menang melawanku jadi tidak ada gunanya memanggil mereka kesini." Ucap Sasuke dengan datar.
Tenryuubito itu pun kembali bergidik dan merinding ketakutan.
"Sudah sudah. Tidak baik ribut sebelum permaianan di mulai. Aku tadi lupa memperkenalkan diri. Namaku Erison. Aku adalah pengusaha batu laut terbesar di dunia ini. Senang bertemu denganmu Uchiha Sasuke.
"Hn. Senang bertemu denganmu juga." Ucap Sasuke sambil tersenyum kepada Erison.
"EHEM! Selamat datang di Grand Tesoro dan selamat di datang di Casino ini. Tesoro-Sama membuat Casino ini tentunya untuk memfasilitasi para penjudi agar mereka bisa melampiasan hasrat berjudi mereka."
Semua orang pun langsung menoleh ke sumber suara dan melihat seorang pria mengenakan setelan tuxedo datang menghampiri mereka dan membawa kartu remi. Pria itu lalu duduk di sebuah kursi yang berada di atas dan mendukan kepalanya untuk memberi hormat kepada mereka, sang peserta judi.
"Namaku Baron dan aku adalah wasit permainan ini. Aku akan memimpin dan mengawasi kalian semua dalam perjudian ini." Baron lalu mengangkat wajahnya dan mengeluarkan selembar kertas. "Aku akan membacakan pertaruan dalam permaianan ini. Permaianan ini harus dimainkan oleh 6 orang sesuai kapasitas kursi yang tersedia. Permaianan ini terdiri dari 5 ronde. Taruhan awal dibuka di 9 juta berry dan taruhan akan terus naik sesuai dengan kelipatan angka ronde. Setelah 5 ronde itu selesai akan di lanjutkan ke babak bonus dimana setiap peserta memberikan taruhan mereka yang terkahir dan aku akan membacakan taruhan yang kalian berikan di babak bonus itu."
Baron lalu mengambil kertas lainnya dan membacakannya. "Volturi-Dono menawarkan 3 buah iblis yang sangat langka. Erison-Dono menawarkan sebuah permata yang sangat langka dan bernilai 4 Milyar Berri. Saint Velin-Dono, Saint Zefron-Dono dan Saint Bill-Dono menawarkan budak-budak terbaik mereka dan Uchiha Sasuke menawarkan dan akan memberikan dirinya dan siap menjadi budak. Dari pernyataan barusan, apa ada yang salah?" Tanya Baron.
Mereka semua pun menggelengkan kepalanya dan tersenyum satu sama lain karena mereka sangat tertarik dengan taruhan di babak bonus.
"Baiklah kalau begitu. Apa kalian ingin memesan minuman atau cemilan untuk kalian santap saat permaianan dimulai?" Tanya Baron.
"Kopi panas saja sepertinya cukup untuk menemaniku berjudi." Ucap Sasuke sambil tersenyum.
"Kekekekeke aku ingin wine." Ucap Volturi.
"Beri aku sake terbaik yang kalian punya." Ucap Erison.
"Aku ingin vodka!" Ucap Saint-Velin.
"Bawakan aku kentang goreng, vodka dan beberapa wanita cantik. Aku ingin berjudi sambil ditemani wanita cantik." Ucap Saint-Zefron.
"Hahahaha kalau begitu aku ingin 10 botol sake! Aku ingin berjudi sambil mabok!" Ucap Saint Bill.
"Baiklah kalau begitu."
TLAK!
Baron memetik jarinya dengan keras dan tiba-tiba beberapa pelayan pun datang menghampiri Baron.
"Kau mendengar semua pesanan mereka kan? Cepat bawakan pesanan mereka." Ucap Baron kepada pelayan tersebut.
"Segera datang, Baron-Sama." Pelayan tersebut pun menganggukan kepalanya bergegas membawa pesanan setiap peserta.
"Kalau begitu… Poker ronde pertama… DIMULAI!"
1 JAM KEMUDIAN
"KUSSSSSSOOOOOOOO! BAGAIMANA AKU BISA KALAH!" Teriak Saint Vellin yang frustasi.
"UAAAAHHH! AKU UANGKU MENGHILANG!" Ucap Saint Zefron sambil menangis.
"Ke-kenapa? Padahal aku sudah bermain sebaik mungkin dan lagi bagiamana bisa dia yang menang?" Gumam Saint Bill yang terlihat sangat depresi dan itu terlihat dari wajahnya yang tiba-tiba mengeriput dan kelopak matanya yang menghitam.
"Haaaaaahh.. Aku rugi besar." Ucap Erison sambil memijit keningnya.
"Sial! Sial! Sial!" Ucap Volturi sambil membenturkan wajahnya ke meja.
"EHEM! Permaianan telah selesai dan kalian telah menyelesaikan permainan ini dengan baik. Ini game yang sangat menarik dan sangat mendebarkan. Aku ucapkan selamat kepada Uchiha Sasuke dan kau berhasil mendapatkan 5,120.000.000 berry." Ucap Baron.
Sasuke pun langsung menyeringai dan menatap para Tenryuubito itu sambil menyeringai. "Lebih baik kalian kembali ke rumah kalian dan meminta ampun kepada ibu kalian karena telah mensia-siakan uang mereka."
"URUSAI! Masih ada satu babak lagi dan aku akan memenangkan babak itu!" Ucap Saint Bill yang kesal.
"Baiklah, kalau begitu aku akan langsung memulai babak bonus. Untuk Volturi-Dono, anda boleh menjelaskan tentang buah iblis yang anda tawarkan di babak ini karena kami semua ingin melihat seberapa hebat buah iblis itu." Ucap Baron kepada Volturi.
Volturi yang mendengar itu pun mengangukan kepalanya dan ia mengangkat sebuah tas. Dari tas itu, ia mengeluarkan 3 buah iblis dan ia menaruhnya di atas meja.
"Aku mempunyai 3 buah iblis yang sangat langka. Buah iblis yang pertama adalah tipe Mythical Zoan. Hito-Hito no Mi model God Hades. Buah ini akan mengubah kalian menjadi dewa kegelapan Hades dan kalian bisa mengontrol kegelapan. Buah kedua bertipe Paramecia. Apu-Apu no Mi. Buah ini memberikan kalian kekuatan untuk meningkatkan kekuatan kalian atau kekuatan orang lain hingga batas maksimal. Dan yang terakhir buah iblis Mythical Zoan. Hito-Hito no Mi model Lucifer. Buah ini akan memberikan kalian kekuatan untuk berubah menjadi raja iblis Lucifer dan bisa mengubah orang lain menjadi iblis dan ketika orang itu menjadi iblis, dia akan menjadi budakmu." Jelas Volturi.
Semua orang yang berada disana pun langsung membelalakan mata mereka terutama Sasuke. Sasuke terkejut bahwa ternyata ada buah iblis yang mempunyai kekuatan sebesar itu. 'Akuma no mi… Bagaiamana ada buah iblis yang bisa mengubah orang menjadi dewa atau iblis?' Gumam Sasuke dalam hatinya.
"Baiklah kalau begitu. Terima kasih atas penjelasan anda Volturi-Dono kami sangat menghargai itu. Dan…. MARI KITA MULAI BABAK BONUS!"
DEMON EYES UCHIHA SASUKE SEASON 2 CHAPTER 7 END
ARIGATOU GOZAIMASU!
Yooo Mina-San! Update cepet nih! Wkwkwkw dan author tidak bosan mengucapkan terima kasih pada kalian semua yang setia membaca fic ini dan setia mereview fic ini karena SEBENTAR LAGI 500 REVIEW!
Dan juga kayanya ini fanfiction lagi down lagi jadi ga bisa di baca lewat web harus lewat aplikasi.
Sekian dan Terima kasih!
